cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
STUDI KINERJA RUAS JALAN IR H JUANDA DAN JALAN AW SYAHRANIE SETELAH ADANYA JALAN LAYANG DI KOTA SAMARINDA NOVIANTO, DIMAS WAHYU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3275.316 KB)

Abstract

Ruas jalan Ir H Juanda dan Abdul Wahab Syahranie adalah ruas jalan utama di kota Samarinda sehingga seringkali terjadi kemacetan yang panjang, dan dengan dibangunnya jalan layang air hitam secara tidak langsung berpengaruh terhadap arus lalu lintas serta kinerja ruas jalan tersebut. Dalam penelitian ini ingin dilihat bagaimana kinerja jalan pada ruas jalan Ir H Juanda dan Abdul Wahab Syahranie setelah dibukanya Jalan layang Air Hitam. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa kinerja ruas jalan adalah menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) khususnya untuk jalan perkotaan dan jalan bebas hambatan untuk analisa jalan layang Air Hitam. Survey dilakukan selama 5 (lima) hari dalam satu minggu yakni dari hari Senin sampai hari Jum’at. Dari hasil-hasil survey selama lima hari tersebut dan setelah dilakukan analisis maka diperoleh bahwa volume puncak sebesar 1661,15 smp/jam di jalan Ir H Juanda, 2309,9 smp/jam di jalan Abdul Wahab Syahranie dan 1642,6 smp/jam di jalan layang Air Hitam dengan kecepatan rata – rata terendah hasil survey di tiga jalan tersebut sebesar 30 km/jam dan kecepatan rata – rata tertinggi hasil survey sebesar 42 km/jam serta nilai Derajat Kejenuhan tertinggi sebesar 0,70 maka dapat disimpulkan tingkat layanan berada pada level C.
THE PERFORMANCE OF THE SATSUIT TUBUN KAREL ROAD IN CITY SAMARINDA LANGAPA, AVENT KRISTY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.777 KB)

Abstract

Karel Satsuit Tubun road in Samarinda is a secondary arterial road that connects one primary and secondary area to another. The land use conditions found on the Karel Satsuit Tubun road are dominated by public buildings with general activities, namely settlements, shophouses and offices. Karel Satsuit Tubun in Samarinda belongs to the class III C road category. As the economy develops and the level of prosperity of the population increases, the level of travel increases, which occurs due to the need for transportation from the community, where people will always look for a faster, safer way and smooth. The increase in population and the amount of urbanization to urban areas will lead to a level of movement and density, so the need for transportation also increases. On this basis, a research was conducted on the performance of the Karel Satsuit Tubun road in Samarinda.The Performance Analysis of the Karel Satsuit Tubun Road Section uses the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI'1997), which is described based on Form UR-1 in the form of general and road Geometric Conditions, UR-2 in the form of advanced input data, namely Traffic and Composition Side barriers, UR-3 in the form of analysis of the speed of free flow of light vehicles, capacity and speed of light vehicles.In this Performance Analysis Study, the Karel Satsuit Tubun Road Section conducted a Khalid peak hour survey and the survey was conducted at 07.00-22.00. After calculating the existing data, Karel Satsut Tubun is 1480.76 pcu / hour and the service level is at level C, which means the current zone is stable, the driver is limited to choosing speed.
KAJIAN STANDARISASI DESAIN STRUKTUR GEDUNG RKB SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MODEL RANGKA BETON BERTULANG PEMIKUL MOMEN BIASA DI KECAMATAN SUNGAI KUNJANG DAN KECAMATAN SAMARINDA ULU KOTA SAMARINDA ABDI, FRICILIA OLVIANTI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.944 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini akan didesain sturktur gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Sekolah Dasar yang terletak di Kecamatan Sungai Kunjang dan Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, dengan membandingkan antara tanah lunak,sedang,dan keras. Untuk gedung bertingkat didaerah ini tidak perlu memperhatikan konsep strong columb weak beam, karena daerah tersebut berada di daerah tidak rawan gempa. Oleh karena itu bangunan tersebut direncanakan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB).Metode yang digunakan untuk pengambilan data tanah adalah dengan menggunakan Saturated Penetration Test dan untuk metode analisa struktur mengunakan program Etabs 2016.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, dimensi balok yang digunakan adalah 280x400 mm,dimensi kolom adalah 300x300 mm, dimensi plat lantai 120 mm, dan untuk dimensi plat atap 100 mm. 
CHARACTERISTICS OF LIGHTWEIGHT CONCRETE USING THE AGGREGATE ROUGH LATERITE GRADING CONTINUOUS AND SIZE 10 MM HERMAN, SURYANTO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.804 KB)

Abstract

In an effort to utilize laterite stone, laterite stone was developed as coarse aggregate in the concrete mix to obtain concrete products are strong and stable. This study was conducted to determine whether the laterite stone can be used as an alternative material of coarse aggregate in the concrete mix, especially because of the abundance of coarse aggregate material laterite stone and underutilized. This research is also expected to be the basis for further research studies. Lateritic stone coarse aggregate material can be used as an alternative material of coarse aggregate in the concrete mix. Based above, the authors conducted research characteristics of lightweight concrete using laterite stone coarse aggregate material.This research uses mixed design method (Standard National Indonesia) SNI 03-2847-2002 conducted in the laboratory using the maximum size of coarse aggregate that is 40 mm. Samples that are used for concrete continuous gradations and concrete uniform of size 10 mm each using 30 sample and the total number of samples is 60 samples.            From the test results Compressive Strength Concrete and Concrete Continuous Gradient Uniform size of 10 mm using laterite stones and sand Mahakam, was able to achieve the planned Compressive Strength is f'c = 125 Kg / Cm2. Testing the compressive strength of on average to be achieved (f'cr) on concrete continuous gradation = 182.42 Kg / cm2. Compressive strength testing plan (f'c) onconcrete uniform size 10 mm = 176.61 Kg/cm2. Testing compressive strength average which is about to be achieved (f'cr) on concrete uniform size 10 mm = 146.26 Kg/cm2.
ANALISA SALURAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI DESA BIATAN ILIR KABUPATEN BERAU HIKMAWAN PANDE, I MADE DHIKA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.78 KB)

Abstract

Sistem irigasi teknis merupakan suatu sistem pemberian air pada area persawahan dimana air yang diberikan dapat diatur sedemikian rupa sehingga area irigasi tidak kekeringan ataupun terlalu basah. Sistem irigasi teknis terdiri dari saluran irigasi yang terdiri dari saluran primer, saluran sekunder, dan saluran tersier untuk mengalirkan kebutuhan air pada area persawahan. Dengan adanya sistem irigasi ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk membantu kelancaran dalam bercocok tanam, perhitungan sistem irigasi ini menggunakan metode Mock, metode Van de Goor dan Zijlsha. Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan, kecepatan angin, kelembaban, dan temperatur 10 tahun terakhir, pengumpulan data actual lapangan (catchment area) untuk penyiapan lahan tanam sampai pada merencanakan dimensi saluran yang ada pada Desa Biatan Ilir Kabupaten Berau.
ANALISA RENCANA CAMPURAN ASPAL AC – BC MENGGUNAKAN MATERIAL SPLIT EX. PALU, PASIR EX. MAHAKAM DAN PASIR PUTIH EX. KUTAI LAMA DENGAN PENAMBAHAN ANTI STRIPPING ( ANTI PENGELUPASAN ) RUSLAN, PURNOMO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.186 KB)

Abstract

Pada penggunaan dan penerapan campuran aspal panas untuk kondisi jalan dengan volume lalu lintas sedang hingga tinggi seringkali ditemukan masalah kerusakan lapisan perkerasan seperti terjadinya retak, alur jejak roda, dan naiknya aspal ke permukaan. Hal ini disebabkan karena iklim yang terdapat di Indonesia, yaitu iklim tropis. Dimana temperatur udara menjadi cukup tinggi, adanya radiasi sinar matahari, curah hujan tinggi dan peningkatan volume serta beban lalu lintas yang cukup pesat mempengaruhi secara langsung kerusakan lapisan perkerasan tersebut.Metode - metode yang digunakan dalam menganalisa mengacu kepada SNI (Standar Nasional Indonesia) dan Spesifikasi Umum. Untuk mendapatkan hasil analisa yang sesuai dengan standart dan spesifikasi maka rancangan campuran aspal untuk membuat benda uji dibuat bervariasi, seperti mengkombinasikan pasir Mahakam dengan pasir putih Kutai Lama, kemudian campuran aspal dirancang tanpa penambahan anti stripping dan campuran dengan penambahan anti stripping.Adapun batasan masalah dalam penelitian ini antara lain adalah Campuran aspal yang ditinjau adalah aspal AC – BC, material menggunakan Split Ex. Palu, Pasir Ex. Mahakam dan Pasir Putih Ex. Kutai Lama, aspal yang digunakan yaitu aspal pertamina penetrasi 60/70, parameter pengujian marshall pada campuran variasi I (tanpa penambahan anti stripping)  dan variasi II (dengan penambahan anti stripping), yang ditinjau adalah nilai stabilitas dan nilai stabilitas sisa marshall dengan kadar aspal optimum, tidak melakukan penelitian terhadap anti stripping (anti pengelupasan), rancangan campuran pada variasi II dengan penambahan anti stripping menggunakan kadar persentase yang dimulai dari 0,2%, 0,25%, 0,3%, 0,35%, 0,4% terhadap berat aspal .Maksud dari penelitian ini adalah  menganalisa rencana campuran aspal AC – BC dengan menggunakan material Split Ex. Palu, Pasir Ex. Mahakam, Pasir Putih Ex. Kutai Lama dan menganalisa campuran aspal tanpa penambahan anti stripping maupun dengan penambahan anti stripping. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui kualitas mutu campuran yang memenuhi standart  dan spesifikasi pada pengujian campuran aspal AC – BC menggunakan material Split Ex. Palu, Pasir Ex. Mahakam dan Pasir Putih Ex. Kutai Lama serta kualitas mutu campuran aspal tanpa penambahan anti stripping dan campuran dengan penambahan anti stripping.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMILIHAN MODA ANTARA BUS DAN KAPAL RUTE KOTA SAMARINDA-MELAK ARDIANTO, YUDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi secara umum dapat diartikan sebagai usaha pemindahan, atau penggerakan orang atau barang dari suatu lokasi, yang disebut lokasi asal, kelokasi  lain, yang biasa disebut lokasi tujuan, untuk keperluan tertentu dengan mempergunakan moda transportasi. Dari pengertian ini transportasi mempunyai beberapa dimensi seperti : Lokasi asal dan tujuan, alat (teknologi), keperluan tertentu di lokasi tujuan seperti ekonomi, sosial, dan lain-lain. Sistem transportasi masyarakat untuk mengangkut penumpang dan barang menggunakan alat angkut dinamakan moda transportasi. Secara umum maksud dari penelitian ini adalah  menganalisis perbandigan pemilihan moda transportasi antara bus dan kapal sungai AKDP yang melayani rute dari Terminal Sungai Kunjang dan Pelabuhan Samarinda ke Terminal Melak dan Pelabuhan yang berada di Melak, Kabupaten Kutai Barat.Metodologi penelitian ini dilakukan meliputi survei awal dan survei utama yaitu melalui pembagian kuesioner yang disusun dengan Metode Stated Preference. Kuesioner tersebut dibagikan pada saat survei di lapangan langsung  yaitu di Terminal dan Pelabuhan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Analisis data model pemilihan moda menggunakan analisa regresi linier berganda dan uji korelasi.Dari hasil penelitian tersebut selanjutnya akan menganalisis untuk mendapatkan karakteristik pengguna bus dan kapal sungai dan model pemilihan modanya. Dari beberapa karakteristik yang menggunakan bus dan kapal sungai rute Kota Samarinda-Melak adalah sebagai berikut :Tujuan perjalanan yang paling banyak menggunakan bus adalah perjalanan liburan atau pulang kampung dan urusan keluarga/sosial untuk penguna perjalanan kapal sungai. Dari segi penghasilan penguna kedua moda ini berpenghasilan antara Rp. 2.000.000 – 3.000.000 buat penguna moda bus sedangkan penguna kapal sungai penghasilan nya Rp. 3.000.000 – 4.000.000. Sedangkan alasan pemilihan moda adalah pertimbangan harga tiket yang murah sedangkan untuk moda kapal sungai kemudahan membawa banyak barang. Melihat dari hasil penelitian ini, semua pilihan diserahkan pada penumpang atau penguna jasa transportasi yang mempertimbangkan cost/biaya, waktu tempuh, dan tingkat keamanan/keselamatan moda tersebut.
EVALUASI KAPASITAS JALAN BRIGJEN SLAMET RIYADI KOTA BONTANG MUSTOPA, ARIFIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.034 KB)

Abstract

Sejarah perkembangan manusia terhadap perkembangan kota dapat kita lihat bahwa manusia selalu berhasrat untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain guna mendapatkan keperluan yang dibutuhkan. Dalam hal ini manusia sangat membutuhkan suatu sarana transportasi yang disebut moda atau angkutan.  Kebutuhan akan sarana transportasi dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan akibat semakin banyaknya kegiatan - kegiatan yang membutuhkan jasa transportasi sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalu lintas dalam kota maupun antar kota.            Ruas Jalan Brigjen Slamet Riyadi berada di kelurahan Loktuan yang didominasi oleh kegiatan perdagangan, perkantoran, dan permukiman penduduk yang cenderung menjadi kawasan perdagangan dan jasa. Ruas jalan ini menjadi orientasi pelayanan masyarakat Kelurahan Loktuan, kawasan pelabuhan akan menjadi pusat kegiatan baru sebagai simpul transportasi yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukungnya. Sebagai kawasan pelabuhan, diprediksi akan dilengkapi dengan kegiatan pergudangan dan terminal angkutan intermoda. Untuk mengakses kawasan pelabuhan ini, dimanfaatkan ruas jalan Jalan Brigjen. Slamet Riyadi sebagai akses utama untuk menjangkau pelabuhan. Merupakan Kawasan industri kegiatan utama yang diarahkan di Kelurahan Loktuan yaitu ;1.        Kelurahan Loktuan terdapat disekitar kawasan pelabuhan yaitu PT. Soni Indolexco dan PT. Pupuk Kaltim. 2.        Kawasan permukiman atas air, kawasan ini didominasi oleh kawasan permukiman penduduk diatas air serta terdapat kegiatan sentra rumput laut.3.        Kawasan perumahan dan permukiman, kawasan perumahan dan permukiman Dilihat dari pola pergerakan orang, di Kelurahan Loktuan didominasi oleh pergerakan eksternal dan pergerakan internal yang terkait manusia dan barang yang melakukan aktifitas pergerakan. Sehingga perlu dilakukan analisis ruas jalan untuk mengetahui kinerja ruas jalan saat ini dan beberapa tahun yang akan datang.
ANALISIS WAKTU PERJALANAN DI RUAS JALAN RADEN EDDY MARTADINATA – GAJAH MADA- YOS SUDARSO DI KOTA SAMARINDA SANDI, MUHAMMAD HAIDIR SEPTIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.49 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk Kota Samarinda dari tahun ketahun mencatat kenaikan yang cukup berarti. Hal ini menyebabkan lalu lintas perkotaan menjadi masalah yang harus ditangani secara khusus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hubungan antara jumlah arus (smp/jam) dengan kecepatan yang terjadi (km/jam) adalah kecepatan berbanding terbalik dengan besarnya arus lalu lintas.Adanya beberapa permasalahan yang terjadi pada ruas jalan ini, seperti kapasitas jalannya yang sudah tidak sesuai, yang ditandai dengan kondisi lingkungan dan volume kendaraan yang padat, jalur kendaraan dari arah masuk atau keluar dari jalan Raden Eddy Martadinata - Gajah Mada - Yos Sudarso yang berada pada ruas jalan tersebut, banyak aktivitas samping jalan pada ruas jalan ini yang sering menimbulkan konflik, kadang-kadang besar pengaruhnya terhadap arus lalu-lintas yang terutama berpengaruh pada kapasitas dan kinerja jalan seperti pejalan kaki, angkutan umum, kendaraan lain berhenti, kendaraan lambat, kendaraan masuk dan keluar dari lahan di samping jalan.
INFLUENCE MONITORING GEOTECHNICAL INSTRUMENTS AGAINTS PRELOADING WITH PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) ON PEAT SOIL REVIEWED FROM TIME IMPLEMENTATION OKTARIA, RANGGA PRIMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.527 KB)

Abstract

This resear chaims to know time of excecution of work and checking, identifying/ monitoring geotechnical instruments againts preloading of Prefabricated Vertical Drain (PVD) on peat soil, because of this type of soil has unstable nature againts land slide during preloading and cause a mis matches of time, volume and a high risk implementation, there fore conducted an analysis study to find out a condition and time implementation for next reference. This research was conducted by checking and  surveying preloading with geotechnical monitoring instruments like inclinometer, settlement plate, pneumatic Piezometer and collect a necessary data. The analysis performed is quantitative or called statistical data analysis. It aims to determine the relationship between left and right of peat soil preloading pile.Time implementation based on geotechnical monitoring instrument (settlement plate)  processed by mathematical comparison. Based on research, inclinometer analysis on preloading is  = 5,99 >  = 1,12335 and Coeffisien of Determination  = 0,017316 = 1,73 %; settlement plate is  = 5,99 >  = 2,10095 dan ; Pneumatic Piezometer is = 13,7513 >  = 2,100952 >  = 5,99 and  = 0,484 = 48,4 %. While time implementation of preloading Prefabricated Vertical Drain (PVD) summed up work planning = 528 days and realize = 547 days, Comparison of percentage = 3,5985 % from time schedulebut still in the scope of the work.

Page 79 of 111 | Total Record : 1106