cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan
ISSN : 19784163     EISSN : 26545292     DOI : -
Jurnal Teknologi Pangan is one of Food Technology Journal in Indonesia managed by Department of Food Technology at UPN Veteran East Java. This journal has been published since 2007 and registered with ISSN 1978-4163, ISSN 2654-5292 (Online). Recently, Jurnal Teknologi Pangan begin to be upload ine-journal of UPN Veteran Jatim and will be one of the e-jpurnals that can be read by every people all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
STIK SORGUM (Sorghum sp) SEBAGAI PRODUK DIFERSIFIKASI PANGAN ALTERNATIF (Stick Sorghum (Sorghum sp) As Food Diversification Alternative Products) Rahayuningsih, Tri; ., Mujianto; Noerhartati, Endang
REKAPANGAN Vol 11, No 2 (2017): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTTujuan penelitian adalah memdapatkan kombinasi perlakuan terbaik stik sorgum. Penelitian menggunakan Rancangan acak Kelompok (RAK) 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor I: Jenis Tepung (T) T1= Tepung sorgum merah (Sorghum bicolor) dan T2= Tepung sorgum putih (KD4). Faktor II: Konsentrasi (K), K1: 25%; K2: 50%; K3: 75% dan K4: 100%. Pengamatan meliputi uji organoleptik dengan parameter rasa, warna, aroma, dan kerenyahan, uji kadar air dan karbohidrat. Analisa data untuk uji organoleptic menggunakan uji Friedman , sedangkan kadar air dan karbohidrat menggunakan anaisis varian dan apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian: 1) Stik sorgum sebagai produk diversifikasi pangan alternatif, 2)kombinasi perlakuan stik sorgum terbaik adalah: T1K3 (perlakukan jenis tepung sorgum (T): T1 = tepung sorgum merah /Sorghum bicolor dan konsentrasi (K): K3= 75%), dengan hasil uji organoleptic parameter rasa 4,56 (sangat menyukai), warna 4,54 (sangat menyukai), aroma 4,60 (sangat menyukai), kerenyahan 4,58 (sangat menyukai), kadar air 2,24% dan karbohidrat  66,13%; and 3) kombinasi perlakuan stik sorgum terbaik kedua adalah: T2K3 (perlakukan jenis tepung sorgum (T): T2 = tepung sorgum putih/KD 4 dan konsentrasi (K): K3= 75%), dengan hasil uji organoleptik parameter rasa 4,57 (sangat menyukai), warna 4,61 (sangat menyukai), aroma 4,54 (sangat menyukai), kerenyahan 4,55 (sangat menyukai), kadar air 2,21% dan karbohidrat 65,81 %. Kata kunci: Tepung sorgum, stik, uji organoleptik, diversifikasi, dan pangan alternatif
ES KRIM SUSU BIJI KECIPIR (Psophocarous tertragonolobus L.) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG GLUKOMANAN DAN VIRGIN COCONUT OIL Djajati, Sri; ,, Sudaryati; Palupi, Triana
REKAPANGAN Vol 11, No 2 (2017): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Biji kecipir merupakan salah satu sumber pangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya pengembangan produk kecipir adalah pembuatan es krim susu biji kecipir. Kendala yang ditemukan dalam proses pembuatan es krim antara lain rendahnya viskositas, kecepatan meleleh yang cepat serta tekstur yang kasar, sehingga perlu dilakukan penambahan tepung glukomanan yang merupakan polisakarida yang berfungsi untuk menghasilkan viskositas yang tinggi, tekstur es krim yang lembut serta kecepatan meleleh yang baik. Susu kecipir mengandung lemak 1,2%, sehingga perlu dilakukan penambahan lemak dalam pengolahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik antara penambahan tepung glukomanan dan virgin coconut oil pada pembuatan es krim susu biji kecipir Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor. Faktor I adalah penambahan virgin coconut oil 6%, 8%, 10%, sedangkan Faktor II adalah tepung glukomanan 0,1%, 0,3%, 0,5%. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik adalah perlakuan penambahan virgin coconut oil 8% dengan tepung glukomanan 0,3% yang menghasilkan es krim, kadar protein 5,35%, kadar lemak 9,055%, viskositas 2,89 Cps, total padatan 30,82%, overrun 46,254%, daya leleh 14,82 menit/10g dan stabilitas emulsi 98,42%, dengan nilai kesukaan aroma 112,5, tekstur 99 dan rasa 113,5. Kata Kunci : Es Krim, Biji Kecipir, Tepung Glukomanan, Virgin Coconut Oil
Pengaruh Konsentrasi Gula dan Perendalamn Pada Manisan Kering Kulit Jeruk Pamelo Basuki, Enny Karti; .,, Latifah; Rasinta, Arni
REKAPANGAN Vol 1, No 2 (2007): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Konsentrasi Gula dan Perendalamn Pada Manisan Kering Kulit Jeruk Pamelo
Kajian Penambahan Jenis Gula dan Kombinasinya Terhadap Mutu dendeng Sayat Tiktok Selama Penyimpanan pada suhu kamar .,, Latifah; Sarofa, Ulya; Faizal, Moh
REKAPANGAN Vol 1, No 2 (2007): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian Penambahan Jenis Gula dan Kombinasinya Terhadap Mutu dendeng Sayat Tiktok Selama Penyimpanan pada suhu kamar
ANALISA KARAKTERISTIK FISIK CHIPS UMBI TALAS (Colocasia esculenta L.) BERBASIS MACHINE VISION (STUDI PENGERINGAN DENGAN TRAY DRYER) (Analisys of The Physical Properties on Taro Chip (Colocasia esculenta L.) Based on Machine Vision Method during Drying) Hawa, La Hawa Choviya; Dewi, Shinta Rosalia; Izza, Ni’matul; Wigati, Laras Putri
REKAPANGAN Vol 10, No 1 (2016): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUntuk menghasilkan produk tepung talas yang berkualitas maka uji sifat fisik dan kimia diperlukan. Namun, karakterisasi chip talas dan tepung talas secara konvensional memerlukan pekerjaan laboratorium yang cukup memakan waktu. Evaluasi kualitas chip dapat dilakukan dengan cepat dengan menggunakan bantuan teknik Machine Vision. Tujuan penelitian ini adalah melakukan karakterisasi kadar air dan tekstur chip talas dan melakukan pengembangan sistem monitoring online karakter chip talas pada proses pengeringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental deskriptif dua faktor, yaitu waktu pengeringan (50 ± 3°C, 60 ± 3°C, 70 ± 3°C) dan suhu pengeringan (5, 6 dan 7 jam). Parameter chip talas yang diamati adalah kadar air dan tekstur. Perubahan susut berat didapatkan dari pengamatan terkendali oleh neraca digital dan webcam yang mengambil citra pada chip talas dalam tray dryer yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan, kadar air irisan talas segar adalah 72.75-78.80%. Kadar air terendah adalah pada suhu pengeringan 70°C selama 7 jam sebesar 2.03%. Kekerasan awal chip talas segar berkisar antara 8.2 -12.3%. Nilai tekstur chip talas terendah pada suhu pengeringan 60°C pengeringan selama 6 jam sebesar 0.7%. Image analysis yang dilakukan selama proses pengeringan berhasil menunjukkan adanya korelasi yang besar antara kadar air dan tekstur dengan parameter dalam image analysis, yaitu Normalized Energy TFs, Normalized Entropy TFs dan Normalized Homogenity TFs.Kata kunci : chip, kualitas fisik, machine vision, pengeringan, talas.ABSTRACTThe analysis of physical and chemical properties are required to ensure the quality product of taro flour. However, conventionally characterization of taro chips by laboratory analysis is quite time consuming. The quality analysis method using Machine Vision method was employed for determination of taro chip quality. The purpose of this study was to develop online monitoring system of taro chip during drying based on moisture content and texture data.This research were carried out using tray dryer with three levels of temperature (50 ± 3, 60 ± 3, and 70 ± 3°C) and three levels of drying time (5, 6 and 7 hours). Effects of both variables on moisture content and texture of taro chip were investigated. The real-time measurement of weight loss and texture were controlled by a digital balance and webcam from inside the dryer. The results showed that the lowest moisture content was by the 70°C for 7 hours, i.e. 2.03% and the lowest texture was by 60°C for 6 hours, i.e. 0.7%. Image analysis during the drying process successfully demonstrated the correlation between moisture content and texture with the parameters in image analysis, namely Normalized Energy TFs, Normalized Entropy TFs and Normalized homogenity TFs.Keyword : chip, physical properties, machine vision, drying, taro
Kajian pemberian daging biji buah pucung (pangium edule reinw) Masak dalam upaya mempertahankan kesegaran bandeng (chanos chanos) selama penyimpanan 20 jam S, Wahyu; M D, Priscilla
REKAPANGAN Vol 2, No 1 (2008): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian pemberian daging biji buah pucung (pangium edule reinw) Masak dalam upaya mempertahankan kesegaran bandeng (chanos chanos) selama penyimpanan 20 jam
DENDENG RESTRUKTURISASI KAYA SERAT DARI DAGING DAN KLUWIH DENGAN Na-ALGINAT SEBAGAI BAHAN PENGIKAT Winarti, Sri; Basuki, Enny Karti; Dian, Rahma
REKAPANGAN Vol 2, No 2 (2008): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DENDENG RESTRUKTURISASI KAYA SERAT DARI DAGING DAN KLUWIH DENGAN Na-ALGINAT SEBAGAI BAHAN PENGIKAT
Tingkat Pencemaran Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Serta Penggunaan Pemanis Sintetik Sakarin dan Siklamat Pada Jamu Gendong Winarti, Sri; Sarofa, Ulya; Hardiani, Esti
REKAPANGAN Vol 1, No 1 (2007): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat Pencemaran Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Serta Penggunaan Pemanis Sintetik Sakarin dan Siklamat Pada Jamu Gendong
Proses Pembuatan Nugget Ikan Mas (Cyprinus carpio) Kajian Penambahan Tepung Tapioka dan Susu Skrim Terhadap Penerimaan Konsumen Noerhartati, Endang; Rahayuningsih, Tri; Andayani, Tri
REKAPANGAN Vol 1, No 1 (2007): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses Pembuatan Nugget Ikan Mas (Cyprinus carpio) Kajian Penambahan Tepung Tapioka dan Susu Skrim Terhadap Penerimaan Konsumen
PEMANFAATAN TEPUNG BERAS MERAH DALAM PEMBUATAN ROTI MANIS SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN PENGGUNAAN TEPUNG TERIGU (Utilization Of Brown Rice Flour in the Making of Sweet Bread to Reduction using of Wheat Flour ) Wijaya, Ulya Sarofa Ratna Yulistiani
REKAPANGAN Vol 6, No 2 (2012): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTSweet bread is a product that is the result of roasting process dough that has beenfermented with the main ingredient wheat flour. The wheat flour is obtained from wheat flouras the main raw material that has to be imported. In order to reduce the use of wheat flour inmaking bread, then it is added with the brown rice flour whichbecomes substitution for wheatflour. Brown rice flour is gluten-free flour, brown rice are produced from organically farmed.This study aimed to acknowledge the effect of substitution of brown rice flour and glutenaddition to the quality of the physical, chemical, organoleptic and acknowledge the besttreatment combination.This research usedCompletely Randomized Design(CRD) arrangedin factorialconsisting of 2 factorsand 3replications. The first factors is the substitutionofbrown riceflour10%, 20%, 30% and thesecondfactoris the addition ofgluten2%, 4%,6%.The results showed that the best treatment isthesubstitution of brown rice flour 10% (w /w) and the addition of 6% gluten that produces sweet bread with criteria: 27.282% watercontent, protein content 9.761%, 43.030% starch content, the levels of β-carotene 1.91mg/100g, 648.160% volume expansion, 0.321% pore number, organoleptic value: 147.5texture; colors 110.5; flavor 149.5; aroma 137.5.Keywords: wheat flour, red rice flour, gluten ABSTRAKRoti manis adalah produk olahan yang merupakan hasil proses pemangganganadonan yang telah di fermentasi dengan bahan utama adalah tepung terigu, dimana tepungterigu diperoleh dari gandum yang sebagai bahan baku utama ini harus diimpor. Dalamrangka untuk mengurangi penggunaan tepung terigu dalam pembuatan roti maka ditambahkan tepung beras merah yang menjadikan subtitusi terhadap tepung terigu. Tepungberas merah adalah tepung bebas gluten, dihasilkan dari beras merah yang dibudidayasecara organik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung berasmerah dan penambahan gluten terhadap kualitas kimia, fisik dan organoleptiksertamengetahui kombinasi perlakuan terbaik.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secarafaktorial yang terdiri dari 2 faktor dan diulang 3 kali. Faktor I adalah subtitusi tepung berasmerah 10%, 20%, 30% dan faktor II adalah penambahan gluten 2%, 4%, 6%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah pada perlakuansubstitusi tepung beras merah10% (b/b) dan penambahan gluten 6% yang menghasilkanroti manis dengan criteria kadar air 27,282%, kadar protein 9,761%, kadar pati 43,030%,kadar β-karoten 1,91 mg/100g, volume pengembangan 648,160%, jumlah pori 0,321%, nilaiorganoleptik tekstur147,5 ; warna110,5; rasa 149,5 ; aroma 137.Keywords: tepung terigu, tepung beras merah, gluten