cover
Contact Name
Fauziah Astrid
Contact Email
fauziah.astrid@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtabligh@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dakwah Tabligh
ISSN : 14127172     EISSN : 2549662X     DOI : -
Tabligh Journal is a scientific publication for research topics and studies on communication and da'wah. The form of publiation that we receive will be reviewed by reviewers who have a concentration in the field of Communication, specifically Da'wah and Communication.We publish this journal twice a year, in June and December. The Tabligh Journal first appeared in the printed version in 2011. This journal is managed by the Tabligh journal team under the Da'wah and Communication Faculty of Alauddin Islamic University in Makassar.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
MAKNA SIMBOL ARTEFAK PADA PROSESI MAPPATUDANG ARAJANG MELALUI MEDIA FOTOGRAFI Hasbulllah Mathar
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.21890

Abstract

This study is a study that discusses the concept of culture that exists in human life. This study aimed to find out the meaning of the artifact symbols in the Mappatudang Arajang procession in Bone Regency through the media of photography. To achieve the objectives of this study, the use of descriptive qualitative research methods and semiotic research approaches. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation. The results showed three meanings in the symbols of artifacts in the Mappatudang Arajang procession through the media of photography. The first is as a symbol of courage. The second is as a symbol of life. the third is as a form of respect for their ancestors. And the Fourth is considedered a symbol of ideology. These three meanings have been implemented into people's lives in Bone Regency.
STRATEGI INTERVENSI PADA KOMUNITAS MUALLAF BERBASIS PEMBERDAYAAN DI KELURAHAN BETTENG KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN PINRANG Sakaruddin Mandjarreki; Abd Gappar Yusuf
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.23788

Abstract

Pokok masalah dalam penelitian ini yaitu “Strategi Intervensi pada Komunitas Muallaf Berbasis Pemberdayaan di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang” adapun sub masalah dalam penelitian iniantara lain: 1. Bagaimana Intervensi pada Komunitas Muallaf Berbasis Pemberdayaan di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang?; 2. Apa Kendala dalam Melakukan Intervensi pada Komunitas Muallaf yang Berbasis Pemberdayaan di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang?.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan sosiologi yang lokasi penelitian ini yaitu bertempat di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.Metode dalam pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen  dalam penelitian ini yaitu kamera, buku catatan, handphone dan pedoman wawancara. Setelah semua data terkumpul, peneliti melakukan analisis data dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (drawing conclusion).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Strategi intervensi pada komunitas Muallaf berbasis pemberdayaan di Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang terbagi menjadi empat, yaitu: 1) strategi intervensi pemberdayaan dari segi pengembangan sumber daya manusia; 2) strategi intervensi pemberdayaan dari segi peningkatan sarana dan prasarana. Kendala yang dialami dalam melakukan intervensi meliputi akses mobilisasi ke lokasi yang sulit, tidak adanya akses interner maupun telepon seluler dan kurangnya tenaga pendampng dalam melakukan suatu pemberdayaan.Implikasi Penelitian diharapkan dalam melakukan intervensi pemberdayaan secara sistematis dan berkelanjutan namun tetap mengacu pada teori pengembangan masyarakat yaitu menciptakan kemandirian masyarakat agar tidak selalu bergantung pada orang lain, serta melakukan upaya perbaikan jalur transportasi, sistem jaringan dan membangun jaringan kerjasama dengan beberapa pihak yang mampu melakukan pendampingan pada Komunitas Muallaf tersebut.
PERAN ORANG TUA DALAM MELAKUKAN PENDAMPINGAN TERHADAP PELAKU PERNIKAHAN ANAK DI DESA LEMBANG LOE KECAMATAN BIRING BULU KABUPATEN GOWA Hasaruddin Hasaruddin; Naldi Naldi
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.23789

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran orang tua dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku pernikahan anak di Desa Lembangloe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa. Berdasarkan yang telah diuraikan di rumusan masalah peneliti dapat mengambil tujuan penelitian sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui latar belakang terjadinya pernikahan anak di Desa Lembangloe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa; 2) Untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam pembinaan pemahaman pelaku pernikahan anak di Desa Lembangloe Kabupaten Gowa?.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Pendekatan Komunikasi dan Pendekatan Sosiologi yang berlokasi di Desa Lembangloe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa, sumber data dalam penelitian ini yaitu Dg Seha selaku Imam Desa Lembangloe, dan informan tambahan yaitu Yasin selaku Kepala Desa Lembangloe.Dan orang tua pelaku pernikahan anak di bawah umur yaitu Dg Bahadan istri Dg Diana, dan Mina. Pelaku pernikahan anak di bawah umur yaitu Darmawati dan Wahyu, Nurul, Rais dan Ramlah. Serta Tokoh Masyarakat yaitu Dg Ma’u dan Dg Baha.Serta data primer seperti kajian kepustakaan, dan penelusuran penelitian terdahulu.Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan instrumen penelitian.Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa latar belakang terjadinya pernikahan di bawah umur disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1) Faktor kemauan sendiri dan bukan karena paksaan orang tua untuk segera menikahkan anaknya, 2) Faktor pergaulan bebas yang sering dan kebanyakan hamil di luar nikah, 3) Faktor pendidikan sekolah yang jauh dan juga biaya yang mahal, 4) Faktor orang tua (perjodohan). Kemudian peran orang tua dalam pembinaan pemahaman pelaku pernikahan anak yaitu: 1) Komunikator diunjukkan dengan memberikan pemahaman bagi anak bahwa komunikasi itu penting, 2) Sebagai Teman, ditunjukkan dengan mendengarkan secara seksama curhatan anak terkait maslah apa yang di alami, dan 3) Konselor,  ditunjukkan dengan adanya pemberian masukan yang tidak memihak kepada satu sama lain, menyelesaikan masalah dengan musyawarah, tidak saling membesarkan ego masing-masing serta saling memberikan pengertian.Implikasi dalam penelitian ini yaitu hendaknya pihak pemerintah lebih meningkatkan pemahaman dan mempertimbangkan kesiapan anak sebelum melangkah ke sebuah pernikahan.Serta orang tua yang membekali anaknya dengan pendidikan yang tinggi supaya mereka memiliki pemahaman yang baik dari berbagai aspek sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI MODERN DALAM PRAKTIK AMSI SULSEL MENGAWAL PROFESIONALISME PERS Dian Muhtadiah Hamna
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.25751

Abstract

The Indonesian Cyber Media Association (AMSI) of South Sulawesi was born along with the establishment of the Central AMSI in 2017. This organization was formed to strengthen the quality of cyber media journalistic products in accordance with the code of ethics and improve cyber media governance in Indonesia. The management of this media organization in order to become professional cannot be separated from the communication process among its members. So the authors conducted research on how to apply Modern Organizational Theory in AMSI South Sulawesi. The research method used is qualitative research, namely research that is descriptive and uses analysis. The author conducted in-depth interviews with three South Sulawesi AMSI administrators as informants. The results of the study stated that AMSI Sulsel always showed attitudes and actions to realize the professionalism of the press and journalistic work in online media. Professional editorial work, especially those that have an effect on social improvements in the community, always correlates with the sustainability of the media industry and its business.
DAKWAH RAMAH : SOLUSI PENCEGAHAN RADIKALISME DI INDONESIA M Amin Fatulloh
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.24337

Abstract

Abstract;Radikalisme merupakan suatu tindakan yang tidak patut untuk di ikuti, ranah adikalisme sudah masuk kedalam perbuatan yang tidak terpuji. Radikalisme di Indonesia ini tidak ada habis-habisnya sehingga berujung pada tindakan yang tidak di inginkan yakni terorisme, alian-aliran sesat yang semua itu bisa merugikan banyak masyarakat indonesia dan berujung pada petikaian, pecah belah antar agama, suku hingga sampai berujung nyawa. Indonesia merupakan negara yang kaya dengan suku budaya serta agama, Kemakmuran indonesia ditentukan dari sikap toleransi dari masing-masing masyarakat tersebut. Saling menjaga satu sama lain untuk menciptaakan keharmonisan antar sesama, saling percaya dan menghormati antar sesama. Tujuan dari artikel ini adalah memberikan sutau tawaran untuk solusi pencegahan radikalisme di Indonesia, pencegahan tersebut melalu dakwah ramah. Dakwah ramah adalah dakwah dengan sikap yang baik,sabar dan tidak merugikan orang. Dakwah ramah bisa dijadikan solusi dalam pencegahan radikalisme dengan merambah kedalam ranah Pluralisme,Toleransi, Ibadah dan akhlak serta Nasionalisme . Sebagai kesimpulan, artikel ini mencoba mengajak semua elemen pemerintah, institusi akademik, dan masyarakat sipil untuk meminimalisasi radikalisme di Indonesia.
DAKWAH MUSLIM DESIGNER COMMUNITY MELALUI DESAIN GRAFIS AR, Nirwan Wahyudi
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 23 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v23i1.18828

Abstract

The study was qualitative field research using the sociological and da'wah sciences approaches. The primary data source of the study was 20 (twenty) members of the Muslim Designer Community (MDC), while the secondary data sources were readings or references related to the study topic. Open interview, participant observation, and document review were utilized in collecting the data, which were then analyzed through the phenomenological data analysis technique. MDC graphic da’wah activities, both in the real world and in cyberspace (internet) reflected two major dimensions of da’wah activities, namely the dimensions of treatise delivery (bi Ahsan al-qawl) and of the obedience or the application of truth values (bi Ahsan al-’amal). MDC interpreted the graphic da’wah activities as a form of visual da'wah, a marker of changes in society’s perception of dakwah, a reflection of contemporary da'wah movements, a possible visualizer counterpart, and a driver for the unification of the da’wah visualizers.
ASPEK HUMOR DALAM RETORIKA DAKWAH GUS BAHA DI MEDIA YOUTUBE Imam Sadili
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.23647

Abstract

Humor in da’wa rhetoric is an important component, so that speech is lively and liked by many people, especially layman audiences. This article aims to formulate Gus Baha’s view about humor and its urgency in da’wa rhetoric as well as the humor classification in several of Gus Baha’s speeches on the youtube channel. The study uses the qualitative method, by describing the data obtained from observation of Gus Baha’s speech on several youtube channels and some related books and research. Results of the study found that Gus Baha saws humor as worship, a sign of pious (ālim), and a refreshing instrument for a mukmin. The study also classifies Gus Baha’s humor into 3 types; Sufi humor, Islamic boarding school (pesantren) humor, and fiqh humor.
STRATEGI KEMANDIRIAN EKONOMI PONDOK PESANTREN DI MASA PANDEMI COVID-19 Akhmad Syahid
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.24583

Abstract

Pondok Pesantren is the oldest institution in the field of Islamic proselytizing as well as education in Indonesia. Its existence has proven to have made a major contribution to the history of the Indonesian independence struggle. Historically, the establishment of Islamic boarding schools was initiated and practiced by individuals (Kyai) and some were from an association or organization. In 2019, a virus emerged that seriously endangered human life in the Wuhan region of China. In early 2020, the dangerous virus spread to Indonesia and was better known as Corona Virus Disease (Covid-19). The spread of Covid-19 has greatly impacted various aspects of life, including Islamic boarding schools. Pondok Pesantren is very much feeling the impact, one of which is in the economic sector, where the learning process must continue while the income/income from student guardians decreases drastically. This research used qualitative research methods, using a phenomenological approach. The research place is the Al-Amin Islamic Boarding School in Central Lampung, with a data collection method by means of interviews, observations, and documentation. The results of this study show that the impact of Covid-19 greatly affects the operation of the Islamic Boarding School, even so, the Al-Amin Islamic Boarding School in Central Lampung remains responsible by continuing to carry out guidance and learning to the students. To support the operational costs of the Islamic Boarding School, independent efforts were made to improve economies, such as by opening confections, catfish and carp farming, laundry, and canteens.
PERAN TOKOH AGAMA DALAM MEMUTUS RANTAI PERSEBARAN COVID-19 DI MEDIA ONLINE Tiara Mar'atus Sholikha
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 22 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v22i2.25234

Abstract

Many figures have played an important role in overcoming the COVID-19 pandemic. This role is carried out by various parties, including religious leaders. Religious figures have charismatic figures and have special powers to influence the actions of the people who are in their community. messages conveyed by religious leaders also tend to be listened to and followed by people with similar beliefs. Therefore, this study aims to find out how the role of religious leaders in breaking the chain of the spread of COVID-19 in online media. To achieve this goal, this study uses a descriptive analysis method by taking research data from various media and articles that focus on the responses of religious leaders in breaking the Covid-19 chain in online media. This study concludes that the role of religious leaders in breaking the chain of the spread of COVID-19 is as a damper for public confusion, as a mouthpiece for pandemic information, and as role models.
KONSEP PERIMENOPAUSE DAN CARA MENYIKAPINYA MENURUT ZAKIYAH DARAJAT Nuraeni; Handrianto, Budi; Rahman, Imas Kania
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 23 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v23i1.25923

Abstract

Every woman has different perimenopause times, some women experience it early and some are even late. The tendency of women who have perimenopause and menopause has shifted towards a relatively young age from time to time, especially in Europeans. The way they responded to the perimenopause period was different, Some women are giving up on reality and circumstances, and others also try not to discuss it and there is even a group of women who reject the situation. From this attitude of rejection, there are various problems that are quite serious and affect the physical and psychological. The turmoil of a perimenopause woman's feelings will greatly affect her condition in the internal family and the social community. This research aims to analyze the concept of perimenopause and create Islamic guidance and counseling programs for adults, especially Muslim women who are heading or are in the perimenopause period in order to provide solutions to physical symptoms and Islamically psychology. The research methods used in this writing are qualitative methods with library research (literature research) and field research (field research) approaches. Data sources in the form of primary data and secondary data are obtained from literature and field studies in the form of observations, documents, interviews, books, articles, online newspapers, and others related to research themes.