cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA BUKIT PARIYAMAN KEC. TENGGARONG SEBERANG KAB. KUTAI KARTANEGARA YONO, MUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.685 KB)

Abstract

Analisa jaringan pipa distribusi air bersih di desa bukit pariyaman kec. Tenggarong seberang, melalui sistem pengolahan air bersih dengan memanfaatkan danau sebagai sumber air baku yang di pilih untuk menjadi air bersih Sesuai penelitian masih mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduk tersebut selama 10 tahun kedepan. Kebutuhan Air baku Domestik dan Non Domestik perdetik pada 10 tahun kedepan terhitung dari tahun 2017 sampai dengan 2027 Membutuhkan air baku 2.889.880 M3/detik, Sedangkan Ketersedian air baku pada danau dengan volume 3.800.000 M3/detik. masih memiliki volume ketersedian air lebih dan aman sebesar 910.120 M3/detik. Analisa sistem jaringan air bersih di desa bukit pariyaman dengan mengunakan system pengolahan lengkap Mengunakan suatu bangunan penangkap air (Intake), Melalui system Jaringan pipa dan Melalui system WTP (Water Treatment Plant) dengan injeksi kimia untuk membantu pengolahan air baku hingga menjadi air bersih yang layak untuk dikonsumsi.
PERBANDINGAN DESAIN ALTERNATIF PONDASI DALAM PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN FLY OVER SIMPANG AIR HITAM KOTA SAMARINDA SAPUTRA, TAUFAN HARY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.146 KB)

Abstract

Pondasi adalah bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi meletakkan bangunan dan meneruskan beban bangunan atas (upper structure/super structure) ke dasar tanah yang cukup kuat mendukungnya (Gunawan, 1983). Fungsi pondasi yaitu sebagai kaki bangunan atau alas bangunan, sebagai penahan bangunan dan meneruskan beban dari atas ke dasar tanah yang cukup kuat, sebagai penjaga agar kedudukan bangunan tetap stabil (tetap). Pondasi yang dijadikan alternatif adalah pondasi dalam, yaitu pondasi tiang pancang beton spun pile dan pondasi bored pile. Metode perhitungan untuk menganalisis daya dukung pondasi tiang pancang beton spun pile menggunakan metode meyerhoff dan o’neil & reese sedangkan untuk pondasi bored pile menggunakan metode meyerhoff dan schertmann, namun perlu dipertimbangkan metode mana yang lebih memenuhi, untuk itu perlu dilakukan analisis daya dukung dari beberapa metode berdasarkan data geoteknik dengan menggunakan data sondir dan data N-SPT sehingga didapatkan hasil yang lebih realistis. Berdasarkan data sondir 1 diperoleh hasil tiang pancang spun pile metode meyerhoff Qu = 958,575 KN sementara SPT = 444,608 KN. Untuk pondasi bored pile metode meyerhoff Qu = 3189,66 KN sementara SPT = 5359,51 KN. Berdasrkan analisa biaya didapat pondasi tiang pancang beton spun pile memerlukan anggaran sebesar Rp.1.384.737.203,80 sedangkan pondasi bored pile sebesar Rp. 1.096.925.395,54. Apabila pondasi ditinjau dari segi biaya maka pondasi jenis,bored pile lebih ekonomis bila digunakan
OPTIMALISASI WAKTU PELAKSANAAN PADA PEMBANGUNAN FISIK PENATAAN KOTA HIJAU KAWASAN TAMAN ADI PURA KOTA BONTANG SUBLI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.751 KB)

Abstract

Waktu pelaksanaan berpengaruh terhadap keberhasilan dan kegagalan suatu proyek konstruksi, waktu yang optimal dalam pelaksanaan konstruksi sebagaimana diatur oleh pelaksana lapangan agar mendapatkan hasil yang sempurna. Waktu pelaksanaan merupakan Tolak ukur keberhasilan proyek biasanya dilihat dari waktu penyelesaian yang sangat singkat dari waktu pelaksanaan kontrak. Oleh karena itu usaha untuk mengoptimalisasikan waktu pelaksanaan sangat penting dalam pekerjaan suatu proyek konstruksi. Waktu pelaksanaan adalah waktu yang di atur atau direncanan sebelum memulai suatu aktivitas proyek dalam pengaturan waktu tersebut diperlukan susunan – susunan aktivitas mulai dari pelaksanaan persiapan sampai finising yang mana pelaksana lapangan membuat kerangka semacam tabel berapa hari/minggu aktivitas itu selesai.
ANALISIS HIDROLOGI UNTUK PENENTUAN DEBIT Fitriyant, Zuliana
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2818.392 KB)

Abstract

Sungai Karang Mumus merupakan nama Sungai yang membelah Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sungai Karang Mumus merupakan anak Sungai Mahakam yang memiliki Daerah Aliran Sungai 321,574 km2, Panjang 47,48 km, dan panjang aliran 34,7 km di wilayah Kota Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya rancangan curah hujan harian maksimum dan nilai debit hujan Sungai Karang Mumus dengan kala ulang 2, 5, 10, dan 25 Tahun. Dalam menghitung Hujan Rancangan menggunakan Metode Aritmatik, Metode Thiessen, Metode Isohyet dan Metode Log Person Tipe III. Dan untuk perhitungan Debit Banjir Menggunakan Hidrograf HSS Nakayasu. Hujan Rancangan Menggunakan Metode Aritmatik mendapat nilai 122,12 mm, Metode Thiessen mendapat nilai 123,274 mm, Metode Isohyet mendapat nilai 126,722 mm, Metode Log Person Type III mendapat nilai kala ulang 2 tahun 89,0132 mm, kala ulang 5 tahun 96,8183 mm, kala ulang 10 tahun 8,7275 mm, kala ulang 25 tahun 99,7122 mm. Perhitungan debit banjir menggunakan Metode HSS Nakayasu kala ulang 2 tahun mendapat debit banjir 82,577 m3/dtk, kala ulang 5 tahun mendapat debit 89,816 m3/dtk, kala ulang 10 tahun mendapat debit 91,587 m3/dtk, dan kala ulang 25 tahun mendapat debit 92,501 m3/dtk
COMPARISON OF INVESTMENT VALUE OF THE AFFECTED DEPARTURE TIME IN THE FIELD OF TRANSPORTATION TRAVEL BETWEEN THE CITY BERNADI, ALEN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.28 KB)

Abstract

Transport or transportation is a very important field of activity in the life of the Indonesian people . The importance of transport for the people of Indonesia are caused by several factors , among others , the geographical situation of Indonesia which consists of thousands of small and large islands , waters that comprise the bulk of the sea , rivers and lakes . As for the services of transportation services that we often encounter in their daily lives , namely motorcycles , cars , buses , and other service providers him. Another thing that is also important to the needs of transportation is a necessity , convenience , safety , and fluency of transportation. Mode of transportation is a term used to denote the means of transport used to move from one place to another . Moda normally used in transportation can be classified on the mode that runs on land , sailing on the sea and inland waters , as well as the mode of flying through the air.               Investment is a term with several meanings related to finance and economics. The term is associated with the accumulation of a form of assets with an expectation of profit in future. Sometimes, the investment is also known as capital investment. It is necessary for investment analysis of the transportation services travel between cities, in order to predict income and investment gains in the future. And can determine the ratio between the investment value of the time interval 1 hour / 15 minutes of departure to the time interval 1 hour / 30 minutes to departure whichever is more favorable between the interval time of 1 hour / 15 minutes of departure and the time interval 1 hour / 30 minutes of departure. From the research it was found that a more favorable time interval, ie the time interval with the departure 1 hour / 15 minutes. So interval 1 hour / 15 minutes to use the travel. The grounds are getting faster departing passengers, the more revenue or profits.               Performance transportation services company created to meet the needs of passengers who want public transportation between cities is convenient, safe , and fast . In accordance with the wishes of the whole society. Public transport is targeting all circles . With the price Rp.130.000 , - / Person .
STUDI PERHITUNGAN DEBIT MAKSIMUM PADA SALURAN DRAINASE PADA JALAN PANDAN KEC. TENGGARONG KUTAI KARTANEGARA NOVITA SARI, YENI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.869 KB)

Abstract

Drainase merupakan infrastuktur yang sangat penting bagi suatu wilayah. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha untuk mengalirkan air yang berlebihan dalam suatu konteks pemanfaatan tertentu. Tata guna lahan yang semakin hari semakin kedap air membuat daya resap air hujan ke dalam lapisan tanah menjadi berkurang, air hujan yang tidak meresap akan menambah volume limpasan permukaan yang masuk dalam saluran drainase. Untuk menangani permasalahan banjir di jalan Pandan Kabupaten Kutai Kartanegara ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode log person type III, kemudian menghitung debit banjir rancangan dengan metode manning. Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 10 tahun, pengumpulan data actual lapangan (catchment area) sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Pandan Kabupaten Kutai Kartanegara
ANALISIS DISTRIBUSI WAKTU HEADWAY DAN GAP KENDARAAN (Studi Kasus Simpang Bersinyal: Jalan MT. Haryono Dan Muhammad Said) Kota Samarinda SARI, RUSLINA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.68 KB)

Abstract

Pentingnya time headway, khususnya dalam lalu lintas jalan, mendorong perlunya penentuan standar nilai(model), yang dapat digunakan untuk keperluan praktis. Beberapa pendekatan teoritis dengan menggunakan model-model distribusi statistik berdasarkan beberapa penelitian empiritis telah menghasilkan suatu standar nilai time headway yang siap dipakai untuk keperluan perencanaan dan analisis secara luas. Simpang penelitian berada pada ruas jalan MT. Haryono dan Muhammad SaidProporsi data time headway menurut kendaraan di setiap ruas jalan bervariasi untuk kendaraan bermotor (MC-MC) variasi antara 45% sampai 54%. Selanjutnya untuk kendaraan ringan (LV-LV) variasi antara 30% sampai 39%. Untuk kendaraan berat (HV-HV) variasi antara  6% sampai 7% total keseluruhanUji model distribusi terhadap data time headway pada jalan MT. Haryono dan jalan Muhammad Said didapatkan model exponential. Terpilihnya model exponential menunjukan bahwa arus yang terjadi pada kedua tipe jalan sedang
ANALISA KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG DI KOTA SAMARINDA (Studi Kasus Simpang 4 Basuki Rahmat,Simpang 3 Jalan Kusuma Bangsa,Simpang 3 Jalan Pahlawan) PRASETIYO, YUDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.833 KB)

Abstract

Jalan Agus salim adalah Jalan yang menghubungkan jalan lain ny antar simpangJalan Kusuma Bangsa,Simpang 4 Jalan Basuki Rahmat Dan simpang 3 Jalan Pahlawan,Khususny Daerah Jalan agus Salim dan Jalan basuki Rahmat Sering terjadi macet karna Dampak kendaraan yang padat.Tujuan Penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Rancangan 5 Tahun kedepan Dengan Mengevaluasi kinerja persimpangan dengan lampu lalu lintas Pada kondisi eksisting,mendapatkan koordinasi yang tepat untuk dapat mengurangin waktu antrianMetode Penelitian nya adalah dengan menggunakan metede obsevasi,metedo yang di amatin secara langsung di lapangan dan data yang di ambil meliputin data volume lalu lintas yang di laksanakan semama 3 hari yang di tentukan pada hari kerja dan hari liburHasil analisa dan perencanaan di dapat analisi kapasistas dan derajat kejenuhan pada periode 3 hari jam jam puncak pagi,siank dan sore hari dalam hal ini jam puncak macet terjadi pada hari senin.solusi nya dengan memperbaiki persimpangan agar tidak terjadi kemacetan dengan cara memperbaiki manajemen sinyal dan di setiap simpang yang memililki on street parking untuk menghilangkan on street parking sepanjang kurang lebih 250 meter agar kondisi jalan menjadi lancar
KOMPOSISI RANCANGAN ASPAL BETON AC-BASE DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN SEBAGAI BAHAN PENGISI RAMADAN SAPUTRA, FAHRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.422 KB)

Abstract

Fahri Ramadan Saputra, Lapisan aspal beton adalah suatu lapisan pada konstruksi jalan yang terdiri dari  campuran  aspal  keras  dan  agregat,  dicampur  dan  dihampar  dalam keadaan panas serta dipadatkan pada suhu tertentu.            Laston sebagai lapisan pondasi, dikenal dengan nama (Asphalt Concrete-Base), dengan tebal nominal minimum 7,5 cm. Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik campuran AC-Base dengan filler semen meninjau hasil stabilitas, flow dan uji marshall. Penelitian ini menggunakan metode perancangan campuran berdasarkan spesifikasi dinas pekerjaan umum direktorat jendral bina marga edisi 2010 revisi yang dilakukan di laboratorium dengan ukuran maksimal agregat kasar 25 mm di aspal gradasi menerus. Sampel yang digunakan untuk AC-Base menggunakan 42 sampel.   Dari hasil pengujian kadar aspal optimum 6,0% untuk variasi I VMA perendaman 30 menit 14,177% dan untuk perendaman 24 jam 14,134% dengan persyaratan min 13%, VIM perendaman 30 menit 4,198% dan untuk perendaman 24 jam 4,149% dengan persyaratan 3,5-5,0%, VFA perendaman 30 menit 70,402% dan untuk perendaman 24 jam 70,659% dengan persyaratan min 60%, Flow perendaman 30 menit 4,51mm dan untuk perendaman 24 jam 4,56mm dengan syarat min 4,5mm, Stabilitas Marshall perendaman 30 menit 1,909Kg dan untuk perendaman 24 jam 1,949Kg dengan syarat min 1800Kg, Dan Marshall sisa didapat hasil 97,964% dengan sarat min 90 %. Untuk variasi II  VMA perendaman 30 menit 14,668% dan untuk perendaman 24 jam 14,698% dengan persyaratan min 13%, VIM perendaman 30 menit 4,477% dan untuk perendaman 24 jam 4,511% dengan persyaratan 3,5-5,0%, VFA perendaman 30 menit 69,478% dan untuk perendaman 24 jam 69,312 dengan persyaratan min 60%, Flow perendaman 30 menit 4,52mm dan untuk perendaman 24 jam 4,55mm dengan syarat min 4,5mm, Stabilitas Marshall perendaman 30 menit 1,918Kg dan untuk perendaman 24 jam 1,953Kg dengan syarat min 1800Kg, Dan Marshall sisa didapat hasil 98,194% dengan sarat min 90 %.
KAJIAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE PADA JALAN D.I PANJAITAN KOTA SAMARINDA HARTAWAN, DEDY SUGI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu kota yang berkelanjutan harus memiliki sistem drainase  yang cukup memadahi. Genangan di ruas jalan masih sering terjadi dibeberapa kota, terutama kota padat penduduk. Jalan DI.Panjaitan  yang terletak di Samarinda merupakan jalan utama menuju perkotaan Samarinda, di daerah tersebut terdapat rumah penduduk yang cukup padat, akan tetapi keadaan saluran di sekitar tidak memadahi. Karena hal itu di daerah tersebut mengalami genangan atau banjir,sehingga menggangu masyarakat sekitar yang menggunakan jalan tersebut untuk melakukan sebuah aktifitas perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanggulangan banjir dengan menganalisa dimensi saluran jalan DI.Panjaitan dengan menggunakan metode (Gumbel) dan (Log Pearson Tipe III). Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 10 tahun, pengumpulan data actual lapangan (catchment area)sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Sentosa, Kemakmuran, Pelita, Dan Merdeka. 

Page 77 of 111 | Total Record : 1106