cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
PENGARUH MODELLING MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING PADA ANAK RETARDASI MENTAL USIA 5-7 TAHUN DI SLB N SEMARANG Faikoh, Noer Elok; Alfiyanti, Dera; Nurullita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retardasi mental adalah kelemahan atau ketidakmampuan kognitif yang muncul pada masa kanak-kanak (sebelum 18 tahun) ditandai dengan fase kecerdasan di bawah normal. Anak-anak dengan retardasi mental membutuhkan perhatian yang sangat besar, salah satu bentuk kemandirian yang tidak bias dilakukan anak retardasi mental adalah toilet training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modelling media video terhadap peningkatan kemampuan toilet training pada anak dengan retardasi mental di SLB N Semarang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre and post. Jumlah sampel 30 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum dilakukan intervensi pemberian modeling media video didapatkan 15 anak (50%) mampu dan 15 anak (50%) tidak mampu. Sedangkan setelah dilakukan intervensi didapatkan peningkatan sebanyak 26 anak (86,6 %) mampu dan 4 anak (13,4%) tidak mampu. Pada karakteristik responden anak retardasi mental pada jenis kelamin terdapat 14 anak (46,7%) laki-laki dan 16 anak (53,3%) perempuan. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar terapi modeling video ini dapat diterapkan, dikembangkan dan dijadikan mata ajar atau terapi untuk melatih ketrampilan dalam meningkatkan toilet training. Kata kunci : Anak retardasi mental, toilet training, dan modeling media video
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA ANAK PRE OPERASI DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Mey Liza, Nunik; Suryani, Maria; Meikawati, Wulandari
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan perasaan takut yang tidak jelas, adanya perasaan gelisah atau kehilangan kendali akibat penilaian subjektif dari komunikasi interpersonal. Untuk dapat menurunkan kecemasan pada pasien preoperasi salah satunya diperlukan komunikasi yang efektif terutama komunikasi terapeutik. Hal ini perlu mendapat perhatian serius dari perawat karena perawat merupakan petugas kesehatan yang terdekat dan terlama dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan klien. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen. Jumlah sampel 20 orang dengan teknik  pemilihan sampel dengan cara convenience sampling. Data dikumpulkan dari klien dengan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan yang diadopsi dari Numerik Rating Scale of Anxiety(NRS-A)..Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 65% responden mengalami skor kecemasan berat (7-9) dan 5% mengalami skor kecemasan panik yaitu 10 sebelum pelaksanaan komunikasi terapeutik. Setelah pelaksanaan komunikasi terapeutik 80% pasien preoperasi tingkat kecemasannya menjadi sedang (4-6) dan hanya 10% yang tingkat kecemasannya masih berat, dan sudah tidak ada yang mengalami tingkat panik. Penelitian ini dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik mempunyai pengaruh yang signifikan dalam menurunkan kecemasanklien (p < 0,001; α= 0,05). Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah ditujukan pada perawat ruangan agar dapat menerapkan komunikasi terapeutik yang efektif dalam menurunkan kecemasan klien preoperasi.   Kata kunci : Komunikasi terapeutik, Cemas pre operasi
Pengaruh Supervisi Metode Klinis Terhadap Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RSUD. H Soewondo Kendal Wahyu Lestari, Nunik; Suprapti, Erni; Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan pencatatan asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat secara lengkap mulai dari pengkajian, diagnosa, pelaksanaan dan evaluasi. Pendokumentasian keperawatan merupakan hal yang sangat penting dikarenakan pendokumentasian merupakan bukti perawat telah melakukan tindakan kepada pasien. Melihat manfaat dan pentingnya pendokumentasian keperawatan Maka perlu adanya kontrol terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan yaitu dengan adanya kegiatan supervisi. supervisi metode klinik dapat meningkatkan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi metode klinis terhadap kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Dr. H Soewondo Kendal. Desain penelitian ini adalah quasi experimental pre-post test, jumlah sampel 35 responden dengan teknik saturation sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh supervisi metode klinis terhadap kelengkapan dokumentasi. Terlihat dari sebelum dilakukan supervisi metode klinis terdapat 26 dokumentasi askep dengan kategori tidak lengkap dan setelah dilakukan supervisi metode klinis terdapat 25 dokumentasi askep dalam kategori lengkap, dengan nilai p value= 0,000. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar melakukan supervisi metode klinis disetiap ruangan untuk menghasilkan dokumentasi yang lengkap.   Kata Kunci : Dokumentasi asuhan keperawatan dan supervisi metode klinis
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIO VISUAL TERHADAP KEPUASAN PASIEN POST PARTUM DI RSUD SALATIGA Wijayani, Reka; Fatkularini, Dian; Suprapti, Erni; Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien adalah perasaan seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesenangan terhadap aktivitas dan suatu produk dengan harapannya. Kepuasan pasien berhubungan dengan mutu pelayanan rumah sakit. Dengan mengetahui tingkat kepuasan pasien, manajemen rumah sakit dapat melakukan peningkatan mutu pelayanan. Salah satu aspek dari tujuh dimensi pelayanan keperawatan yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien adalah pemberian informasi yang jelas, komunikasi efektif dan pendidikan kesehatan yang diperlukan oleh pasien Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap kepuasan pasien post partum. Desain yang digunakan adalah penelitian Pra-eksperimental menggunakan One group pre-post test design, jumlah sampel 30 responden dengan tehnik Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pasien terjadi peningkatan (ρ value 0,000) secara signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hal ini berarti pendidikan kesehatan dengan metode audio visual berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Hasil ini direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya untuk memperluas lingkup pendidikan kesehatan yang diberikan.   Kata kunci: Kepuasan Pasien, Pendidikan Kesehatan, Pendidikan Kesehatan dengan Metode Audio Visual
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DUKUH PENITEN DAN SINOM DESA KARANGANOM Mega Kartika, Renika; Nuraeni, Asti; Supriyono, Mamat; Nurrahima, Artika
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit paling sering menyerang lansia. Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu secara global. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, sebagian besar kasus hipertensi di masyarakat belum terdiagnosis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh seduhan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Jenis penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest.Uji statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah ujiwilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan. Hasil Paired Rank Test didapatkan hasil bahwa ada pengaruh pemberian seduhan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah hasil nilai p = 0,000 atau < 0,05 maka diartikan ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian seduhan daun alpukat pada lansia dengan hipertensi yang berarti ada pengaruh pemberian seduhan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.   Kata kunci: alpukat, tekanan darah dan lansia
PENGARUH TERAPI SENAM AEROBIK TERHADAP KETERBUKAAN DIRI PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DI RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Purnomo, Eko; Widy Astuti, Retno; Heppy Rochmawati, Dwi
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi sosial merupakan proses pertahanan diri seseorang terhadap orang lain maupun lingkungan yang menyebabkan kecemasan pada diri sendiri dengan cara menarik diri secara fisik maupun psikis. Untuk mengetahui pengaruh terapi senam aerobik terhadap keterbukaan diri pada pasien isolasi sosial di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Amino Gondohutomo Semarang. Desain penelitian ini adalah pre eksperiment, jumlah sampel 60 responden dengan teknik total sampling. Tingkat keterbukaan diri pasien isolasi sebelum dilakukan terapi senam aerobik 46 (76,7%), dan sesudah dilakukan terapi senam aerobik 60 (100%). Ada pengaruh keterbukaan diri pasien isolasi sosial  sebelum dan sesudah dilakukan terapi senam aerobik, terlihat dari hasil uji chi-square (ρ value = 0,000 < 0,05). Disarankan terapi senam aerobik digunakan sebagai terapi keperawatan dalam merawat pasien isolasi sosial.   Kata Kunci: isolasi sosial, keterbukaan diri, terapi senam aerobik
EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT UMUM Dr. H SOEWONDO KENDAL Wahyu Lestari, Puji; Machmudah, -; Elisa, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik klasik dapat digunakan sebagai salah satu teknik distraksi yaitu teknik pengalihan dari fokus perhatian terhadap nyeri ke stimulasi yang lain. Mendengarkan musik klasik dapat berperngaruh terhadap derajat nyeri yang dirasakan. Ada berbagai jenis musik klasik diantaranya Pachelbel Canon In D Major ciptaan Mozart yang memiliki keunggulan akan kemurnian dan kesederhanaan bunyi, irama, melodi dan frekuensi yang tinggi.Untuk membuktikan pengaruh musik klasik Pachelbel Canon In D Major terhadap penurunan skala nyeri pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Soewondo.Disain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan One Group Pre And Post Test Design. Sampel adalah 27 pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Uji Wilcoxon mendapatkan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Sehingga terdapat pengaruh pemberian terapi musik Pachelbel Canon In D Major pada skala nyeri pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Kata Kunci : skala nyeri, kanker payudara, terapi musik Pachelbel Canon In D Major  
PERBEDAAN EFEKTIFITAS ANTARA BALUTAN TRANSPARAN DAN BALUTAN KASA TERHADAP KEJADIAN PHLEBITIS DI RSUD KOTA SALATIGA Soraya, Rissa; Kristiyawati, Sri Puguh; Arif, Syamsul
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi intravena merupakan metode yang efektif dan efisien untuk menyuplai kebutuhan cairan dan elektrolit tubuh. Salah satu komplikasinya adalah phlebitis. Phlebitis yaitu peradangan vena yang disebabkan karena iritasi kimia, bakteri, maupun kimia yang ditandai dengan nyeri, kemerahan dan kadang sampai timbul bengkak pada area penusukan. Kejadian phlebitis dapat dicegah dengan pemasangan balutan transparan dan balutan kasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan efektifitas antara balutan transparan dan balutan kasa terhadap kejadian phlebitis di RSUD Kota Salatiga. Desain penelitian ini adalah Static Group Comparison, jumlah sampel 32 responden, 16 responden balutan transparan dan 16 responden balutan kasa dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi dan melakukan pemasangan balutan transparan dan balutan kasa, kemudian diuji kenormalan menggunakan uji Shapiro Wilk diperoleh 0.00 yang artinya data tidak berdistribusi normal sehingga menggunakan uji alternatif non parametrik Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0.87 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektifitas antara balutan transparan dan balutan kasa terhadap kejadian phlebitis di RSUD Kota Salatiga. Diharapkan perawat dapat mengurangi kejadian phlebitis pada saat pemberian terapi intravena dengan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).   Kata Kunci : Balutan Transparan, Balutan Kasa, Kejadian Phlebitis
PENGARUH TEHNIK MENERAN TERHADAP LASERASI JALAN LAHIR PADA IBU INPARTU PRIMIGRAVIDA DI RUMAH BERSALIN SEMARANG Mujab, Saeful; Rusmiyati, -; Purnomo, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robekan jalan lahir sering terjadi pada persalinan dengan trauma. Pertolongan persalinan yang semakin manipulatif dan traumatik akan memudahkan robekan jalan lahir, karena itu dihindarkan memimpin persalinan pada saat pembukaan serviks belum lengkap, Sebanyak  85%  dari perempuan yang melahirkan pervaginam akan mengalami trauma pada perineum dan 3-12% akan mengenai otot sfingter ani. Mengetahui tentang adanya pengaruh tehnik meneran terhadap laserasi jalan lahir pada ibu inpartu primigravida di Rumah bersalin Semarang. Metode penelitian ini adalah Eksperimen Semu dengan pendekatan  pretest posttest design, jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 34 responden dengan tehnik yang digunakan adalah total sampling. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan, berdasarkan uji statistik Che-Square diketahui p value 0,005 <  α (0,05), dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, berarti ada hubungan tehnik meneran terhadap laserasi jalan lahir pada ibu inpartu primigravida. Diketahui bahwa dari 34 responden, 17 (50%) mengalami laserasi perineum derajat I dan 17 (50%) mengalami laserasi perineum derajat II. Berdasarkan responden yang melakukan tehnik meneran adalah sebagian besar tehnik meneran salah sebesar 21 (61,8 %), dan sisanya tehnik meneran benar sebesar 13 (38,2 %). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah untuk ibu setelah persalinan diharapkan dapat memenuhi nutrisi yang bergizi dan tidak pantang makanan, sehingga luka laserasi cepat kering.   Kata Kunci : Tehnik meneran, Laserasi jalan lahir
PENGARUH METODE LATIHAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KEMANDIRIAN MENGGOSOK GIGI ANAK RETARDASI MENTAL USIA SEKOLAH Pujiyasari, Septiani; Mardi Asih, Sri Hartini; Nurullita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retardasi mental merupakan gangguan ketidakmampuan beradaptasi dan tingkat kemandirian yang kurang pada seorang individu. Pendidikan khusus untuk anak retardasi mental dikenal dengan bina diri. Merawat diri merupakan salah satu pendidikan yang harus dikuasai oleh anak, namun masih banyak anak retardasi mental yang kurang mandiri dalam menggosok gigi. Kemandirian menggosok gigi anak retardasi mental dapat ditingatkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan pembelajaran latihan menggosok gigi. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode latihan menggosok gigi dengan kemandirian menggosok gigi anak retardasi mental usia sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan pendekatan one group preterst posttest. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan jumlah anak yang menjadi responden sebanyak 32 anak. Berdasarkan karakteristik responden, didapatkan hasil sebanyak 18 anak (56,2%) laki-laki mendominasi penelitian ini. Hasil penilaian kemandirian anak sebelum dilakukan latihan menunjukan dari 32 anak yang mengikuti penelitian ini 15 anak (46,9%) tidak mandiri dalam menggosok gigi. Setelah dilakukan latihan menggosok gigi sebanyak 4 kali dalam 2 minggu, anak yang mandiri dalam menggosok gigi menjadi 23 anak (71,9%). Berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan hasil p value=0.000, maka ada pengaruh metode latihan menggosok gigi dengan kemandirian menggosok gigi anak retardasi mental usia sekolah. Kata kunci:Anak retardasi mental, Kemandirian menggosok gigi, Metode Latihan