cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISA PERENCANAAN PERPAANJANGAN BANDAR UDARA LONG APUNG PRIYANTO, TOMY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1671.491 KB)

Abstract

Tomy Priyanto, Bandar udara long apung adalah Bandar udara yang memiliki panjang 1170 m dengan tipe peswat peswat perintis yang mendarat yaitu Susi Air , dimonim air, hevilift dan maf. dengan peramalan pergerakan penumpang yang semakin meningkat setiap tahun nya maka harus ada nya pekerjaan perpanjangan runway dari 1170 M menjadi 1600 M agar sesuai persayaratan untuk jenis peswat rencana ATR 72 yang akan mendarat Di Bandar udara long ampung tersebut. Dengan peswat ATR 72 maka pergerakan penumpang yanag ada di Bandar udara long apung akan terpenuhi. Dalam peneliian ini ingin di lihat pergerekan penumpang di tahun 2022 nanti apakah kapasitan Bandar udar along apung mampu menampung jumlah penumpang yang sudah di ramalkan adapun metode yang di gunakan untuk menghitung ramalan penumpang adalah metode indeks pertumbuhan membandingkan jumlah penumpang tiap tahun nya, adapun metode yang selanjut perhitungan perkerasan dengan metode ACN/PCN klasik dan untuk menghitung RAB menggunakan acuan Peraturan Mentri Perhubungan Republik Indonesia NOMER : PM. 78 TAHUN 2014 Tentang Standar Biaya Di Lingkungan Kementrian Perhubungan. Dari hasil peramalan penumpang di tahun 2022 iyalah 6480 orang dari perhitungan landasanpacu di dapat 1600 m dengan lebar 30 m dan lebar bahu 3 m dengan tebal perkerasan yaitu surface/AC 5 inci, base coarse 8 inci dan sub base 19 inci maka anggaran yang akan di keluarkan untuk mengerjakan pepanjangan landasan pacu pada Bandar udar along apung iyalah sebesar Rp 91,433,022,000.00 (Terbilang : Sembilan Puluh satu Miliar empat ratus tiga puluh tiga juta dua ribu ).
Perencanaan Campuran Beton Normal F’c 40 MPa Dengan Material Lokal ( Agregat Kasar Ex. Selabing dan Ex Muara Wahau ) PERDANA, SETIAJI CHANDRA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.989 KB)

Abstract

Setiaji Chandra Perdana, 2017, Perencanaan Campuran Beton Normal F’c 40 MPa Dengan Material Lokal ( Agregat Kasar Ex. Selabing dan Ex Muara Wahau )Studi Kasus proporsi campuran beton normal f’c 40 MPa (I) : Dr. Ir. H.Benny Mochtar EA,. M.T., Pembimbing (II) : Zonny Yulfadli., S.T, M.TInstalasidanPengolahan Air (IPA) PDAM Kota Samarinda Unit Gunung Lingai dengankapasitas debit 100 liter/detik telahmelayanipelanggan pada tahun 2017 adalah sebanyak 15.557 sambunganrumah.Permasalahan yang terjadi adalah penggunaan material lokal di kabupaten kutai timur untuk mengetahui unsur fisik material agar mendapat proporsi campuran beton yang sesuai dengan perencanaannya.Oleh karena itu penulis melakukan penelitian dengan judul : Perencanaan Campuran Beton Normal F’c 40 MPa Dengan Material Lokal ( Agregat Kasar Ex. Selabing dan Ex Muara Wahau ) Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah : (1) Berapa proporsi Job Mix Design Beton untuk mutu betonf’c40MPamenggunakan bahan material lokal batu pecah ex.Selabing dan pasir alami ex.Muara Muara wahau.Penelitian dengan melakukan pengujian material di laboratorium konstruksi , analisis dan dalam perhitungannya menggunakan metode SNI ( Standart Nasional Indonesia ).Hasil penelitian menunjukkan bahwa :Kuat tekan yang direncanakan adalah f’c 40 MPa dan kuat tekanrata-rata rencana yang ditargetkan (f’cr) 49 MPa. Menurut hasil percobaan dengan proporsi yang telah dilakukan adalah sebagai berikut :Ø Didapatkan susunan campuran beton teoritis untuk tiap M³, sebagai berikut :Semen Portland ex. Tonasa                   =          612      KgAir                                                          =          205      KgAgregat Kasar ex. Selabing                   =          872      KgAgregat Halus ex. Muara Wahau          =          635      Kg Dari proporsi campuran diatas didapatkan nilai slump dan hasil pengujian kuat tekan silinder adalah :Ø Nilai slump yang didapat adalah 90 mm.Ø Pada umur 7 hari, estimasi 28 hari nilai kuat tekan rata-rata adalah 53,28 MPa > 49 MPa dan nilai deviasi standard adalah 1,44Ø Pada umur 28 hari nilai kuat tekan rata-rata adalah 50,16MPa> 49 MPa dan nilai deviasi standard adalah 0,88.Ø Pada umur 7 hari dan 28 hari nilai kuat tekan rata-rata didapat adalah 51,72 MPa > 49 MPa dan nilai deviasi standard adalah 1,98
STUDY ANALISA SALURAN DRAENASE JALAN BUNG TOMO SAMARINDA SEBERANG PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DARMAWAN, ACHMAD INDRA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.638 KB)

Abstract

Banjir yang terjadi di Jalan Bung Tomo ini merupakan dasar yang melatar belakangi pelaksanaan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab banjir dikawasan tersebut, mengetahui nilai kapasitas yang cukup untuk daya tampung saluran drainase nya, dan juga mengetahui bagaimana cara penanganan menanggulangi banjir nya di Jalan Bung Tomo tersebut. Dalam pelaksanaannya diperlukan survey di lapangan mengenai dimensi saluran yang ada, panjang lintasan terjauh, waktu konsentrasi, dan cacthmen area. Dalam menganalisis data sekunder diperlukan perhitungan mengenai luas DAS, data curah hujan dari BMKG setempat, penentuan hujan rencana, dan menganalisis intensitas hujan rencana. Dalam menganalisis data primer diperlukan cara survey langsung di lapangan untuk pengambilan data dokumentasi, survey batas daerah tangkapan air dan luas total perencanaan. Analisis intensitas hujan rencana untuk periode ulang 2, 5, 10 dan 25 tahun berturut-turut. Setelah dilakukan pengecekan maka didapatkan bahwa kapasitas yang tersedia tidak memadai dalam menampung debit hujan maksimum yang terjadi sehingga diperlukan perbaikan sistem drainase. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan membuat saluran drainase pengalih, yang di rencanakan di Jalan Bung Tomo
PEMODELAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG FOLDER JALAN KADRI OENING BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS CAHYONO, ANSYE ALIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.869 KB)

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang sering dilanda musibah banjir. Terutama di Provinsi Kalimantan Timur tepatnya di Samarinda. Dengan kondisi geografi daerah berbukit dengan ketinggian bervariasi. Banjir dipicu karena kegiatan manusia yang menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan dan pesatnya pembangunan yang terjadi adalah berkurangnya daerah resapan sehingga berdampak pada pendangkalan sungai, sehingga memicu terjadinya bencana banjir. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengamati seberapa besar debit curah hujan dan kapasitas daya tampung folder di jalan kadrie oening. Dari hasil penelitian, besarnya debit curah hujan di folder jalan kadrie oening samarinda dengan kala ulang 2 tahun sampai dengan kala ulang 25 tahun mengalami kenaikan yang tidak terlalu signifikan, sedangkan besarnya kenaikan air folder akibat dari debit curah hujan tahun 2043 kenaikan dari 1 sampai 5 mengalami kenaikan yang juga tidak terlalu signifikan.
PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI DAN POLA TANAM PADA DAERAH IRIGASI RAPAK OROS KUTAI BARAT RAHMAN, ABDUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.413 KB)

Abstract

Irigasi bagi tanaman padi berfungsi sebagai penyedia air yang cukupdan stabil untuk menjamin produksi padi. Luas tanah atau sawah di dalamdaerah pengairan di bagi – bagi sedemikian rupa sehingga memudahkanpembagian airnya. Adapun cara pembagiannya tergantung pada tujuanpengairan itu dan kebutuhan air untuk pertanian. Air yang di salurkan kesawah melalui sistem jaringan yang terdiri atas saluran – saluran air denganbangunan pengendali. Daerah Irigasi Rapak Oros adalah daerah irigasi yang relatif baru, yang mempunyai luasan ± 4000 ha. Kawasan ini memiliki areal yang belum di fungsikan sebagai sawah karena belum adanya air irigasi. Kawasan ini berada pada areal yang cukup datar dan masih memiliki areal yang belum di fungsikan sebagai sawah karena belum adanya air irigasi. Hal ini ditunjang dengan kondisi tanah yang mendukung untuk pertanian. Dari informasi kelompok tani yang ada, serta dari hasil survey pendahuluan ketersediaan air juga mencukupi sekitar ± 4 m3/dt. Kondisi topografi yang memungkinkan membuat bendung baru di Sungai Mehengen dimana aliran sungainya menuju Rapak Oros yang nantinya akan digunakan untuk menaikan muka air sehingga supaya mampu mengairi areal daerah irigasi. Berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan suatu kajian berdasarkan informasi dan data terbaru terhadap SID Rapak Oros untuk dipakai sebagai acuan pengembangan D.I. Rapak Oros agar dimasa depan mampu memiliki areal yang maksimal dan produktif sehingga Keberadaan D.I. Rapak Oros mampu memberi manfaat pada masyarakat sekitar dan menyokong berbagai program pemerintah di bidang pertanian. Atas dasar pertimbangan diatas maka diperlukan suatu kegiatan yang terpadu dan Suhubungan dengan permasalahan yang diuraikan diatas, maka Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Provinsi Kalimantan Timur dalam hal ini Perencanaan dan Program melakukan kegiatan “SID D.I. Rapak Oros Kabupaten Kutai Barat”.
STUDI PERHITUNGAN SISTEM SALURAN DRAINASE PADA JALAN HAJI ISA III KECAMATAN TANJUNG REDEB KABUPATEN BERAU FAHLIANANTA, RANDY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.261 KB)

Abstract

Kabupaten Berau banyak menyimpan potensi yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha. Kabupaten ini memiliki banyak sekali wisata alam yang sangat cantik dan mempesona, Potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Berau terbentuk dari kondisi geografis, sejarah dan budaya. Pada jalan Haji Isa III – Kota Berau merupakan aksen jalan yang sering mengalami banjir sehingga perlu adanya penelitian, Untuk perhitungan hidrologi pada penelitian ini menggunakan metode distribusi gumbel dan metode log person type III. Dari hasil perhitugan hujan rancangan periode 2, 5, dan 10 tahun didapat nilai debit banjir rancangan untuk setiap saluran pada penelitian ini. Untuk perhitungan hidrolika pada penelitian ini menggunakan metode manning. Sehingga dapat disimpilkan kondisi drainase tidak mampu menampung debit yang ada. Maka untuk periode 10 tahun harus merubah dimensi penampang saluran menjadi lebih besar dari dimensi existing.
Penerapan Arsitektur Kontemporer Pada Perencanaan Gedung Olahraga Soft Tennis Di Samarinda RAHMAH, CEMPAKA NURUR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1961.702 KB)

Abstract

Olahraga merupakan kegiatan yang dapat memberikan kesehatan dan kesenangan kepada manusia. Ada satu olahraga yang belum banyak diketahui pada masyarakat khususnya kota Samarinda, yaitu permainan Olahraga Soft Tennis. Namun saat ini, untuk fasilitas olahraga Soft Tennis belum terpenuhi sehingga dilakukan rancangan gedung olahraga Soft Tennis yang bersifat edukatif, rekreatif, dan professional dengan memperhatikan beberapa aspek salah satunya aksesibilitas. Perencanaan Gedung Olahraga Soft Tennis di Samarinda ini di desain dengan penerapan Arsitektur Kontemporer, yang dilengkapi dengan sarana dan fasilitas pelatihan Soft Tennis untuk atlet dan masyarakat umum yang berstandarkan Internasional. Untuk menentukan lokasi pembangunan gedung olahraga ini dilakukan pengumpulan data dari lokasi site yang terpilih dan menganalisa hasil data yang telah di dapat agar dapat sesuai dengan kriteria kelayakan perencanaan gedung olahraga Soft Tennis di Samarinda
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DESA SENAKEN DAN DESA JONE KOTA TANA PASER, KABUPATEN PASER SUHARDI, TRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.907 KB)

Abstract

Drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Maksud dan tujuan drainase adalah membuang air di atas permukaan tanah yang beriebihan, menurunkan dan menjaga permukaan air agar tidak terjadi genangan, sehingga akibat negatif dengan adanya genangan dan luapan air dapat dihindari. Dalam merencanakan saluran drainase meliputi tiga tahapan yaitu; analisis hidrologi, perhitungan hidrolika dan gambar rencana. Analisis hidrologi dilakukan berdasarkan curah hujan, topografi daerah, karakteristik daerah pengaliran serta frekuensi banjir rencana. Dari hasil analisis hidrologi diperoleh besarmya debit air yang harus ditampung oleh drainase. Kemudian atas dasar debit yang diperoleh, dimensi drainase dapat direncanakan berdasarkan perhitungan hidrolika. Dari hasil perhitugan debit rancangan periode ulang 2,5, dan 10 tahun didapatkan penampang saluran drainase berbentuk persegi dari pasangan batu difinishing dengan dimensi saluran sebagai berikut; lebar dasar saluran (B) 270 cm, tinggi penampang basah (h) 140 cm, tinggi jagaan (w) 60 cm. Agar saluran drainase dapat berfungsi dengan baik sesuai perencanaan, perlu dijaga aliran air dalam saluran tidak tersumbat ,adanya pemeliharaan terhadap saluran drainase agar air dapat mengalir secara maksimal sehingga dapat mengurangi kerusakan jalan serta biaya perbaikan tidak menjadi besar.
KAJIAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE JALAN GUNUNG MERBABU KECAMATAN SAMARINDA ULU KOTA SAMARINDA FEBRI YANTO, DWI NURI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.516 KB)

Abstract

Kota Samarinda adalah Ibu Kota Propinsi Kalimantan Timur yang merupakan daerah perkotaan padat penduduk dan menjadi pusat pemerintahan serta pusat perekonomian daerah. Seperti kota besar lainnya. Hal ini menyebabkan banyak resapan yang berubah fungsinya. Secara tidak langsung daerah resapan air memegang peran penting sebagai pengendali banjir. Fenomena kejadian banjir di Kota Samarinda ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namun pada saat hujan dengan durasi 3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir. Berbagai upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Kota ternyata belum optimal dalam mengatasi masalah banjir. Salah satu daerah rawan banjir di Kota Samarinda adalah kawasan Jalan Gunung Merbabu Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Besar kapasitas daya tampung saluran drainase existing, saluran 1 = 2.138 m3 / detik, Saluran 2 = 0,814 m3 / detik, Saluran 3 = 0,036 m3 / detik, Saluran 4 = 0,771 m3 / detik, Saluran 5 = 0,391 m3 / detik, Saluran 6 = 0,419 m3 / detik, Saluran 7 = 0,202 m3 / detik, Saluran 8 = 0,254 m3 / detik, Saluran 9 = 0,149 m3 / detik, Saluran 10 = 0,505 m3 / detik, Saluran 11 = 0,103 m3 / detik, Saluran 12 = 0,361 m3 / detik, Saluran 13 = 0,067 m3 / detik, Saluran 14 = 0,385 m3 / detik. Besar debit banjir rancangan kala ulang 2, 5, 10 dan 25 tahun, Kala Ulang 2 tahun (2020) = 0,963 m3 / detik, Kala Ulang 5 tahun (2023) = 1,062 m3 / detik, Kala Ulang 10 tahun (2028) = 1,127 m3 / detik, Kala Ulang 25 (2043) = 1,209 m3 / detik. Besar kapasitas saluran drainase yang mampu menampung debit banjir kala ulang 10 tahun, Saluran Terbuka (Trapesium), Lebar Atas Saluran (T) : 1,70 m, Lebar Bawah Saluran (B) : 1,50 m, Tinggi Saluran (H) : 1,50 m, Tinggi Saluran penampang basah(h) : 0,60 m, Tinggi Jagaan (w) : 0,90 m, Kemiringan Penampang Saluran (m) : 0,167 m
ANALISA KAPASITAS PELAYANAN LALU LINTAS JALAN SLAMET RIYADI - BUNG TOMO - DR. CIPTO MANGUNKUSUMO TERHADAP PEMBANGUNAN JEMBATAN MAHAKAM IV KOTA SAMARINDA ADI SAPUTRA, OMI YANA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1364.795 KB)

Abstract

Lalu lintas menuju Jembatan Mahakam Kota Samarinda sering terjadi kemacetan akibat meningkatnya jumlah kendaraan dan juga kendaraan harus satu persatu untuk memasuki Jembatan Mahakam. Jembatan Mahakam IV adalah solusi macet di Jembatan Mahakam saat ini. Pembangunan Jembatan Mahakam IV ini sangat berpengaruh terhadap kapasitas jalan dan pelayanan lalu lintas saat ini dan masa mendatang terutama ruas jalan yang akses utamanya nanti akan melewati Jembatan Mahakam IV yaitu jalan Slamet Riyadi, Bung Tomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas jalan dan tingkat pelayanan lalu lintas saat pembangunan Jembatan Mahakam IV dan sesudah adanya Jembatan Mahakam IV. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan survei lalu lintas dan perhitungan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Hasil perhitungan dan analisa menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pelayanan pada saat pembangunan Jembatan Mahakam IV (2018) dan setelah beroperasi tahun 2019. Setelah beroperasi, Jembatan Mahakam IV (menuju Samarinda Seberang) memiliki tingkat pelayanan B (DS = 0,41) untuk Sepeda Motor dan untuk kendaraan ringan dan kendaraan Berat tingkat pelayanan C (DS = 0,67).

Page 83 of 111 | Total Record : 1106