cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
ANALISA PERBANDINGAN OPTIMALISASI MANAJEMEN BANDWIDTH MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE QUEUE TREE DAN SIMPLE QUEUE (Studi Kasus Asrama Bogani Yogyakarta Ratmakan GM 1/693 Moh Erzal Arighi Damopolii; Suwanto Raharjo; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 1: Juni 2021
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet telah menjadi kebutuhan sehari – hari manusia pada jaman ini. Dengan adanya internet mempermudah beberapa kegiatan-kegiatan, penggunaan internet secara masal dapat menyebabkan terjadinya penuruna performansi jaringan seiring bertambahnya pengguna jaringan. Melakukan manajemen bandwidth bisa menjawab beberapa masalah yang ada dikarenakan dengan melakukan manajemen bisa mengatur penggunaan bandwidth yang berlebihan dan membatasi akses bandwidth beberapa user. Manajemen bandwidth dilakukan dengan menggunakan dua metode untuk menentukan metode yang mana paling optimal diterapkan di jaringan internet Asrama Bogani antara simple queue dan queue tree. Sebelum melakukan penerapan terhadap kedua metode, dilakukan beberapa langka seperti pengumpulan beberapa informasi dengan melakukan analisa jaringan terdahulu sebelum menerapkan manajemen bandwidth. Setelah semua selesai dilakukan analisis didapatkan hasil dengan beberapa keunggulan masing-masing metode, simple queue adalah metode yang mudah diterapkan sedangkan queue tree harus menggunakan mangle terlebih dahulu agar berjalan dengan maksimal, metode yang optimal untuk diterapkan pada jaringan Asrama Bogani dengan metode queue tree walaupun dalam prakteknya memakan banyak waktu dan pengetahuan dibandingkan simple queue.
SIMULASI PERBANDINGAN LOAD BALANCING DENGAN METODE PCC, ECMP, DAN NTH MENGGUNAKAN GNS3 Reza Pakiding; Catur Iswahyudi; Renna Yanwastika Ariyana
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 1: Juni 2021
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing merupakan salah satu upaya untuk memaksimalkan kualitas jaringan. Dengan diterapkannya load balancing dalam suatu jaringan maka traffic akan berjalan optimal, throughput dapat maksimal, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi. Penelitian ini membahas perbandingan kinerja load balancing dengan metode Per Connection Classifer (PCC), Equal Cost Multi Path (ECMP) dan Nth menggunakan aplikasi simulasi GNS3 dengan sistem oprasi MikrotikOS dalam implementasinya. Penelitian menggunakan studi kasus topologi jaringan Kampus Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Penelitian diterapkan dengan melakukan konfigurasi pada masing-masing metode kemudian dilakukan pengujian Quality of Service dengan parameter delay, jitter, packet loss, throughput, pengujian pembagian jalur traffic dan pengujian beban CPU Load pada sisi router. Hasil penelitian berupa perbandingan kualitas jaringan berdasarkan pengujian yang digunakan dengan hasil pengujian Quality of Service parameter delay, jitter, packet loss dan throughput metode PCC mendapat nilai lebih baik diantra metode lainnya, pada pengujian CPU Load metode Nth lebih baik diantara metode lainnya dengan nilai CPU Load mencapai 32%, metode ECMP 34% dan metode PCC 61%. Pada pengujian pembagian traffic metode PCC dan Nth dapat melakukan pembagian traffic secara merata melalui kedua sumber internet sedangkan metode ECMP hanya menggunakan salah satu jalur ketika melakukan aktifitas.
ANALISIS KEAMANAN SISTEM APLIKASI E-COMMERCE MENGGUNAKAN METODE SCANNING Rizqi Aji Nugroho; Suwanto Raharjo; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 1: Juni 2021
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi dalam sebuah website menjadi sangat penting. Keamanan informasi sebuah website merupakan salah satu prioritas yang sangat utama bagi seorang web development. Permasalahan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelemahan website E-Commerce yang sering digunakan oleh kebanyakan orang Indonesia. Pada Penelitian ini dilakukan metode scanning dengan menggunakan software dari acunetix. Hasil penelitian celah keamanan pada website e-commerce yang sering digunakan di Indonesia, ada beberapa celah keamanan yang ditemukan pada website Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli, dan Bukalapak dan ELS Computer yaitu : TLS 1.0 enabled, HTML form without CSRF protection, Cookie(s) without HttpOnly flag set, Cookie(s) without Secure flag set, Clickjacking: X-FrameOptions header missing, CORS (Cross-Origin Resource Sharing) origin validation failure, Cross site scripting. Dari hasil pengujian pada website Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli, dan Bukalapak dan ELS Computer menunjukkan 91% pada level medium yang artinya website Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli, dan Bukalapak dan ELS Computer masih bisa terkena serangan hacker.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN PROTOKOL TCP/IP & USER DATAGRAM PROTOKOL (STUDI KASUS YOUTUBE DAN SERVER FTP LOKAL) Muhammad Angga Akbar; Joko Triyono; Erna Kumalasari Nurmawati
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan internet menggunakan protokol untuk jembatan komunikasi, pengujian ini menggunakan studi kasus local FTP server untuk protokol TCP/IP dan youtube untuk User Datagram Protokol (UDP), dengan mencari perbedaan pada sisi kecepatan transfer data. dengan kita mengetahui perbedaan kualitas antar protokol akan dapat mengetahui protokol mana yang sesuai dengan penggunaan. Pengujian ini menggunkan metode TIPHON sebagai acuan dasar dari kualitas pada suatu jaringan, dengan menggunakan software Wireshark dan parameter pengujian menggunakan delay, jitter, package loss, throughput, ping dan kualitas video. Hasil pengujian pada protokol TCP/IP menunjukan bahwa delay tertinggi pada pengujian pertama 0,6733 ms, jitter tertinggi pada pengujian ke-4 0,0338 ms, package loss tertinggi pada pengujian pertama 0,9131% dan throughput tertinggi pada pengujian ke-10 0,021 MB. Pengujian pada protokol UDP menunjukan bahwa delay tertinggi pada pengujian pertama 0,0357ms, jitter tertinggi pada pengujian pertama 0,0401ms, package loss tertinggi pada pengujian ke-3 0,6797% dan throughput tertinggi pada pengujian ke-5 0,1893MB. Sehingga pada protokol TCP/IP menjadi protokol yang baik dalam mengirimkan data secara keseluruhan di bandingkan dengan UDP dengan tingkat throughput yang tinggi.
IMPLEMENTASI DAN OPTIMALISASI HOTSPOT WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) MENGGUNAKAN METODE MESH MADE EASY Amran Syahrul Iriawan Putra; Catur Iswahyudi; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotspot merupakan area bersinyal merujuk kepada tempat tertentu yang memiliki layanan internet dengan menggunakan teknologi wireless. Permasalahan yang sering dialami pada hotspot biasanya terdapat pada cakupan area dan mekanisme infrastruktur jaringan yang dibangun misalnya, terdapat spot atau titik-titik tertentu yang sering mengalami Dead spot. Dead spot diartikan dimana suatu area yang tidak ter-coverage baik oleh sinyal dari perangkat router wireless akibatnya, pengguna tidak dapat merasakan fleksilibitas pada teknologi wireless yang biasa disebut dengan hotspot. Dalam menganangi permasalahan tersebut Wireless Distribution System menjadi suatu metode perluasan jangkauan jaringan wireless dengan menggunakan dua atau lebih access point sebagai sarana untuk memberikan efek redundant dan roaming bagi pengguna layanan hotspot, kemudian dikombinasikan dengan routing Mesh Made Easy yang memungkinkan access point dapat saling terkoneksi dan berkomunikasi sehingga mengurangi terputusnya koneksi pengguna pada wireless serta meminimalisir area yang mengalami dead spot. Setelah dilakukan implementasi, pengujian dan analisa menunjukan penerapan Wireless Distribution System metode Mesh Made Easy yang menggunakan perangkat jaringan mikroTik, perangkat client terhadap access point dengan jarak 1 meter, 4 meter, 7 meter dan 10 meter yang sudah di WDS Mesh rata-rata Signal Strength hasil yang diperoleh -60,25 dBm, rata-rata Signal to Noise hasil yang diperoleh 39,75 dB, rata-rata CCQ hasil yang diperoleh 70,25% dan rata-rata Throughput hasil yang diperoleh 41,341 kbps dapat dikategorikan Good (Baik).
SIMULASI MANAJEMEN DAN AUTENTIKASI USER HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKHMON SERVER PADA LAB BASIS DATA INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA Gilang Maulana Iskhaq; Joko Triyono; Rr.Y. Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Laboratorium Basis Data IST AKPRIND Yogyakarta bagi mahasiswa yang sedang melakukan penelitian penggunaan akses internet melalui media wireless, sistem autentikasi dan otorisasi konvensional dimana database user tersimpan disetiap perangkat tentu akan menjadi tidak efisien untuk setiap administrator jaringan. Penelitian ini menggunaka metode PPDIOO merupakan metode perancangan jaringan dari Cisco atau biasa disebut sebagai siklus hidup layanan jaringan Cisco yang dirancang untuk mendukung berkembangnya jaringan. Sedangkan untuk metode perancangan jaringan menggunakan metode Top-Down, dimana metodologi ini berfokus pada membangun jaringan lokal. Hasil dari penelitian ini didapatkan kecepatan data dari profil dosen dan profil mahasiswa dibawah batas rate limit yang yang ada pada pengaturan mikrotik. Dengan menggunakan mikhmon server memberikan keamanan yang baik untuk client melalui autentikasi, otorisasi, dan pendaftaran user secara terpusat, sehingga tidak ada pengguna jaringan wireless yang tidak sah, serta memberi kemudahan pada sisi administrator jaringan
MEMBANGUN SISTEM PENGENDALI LAMPU MENGGUNAKAN JARINGAN WI-FI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Fadly Isnureza Sarwadyanto; Catur Iswahyudi; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat sayang jika tidak memanfaatkannya dengan baik terutama dibidang internet, aplikasi dan komponen elektronika yang dahulu mungkin komponen sulit dijangkau untuk dimanfaatkan secara umum dikarenakan mempunyai nilai harga yang tinggi. Internet of things ( IoT) menggambarkan jaringan atau benda fisik yang tertanam dengan sensor, perangkat lunak, dan teknologi lainnya untuk keperluan menghubungkan atau bertukar data dengan perangkat lain melalui Internet. Dengan permasalahan tersebut memanfaatkan kemajuan teknologi internet yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari dengan adanya koneksi wifi yang berkelanjutan menjadi media perantara mikrokontroler dengan konsep smart home berbasis internet of thing (iot) dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan purwarupa sebagai media untuk merealisasikannya dengan modul relay 4 channel serta lampu sebagai outputnya.Purwarupa tersebut menerapkan nodemcu esp8266 sebagai mikrokontroler dengan menanamkan sistem tertanam berupa bootloader menggunakan arduino IDE dan diambil data lalu analisis akurasi jarak jangkau, delay outputnya dan konsumsi data per bytes menggunakan wireshark.Dari data yang telah di analisa tersebut disimpulkan bahwa esp8266 menjangkau koneksi kurang dari 50m dari letak WAP dan delay terpengaruh oleh kualitas koneksi internet serta nodemcu esp8266 mengkonsumsi data lebih besar daripada app blynk.
PERANCANGAN JARINGAN DAN KEAMANAN FIREWALL PACKET FILTERING MENGGUNAKAN METODE TOP DOWN (Studi Kasus Asrama Mahasiswa J.C Oeavaang Oearay Kalimantan Barat) Jacky Murdianto; Prita Haryani; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama mahasiswa J.C Oeavaang Oearay Kalimantan Barat sebelumnya sudah mempunyai rancangan jaringan WLAN (Wireless Local Area Network). Rancangan tersebut hanya dilengkapi dengan keamanan menggunakan validasi user dan password. Tentu saja hal ini kurang efektif karena pihak luar masih dapat mengakses jaringan dan tanpa keamanan yang lebih sangat rentan dengan pencurian data. Tujuan membuat rancangan jaringan dan keamanan firewall dengan menggunakan metode Top-Down adalah solusi untuk menyelesaikan masalah yang ada di asrama mahasiswa J.C Oeavaang Oearay Kalimantan Barat. Tahapan dengan metode Top-Down terdiri dari analisis kebutuhan, desain jaringan logika, desain jaringan fisik, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode PPDIOO karena dengan kebutuhan layanan jaringan yang semakin lengkap, maka dibutuhkan suatu metodologi yang mendukung perancangan arsitektur serta disain jaringan. Oleh karena itu, pada penelitian ini menggunakan firewall dan pengujian seperti tes Ping, Tracert, dan Mail Server. Hasil perancangan jaringan dan keamanan jaringan firewall di asrama mahasiswa J.C Oeavaang Oearay Kalimantan Barat berjalan dengan baik dan bisa dijadikan pedoman untuk diimplementasikan.
ANALISA DAN PENERAPAN KEAMANAN JARINGAN MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE DETEKSI PORT SCANNING BERBASIS FIREWALL Ady Aryantho; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Dan Penerapan Keamanan Jaringan Mikrotik Menggunakan Metode Deteksi Port Scanning Berbasis Firewall adalah metode yang digunakan untuk keamanan jaringan mikrotik dalam lingkup kecil umumnya terdapat dalam jaringan internet berbasis LAN (Local Area Network). Karena pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat teknologi sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. seiring dengan perkembangan teknologi Informasi saat ini yang selalu berubah, menjadikan keamanan suatu informasi sangatlah penting. Begitu juga dengan komunikasi data, mulai dari koneksi antar dua komputer hingga jaringan computer. Pada umumnya serangan yang biasa dilakukan yang berhubungan dengan jaringan komputer berbasis pada mikrotik yaitu mencoba untuk mendapatkan akses kedalam mikrotik secara langsung dan juga untuk mengetahui informasi tentang data jaringan yang digunakan melalui port-port yang terbuka. Yang sebenarnya memiliki tujuan utama untuk dapat memanipulasi data jaringan yang digunakan serta menguasai jaringan tersebut. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan keamanan pada jaringan mikrotik dan port-port yang terhubung dengan mikrotik itu sendiri. Caranya dengan melakukan pengamanan akses ke dalam mikrotik dengan menggunakan metode Port Knocking, metode keamanan ini memiliki fungsi untuk memberikan akses ke administrator jaringan atau user dengan mengikut langkah-langkah atau aturan yang telah dibuat. Aturan-aturan tersebut yang nantinya merupakan kunci untuk mendapatkan akses kedalam mikrotik, sehingga hanya user atau administrator yang mengetahui pola kunci tersebut yang dapat masuk dan mengakses mikrotik. Sedangkan untuk mengamankan port-port yang terdapat dalam mikrotik, maka digunakan metode keamanan Port Scanning. Fungsi dari Port Scanning sendiri yaitu untuk mengamankan dan menyamarkan port-port yang terdapat dalam mikrotik, sehingga saat dilakukan scanning dari user yang tidak bertanggung jawab, maka tugas dari metode keamanan ini akan menyamarkan port- port tersebut agar tidak terdeteksi oleh penyerang. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan melakukan Implementasi serta pengujian untuk mendapatkan hasil dan mengetahui fungsi beserta kegunaan dari masing-masing metode keamanan jaringan tersebut. Hasil yang diberikan nantinya berupa data hasil percobaan saat dilakukan serangan atau uji coba serangan dari masing-masing metode keamanan tersebut. Pada akhirnya penggunaan kedua metode keamanan ini diharapkan mampu membantu adminstrator jaringan dalam mengamankan jaringan komputer berbasis mikrotik dalam lingkup area yang kecil atau Local Area Network.
PERANCANGAN PROTOTYPE SMART GARDEN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN WIRELESS LOCAL AREA NETWORK (WLAN) Ahmad irfa’i; Suwanto Raharjo; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya di bidang perkebunan dan perkotaan sudah berkembang dari waktu ke waktu. Diantaranya dalam melakukan penyiraman dan menyalakan lampu di perkebunan. Dalam melakukan perawatan tanaman ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar tanaman tetap terjaga dan tumbuh dengan baik diantaranya adalah kelembapan tanah dan intensitas cahaya. Menjaga kelembapan tanah umumnya dilakukan dengan menyiram manual secara rutin. Orang yang memiliki tanaman sebagian besar meletakkan tanamannya di tempat yang terkena sinar matahari untuk memenuhi kebutuhan fotosintesis. Namun, kegiatan-kegiatan tersebut masih dikerjakan secara manual oleh pemiliknya. Dalam memanfaatkan salah satu perkembangan teknologi dapat memanfaatkan konektivitas jaringan internet dalam mengakses dan mengontrol perangkat jarak jauh dengan menggunakan sistem kendali. Konsep ini disebut Internet of Things (IoT) yang bisa memudahkan aktivitas pemeliharaan ekosistem dalam smart garden. Alat yang diperlukan untuk mengontrol sistem pencahayaan dan penyiraman tanaman dari jarak jauh menggunakan smartphone (telepon pintar). Dengan mengontrol tombol perintah on/off melalui alat sistem kendali yang dikirimkan ke alat smart garden. Sistem ini terdiri dari komponen-komponen utama seperti mikrokontroler Wemos D1, Relay 4 Chanel, Lampu dan Pompa air. Pemrograman menggunakan Arduino IDE yang dilakukan pada Wemos D1 dan pembuatan aplikasi untuk smart phone android. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan perhitungan jangkauan jarak pada koneksi wifi pada wemos D1 pada sistem kendali smartphone, sehingga dapat menggambarkan berapa jangkauan jarak maksimal untuk sistem pengendalian alat mikrokontroler dan menentukan jarak yang tidak terdeteksi jangkauan oleh wemos d1. Selanjutnya melakukan perhitungan untuk menentukan jarak yang ideal dalam pengendalian terhadap sistem kendali smartphone pada alat mikrokontroler smart garden. Pengujian yang telah dilakukan berdasarkan jarak dari 1 meter sampai 30 meter pada pengujian ini menghasilkan jarak maksimal untuk melakukan  pengontrolan pada sistem kendali smartphone adalah  20 meter. Semakin dekat jarak antara kendali smartphone dengan wemos d1 maka jangkauan sinyal wifi yang diberikan akan semakin kuat terkoneksi. Apabila jarak melebihi dari 20 meter maka jangkauan pada wifi wemos d1 tidak dapat terkoneksi. Pada sistem kendali smart garden berdasarkan pengujian maka dapat berjalan dengan lancar apabila  tidak terhambat sinyal koneksi wifi disekitar yang lebih kuat.