cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2026)" : 23 Documents clear
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Rumah Sakit Wava Husada sebagai Bangunan Hemat Energi dan Ramah Lingkungan Gisaka, Chevin Affily; Wibawa, Unggul; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi surya merupakan salah satu bentuk EBT yang paling potensial dikembangkan di Indonesia. Rumah Sakit Wava Husada memiliki kebutuhan energi tinggi karena operasional 24 jam, sementara seluruh  pasokan listrik masih bergantung pada PLN. Penelitian ini merancang  sistem PLTS atap on-grid menggunakan perangkat lunak PVsyst untuk  menganalisis potensi energi, aspek teknis, ekonomi, serta reduksi emisi  CO₂. Sistem dirancang menggunakan 221 modul monocrystalline Longi LR5-72HPH-555M dengan total kapasitas 123 kWp pada area efektif 569,99  m². Hasil simulasi menunjukkan produksi energi tahunan ±256.471 kWh  dengan performance ratio yang berada pada rentang optimal. Analisis ekonomi mencakup biaya investasi, O&M, LCC, COE, PBP, dan NPV, dan  menunjukkan bahwa sistem layak diterapkan. Selain menekan biaya listrik  tahunan, PLTS atap juga memberikan kontribusi signifikan terhadap  pengurangan emisi karbon. Secara keseluruhan, sistem PLTS atap mampu  mendukung efisiensi energi dan penerapan bangunan ramah lingkungan  di Rumah Sakit Wava Husada. Kata kunci: PLTS Atap, On-Grid, PVsyst, Energi Surya, Efisiensi Energi, Analisis Ekonomi, Emisi CO₂.
ANALISIS STRATEGI OVERSAMPLING UNTUK MENINGKATKAN DETEKSISERANGAN DENIAL OF SERVICE PADA WIRELESS SENSOR NETWORKS
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi strategi  oversampling untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas pada dataset  WSN-DS guna meningkatkan performa Intrusion Detection System (IDS) berbasis machine learning pada Wireless Sensor Networks (WSN). Empat metode oversampling, yakni Borderline SMOTE, SMOTE-ENN, Conservative-SMOTE, dan ADASYN, diterapkan pada data pelatihan dan dikombinasikan dengan empat algoritma klasifikasi: random forest, gradient boosting, histogram gradient boosting, dan extra trees. Evaluasi kualitas data sintetis dilakukan melalui uji Kolmogorov–Smirnov (KS), Jensen–Shannon Divergence (JSD), dan preservasi korelasi. Hasil menunjukkan bahwa  SMOTE-ENN dan Conservative-SMOTE menghasilkan data sintetis dengan  kemiripan distribusi tertinggi terhadap data asli, masing-masing dengan  nilai KS sebesar 0,037 dan 0,0379. Dari sisi performa klasifikasi, kombinasi  gradient boosting dengan Conservative-SMOTE memberikan hasil optimal  dengan akurasi 99,64%, F1-score 99,64%, dan AUC ROC 0,9974. Hasil ini melampaui penelitian terdahulu yang mencapai akurasi 98,52%  menggunakan ANN. Estimasi waktu inferensi dengan menghitung static  cycle pada mikrokontroler ARM Cortex-M4F menunjukkan latensi 0,132 ms  untuk model terbaik, memvalidasi kelayakan implementasi pada perangkat WSN dengan sumber daya terbatas. Kata kunci: oversampling, wireless sensor networks, intrusion detection  system, machine learning
Dampak Variasi Durasi Perendaman Asam Elektroda Stainless Steel pada Tegangan Tembus Dielektrik Udara
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integritas sistem isolasi tegangan tinggi sangat bergantung pada kondisi  permukaan elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  hubungan kuantitatif antara tingkat korosi permukaan elektroda bola  stainless steel terhadap karakteristik tegangan tembus (breakdown voltage) dielektrik udara. Metode penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan korosi dipercepat melalui perendaman asam (HCl) dengan  variasi durasi 0 hingga 22 jam, yang dilanjutkan dengan pengukuran  kekasaran permukaan (Ra), pengujian tegangan tembus AC, pengukuran  arus bocor, serta validasi menggunakan simulasi Finite Element Method (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi perendaman berbanding lurus dengan peningkatan kekasaran permukaan, di mana nilai Ra meningkat dari 0,110 µm pada 1 jam menjadi 1,023 µm pada 22 jam  akibat pembentukan pitting corrosion. Degradasi fisik ini menyebabkan  penurunan tegangan tembus rata-rata yang signifikan sebesar 22,8%, yaitu dari 49,96 kV (kondisi awal) menjadi 38,56 kV (kondisi 22 jam). Analisis probabilitas kegagalan memperlihatkan penyempitan margin keamanan  operasi (V5%) secara drastis dari kisaran 34 kV menjadi 26 kV. Simulasi  medan listrik mengonfirmasi bahwa penurunan performa isolasi disebabkan oleh fenomena peningkatan medan lokal (field enhancement)  pada titik-titik cacat permukaan yang memicu ionisasi udara lebih dini. Kata Kunci — Tegangan tembus, elektroda bola, korosi, kekasaran permukaan, field enhancement, dielektrik udara.
Analisis Pengaruh Panjang Pelat Grounding dan Laju Alir Udara pada Susunan Elektroda Koaksial terhadap Efektivitas Produksi Gas Ozon
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ozonisasi merupakan metode pemurnian air yang ramah lingkungan dan  efektif dalam menghilangkan kontaminan air. Pada penelitian ini, produksi gas ozon dilakukan dengan memanfaatkan prinsip Dielectric Barrier  Discharge (DBD) pada susunan elektroda koaksial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh panjang plat grounding dan laju alir udara pada susunan elektroda koaksial terhadap efektivitas produksi gas ozon.  Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan sumber tegangan tinggi AC sebesar 15 kV dengan variasi panjang plat grounding  10 cm, 20 cm, dan 30 cm, serta variasi laju alir udara 2 m/s, 3 m/s, dan 5  m/s. Selain itu, simulasi distribusi medan listrik dilakukan menggunakan  FEMM 4.2 untuk menganalisis tingkat keseragaman medan listrik pada  masing-masing variasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pelat grounding dengan panjang 30 cm menghasilkan tingkat keseragaman medan listrik  paling tinggi. Hasil pengujian eksperimental menunjukkan bahwa penggunaan pelat grounding dengan dimensi lebih panjang dan penggunaan laju alir udara yang lebih kecil dapat meningkatkan produksi  gas ozon. Kata Kunci: Produksi Gas Ozon, Elektroda Koaksial, Panjang Pelat Grounding, Laju Alir Udara.
Analisis Jenis dan Lokasi Gangguan Sistem Transmisi 150 kV Menggunakan DFR dan TWS di ULTG Aurduri, Jambi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan pada saluran transmisi tegangan tinggi dapat memengaruhi  keandalan sistem tenaga listrik, sehingga diperlukan metode yang cepat dan akurat dalam mengidentifikasi jenis serta lokasi gangguan. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gangguan dan menentukan  lokasi gangguan pada saluran transmisi 150 kV GI Aurduri – GI Muara Tebo  menggunakan data Digital Fault Recorder (DFR) dan Traveling Wave  System (TWS). Identifikasi jenis gangguan dilakukan dengan metode fault  signature berdasarkan rekaman DFR periode Januari–Agustus 2025. Estimasi lokasi gangguan dihitung secara manual menggunakan metode  berbasis impedansi dan dibandingkan dengan hasil rekaman TWS serta  hasil inspeksi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10  kejadian gangguan, 8 gangguan disebabkan oleh petir, 1 oleh pohon, dan 1 oleh isolator kotor. Perbandingan hasil perhitungan manual dan data TWS  menunjukkan selisih lokasi sekitar ±0,5 km dengan rentang 0,07–0,5 km.  Analisis error menunjukkan bahwa metode DFR memiliki error maksimum  sebesar 9,726% dengan rata-rata 6,785%, sedangkan metode TWS memiliki  error maksimum 5,798% dengan rata-rata 2,954%. Kedua metode masih berada dalam batas toleransi sistem transmisi dan mampu memberikan  estimasi lokasi gangguan secara andal untuk mendukung proses  pemeliharaan dan pemulihan sistem. Kata Kunci— Lokasi Gangguan, Saluran Transmisi 150 kV, Digital Fault  Recorder (DFR), Traveling Wave System (TWS), Karakteristik Gangguan
Analisis Tegangan Tembus pada Dielektrik Gas Campuran Karbondioksida (CO2) + Argon (Ar) dengan Elektroda Bola-Bola pada Tegangan Tinggi DC
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas SF₆ masih mendominasi isolasi peralatan tegangan tinggi, namun gas  SF₆ memiliki Global Warming Potential (GWP) yang sangat tinggi (23.900  kali lebih tinggi dari CO₂). Penelitian ini bertujuan menganalisis arakteristik  tegangan tembus gas alternatif ramah lingkungan, yaitu campuran  Karbondioksida (CO₂) dan Argon (Ar). Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan elektroda bola-bola dalam tabung uji  (pressure chamber) dengan variasi konsentrasi Argon (0%, 10%, 20%, 30%),  tekanan total (2000-2600 mBar), dan jarak sela (1,5 cm dan 2,5 cm) pada  tegangan tinggi DC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan  Argon memberikan pengaruh non-linear; penambahan 10% Argon meningkatkan tegangan tembus, namun konsentrasi yang lebih tinggi  justru menurunkannya kembali. Kenaikan tekanan total terbukti  meningkatkan kekuatan dielektrik secara signifikan. Simulasi distribusi medan listrik menggunakan FEMM 4.2 menunjukkan intensitas medan  listrik tertinggi terjadi pada permukaan elektroda. Campuran gas CO₂-Ar direkomendasikan sebagai kandidat isolasi alternatif dengan mempertimbangkan komposisi campuran yang optimal. Kata Kunci: Kekuatan Dielektrik, Gas Argon, Karbondioksida (CO₂),  Tegangan Tinggi DC, Elektroda Bola-Bola.
Pemodelan dan Pengendalian IPMSM dengan Metode MTPA pada Mobil Listrik Yuwono, Refito Nandiya; Wijono, n/a; Djuriatno, Waru
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi  dunia saat ini, dan salah satu penyebab utamanya adalah meningkatnya  emisi gas rumah kaca. Salah satu langkah strategis untuk menguranginya adalah beralih dari kendaraan bermesin pembakaran dalam ke kendaraan  listrik. Komponen utama sebagai penggerak kendaraan listrik adalah motor listrik dengan jenis yang paling banyak digunakan adalah Interior  Permanent Magnet Synchronous Motor (IPMSM). Penempatan magnet  permanen yang berada di dalam inti rotor membuat IPMSM memiliki  keunggulan berupa torsi reluktansi dan jangkauan kecepatan yang tinggi.  Untuk menghasilkan torsi IPMSM memerlukan kombinasi arus ?? dan ??  yang optimal. Pada penelitian ini dilakukan observasi untuk menentukan  nilai arus yang optimal dengan metode Maximum Torque Per Ampere (MTPA). Hasil dari simulasi pada Simulnik menunjukkan peningkatan  efisiensi sebesar 2,4% dan menurunkan konsumsi arus sebesar 40 A saat beban penuh.Kata kunci— FOC, IPMSM, Matlab/Simulink, Mobil Listrik, MTPA
Pengujian Tegangan Tembus Dielektrik Minyak Bunga Matahari Beraditif Tocopherol untuk Uji Kekuatan Isolasi Peralatan Tegangan Tinggi Zaidan, Reimas Fatih; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak mineral masih banyak digunakan sebagai isolasi cair peralatan  tegangan tinggi, namun memiliki keterbatasan lingkungan sehingga  diperlukan alternatif minyak isolasi ramah lingkungan. Penelitian ini  bertujuan menganalisis pengaruh pemanasan dan penambahan aditif  tocopherol terhadap sifat dielektrik minyak bunga matahari sebagai  kandidat minyak isolasi alternatif. Pengujian dilakukan secara eksperimental terhadap kadar air, tegangan tembus AC, permitivitas relatif, dan konduktivitas listrik dengan variasi durasi pemanasan dan persentase tocopherol, di mana pengujian tegangan tembus AC dilakukan  menggunakan metode IEC 60156 pada gelas uji VDE 370 dengan jarak  elektroda 2,5 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan efektif menurunkan kadar air minyak dari 4000 ppm menjadi 3119 ppm setelah 90 menit, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas isolasi. Penambahan tocopherol menyebabkan penurunan nilai tegangan tembus,  ditunjukkan oleh penurunan dari 77,43 kV menjadi 50,34 kV pada sampel  dengan 11,43% tocopherol. Nilai permitivitas relatif juga menurun akibat perubahan komposisi molekul, sementara konduktivitas listrik menurun  hingga 7,895 × 10⁻⁹ S/m yang menandakan meningkatnya resistivitas dan kualitas isolasi minyak. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak bunga  matahari beraditif tocopherol berpotensi sebagai minyak isolasi cair ramah lingkungan, dengan komposisi aditif yang perlu dioptimalkan untuk  memperoleh kinerja dielektrik terbaik. Kata kunci: Minyak Bunga Matahari, Tocopherol, Tegangan Tembus, Sifat Dielektrik, Minyak Isolasi
Alat Preventif dan Monitoring Pasien Pengidap Penyakit Asthma Berbasis Internet of Things dengan Metode Fuzzy Logic Rismanta, Andhika Surya; Nurussa’adah, n/a; Muslim, Muhammad Aziz
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan penyakit tidak menular kronis yang disebabkan oleh  peradangan dan penyempitan saluran pernapasan akibat faktor genetik  maupun lingkungan, yang ditandai dengan gejala batuk dan sesak napas.  Manajemen asma bergantung pada kecepatan penanganan, namun minimnya pemantauan rutin dapat memperburuk kondisi penderita. Oleh  karena itu, dikembangkan alat preventif dan monitoring asma non-invasive berbasis Internet of Things dengan metode Fuzzy Logic Sugeno. Sistem ini  memantau kondisi pasien secara rutin dengan mengklasifikasikan risiko (normal, waspada, bahaya) berdasarkan parameter suhu tubuh dan denyut nadi. Pengujian sistem monitoring dilakukan dengan membandingkan  hasil pengukuran prototipe dengan termometer klinis dan pulse oximeter.  Pada pengujian monitoring didapatkan persentase error dan standar  deviasi untuk parameter suhu tubuh sebesar 0,90% dan 1,17% serta  parameter denyut nadi sebesar 1,36% dan 1,21%. Selanjutnya, pengujian  kinerja sistem terapi pada pasien dengan riwayat asma dilakukan menggunakan metode Papworth dan protokol obat salbutamol, dengan  mekanisme sensor gyroscope MPU6050 untuk memandu ketepatan sudut  kemiringan inhaler (20°–25°) melalui feedback auditori buzzer, yang menghasilkan tingkat efektivitas rata-rata sebesar 73,57% dalam  memulihkan fungsi pernapasan. Evaluasi monitoring menggunakan  metode Confusion Matrix diperoleh tingkat akurasi sistem sebesar 80%,  sensitivitas 83,3%, spesifisitas 75%, dan presisi 83,3%, dengan rata-rata  waktu pengiriman alat ke database 4,49 detik. Dengan demikian, alat ini  terbukti andal untuk monitoring rutin dan efektif membantu prosedur  terapi asma secara tepat. Kata kunci: Asma, Non-Invasive, Internet of Things, Fuzzy Logic Sugeno.
Analisis Koordinasi Sistem Proteksi Overcurrent dan Ground Fault Relay pada Penyulang Brawa Akibat Adanya Manuver Jaringan Daniswara, I Made Bagas; Nurwati, Tri; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas analisis koordinasi Overcurrent Relay (OCR) dan  Ground Fault Relay (GFR) pada jaringan tegangan menengah 20 kV  Penyulang Brawa akibat adanya manuver jaringan dari penyulang pasangannya. Dimana, OCR dan GFR Penyulang Brawa dilakukan  peningkatan nilai setting berdasarkan asumsi agar Penyulang Brawa dapat memikul beban saat manuver jaringan. Sehingga, diperlukan analisis lebih  lanjut. Analisis dilakukan melalui perhitungan manual mengacu pada standar IEC 60909, IEC 60255, BS 142, dan IEEE 242, serta simulasi dengan  software DIgSILENT. Hasil menunjukan nilai arus hubung singkat  perhitungan manual dan simulasi memiliki selisih yang relatif kecil, dimana  sebesar 0,0236% hingga 0,2469% untuk gangguan tiga fasa, 0,0246%  hingga 0,2568% untuk gangguan dua fasa, dan 0,1333% hingga 2,9% untuk  gangguan satu fasa ke tanah. OCR eksisting Penyulang Brawa  menunjukkan koordinasi yang belum handal, terdapat overlapping dan  grading time yang berimpit antar rele, sehingga diperlukan resetting.  Namun, koordinasi GFR eksisting telah memenuhi standar. Resetting OCR dilakukan dengan penyesuaian arus pickup dan TMS pada rele recloser,  outgoing, dan incoming. Sehingga seluruh kurva memenuhi grading time  sesuai standar IEEE 242 yaitu 0,2s. Kata Kunci—GFR, Koordinasi, Manuver Jaringan, OCR, Penyulang

Page 2 of 3 | Total Record : 23


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue