cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2" : 481 Documents clear
Analisis Dinamis Pengaruh Instrumen Fiskal terhadap PDB dan Inflasi di Indonesia Muharman, Berto; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeluaran negara dan penerimaan pajak merupakan instrumen fiskal sebagai alat penempuh kebijakan pemerintah untuk mencapai sasaran pembangunan. Sasaran pembangunan tercermin dalam pertumbuhan yang tinggi dan laju inflasi yang dapat ditekan. Penelitian ini menggunakan data runtut waktu perekonomian Indonesia tahun 1970 sampai dengan 2012 dengan pendekatan dinamis Error Correction Mechanism (ECM). Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh belanja negara dan pajak terhadap PDB dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan juga untuk mengetahui pengaruh belanja negara dan pajak terhadap inflasi dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Hasil empiris mengindikasikan bahwa dalam jangka pendek, belanja negara dan pajak mempunyai pengaruh yang positif terhadap PDB baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Pengaruh instrumen fiskal terhadap inflasi menemukan bahwa belanja negara dan pajak berpengaruh positif dalam jangka pendek sedangkan berpengaruh negative dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek pengaruh belanja negara lebih besar dibandingkan pajak dalam mempengaruhi PDB sedangkan jangka panjang pajak yang lebih berpengaruh dalam menaksir PDB. Belanja negara maupun pajak mempengaruhi inflasi dengan tingkat yang sama baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Kata Kunci : pengeluaran negara, penerimaan pajak, PDB, inflasi, ECM.
IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA PEMBIAYAAN BAGI HASIL PERBANKAN SYARIAH (Studi Kasus Bank BRI Syariah Cabang Malang) Prasetyo, Pamungkas Aji; Burhan, M. Umar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dominasi pembiayaan non-bagi hasil seperti murabahah atau rendahnya pembiayaan bagi hasil (musyarakah dan mudharabah) di perbankan syariah merupakan fenomena global yang dihadapi perbankan syariah dimanapun berada yang mana dari total nasabah pada studi kasus di BRI Syariah untuk peminat produk pembiayaan bagi hasil seperti musyarakah dan mudharabah menyalurkan tidak lebih dari 90-an nasabah dibandingkan produk pembiayaan murabahah yang mencapai lebih dari 2000-an nasabah. Masalah ini dapat dikelompokkan oleh beberapa pakar perbankan ke dalam empat aspek, yaitu 1) internal perbankan; 2) nasabah; 3) regulasi; dan 4) pemerintah dan institusi lain. Dari hasil analisis berupa studi literatur, wawancara dan observasi yang ditemukan bahwa faktor masalah rendahnya pembiayaan bagi hasil pada akhirnya mengerucut pada tiga masalah pokok dari aspek internal perbankan, eksternal perbankan (nasabah) dan regulasi, yaitu untuk sisi internal perbankan yaitu masalah kurangnya pemahaman dan kualitas SDI serta risk averse yang diambil perbankan syariah, sisi eksternal perbankannya lebih kepada segi nasabah seperti moral hazard dan adverse selection yang dilakukan nasabah, sedangkan dari segi regulasi adalah ketentuan kolektibilitas yang rumit ditambah restrukturisasi pembiayaan bagi hasilnya yang perlu ketelitian dan biaya informasi yang besar. Kata kunci: Musyarakah, Mudharabah, Pembiayaan Bagi Hasil
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, PDRB PERKAPITA, JUMLAH PENDUDUK DAN INDEX WILLIAMSON TERHADAP TINGKAT KRIMINALITAS (STUDI PADA 31 PROVINSI DI INDONESIA TAHUN 2007-2012) Anata, Firdaus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat pengangguran terbuka, PDRB perkapita, jumlah penduduk dan index williamson terhadap tingkat kriminalitas di 31 provinsi di Indonesia tahun 2007-2012 dan Mengetahui perbedaan pengaruh tingkat pengangguran terbuka, PDRB perkapita, jumlah penduduk dan index williamson terhadap tingkat kriminalitas di 6 provinsi Jawa dan 25 provinsi luar Jawa tahun 2007-2012. Metode analisis penelitian ini menggunakan data time series dan cross section dimana penggabungan data tersebut adalah polled data. Jenis datanya data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data arsip. Teknik analisi metode data panel menggunakan polled least square, fixed effect, dan random effect. Pengujian pemilihan model data panel menggunakan uji chow dan uji hausman. Pengujian statistiknya menggunakan determinasi uji R2, uji t, dan uji F. Untuk 6 provinsi di pulau jawa menggunakan random effect, 25 provinsi di luar Pulau Jawa menggunakan fixed effect dan 31 provinsi di Indonesia menggunakan fixed effect. Hasil penelitian nya adalah di 6 provinsi Pulau Jawa tingkat pengangguran terbuka dan PDRB perkapita berpengaruh signifikan sedangkan jumlah penduduk dan index williamson tidak berpengaruh. Untuk 25 provinsi di luar Pulau Jawa dan 31 provinsi Indonesia variabel tingkat pengangguran terbuka, PDRB perkapita, jumlah penduduk dan index williamson tidak berpengaruh terhadap tingkat kriminalitas. .Implikasi dari penelitian ini mengetahui tingkat pengangguran terbuka, PDRB perkapita, jumlah penduduk, index williamson dan faktor yang mempengaruhi kriminalitas. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan variabel lain untuk penelitian yaitu dengan variabel kedatangan turis asing dan inflasi terhadap tingkat kriminalitas.   Kata Kunci : Tingkat pengangguran terbuka, PDRB perkapita, Jumlah Penduduk, Index williamson, dan Tingkat kriminalitas.
PENGARUH INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA DAN INVESTASI MODAL TERHADAP PENDAPATAN PERKAPITA MASYARAKAT INDONESIA Setyopurwanto, Didi; hardjo, M.Pudji
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh investasi sumber daya manusia dan investasi modal terhadap pendapatan perkapita masyarakat Indonesia. Investasi sumber daya manusia dalam bentuk pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan pengeluaran di bidang kesehatan. Investasi modal terdiri dari penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data time series 2006-2012 dan cross section 33 propinsi di Indonesia. Data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Ditjen Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data panel dengan metode fixed effect model (FEM) merupakan metode terbaik dalam mengolah data panel dalam penelitian ini. Hasil yang didapatkan dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan, pengeluaran pemerintah di bidang kesehatan, dan penanaman modal dalam negeri berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perkapita masyarakat, dan (2) penanaman modal asing tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perkapita masyarakat. Arah hubungan antar variabel bersifat positif atau searah. Kata Kunci: Investasi Sumber Daya Manusia, Investasi Modal, Pendapatan Perkapita, Data Panel,  FEM
PENGARUH REFORMASI BIROKRASI TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA SEKTOR PUBLIK (Studi Kasus pada Lima Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di Jawa Timur) Nuh, Muchammad; ko, Sasong
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh reformasi birokrasi terhadap produktivitas tenaga kerja sektor publik.  Indikator reformasi birokrasi adalah variabel remunerasi dan perampingan organisasi. Sementara itu, Variabel  kontrol  dalam penelitian ini adalah usia dan pendidikan. Populasi berupa 209 pegawai di KPPN Surabaya 1, Surabaya 2, Malang, Kediri, dan Blitar.  Sampel  yang dipilih  adalah pegawai  middle office  seksi pencairan dana di lima KPPN tersebut.  Hasil analisis regresi OLS menunjukan bahwa pada tingkat keyakinan 95 persen, remunerasi dan perampingan organisasi berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai. Sedangkan usia dan pendidikan tidak berpengaruh terhadap produktivitas pegawai.Kata kunci: Produktivitas, Usia, Pendidikan, Remunerasi, Perampingan Organisasi
Implementasi Corporate Social Responsibility dalam Mengatasi Eksternalitas PT. Semen Indonesia (persero) Tbk Mahfudh, Muhammad Zamroni; Manzilati, Asfi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi di suatu Negara dalam periode jangka panjang akan membawa perubahan mendasar dalam struktur ekonomi negara tersebut, yaitu dari ekonomi tradisional yang dititikberatkan pada sektor pertanian ke ekonomi modern yang didominasi oleh sektor industri. Mengingat perusahaan tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat dengan menimbulkan eksternalitas atas kegiatan produksinya, maka perusahaan juga perlu menyadari bahwa perusahaan terdiri dari para individu yang terlibat di dalamnya, yakni pemilik dan karyawanya. Sehingga perusahaan seharusnya lebih peka dan tidak hanya memikirkan keuntungan finansial saja, melainkanharus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap publik, khususnya masyarakat beserta lingkungandi sekitar perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk eksternalitas yang terjadi pada PT. SemenIndonesia (persero) Tbk. dan implementasi Corporate Social Responsibility dalam mengatasieksternalitas tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenomlogi, dimanamembantu peneliti memasuki sudut pandang orang lain, dan berupaya memahami mengapa merekademikian. Data yang diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan dimulai dari reading, coding, reducing, displaying danintepreting.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam prosesnya PT. Semen Indonesia (persero)Tbk. selain menghasilkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat, industri juga membawadampak yaitu merusak lingkungan hidup, seperti mencemari udara, tanah dan air. Selain itu, industrijuga berpengaruh dalam mengubah tatanan serta pola kehidupan masyarakat dan keluarga.Mencermati sisi negatif industrialisasi tersebut, tidak adil manakala masyarakat harus menanggungbeban sosial. Harapanya PT. Semen Indonesia harus berkomitmen untuk turut mensejahterakankehidupan masyarakat sekitar sekaligus memelihara lingkungan sebagaimana tertuang dalam misiPerusahan “Mengembangkan komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan(stakeholder)” melalui pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat. Karena masyarakat sekitarmerupakan bagian dari perusahaan, sehingga menjadi kewajiban Perseroan untuk terus berkembangbersama masyarakat sekitarnya.Kata kunci : PT. Semen Indonesia (persero) Tbk., Eksternalitas, Corporate Social Responsibility
PENERAPAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI PT. BOKORMAS MOJOKERTO Surianto, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri rokok di Indonesia memiliki kontribusi sangat besar bagi perekonomian Indonesia dengan menyumbang pendapatan negara sebesar Rp 80 triliun dari cukai hasil tembakau, namun demikian populasi pabrik rokok khususnya berskala kecil dan menengah justru menyusut tajam setiap tahun, di Jawa Timur terdapat 550 perusahaan rokok pada tahun 2012 menyusut 50% dari tahun 2010 sebesar 1.100 perusahaan rokok dengan menyumbang Rp 60 triliun pendapatan negara dari hasil cukai tembakau. Sebelumnya pemerintah telah membuat kebijakan melalui PMK No.167/2011 tentang pembatasan produksi rokok dan PMK No.179/ 2012 tentang kenaikan cukai hasil tembakau.  Perusahaan kecil dan menengah kesulitan berkembang, persediaan rendah sangat beresiko menggangu proses produksi, sedangkan persediaan tinggi justru akan menjadi pemborosan dengan harga bahan baku yang naik. PT. Bokormas Mojokerto adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi rokok filter, PT. Bokormas Mojokerto merupakan perusahaan rokok golongan II yang berskala menengah. Perusahaan beberapa kali harus melakukan penjadualan ulang karena kekurangan produksi sedangkan disuatu saat perusahaan memiliki kelebihan produksi yang cukup besar. Pada tahun 2012, perusahaan kekurangan produksi sebesar 21,85 Ball pada bulan Juni dan 21,70  Ball  pada bulan Juli dan Agustus, namun justru pada bulan Oktober perusahaan memiliki kelebihan produksi sebesar 370,10  Ball dan 371,58  Ball pada bulan November sehingga perusahaan mengalami pemborosan. Persediaan bahan baku berperan sangat besar dalam situasi tersebut karena akan mempengaruhi kelancaran proses produksi. Perusahaan diharapkan mempunyai perencanaan dan pengendalian bahan baku yang akurat, salah satu konsep yang dapat digunakan adalah  Material Requirement Planning (MRP), MRP mengendalikan tingkat persediaan, menentukan prioritas operasi pada masing-masing item dan merencanakan kapasitas sistem produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran  perencanaan dan pengendalian bahan baku PT. Bokormas Mojokerto serta untuk mengetahui tingkat biaya produksi yang bisa dihemat dengan menerapkan MRP dalam merencanakan dan mengendalikan ketersediaan bahan baku proses produksi PT. Bokormas Mojokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan suatu keadaan terdahulu dengan persediaan bahan baku sebagai sasaran penelitian. Variabel penelitian ini adalah permintaan produk jadi, peresentase kecacatan produk, rencana kebutuhan produksi, rencanan pemesanan bahan baku, biaya pengendalian persediaan bahan baku, dan catatan persediaan bahan baku. Analisis kuantitatif  dilakukan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP)  melalui bantuan program POM for Windows dan program ARIMA sebagai alat peramalan permintaan dengan menggunakan program Minitab. Dari hasil analisi metode Material Requirement Planning (MRP)  diketahui bahwa perusahaan dapat melakukan penghematan biaya persediaan karena persediaan bahan baku yang rendah, namun proses produksi tetap berjalan lancar tanpa terganggu. Perusahaan dapat melakukan produksi sesuai dengan permintaan dan memsan bahan baku sesuai dengan kebutuhan produksi tepat waktu. Hasil analisis metode ARIMA juga memberikan perkiraan permintaan yang akurat  mendekati kapasitas produksi sehingga perusahaan bisa melakukan produksi secara efisien sesuai dengan permintaan konsumen dan kapasitas produksi yang optimal. Kata Kunci : Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku, Material Requirement Planning (MRP),  Biaya Persediaan Bahan Baku, Efisiensi
APLIKASI TEORI KONSUMSI KEYNES TERHADAP POLA KONSUMSI MAKANAN MASYARAKAT INDONESIA Pujoharso, Cahyo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bagaimana pola konsumsi makanan masyarakat Indonesia. (2) Mengetahui bagaimana pengaruh pendapatan per kapita masyarakat Indonesia terhadap pola konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia. Adapun dalam penelitian ini penulis menggunakan unit analisis data dengan menggunakan teori konsumsi Keynes. Hal tersebut dikarenakan penulis juga ingin mengetahui apakah konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia sesuai dengan teori konsumsi Keynes. Sementara, pertimbangan yang digunakan oleh penulis dalam kasus ini adalah melihat fakta bahwa pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang dari tahun ke tahun semakin meningkat dan memiliki nilai yang cukup besar. Dengan demikian seharusnya konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia seharusnya semakin membaik dan dapat memenuhi kriteria gizi yang seimbang. Penelitian ini berjenis kuantitatif. Untuk menjawab rumusan masalah pada poin pertama penulis menggunakan alat analisis berupa grafik dan diagram. Sedangkan untuk menjawab rumusan masalah pada poin kedua penullis menggunakan metode analisis regresi sederhana dengan alat analisis berupa SPSS versi 16. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan baik secara langsung dengan melihat buku literatur maupun situs lembaga yang terkait, lembaga tersebut adalah Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah, untuk poin pertama, secara khusus pola konsumsi rata-rata makanan masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut: pola konsumsi makanan untuk jenis karbohidrat adalah mengalami kecenderungan yang menurun, sedangkan konsumsi makanan untuk jenis lauk pauk mengalami fluktuatif dari tahun ke tahun, sementara konsumsi makanan jenis buah-buahan juga mengalami kecenderungan yang menurun, untuk konsumsi makanan jenis sayur-sayuran adalah cenderung stabil, dan untuk konsumsi jenis makanan jadi adalah cenderung mengalami peningkatan. Apabila dilihat secara umum konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia adalah cenderung mengalami penurunan. Dari penelitian pada poin pertama tersebut juga didapatkan kesimpulan bahwa konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia belumlah bergizi seimbang, karena konsumsi makanan jenis karbohidrat, terutama beras sangatlah tinggi sementara konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran masih sangatlah kurang. Untuk poin kedua, didapatkan persamaan regresi Y = 3578,120 – 0,000234X1, hal tersebut memiliki arti, jika pendapatan per kapita masyarakat Indonesia semakin meningkat maka konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia akan menurun, dari hasil analisis tersebut juga dapat dikatakan bahwa pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang semakin meningkat memiliki pengaruh yang negatif terhadap pola konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia. Dari penelitian ini juga didapatkan kesimpulan bahwa konsumsi rata-rata masyarakat Indonesia tidak sesuai dengan teori konsumsi Keynes, padahal kedua pola konsumsi tersebut memiliki kesamaan yaitu merupakan pola konsumsi jangka pendek. Perbedaan tersebut diduga dikarenakan pola konsumsi makanan rata-rata masyarakat Indonesia merupakan pola konsumsi yang termasuk berjenis khusus, sedangkan teori konsumsi Keynes merupakan konsumsi secara umum. Kata Kunci: Konsumsi makanan, Pendapatan, Teori konsumsi Keynes, Gizi seimbang
PERBANDINGAN PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT KUPEDES DENGAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH (STUDI PADA BANK BRI CABANG MALANG KAWI DAN BANK BRI SYARIAH CABANG MALANG) Saputri, Berlian Febriartio
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur pemberian kredit Kupedes pada bank konvensional dengan pembiayaan  Mudharabah  pada bank syariah. Dalam industri perbankan baik perbankan konvensional maupun perbankan syariah, kredit dan pembiayaan merupakan sumber utama penghasilan yang sekaligus sumber risiko terbesar dalam operasi bisnis. Tujuan lain yang ingin dicapai adalah mengetahui bagaimana penerapan prosedur kredit Kupedes dan pembiayaan Mudharabah  yang dilakukan oleh kedua bank tersebut apakah telah dilaksanakan sebagaimana mestinya dalam menentukan kriteria layak atau tidak layaknya nasabah menerima kredit dan pembiayaan tersebut.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemberian kredit Kupedes dengan pembiayaan Mudharabah  tidak jauh berbeda. Persamaan antara keduanya yaitu merupakan perjanjian pinjam-meminjam untuk suatu usaha. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada pembiayaan  Mudharabah hubungan pemilik modal dalam kasus ini yaitu bank dan peminjam adalah sebagai mitra. Sedangkan pada bank konvensional yaitu lebih dikenal dengan sebutan debitur-kreditur. Selain itu perbedaan mendasar dari pemberian kredit dengan pembiayaan Mudharabah  adalah keuntungan yang diperoleh. Pada bank BRI Konvensional keuntungan dari pemberian kredit diperoleh dari bunga, sedangkan pada bank BRI Syariah keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan Mudharabah didapat dari bagi hasil. Dalam prosedur pemberian kredit dan pembiayaan tersebut masih terdapat kendala yaitu nasabah yang memperoleh kredit dan pembiayaan dari bank tidak dapat mengembalikan dengan baik dan tepat pada waktu yang diperjanjikan. Serta pada pembiayaan  Mudharabah  masih belum sesuai dengan prinsip syariah yang sebenarnya karena masih terdapatnya jaminan atau agunan dari nasabah yang diterapkan oleh BRI Syariah dalam memberikan pembiayaan. Kata kunci:  Prosedur, Pemberian Kredit Kupedes, Pembiayaan Mudharabah
DETERMINANTS OF TOURIST REVISIT INTENTION TO KOTA BATU Ramadlani, Merzelinda Fairuz; Hadiwidjaja, Djumilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed at understanding what factors make the tourists satisfied and have revisit intention to a tourism destination, specifically Kota Batu. There are five determinants of revisit intention in this study, perceived attractiveness, perceived quality, perceived value, perceived risk, and satisfaction. This research is an explanatory research, based on the fact that the purpose of this study is to explain the relation and the influence of some pre-determined variables. Method used in gathering data is questionnaire with a random 100 sample of tourist in Kota Batu selected by non probability sampling. To analyze the data, a path analysis and classical assumption (i.e. normality and linearity) are used. The result of this study indicates that perceived attractiveness, perceived quality and perceived value significantly affect the tourist revisit intention only when the tourist are satisfied. Satisfaction in the consumer perception (attractiveness, quality, value and risk) influences and enhances the tourist revisit intention. This study also shows that the tourists feel highly attracted, consider the holiday to be high quality, a good value and a satisfactory experience. They also have quite a high intention to visit Kota Batu again in the future. Although they also consider Kota Batu to have a high risk, the perceived risk does not significantly influence satisfaction and revisit intention. Keywords : tourism, tourist destination, consumer behavior, consumer perception, return visit intention, maketing strategy.

Filter by Year

2012 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue