cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
PERANCANGAN DAN MONITORING WIRELEES MESH NETWORKING DENGAN ZABBIX PADA LAB JARINGAN KOMPUTER KAMPUS 3 IST AKPRIND YOGYAKARTA Rumma Fadlilah B; Prita Haryani; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4568

Abstract

Biasanya jaringan yang digunakan dalam dunia pendidikan biasanya mengunakan wireless distribution system (WDS), salah satu contoh penggunaan jaringan dalam dunia pendidikan adalah penggunaan wifi pada kampus perguruan tinggi sebagai contohnyakampus IST AKPRIND Yogyakarta, dalam penggunaan nya terkadang jaringan sering terhalang oleh jarak serta terhalang tembok yang membuat performa dari jaringan tersebut kurang stabil serta terkadang bila terlalu jauh dari jangkauan access point yang terpasang,sehingga membuat perkembangan jaringan khususnya pada jaringan wireless yang menyediakan bermacam-macam layanan seperti Wireless Mesh Network (WMN) yang muncul sebagai teknologi yang dapat diandalkan dengan berbagai keunggulan dibandingkan dengan wireless yang umum digunakan. Pada jaringan WDS yang digunakan oleh LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER KAMPUS 3 IST AKPRIND masih menggunakan beberapa access point serta penguat sinyal atau extender sehingga membuat jangkauan internet yang tersedia dapat mencangkup secara luas, namun terkadang hal tersebut masih memiliki kekurangan yaitu adanya area buta atau kurang maksimalnya jaringan karena hanya memiliki satu jalur dalam area cangkupan yang luas, sehingga membuat user mendapati beberapa kendala yang sering dialami dalam kinerjajaringan internet yang dipakai. Hal tersebut biasanya diakibatkan oleh adanya halangan atau benda padat yang menghalangi sinyal dari access point yang ada, maka oleh sebab itu munculah WMN sebagai solusi permasalahan tersebut. Oleh karena itu dilakukanlah monitoring jaringan internet yang ada dengan menggunakan ZABBIX guna mempermudah admin dalam melakukan kegiatan tersebut. Rancangan jaringan WMN dapat membantu pengelola dalam meminimalisir area atau titik buta pada penyebaran jaringan internet dalam ruangan Laboratorium jaringan komputer kampus 3 IST AKRPIND YOGYAKARTA.
ANALISIS DAN SIMULASI JARINGAN INTERNET OF THINGS DI SDN 3 MUARA LAKITAN MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER Ade Rizki Saputra; Suwanto Raharjo; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i1.4771

Abstract

SDN 3 Muara Lakitan sebagai tempat untuk menempuh pendidikan disekolah tersebutsudah mempunyai wlan (wireless local area network) atau dalam bahasa umumnya disebut wi-fi(wireless fidelity) adalah teknologi untuk menghubungkan prangkat komputer tanpa menggunakanmedia transmisi kabel. Namun dalam sekolah tersebut belum menerapkan sistem iot dalamlingkungan sekolahnya oleh karena itu dalam penelitian ini akan membahas Simulasi JaringanInternet Of Thing di SDN 3 Muara Lakitan dengan memanfaatkan aplikasi cisco packet tracer untukmembuat simulasi Internet Of Thing di SDN 3 Muara Lakitan yang dibutuhkan oleh sekolahtersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode pengumpulan data(kepustakaan, pbservasi, wawancara, dan dokumentasi) dan metode pengembagan jaringanmenggunakan metode PPDIOO (prepare, plan, desingn, implement, operate, dan optimize) Hasilakhir dalam penelitian ini berupa tebagunnya sebuah simulasi IoT SDN 3 Muara Lakitan denganmenggunakan pengujian blackbox pada pengujian memberikan hasil yang baik untuk semuakondisi tanpa ditemukan error dalam skenario pengujian.
ANALISIS DAN PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN MODEL TOP-DOWN DI SMA SANTO THOMAS YOGYAKARTA Hilarion Yogi; Prita Haryani; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini teknologi berkembang dengan pesat dan telah mulai masuk kedalam semua aspek bidang, salah satunya adalah perkembangan teknologi jaringan di bidang pendidikan. Namun, belum semua perkembangan teknologi jaringan tersebut telah diterapkan di SMA SANTO THOMAS Yogyakarta, sehingga muncul permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah tentang bagaimana bisa menganalisis dan memanfaatkan teknologi jaringan untuk membantu proses belajar mengajar di ruang sekolah.Teknologi jaringan yang akan diterapkan nantinya dapat membantu dalam melakukan share data ataupun perangkat didalam satu ruang sekolah. Oleh karena itu penulis memberikan solusi dengan menganalisis kebutuhan dalam melakukan perancangan jaringan menggunakan metode top dwon. Untuk perancangan jaringan yang lebih baik ini hanya berupa desain bentuk ruang denganjumlah komputer yang telah disambungkan dengan jaringan. Dimana hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa analisis dan perancangan jaringan menggunakan metode top dwon pada SMA SANTO THOMAS Ygyakarta yang sekiranya nanti dapat diimplementasikan lebih lanjut sehingga mampu untuk diterapkan dalam membantu proses belajar mengajar Online atau Offline di SMA SANTO THOMAS Yogyakarta.  
PERBANDINGAN IMPLEMENTASI PRIVATE CLOUD STORAGE MENGGUNAKAN OWNCLOUD DAN NEXTCLOUD PADA PONDOK PESANTREN MAHASISWA AR-ROYYAAN BAITUL HAMDI YOGYAKARTA Mustofa Wisnu Dhamara1; Suwanto Raharjo; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4775

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini telah membuat data dan informasi menjadi hal yang penting dalam suatu instansi. Salah satu solusi untuk penyimpanan data dan informasi yaitu dengan metode cloud computing, cloud computing mempunyai kelebihan yaitu on-demand self service, broad network access, resource pooling, rapid elasticity, measured service. Penelitian ini membangun private cloud storage dengan memanfaatkan software Owncloud atau Nextcloud, yang akan dipilih mana yang cocok yang akan diterapkan pada Ponpes Mahasiswa Ar-Royyaan Baitul Hamdi Yogyakarta. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengujian Beta, pengujian Blackbox dan pengujian Apache Bench. Hasil pengujian Beta dengan melakukan kuesioner yaitu, Nextcloud mendapatkan hasil pada parameter ease of learning sebesar 79,9 %, satisfaction sebesar 81,7 %, usefulnes sebesar 76,2 %, ease of use sebesar 76,4 %, sedangkan pada Owncloud mendapatkan hasil pada parameter ease of learning sebesar 73,1 %, satisfaction sebesar 76,8 %, usefulnes sebesar 78,7 %, ease of use sebesar 78,6%. Pengujian Blackbox aplikasi Owncloud dan Nextcloud sama-sama berhasil dan berjalan dengan baik secara fungsionalitas, dan berdasarkan pengujian Apache Bench Nextcloud mendapat hasil rata-rata requests per second sebesar 654,54 dan percentage of the requests served within a certain time (ms) sebesar 2650 ms sedangkan Owncloud sebesar 469,15 dan 2168 ms. Hasil 3 pengujian tersebut menunjukan Nextcloud lebih cocok diimplementasikan pada server di pondok pesantren.
IMPLEMENTASI CAPsMAN DAN LOAD BALANCING GROUP UNTUK MENGELOLA JARINGAN HOTSPOT (Study Kasus Rumah Kos 106D Karanggayam) Rizki Pratama; Suwanto Raharjo; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4777

Abstract

Rumah kost 106D memanfaatkan teknologi internet sebagai salah satu layanan epada penghuni kost yang membutuhkan koneksi internet, dengan adanya 3 lantai dan access point tiap lantainya, maka ditemukan masalah yaitu kurangnya manajemen access point secara terpusat. Oleh karena itu dibutuhkan rancangan pengelolaan jaringan internet dengan menggunakan fitur CAPsMAN dan Load Balacing group untuk menyeimbangkan client yang terkoneksi ke access point agar beban client yang terkoneksi dapat dibagi rata. Setelah menerapkan Load Balancing Group, maka ketika ada perangkat yang ingin terkoneksi ke salah satu AP, maka router akan melihat jumlah client yang terhubung ke access point terlebih dahulu. Jika jumlah client masih sama maka client dapat langsung terkoneksi. Namun jika client sudah tidak imbang maka router akan mengalihkan client tersebut ke access point yang lain. Hasil rata- rata pengujian kekuatan sinyal pada CAPsMan didapatkan nilai pada Lantai 1 area Barat yaitu - 51 dBm, area Tengah dengan hasil -44 dBm dan area Timur -53 dBm. Nilai rata-rata pada Lantai 2 area Barat yaitu -54 dBm, area Tengah dengan hasil -51 dBm dan area Timur -43 dBm. Nilai rata rata pada Lantai 3 area Barat yaitu -57 dBm, area Tengah dengan hasil -46 dBm dan area Timur -41 dBm. Hasil pengujian kekuatan sinyal mendapatkan hasil >-60 dengan kategori yang sangat bagus untuk tiap lantainya.
PERANCANGAN THERMOMETER INFRARED OTOMATIS BERBASIS IoT MENGGUNAKAN JARINGAN INTERNET UNTUK PENDATAAN SUHU DAN PELACAKAN PENGUNJUNG Tri Anto; Prita Haryani; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i1.4779

Abstract

Virus Corona (COVID-19) telah melanda sejumlah besar negara. Jutaan orang sudah terinfeksi virus corona (COVID-19). Salah satu indikator orang terinfeksi virus corona (COVID-19) adalah suhu badan yang tinggi, yang dapat diketahui dengan melakukan pengukuran dengan thermometer. Namun thermometer ini masih menggunakan cara manual dalam system kontrolnya dan tidak adanya system pendataan yang bisa dilihat/monitor. Maka dari itu diperlukan sebuah system thermometer yang dapat dikontrol secara otomatis serta dapat melakukan pendataan yang dapat dipantau dengan website. Dalam pengujian system ini menggunakan 2 metode pengujian yaitu pada sisi alat menggunakan metode White Box Testing sedangkan pada sisi website menggunakan metode Black Box Testing. Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif dalam menganalisis hasil dari system dengan menggunakan parameter jarak antara sumber jaringan internet dengan alat. Protoype ini menggunakan dua buah mikrokontroler yaitu menggunakan NodeMCU serta menggunakan Arduino. Hasil penelitian ini berupa alat berbentuk prototype untuk mengukur suhu secara otomatis dan website sebagai media pendataan yang keduanya dapat saling terhubung dengan menggunakan jaringan internet wifi. Prototype ini memiliki kalibrasi 1 ºC jika dibandingkan dengan thermometer standar. Hasil pengukuran suhu yang tepat dan akurat didapatkan dengan jarak objek dengan prototype 1-2 cm. Jarak maksimal sumber jaringan internet dengan prototype adalah < 20 m.
ANALISIS KEAMANAN JARINGAN MIKROTIK ISP INDONESIA MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE SCADA SHODAN DENGAN METODE EXPLOIT WINBOX CRITICAL VULNERABILITY Julianto; Suwanto Raharjo; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i1.4780

Abstract

Mikrotik sudah sangat familiar bagi pengguna internet di Indonesia sebagai sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network. Disamping itu masalah yang sering terjadi pada router mikrotik terhadap sisi pengguna tidak meningkatkan versi mikrotik yang memiliki celah kerentanan mikrotik v6.42-v6.28 sehingga mudah diexploit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem keamanan akses router mikrotik serta melakukan cara mitigasi atau pencegahan dan solusi keamanan dari serangan Exploit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen, studi pustaka dan simulasi. Dalam melakukan ujicoba, penelitian ini menggunakan teknik Exploit winbox critical vulnerability terhadap perangkat mikrotik yang diketahui masih memiliki celah keamanan dengan memanfaatkan search engine scada shodan sebagai pencari Ip publik dari mikrotik. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu menyimpulkan dan memberikan solusi bagaimana cara menanggulangi dan mencegah kembali serangan terhadap masalah keamanan akses router mikrotik dari serangan exploit dalam hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi IT security instansi atau perusahaan untuk mengamankan router mikrotik dari serangan exploit.
MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE QUEUE TREE DAN KEAMANAN HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKROTIK OS DAN GNS3 DI BALAI DESA SIDOREJO Rio Ponco Negoro Muhammad Hakim; Suwanto Raharjo; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i1.4781

Abstract

Di Balai Desa terdapat sebuah infrastruktur jaringan internet, tetapi pada jaringan tersebut belum adanya sebuah manajamen jaringan yang baik ataupun sehat dan keamanan jaringan yang baik, sehingga perlu adanya manajemen bandwidth dan keamanan jaringan di Balai Desa Sidorejo agar setiap penggunaya bisa mendapatkan batas limit internet yang merata. Hasil pengujian Queue Tree pada Mikrotik OS dan GNS3 di Balai Desa mendapatkan hasil pembagian bandwidth yang lebih merata untuk setiap penggunanya dan akses internet lebih stabil dan lancar karena sudah mendapatkan batasan bandwidth per-setiap pengguna. Dan adanya pemblokiran situs atau web dan login page, pengguna yang terhubung tidak bisa mengakses situs-situs yang negative, dan jaringan internet tidak mudah untuk diakses oleh sembarang orang, sehingga jaringan internet menjadi lebih sehat untuk dikases dan tidak mensalahgunakan akses internet untuk hal-hal yang kurang baik.
IMPLEMENTASI PENDAFTARAN HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKROTIK APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (API) PADA JARINGAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM (WDS) UNTUK PENINGKATAN PENGELOLAAN JARINGAN Ahmad Roziqin; Joko Triyono; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i1.4782

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna internet dewasa ini berdampak positif pada perkembangan media konektifitas internet. Tuntunan mobilitas yang tinggi membuat banyak orang beralih menggunaan media pengaksesan internet berbasis wireless ketimbang media wired atau kabel. Salah satu terobosan media wireles ini adalah pengembangan layanan akses internet berbasis hotspot. Metode autentifikasi yang digunakan para penyedia layanan ini berbeda-beda, mulai dengan menggunakan 1 kunci (password) secara bersama dengan metode enksripsi seperti WEP, WPA. Di tinjau dari aspek keamanan, penggunaan captative portal dengan metode 1 kata kunci untuk 1 pengguna lebih baik di bandingkan penggunaan 1 kata kunci secara bersama-sama. Pada layanan ini pengguna harus terlebih dahulu memiliki username dan password yang telah dibuat oleh pengelola hotspot. Berdasarkan dari permasalahan tersebut dihasilkan penelitian yang bertujuan untuk menciptkan sistem pendaftaran hotspot berbasis web agar memudahkan pengguna baru untuk mendapatkan layanan internet dikampus IST AKPRIND. Aplikasi ini dikembangkan berbasis Web dengan memanfaatkan Bahasa Pemograman PHP, API PHP Class MikroTik, dan Database MySQL untuk pendaftaraan, pengelolalaan, dan verifikasi data pengguna. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah kelancaran pengguna layanan hotspot dengan penerapan username dan password untuk tiap pengguna. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi solusi mengatasi permasalah pengelolaan layanan hotspot pada Institut Sains & Teknologi AKPRIND YOGYAKARTA.
PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN JARINGAN UNTUK MENGURANGI KEJAHATAN CYBER MENGGUNAKAN TEKNIK DEMILITARIZED ZONE (DMZ) DAN FIREWALL RULES (Studi Kasus: Laboratorium Basis Data IST AKPRIND) Eka Suteja; Erna Kumalasari N; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4785

Abstract

Konsep keamanan jaringan yang terpasang pada salah satu Laboratorium yang berada di Kampus Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, lebih tepatnya pada Lab Basis Data. Memiliki kemanan jaringan yang kurang baik, dimana lalulintas data pada jaringan tidak terfilter sehingga sistem internal yang ada dalam hal ini adalah perangkat server tidak memiliki pengamanan selain sistem keamanan built in yang ada pada sistem oprasi. Pengguna yang ngakses jaringan internet menggunakan IP Address yang biasa digunakan mahasiswa praktikan dapat juga memasuki jaringan yang digunakan oleh server secara langsung tanpa filter. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode studi keputusan. Sistem yang dibangun dalam keamanan jaringan adalah menggunakan DMZ (Demilitarized Zone) dan Firewall yang merupakan salah satu solusi pengamanan dari jaringan internal. DMZ merupakan interface yang berada diantara area jaringan internal dan eksternal Teknik ini bekerja dengan memisahkan traffic data dengan IP Public internet dan IP Local untuk melindungi server dengan membuat lingkungan khusus dalam jaringan. Hasil dari penelitian menggunakan DMZ dan Firewall pada layanan server. Testing terhadap keamanan dengan mencoba mengakses server yang berada pada area DMZ dan menggunakan tools hack jaringan menggunakan Nmap (Network Mapper) dan hasil testing jaringan komputer Lab Basis Data dapat melakukan filter sehingga lalulintas data server yang ada akan di pisah dari jaringan yang digunakan oleh dosen dan mahasiswa, sehingga server tidak terbebani.