cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 246 Documents
PERAN BAITUL MAAL WA TAMWIL (BMT) DALAM MENINGKATKAN KINERJA USAHA RUMAH TANGGA DI PURWOKERTO Suyoto Suyoto; Hermin Hendratno
Sainteks Vol 12, No 1 (2015): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v12i1.85

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Skala Rumah Tangga di Purwokerto, dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui peran BMT dalam meningkatkan kinerja usaha skala rumah tangga, potensi BMT dalam pengembangan usaha skala rumah tangga, serta untuk mengetahui kontribusi BMT dalam pengembangan usaha skala rumah tangga. Dari hasil penelitian diketahui bahwa BMT memiliki peran yang cukup strategis untuk meningkatkan kinerja usaha skala rumah tangga karena BMT menjembatani kebutuhan pembiayaan antara pelaku usaha dengan lembaga pembiayaan. BMT memiliki potensi yang cukup baik untuk melakukan pengembangan usaha skala rumah tangga sehingga berkembang menjadi lebih besar. BMT memberi kontribusi pengembangan usaha skala rumah tangga sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja, dan dampak ikutan lain Kata Kunci: BMT, Kinerja, dan Usaha Rumah Tangga,
Simulasi Virtual Local Area Network Menggunakan Packet Tracer Harjono Harjono; Agung Purwo Wicaksono
Sainteks Vol 15, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i2.6315

Abstract

Teknologi jaringan komputer menjadi sebuah kebutuhan utama setiap organisasi.  Dengan jaringan komputer, perangkat yang terhubung dapat saling bertukar informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan menyimulasikan Virtual Local Area Network (VLAN) dengan menggunakan Packet Tracer. Dengan menggunakan teknologi VLAN, pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel karena dapat dibuat segmen secara fungsional tanpa bergantung pada lokasinya.  Teknologi VLAN dapat meningkatkan keamanan dan kinerja jaringan dengan cara membagi sebuah broadcast domain yang besar menjadi beberapa broadcast domain yang lebih kecil. Broadcast domain yang lebih kecil akan membatasi peralatan yang terlibat dalam aktivitas broadcast. Kata kunci:  Packet Tracer, VLAN, broadcast domain
ANALISIS LOW FLOW MENGGUNAKAN MODEL HEC-HMS 3.1 UNTUK KASUS SUB DAS KRANGGAN Teguh Marhendi
Sainteks Vol 11, No 1 (2014): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v11i1.200

Abstract

Pengalihragaman hujan menjadi aliran (Rainfall-runoff transformation), merupakan suatu proses yang sangat kompleks. Input hujan mengandung variabilitas ruang dan waktu yang sangat tinggi serta tidak dapat diperkirakan untuk beberapa waktu ke depan. Dengan demikian akan memerlukan analisis hidrologi yang sangat kompleks serta memerlukan hitungan yang sangat banyak. Analisis yang dapat dilakukan adalah dengan mengandaikan suatu proses transformasi terjadi mengikuti kondisi tertentu. Kondisi atau aturan ini yang kemudian dikenal sebagai model hidrologi. Tulisan ini mencoba menganalisis low flow pada Subdas Kranggan di Borobudur menggunakan Software HEC-HMS 3.1. Software HEC-HMS3.1 (Hydrologic Modelling System) dirancang untuk menghitung proses hujan–aliran suatu sistem DAS. Software ini dikembangkan oleh Hydrologic Engineering Center (HEC) dari US Army Corps of Engineering (2005), yang merupakan pengembangan dari HEC-1. Dalam HEC-HMS 3.1 terdapat fasilitas kalibrasi, kemampuan simulasi model distribusi, model kontinyu dan kemampuan membaca data GIS. Berdasarkan analisis sensitivitas, parameter surface capacity dan max infiltration rate memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan hasil kalibrasi apabila kedua parameter tersebut diubah besarannya. Perubahan hasil kalibrasi akibat sensitivitas parameter surface capacity dan max infiltration rate menunjukkan bahwa parameter ini sangat sensitif terhadap perubahan yang terjadi pada sub DAS tersebut atau besaran parameter ini sangat mempengaruhi sistem aliran air tahunan pada Sub DAS tersebut. Kata Kunci: Low flow, HEC-HMS 3.1, Subdas Kranggan
Implementasi Telegram Bot untuk Monitoring Mikrotik Router Dimara Kusuma Hakim; Septian Adi Nugroho
Sainteks Vol 16, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v16i2.7132

Abstract

Smartphone muncul sebagai alat praktis untuk digunakan dalam aktivitas harian dan acara besar termasuk interaksi sosial. Hal itu dikarenakan smartphone memberikan akses pengguna untuk melakukan layanan dan sumberdaya yang kuat melalui media yang kecil. Salah satu layanan yang terdapat pada Smartphone adalah adanya fasilitas instant messenger yang tentunya dapat memberikan kemudahan dalam komunikasi jarak jauh. Berbagai aplikasi instant messenger tersedia pada smartphone seperti salah satunya telegram. Di suatu instansi terkadang memiliki masalah dengan mikrotik router, terutama masalah pengawasan, sementara mikrotik router berakibat fatal jika terjadi ganguan dan admin atau teknisi yang terkadang memiliki jadwal diluar sehingga mereka membutuhkan cara cepat untuk mendapatkan informasi kondisi mikrotik router yang ada pada ruangan. Berdasaran masalah tersebut, maka dimungkinkan untuk membuat sebuah Telegram Bot untuk monitoring miktorik router. Mengingat belum adanya sebuah Telegram Bot pada untuk monitoring mikrotik router pada Cv.Infomedia Technology. Bot telegram sebagai jembatan antara mikrotik dan smartphone, mikrotik dan smartphone harus terhubung dengan koneksi internet agar dapat mengirim notifikasi ke smartphone. notifikasi dikirim dalam bentuk informasi dari mikrotik dan terintegrasi ke aplikasi telegram. Informasi yang diberikan terdiri dari konektivitas jaringan, user hotspot login atau logout dan kondisi mikrotik. Notifikasi langsung masuk ke akun telegram admin atau teknisi.Kata Kunci: Mikrotik Router, Telegram, Telegram bot.
INDEKS KEPUASAN PASIEN SUATU RUMAH SAKIT SWASTA DI PURWOKERTO Jebul Suroso
Sainteks Vol 8, No 2 (2011): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v8i2.311

Abstract

Sickhouse as health service medium make serious effort to reached a quality health service, achievable, and to raise medical patient satisfaction. This research head for identifying people satisfactory or people evaluation concerning a health service at take care of overnight installation, take care of pass, radiology, farmacy, and laboratory at a non-government sickhouse, include 14 service elements, in Purwokerto. This research design is descry foriptive by surveying technique invoked 120 respondents, comprise patients and expatients from the sickhouse that is takeabled with technique of random sampling proportional. Service Performance method would be used to analyse with the result that index of people satisfactory is good (B) for take care of overnight installation, take care of pass, radiology, farmacy, and laboratory. Disciplinary employee and punctuality being the top score aspects at five area services the sickhouse. There is index of people satisfactory C for polite behavior and sociability of registration employee. There is no component with A (very good) score. Result of this research was suggested to be judgement matter for the sickhouse management to raise quality service, especially in the patient registration. Keywords: satisfactory, patient, sickhouse
Pengaruh Pemberian Petidin Dan Fentanyl Sebagai Premedikasi Anestesi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Susiyadi Susiyadi; Refni Riyanto
Sainteks Vol 13, No 2 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i2.1504

Abstract

Petidin dan fentanil pada saat ini sering digunakan untuk obat anestesi intravena. Keuntungan menggunakan kedua obat ini adalah mempunyai batas keamanan yang lebih besar karena dapat mencapai efek opioid yang diinginkan pada Sistem Saraf Pusat tanpa mendatangkan efek samping. Sedangkan kerugian anestesi intravena pada petidin dan fentanil, yaitu terjadinya hipoventilasi atau penurunan volume tidal serta hipotensi tetapi tidak terlalu banyak. Pada fentanil hipoventilasi dan hipotensi yang terjadi tidak seberapa dibandingkan petidin, serta efek analgesiknya yang lebih kuat dibandingkan petidin. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian petidin dan fentanyl sebagai premedikasi anestesi terhadap perubahan tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok secara random sederhana, yaitu 15 orang pasien dimasukkan dalam kelompok petidin dan 15 orang pasien dimasukkan dalam kelompok fentanil. Instrumen penelitian menggunakan Alat monitor tekanan darah dan laju nadi, alat undian, spuit 3 cc, Petidin, Fentanil, lembar persetujuan pasien. Analisa bivariate menggunakan uji-t untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang bermakna. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian ini yaitu anestesi intravena dengan menggunakan fentanil mempunyai efek hipotensi lebih sedikit dibanding dengan menggunakan petidin. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara perlakuan petidin dan fentanil pada tekanan darah sistole, tekanan darah diastolik, tekanan darah MAP sebagai anestesi intravena pada menit ke 0 hingga 5 menit ke III. Kata kunci : tekanan darah, petidin, fentanil
Hubungan Asfiksia Neonatorum Dan Kejang Neonatorum Di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto Periode 2016-2017 Abdul Khanis; Mustika Ratnaningsih Purbo
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6181

Abstract

Kejang neonatorum adalah kejang yang terjadi pada bayi baru lahir hingga usia 28 hari. Kejang neonatorum merupakan tanda bahaya atau keadaan darurat yang harus cepat ditangani agar tidak meningkatkan angka mortalitas dan morbiditas. Penyebab kejang neonatorum bermacam-macam, Hipoksik Iskemik Ensefalopati (HIE) adalah penyebab kejang neonatorum terbanyak. HIE adalah kondisi dimana terjadi penurunan kadar oksigen dan darah menuju otak. HIE ini merupakan komplikasi neurologi dari asfiksia neonatorum. Sehingga pada penelitian ini peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh asfiksia neonatorum terhadap kejang neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2016-2017. Untuk mengetahui hubungan asfiksia neonatorum dan kejang neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2016-2017. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode case control. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok kasus terdiri dari 32 kejang neonatorum dan kelompok kontrol terdiri dari 32 neonatorum tidak kejang. Setiap kelompok akan dilihat kejadian asfiksia neonatorum dan tidak asfiksia neonatorum. Data diamati kemudian dianalisis menggunakan Chi-square. Terdapat hubungan antara asfiksia neonatorum dan kejang neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2016-2017 (P < 0,05; OR 2,79). Asfiksia neonatorum memiliki risiko 2 kali lebih besar menyebabkan kejang neonatorum dibandingkan kelompok tidak asfiksia neonatorum.Kata Kunci : Kejang neonatorum, asfiksia neonatorum
Metode K-Means untuk Mengelompokkan Alumni Berdasarkan Waktu Mencari Pekerjaan Ridho Muktiadi; Abid Yanuar Badharudin
Sainteks Vol 16, No 1 (2019): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v16i1.7019

Abstract

Alumni Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sampai dengan tahun 2018 mencapai 31.178 alumni. Melalui alumni perguruan tinggi dapat melakukan perbaikan dan penyesuian kurikulum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Tracer study menjadi upaya UMP untuk memperoleh data alumni dari semua tahun lulusan yang sudah disajikan dalam bentuk sistem informasi tracer study (tracer.ump.ac.id). Hasil dari tracer study dikelompokan berdasarkan waktu mencari kerja dengan menggunakan metode K-Means. Terdapat 3 kelompok yaitu: Sangat Baik, kelompok 2 yaitu Baik, Cukup dan Kurang dan kelompok 3 : Sangat Kurang. Sistem dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai sarana penyimpanan data. Pengujian sistem dilakukan dengan menguji sistem secara fungsionalitas dan pengujian penerapan metode K-Means. Dari hasil pengujian sistem yang dilakukan menunjukkan sistem dapat mengelompokkan data tracer study sebanyak 2.716 ke dalam 3 kelompok yang sudah ditentukan.Kata Kunci: K-Means, Waktu Mencari Kerja, Tracer Study, Alumni
DENTIFIKASI POTENSI DAN PENGEMBANGAN UBI KAYU DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI WILAYAH KABUPATEN BANJARNEGARA Sarno Sarno
Sainteks Vol 9, No 1 (2012): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v9i1.293

Abstract

This study aims to research and identification potency of each distric that have the cassava commodity is superior and distribution model of each distric in Banjarnegara regency. The research used is case study and convering 20 distric at Banjarnegara regency FY2008. Data analysis conducted using Location Quotient (LQ), Shift Analysis (SA), Super Impose (SI), Locallization Coefisien, Spesiallization Coefisien. The research result reveals that : (a) The all distric in Banjarnegara regency that have potency to developed cassava that base the harvest and production, (b). The cassava is the superior commodity at Purwonegoro, Bawang, Sigaluh, Punggelan, Karangkobar distric’s and it is not the superior commodity at Susukan, Purworejo Klampok, Mandiraja, Banjarnegara, Madukara, Banjarmangu, Wanadadi, Rakit, Pagentan, Pejawaran, Wanayasa, Kalibening, Pagedongan, and Pandanarum distric’s, (c). The cassava distribution commodity model of each distric in Banjarnegara regency that the cassava is not distribution equally or the location is not everywhere at each distric, except Purwonegoro distric’s is distribution equally, and the all distric’s in Banjarnegara regency are not have speciallitation in activity to developed cassava commodity so the comparative advantage is not same, except Purwonegoro, Bawang, Sigaluh, Punggelan, and Karangkobar distric’s that are have speciallitation in activity to developed cassava commodity so the comparative advantage is same. Keywords : Cassava Commodity, Superior, Distric, Banjarnegara
Kesesuaian Pemeriksaan Spirometri Dan Foto Thorax Posteroanterior Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis Berdasarkan Analisis kesepakatan Kappa Cohen Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Soegimin Adi Soewarno; Yunia Annisa
Sainteks Vol 13, No 1 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i1.1494

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit pada saluran pernapasan yang menyebabkan gangguan aliran udara di paru dan menyebabkan keadaan hipoksia pada jaringan tubuh.PPOK merupakan penyakit ketiga penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia serta menyebabkan kesakitan yang bersifat seumur hidup pada penderitanya.Penyakit ini merupakan penyakit paru kronik bersifat irreversibel atau reversibel parsial yang banyak diderita oleh masyarakat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 600 juta orang menderita PPOK di seluruh dunia. Dan ini diperkirakan akan terus meningkat. Di Indonesia, diperkirakan terdapat 4,8 juta (5,6%) penderita Prevalensi lebih tinggi pada laki-laki daripada perempuan dan meningkat dengan bertambahnya usia. PPOK lebih sering pada yang masih aktif merokok danbekas perokok dan meningkat dengan banyak jumlah rokok yang dikonsumsi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kesesuaian pemeriksaan spirometri dan foto thorax postero anterior pada pasien penyakit paru obstruksi kronis. Penelitian ini telah dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada bulan Januari–Februari 2015. Jenis penelitiannya bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 50 pasien dipilih dengan teknik fixed disease sampling. Instrumen penelitian berupa alat pemeriksaan spirometri dan foto thorax PA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan koefisien kesepakatan Kappa Cohen dan chi kuadrat melalui program SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan koefisien kesepakatan Kappa Cohen = 0.27 dan nilai p = 0.143. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kesesuaian yang rendah antara pemeriksaan spirometri dan foto thorax PA pada penderita PPOK dan secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan.Pemeriksa disarankan untuk meningkatkan ketelitian intra pengamat dalam membaca foto thorax PA untuk mendapatkan sebuah diagnosis yang lebih akurat. Kata kunci: spirometri-foto thorax PA-PPOK

Page 9 of 25 | Total Record : 246