cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015)" : 25 Documents clear
Pengaruh Variasi Ketebalan Titanium Dioksida (TiO2) Terhadap Daya Keluaran Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) M. Aulia Rahman Sembiring Sembiring; Sholeh Hadi Pramono; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.73 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, fabrikasi Dye-Sensitized Solar cell (DSSC) dilakukan dengan metodedeposisi doctor blade untuk pelapisan TiO2. Substratyang digunakan kaca konduktif atau TCO(Transparent Conductive Oxide) yang bisamengalirkan muatan. Dengan metode doctor bladeketebalan lapisan TiO2 diatur dengan cara mengaturlapisan masker. Nanopartikel TiO2, dye organik,elektrolit, dan elektroda lawan disusun dandikombinasi dengan struktur berlapis sebagai lapisandonor-aseptor. Pengujian sel pada ketebalan 292mikrometer dengan menggunakan lampu LED 7 wattmenghasilkan Voc 321 mV dan Isc 13.8 uA. Sementaradaya maksimal mencapai 4429.8 x 10-9W.Kata kunci : DSSC (Dye-Sensitized Solar Cell),Ketebalan lapisan TiO2, Doctor Blade, Daya Keluaran.
OPTIMASI PENEMPATAN SVC DAN TCSC UNTUK PERBAIKAN PROFIL TEGANGAN DAN MENGURANGI RUGI TRANSMISI MENGGUNAKAN METODE REAL-CODED GENETIC ALGORITHM Imam Suwandi; Hadi Suyono; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.184 KB)

Abstract

Peningkatan beban pada sistem tenaga listrik dan letak gardu induk yang jauh dari pembangkit menyebabkan jatuh tegangan yang cukup signifikant dan menimbulkan nilai rugi daya yang besar.Masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan FACTS devices, diantaranya SVC (Static Var Compensator) dan TCSC (Thyristor Controlled Series Capacitor). PadapenelitianiniSVC dan TCSC digunakanuntukmengurangi rugi-rugidayatransmisidan mengatasimasalahpenurunan level tegangan. Penentuan lokasi dan kapasitas yang optimal untuk penempatan SVC dan TCSC dilakukan denganmenggunakanmetodeReal-coded Genetic Algorithm (RGA). MetodeiniditerapkanpadasistemtenagalistrikJawa-Bali 500kV dengandua kondisipembebanan, yaitu100% dan 80%. Hasilsimulasimenunjukkan bahwa penggunaan SVC dan TCSC mampu mengurangi rugi daya aktif dan reaktif sebesar 10,56% dan 35,36% pada pembebanan 100%, sedangkan pada pembebanan 80% rugi daya aktif dan reaktif turun sebesar 7,78% dan 24,08%. Selain itu juga mampu memperbaiki tegangan tiap bus pada sistem hinggaberadapadabatastegangan yang diijinkan.
Perancangan Sistem Pengendalian Kecepatan Motor Pompa Air Tekanan Konstan Putra, Hari Widagdo; Wijono, n/a; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.354 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengendalian motor penggerak pompa air yang dimaksudkan untuk menghasilkan tekanan keluaran pompa yang konstan. Tekanan konstan diperlukan oleh suatu sistem pompa air untuk mengatasi perbedaan debit pada sistem instalasi air ketika jumlah keran yang dibuka bervariasi. Pada saat satu keran dibuka, tekanan air akan sangat tinggi, tetapi saat beberapa keran dibuka tekanan air akan menurun. Hal ini menjadi permasalahan pada sistem yang kerjanya dipengaruhi oleh tekanan seperti pemanas air. Pengendalian kecepatan pompa dilakukan oleh rangkaian PWM ac chopper yang dapat mengubah tegangan masukan sumber yang dicatukan ke motor berdasarkan duty-cycle PWM dengan umpan balik sensor tekanan. Hasilnya adalah tekanan keluaran pompa dapat dipertahankan konstan sesuai dengan set-point sebesar 0,8 kg/cm2. Namun demikian, debit air yang dihasilkan di setiap keran tidak konstan. Oleh sebab itu, konsep pengen-dalian perlu diperbaiki agar dapat menghasilkan debit yang konstan.Kata kunci— Tekanan konstan, Motor pompa, pwm ac chopper
Kajian Kelayakan Ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Gunung Sawur 1 dan Gunung Sawur 2 Di Lumjang Wilda Faradina; Hadi Suyono; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.537 KB)

Abstract

Wilayah Kabupaten Lumajang yang berada di Propinsi Jawat Timur memiliki banyak daerah aliran sungai (DAS) yang berpontensi untuk dimanfaatkan menjadi PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro). Salah satunya adalah potensi sumber daya air di DAS Besuk Semut yang terletak ± 450 m diatas permukaan laut di daerah tangkapan air selatan Gunung Semeru telah dimanfaatkan PLTMH Gunung Sawur. Peneitian ini dibuat kajian kelayakan ekonomi energi PLTMH yang berlokasi di Dusun Gunung Sawur di lereng selatan Gunung Semeru Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Parameter yang digunakan untuk analisis ekonomi energi adalah Pay Back Period (PBP). Net Present Value (NPV) dan Return Of Investment (ROI) dengan kondisi jika di kelola langsung oleh masyarakat atau dikelolah PT. PLN (Persero) (on grid). Hasil menunjukkan bahwa debit air sungai Besuk Semut mampu membangkitkan daya minimal sebesar 9,1408 kW Gunung Sawur 1 dan 3,2588 kW Gunung Sawur 2. Energi istrik yang dapat dibangkitkan pertahun sebesar 101478,33 kWh. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh biaya investasi yang dibutuhkan untuk mrealisasikan PLTMH Gunung Sawur sebesar Rp563.843.121 , Net Present Value (NPV) jika di kelola PT. PLN (Persero) Rp 4.121.417.655 Net Present Value (NPV) jika di kelola masyarakat = sebesar Rp1.166.816.006 pada alternatif 1 , Rp1.599.480.788 pada alternatif 2, Rp2.464.810.352 pada Alternatif 3,Pay Back Period (PBP) jika di kelola PT. PLN (Persero) = 8,1 tahun, Pay Back Period (PBP) jika di kelola masyarakat = 22 tahun pada alternatif 1 , 17,6 tahun pada alternatif 2 dan 12,6 tahun pada alternatif 3. dan Return Of Investment (ROI) jika di kelolah PT. PLN (Persero) = 2,07% Return Of Investment (ROI) jika di kelolah masyarakat = 0,13% pada alternatif 1, 0,42 % pada alternatif 2 dan 0,98% pada alternatif 3 hal ini berarti PLTMH Gunung sawur layak untuk direlasasikan baik oleh PT. PLN (Persero) /on grid atau oleh masyarakat (Off Grid).Kata Kunci— Analisis Ekonomi, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).
PERBANDINGAN EFEK CELL BREATHING PADA JARINGAN CDMA 20001X EVDO PADA FREKUENSI CARRIER YANG BERBEDA Wakhida Rahmawati; Erfan Achmad Dahlan; Sigit Kusmaryanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.223 KB)

Abstract

Skripsi ini akan membahas perbandingan efekcell breathing pada jaringan CDMA 2000 1x EVDOdengan frekuensi carrier yang berbeda yaitu padafrekuensi 800 MHz dan 1900 MHz. Parameter yangdiamati antara lain MAPL (Maximum Allowedable PathLoss), radius sel, dan jumlah user. Berdasarkan data danhasil perhitungan, efek cell breathing yang terjadi ketikajaringan CDMA 20001X EVDO menggunakan frekuensicarrier yang berbeda menimbulkan efek yang berbeda.Disini perhitungan dilakukan dengan merubahinterference margin dan diterapkan pada frekuensi carrieryang berbeda yaitu 800 MHz dan 1900 MHz yang manahasilnya akan merubah pathloss, radius sel, dan jumlahuser. Dengan nilai pathloss dan radius sel juga berbeda,efek cell breathing yang terjadi juga berbeda. Padafekuensi carrier 800 MHz, ketika digunakan modelpropagasi okumura-hata, radius sel maksimum adalah2,38 km, sedangkan pada frekuensi carrier 1900 MHz,radius sel maksimum adalah 1,98 km. Sedangkan dari sisijumlah user, dengan memisalkan ada 27 user yangmeminta sambungan dengan jarak teratur yang dimulaidari jarak 0,1 km dari BS, menggunakan model propagasiokumura-hata, pada frekuensi carrier 800 MHz dapatmenampung user sebanyak 26 user dengan radius sel 1,35km. Sementara pada frekuensi carrier 1900 MHz dapatmenampung 13 user dengan radius sel hanya 0,7 km.Kata Kunci—Cell Breathing, Frekuensi Carrier, Pathloss
HUBUNGAN TENAGA AIR TERHADAP KELUARAN DAYA LISTRIK DAN ASPEK EKONOMIS DI PLTMH GUNUNG SAWUR 2 LUMAJANG I Kadek Dwika Antara; Teguh Utomo; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.884 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Gunung Sawur 2 adalah pembangunan pembangkit listrik yang digunakan untuk kebutuhan listrik warga dan untuk menambah pasokan energi listrik yang kurang. Pembangunan PLTMH ini terletak di Dusun Gunung Sawur di lereng selatan Gunung Semeru Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang dengan memanfaatkan aliran sungai dari mata air Gunung Semeru. Namun pembangunan PLTMH Gunung Sawur 2 kurang maksimum dikarenakan ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa potensi daya yang dapat dibangkitkan pada PLTMH Gunung Sawur 2 secara teori adalah sebesar 6,88583 kW dengan debit air yang digunakan sebesar 0,34998 ????????????⁄ dan ketinggian jatuh air bersih (head nett) 4,5 meter. Dalam melakukan pengukuran pembangkit dengan mengambil data pada generator saat PLTMH Gunung Sawur 2 mengalami beban puncak. Potensi daya sebenarnya yang dapat dibangkitkan oleh PLTMH Gunung Sawur 2 yang sudah dibangun adalah sebesar 47,3268% dari daya teori atau sebesar 3,2588 kW. Hal ini terdapat perbedaan antara daya yang dihasilkan secara teori jauh lebih besar dibandingkan dengan daya yang dihasilkan ketika melakukan pengukuran pembangkit dikarenakan saat pengukuran debit air musim kemarau, beban generator yang belum maksimum, dan pembagian beban tiga fasa yang tidak seimbang. Dalam perhitungan harga pokok produksi (HPP) per kWh PLTMH Gunung Sawur 2 yang sudah dibangun menggunakan energi yang terbangkitkan selama setahun sebesar 19983,22523 kW. Perhitungan HPP per kWh PLTMH Gunung Sawur 2 didapatkan harga sebesar Rp 1.110,-. Ini jauh lebih mahal jika dibandingkan harga listrik PLN. Oleh karena itu harga tariff listrik dari PLTMH Gunung Sawur 2 ditentukan dengan musyawarah warga.Kata Kunci—debit air, ketinggian jatuh air (head), PLTMH Gunung Sawur 2, potensi daya, Energi per tahun
KONTROL DAYA DORONG PESAWAT TERHADAP PERUBAHAN FLOW UDARA Hernawan Kristianto; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.464 KB)

Abstract

Pesawat tanpa awak atau yang dikenal juga dengan UAV ( Unmaned Aerial Vehicle ) dewasa inin sangat gencar dikembangkan, karena berpotensi untuk membantu eksplorasi, penjelajahan, dan pertambanganSalah satu yang mejadi masalah utama untuk pesawat tanpa awak seperti UAV ini adalah bentuknya yang biasanya lebih kecil daripada pesawat pada umumnya sehingga adanya perubahan tekanan udara sedikit saja mampu untuk mengganggu laju terbang pada UAV ini.Salah satu solusi dari permasalahan diatas adalah dengan menambahkan sensor tekanan yang berhubungan langsung dengan propeller dan dikendalikan secara otomatis mengggunakan metode kontrol PID. Karena keunggulan dari PID adalah memiliki respon yang halus dan sangat cepat. Dan terbukti dengan setelan PID terbaiknya Kp = 2, Kd.= 3,5 dan Ki = 1,2 hal ini menunjukkan sistem dapat memberikan respon yang baik dengan toleransi 5% dari setpoint yang ditentukan dan mampu kembali steady ketika mendapatkan gangguan melalui pengujian windtunnel/ terowongan anginKata Kunci : PID, Daya Dorong, Load Cell,
Perancangan Alat Fermentasi Kakao Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Anggara Truna Negara; n/a Retnowati; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.594 KB)

Abstract

Perancangan alat fermentasi kakao otomatis diharapkan dapat mempermudah pekerjaan petani kakao pada saat proses pembalikan dan pengadukan fermentasi kakao berdasarkan suhu yang tepat. Pengendalian kecepatan motor DC yang disesuaikan dengan suhu fermentasi kakao yang tepat pada proses pembalikan atau pengadukan dapat menyempurnakan alat fermentasi kakao konvensional yang masih diputar secara manual.Digunakan Kontroler PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga putaran motor dapat sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Pada skripsi ini digunakan metode kedua dari teori Ziegler-Nichols. Dalam pembuatannya digunakan Arduino Uno, sensor suhu LM35, sensor rotary encoder, motor DC.Dari hasil pengujian kontroler PID pada alat dengan menggunakan metode teori Ziegler-Nichols. Didapatkan parameter PID dengan nilai Kp=0,6, Ki=0,324, dan Kd=0,2775 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian kecepatan putaran pada alat fermentasi kakao memiliki error steady state sebesar 4,3% serta mengalami overshoot kurang dari 70 ms.Kata kunci— Mikrokontroler Arduino Uno, Alat Fermentasi Kakao Otomatis.
STUDI DISTRIBUSI TEGANGAN DAN ARUS BOCOR PADA ISOLATOR RANTAI DENGAN PEMBASAHAN Riza Aryanto; Moch Dhofir; Hadi Suyono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.517 KB)

Abstract

Pada saluran transmisi hantaran udara, isolator yang digunakan berupa rangkaian isolator rantai yang cara peletakkannya digantungkan pada menara transmisi. Isolator rantai terdiri dari isolator piring yang disusun secara seri atau berantai. Komponen isolator rantai terdiri dari “konduktor-dielektrik-konduktor” yang analog dengan komposisi suatu kapasitor. Karena isolator rantai digunakan pada ruang terbuka, maka akan dipengaruhi oleh cuaca atau iklim. Iklim di Indonesia berupa iklim tropis, sehingga sangat dipengaruhi oleh radiasi sinar matahari dan intensitas pembasahan (hujan) yang cukup tinggi. Intensitas pembasahan sangat berpengaruh terhadap arus bocor isolator rantai dan tegangan yang disalurkan berpengaruh terhadap distribusi tegangan pada isolator rantai. Pengujian yang dilakukan dalam 2 kondisi yaitu kondisi kering dan kondisi basah, kondisi basah untuk mengetahui pengaruh intensitas pembasahan terhadap distribusi tegangan dan arus bocor yang mengalir pada isolator rantai tersebut. Dalam pengujian pengaruh intensitas pembasahan terhadap distribusi tegangan kurang terlihat perbedaannya meskipun tingkat intensitas pembasahan dinaikkan. Sedangkan pengujian pada arus bocor, perbedaan arus yang mengalir lewat permukaan isolator dapat dibedakan dari kondisi kering sampai intensitas pembasahan tinggi, dan arus bocor pada isolator rantai dapat menyebabkan rugi-rugi daya akibat arus yang mengalir lewat permukaan isolator tersebut.Kata kunci— intensitas pembasahan, distribusi tegangan, arus bocor.
PENGENDALIAN SUHU KELEMBABAN RUANG EKSTRAKSI METODE MASERASI MINYAK ATSIRI MELATI KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO MEGA Laksana Widya Peryoga; n/a Retnowati; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.944 KB)

Abstract

Arduino Mega 2560 merupakan board mikrokontroler berbasis ATMega 2560, penggunaannya saat ini sangatlah luas. Kemajuan teknologi saat ini membuat modul ini yang menjadi pilihan sebagian besar industri sebagai alat pengontrol yang baik.Dalam skripsi ini Arduino Mega diaplikasikan sebagai alat pengontrol suhu dan kelembaban relatif ruang yang diharapkan nantinya dapat menunjang pada khususnya dalam kebutuhan produksi minyak atsiri bunga melati. Pengendalian suhu dan kelembaban ini dilakukan secara terus menerus pada suhu rentang 26-30ºC dan kelembaban relatif rentang 20-60% RH. Keadaan ini akan terjadi secara terus menerus hingga suhu dan kelembaban relatif mencapai set point suhu sebesar 27ºC dan set point kelembaban sebesar 45%RH.Proses perancangan kontroler On-Off pada suhu dan PID pada kelembaban ini menggunakan metode root locus dan didapatkan bahwa semua akar berada disebelah kiri bidang s, sehingga respon yang didapat dari semua pole stabil. Hasil perhitungan parameter PID dengan pole s = -3.1975 didapatkan nilai parameter PID terbaik yaitu Kp = 6.5259, Ki = 10 dan Kd = 1.0205.Kata kunci: Arduino Mega 2560, Pengendalian Suhu Kelembaban Relatif, Kontroler PID

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue