cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
Nilai Pendidikan Moral dalam Novel Sang Pangeran Pati Wida Istianingrum
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 1 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.553 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Sang Pangeran Pati; dan (2) nilai pendidikan moral yang terdapat dalam Sang Pangeran Pati. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Sang Pangeran Pati karya Fitri Gunawan. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari novel Sang Pangeran Pati karya Fitri Gunawan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik keabsahan data menggunakan teknik perpanjang pengamatan dan meningkatkan ketekunan. Teknik analisis data menggunakan “content analysis” atau analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian dan pembahasan data menunjukkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Sang Pangeran Pati karya Fitri Gunawan terdiri dari: (a) tema adalah percintaan, (b) dengan tokoh utama Suryo Baskoro; tokoh tambahannya yaitu Prihastuti Kusumo, Sri Wahyuni, Basuki Wibowo, Rudi Hamonangan, Aryo Guritno, Murdanu, Surtikanthi, Broto Kusumo, Wisnumurti Kusumo. (c) Alur yang digunakan adalah alur maju. (d) Latar yang terdapat dalam novel Sang Pangeran Pati karya Fitri Gunawan meliputi: latar tempat, latar waktu dan latar suasana. (e) Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga “dia” serba tahu. (2) nilai pendidikan moral terdiri dari nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia dalam lingkup sosial dan dengan lingkungan alam, dan nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan.   Kata Kunci : nilai pendidikan moral, novel Sang Pangeran Pati.
Analisis Gaya Bahasa Pada Geguritan Dalam Majalah Djaka Lodang Edisi 3 Oktober 2015 - 2 April 2016 Dyah Nur Lailyana
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.9 KB)

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) gaya bahasa yang terdapat dalam majalah Djaka Lodang edisi 3 Oktober 2015 - 2 April 2016. 2) makna geguritan yang terdapat dalam majalah Djaka Lodang edisi 3 Oktober 2015 - 2 April 2016.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian yaitu geguritan pada majalah Djaka Lodang. Data penelitian adalah kutipan-kutipan dalam rubrik geguritan majalah Djaka Lodang edisi 3 Oktober 2015 - 2 April 2016. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik simak-catat. Instrumen penelitian adalah human instrument dengan dibantu buku tentang sastra dan puisi serta kartu pencatat data. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rubrik geguritan pada majalah Djaka Lodang mengandung gaya bahasa dan makna-makna tertentu, gaya bahasa yang digunakan antara lain yaitu gaya bahasa berlangsung tidaknya makna pada geguritan dalam majalah Djaka Lodang edisi 3 Oktober 2015-2 April 2016. Gaya bahasa berlangsung tidaknya makna meliputi: (a) 12 indikator asonansi, 3 indikator litotes, 2 indikator hiperbol, (b) gaya bahasa kiasan meliputi: 9 indikator simile, 11 indikator personifikasi, 5 indikator sinisme.   Kata kunci: geguritan, gaya bahasa, majalah Djaka Lodang
Analisis Sosiologi Sastra Pada Kumpulan Cerkak Kidung Wengi Ing Gunung Gamping Karya St. Iesmaniasita Faqih Abdurrokhman
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.227 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam kumpulan cerkak Kidung wengi ing Gunung Gamping karya St.Iesmaniasita, (2) aspek sosiologi sastra yang terdapat dalam kumpulan cerkak Kidung Wengi ing Gunung Gamping karya St. Iesmaniasita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan subjek kumpulan cerkak Kidung Wengi ing Gunung Gamping karya St. Iesmaniasita. Objek penelitian ini yaitu unsur intrinsik dan aspek sosiologi sastra yang ada pada kumpulan cerkak Kidung Wengi ing Gunung Gamping karya St. Iesmaniasita. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dengan reduksi data. Instrumen penelitian yang dilakukan menggunakan human instrumen (peneliti sendiri), tabel, dan didukung buku-buku yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah content analisis (analisis konten). Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Penyajian hasil analisis menggunakan metode penyajian informal. Hasil penelitian analisis sosiologi sastra pada kumpulan cerkak Kidung Wengi ing Gunung Gamping karya St. Iesmaniasita memuat (1) unsur intrinsik meliputi (a) tema diantaranya mas Anwar yang sudah tidak percaya lagi kepada Uki pada cerkak yang berjudul Kembang Mlati Segagang, (b) dengan tokoh yang diantaranya Uki memiliki sifat sabar, Diah memiliki sifat sopan, Frits yang memiliki sifat jujur, Suryatinah yang memiliki sifat kurang bersyukur, karlina memiliki sifat berbakti pada orang tua, Ila yang setia pada suaminya, Retnadi memiliki sifat pemberani, Sit yang memiliki sifat setia, (c) alur yang digunakan pada setiap judul adalah alur maju pada tujuh judulnya dan alur campuran pada satu judulnya, (d) sudut pandang yang digunakan pada setiap judul adalah sudut pandang orang pertama dalam tiga judulnya dan sudut pandang orang ketiga dengan menyebut nama atau kata ganti dia dalam lima judulnya. (e) latar tempat memuat 58 indikator, latar waktu memuat 33 indikator, latar sosial budaya memuat 19 indikator. (2) aspek sosiologi sastra secara keseluruhan yaitu aspek kekerabatan meliputi ibu dan anak, ayah dan anak, keponakan dan pak lik, kakak dan adik, dan teman yang sudah seperti saudara; aspek politik yang meliputi pejabat negara, semangat kebangsaan, menentang politik kolonialisme; aspek ekonomi meliputi golongan ekonomi tinggi dan golongn ekonomi rendah; aspek pendidikan meliputi pendidikan tinggi dan dasar; aspek agama meliputi ingat kepada Tuhan, dan ingat atas dosa-dosa yang diperbuat   Kata Kunci: sosiologi, kumpulan cerkak Kidung Wengi ing Gunung Gamping
Kajian Folklor dalam Tradisi Nyadran di Makam Mbah Nyi Ngobaran Desa Soko Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Febtia Eka Puji Rahayu
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.721 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Prosesi dalam tradisi nyadran di Makam Mbah Nyi Ngobaran Desa Soko, Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo, (2) Makna simbolik dalam tradisi nyadran di Makam Mbah Nyi Ngobaran Desa Soko, Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo, (3) Fungsi folklor dalam tradisi nyadran di Makam Mbah Nyi Ngobaran Desa Soko, Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah informan yang meliputi juru kunci makam, sesepuh desa, kepala desa, perangkat desa, ketua RT dan warga yang masih melestarikan tradisi nyadran. Data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dari informan, video, foto, penelitian sejenis, buku-buku yang relevan dan data desa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi berperan serta, wawancara tidak terstruktur dan dokumen. Instrumen penelitian yang dilakukan menggunakan human instrumen (peneliti sendiri). Teknik analisis data menggunakan model etnografi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber data. Penyajian hasil analisis menggunakan metode penyajian informal. Hasil penelitian pada Kajian Folklor Dalam Tradisi Nyadran di Makam Mbah Nyi Ngobaran Desa Soko Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo adalah (1) Prosesi meliputi: (a) tahap pra pelaksanaan (persiapan), (b) tahap pelaksanaan (obong-obong sebelum menyembelih kambing, menyembelih kambing, memasak kambing, obong-obong sebelum kenduri, kenduri), (c) tahap pasca pelaksanaan (kenduri di rumah). (2) Makna simbolik sesaji atau Sajen meliputi: (a) tumpeng adalah simbol tujuan hidup manusia yang lurus, (b) ingkung adalah simbol permintaan maaf kepada Tuhan, (c) golong, (d) badhek, (e) abon-abon, (f) gedhang ayu dan suruh ayu, (g) palawija, (h) arang-arang kambang dan (i) rujakasem. (3) Fungsi tradisi nyadran meliputi: (a) fungsi pendidikan, (b) fungsi sosial, (c) fungsi agama dan (d) fungsi pewarisan tradisi.   Kata Kunci: Tradisi nyadran, Makam Nyi Ngobaran, folklor  
Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Emas Sumawur Ing Baluarti Karya Partini B Ismatul Firdaus
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.62 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ekspresif dan yang terdapat dalam novel Emas Sumawur Ing Baluarti karya Partini B. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Emas Sumawur Ing Baluarti karya Partini B. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan novel Emas Sumawur Ing Baluarti karya Partini B. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka, teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan adalah penulis sebagai sumber instrumen dibantu dengan alat tulis, buku dan kartu pencatat data. Dalam analisis data digunakan teknik analisis isi. Penyajian hasil analisis digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) hasil analisis terdapat 7 tindak tutur ekspresif, sebagai berikut: tindak tutur ekspresif memuji terdapat 11 data, tindak tutur ekspresif berterima kasih terdapat 12 data, tindak tutur ekspresif mengkritik terdapat 12 data, tindak tutur ekspresif mengeluh terdapat 10 data, tindak tutur ekspresif menyalahkan terdapat 10 data, tindak tutur ekspresif mengucapkan selamat terdapat 6 data, dan tindak tutur ekspresif menyanjung terdapat 10 data; (2) dari 7 jenis tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam novel Emas Sumawur ing Baluarti karya Partini B, mempunyai fungsi sendiri-sendiri, yaitu untuk menyatakan sesuatu yang dirasakan penutur. Tuturan tersebut meliputi: tindak tutur ekspresif memuji, mengucapkan terima kasih, mengkritik, mengeluh, menyalahkan, mengucapkan selamat, dan menyanjung yang semuanya itu mempunyai tujuan untuk menyatakan sesuatu yang dirasakan penutur.   Kata kunci: tindak tutur ekspresif, Novel Emas Sumawur Ing Baluarti
Upaya PeningkatanKeterampilanMenulisAksara Jawa Menggunakan Metode Think-Talk-Write Melalui Media Teka-Teki Silang Pada Siswa Kelas X Akuntansi Smk Ma’arif 5 GombongTahun Ajaran 2016/2017 Mei Widayanti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.037 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan yaitu (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis aksara Jawa kelas X AK SMK Ma’arif 5 Gombong dengan metode Think-Talk-Write dan mediaTeka-teki Silang; dan (2) mengetahui peningkatan keterampilan siswa kelas X AK SMK Ma’arif 5 Gombong dalam pembelajaran menulis aksara Jawa dengan metode Think-Talk-Write (TTW) melalui mediaTeka-teki Silang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AK SMK Ma’arif 5 Gombong. Jumlah siswa 31. Data penelitian ini adalah hasil  tes kemampuan menulis aksara Jawa dan langkah-langkah menulis aksara Jawa dengan metode Think-Talk-Write (TTW) melalui mediaTeka-teki Silang. Dari penelitian tersebut terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman pengamatan, wawancara, penugasan, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah soal tes, lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Penerapan pembelajaran menulis dengan metode Think- Talk- Write dan media Teka-teki Silang meliputi; (1) langkah-langkah pembelajaran menulis aksara Jawa dengan metode Think- Talk- Write (TTW) dan media Teka-teki Silang dilaksanakan dalam II siklus yang meliputi perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus I dan siklus II memiliki perbedaan. Perbedaan terletak pada pembagian kelomop. Kelompok belajar pada siklus I lebih banyak daripada sikus II. (2) dapat diketahui bahwa metode Think-Talk-Write (TTW) dan media Teka-teki Silang dapat meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa siswa. Pada tes prasiklus diperoleh nilai rata-rata 72,45 dan persentase ketuntasan 51,61%. Rata-rata tersebut belum mencukupi KKM. Dalam siklus I, diperoleh nilai rata-rata 80,77, dengan persentase ketuntasan 80,64%. Hasil kegiatan dalam siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 85,16, dengan persentase 93,54% dan sudah memenuhi KKM. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, penerapan metode Think-Talk-Write (TTW) dan mediaTeka-teki Silang dapat meningkatkan keterampilan menulis akara Jawa siswa kelas X AK SMK Ma’arif 5 Gombong Tahun Pelajaran 206/2017. Kata Kunci : menulis, aksara Jawa, Think-Talk-Write (TTW), Teka-teki Silang
Upaya Peningkatan Keterampilan Menulis Aksara Jawa dengan Metode Cycle Learning pada Siswa Kelas XI TKR 4 SMK Negeri 2 Kebumen Tahun Ajaran 2016/2017 Siti Solikhah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.372 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan yaitu (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis aksara Jawa kelas XI TKR 4 SMK Negeri 2 Kebumen dengan metode Cycle Learning; dan (2) mengetahui peningkatan keterampilan siswa kelas XI TKR 4 SMK Negeri 2 Kebumen dalam pembelajaran menulis aksara Jawa dengan metode Cycle Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kebumen pada bulan September. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI TKR 4 sejumlah 36 siswa. Objek penelitian adalah keterampilan menulis aksara Jawa. Penelitian ini terdiri dari tiga kali kegiatan, yaitu kegiatan prasiklus, siklus I, siklus II. Masing-masing siklus mengacu pada pada prosedur penelitian yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan releksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Uji validitas ini adalah validitas isi. Adapun uji reliabilitas instrumen penelitian ini adalah reliabilitas tes-retes. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode pembelajaran cycle learning mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis aksara Jawa. Penerapan pembelajaran menulis dengan metode pembelajaran cycle learning meliputi: prasiklus, yaitu hasil menulis aksara Jawa siswa untuk mengetahui kemampuan awal siswa; siklus I, berisi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; siklus II merupakan kelanjutan dan perbaikan dari siklus I. Terjadi peningkatan keterampilan menulis aksara Jawa. Dari hasil tes prasiklus terlihat persentase ketuntasan sebesar 36,11% meningkat menjadi 63,89% pada siklus I dengan peningkatan sebesar 27,78%. Setelah dilakukan siklus II persentase ketuntasan mencapai 88,89% dengan peningkatan sebesar 52,78% hasil prasiklus, dan sebesar 25% dari siklus I. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode cycle learning mampu meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa pada siswa kelas XI TKR 4 SMK Negeri 2 Kebumen.   Kata kunci: menulis, aksara Jawa, cycle learning
Peningkatan Kemampuan Membaca Aksara Jawa Menggunakan Metode Iqro’ pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ambal Tahun Pelajaran 2016/2017 Dewi Mulyani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.092 KB)

Abstract

Abstrak: tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan bagaimana langkah-langkah pembelajaran membaca aksara Jawa menggunakan metode Iqro’ pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Ambal dan (2) mendeskripsikan bagaimana peningkatan kemampuan membaca aksara Jawa menggunakan metode Iqro’ pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Ambal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Ambal. Objek penelitian ini adalah kemampuan membaca aksara Jawa pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Ambal. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes berupa tes lisan membaca aksara Jawa, sedangkan teknik nontes berupa wawancara, observasi, perekaman, dan dokumentasi foto. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan validitas isi expert judgment . Teknik analisis data berupa analisis deskripsi kualitatif untuk menganalisis data membaca aksara Jawa menggunakan metode Iqro’.  Langkah-langkah penelitian tindakan kelas yang dilakukan adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca aksara Jawa setelah digunakan metode Iqro’ sebagai metode pembelajaran, kemudian media buku Iqro’ dan Microsoft Power Point sebagai media pembelajaran. Aspek-aspek yang dinilai dalam pembelajaran ini, yaitu: (1) aspek kelancaran dalam membaca aksara Jawa, (2) aspek ketepatan kata/jeda, (3) aspek pelafalan, (4) aspek sikap ketika membaca. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata siswa dalam satu kelas pada prasiklus  sebesar 65,23, pada siklus I sebesar 73,20, dan pada siklus II mencapai 78,20. Peningkatan prasiklus sampai siklus I 7,97 dan peningkatan siklus I sampai siklus II 5. Pada kategori ketuntasan nilai pada kegiatan prasiklus mencapai 9,375%, mengalami peningkatan ketuntasan menjadi 43,75% pada siklus I, kategori ketuntasan siswa pada siklus II kembali meningkat menjadi 100%.  Peningkatan prasiklus sampai siklus I 34,67% dari siklus I ke siklus II 56,25%. Hal tersebut menunjukkan bahwa melalui metode Iqro’ dapat meningkatkan kemampuan siswa dan hasil belajar dalam pembelajaran membaca aksara Jawa.   Kata kunci : membaca, aksara Jawa, metode Iqro’
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbahasa Jawa Bermuatan Kearifan Lokal untuk Siswa Kelas XI SMA di Kabupaten Kebumen Dani Farikhah Ismawati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.964 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Jawa bermuatan kearifan lokal untuk siswa kelas XI SMA di kabupaten Kebumen, dan (2) mengetahui  Efektivitas Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Jawa bermuatan kearifan lokal untuk siswa kelas XI SMA di kabupaten Kebumen.Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan diadaptasi dari Borg & Gall melalui sepuluh tahapan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, uji coba pemakaian, revisi produk, uji coba produk, revisi desain, revisi produk, sampai diperoleh produksi akhir berupa LKS dengan pendekatan saintifik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket, Instrument penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel, pedoman observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket, Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil data rata-rata nilai postes kelas kontrol 74,8 dan postes kelas eksperimen 76,5, keduanya berkategori baik. Nilai rata-rata dari pretes kelas kontrol 62,1 dan nilai rata-rata postes kelas kontrol 74,8. Hal ini meningkatkan skor 12,7. Selain itu, nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 56,6 dan nilai postes kelas eksperimen adalah 76,5. Hal ini meningkatkan skor 19,9. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menggunakan LKS dalam pelajaran Bahasa Jawa lebih efektif daripada tanpa menggunakan LKS terbukti dari analisis data dari data yang berbeda.   Kata kunci: Lembar Kerja Siswa (LKS), Kearifan Lokal.
Analisis Tindak Tutur Dalam Cerita RakyatJaka Sangkrip Karya Ki Sudadi Pada Majalah Djaka Lodang Tahun 2015 Su tini
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 10, No 2 (2017): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.497 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penggunaan tindak tutur berdasarkan jenis tindak tutur dalam cerita rakyat Jaka Sangkrip karya Ki Sudadi pada Majalah Djaka Lodang Tahun 2015; (2) mendeskripsikan prinsip kerjasama dalam cerita rakyat Jaka Sangkrip karya Ki Sudadi pada Majalah Djaka Lodang Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat Jaka Sangkrip karya Ki Sudadi. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kalimat yang menunjukkan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi serta prinsip kerjasama yang terdapat dalam cerita rakyat Jaka Sangkrip karya Ki Sudadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dengan dibantu alat tulis, buku tentang teori pragmatik, dan nota pencatat data. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan validitas semantik dan teknik ketekunan pengamatan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian diketahui penggunaan jenis tindak tutur dalam tuturan cerita rakyat Jaka Sangkrip karya Ki Sudadi yakni tindak tutur lokusi sebanyak 8 data tuturan, tindak tutur ilokusi sebanyak 34 data tuturan, tindak tutur perlokusi sebanyak 4 data tuturan. Jenis tindak tutur yang paling banyak ditemui adalah tindak tutur ilokusi. Jenismaksim dalam cerita rakyat Jaka Sangkrip karya Ki Sudadi pada prinsip kerjasama meliputi maksim kuantitas sebanyak 4 data tuturan, maksim kualitas sebanyak 3 data tuturan, maksim relevansi sebanyak 8 data tuturan, dan maksim pelaksanaan sebanyak 3 data tuturan.   Kata kunci: tindak tutur, cerita rakyat Jaka Sangkrip