cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
PENGARUH VOLATILITAS HARGA TERHADAP INFLASI DI KOTA MALANG : PENDEKATAN MODEL ARCH/GARCH Hyldha Christanty; Setyo Tri Wahyudi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.33 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volatilitas harga beras dan kentang pada empat pasar (Giant, Hypermart, Pasar Dinoyo, Pasar Besar) di Kota Malang serta untuk mengetahui pengaruh volatilitas harga dari kedua komoditi tersebut terhadap inflasi di Kota Malang dengan menggunakan periode waktu penelitian 2010.10-2012.07. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang. Berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik Kota Malang, kelompok komoditi yang memberikan andil atau sumbangan terbesar untuk inflasi pada periode 2010.10-2012.07 berasal dari kelompok bahan makanan. Pada penelitian ini, ada dua komoditas yang akan menjadi objek penelitian, yaitu : beras dan kentang, dimana kedua komoditas tersebut masuk dalam kelompok bahan makanan. Hasil peramalan ARIMA dan melalui perhitungan nilai MAPE menerangkan bahwa tingkat volatilitas harga tertinggi pada kedua komoditas tersebut terjadi di Giant. Tingkat volatilitas harga yang relatif tinggi di Giant dan Pasar Dinoyo mampu mengidikasikan bahwa volatilitas harga, khususnya harga komoditas pangan (beras dan kentang) berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Kota Malang. Pembuktian ini, dilakukan melalui estimasi dengan pendekatan model ARCH/GARCH.   Kata Kunci : Volatilitas Harga, Inflasi, Model ARCH/GARCH
Jurnal Analisis Konsentrasi Regional Tenaga Kerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten/Kota di Jawa Timur (Tahun 2004-2010) Lutviati Triamita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.611 KB)

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu motor penggerak yang krusial bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di banyak negara. Di Indonesia hal itu bisa dilihat dari jumlah unit usahanya yang sangat banyak di semua sektor ekonomi. Selain berperan sebagai penyedia kesempatan kerja, UKM juga merupakan pemain penting dalam pengembangan ekonomi lokal dan pengembangan masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekspor non migas. Peran UKM menjadi lebih tinggi seiring dengan munculnya era otonomi daerah dalam pembangunan ekonomi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tenaga kerja UKM dan konsentrasinya di Kabupaten/Kota di Jawa Timur tahun 2004-2010. Analisis dalam penelitian ini akan difokuskan untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan distribusi tenaga kerja UKM dan pola konsentrasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Instrumen analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Indeks Konsentrasi dan Klasifikasi Intensitas. Studi ini menemukan bahwa konsentrasi yang tinggi terdapat di 20 kabupaten/kota di Jawa Timur yang membuktikan bahwa UKM di daerah tersebut memiliki peran yang lebih tinggi dari Jawa Timur dalam penyerapan tenaga kerja, juga berarti UKM sebagai aktivitas basis dalam perekonomian daerah tersebut. Namun, pertumbuhan tenaga kerja UKM di Jawa Timur belum merata di seluruh wilayah, karena terdapat kesenjangan yaitu kabupaten/kota yang konsentrasinya sangat tinggi berada di wilayah barat daya Jawa Timur. Sedangkan kurang terkonsentrasi di sebagian besar di wilayah utara dan tengah Jawa Timur. Kata Kunci: Kata kunci: Tenaga kerja UKM, Analisis Konsentrasi Regional.
POLA DAN KEPERCAYAAN YANG TERBENTUK PADA KONTRAK KEMITRAAN ANTARA PABRIK GULA DENGAN PETANI TEBU (STUDI KASUS: PABRIK GULA KEBON AGUNG KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG) Ardhitya Nanda Umar Dessatria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.276 KB)

Abstract

Kemitraan antara PG Kebon Agung dengan petani tebu bermula sejak pihak Pabrik Gula kekurangan pasokan bahan baku tebu dan menggiling tebu di bawah kapasitas giling, sedangkan petani tidak memiliki jaminan pasar dan butuh pengolahan lebih lanjut agar tebu lebih bernilai. Dengan demikian, terdapat hubungan saling membutuhkan antara pabrik gula dengan petani tebu rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola apa yang diterapkan pada kontrak kemitraan antara Pabrik Gula Kebon Agung Malang dengan petani tebu dan juga untuk mengetahui bagaimana kepercayaan dapat terbentuk diantara keduanya. Analisis yang digunakan adalah  analisis kualitatif dengan pendekatan Interaksi Simbolik. Hasilnya, merujuk dalam SK Mentan No. 940/Kpts/OT. 210/10/1997 tentang pedoman kemitraan usaha pertanian dikemukakan pola yang digunakan PG Kebon Agung Malang dengan petani tebu tergolong dalam bentuk pola inti plasma. Karena di dalam temuan lapang disebutkan bahwa PG Kebon Agung bertindak sebagai inti melakukan kemitraan dengan petani tebu/plasma  yang berkewajiban memberikan berbagai bentuk insentif dan monitoring seperti dana pinjaman, saprodi/sarana produksi, penyuluhan dan bimbingan.   Sementara itu, petani plasma melakukan budidaya sesuai anjuran serta menyerahkan hasil kepada perusahaan mitra/inti sesuai kesepakatan. Jika dilihat dengan teori ekonomi kelembagaan, maka dalam hal ini terjadi asymmetric information karena petani tidak memiliki cukup banyak akses modal sampai jaminan pasar. Sehingga petani tidak memiliki kekuatan yang cukup bahkan cenderung tergantung pada perusahaan. Sementara itu, kepercayaan yang terbentuk sehingga kontrak kemitraan ini dapat dilaksanakan yaitu karena pihak PG Kebon Agung  telah melaksanakan proses penegakan kontrak dengan semestinya sehingga menciptakan reputasi yang baik di mata petani. Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan jaminan pasar kepada petani, pelayanan dan bimbingan simpatik sebagai bentuk monitoring untuk terus mengevaluasi petani mitranya. Sedangkan pihak PG Kebon Agung mengutamakan petani yang “loyal” untuk menjaga keberlanjutan usaha.Kata Kunci: Kontrak, Kemitraan, Insentif, Monitoring
Pengaruh Kebijakan Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) terhadap Fungsi Intermediasi Perbankan Melalui Suku Bunga Di Sektor Keuangan Oktavia, Rina; Hascaryani, Tyas Danarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.432 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the effect of interests rate policy of SBI towards the banks’  intermadiation  function  through  the  interest rates of credit and deposit variables. The objects in this research divided based on the bank’s ownership, which are the banks owned by the government, the banks owned by private, and the banks owned by local government. Thus will be known the bank’s response based on the bank’s ownership towards the central bank monetary policy using SBI instrument. This  research  using  path  analysis with  SBI’s,deposits,and  credits ( capital,  investment  and consumption) interest rates, and also the Loan to Deposit Ratio. Empirical studies showing that the SBI’s Interest rate policy gives more influence towads the government-owned banks. Furthermore,this research found that the composition of Third-party funds (DPK) has an influence to the banks  response and distribution of credit. Keywords: SBI’s interest rate, deposit interest rate, creditinterest rate, Loan to Deposit Ratio, Path Analysis
Peran Pembiayaan Bank Syariah dalam Pengembangan Sektor Riil (Studi Kasus pada Bank Jatim Syariah Cabang Surabaya) Ryantiar Fahmi Faisal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.575 KB)

Abstract

Dalam dunia perbankan syariah sudah menjadi paradigma umum bahwa bank syariah memiliki hakekat dalam meningkatkan sektor riil melalui kegiatan bagi hasil di pendanaan maupun pembiayaannya, selain sebagai lembaga keuangan alternatif yang bebas bunga bagi masyarakat. Meski begitu terdapat ketidaksesuaian  antara teori dengan realita, dimana bukanlah pembiayaan bagi hasil yang mendominasi kegiatan di bank syariah, melainkan pembiayaan berbasis jual beli (murabahah). Oleh karena itu dilakukanlah penelitian ini untuk meneliti pembiayaan apa saja yang dilakukan bank syariah untuk meningkatkan sektor riil dan strategi-strateginya. Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan pendekatan content analysis. Data yang didapat sebagian besar bersumber dari wawancara dengan pihak bank syariah dan nasabah dan beberapa data dari dokumentasi. Dalam realitasnya pembiayaan yang paling banyak dikeluarkan oleh  Bank Jatim Syariah  untuk membiayai kegiatan produktif adalah pembiayaan dengan akad jual beli (murabahah), namun tidak menutup kemungkinan bahwa  tedapat pembiayaan kegiatan produktif berbasis bagi hasil (mudharabah dan musyarakah).  Strategi yang dilakukan pun meliputi penyuluhan dan pelatihan bagi para pebisnis UMKM serta pemberian advice/penatausahaan bagi anggota mitranya. Ke depannya, apa yang dilakukan Bank Jatim Syariah dapat lebih mencirikan apa yang menjadi hakekat dari bank syariah, yaitu sebagai pengembang sektor riil dan sebagai mitra dari nasabah. Begitu juga dengan strategi-strategi yang dilakukannya, diharapkan kedepannya dapat mencakup sektor-sektor yang lebih luas lagi, seperti sektor pertanian dan perdagangan. Kata kunci: bank syariah, pembiayaan, profit & loss sharing, murabahah, qardh, strategi, sektor riil, mitra, analisis isi (content analysis)
ANALISIS PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INVESTASI ASING DI INDONESIA (TAHUN 2000:1 – 2011:4) Messayu Eliza; Munawar Ismail
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.851 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari variabel makroekonomi (produk domestik bruto, inflasi, kurs dan suku bunga SBI) terhadap investasi asing di Indonesia pada tahun 2000:1 – 2011:4, dengan menggunakan metode Error Correction Model (ECM). Investasi asing dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu dalam bentuk investasi asing langsung dan investasi portofolio asing. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, International Financial Statistics dan CEIC Data. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa variabel produk domestik bruto dan suku bunga SBI dapat mempengaruhi investasi asing langsung di Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang dengan pengaruh yang positif. Sedangkan variabel inflasi dan kurs tidak berpengaruh terhadap investasi asing langsung di Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa hanya terdapat variabel produk domestik bruto yang dapat mempengaruhi investasi portofolio asing di Indonesia dalam jangka panjang dengan pengaruh yang positif. Sedangkan variabel inflasi, kurs dan suku bunga SBI tidak memiliki pengaruh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.   Kata Kunci : Investasi Asing, Variabel Makroekonomi, Error Correction Model
ANALISIS PENGARUH TINGKAT SEWA MODAL, JUMLAH NASABAH, HARGA EMAS DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PENYALURAN KREDIT GADAI GOLONGAN C (STUDI PADA PT PEGADAIAN CABANG PROBOLINGGO) Mukhlish Arifin Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.393 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh variabel tingkat sewa modal, jumlah nasabah, harga emas dan tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit gadai golongan C pada PT Pegadaian cabang Probolinggo. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian ini adalah tingkat sewa modal tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penyaluran kredit gadai golongan C. Jumlah nasabah mempengaruhi jumlah penyaluran kredit di PT Pegadaian Cabang Probolinggo. Harga emas mempengaruhi penyaluran kredit pada PT Pegadaian Cabang Probolinggo khususnya kredit gadai golongan C. Tingkat Inflasi yang terjadi di kota Probolinggo tidak memberikan pengaruh terhadap pergerakan usaha penyaluran kredit gadai khususnya kredit gadai golongan C pada PT Pegadaian Cabang Probolinggo. Dari keempat variabel bebas diketahui bahwa yang paling dominan pengaruhnya terhadap jumlah kredit gadai yang disalurkan adalah variabel harga emas karena memiliki nilai koefisien beta dan t hitung yang paling besar.   Kata kunci : Tingkat sewa modal, jumlah nasabah, harga emas, tingkat inflasi, penyaluran kredit gadai golongan C.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADA TENAGA KERJA (Studi Kasus CV. Mukkadimah Agro Medica Desa Sawahan Kecamatan Turen Kabupaten Malang) Syaiful Rizal Ramadhan; Su silo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.773 KB)

Abstract

Proses produksi dapat diartikan sebagai cara, metode dan teknik untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan-bahan dan dana) yang ada. Dalam industri modern saat ini (yang berada dalam persaingan global yang amat kompetitif), aktivitas bukan hanya sekedar dipandang sebagai kegiatan mentransformasikan input menjadi output, tetapi dipandang sebagai penciptaan nilai tambah, dimana setiap aktivitas dalam proses produksi harus memberikan nilai tambah. Pemahaman terhadap nilai tambah ini penting agar setiap aktivitas produksi dapat menghindari pemborosan.   Menurut Gaspersz (1997:167), pemahaman terhadap konsep nilai tambah dan pemborosan adalah sangat penting dalam proses produksi, agar efisiensi yang merupakan tujuan utama dari setiap aktivitas berproduksi dapat tercapai dan dipahami secara rasional oleh pihak manajemen perusahaan. Dengan demikian, produksi dapat dikatakan sebagai suatu aktivitas dalam perusahaan industri berupa penciptaan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dari input menjadi output secara efektif dan efisien. Tenaga kerja merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Secara garis besar penduduk suatu negara dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Jam kerja adalah waktu yang diberikan suatu perusahaan untuk tenaga kerja  yang dipekerjakan agar berproduksi. Jam kerja yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan agar dapat berproduksi dengan maksimal namun tidak mengabaikan kemampuan dari tenaga kerja. Di perusahaan ini jam kerja yang diberlakukan adalah selama 8  jam per hari. Namun untuk memenuhi target produksi per hari perusahan ini juga menerapkan jam lembur untuk tenaga kerja yang berkenan melakukan lembur. Tentu tenaga kerja yang melakukan lembur ini akan mendapattambahan upah yang sesuai dengan tambahan waktu lembur yang dilakukan. Upah adalah harga untuk balas jasa yang diberikan seseorang kepada orang lain. Pemberian upah kepada tenaga kerja dalam suatu kegiatan produksi pada dasarnya merupakan imbalan/balas jasa dari para produsen kepada tenaga kerja atas  prestasinya yang telah disumbangkan dalam kegiatan produksi. Dari pengertian ini menunjukan bahwa keberadaan upah di dalam suatu organisasi tidak dapat diabaikan begitu saja dan menjadi hal yang sangat penting. Karena menjadi faktor yang terkait untuk mencapai tujuan dari perusahaan. Jika perusahaan memberikan upah yang tidak sesuai dengan kinerja dari karyawannya maka hal ini tidak dapat dipertanggung jawabkan, baik secara kemanusiaan maupun kelangsungan perusahaan. Usia  dari tenaga kerja adalah usia produktif bagi setiap individu. Usia produktif  dimana setiap individu sudah mampu memberikan jasa bagi individu lain. Usia bagi tenaga kerja di perusahaan ini berada diantara 20 hingga 40 tahun. Usia ini dianggap sangat produktif bagi tenaga kerja.  Penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana yang digunakan untuk mengetahui apakah terdapat variabel upah, jam kerja, dan usia, berpengaruh terhadap produksi pada tenaga kerja pada CV. Mukaddimah Argo Medica Desa Sawahan Kecamatan Turen Kabupaten Malang dan  variabel apakah yang paling dominan pengaruhnya terhadap produksi pada  tenaga kerja pada CV. Mukkadimah Agro Medica Desa Sawahan Kabupaten Malang. Kata Kunci: Produksi, Tenaga Kerja, Upah, Jam Kerja, Usia,  Regresi linier
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA DAN PEMBERIAN INSENTIF KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (KASUS PADA CV. YUGATAMA PRIMA MANDIRI KAB. JEMBER) Sukmana, Ganjar Mulya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.907 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada CV. Yugatama Prima Mandiri. (2) Untuk mengetahui variabel apa yang berpengaruh paling signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi pada CV. Yugatama Prima Mandiri. Pemilihan kasus ini berdasarkan pada pertimbangan bahwa industri playwood imampu menyerap tenaga kerja dan berperan meningkatkan devisa Negara. Dalam hal ini penting bagi perusahaan untuk memperhatikan produktivitas tenaga kerja dalam bekerja sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Sedangkan produktivitas bagi tenaga kerja sendiri akan berdampak pada peningkatan motivasi dalam bekerja sehingga akan berpengaruh terhadap hasil produksi dan akan meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif dengan model regresi linier berganda dan menggunakan SPSS 16 data diperoleh dari data sekunder (didapat dari data perusahaan langsung). Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari data perusahaan langsung yang diambil mulai dari tahun 2010 sampai 2013 .Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja bagian produksi sebanyak 105 orang dan sampel yang diambil yaitu sebanyak 105 orang. Dari hasil analisis linier berganda menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel Tingkat Pendidikan  (X1) sebesar 0,042,koefisien regresi untuk variabel Pengalaman Kerja (X2) sebesar 0,015, koefisien regresi untukvariabel Insentif (X3) sebesar 8,810. Lalu berdasarkan hasil pengujian simultan menunjukkanbahwa besarnya nilai Fhitung 394,865 pada tingkat signifikan 5 % (0,05) nilai p= 0,000 yang berartibahwa variabel Tingkat Pendidikan  (X1), Pengalaman Kerja (X2), Insentif (X3),  secara bersama– sama berpengaruh nyata terhadap tingkat Produktivitas kerja karyawan  CV. Yugatama PrimaMandiri. Sedangkan untuk menguji pengaruh masing – masing variabel menggunakan uji t yangmenunjukan bahwa variabel Tingkat Pendidikan  (X1), Pengalaman Kerja (X2), Insentif (X3)pada tingkat signifikan 5 % dan diperoleh nilai koefisien regresi untuk  b1, b3, b3, (p<0,05) sehinggaH0 ditolak dan yang berarti variabel bebas yang terdiri dari Tingkat Pendidikan  (X1), PengalamanKerja (X2), Insentif (X3), secara partial berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja.Kata Kunci: Tingkat Pendidikan, Pengalaman Kerja, Insentif, Produktivitas
PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN: VALIDITAS HUKUM OKUN DI INDONESIA Dyan Ari Iswanto; Ghozali Maski
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.377 KB)

Abstract

This study tested the validity of Okun's law in the Indonesian economy by using the difference version of Okun's law to get Okun coefficient. Moreover, the causality test was also conducted to determine the direction of the relationship variables of economic growth and unemployment. By using the Ordinary Least Square (OLS) analysis and Granger Causality Test it was concluded that the Okun's law proved to be invalid in the indonesian economy as Okun coefficient significance level is quite small. But economic growth variables shown to affect the unemployment variable statistically. Keywords: Economic Growth, Unemployment, Okun's Law, Granger Causality

Page 57 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue