cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mikrotek
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mikrotek (JIM) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Mekatronika Universitas Trunojoyo Madura, terbit dua kali dalam setahun, bulan Agustus dan Februari. Jurnal ini memuat karya ilmiah berupa hasil penelitian/riset, studi kepustakaan, serta artikel yang memuat konsep pengembangan keilmuan dalam bidang mekatronika, sistem kendali, sistem cerdas, otomasi dan robotika. Jurnal ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas publikasi ilmiah bagi para peneliti/ilmuwan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI" : 6 Documents clear
OPTIMASI PENYUSUNAN PEGAS DENGAN METODE SISTEM PERBEDAAN BATASAN DAN ALGORITMA JALUR TERPENDEK Johan Varian Alfa; Rully Soelaiman; Chastine Fatichah
Jurnal Ilmiah Mikrotek Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada permasalahan nyata, khususnya dunia fisika, penyusunan pegas dengan batasan-batasan tertentuyang optimal merupakan salah satu permasalahan optimasi yang muncul, dimana batasan yang diberikanadalah besaran-besaran yang membentuk gaya pegas. Pada penelitian ini, diusulkan sebuah desainalgoritma optimasi penyusunan pegas, yang dimulai dengan memodelkan permasalahan ke dalam graf,kemudian menggunakan metode sistem perbedaan batasan dan juga algoritma jalur terpendek untukmenghasilkan susunan pegas yang optimal. Sistem perbedaan batasan digunakan untuk memodelkanpermasalahan ke dalam bentuk pertidaksamaan. Kemudian dicari penyelesaiannya dengan menggunakankonsep graf yang disebut graf batasan. Penyelesaian akhir yang digunakan agar mendapatkan solusi yangoptimal adalah algoritma jalur terpendek. Algortima jalur terpendek yang digunakan adalah algoritmaPerbaikan Dijkstra. Hasilnya mampu menghasilkan susunan pegas yang optimal dan benar. Dan setelahdiuji coba, algoritma Perbaikan Dijkstra yang digunakan mampu lebih efisien dari segi performa waktueksekusi dibandingkan algoritma Bellman-Ford. Penghematan waktu yang didapat dengan menggunakanalgoritma Perbaikan Dijkstra rata-rata mencapai 83,55%.
IMPLEMENTASI FUZZY-PD UNTUK MENENTUKAN POSISI OBYEK PADA MODEL SIMULASI ROBOT ARM MANIPULATOR 3 DOF (DEGREE OF FREEDOM)DALAM BIDANG 2 DIMENSI Wahyu Setyo Pambudi; Nona Mahditiara Aryuni Sumanang
Jurnal Ilmiah Mikrotek Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian robot Arm Manipulator difokuskan pada sistem kontrol. Kontrol fuzzy-PD dapatdigunakan untuk mengontrol robot yang memiliki sudut kesalahan minimal. Penerapan robot arm manipulator banyak ditemukan di industri, termasuk juga digunakan di daerah yang berbahaya serta tidakmemungkinkan dijangkau manusia. Definisi tentang Robot arm manipulator adalah sebuah mekanismepergerakan yang tersusun dari beberapa bagian secara seri yang terhubung dengan sebuah poros yangbergerak melingkar maupun bergeser yang memiliki derajat kebebasan DOF (Degree of Freedom).Pergerakan robot ini terkait dengan inverse dan forward kinematic, serta dynamic robot. Pada prosesrealisasi pembuatan robot arm manipulator ini memerlukan model simulasi untuk analisisnya, sehinggadapat menghindari kesalahan yang mengakibatkan kerugian. Berdasarkan hal ini maka perlu dilakukanpenelitian awal melalui pembuatan simulasi robot arm manipulator serta analisisnya sebelum dilakukanrealisasi. Harapannya adalah dengan adanya program simulasi robot arm manipulator dapat menjadidasar untuk menentukan parameter-parameter yang diperlukan pada proses realisasinya nanti. Padapenelitian ini didapatkan hasil sudut untuk mencapai titik target yang diinginkan meskipun memiliki errordibawah 2%, trajectory memiliki simpangan rata-rata sebesar 18%. Setiap perubahan massa link 1 dan link 2 akan mempengaruhi hasil. ̈ 
PENGGUNAAN WORKFLOW REPOSITORY DAN KOMBINASI METODE TEMU KEMBALI BERPRIORITAS UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA CONFIGURABLE-PROCESS DI ERP: STUDI KASUS ERP2011/13 Rigga Widar Atmagi
Jurnal Ilmiah Mikrotek Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekuatan ERP terletak dari banyaknya kebutuhan workflow yang disediakan. Perusahaan yangmenggunakan perangkat lunak ERP menginginkan investasi yang telah dikeluarkan mampu untukmendukung bisnis yang terus bertransformasi. Mempertimbangkan hal ini, maka kami mengusulkansebuah metode yang disebut tempat penyimpanan workflow (workflow repository). Workflow yangdisimpan dapat berbentuk workflow model dan dapat digunakan secara pribadi atau dibagikan kepadapublik. Hal ini tergantung pada pengembang workflow. Workflow yang disimpan dipetakanmenggunakan atribut yang mirip dengan OWL-s dan atribut kualitas workflow. Pengguna akhirmendapatkan workflow tersebut kembali dengan mempertimbangkan aspek dari perhitungankemiripan OWL-s, kualitas, konteks dan struktur. Untuk mendapatkan workflow kembali, workflowrepository menggunakan teknik prioritasisasi. Teknik prioritasisasi memiliki akurasi yang baik dancocok digunakan karena memberikan garansi hasil yang bebas dari workflow yang tidak dapatdieksekusi dari langkah pertama. Dengan metode ini, perusahaan yang telah berinvestasi padaperangkat lunak ERP dapat menggunakan akses workflow yang tersedia atau menjalankan workflowbersama dengan perusahaan lain. Percobaan untuk penelitian ini menggunakan ERP2011/13 dengandata tes skenario workflow model yang telah dikondisikan. Hasil yang didapatkan adalah tingkat temukembali (precision= rata-rata 0.5, recall=1) dan kemudahan akses dibanding mengelola workflowsecara konvensional. Kesimpulan, didapatkan bahwasannya metode prioritasisasi workflow memilikipresisi yang lebih tinggi. 
MAGNIFIKASI PERBAIKAN CITRA DIJITAL MULTI RESOLUSI DENGAN METODE GABUNGAN TAPIS LOLOS BAWAH DAN INTERPOLASI BILINEAR Cahyo Darujati; Syamsul Anam; Hasan Dwi Cahyono; Agustinus Bimo Gumelar
Jurnal Ilmiah Mikrotek Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam teknik pengolahan citra digital (digital image procesing), proses magnifikasi merupakan suatuproses yang bertujuan untuk memperbesar ukuran citra. Magnifikasi citra sangat erat kaitannya denganukuran penyimpanan yang tinggi dan dalam media jamak merupakan subyek yang valueable dalampengolahan citra. Magnifikasi juga merupakan proses pembesaran sesuatu hanya dalam penampilan, tidakdalam ukuran fisik. Beberapa penelitian sebelumnya, menggunakan teknik untuk memperbesar seluruhobyek dalam citra digital, tetapi diperlukan perbesaran pada obyek tertentu. Penelitian ini bertujuanmengimplementasikan algoritma untuk memagnifikasi citra digital pada citra dunia nyata yang tidakmemerlukan sejumlah besar masukan dari pengguna. Sebuah citra dunia nyata yang realistis akan menjadicitra yang bebas dari artefak seperti kabur (blurring), berbayang (shadowing) dan jaggies. Citra harusmencakup kontur halus dan juga transisi tepi yang cepat. Proses magnifikasi citra dilakukan dengan duatahap, yaitu proses pertama adalah proses pencuplikan citra digital, proses pencuplikan ini dilakukansecara manual, yang kemudian dilakukan proses filterisasi dan diperbesar dengan metode interpolasisecara bilinear. Keluarannya berupa nilai rata-rata keluaran dari kedua proses tersebut. Hasil penelitianmenunjukkan proses perbesaran citra diatas dua kali dengan metode gabungan menghasilkan nilai MeanSequare Error (MSE) lebih kecil dan nilai PSNR 73% lebih besar dibandingkan dengan metode nongabungan. 
HAND MOTION CONTROL UNTUK MENGGERAKKAN QUADCOPTER ROBOT DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR ACCELEROMETER ADXL335 DAN WIRELESS XBee-PRO Series 1 60 mW BERBASIS MIKROKONTROLLER ATmega32 Ida Bagus Alit Swamardika
Jurnal Ilmiah Mikrotek Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem yang dibuat dalam penelitian ini adalah implementasi hand motion control pada quadcopter robotdengan menggunakan sensor accelerometer ADXL335 yang dikomunikasikan dengan wireless XBeePROSeries 1 dengan daya RF = 60 mW berbasis mikrokontroler ATmega32. Wireless XBee-PRObertindak sebagai media komunikasi wireless yang menghubungkan antara rangkaian transmitter denganrangkaian receiver. Hand motion device terdapat pada rangkaian transmitter sedangkan rangkaianreceiver dihubungkan dengan flight controller untuk dapat mengendalikan pergerakan quadcopterberdasarkan data yang dikirimkan oleh transmitter. Transmitter akan mengirimkan perintah maju,mundur, belok kanan dan belok kiri berdasarkan pembacaan kemiringan sudut sensor accelerometerADXL335 yang dipasang pada bagian punggung tangan. Hasil yang dicapai dalam penerapan sistem iniyaitu sistem komunikasi wireless sudah dapat mengendalikan pergerakan quadcopter robot untukbergerak maju, mundur, belok kanan, dan belok kiri sesuai dengan data yang diberikan. Jarak jangkauanmaksimal yang mampu dicapai di luar ruangan adalah 105 meter dengan waktu transmisi ±1 detik. RPM(Rotation Per-Minute) maksimal yang mampu dihasilkan dari motor brushless NTM Prop Drive Series28-26A 1200kv yang digunakan pada quadcopter adalah sebesar 13.068 rpm dengan daya yangdibutuhkan adalah sebesar 186 watt. Dari hasil pengujian, quadcopter mampu mengangkat beban ±4,4Kg.
SISTEM KENDALI ROBOT MANIPULATOR PEMINDAH BARANG DENGAN UMPAN BALIK VISUAL Andik Yulianto; Edy Ramadan
Jurnal Ilmiah Mikrotek Vol 1, No 2 (2014): FEBRUARI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini menjelaskan perancangan dan pembuatan sistem kendali robot manipulator yang dikendalikan oleh informasi visual untuk memindah obyek barang sesuai warnanya. Pada penelitian ini digunakan tiga obyek dengan warna yang berbeda. Penentuan posisi obyek dilakukan dengan metode proyeksi integral, dimana citra hasil tangkapan kamera yang terhubung dengan komputer disegmentasi berdasarkan warnanya. Citra hasil segmentasi kemudian ditentukan titik tengahnya berdasarkan jumlah piksel hitam xdan y sebagai posisi obyek. Informasi posisi yang didapatkan digunakan untuk mengendalikan robotuntuk mengambil obyek dan memindahkannya ke tempat yang telah ditentukan. Sistem kendali robotterdiri dari mikrokontroler ATMega8 sebagai pengolah data dan antarmuka komputer dengan sistemmekanisme robot. Sebagai penggerak digunakan motor servo dengan pengendalian proporsional denganmetode PWM. Hasil pengujian menunjukkan, pendeteksian posisi obyek dapat dilakukan dengan benar jika dalam area kerja terdapat satu obyek warna saja. Jika terdapat dua obyek dengan warna yang sama dalam satu area, maka posisi titik tengah berada diantara dua obyek. Pengujian sudut gerak servo pada tiap joint menghasilkan kesalahan rata-rata motor servo masing-masing, 3,4% untuk servo base, 7% untuk servo shoulder, dan 1 % untuk servo end of effector. Sistem kendali robot yang dibangun berhasil memindahkan barang dengan tingkat keberhasilan sebesar 80% dengan satu obyek warna pada area yang sama. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6