cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,261 Documents
DESAIN DAN IMPLEMENTASI PID ADAPTIF BERBASIS SELF-TUNING CONTROLLER (STC) PADA TWO-WHEELED SELF-BALANCING ROBOT (TWSBR) BERBASIS ESP32 Sumbara, Achmad Bintang; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Two Wheeled Self-Balancing Robot (TWSBR) merupakan sistem yang secara alami tidak stabil dan kinerjanya mudah terpengaruh oleh perubahan parameter seperti beban, tegangan baterai, dan kondisi permukaan. Pengendali PID dengan gain tetap sulit mempertahankan kinerja optimal pada seluruh kondisi tersebut. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan pengendali PID adaptif berbasis Self-Tuning Controller (STC) pada ESP32-WROOM-32, dengan model Auto-Regressive with Exogenous Input (ARX) orde dua yang diidentifikasi secara daring menggunakan Recursive Least Squares (RLS) dan gain PID dihitung melalui penempatan pole. Sudut diukur menggunakan IMU BNO055 pada periode sampling 10 ms. Sistem diverifikasi melalui simulasi MATLAB/Simulink dan pengujian prototipe pada enam skenario, yaitu keseimbangan dasar, gangguan sesaat, variasi beban, variasi tegangan, variasi permukaan, dan analisis real-time. Hasil menunjukkan mekanisme self-tuning bekerja: gain integral meningkat otomatis dari 1,50 menjadi sekitar 5,5–6,0 mengikuti estimasi RLS. Pada pengujian gangguan terukur yang identik, PID adaptif STC bertahan pada seluruh pengujian sedangkan PID fixed jatuh pada seluruh pengujian. Waktu eksekusi loop kendali maksimum 6.109 µs, jauh di bawah batas 10.000 µs, tanpa fault pada seluruh pengujian. Dengan demikian, PID adaptif STC terbukti efektif meningkatkan ketahanan TWSBR terhadap gangguan dan perubahan kondisi operasi serta dapat dijalankan secara realtime pada mikrokontroler berbiaya rendah. Kata kunci: PID Adaptif, Self-Tuning Controller, RLS, TWSBR, ESP32. 
Analisis Koordinasi Relai Synchrocheck (ANSI 25) Akibat Kontingensi N-1 Pada SUTT 70 kV Kebonagung-Turen Lakshitajati, Maya Ayu; Wibawa, Unggul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem transmisi SUTT 70 kV KebonagungTuren dengan konfigurasi jaringan cincin memiliki keandalan tinggi, namun rentan terhadap gangguan transien seperti sambaran petir yang memicu kondisi kontingensi N-1. Pada kondisi eksisting, terlepasnya saluran utama memaksa aliran daya bermanuver memutar (looping), yang berdampak pada peningkatan impedansi dan memicu penurunan tegangan ekstrem di Gardu Induk (GI) Turen hingga level kritis 65,31% selama masa jeda (dead time) statis 1,0 detik. Kondisi ini, ditambah dengan osilasi sudut fasa generator yang masih tinggi di angka 17,47°, menyebabkan relai Synchrocheck (ANSI 25) memblokir izin penutupan Pemutus Tenaga (PMT) sehingga memicu kegagalan Auto-Reclose (Lockout). Penelitian ini mengevaluasi akar permasalahan tersebut dan merumuskan penyesuaian parameter operasional yang optimal menggunakan simulasi dinamis pada perangkat lunak ETAP. Sebagai strategi mitigasi, diusulkan implementasi skema Under Voltage Load Shedding (UVLS) pada t = 0,20 detik dengan melepas beban induktif non-prioritas sebesar 10,94 MVAr, serta perpanjangan dead time menjadi 2,0 detik. Hasil simulasi membuktikan bahwa skema UVLS sukses mendongkrak tegangan GI Turen kembali ke level 98,15%. Bersamaan dengan itu, perpanjangan waktu tunggu memberikan peluruhan (decay time) yang memadai bagi rotor generator untuk menstabilkan ayunannya. Melalui kompromi penyesuaian ini, seluruh syarat sinkronisasi relai ANSI 25 berhasil terpenuhi secara simultan, sehingga PMT dapat ditutup dengan sukses dan kontinuitas penyaluran daya berhasil dipulihkan secara aman. Kata Kunci— Relai Synchrocheck, Auto-Reclose, Kontingensi N-1, Stabilitas Transien, Under Voltage Load Shedding (UVLS). 
Analisis Perbandingan Tekno-Ekonomis Kapasitor dan Static VAR Compensator Optimal Menggunakan Differential Evolution pada Jaringan Distribusi 20 kV Penyulang Candi Kidal Hasyim, Achmad; Utomo, Teguh; Suyono, Hadi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyulang Candi Kidal merupakan jaringan distribusi 20 kV sepanjang 116,476 kms yang menghadapi masalah profil tegangan dan rugi daya. Kondisi eksisting (beban puncak) menunjukkan tegangan ujung sebesar 17,784 kV, berada di bawah batas minimum Permen ESDM No. 4 Tahun 2009, dengan rugi daya aktif mencapai 277,441 kW. Penelitian ini menganalisis perbandingan tekno-ekonomis antara kapasitor bank dan Static VAR Compensator (SVC) menggunakan algoritma Differential Evolution (DE) serta metode Optimal Capacitor Placement (OCP) sebagai metode pembanding. Simulasi dilakukan menggunakan ETAP 21.0.1 pada kondisi beban puncak, menengah, dan minimum, disertai analisis gangguan transien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beban puncak, SVC mampu menurunkan rugi daya aktif hingga 32%, lebih unggul dibandingkan kapasitor bank yang hanya mencapai 26%. Keunggulan utama SVC terlihat pada fleksibilitas operasional; saat beban minimum, SVC menjaga tegangan stabil pada 19,635–19,999 kV, sementara kapasitor bank menyebabkan overvoltage hingga 20,922 kV. Analisis transien mengonfirmasi respons dinamis SVC lebih stabil tanpa overshoot. Dari sisi optimasi, metode DE lebih unggul dalam meningkatkan profil tegangan minimum sebesar 0,86% dibandingkan OCP. Secara ekonomi, investasi SVC dinyatakan layak dengan payback period selama 7,87 tahun. Sebaliknya, kapasitor bank tidak direkomendasikan karena tidak mampu beradaptasi terhadap variasi beban dan tidak memiliki kelayakan ekonomi yang signifikan. Disimpulkan bahwa SVC merupakan solusi paling optimal secara teknis maupun ekonomi untuk memperbaiki kinerja jaringan distribusi Penyulang Candi Kidal. Kata kunci: Sistem Distribusi, Jatuh Tegangan, Rugi Daya, Kapacitor Bank, Static VAR Compensator (SVC), Loss Sensitivity Factor (LSF), Differential Evolution (DE), ETAP 21.0.1. 
Analisis Sensitivitas Toleransi Lr dan Cr Terhadap Voltage Gain Half Bridge LLC menggunakan Monte Carlo Hilman, Anthony; Abidin, Zainul; Nurwati, Tri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Half-bridge LLC resonant converter digunakan pada aplikasi adaptor daya. Konverter ini dapat didesain menggunakan beberapa metode namun umumnya menggunakan metode First Harmonic Approximation (FHA) karena perhitungannya yang sederhana sehingga mudah diterapkan. Namun, ada kekurangan metode FHA yaitu tidak akurat ketika frekuensi operasi tidak sama dengan frekuensi resonansi yang disebabkan oleh toleransi nilai komponen Lr dan Cr, hal ini memengaruhi voltage gain konverter sehingga dibutuhkan analisis sensitivitas dan analisis distribusi terhadap voltage gain. analisis sensitivitas dengan metode static parameter (MC-SP) dibutuhkan untuk mengetahui pengaruh toleransi komponen terhadap voltage gain, dan analisis distribusi untuk melihat distribusi statistik voltage gain dan tegangan keluaran. Penerapan MC-SP pada analisis sensitivitas melalui perhitungan matematis berbasis Microsoft Excel, dan analisis distribusi melalui tiga pendekatan yaitu perhitungan matematis berbasis Microsoft Excel, simulasi analisis AC pada LTspice masingmasing sebanyak 1.000 iterasi, dan simulasi transien yang dilakukan sebanyak 100 iterasi. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan ketika nilai Lr dan Cr meningkat maka voltage gain menurun. Penurunan sebesar voltage gain rata-rata sebesar0,022 dB ketika Lr meningkat satu µH dan sebesar-0,052 dB ketika Cr meningkat satu nF. Hasil pada analisis distribusi menunjukkan rata-rata penguatan −0,118 dB pada perhitungan matematis matematis dan −0,02dB pada analisis AC, keduanya mendekati kondisi ideal 0 dB. Namun, simulasi transien Monte Carlo sebanyak 100 iterasi pada variasi beban 5% hingga 100% menunjukkan distribusi tegangan keluaran (Vo) tidak mencapai kriteria 19 V ≤ Vo ≤ 21 V dengan rentang aktual pada 17,045 hingga 23,304 V. Hal ini akibat pengaruh toleransi komponen Lr ±20% dan Cr ±10%. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode MC-SP pada perhitungan matematis dan simulasi merupakan langkah penting sebelum implementasi fisik untuk mengetahui seberapa besar toleransi Lr dan Cr dapat memengaruhi sensitivitas dan persebaran voltage gain serta persebaran tegangan keluaran rangkaian half-bridge LLC. Index Terms—Half bridge LLC resonant converter, metode first harmonic approximation (FHA), toleransi komponen Lr dan Cr, simulasi Monte Carlo, analisis sensitivitas.
Implementasi Fuzzy Logic Control Metode Sugeno Orde Satu pada Sistem Pengendalian pH dan Kekeruhan Air Akuarium Ikan Koi Berbasis Mikrokontroler Afriel, Daffa Zuhud; Rusli, Moch.
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kestabilan pH dan kekeruhan air merupakan aspek penting dalam pemeliharaan ikan koi karena perubahan kualitas air dapat terjadi akibat sisa pakan, limbah metabolisme, dan proses pengelolaan air. Penelitian ini merancang sistem kendali tertutup untuk mengendalikan pH dan kekeruhan air akuarium ikan koi menggunakan Fuzzy Logic Control (FLC) metode Sugeno orde satu berbasis mikrokontroler. Nilai aktual pH dan kekeruhan dibaca oleh sensor pH dan sensor turbidity, kemudian diolah oleh ESP32 menggunakan dua masukan kendali, yaitu error dan delta error. Sistem menghasilkan keluaran berupa intensitas pompa larutan basa, pompa larutan asam, serta pompa filtrasi/sirkulasi. Setpoint rancangan ditetapkan pada pH 7 dan kekeruhan 10 NTU, dengan respons filtrasi ditingkatkan ketika nilai kekeruhan mendekati atau melebihi 25 NTU. Pada Sugeno orde satu, konsekuen setiap aturan dinyatakan dalam fungsi linear dan output akhir dihitung menggunakan weighted average, kemudian dibatasi pada rentang 0 sampai 1 untuk diterjemahkan menjadi sinyal PWM aktuator. Evaluasi sistem dirancang melalui uji kalibrasi sensor, uji konsistensi aturan fuzzy, uji respons closed-loop, serta perbandingan terhadap kontrol ON/OFF berdasarkan error. Kata Kunci—Fuzzy Logic Control, Sugeno orde satu, pH, kekeruhan, ikan koi, ESP32, kendali closed-loop. 
SISTEM PENGONTROLAN INTENSITAS CAHAYA PADA TANAMAN HIDROPONIK BUNGA KRISAN BERBASIS FUZZY LOGIC DALAM RUMAH KACA Lydia, Evlyn; Nusantoro, Goegoes Dwi; Rusli, Moch.
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensitas cahaya merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan tanaman krisan. Fluktuasi intensitas cahaya pada lingkungan rumah kaca dapat menyebabkan kebutuhan pencahayaan tanaman tidak terpenuhi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol intensitas cahaya berbasis logika fuzzy Mamdani pada rumah kaca tanaman hias krisan. Sistem yang dikembangkan menggunakan sensor LDR, Arduino Uno, AC Light Dimmer, dan LED Grow Light. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa sensor dan aktuator memiliki hubungan yang hampir linier dengan koefisien determinasi (R²) masing-masing sebesar 0,9954 dan 0,9981. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai setpoint 600 lux dengan rise time sekitar 5 detik, settling time sekitar 7 detik, error steady-state sebesar 0,17%, serta recovery time sekitar 10 detik terhadap gangguan. Implementasi pada tanaman krisan selama 14 hari menunjukkan pertambahan tinggi tanaman sebesar 1,8–2 cm. Selain itu, pengujian perbandingan selama 7 hari menunjukkan bahwa tanaman yang menggunakan sistem mengalami pertambahan tinggi sebesar 1 cm, sedangkan tanaman tanpa sistem hanya sebesar 0,2 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mengendalikan intensitas cahaya secara otomatis, stabil, dan adaptif serta mendukung pertumbuhan tanaman krisan pada lingkungan rumah kaca. Kata Kunci— Arduino UNO, intensitas cahaya, krisan, logika fuzzy Mamdani, rumah kaca. 
IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY MAMDANI DALAM PENGENDALIAN NUTRISI TANAMAN BUNGA KRISAN HIDROPONIK Primastura, Graditha Sesiara; Nusantoro, Goegoes Dwi; Rusli, Moch.
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepekatan nutrisi merupakan salah satu faktor penentu kualitas pertumbuhan tanaman krisan pada sistem hidroponik. Ketidakstabilan konsentrasi larutan nutrisi dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi tidak optimal, bahkan mengakibatkan kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian nutrisi tanaman bunga krisan hidroponik menggunakan metode logika fuzzy Mamdani pada sistem Deep Flow Technique (DFT). Sistem yang dikembangkan terdiri dari sensor TDS sebagai pembaca kepekatan nutrisi, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pembaca ketinggian larutan, Arduino UNO sebagai pengendali utama, serta pompa nutrisi A, pompa nutrisi B, pompa cadangan air, dan motor DC pengaduk sebagai aktuator. Data kepekatan dan ketinggian larutan yang terbaca oleh sensor diolah menggunakan logika fuzzy Mamdani dengan dua variabel input yaitu error kepekatan (4 himpunan fuzzy) dan ketinggian larutan (3 himpunan fuzzy), serta satu variabel output berupa durasi pompa AB (9 himpunan fuzzy) dengan 12 aturan IF–THEN. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor TDS memiliki akurasi tinggi dengan nilai R² = 0,9926 dan rata-rata error sebesar 0,29%, sedangkan sensor ultrasonik memiliki nilai R² = 0,9998 dengan rata-rata error sebesar 3,47%. Sistem kontrol fuzzy mampu mencapai setpoint 1500 PPM dalam waktu 85 detik dengan error steady state sebesar 0,33% tanpa overshoot yang signifikan. Sistem juga mampu memulihkan kepekatan larutan dari gangguan negatif (1200 PPM) dalam 120 detik dan gangguan positif (1800 PPM) dalam 110 detik. Hasil pengamatan pertumbuhan tanaman selama 7 hari menunjukkan bahwa tanaman dengan sistem pengendalian otomatis mengalami pertambahan tinggi sebesar 1,0 cm, sedangkan tanaman tanpa sistem hanya bertambah 0,2 cm. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dirancang mampu menjaga kestabilan nutrisi secara otomatis dan mendukung pertumbuhan optimal tanaman krisan hidroponik. Kata Kunci— Arduino UNO, Deep Flow Technique, hidroponik, krisan, logika fuzzy Mamdani, nutrisi.
Studi Distribusi Tegangan dan Arus Bocor pada Isolator Line Post Berbahan Keramik Daniswara, Aryasuta; Nurwati, Tri; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolator merupakan komponen penting dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi menopang konduktor sekaligus memisahkan bagian yang bertegangan dengan bagian yang bertegangan nol. Kinerja isolator sangat dipengaruhi oleh karakteristik distribusi tegangan, arus bocor, serta distribusi potensial dan medan listrik pada permukaannya, dimana ketidakmerataannya dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya flashover dan mempercepat degradasi material isolasi. Penelitian ini membahas mengenai karakteristik distribusi tegangan dan arus bocor serta distribusi potensial dan medan listrik pada isolator tipe line post keramik pada kondisi bersih dan kering. Pengujian distribusi tegangan dan arus bocor dilakukan di Laboratorium Teknik Tegangan Tinggi, Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya. Pengujian distribusi tegangan dilakukan menggunakan dua metode pengukuran dengan variasi pemasangan kawat melingkar pada beberapa titik pengamatan, sedangkan pengujian arus bocor dilakukan menggunakan tegangan tinggi AC dengan variasi tegangan uji sebesar 2kV, 4kV, dan 6kV, serta melakukan simulasi distribusi potensial listrik dan medan listrik menggunakan perangkat lunak Finite Element Method Magnetics (FEMM) versi 4.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat medan listrik terbesar terlokalisasi pada bagian yang berada dekat dengan sumber tegangan. dengan intensitas medan listrik maksimum sebesar 19,704 kV/cm. Distribusi tegangan pada isolator tidak merata dimana sirip pertama yang merupakan sirip paling dekat dengan konduktor atau sumber tegangan menerima beban tegangan terbesar. Arus bocor pada isolator meningkat seiring dengan kenaikan tegangan uji yang diterapkan dan memiliki nilai yang semakin besar pada titik yang letaknya semakin dekat dengan sumber tegangan dengan nilai sebesar 28,2 µA pada tegangan uji 6 kV. Kata kunci—Isolator, Distribusi Tegangan, Arus Bocor. 
Rancang Bangun Sistem Akuisisi Citra Near-Infrared Light Transillumination (NILT) untuk Pemeriksaan Karies Sekunder Berbasis YOLO dan Clinical Decision Support System (CDSS) Nurhaliza, Siti; Maulana, Eka
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies sekunder sulit dideteksi secara dini melalui metode visual-taktil, sementara radiografi konvensional memiliki risiko paparan berbahaya bagi pasien dan tenaga medis. Metode NILT terbukti lebih efektif sebagai alternatif pemeriksaan, tetapi interpretasi citranya masih memerlukan keahlian klinis tinggi, mendorong pemanfaatan deep learning sebagai pendekatan otomatis yang objektif. Integrasi hasil deteksi ke dalam CDSS berbasis LLM dengan pendekatan RAG selanjutnya diperlukan agar temuan dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi klinis yang actionable sekaligus memitigasi risiko halusinasi. Penelitian ini mengembangkan CDSS berbasis NILT yang mengintegrasikan hardware akuisisi citra custom, YOLO instance segmentation dengan preprocessing CLAHE, dan pipeline RAG berbasis Gemma3:12B untuk pembuatan laporan klinis otomatis. Dari empat varian model yang dilatih pada 555 citra NILT, YOLOv8s memberikan performa terbaik (Precision 0,907; Recall 0,857; mAP50 0,907; mAP5095 0,655), dengan evaluasi RAG menghasilkan RAGAS Faithfulness 5,00 dan Answer Relevancy 4,75, G-Eval seluruh dimensi ≥4,20, serta human-centered evaluation 3,60–4,40 (dokter gigi) dan 4,50–4,75 (pasien awam), mengonfirmasi sistem sebagai proof-of-concept CDSS berbasis NILT yang efektif untuk deteksi karies sekunder tanpa risiko paparan radiasi. Kata Kunci—karies sekunder, NILT, YOLO, RAG, CDSS 
ANALISIS PENGARUH KOMPLEKSITAS ARSITEKTUR MODEL NEURAL NETWORK TERHADAP WAKTU INFERENSI, PENGGUNAAN MEMORI, DAN AKURASI IMPLEMENTASI ESP32S3 PADA KLASIFIKASI REAL-TIME Mahendra, Hafizh Rizky; Maulana, Eka
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Tiny Machine Learning (TinyML) memungkinkan implementasi model machine learning pada perangkat embedded dengan sumber daya yang terbatas. Namun, peningkatan kompleksitas model dapat memengaruhi kebutuhan memori, kapasitas penyimpanan, dan waktu inferensi sehingga diperlukan analisis untuk menentukan konfigurasi model yang sesuai pada implementasi klasifikasi real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompleksitas arsitektur model terhadap waktu inferensi, penggunaan memori, dan akurasi implementasi pada mikrokontroler ESP32-S3. Data penelitian diperoleh menggunakan sensor MPU6050 dengan empat kelas gerakan, yaitu diam, ayunan, getaran, dan gerakan acak. Tiga arsitektur model digunakan, yaitu Dense Neural Network (DNN), 1D Convolutional Neural Network (1D CNN), dan Lightweight Convolutional Neural Network (LWCNN), dengan empat variasi kompleksitas pada masing-masing arsitektur. Model yang telah dilatih dikonversi ke format TensorFlow Lite dan diimplementasikan pada ESP32-S3 untuk mengukur kebutuhan flash memory, memori runtime, waktu inferensi, dan akurasi implementasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu inferensi tercepat diperoleh oleh model LWCNN_8 sebesar 2,849 ms, sedangkan waktu inferensi terlama diperoleh oleh model 1D CNN_64 sebesar 30,367 ms. Kebutuhan flash memory berkisar antara 332,22 KB pada model 1D CNN_8 hingga 610,08 KB pada model DNN_256. Kebutuhan memori runtime terendah sebesar 3,30 KB diperoleh oleh seluruh model DNN, sedangkan kebutuhan tertinggi sebesar 26,26 KB diperoleh oleh model LWCNN_64. Model DNN_256 menghasilkan akurasi inferensi dalam orde milidetik sehingga berpotensi untuk diimplementasikan pada aplikasi klasifikasi real-time berbasis ESP32-S3 yang memiliki kebutuhan temporal yang sesuai. Kata Kunci—TinyML, ESP32-S3, TensorFlow Lite Micro, DNN, 1D CNN, Lightweight CNN, waktu inferensi, sistem real-time. 

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 7 (2026) Vol. 14 No. 6 (2026) Vol. 14 No. 5 (2026) Vol. 14 No. 4 (2026) Vol. 14 No. 3 (2026) Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue