cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2015)" : 25 Documents clear
Rancang Bangun Sistem Pengereman Regeneratif untuk Mengisi Baterai Arizky Erwinsyah H.; n/a Soeprapto; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Untuk meningkatkan efisiensi sepeda listrik, dibutuhkan sistem pengereman regeneratif untuk menggantikan sistem pengereman mekanik karena pengereman regeneratif dapat mengubah energi kinetik yang akan dibuang menjadi panas melalui kampas rem menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk mengisi baterai.Untuk merealisasikan alat ini, dibutuhkan sepeda, mesin arus searah tanpa sikat, penyearah 3 fasa tak terkontrol, boost converter, baterai, dan kontroler. Besar torsi pengereman pada mesin dipengaruhi oleh besar arus keluaran dari mesin tersebut. Sistem pengereman regeneratif ini dikendalikan dengan suatu mikrokontroler yang akan mengubah-ubah nilai dutycycle pada boost converter agar nilai arus masukan boost converter yang selalu berbanding lurus terhadap nilai arus keluaran mesin dapat berubah sesuai keinginan.Berdasarkan hasil pengujian didapatkan energi rata-rata sebesar 0,0048360 Wh untuk kecepatan awal 30 km/jam dan 0,0100300 Wh untuk kecepatan awal 40 km/jam dengan beban inersia mesin saja.Kata kunci: Pengereman regeneratif, mesin arus searah tanpa sikat, penyearah, boost converter, kontroler, baterai, sepeda.
Pengaruh Variasi Tekanan Beban Diam Terhadap Kinerja Plastic Optical Fiber Jenis Step Index Multimode Alvino Senjaya P.; Sholeh Hadi Pramono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Dalam sistem telekomunikasi modern saat ini ,dengan adanya media serat optik terutama Plastic Optical Fiber merupakan media transmisi dimana instalasi dan terminasi Plastic optical fiber ini tidak memerlukan peralatan yang mahal dan efisien. Terutama dalam lingkup penggunaan fiber optic di dalam rumah. Namun dalam implementasinya terdapat beberapa gangguan yang tentunya tidak dapat diabaikan.Salah satu pemasalahan yang perlu diperhatikan yaitu ketahanan serat optik pada efek tekanan. Tekanan terbagi menjadi dua, yaitu tekanan beban diam dan beban bergerak. Tekanan juga dikaitkan dengan adanya Microbending, Microbending loss menyebabkan perubahan lintasan pada penjalaran cahaya di dalam serat optik. Perubahan tersebut akan memberikan dampak terhadap kinerja sistem komunikasi serat optik. Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh rugi-rugi variasi tekanan beban diam terhadap Bit Error Rate (BER) dan eye pattern pada POF jenis step index multimode. Besar rugi-rugi tekanan beban diam dipengaruhi oleh variasi massa beban diam yang digunakan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa rugi-rugi variasi tekanan beban diam mulai berpengaruh signifikan pada beban 5kg. Pada beban 5kg, nilai BER naik menjadi 1,564x10-6, noise margin turun menjadi 94.063%, timing jitter naik menjadi 1,56%, dan bit rate turun menjadi 31,969 kbps. Pengaruh rugi-rugi tekanan beban diam pada 5-9kg adalah rendah, yaitu nilai Noise margin di atas 90 %.Kata Kunci— Plastic Optical Fiber,tekanan beban diam, bit error rate, eye pattern, noise margin, timing jitter, bit rate, Microbending loss.
Deteksi Warna Lapangan KRSI Menggunakan Kamera dan Sensor Warna Untuk Menentukan Sudut Hadap Dan Jarak Akhmad Tegar Fareza F.; Nanang Sulistiyanto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) merupakan suatu kompetisi dimana peserta diwajibkan membuat suatu robot humanoid yang dapat menari mengikuti irama musik dan berjalan melalui lapangan perlombaan dari zona awal hingga zona akhir. Agar robot mampu berjalan menyelesaikan lapangan perlombaan tanpa melenceng dibutuhkan suatu pedoman navigasi pada robot. Oleh karena itu, dirancanglah suatu sistem color tracking zona menggunakan kamera dan warna untuk menentukan jarak dan warna zona robot berada pada robot dengan aktuator penggerak berupa motor DC agar robot mampu bergerak sesuai dengan jarak yang terukur. Robot yang dirancang pada penelitian ini tidak melakukan pergerakan di atas lapangan.Berdasarkan pengujian yang dilakukan didapatkan pembacaan jarak memanfaatkan kamera dan perubahan besar sudut aktuator kepala memiliki persen error rata-rata tertinggi sebesar 15,05% pada jarak 16,45 cm dan perubahan besar sudut sendi kepala pada sudut 70°. Berdasarkan hasil pengujian pembacaan warna oleh sensor warna didapatkan keberhasilan pembacaan warna oleh sensor warna sebesar 100%. Kemudian perhitungan jarak tempuh robot memiliki persen error rata-rata tertinggi sebesar 3,79% dengan kesalahan jarak tempuh rata-rata sebesar 18,33 mm. Pengujian pembacaan arah hadap didapatkan kesalahan rata-rata sebesar 1,52°.Kata Kunci—KRSI, kamera, sensor warna, sudut sendi kepala.
Implementasi Pengendalian Suhu Pada Pasteurisasi Santan Kelapa Dengan Berbasis Mikrokontroler ATMEGA2560 Rahmad Angga Darul Quthni; Erni Yudaningtyas; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kelapa merupakan tanaman yang berguna bagi manusia. Salah satu hasil olahan kelapa adalah santan. Santan adalah emulsi minyak di dalam air yang berwarna putih. Tingginya kadair air, lemak dan protein membuat santan lebih cepat rusak, sehingga dibutuhkanlah sebuah cara untuk mengawetkan santan. Maka digunakanlah metode pasteurisasi agar dapat mengawetkan santan. Pasteurisasi dapat tercapai apabila tercakupnya energi panas untuk menginaktivasi mikroorganisme pada sesuatu.Penelitian ini difokuskan pada pengendalian suhu dalam proses pasteurisasi santan kelapa pada suhu 75º selama 31.2 menit dengan berbasis ATmega2560, dan kontroler proposional integral differensial, sehingga diperoleh suatu desain pengendalian suhu yang tepat untuk melakukan proses pasteurisasi pada santan kelapa.Perancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhu pada alat pasteurisasi santan kelapa pada penelitian ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode satu Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem yaitu Kp=6,81, Ki=0,091 dan Kd=125,9. Sistem pasteurisasi santan kelapa ini dapat mencapai set point 75° C dan settling time 112 detik.Kata Kunci- Pasteurisasi Santan Kelapa, Pengendalian Suhu, Kontroler PID.
ANALISIS PENGARUH GETARAN (VIBRATION) TERHADAP KINERJA KABEL PLASTIC OPTICAL FIBER (POF) JENIS STEP INDEX MULTIMODE Fina Melinda Amaniah; Sholeh Hadi Pramono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Meningkatnya jumlah pengguna kabel serat optik diseluruh dunia sebesar 90% pada tiga tahun terakhir. Salah satu jenis kabel serat optik yang banyak digunakan yaitu Plastic Optical Fiber (POF). POF merupakan media transmisi yang digunakan untuk keperluan akses data, suara, dan video (triple play) dengan kecepatan tinggi dan kemudahan dalam instalasi dan biaya yang murah. Instalasi kabel POF dekat rel kereta api akan menimbulkan vibration (getaran). Vibration menyebabkan perubahan lintasan pada penjalaran cahaya di dalam serat optik. Perubahan tersebut akan memberikan dampak terhadap kinerja sistem komunikasi serat optik. Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh vibration terhadap eye pattern dan Bit Error Rate (BER) pada POF jenis step index multimode. Besar vibration dipengaruhi oleh getaran dari Vibrator. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa vibration mulai berpengaruh pada frekuensi getaran sebesar 10 Hz. Pada getaran tersebut, nilai noise margin turun menjadi 75.36%, nilai SNR sebesar 19.08 dB, vibration vibration naik menjadi 2,08%, bit rate turun menjadi 31,9795 Kbps, dan nilai BER naik menjadi 3,127 x 10-6. Pengaruh vibration pada frekuensi getaran 15-35 Hz adalah tinggi, yaitu nilai noise margin turun dari 74.14% ke 72.59%, nilai SNR menurun dari 18.60 dB menjadi 18.03 dB, vibration vibration naik dari 2,17% ke 5,02% , dan bit rate turun dari 31,9591 Kbps ke 31,7965 Kbps, dan nilai BER naik dari 3,129 x 10-6 ke 3,145 x 10-6.Kata Kunci— Vibration, Plastic Optical Fiber, bit error rate, eye pattern, noise margin, vibration vibration, bit rate.
SISTEM MONITORING SUDUT LINTASAN PAYLOAD TERHADAP TITIK GROUND CONTROL STATION Yoke Dadik Kristanto; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kompetisi Muatan Roket Indonesiatingkat perguruan tinggi (KOMURINDO) adalahsarana pendidikan dan untuk menarik minatsekaligus menyiapkan calon perekayasa handaldalam teknologi roket dan antariksa. TemaKOMURINDO 2014 adalah Long Range AttitudeMonitoring of Balistic Rocket RUM Payload dimana kita harus memonitor sikap muatan roket diudara dengan kecepatan pengiriman data yangrelatif tinggi, yaitu 57600 bps. sistem yang terdapatdalam muatan roket memerlukan beberapa sensoruntuk memonitor sikap. Pada penelitian inidibahas bagian monitoring sikap berupa sudutlintasan dari posisi ground control station denganmenggunakan GPS receiver dan sensor ketinggian.Monitoring sudut lintasan tersebut akanditampilkan dalam aplikasi perangkat lunak visualyang memuat sudut horisontal dan sudut vertikal.Sistem ini menggunakan nilai garis lintangdan garis bujur dari GPS receiver Ublox NEO-6Muntuk menghitung besar sudut horisontal,sedangkan sudut vertikal dihitung dari nilai garislintang dan sensor ketinggian BMP-180 sesuairumusan trigonometri. Pengujian menunjukkansistem monitoring dapat berfungsi dengan baikmenampilkan nilai sudut lintasan horisontal dansudut lintasan vertikal. Sudut lintasan horisontalmemiliki nilai rata-rata kesalahan sebesar 6.68%untuk jarak muatan roket dan GCS sebesar 5 m,nilai rata-rata kesalahan sebesar 1.90% untukjarak muatan roket dan GCS sebesar 10 m, nilairata-rata kesalahan sebesar 1.15% untuk jarakmuatan roket dan GCS sebesar 20 m. Sudutlintasan vertikal memiliki nilai rata-rata kesalahansebesar 7.11%.Kata kunci: KOMURINDO 2014, GPS, roket,monitoring, ground control station, sudut lintasan.
RANCANG BANGUN PERFORMANSI VIDEO CONFERENCE OVER WiMAX IEEE 802.16d ITU-T H.323 M. Irfan Faudi Maulana; Wahyu Adi Priyono; M. Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Video conference dimanfaatkan sebagai media sistem pembelajaran jarak jauh yang diharapkan mampu sebagai program percepatan dan pemerataan kawasan Indonesia timur yang sesuai dengan maksud UU No.36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi. Video conference diimplementasikan melalui teknologi generasi wireless Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX). Teknologi WiMAX mendukung kecepatan data tinggi hingga 70 Mbps dan lebar kanal 20 Mhz. Implementasi codec H.323 pada video conference memberikan pengaruh terhadap bandwidth sehingga mampu memberikan QoS yang baik. Melihat kondisi ini, maka dilakukan penelitian tentang rancang bangun dan performansi layanan video conference melalui WiMAX IEEE 802.16d. Uji penelitian performansi dilakukan perbandingan perhitungan dan dengan pengujian tanpa pembebanan trafik dan pengujian dengan pembebanan trafik 1 Mbps, 3 Mbps dan 5 Mbps pada jaringan WiMAX. Standar QoS perfomansi delay end-to-end, packet loss dan throughput mengacu standar packet loss ITU-T G.1010 dan standar delay ITU-T G.114. Hasil penelitian yang diperoleh untuk packet loss perhitungan 0,15 % dan pengujian 0,19% yang kedua hasilnya < 1% packet loss ratio untuk percakapan video dan audio dua arah telah memenuhi standar ITU-T G.1010, hasil perhitungan dan hasil rata-rata pengujian delay end-to-end 0,05 s yang hasilnya < 0,15 s yang dikategorikan baik menurut ITU-T G.114 dan hasil penelitian pengujian tanpa pembebanan trafik dan variasi pembebanan trafik pada throughput diperoleh nilai semakin kecil.Kata kunci: video conference, WiMAX, H.323, delay end-to-end, packet loss, throughputI.
PERFORMANSI LAYANAN VIDEO ON DEMAND (VOD) PADA JARINGAN TOPOLOGI STAR DAN TOPOLOGI TREE DENGAN MEDIA TRANSMISI SERAT OPTIK Aisyah Novfitri; Sholeh Hadi Pramono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Layanan Video on Demand (VoD) adalah layanan multimedia dengan proses streaming yang saat ini menunjang layanan teknologi TV Digital. Video streaming pada VoD membutuhkan bandwidth yang lebar agar kecepatan data yang ditransmisikan maksimal. Serat optik merupakan salah satu media transmisi yang dapat memberikan bandwidth tinggi untuk kebutuhan layanan VoD. Penggunaan jaringan topologi untuk serat optik pada FTTH harus diperhatikan, topologi star merupakan topologi jaringan fisik yang menggunakan sistem terpusat. topologi tree merupakan pengembangan dari topologis star yang memiliki beberapa subsistem terpusat dan percabangan untuk client. Pada penelitian ini, menganalisis performansi layanan VoD berupa Quality of Service (QoS) pada Jaringan topologi star dan topologi tree dengan media transmisi serat optik. Pengujian menggunakan resolusi video 360p, 720p, dan 1080p. QoS yang diamati adalah throughput, delay, dan packet loss. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan jaringan topologi star dan topologi tree untuk layanan VoD tidak memiliki perubahan yang signifikan terhadap parameter QoS. Nilai throughput pada kedua jaringan topologi dengan resolusi 360p, 720p, dan 1080p secara berurutan adalah 0.41 Mbps, 1.33 Mbps dan 2.06 Mbps. Nilai delay yang diperoleh pada jaringan topologi star dan topologi tree pada saat resolusi 360p, 720p, dan 1080p secara berurutan adalah 19.5 ms, 7.4 ms, dan 4.9 ms. Nilai Packet Loss Ratio (PLR) yang diperoleh untuk jaringan topologi star dan topologi tree dengan kondisi 4 client dan 5 client pada resolusi 360p, 720p, dan 1080p memiliki PLR tertinggi adalah 0.282%.Kata Kunci – VoD, Topologi Star, Topologi Tree, QoS, ITU-T
PENGENDALIAN SUHU PADA PROSES PEMBUATAN KOMPOS ANAEROB DARI SAMPAH ORGANIK BERBASIS MIKROKONTROLER Wahyu Prasetyanto; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Sampah merupakan masalah yang harus mendapatkan perhatian lebih untuk ditangani khusunya di kota-kota besar seluruh Indonesia. Salah satu penanganan penumpukan sampah adalah dengan pembuatan pupuk. Sampah dapat diolah menjadi pupuk dengan proses fermentasi. Hasil dari proses fermentasi sampah organik adalah pupuk organik atau kompos.Penelitian ini difokuskan pada pengendalian suhu untuk proses pembuatan kompos Anaerob dari sampah organik berbasis mikrokontroler, dan kontroler proporsional integral differensial, sehingga diperoleh suatu desain pengendalian suhu yang tepat untuk proses fermentasi kompos.Perancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhu pada alat fermentasi kompos pada penelitian ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode satu Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem yaitu nilai Kp = 8,72, nilai Ki = 0,397, dan nilai Kd = 47,998. Sistem fermentasi kompos dapat mencapai set point 40° C, settling time (ts) = 103 detik, waktu tunda (td) = 11 detik, recovery time sebesar 68 detik, dan error steady state sebesar 1,6%. Didasari dengan nilai tersebut perancangan perangkat lunak untuk sistem pengendalian suhu menggunakan software pada Arduino ATmega2560 dapat bekerja dengan baik karena dapat menjaga suhu pada kisaran 40° C.Kata Kunci— Kompos, Organik, Pengendalian Suhu, Kontroler PID, Arduino Mega
IMPLEMENTASI KONTROLER PID BERBASIS FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAY UNTUK PENGONTROL KECEPATAN MOTOR DC n/a Aprilianawati S.; Nanang Sulistiyanto; Mochammad Rif&#039;an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kontroler PID yang diimplementasikan ke dalam sebuah Modul FPGA Nexys 2 yang dioperasikan dalam frequensi 50 Mhz. Kontroler PID berbasis FPGA ini akan digunakan dalam sebuah sistem untuk mengatur kecepatan putaran motor DC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membuat sebuah rangkain PID, PWM, pembaca sensor, dan interface keyboard menggunakan kombinasi gerbang logika dan pengaturan waktu yang pada akhirnya akan diimplementasikan dalam FPGA. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan frekuensi 50 MHz, kontroler PID dapat mengeluarkan hasil perhitungan dengan sangat cepat sehingga dibutuhkan sebuah penahan agar rangkaian ini dapat bekerja sesuai dengan waktu sampling yang telah ditentukan.Untuk mengatur kecepatan motor DC, rangkaian PWM 16 bit dalam penelitian ini memiliki frekuensi sinyal keluaran 762,941 Hz dengan duty-cycle yang dapat diatur dari 0% sampai 100%. Selain itu, rangkaian pembaca sensor 16 bit dalam penelitian ini dapat membaca sinyal masukan dengan lebar frekuensi antara 2 Hz-65 kHz dengan sampling PID satu detik. Saat sinyal dari sensor kurang dari itu, sinyal tidak dapat terbaca, dan bila lebih dari itu, sinyal yang terbaca tidak sesuai dengan nilai yang sebenarnya karena sudah melebihi kapasitas.Kata Kunci : Kontroler PID, FPGA, Pengontrol kecepatan motor DC

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue