cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
ANALISIS QUALITY OF SERVICE LOW-RATE WIRELLES PERSONAL AREA NETWORK (LR-WPAN) PADA PROTOKOL ZIGBEE Moh. Ishaq Yanuar; Suwanto Raharjo; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan teknologi wireless atau nirkabel memberi pengaruh yang besar dalam banyak hal, khususnya dalam hal komunikasi. Sejak pertama kali dimunculkan, teknologi wireless terus berkembang pesat hingga memunculkan teknologi – teknologi baru. Zigbee merupakan protokol komunikasi hasil pengembangan lanjut dari standar IEEE 802.15.4. Zigbee dibentuk dari aliansi beberapa perusahaan yang mengembangkan low-rate wireless personal area network (LR-WPAN) untuk melakukan standarisasi dari perangkat yang dibuat untuk menggunakan standar yang sama yaitu Zigbee. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kinerja jaringan low-rate wireless personal area network (LR-WPAN) untuk mengetahui kinerja dan tingkat akurasi sensor DHT11 pada protokol Zigbee. Metode analisa data yang dilakukan adalah dengan mengaplikasikan Zigbee untuk protokol pengiriman pesan, kemudian data dari sensor yang dikirim akan diuji QoS, untuk mengetahui Throughput, Packet Loss, End to End Delay (Latency), dan Jitter. Untuk pengukurannya sendiri menggunakan aplikasi Arduino IDE dan XCTU, pada Arduino IDE akan mengcapture pengiriman data antara transmiter dan reciever.Hasil pengujian didapatkan dengan 3 percobaan jarak. Percobaan pertama yaitu menguji dengan jarak 10 meter dalam suhu ruangan dari percobaan tersebut didapatkan hasil suhu sebesar 27,8⁰C dan kelembaban sebesar 46,00% dan pada suhu luar ruangan terbaca 31,4⁰C dan kelembaban 29,00%. Percobaan kedua dilakukan dengan jarak 25 meter pada jarak ini proses pengiriman data sedikit terjadi delay sebesar ±217ms, dan pada jarak 50 meter proses pengiriman data sudah mulai terjadi delay yang besar ±512ms. Proses pengambilan data dengan cara sensor DHT11 sebagai transmiter diletakan dalam ruangan kemudian reciever yang berpindah sesuai jarak yang ditentukan.
PERANCANGAN KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN FIREWALL INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS) TERHADAP SERANGAN BRUTE FORCE DAN IMPLEMENTASI ARP LIST S.A. Puntadheva; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4482

Abstract

Pentingnya keamanan jaringan internet yang baik dan memadai sangat diperlukan dalam pekerjaan yang dilakukan supaya para pengguna dapat menikmati koneksi internet yang aman dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem keamanan jaringan agar setiap user dapat menggunakan jaringan internet secara maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan sistem keamanan brute force dan ARP list. Berdasarkan hasil dari beberapa kali pengujian dibutuhkan waktu empat detik untuk mendeteksi dan memblokir IP dari client yang melakukan serangan brute force ke router mikrotik sedangkan implementasi ARP list yang membatasi akses login ke router mikrotik untuk IP yang tidak ada dalam ARP list membutuhkan waktu kurang dari empat detik.
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN FACE RECOGNITION SEBAGAI PENGGANTI PASSWORD UNTUK PINTU RUANGAN BERBASIS RASPBERRY PI Dewo Pambudi; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4483

Abstract

Teknologi komputer pada saat ini berkembang dengan sangat pesatnya dan merupakan salah satu bidang yang mempunyai peran yang sangat penting dibeberapa aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang security. Pandemi covid-19 telah menyebar hampir di seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Bertambahnya aksi pencurian akibat pandemi covid-19 dikarenakan sistem keamanan ruangan tidak terlindungi dengan baik. Sistem keamanan menggunakan face recognition untuk pintu ruangan sebagai pengganti password lebih baik dibandingkan menggunakan kunci konvensional dikarenakan ruangan hanya bisa diakses oleh wajah yang terdapat pada dataset saja yang memiliki hak akses untuk membuka ruangan tersebut. Penggunaan face recognition juga berguna meminimalisir sentuhan alat untuk mengurangi penularan virus covid-19 dan sistem dapat mengirimkan notifikasi berupa email jika terdeteksi suatu objek wajah yang tidak terdaftar pada dataset. Metode pengenalan wajah yang terdapat pada algoritma haarcascade yaitu LBPH (Local Binary Pattern Histogram), ketika terdeteksi wajah orang maka Raspberry Pi 3 akan membuat Raspberry Pi Camera untuk mengambil citra. Selanjutnya citra yang diambil nantinya akan diproses kemudian dilakukan pencocokan citra dengan dataset. Apabila citra yang diproses mendapatkan kecocokan dengan dataset maka Raspberry Pi 3 akan membuat speaker berbunyi beberapa saat kemudian motor servo membuka pintu. Apabila citra yang diproses tidak menemukan kecocokkan dengan dataset maka Raspberry Pi 3 akan membuat speaker berbunyi dan mengirimkan notifikasi serta mengirimkan citra tersebut ke sebuah email pemilik ruangan. Hasil penelitian ini prototipe yang dibuat mampu membaca data dari dataset yang telah diambil sebelumnya dengan menggunakan Raspberry Pi sebagai alat untuk mengambil sampel wajah dan memproses data dari dataset yang nantinya digunakan untuk membuka suatu pintu ruangan. Dalam pengujian tingkat akurasi pencocokan citra wajah, sistem mampu membedakan sampel citra wajah yang terdapat pada dataset dan citra wajah yang tidak dikenali dengan persentase kecocokan untuk 20 sampel citra wajah sebesar 80% dan 30 sampel citra wajah sebesar 70% kemudian pintu ruangan terbuka. Hasil pengujian terhadap jarak dapat disimpulkan untuk pengujian sistem pendeteksian dengan 20 sampel citra wajah antara jarak 5 cm sampai 10 cm tidak dapat mengenali citra wajah dikarenakan jarak antara kamera dan citra wajah terlalu dekat sedangkan antara jarak 15 cm sampai 50 cm sistem dapat mengenali citra wajah dengan delay servo sebanyak 5.77 ms untuk membuka pintu ruangan. Untuk pengujian dengan 30 sampel citra wajah antara jarak 5 cm sampai 15 cm tidak dapat mengenali citra wajah sedangkan antara jarak 20 cm sampai 50 cm sistem dapat mengenali citra wajah.
ANALISIS KEAMANAN JARINGAN ROUTER MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING MAN IN THE MIDDLE (MITM) Ari Sabela Anggraini; Suwanto Raharjo; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4484

Abstract

Penggunaan jaringan nirkabel (wireless) yang dapat dijumpai di berbagai tempat umum ini memudahkan pengguna untuk mengakses jaringan internet sehingga pengguna fasilitas kurang memperhatikan keamanan komunikasi dan keamanan data pada jaringan tersebut. Jaringan nirkabel yang bersifat public atau umum yang mudah diakses ini memiliki kelemahan yang memungkinakan tindak kejahatan dan serangan ini bisa dari sesama pengguna jaringan itu sendiri oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan sistem keamanan pada jaringan.Dari berberapa metode penetration testing serangan yang banyak digunakan untuk aksi kejahatan yang menyerang jaringan public adalah Man in The Middle Attack (MITM). Serangan ini melakukan penyadapan pada koneksi jaringan tanpa sepengetahuan pengguna jaringan tersebut. Jenis serangan ini sangat sulit dilacak oleh pengguna walaupun jaringan telah didukung oleh sistem autentifikasi yang baik. Jenis serangan ini biasanya dilakukan oleh pelaku yang sama sama terhubung pada jaringan tersebut dan serangan ini memiliki berbagai macam metode dan cara dalam mengimplementasikannya dan memiliki karakteristik tersendiri terhadap perangkat yang diserang.Pengujian yang telah dilakukan pada sistem keamanan jarigan hotspot menggunakan metode MITM dengan jenis serangan wireshark, snifing ping flood dan netcut dapat gunakan untuk mencari celah keamanan pada pada jaringan hotspot kosan berhasil dilakukan dengan menggunakan dua client dengan hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan wireshark yang menghasilkan monitoring jaringan serta dapat digunakan untuk melakukan kejahatan dengan hasil mendapatkan username dan password dari korban. Pengujian kedua yang dilakukan dengan menggunakan ping flood yang dijalankan kurang lebih 1 – 3 menit dengan cara membuka script ping flood dalam jumlah banyak dalam waktu yang bersamaan menyebabkan traffic menjadi padat sehingga membuat bandwith yang didapatkan pengguna menjadi tidak maksimal. Pengujian lain yang dilakukan dengan menggunakan netcut yang dijalankan dengan membatasi Speed ataupun memotong jaringan pada pengguna lain dengan mengkontrol IP seolah – olah pelaku sebagai MAC Address. Sehingga IP yang di serang tidak dapat terkoneksi dengan jaringan kecuali pengguna netcut membuka IP kembali atau memblokir penggunaan netcut
PERANCANGAN VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) SERVER BERBASIS LINUX MENGGUNAKAN VIRTUALBOX, ASTERISK DAN ZOIPER DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SERANG Azhar Munif; Rr.Y. Rachmawati Kusumaningsih; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 8 No. 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol (VOIP) merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan percakapan suara dalam jarak jauh melalui media internet atau dalam suatu sistem jaringan. Dinas Pendidikan Kabupaten Serang telah memiliki infrastruktur jaringan komputer dan internet yang terhubung ke seluruh gedung ataupun ruangan, baik melalui jaringan LAN (Local Area Network) maupun WLAN (Wireless Local Area Netwowk) atau yang biasa disebut jaringan wi-fi. Namun, jaringan wi-fi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Serang belum memanfaatkan sarana komunikasi suara dikarenakan belum adanya server VOIP. Tujuan pembuatan VOIP server ini adalah untuk mempermudah komunikasi antar kantor ataupun ruangan. Pada penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan kuantitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk pengukuran parameter jaringan berupa nilai level sinyal, packetloss, delay, dan jitter.Berdasarkan hasil dari penelitian ini konfigurasi VOIP server berhasil dilakukan dan semua user sudah dapat saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainya. Selain itu, pengukuran beberapa parameter jaringan seperti Level sinyal Wi-Fi, packetloss, delay dan jitter menunjukan kualitas jaringan VOIP termasuk dalam kategori cukup baik ataupun baik.
PENERAPAN DOCKER CONTAINER SEBAGAI TEKNOLOGI RAMAH SKALABILITAS DIBANDING TEKNIK VIRTUALISASI UNTUK MEMBANGUN WEBSITE DI UBUNTU 18.04.4 LTS F.S. Ariadi; C. Iswahyudi; E.K. Nurnawati
Jurnal Jarkom Vol. 8 No. 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses developing aplikasi webdengan teknik tradisional dilakukan dengan memasang service-service kedalam server host secara langsung, sehingga tidak terikat dalam lingkungan yang terisolasi. Hal ini dapat mengakibatkan konflik dependensi ketika developer diharuskan menambah service dengan versi library yang berbeda dari service yang telah ada sebelumnya. Teknik Virtualisasi berbasis Hypervisor digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut, namun besarnya sumber daya server yang dipakai membuatnya kurang ramah skalabilitas. Solusi yang tepat adalah dengan menggunakan teknik Containerisasi seperti Docker. Docker bekerja dengan cara mengikat aplikasi beserta library yang dibutuhkan didalam lingkungan yang terisolasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun website yang ramah skalabilitas dengan menerapkan Docker Container. Kemudian dilakukan pengujian perbandingan antara Teknik Containerisasi menggunakan Docker dengan teknik Virtualisasi menggunakan Virtual Box. Fitur dari Docker yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Docker Compose, yang akan memudahkan proses konfigurasi dan running service. Hasil pengujian menunjukkan Docker dapat digunakan untuk menghasilkan aplikasi website dengan proses developing yang ramah skalabilitas. Sumber daya server dapat dipakai secara maksimal, yang berakibat pada stabilnya kinerja server. Docker juga mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan kemungkinan konflik dependensi, serta Docker memiliki konfigurasi yang mudah.
MEMBANGUN DAN MENGUJI WEB BROWSER DAN SERVER PADA ONION WEB SERVER (DEEPWEB) Februrian; Joko Triyono; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 8 No. 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan ber-internet saat ini. Dalam penggunaan sebuah website pada umumnya menggunakan data. Data merupakan sumber daya yang sangat penting bagi seseorang, sehingga pada saat ini data merupakan salah satu objek vital dalam ber-internet. Sistem yang diteliti merupakan salah satu solusi dari sebuah server yang memiliki sistem keamanan privasi yang tinggi dan aman, sehingga dapat mengurangi resiko penyalahgunaan data. Sistem tersebut bernama Tor, dimana sistem Tor tersebut menggunakan jaringan yang berbeda dari jaringan website pada umumnya. Jenis metode analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisa kuantitatif. Teknik analisa data kuantitatif digunakan untuk menganalisa data hasil observasi pada pengujian compatibility dan performance. Sesuai dengan ciri – ciri dari penelitian kuantitatif penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan yang terstruktur, formal, dan spesifik, serta mempunyai rancangan operasional yang yang mendetail. Pada penelitian ini juga terdapat data yang telah dikumpulkan serta dianalisis yang bersifat kuantitatif atau dapat dikuantitatifkan dengan perhitungan sertapengukuran.
PERANCANGAN JARINGAN WIRELESS MULTIPLE SSID MENGGUNAKAN FITUR MIKROTIK CAPSMAN (Studi Kasus di Laboratorium Jaringan Kampus III IST AKPRIND Yogyakarta) Fina Febrianti; Prita Haryani; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 8 No. 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Jaringan Kampus III IST AKPRIND Yogyakarta merupakan salah satu laboratorium yang berada di program studi Informatika IST AKPRIND Yogyakarta, laboratorium tersebut sudah memiliki jaringan wireless, namun terlalu banyaknya pengguna dalam satu perangkat akses point mengakibatkan jaringan internet menjadi tidak stabil atau jaringan menjadi lambat dan konfigurasi masih dilakukan metode secara manual yang mengakibatkan harus mengkonfigurasi perangkat akses point satu per satu dikarenakan tidak adanya manajemen akses point secara terpusat. Hasil dari perancangan jaringan wireless multiple SSID menggunakan fitur mikrotik CAPsMAN di Laboratorium Jaringan Kampus III IST AKPRIND Yogyakarta dapat berjalan dengan baik dan CAP (Control Access Point) sudah berhasil termanage oleh CAPsMAN. Hasil pengujian QOS pada jaringan multiple SSID menggunakan fitur CAPsMAN. Pada pengujian throughput mendapatkan hasil rata-rata 101,2 KB. Hasil Packet lossrata-rata 0%, dikarenakan setelah menganalisis seluruh paket tidak terdapat paket yang hilang atau dengan kata lain seluruh paket telah terkirim pada tujuan. Sedangkan Delay mendapatkan hasil rata-rata 56,15 ms.
DESAIN JARINGAN MENGGUNAKAN MODEL VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK (VLAN) DI KAMPUS II INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA Surianti; Prita Haryani; Rr.Y. Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 8 No. 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Desember 2020
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Institut sains & Teknologi AKPRIND adalah perguruan tinggi swasta yang terletak di kota Yogyakarta beralamat di Jl. Kalisahak No.28, Kompleks Balapan, Yogyakarta, selain kampus pusat, kampus II IST AKPRIND Yogyakarta juga merupakan laboratorium IST AKPRIND yang beralamat di Jln. I Dewa Nyoman Oka No. 32, Kotabaru, Yogyakarta. Kampus II IST AKPRIND Yogyakarta pada umumnya belum adanya jaringan VLAN, Sehingga perlu adanya sebuah desain jaringan komputer pada kampus tersebut, untuk mendukung keperluan bagi kampus dan yang lainnya. Simulasi perancangan jaringan dibuat menggunakan cisco packet tracer versi 7.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate and Optimize). Hasil dari simulasi perancangan desain jaringan virtual local area network (VLAN) ini didapatkan nilai rata-rata tertinggi dari round trip time sebesar 19,16 ms. Kemudian untuk nilai rata-rata packet loss dalam simulasi ini 0 %, maka hasil dari Packet Loss 0 % masuk kedalam kategori (Sangat Baik). Selanjutnya nilai rata-rata dari time to leave sebesar 126,5 ms, sehingga dari hasil pengujian atau hasil simulasi ini bahwa perancangan desain jaringan virtual local area network (VLAN) ini layak untuk diimplementasikan.
OPTIMALISASI AREA PENYEBARAN JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM(WDS) MESH SERTA MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE SIMPLE QUEUE Andika Yudha P; Joko Triyono; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4567

Abstract

Balai Desa Tribuana merupakan salah satu instansi pemerintahan yang berada di Desa Tribuana Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. Di Balai Desa Tribuana telah memanfaatkan jaringan internet berbasis wireless sebagai penunjang aktivitas kegiatan sehari-hari pegawai yang ada, demi memberikan kenyamanan pengguna dalam mengakses jaringan wifi, maka telah dipasang perangkat Access Point sebanyak satu titik pemasangan yang pemasangannya ada pada area ruang tengah kantor. Namun kualitas sinyal wifi sering di pengaruhi oleh berbagai macam penghalang dan lokasi penempatan access point yang membuat koneksi wifi di Balai Desa Tribuana mengalami terputus, buffering, sinyal lemah dan ruangan yang tidak tercover sinyal wifi dalam pengaksesannya karena kualitas sinyal wifi yang kurang baik dan kurang stabil serta jumlah bandwidth yang dibagikan kurang merata antar pengguna. Kekuatan Sinyal Sebelum menggunakan WDS(Wireless Distribution System) dengan jarak 1 meter didapat -47 dBm sedangkan sesudah menggunakan WDS(Wireless Distribution System) didapat data sebesar -39 dBm, jarak 3 meter didapat data sebelum WDS(Wireless Distribution System) sebesar -65 dBm sedangkan sesudah menggunakan WDS(Wireless Distribution System) dengan data -43 dBm, data perbandingan dengan jarak 5 meter sebelum WDS(Wireless Distribution System) sebesar -74 dBm sedangkan sesudah WDS(Wireless Distribution System) dengan data sebesar -50 dBm, pada data selanjutnya dengan jarak 7 meter didapat data sebelum WDS(Wireless Distribution System) sebesar -84 dBm sedangkan sesudah menggunakan WDS(Wireless Distribution System) didapat data sebesar -66 dBm.