cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
Peningkatan Keterampilan Membaca Teks Bacaan Berhuruf Jawa dengan Media Kartu Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 1 Alian Kabupaten Kebumen Tahun 2017/2018 Tri Komsiatini
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 13, No 1 (2019): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.116 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran membaca teks bacaan berhuruf Jawa dengan menggunakan media kartu pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Alian kabupaten Kebumen; (2) untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca teks bacaan berhuruf Jawa pada kelas VIII B SMP Negeri 1 Alian Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2017/2018 setelah menggunakan media kartu. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di kelas VIII B SMP Negeri 1 Alian Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2017/2018. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik nontes dan tes. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua cara, yaitu teknik deskriptif presentase dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran membaca teks bacaan berhuruf Jawa menggunakan media kartu pada kegiatan prasiklus, siswa membaca teks bacaan berhuruf Jawa tanpa menggunakan media kartu. Pada siklus I siswa membaca teks bacaan berhuruf Jawa dimana guru sudah melakukan pembelajaran dengan menggunakan media kartu. Pada siklus II siswa juga membaca teks bacaan berhuruf Jawa dengan menggunakan media kartu. Kegiatan pada Siklus I siswa menjodohkan kartu huruf yang ada pada kelompok A dan juga kartu huruf yang ada pada kelompok B sesuai dengan teks bacaan berhuruf Jawa yang disediakan. Pada siklus II siswa melakukan hal yang sama seperti pada siklus Iterjadi peningkatan mengenai; (2) Terjadi peningkatan kemampuan membaca teks bacaan berhuruf Jawa pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Alian setelah dilakukan penelitian kemampuan membaca teks bacaan berhuruf Jawa menggunakan media kartu. Pada prasiklus nilai rata-rata mencapai 57,21. Kemudian terjadi peningkatan nilai rata-rata pada siklus I mencapai 70,88. Nilai rata-rata pada kegiatan siklus II mencapai 79,41. Sehubungan dengan meningkatnya prestasi belajar dalam hal kemampuan membaca teks bacaan berhuruf Jawa, dalam hal ini aktifitas siswa dalam kegiatan pembelajaran kemampuan membaca teks bacaan berhuruf Jawa mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat dilihat nilai rata-rata siswa pada kegiatan prasiklus diperoleh nilai rata-rata yang mencapai 60,71 % terjadi peningkatan pada siklus I sebesar 71,14% dan kembali mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 85,71%   Kata Kunci: membaca, bacaan, huruf Jawa
Penanda Kala dalam Bahasa Jawa ( KAJIAN MORFOLOGI) Ba giya
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 13, No 1 (2019): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.044 KB)

Abstract

Abstrak : Dengan penanda kala, dapat diketahui waktu terjadinya peristiwa, tindakan atau keadaan di dalam kalimat. Pada tataran morfologi, bentuk penanda kala pada dalam bahasa Jawa dapat diungkap melalui  afiksasi, reduplikasi dan pemajemukan. Afiks-afiks yang berperan dalam pembentukan penanda kala bahasa Jawa antara lain:  sufiks –e, -an, ane, dan konfiks sa-e, ka-an. Pananda kala dapat diungkap melalui reduplikasi dengan perulangan penuh, perulangan sebagaian, dan perulangan dengan penambahan afiks. Penanda kala yang diungkap melalui pemajemukan umumnya salah satu unsur pembangunnya berupa unsur unik. Kata kunci: Penanda, kala
Nilai Budi Pekerti Dalam Serat Partawigena Karya K.P.A Kusumadiningrat Desy Nur Rahmawati; Yuli widiyono; rchim mansyah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 13, No 1 (2019): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.374 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai budi pekerti yang terkandung dalam naskah Serat Partawigena. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu naskah Serat Partawigena karya K.P.A Kusumadiningrat. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung nilai budi pekerti di dalam teks Serat Partawigena karya K.P.A Kusumadiningrat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kartu data. Keabsahan data diperoleh dari proses peningkatan ketekunan. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik content analysisatau analisis isi penelitian sastra. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian data informal.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Serat Partawigena karangan K.P.A Kusumadiningrat berisi delapan belas jenis tembang yaitu Dhandhanggula, Sinom, Pangkur, Kinanthi, Maskumambang, Girisa, Durma, Asmarandana, Mijil Dhandhanggula, Sinom, Gambuh, Pocung, Wirangrong, Megatruh, Jurudemung, Durma, dan Dhandanggula. Nilai budi pekerti dalam Serat Partawigena yaitu tentang (i) nilai budi pekerti terhadap Tuhan Yang Maha Esa meliputi, ingat kepada Tuhan, berdoa kepada Tuhan percaya kepada Tuhan, bersyukur kepada Tuhan, (ii) nilai budi pekerti terhadap sesama manusia meliputi, rendah hati, setia, rasa tanggungjawab, tolong menolong, rela berkorban, baik hati, jujur, patuh, menjadi teladan, dan (iii) nilai budi pekerti terhadap lingkungan meliputi cinta lingkungan.   Kata kunci: nilai budi pekerti, Serat Partawigena