cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 597 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015" : 597 Documents clear
PENGARUH INDEKS NIKKEI 225, DOW JONES INDUSTRIAL AVERAGE, BI RATE DAN KURS DOLLAR TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) : STUDI KASUS PADA IHSG BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2013 Ahmad Ulil Albab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1916.058 KB)

Abstract

Perkembangan pasar modal suatu negara banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yakni makro  ekonomi  negara  dan  faktor  eksternal  yakni  pengaruh  dari  negara  lain.  Penelitian  ini bertujuan  untuk menganalisis  pengaruh  variabel makroekonomi  dan  indeks  pasar modal  dunia terhadap  pergerakan  Indeks Harga  Saham Gabungan  (IHSG)  di BEI. Variabel  yang  digunakan dalam penelitian  ini adalah BI rate, Kurs Dollar  terhadap Rupiah, Indeks Nikkei 225 dan Indeks Dow Jones Industrial Average (independent variabel) serta IHSG (dependent variabel). Jeni data berupa  data  sekunder  yang  diperoleh  dari  website  terkait  dengan  periode  waktu  pengamatan yakni mulai tahun 2008 hingga 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah Error Correction Model  (ECM).  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  dalam  jangka  pendek  maupun  jangka panjang BI rate mempunyai korelasi negatif  terhadap  IHSG namun  tidak signifikan, kurs Dollar terhadap Rupiah mempunyai  korelasi  negatif  dan  signifikan  terhadap  IHSG  baik  dalam  jangka pendek  maupun  dalam  jangka  panjang,  indeks  Dow  Jones  mempunyai  korelasi  positif  dan signifikan  terhadap  IHSG,  indeks  Nikkei  225  mempunyai  korelasi  positif  dan  tidak signifikanterhadap  IHSG.  Nilai  R2 sebesar  0,573  menunjukkan  bahwa  variabel  bebas  yang digunakan  dalam  penelitian  telah  berkontribusi  dalam  pembentukan  IHSG  sebesar  57% sedangkan 43% kekurangan dibentuk oleh variabel lain diluar model penelitian. Kata kunci: IHSG, BI rate,kurs,DJIA,Nikkei 225, ECM
“Pengaruh Preferensi Merek, Persepsi Kualitas, Persepsi Harga dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Minat Beli Ulang Shampoo Pantene (Studi Kasus pada Mahasiswi Konsumen Shampoo Pantene di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang)” Reri Rahmi Oktasari Putri; Dian Ari Nugroho
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.891 KB)

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh preferensi merek, persepsi kualitas, persepsi harga dan kepuasan pelanggan  terhadap minat beli ulang konsumen  shampoo Pantene khususnya para mahasiswi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang . Jenis penelitian  yang digunakan dalam penelitian  ini  adalah  explanatory  research  yang menjelaskan hubungan  kausal  antara  variabel-variabel  penelitian melalui  pengujian  hipotesis.  Penelitian  ini menggunakan  sampel  sebanyak  112  sampel  yang  diambil  dari  populasi  konsumen  shampoo Pantene  di  Fakultas  Ekonomi  dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.  Teknik  pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat uji instrumen penelitian yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Uji hipotesis dengan menggunakan uji F, uji t dan uji dominan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan yang ada, diperoleh  temuan bahwa preferensi merek  (X1), persepsi kualitas  (X2) dan kepuasan pelanggan  (X4) berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang (Y). Artinya, ketiga variabel tersebut merupakan faktor yang berpengaruh  terhadap  minat  beli  ulang  konsumen  shampoo  Pantene  khususnya  mahasiswi  di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Sementara untuk variabel persepsi harga  (X3)  dalam  penelitian  ini  tidak  berpengaruh  signifikan  terhadap  minat  beli  ulang  (Y). Artinya, variabel  tersebut belum  cukup bukti memiliki pengaruh  yang nyata  terhadap  loyalitas konsumen. Adapun variabel yang memiliki pengaruh dominan dalam penelitian ini yaitu variabel kepuasan  pelanggan  (X4)  terhadap  minat  beli  ulang.  Berdasarkan  hal  tersebut  menunjukkan bahwa  semakin  besar  tingkat  kepuasan  pelanggan  (X4)  yang  dirasakan  konsumen  shampoo Pantene maka semakin besar pula tingkat minat beli ulang konsumen (Y) pada shampoo Pantene. Kata Kunci: Preferensi Merek, Persepsi Kualitas, Persepsi Harga, Kepuasan Pelanggan, Minat Beli Ulang
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI MENGGUNAKAN ANALISIS RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC YANG TERDAFTAR DI BEI (Periode Tahun 2009-2014) Suristika Melindhar; Siti Aisjah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.069 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pada perusahaango public yang terdaftar di BEI sebelum dan sesudah akuisisi.Alasan suatuperusahaan melakukan akuisisi adalah untuk mendapatkan nilai tambah yangbersifat jangka panjang. Variabel yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangantersebut adalah rasio likuiditas (CR dan QR), rasio aktivitas (TATO), rasio leverage(DER dan DAR), rasio profitabilitas (ROA dan ROE), dan rasio pasar (EPS). Carapengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu teknikpenentuan sampel apabila semua anggota populasi dijadikan sampel. Sampel padapenelitian ini yaitu PT. Berau Coal Energy Tbk, PT. Sorini Agro Asia CorpindoTbk, dan PT. Charoen Pokphand Jaya Form, Tbk dengan periode pengamatan tahun2009-2014. Berdasarkan teori dan hasil-hasil penelitian terdahulu, peneliti tertarikuntuk meneliti pengaruh akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan go public diIndonesia. Dalam melaksanakan penelitian ini, yang dijadikan obyek penelitianadalah perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yangmelakukan aktivitas akuisisi pada tahun 2011, dengan analisis dua tahun sebelumakuisisi (tahun 2009 dan 2010), serta dua tahun sesudah akuisisi (tahun 2012 dan2013). Pertimbangan pemilihan perusahaan go public adalah ketersediaan datauntuk melakukan penelitian ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan sesudahakuisisi mengalami peningkatan yang cukup signifikan namun juga mengalamipenurunan dibandingkan sebelum melakukan akuisisi. Hal ini terlihat dari rasioTATO, ROA, ROE, dan EPS yang cenderung mengalami penurunan dibandingkansebelum akuisisi dikarenakan PT. Berau Coal Energy, Tbk mengalami kerugianpasca melakukan akuisisi. Sedangkan rasio CR, QR, DER,dan DAR cenderungmengalami peningkatan sesudah akuisisi dibandingkan sebelum melakukan akuisisi.Kata kunci : kinerja keuangan, akuisisi, rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasioleverage, rasio profitabilitas, rasio pasar.
TINJAUAN UPAH MINIMUM TERHADAP PEMENUHAN MAQASHID SYARIAH (Studi Kasus di Pabrik Gula Kebon Agung Kabupaten Malang) Nasihah, Gilang Mei Durrotun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.266 KB)

Abstract

Dalam Islam, pekerja bukan hanya suatu jumlah usaha atau jasa abstrak yang ditawarkan untuk dijual pada para pencari tenaga kerja manusia. Bagi para pengusaha yang mempekerjakan pekerja mempunyai tanggung jawab moral dan sosial. Dengan demikian sebuah lembaga yanng mempekerjakan buruh/pekerja tidak diperkenankan membayar gaji mereka dengan tidak sewajarnya. Dan sangat besar dosanya bila sebuah lembaga yang dengan sengaja tidak mau membayar upah pekerjanya dengan standar kebutuhan, apalagi bila membujuknya dengan kata- kata bahwa nilai pengorbanan pekerja tersebut merupakan pahala baginya. Padahal di balik itu pemilik modal melakukan pemerasan berkedok agama. Baik pekerja maupun majikan tidak boleh saling   memeras.   Untuk   itu,   dalam   pemberian   upah   harus   terjadi   ke-ridhoan   dalam menegosiasikan upah/gaji dari kedua belah pihak. Dengan kondisi pekerja yang lemah dalam hal negosiasi dengan pengusaha, maka pemerintah diperkenankan untuk mengambil peran dalam menentukan standar upah yang sama untuk pekerja, hal ini bertujuan untuk melindungi bentuk keadilan bagi kedua belah pihak yakni pengusaha dan pekerja. terkait dengan upah minimum yang diterima oleh pekerja/buruh di Pabrik Gula Kebon Agung Kabupaten Malang, maka arah selanjutnya dari penelitian ini adalah untuk memberikan perspektif apakah upah minimum yang diterapkan  telah  sesuai  dengan  pemenuhan  kemashlahatan  kelima  aspek  dalam  maqashid syari’ah. Di mana kemashlahatan harus dicapai, dijaga dan dipelihara ini meliputi lima macam aspek, yaitu: Pemeliharaan agama, jiwa, keturunan, harta dan akal. Sehingga Kebutuhan Hidup Layak seorang pekerja/buruh dapat terpenuhi.   Kata Kunci : Pekerja/buruh,Upah Minimum, Kebutuhan Hidup Layak, Maqashid Syariah
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA ERA OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Di Kabupaten Malang Jawa Timur Tahun Anggaran 2009- 2013) Nevri Bayage; Nurul Kusniyah Indrawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.392 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah dan kinerja keuangan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Malang tahun anggaran  2009-2013. Data analisis menggunakan Rasio Derajat Otonomi Fiskal (DOF), Indeks Kemampuan Rutin (IKR), Rasio Kemandirian  Keuangan  Daerah,  Rasio  Efektivitas  PAD,    Rasio Aktivitas  dan Rasio Pertumbuhan (Growth Ratio). Hasil penilitian menunjukan berdasarkan (1) Berdasarkan Rasio Derajat Otonomi Fiskal kemampuan keuangan Kabupaten Malang dalam menyumbang pendapatan daerah masih dalam kategori sangat kurang mampu,(2) Kemampuan keuangan yang dilihat dari indeks kemampuan rutin Kabupaten Malang periode 2009-2013 masih dalam ketegori sangat kurang mampu, (3) Berdasarkan hasil yang didapatkan pada kemampuan keuangan pendapatan Kabupaten  Malang dalam menyumbang pendapatan daerah  masuk dalam kategori sedang hasil yang didapatkan sesui dengan kategori partisipatif, (4) kemampuan keuangan Kabupaten Malang dalam menyumbang pendapatan daerah masihdalam kategori Efektif, (5) Dimana pada tahun 2009-2013 rasio aktivitas masih stabil dan mengalami kenaikan tiap tahunnya, dan pada tahun 2012 mengalami penurunan dalam rasio namun pada tahun 2013 rasio aktifitas belanja rutin mengalami kenaikan, (6)   Dalam perkembangan indeks rasio pertumbuhan didapatkan nilai rasio pertumbahan yang mengalami penurunan dalam setiap tahunnya.   Kata Kunci : Kemampuan Keuangan, Kinerja Keuangan, Otonomi Daerah, Rasio Keuangan Daerah
Pengaruh ROA, BOPO, LDR dan NPL Terhadap Permodalan (CAR) BPR (Studi Kasus BPR di Kabupaten Kediri) Ayu Oktaviana N; Al Muizuddin F
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.231 KB)

Abstract

Mengukur   kesehatan   bank   salah   satunya   dapat   dilakukan   menggunakan   rasio permodalan (CAR), aturan mengenai permodalan bank diatur oleh BIS pada Basel I dan Basel II yang berisi tentang modal minimum yang harus dimiliki oleh bank sebesar 8% dan adanya pemberian insentif bagi bank yang memiliki menajemen yang baik tentang pengelolaan kredit. Untuk penilaian kesehatan BPR diatur dalam pasal 7  Keputusan Direksi BI  No.  32/12/DIR dimana pemenuhan KPMM (Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum) sebesar 8% dengan nilai kredit 81 maka BPR dikatakan sehat, dan BPR kurang sehat dengan nilai CAR sebesar 7,9 -8% dengan nilai kredit 65. Merujuk pada aturan mengenai KPMM BPR disebabkan karena BPR memiliki perananan penting  dalam  perekonomian khususnya  dalam  penyaluran kredit  di  Indonesia, berdasarkan statistik perbankan oleh OJK tahun 2013 BPR memiliki pangsa pasar penyaluran kredit sebesar 2% dari total penyaluran kredit di Indonesia, dengan aset yang dimiliki BPR kurang dari 1% dari aset Bank Umum di Indonesia. Selain BPR memiliki peranan penting dalam penyaluran kredit, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan rancangan aturan baru yaitu dengan menaikkan KPMM BPR pada tahun 2015 menjadi 12% dengan modal inti yang harus dipenuhi sebesar 8%. Berdasarkan uraian diatas mengenai pentingnya BPR dan rancangan aturan baru oleh OJK, maka penelitian ini berfokus pada BPR khususnya BPR di Kabupaten Kediri, dimana pada BPR Kabupaten  Kediri  terdapat  fenomena  perbedaan  antara  teori  dengan  kondisi  nyata  di  BPR tersebut, yang terdiri atas ROA, BOPO, LDR dan NPL terhadap permodalan (CAR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari ROA (Return On Assets), BOPO (Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi), LDR (Loan to Deposits Ratio), dan NPL (Non Performing Loans) terhadap permodalan (CAR) BPR di Kabupaten Kediri. Objek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 19 BPR di Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan teknik analisa data panel, dengan model yang digunakan adalah  model  random  effect.   Berdasarkan  hasil  analisis  didapatkan  hasil  bahwa  ROA berpengaruh secara positif terhadap permodalan (CAR), BOPO berpengaruh secara signifikan negatif terhadap permodalan (CAR), LDR tidak memiliki pengaruh terhadap permodalan (CAR) dan NPL memiliki pengaruh signifikan positif terhadap permodalan (CAR) BPR di Kabupaten Kediri.   Kata kunci: Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Assets (ROA), Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi (BOPO), Loan to Deposits Ratio (LDR) dan Non Performing Loans (NPL).
ANALISIS KOMPARASI BIAYA TRANSAKSI PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO MODEL GRAMEEN BANK DAN MODEL KOPERASI KREDIT (STUDI PADA PT “A” DAN KOPERASI KREDIT “B” DI KABUPATEN MALANG) Ana Fitrotul Mu’arofah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.416 KB)

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) memiliki peran sebagai salah satu alatpembangunan yang paling efektif untuk mengurangi masalah kemiskinan akibat rendahnya aksesmodal finansial. Peran ini semakin memperkuat alasan pentingnya menjaga efisiensi LKM agartetap sustainable. Yustika (2013) menyatakan bahwa efisien tidaknya desain kelembagaan suatuorganisasi atau unit bisnis dapat diukur menggunakan suatu alat analisis yaitu biaya transaksi.Karena itulah, penelitian ini dilakukan untuk melihat perbandingan biaya transaksi antara duamodel LKM yakni model Grameen Bank (PT “A”) dan Koperasi Kredit (Kopdit “B”), sehingganantinya diketahui model LKM mana yang lebih efisien. Teknik analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan statistik deskriptif. Komponen biaya transaksidalam penelitian ini terdiri dari biaya screening, biaya administrasi, biaya monitoring, dan biayapenegakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total biaya transaksi pada Kopdit “B” yangmenerapkan model Koperasi Kredit lebih tinggi daripada total biaya transaksi pada PT “A” yangmenerapkan model Grameen Bank. Hal ini mengindikasikan bahwa PT “A” (model GrameenBank) lebih efisien daripada Kopdit “B” (model Koperasi Kredit).Kata kunci: Biaya Transaksi, Grameen Bank, Koperasi Kredit, Lembaga Keuangan Mikro,Ekonomi Kelembagaan
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pencairan Tunggakan Wajib Pajak Badan di KPP Pratama Jakarta Kalideres Ali Wafa Rainoris; Mochammad Affandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.512 KB)

Abstract

Target penerimaan pajak yang tidak terealisasi merupakan masalah besar yang harus segera di evaluasi supaya kebijakan selanjutnya akan membawa dampak positif untuk penerimaan negara. Penelitian ini dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kalideres. Penelitian ini memakai metode analisis regresi linear berganda, dan data diolah menggunakan Eviews6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah jumlah surat-surat dalam penagihan aktif yang diterbitkan oleh  KPP Pratama Jakarta Kalideres mempunyai pengaruh yang  signifikan terhadap Pencairan Tunggakan Wajib Pajak Badan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penagihan aktif dengan Surat Teguran, Surat Paksa, dan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan berpengaruh terhadap Pencairan Tunggakan Wajib Pajak Badan di KPP Pratama Jakarta Kalideres. Dan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi Pencairan Tunggakan Wajib Pajak Badan adalah Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan.   Kata  Kunci  :  Surat  Teguran,  Surat  Paksa,  Surat  Perintah  Melaksanakan Penyitaan,  Pencairan Tunggakan Wajib Pajak Badan  
Pengaruh Kepercayaan, Persepsi Risiko, Persepsi Kemudahan, dan Persepsi Manfaat terhadap Sikap Pembelian Produk Fashion melalui Online Shop (Studi pada Pengguna Facebook di Indonesia) Maharani Rositasari; Risca Fitri Ayuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.487 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepercayaan, persepsi risiko, persepsi kemudahan, dan persepsi manfaat terhadap sikap pembelian produk  fashion  melalui  online shop  pada  facebook. Jenis penelitian adalah penelitian eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen di Indonesia yang pernah melakukan transaksi pembelian produk  fashion melalui online shop pada  facebook. Teknik pengambilan sampel menggunakan  Non-Probabbility Sampling berdasarkan pendapat Roscoe, sebanyak 85 responden. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan, persepsi kemudahan dan persepsi manfaat berpengaruh secara parsial terhadap sikap pembelian melalui  online shop.  Sedangkan persepsi risiko tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sikap pembelian melalui online shop. Oleh karena itu, penting bagi pelaku  online shop  untuk membentuk kepercayaan konsumen dan memberikan kemudahan serta manfaat kepada konsumen juga mengurangi tingkat risiko dalam jual beli  online  agar sikap konsumen dalam melakukan pembelian melalui online shop semakin baik.Kata Kunci :  Kepercayaan,  Persepsi Risiko, Persepsi Kemudahan, Persepsi Manfaat, dan Sikap Pembelian.
PENELUSURAN AKUNTANSI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MAHASISWA UNIVERSITAS BRAWIJAYA Rahmi, Annisa; Mulawarman, Aji Dedi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.718 KB)

Abstract

This study aims to explore how accounting practices in everyday life that present in the pop culture in students of Brawijaya University. The research is done by using a qualitative approach through ethnographic methods of Spradley version. This search noticed accounting practices that occur in everyday life of Brawijaya University students could lead to the accounting equation according to Brawijaya University students also unique and different meanings of accounting. The analysis of this research reinforces the theory and previous research that accounting is indeed present in everyday life. Daily life of students who is familiar with pop culture explain that the accounting is to affect and are affected by culture without any concern. Thus, accounting is not only in business perspective but also in the perspective of an accounting everyday life.  Keywords: Accounting in everyday life, pop culture, ethnography.

Page 11 of 60 | Total Record : 597


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue