Articles
813 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI STRATEGI PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) PADA SISWA KELAS X SMK PELAYARAN SINAR BAHARI PALEMBANG
Wahidy, Achmad;
Hidaroyani, Yuli
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Prosding PPs tanggal 26 November 2016
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis karangan narasi melalui strategi peta konsep (concept mapping) pada siswa kelas X SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembang yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Lrg. Pasundan Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur II Palembang Sumatra Selatan dengan Subjek penelitian siswa kelas X Notik A tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa pada siklus pertama kemampuan menulis karangan narasi siswa sebesar 76,67% dan setelah diberikan tes pada siklus kedua kemampuan menulis karangan narasi siswa mengalami peningkatan mencapai 90,00% siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus pertama sebesar 13,33% atau 13% siswa sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian ini telah berhasil mencapai indikator yang diharapkan dan hipotesis yang peneliti ajukan dalam penelitian yaitu adanya peningkatan kemampuan menulis karangan narasi melalui strategi peta konsep pada siswa kelas X SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembangtercapai dengan baik. Kata kunci: Karangan Narasi, Strategi Peta Konsep (CONCEPT MAPPING)
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU
Rohana, Rohana;
Ningsih, Yunika Lestaria
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1144.194 KB)
AbstractThis study aims to : 1) find out the enhancement ability of the problem solving and mathematical communication, 2) the interaction between the learning model and the level of the studentsâ ability toward the enhancement ability of problem solving and mathematical communication. The data were collective through tes and interview. The data were analyzed quantitatively using a t-test and Two Ways Anova. The result show that the enhancement ability of problem solving and mathematical communication of the studentsâ who acquired the Reflective learning model is bettter than students who received the conventional learning, according to the whole student or studentsâ ability level. There is no interaction between the learning model and level of studentsâ ability toward the enhancement ability of problem solving and mathematical communication. Its mean that theenhancement of students ability is affected by the application of the learning model.Keywords: Reflective Learning, problem solving ability, mathematical communication ability
KOMPETENSI GURU PROFESIONAL DALAM PEMBELAJARAN
Kesumawati, Nila;
Rochyani, Neny
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang JURNAL DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 4
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstrakGuru profesional adalah suatu pekerjaan yang ditunjang oleh ilmu tertentu yang mendalam yang diperoleh dari lembaga pendidikan yang sesuai sehingga pekerjaannya berdasarkan keilmuan yang dimiliki yang bisa dipertanggungjawabkan. Guru profesional melaksanakan tugas pokoknya sebagai seorang pendidik dan pengajar yang meliputi kemampuan dalam merencanakan, menjalankan, dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Seorang guru harus mempunyai kompetensi profesional yang merupakan kemampuan dalam menguasai materi pembelajaran yang luas dan mendalam. Profesional guru tercermin dalam berbagai keahlian yang dibutuhkan pembelajaran baik terkait dengan bidang keilmuan yang diajarkan, kepribadian, metodologi, pembelajaran, maupun psikologi belajar. Â Untuk meningkatkan peran guru profesional dalam pembelajaran diperlukan suatu kompetensi yang berawal dari diri guru itu sendiri. Kompetensi yang harus dimiliki guru terkait dengan pembelajaran meliputi antara lain: (1) kemampuan mengembangkan kepribadian, (2) kemampuan menguasai landasan kependidikan, (3) kemampuan menguasai bahan pembelajaran, (4) kemampuan menyusun program pembelajaran, (5) kemampuan melaksanakan program pembelajaran, dan (6) kemampuan menilai hasil dan proses belajar mengajar.Kata kunci: guru profesional, pembelajaran, dan kompetensi
PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI ANTARA SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL JIGSAW DENGAN MODEL THINK PAIR SHARE KELAS XI DI SMA N 2 OKU
Utomo, Budi
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 11
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (146.917 KB)
ABSTRAK           Model pembelajaran kooperatif memiliki berbagai tipe dengan langkah yang berbeda-beda, antara lain model jigsaw dan model think pair share. Model jigsaw dan model think pair share diharapkan mampu miningkatkan daya pikir dan kreativitas peserta didik. Masalah dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan hasil belajar Geografi antara siswa yang diajar menggunakan model jigsaw dengan model think pair share kelas XI di SMA N 2 OKU. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Geografi antara siswa yang diajar menggunakan model jigsaw dengan model think pair share kelas XI di SMA N 2 OKU. Hipotesis pada penelitian ini adalah âada perbedaan hasil belajar Geografi antara siswa yang diajar menggunakan model jigsaw dengan model think pair share kelas XI di SMA N 2 OKUâ.           Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI semester I SMA N 2 OKU yang terdiri dari 3 kelas. Sampel yang digunakan Purposive Sample yaitu kelas XI.IPS sebagai kelompok eksperimen satu dan kelas XI.IPS sebagai kelompok eksperimen dua. Variabel penelitian model Jigsaw dan model Think Pair Share sebagai variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Metode penelitian eksperimen, teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan tes.           Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dengan taraf signifikan (α=0,05).Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada kelas XI.IPS didapat nilai rata-rata hasil belajar 84 sedangkan pada kelas XI.IPS didapat nilai rata-rata hasil belajar 71. Untuk pengujian hipotesis didapat thitung = 5,28 sedangkan ttabel = 1,996. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar Geografi antara siswa yang diajar menggunakan model jigsaw dengan model think pair share kelas XI di SMA N 2 OKU. Kata kunci: Hasil belajar, Model Jigsaw, Model Think Pair Share
Bahasa dan Sastra Jembatani Kearifan Lokal Dunia Global
Noviati, Noviati
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 18
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.134 KB)
ABSTRAK           Kajian tentang permasalahan bahasa dan sastra yang menjembatani kearifan lokal dalam era globalisasi sangat relevan diwacanakan. Kenyataan ini seiring dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca reformasi seiring timbulnya tuntutan yang berlebihan hampir dalam segala aspek kehidupan.Bangsa Indonesia harus menyadari bahwa pengaruh ekonomi yang dimunculkan oleh pasar bebas juga berdampak terhadap bahasa dan sastra Indonesia, bahkan dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Tuntutan yang demikian sering memicu permasalahan krusial, sehingga dapat mengancam keutuhan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Pertanyaan yang muncul adalah apakah nilai-nilai budaya lokal sebagai perekat identitas bangsa masih relevan untuk direvitalisasi dalam menghadapi berbagai permasalahan di era globalisasi ini. Kata kunci: Bahasa dan Sastra, Kearifan Lokal
USING SUGGESTOPEDIA METHOD AS AN ALTERNATIVE WAY IN TEACHING READING COMPREHENSION
Sari, Dewi Kartika
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 7
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstrakMendapatkan informasi melalui kegiatan membaca menjadi salah satu cara dan tujuan yang penting. Membaca adalah keterampilan yang paling penting bagi siswa di dalam proses belajar, karena keberhasilan atau kegagalan mereka di sekolah atau di masyarakat tergantung pada kemampuan mereka dalam proses membaca. Membaca melibatkan interaksi antara jenis teks tertentu atau bahan tertulis dengan si pembaca yang memiliki tujuan untuk memahami isi bahan bacaan. Dalam hal ini diperlukan sebuah strategi membaca yang khusus. Strategi ini haruslah dapat memfasilitasikan pemahaman siswa yang ingin membaca secara lebih efektif. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Sugestopedia. Sugestopedia adalah suatu metode pengajaran yang didasarkan pada pemahaman modern tentang bagaimana otak manusia bekerja dan bagaimana kita belajar secara efektif. Teknik ini dirancang untuk memberikan siswa lingkungan belajar yang santai, tenang, dengan pencahayaan yang redup dan diiringi dengan musik yang lembut sebagai latarnya. Sehingga proses belajarkhususnya membaca dan memahami text bacaan menjadi lebih menarik.Kata kunci: kegiatan membaca, strategi, metode Sugestopedia.
USING SUGGESTOPEDIA TECHNIQUE AS AN ALTERNATIVE WAY IN TEACHING READING COMPREHENSION
Sari, Dewi Kartika
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 13
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (540.421 KB)
AbstractGetting information through reading activities becomes one of the most important ways. Reading is the most important skill for students to learn, because their success or failure in school or in society depends on their ability to read. Reading involves an interaction between a specific typeof text or written material and a reader who has a purpose for reading that is related to the type of text and the context of the reading situation. Understanding reading material needs a specific reading strategy. The strategy should facilitate the comprehension of the students who want to read effectively. One of the techniques which can be used is Suggestopedia. suggestopedia is a teaching technique which is based on a modern understanding of how the human brain works andhow we learn most effectively. This technique on reading comprehension is designed to give students the learning environment relaxed, subdued, with low lighting and soft music playing in the background.Key words: reading activities, strategy, suggestopedia technique.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME GURU
Fatra, Fatra;
Rochyani, Neny
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 9
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Teachers, as a major resource in improving the quality of professional education required. With an awareness of professional responsibility that is owned, every teacher is expected to constantly push himself to provide the best in education for students. Professional awareness as the educators who must carry out their profession in total and wholehearted must continue to be built within the teacher. The problems that occur in connection with the need to increase the professionalism of teachers to teach in school relate to: the lack of motivation of teachers to develop their professional ability, lack of facilities and infrastructure, as well as the intensity increases each time less. The purpose of this is to find out enelitian principals role in developing the professionalism of teachers. In this study, researchers delve deeply into the role of school leadership SMA Muhammadiyah 1 Palembang in developing the professionalism of teachers. Principal support is very important to encourage teachers to improve teaching. One of the principals do is provide financial intensive for teachers efforts to improve the teaching, such as the development of teaching materials. Principal support the desire of teachers to continue their education to S2. Noting the need for teachers welfare is a part that is not less important to improve the professionalism of teachers.Keywords: Leadership, Headmaster, Teacherâs Professional
STRATEGI PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU BAHASA INDONESIA
Sugiarti, Sugiarti
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Prosding PPs tanggal 26 November 2016
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Komponen penting dalam pendidikan adalah guru. Guru memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam upaya membentuk watak bangsa dan mengembangkan potensi siswa dalam kerangka pembangunan pendidikan di Indonesia. Petugas yang profesional adalah petugas yang memiliki keahlian, tanggung jawab, dan rasa kesejawatan yang didukung oleh etika profesi yanng kuat. Rumusan Masalah dalam Makalah ini adalah (1) Apakah pengertian profesionalisme guru? (2) Bagaimanakah strategi pengembangan profesionalisme guru bahasa Indonesia? Makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan mengenai profesionalisme guru bahasa Indonesia. Guru yang profesional itu sendiri adalah guru yang berkualitas, berkompeten, dan guru yang dikehendaki untuk mendatangkan prestasi belajar serta mampu mempengaruhi proses belajar siswa yang nantinya akan menghasilkan prestasi belajar siswa yang lebih baik. Jalan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan Profesionalisme guru yaitu: (1) Peningkatan kesejahteraan, (2) Kurangi beban guru dari tugas-tugas administrasi yang sangat menyita waktu. (3) Penyelenggaraan pelatihan dan sarana. (4) Pembinaan perilaku kerja (5) Memahami tuntutan standar profesi yang ada, Upaya memahami tuntutan standar profesi yang ada (di Indonesia dan yang berlaku di dunia) harus ditempatkan sebagai prioritas utama jika guru kita ingin meningkatkan profesionalismenya. Utama jika guru kita ingin meningkatkan profesionalismenya. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki sejumlah kompetensi yang dapat menunjang tugasnya.  Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Profesionalisme Guru Bahasa Indonesia.
POLA KOMUNIKASI DAN PENANGGULANGAN KASUS INSIDER TRADING: Studi Kasus Pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Disurya, Ramanata;
Suryati, Suryati
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 15
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (16.31 KB)
AbstrakPola komunikasi sangat berpengaruh dengan informasi yang ingin kita dapatkan. Hal inipun berlaku dalam kasus insider trading. Jika keterbukaan informasi tersebut tidak dipenuhi, maka pihak yang dirugikan adalah masyarakat calon investor. Penelitian ini mencoba melihat bagaimana pola komunikasi yang terjadi dan keterkaitannya dalam penanganan kasus insider trading khususnya pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum yang juga disebut sebagai penelitian hukum empiris. Adapun hasil yang didapat dalam penelitian ini bahwa pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan komunikasi 2 (dua) arah atau timbale balik dengan perusahaan yang telah mendapatkan ijin, persetujuan atau pendaftaran dari OJK, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 tentang OJK. Terkait pembatasan informasi yang dilakukan oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kaitannya mengantisipasi terjadinya insider trading agak sulit dilakukan mengingat OJK sendiri menganut Prinsip Keterbukaan dalam Informasi.Kata Kunci : Komunikasi, Insider Trading, OJK