cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1" : 217 Documents clear
PENGUKURAN KINERJA RUMAH SAKIT DENGAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus pada Rumah Sakit Umum Daerah Ngudi Waluyo Wlingi ) Lailiyah, Shofiyatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to measure the performance of hospital "Ngudi Waluyo" Wlingi using the Balanced Scorecard concept therefore Hospital can achieve the vision and mission that has been effectively and efficiently set. The method used in this study were classified into descriptive research with a case study approach. This study shows the results in each perspective, in which perspective of the consumer on consumer satisfaction indicators show the results satisfied with the amount of 5836, the indicator shows customer retention due to poor production decreased by 7.91% from 67.89% to 59.98%,  while the customer Acquisition showed good results which amounted to  40.02%.  On the financial perspectives for economic ratios showed less economical results in 2012 due to excessive  expenditures of budgeted, which is equal to 103.87%, the Efficiency Ratio  shows inefficient results for three consecutive years, while the ratio of effectiveness in Hospital "Ngudi Waluyo" Wlingi can be said to be effective,  it is proved by  the achievement of budget revenues that have been made.  The perspective of internal business process (BOR, TOI, BTO, ALOS, GDR, NDR) is considered “adequate”. The whole of perspective of internal business processes is considered "adequate". On the learning and growth perspective on employee satisfaction indicators show the results for 2409, which means employees are satisfied, in addition to indicators of employee retention and employee productivity also showed good results. Eventually, the results of  this study indicate  that  the performance  of hospital  "Ngudi  Waluyo"  Wlingi  when  measured using the  concept of  the Balanced Scorecard entirety can be concluded "adequate". Keywords: Measuring performance, Balanced Scorecard, Hospital
Good Corporate Governance Dan Profitabilitas (Studi Kasus Pada PT. Jasa Marga (Persero) Tbk.) Prabowo, Dimas Tri Aji; di, Rosi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan atau memberi gambaran Good Corporate Governance (GCG) dan profitabilitas PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri jalan tol. Penerapan GCG dapat mengoptimalkan nilai dan mendorong pengelolaan BUMN sehingga maksud dan tujuan didirikan BUMN dapat tercapai. Profitabilitas berperan dalam menilai kemampuan BUMN memperoleh keuntungan/laba yang merupakan tujuan didirikannya perusahaan. Profitabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah profit margin, ROA, dan ROE. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang berupa laporan tahunan perusahaan tahun 2008-2012 sebagai sumber data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan PT. Jasa Marga memperoleh skor penilaian GCG yang terus meningkat, kecuali pada tahun 2012 yang menggunakan indikator/parameter berbeda seperti tahun 2008-2011. Selama tahun 2008-2009, PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. meraih predikat 'baik' dalam penerapan GCG dan pada tahun 2010-2012 meraih predikat 'baik'. Nilai profit margin mengalami penurunan selama periode 2010-2012 yang menunjukkan perusahaan tidak efisien dalam menekan biaya-biaya dengan tingkat pendapatan yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Nilai Return On Assets (ROA) relatif stabil disetiap tahunnya. Penurunan nilai ROA menunjukkan ketidakmampuan perusahaan dalam memanfaatkan aset yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Nilai Return On Equity (ROE) mengalami peningkatan disetiap tahunnya yang menunjukkan efektifitas pengelolaan sumber dana untuk memperoleh laba bersih. Tujuan dari penerapan GCG yang dilakukan PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. untuk menjadikan perusahaan lebih efektif dan efisien dalam beroperasi belum sepenuhnya tercapai.   Kata kunci: Good Corporate Governance, Profitabilitas
Analisis Terhadap Migran Sirkuler di Kota Surabaya Erlando, Angga; Pratomo, Devanto Shasta
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena migrasi sebagai bentuk mobilitas penduduk  telah menjadi budaya tersendiri di Negara Indonesia. Salah satu tempat menarik yang dijadikan tujuan bermigrasi adalah Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Sehingga penelitian ini mencoba fokus pada realita migrasi di Kota Surabaya yang terspesifikasi pada migran sirkuler. Adapun tujuan penelitiaan yang dilakukan adalah untuk mengetahui  karakteristik migran sirkuler yang sifatnya tidak menetap (ulang-alik) dan para migran yang pulang dalam tempo mingguan/bulanan (menetap). Sementara tujuan yang kedua adalah untuk mengetahui faktor-faktor pembeda yang mempengaruhi migrasi sirkuler yang sifatnya harian  (ulang-alik) dengan yang sifatnya pulang secara mingguan/bulanan.  Melalui 11 (sebelas) faktor yang diambil sebagai variabel independen, maka keduabelas variabel ini dibedakan kedalam dua kelompok. Kelompok pertama berdasarkan karakteristik ekonomi : upah, pekerjaan sektor jasa, pekerjaan sektor perdagangan, pekerjaan sektor industri, dan jarak. Kelompok kedua berdasarkan karakteristik demografi : status dalam keluarga, status pernikahan, jenis kelamin, jenjang pendidikan,umur,dan daerah asal. Melalui data sekunder yang diambil dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2012. Data tersebut diolah pada probit dan sebagi pembandingya menggunkan LPM (Linear Probability Model) melalui operasi software Stata 10.  Secara menyeluruh dapat dikatakan bahwa yang memiliki kecenderungan untuk menentukan minat atau keputusan melakukan migrasi sirkuler secara ulang alik/harian/tidak menetap adalah variabel pekerjaan disektor jasa, status penikahan, tingkat pendidikan, dan daerah asal (perkotaan) karena memilikin kofisien positif dan signifikan. Sementara kecenderungan untuk melakukan migrasi dengan ada proses menetap (mingguan/bulanan) pulang, lebih cenderung karena faktor pekerjaan disektor industri, jarak, status kepala rumah tangga, dan umur, karena adanya kofisien negative secara signifikan. Sisanya variabel upah,  pekerjaan disektor perdagangan, dan jenis kelamin memiliki kecenderungan yang tidak signifikan terhadap penentuan keputusan untuk melakukan migrasi entah yang sifatnya tidak menetap/ulang-alik/harian/ maupun yang sifatnya menetap (mingguan/bulanan) pulang. Kata kunci : Mobilitas, Kecenderungan ,Migrasi Sirkuler Ulang-Alik. Migrasi Sirkuler Menetap.
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP QUALITY OF WORK LIFE KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PERUSAHAAN MULTINASIONAL PENGOLAH TEMBAGA DI GRESIK Firmansyah, Azrizal Dhana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh implementasi  program (Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)  terhadap  Quality of  Work Life (QWL)  karyawan bagian produksi perusahaan multinasional pengolah tembaga baik secara simultan maupun parsial dengan 74 karyawan sebagai responden. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi: pengujian instrumen penelitian, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis. Analisis dilakukan menggunakan software SPSS for Windows 17.  Hasil  dari penelitian membuktikan bahwa secara simultan dan parsial, K3 berpengaruh terhadap QWL karyawan bagian produksi perusahaan multinasional ini, sehingga peningkatan pada implementasi program K3 akan meningkatkan QWL karyawan.Kata Kunci : Kesehatan Kerja, Keselamatan Kerja, Quality of Work Life (QWL)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA BATU Putra, Okky Rio Andika; Hoetoro, Arif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional sangat besar. Krisis ekonomi yang diawali dengan krisis moneter yang terjadi di Indonesia  menunjukkan bahwa UMKM relatif lebih bertahan dalam menghadapi krisis tersebut, dari pada usaha skala besar yang  sering mengalami kebangkrutan. Dimana Kota Batu dengan banyaknya perkebunan buah apel membuat masyakat membuat sebuah produk UMKM minuman olahan sari buah apel, Dalam perkembangannya, sektor agroindustri terutama untuk sub sektor minuman terlihat mendominasi sektor industri perdagangan di kota batu Pendapatan perkapita sebagai salah satu indikator kesejahteraan masyarakat berperan dalam meningkatkan taraf hidup suatu masyarakat . masyarakat sebagai rumah tangga konsumen mempunyai permasalahan yang kompleks dalam usaha pemenuhan konsumsinya. Setiap pemenuhan konsumsi yang diinginkan harus mempunyai nilai guna maksimal sebagai indicator Kepuasan atau utilitas. Untuk mewujudkan fungsi konsumsi yang mencapai nilai kepuasan tertinggi maka setiap rumah tangga konsumen harus mengerjakan segala sesuatu yang dapat menghasilkan pendapatan sehingga akan mampu mendongkrak nilai keterbatasan anggaran belajanya. Salah satu usaha untuk mendongkrak nilai keterbatasan anggaran belanja adalah dengan berinvestasi melalui kegiatan industry kecil. UMKM di kecamatan batu kota batu dinilai mampu menyerap tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah. UMKM sari apel memiliki banyak kendala pada proses produksinya, yaitu diantaranya modal, tenaga kerja, bahan baku, mesin (teknologi) dan pengalaman kerja. Faktor produksi sangatlah berpengaruh terhadap pendapatan UMKM sari apel dikarenakan produksi yang tak maksimal maka akan menghasilkan hasil yang tak maksimal.   Kata Kunci: UMKM, Sari Apel, Pendapatan, faktor Produksi,
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Pada Bagian Distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi Priyanto, Wahyu; ono, Supart
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan  serta untuk mengetahui variabel apa yang lebih dominan berpengaruh produktivitas kerja karyawan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Gaji (X1), Pelatihan (X2), Insentif (X3), dan Usia (X4), sedangkan variabel dependennya adalah Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena mengambil seluruh jumlah populasi sebagai responden yaitu 30  orang karyawan bagian distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi. Untuk analisis data yang digunakan analisis regresi liniear berganda dengan menggunakan bantuan komputer SPSS 20 for windows. Dari hasil yang telah dilakukan diperoleh persaman regresi liniear berganda : Y = -24.950 + 1.078X1 + 0.614X2 + 4.954X3 + 0.286X4 Dari persamaan regresi tersebut menunjukkan adanya pengaruh dari variabel bebas (Gaji, Pelatihan, Insentif, dan Usia) terhadap variabel terikat (Produktivitas Kerja). Pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan dijelaskan melalui R-square (R2) sebesar 0.912 dan P-value sebesar 0.000. Dengan demikian berarti bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan bagian distribusi PDAM Kabupaten Banyuwangi dapat dijelaskan sebesar  91.2 % variabel Gaji (X1), Pelatihan (X2), Insentif (X3), dan Usia (X4), sedangkan sisanya 8.8 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Adanya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial dijelaskan melalui nilai koefisien  regresi X1 sebesar 1.078 dengan P Value = 0.017; X2 sebesar 0.614 dengan P Value = 0.119; X3 sebesar 4.954 dengan P Value = 0.009; X4 sebesar 0.286 dengan P Value = 0.049. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Gaji (X1), Insentif (X3), dan Usia (X4) berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Variabel Pelatihan (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y). Variabel Gaji (X1) dengan nilai Standarized Coefficients Beta sebesar 0.425 adalah variabel yang lebih dominan berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y) dibandingkan dengan variabel lainnya. Kata kunci : Produktivitas, Gaji, Pelatihan , Insentif, Usia, Regresi Linear Berganda
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PENGELOLAAN ASET DAERAH DI BPKAD PEMERINTAHAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Putri, Mega Yunisa; Rustam, Akie Rusaktiva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari tentang system pengendalian internal pengelolaan aset yang dijalankan oleh BPKAD Kabupaten Tulungagung  dan melakukan penilaian kinerja dari sistem pengendalian internal pengelolaan aset tersebut menggunakan metode COSO dengan landasan hukum PP No 60 Tahun 2008. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara studi lapangan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Penelitian ini termasuk jenis  kualitatif deskriptif.  Proses Analisis data menggunakan  metode kualitatif, yaitu dengan menjelaskan bagaimana SPI pengelolaan aset yang berjalan pada bagian aset saat ini dan bagaimana kinerja dari SPI tersebut ditinjau menggunakan COSO. Hasil Penelitian ini menunjukan Bahwa bagian aset kabupaten telah memiliki SPI dengan acuan kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007, namun dari hasil wawancara yang dilakukan masih terdapat beberapa kelemahan dalam pengelolaan asetnya. Dari hasil penilaian kinerja SPI pengelolaan aset kabupaten Tulungagung masih terdapat beberapa titik kelemahan dalam SPInya seperti tidak adanya peraturan yang komprehensif terkait etika kerja, kurang efektifnya prosedur dan metode perencanaan dan pelaporannya, serta kurangnya kuantitas SDM yang memadai untuk melakukan pengelolaan aset. Dari hasil penelitian ini, disarankan agar Bagian aset dapat mempertimbangkan  usulan-usulan perbaikan yang diusulkan untuk memperbaiki kelemahan SPI yang terindikasi pada penelitian ini. Kata Kunci:  Sistem pengendalian internal pemerintahan, SPIP, COSO.
PROSES TERJADINYA KONFLIK INTERPERSONAL ANTARKELOMPOK DALAM ORGANISASI KEMAHASISWAAN (Studi Kasus pada Organisasi X) Muis, Abdullah Ahadish Shamad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses terjadinya konflik di Organisasi X pada tahun 2011-2012.  Bentuk konflik pada tahun 2011-2012 di Organisasi X adalah konflik interpersonal antarkelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-eksplanatif, dengan menggunakan teknik penulisan naratif, dan desain penelitian berupa studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah  tiga  orang, yaitu Ketua Umum Organisasi X periode 2013, Kepala Departemen Kewirausahaan Organisasi X periode 2011, dan Staff Departemen Kewirausahaan Organisasi X periode 2011. Ketiga informan tersebut ditentukan karena mereka mengetahui dan terlibat secara langsung dalam konflik pada tahun 2011-2012 di Organisasi X. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis makna (content analysis). Validitas penelitian menggunakan standar kredibilitas dan standar transferabilitas. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa  proses konflik yang terjadi di Organisasi X pada tahun 2011-2012 terbentuk melalui tujuh tahapan, antara lain:  penyebab konflik,  fase  laten,  fase pemicu, fase eskalasi, fase krisis, fase resolusi konflik, dan fase pascakonflik. Kata Kunci:  konflik, organisasi, proses konflik, fase konflik, kualitatif-ekspalanatif, studi kasus, content analysis.
ANALISIS PENGARUH PENGHIMPUNAN DANA, KREDIT BERMASALAH, DAN KONDISI UMKM TERHADAP PEMBERIAN KREDIT PRODUKTIF BANK PERKREDITAN RAKYAT (Periode 2003 – 2012) Putro, Wahyu Eko Cahyono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diantara begitu banyak perbankan, kehadiran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang menyediakan produk keuangan yang serupa dengan Bank konvensional lain ternyata memiliki penetrasi yang lebih baik dibandingkan dengan perbankan lain khususnya untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akan tetapi, jumlah BPR terus mengalami penyusutan dari waktu ke waktu. Terus berkurangnya jumlah BPR menunjukkan bahwa BPR tersebut dalam kondisi tak sehat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan BPR yang sektor pasarnya usaha kecil dalam menyalurkan kredit ke UMKM serta seberapa besar peran dari BPR dalam menyalurkan kredit melihat persaingan dengan bank umum yang semakin ketat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian faktor - faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit produktif BPR, yang meliputi Penghimpunan Dana BPR, Kredit Bermasalah BPR, Unit Usaha UMKM, Tenaga Kerja UMKM, dan Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM. Penelitian ini menggunakan Bank Perkreditan Rakyat secara keseluruhan sebagai satu unit obyek penelitian, dengan periode penelitian dari tahun 2003 – 2012. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, sementara uji hipotesis menggunakan uji - t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial serta uji – F untuk menguji pengaruh variabel secara serempak dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Penghimpunan Dana BPR berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran Kredit Produktif BPR. Kredit Bermasalah BPR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyaluran Kredit Produktif BPR. Kondisi UMKM yang terdiri atas Unit Usaha UMKM tidak berpengaruh terhadap penyaluran Kredit Produktif BPR, Tenaga Kerja UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran Kredit Produktif BPR, dan Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran Kredit Produktif BPR. Kata Kunci: Kredit Produktif BPR, Penghimpunan Dana BPR, Kredit Bermasalah BPR, Unit Usaha UMKM, Tenaga Kerja UMKM, dan Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM.
ANALISIS OPTIMALISASI RETRIBUSI PARKIR DI TEPI JALAN UMUM DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Reski, Ardeana; Pusposari, Devy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun  pendapatan retribusi daerah di Kabupaten Tulungagung selalu mengalami peningkatan. Retribusi parkir di tepi jalan umum memiliki nominal pendapatan yang paling besar diantara semua jenis retribusi daerah yang ada. Pada tahun 2012 pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum mencapai 5 milyar rupiah. Retribusi parkir di tepi jalan umum ini terbagi menjadi dua jenis yaitu: parkir harian dan parkir berlangganan. Penerimaan pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum paling besar diterima dari parkir berlangganan. Parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung ini sudah berlaku sejak tahun 2004. Walaupun sistem ini sudah berlaku hampir 10 tahun, tapi kenyataannya di lapangan masih ada beberapa permasalahan. Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, antara lain: (1) Masyarakat yang belum mengetahui dimana saja lokasi parkir berlangganan, (2) Masih ada juru parkir yang meminta imbalan di lokasi parkir berlangganan, walaupun tidak secara terang-terangan, (3) Pengawasan yang dilakukan oleh dinas terkait dirasa kurang karena masih ada para pengguna lahan parkir berlangganan yang tidak tahu harus kemana jika ingin menyampaikan kritikan tentang parkir berlangganan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dinas terkait lebih meningkatkan sosialisasi tentang parkir berlangganan dan meningkatkan pengawasan di lapangan serta untuk pemerintah daerah setempat diharapkan meningkatkan kesejahteraan para juru parkir yang ada. Selain itu diharapkan penelitian ini dapat menjadikan evaluasi untuk daerah-daerah lain yang juga menerapkan sistem parkir berlangganan. Kata Kunci: Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum, Parkir Berlangganan

Page 10 of 22 | Total Record : 217


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue