cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Pemberdayaan Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Dalam Rangka Mewujudkan Good Local Governance (Studi Pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik dan Sentra Industri Songkok di Kelurahan Kroman Kabupaten Gresik) Ariningtyas, Sukma Ayu Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 11 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Empowerment of The Small and Medium Enterprise (SME) to Realize Good Local Governance (Study at The Official of Cooperatives, SME, Industry and Trade and Songkok Industrial in Kroman Gresik). In to realize national development and fair income distribution that evenly necessary cooperation between the central government and local government. Regional autonomy as one of the choice for the local government to regulate and take care of their interests own and do of fair distribution for all community. Increased community welfare could be done by many ways, one is by doing empowerment. Empowerment to the community by using potential owned by these communities. One potential strong owned by the local government is the existence of SME. SME having many contributions and positive impact to regional development, improving the welfare of the surrounding community. Empowerment by apply the principle of good local governance it was expected to bring SME contributions to better again, to be independent SME, tough dan competitiveness. Empowerment of SME would done by Diskoperindag Kabupaten Gresik based on Regulations number 20 of 2008. Keywords: Good Local Governance Abstrak: PEMBERDAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DALAM RANGKA MEWUJUDKAN GOOD LOCAL GOVERNANCE (Studi Pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik dan Sentra Industri Songkok di Kelurahan Kroman Kabupaten Gresik). Dalam mewujudkan pembangunan nasional dan pemerataan pendapatan yang merata diperlukan kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Otonomi daerah sebagai salah satu jalan bagi daerah untuk mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri dan melakukan pemerataan pendapatan bagi seluruh masyarakatnya. Peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya yaitu dengan melakukan pemberdayaan. Pemberdayaan kepada masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat tersebut. Salah satu potensi kuat yang dimiliki oleh daerah adalah eksistensi Usaha Kecil Menengah (UKM). UKM memiliki banyak peran dan kontribusi bagi pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Pemberdayaan UKM dengan menerapkan prinsip Good Local Governance didalamnya diharapkan semakin membawa kontribusi UKM untuk semakin baik lagi, menjadi UKM yang mandiri, tangguh dan berdaya saing. Pemberdayaan UKM yang dilakukan oleh Diskoperindag Kabupaten Gresik sesuai dengan UU No. 20 tahun 2008. Kata Kunci: Good Local Governance
Upaya Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa (Studi Kasus di Desa Kalisongo Kecamatan Dau Kabupaten Malang) Santoso, Teguh
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 11 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Efforts of Village Head To Increase Society's Participation in Rural Development (A Case Study in the Kalisongo Village Dau District of Malang). Rural development is the axis of national development, it can be interpreted that rural development is an important part in determining the success of national development. Conditions of Kalisongo village since the last village head leadership be through significant progress that successfully received the title as a pilot village both within the district and provincial levels with one of the indicator is the societies participation. In addition, many rural development are realized. The research showed the efforts of Kalisongo village head to increase society participation through mapping of geographic and demographic conditions of the region, the establishment of paguyuban RW every region, rural development with the principle of the society needs, government administrative services as efficiently as possible, and to align themselves with the society. The form of society participation that is in the labor, materials, funds, and maintenance of buildings, the other than that there has been no evaluation is actually came from the public. The important is the issue of leadership less assertive in the face of a problem, communication is less structured, limited funds, and the low level of public education. Keywords: leadership, society’s participation, rural development   Abstrak: Upaya Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa (Studi Kasus di Desa Kalisongo Kecamatan Dau Kabupaten Malang). Pembangunan desa merupakan poros dari pembangunan nasional, hal ini dapat diartikan bahwa pembangunan desa merupakan bagian terpenting yang menentukan keberhasilan dari pembangunan nasional. Kondisi desa Kalisongo semenjak kepemimpinan kepala desa terakhir mengalami kemajuan signifikan yaitu berhasil mendapat predikat sebagai desa percontohan baik dalam lingkup kabupaten maupun provinsi dengan salah satu indikatornya adalah partisipasi masyarakat. Selain itu, banyak pembangunan desa yang terealisasi. Hasil penelitian menunjukkan upaya yang telah dilakukan oleh kepala desa Kalisongo dalam rangka untuk meningkatkan peran partisipasi masyarakat melalui pemetaan kondisi geografis dan demografis wilayah, pembentukan paguyuban RW ditiap-tiap wilayah, pembangunan desa dengan asas kebutuhan masyarakat, pelayanan administratif pemerintahan seefisien mungkin, dan mensejajarkan diri dengan masyarakat. Bentuk dari partisipasi masyarakat yaitu dalam tenaga, material, materi, dan pemeliharaan bangunan, selain itu belum ada bentuk evaluasi yang benar-benar dari masyarakat. Hal yang perlu mendapat perhatian penting adalah masalah kepemimpinan yang kurang tegas didalam menghadapi suatu masalah, komunikasi yang kurang terstruktur, keterbatasan dana, dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.   Kata kunci: kepemimpinan, partisipasi masyarakat, pembangunan desa
Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tenun Ikat Bandar Kidul Sebagai Salah Satu Ikon Di Kota Kediri (Studi Kampung UMKM Tenun Ikat Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri) Pratama, David Setya
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 11 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) ‘Tenun Ikat Bandar Kidul’ As One Icon Kediri (Studies SMEs ‘Tenun Ikat Bandar Kidul’ District Mojoroto of Kediri). This research is motivated state employers and workers “tenun ikat” of Bandar Kidul who experienced ups and downs in its development process, so it takes a perfect solution to overcome these problems. Empowerment of Kediri city government has done in fact still experiencing problems and challenges, as the local administration strategy along with stakeholders who will make the weaving as one of the icons kediri through brand image weaving. The results of this study showed the following: 1) The empowerment process is conducted independently by entrepreneurs Ikat Weaving Bandar Kidul of Kediri to date has been good, considering the characteristics of weaving has a long history that is able to survive until now. Of the production capacity has gone up, the number of employees rises, the number of looms (handloom) continues to rise, the sales trend continues to increase each year looms. 2) The role and contribution of stakeholders participated in the empowerment program “tenun ikat” Bandar Kidul both in terms of direct support material or technical support is good, and continuously improved through programs. 3) Constraints and challenges faced in the development of Bandar Kidul “tenun ikat” into the brand image of Kediri very complex and need a sustainable solution. Efforts city government deserves appreciation as a preliminary step, by intervening directly or indirectly. Keywords: Empowerment, Tenun Ikat Bandar Kidul   Abstrak: Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tenun Ikat Bandar Kidul Sebagai Salah Satu Ikon di Kota Kediri (Studi Kampung UMKM Tenun Ikat Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri). Penelitian ini dilatarbelakangi keadaan para pengusaha dan pekerja tenun ikat bandar kidul yang mengalami naik turun dalam proses perkembangannya, sehingga dibutuhkan solusi jitu untuk mengatasi permasalahan tersebut. Upaya pemberdayaan yang sudah dilakukan pemkot Kediri faktanya masih mengalami kendala dan tantangan, seiring strategi pemkot bersama stakeholder yang akan menjadikan tenun ikat sebagai salah satu ikon kota kediri melalui brand image produk tenun ikat. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: 1) Proses pemberdayaan yang dilakukan secara mandiri oleh para pengusaha Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri sampai saat ini sudah bagus, mengingat secara karakteristik tenun ikat memiliki sejarah panjang sehingga mampu bertahan sampai sekarang. Dari kapasitas produksi sudah naik, jumlah karyawan naik, jumlah alat tenun (ATBM) terus naik, trend penjualan tenun terus meningkat setiap tahunnya. 2) Peran serta stakeholder dalam sumbangsih ikut serta program pemberdayaan kain Tenun Ikat Bandar Kidul baik dari sisi bantuan langsung materiil ataupun dukungan teknis sudah bagus, dan terus ditingkatkan melalui program-programnya. 3) Kendala serta Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kain Tenun Ikat Bandar Kidul menjadi brand image Kota Kediri sangat kompleks serta perlu solusi berkesinambungan. Upaya pemkot patut mendapat apreasiasi sebagai langkah permulaan, melalui intervensi langsung ataupun tidak langsung.   Kata kunci: Pemberdayaan, Tenun Ikat Bandar Kidul
Pengembangan Potensi Lahan Kering Di Kabupaten Kediri Melalui Pertanian Berkelanjutan (Studi Pada Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kediri) Bakhri, Mochamat Aburizal
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 11 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Dry Field’s Potency Development in Kediri Regency through Sustainable Farming (Study On Planning And Developing Agency Of Kediri Regency). The dry field potency development in Kediri Region through the suistainable farming in SEGOBATEM region with spatial or regional approach with its superior products sucs as Podang Mango and cassava that the reality has shown its existence. In order to reach the acceleration mof the development program of the superior product such as Podang Mango and cassava start from planting to post-harvesting needed a good relationship of the all stakeholder. The government policies that support the industry are needed, so that the products can be developed better and faster. There are strategies in the development of dry land in Kediri Region through sustainable farming: 1. The optimal usage of government support, 2. The expansion of the marketing area of processed podang mango and processed not rice floor/starch, 3. The use of high quality on podang mango and cassava, 4. The improvement of facilities and infrastructure wich supporting the agriculture, 5. The optimalization of agriculture business management, 6. Increase the motivation of the farmers and, 7. The development of the soil fertility and conservation. Keyword: Dry Field, Potensy Development. Strategies Development   Abstrak: Pengembangan Potensi Lahan Kering Di Kabupaten Kediri Melalui Pertanian Berkelanjutan (Studi Pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kediri). Pengembangan potensi lahan kering di Kabupaten Kediri melalui pertanian berkelanjutan pada kawasan SEGOBATEM dengan pendekatan spasial atau kewilayahan dengan komoditas unggulan mangga podang dan ubi atau ketala yang pada kenyataannya sudah mulai menunjukan eksistensinya. Namun untuk tercapainya program percepatan pengembangan produk unggulan mangga podang dan ubi atau ketela dari mulai tanam sampai paska panen tersebut selain diperlukan kerjasama yang baik antar Stakeholder mulai dari hulu sampai hilir diperlukan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah yang mendukung industri olahan mangga podang dan ubi atau ketela agar dapat berkembang dengan baik dan cepat. Adapun strategi dalam pengembangan potensi lahan kering di Kabupaten Kediri melalui pertanian berkelanjutan pada kawasan Segobatem sebagai berikut, 1. Pemanfaatan secara optimal dukungan dari pemerintah, 2. Perluasan daerah pemasaran hasil olahan mangga podang dan olahan tepung non beras/tepung tapioka, 3. Penggunaan bibit unggul pada mangga podang dan ubi ketela, 4. Perbaikan sarana dan prasarana sebagai penunjang pertanian, 5. Pengoptimalan manajemen usahatani, 6. Peningkatan motivasi terhadap para petani dan 7. Pengolahan kesuburan tanah atau konservasi lahan.   Kata Kunci: Lahan Kering. Pengembangan Potensi. Strategi Pengembangan
Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas (Studi Pada Puskesmas Pesantren II Kota Kediri) Kahfi, Wahyudha
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 11 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Quality Health Services (Studies in Healty Center Pesantren II Kediri City). National development is one of the health services provided by the government through an agency or organization such as health centers and hospitals as an organizer or executor of health services in an integrated manner or uniform not only as a cure but as a disease prevention addressed to every citizen regardless of their health services given and affordable by the community. Each executive health services should have a goal to the good service to support quality service. In this research aims to describe and identify health care and health care quality improvement, as well as knowing the obstacles and challenges in implementing health services at the health center II Pesantren Kediri. Keywords: Healty Care, Service Quality, Publik Health Center Abstrak: Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas (Studi Pada Puskesmas Pesantren II Kota Kediri). Pembangunan nasional salah satu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah melalui suatu lembaga ataupun organisasi seperti puskesmas maupun rumah sakit sebagai penyelenggara atau pelaksana pelayanan kesehatan dengan cara terpadu atau merata tidak hanya sebagai penyembuhan melainkan sebagai pencegahan penyakit yang di tujukan pada setiap warga negara tanpa membedakan pelayanan kesehatan yang diberikan dan terjangkau oleh kalangan masyarakat. Setiap pelaksana pelayanan kesehatan harus memiliki tujuan pelayanan yang baik guna untuk menunjang pelayanan yang baik. Dalam peneliti ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengidentifikasi pelayanan kesehatan, dan peningkatan kualitas kesehatan, serta mengetahui hambatan dan tantangan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pada Puskesmas Pesantren II Kediri.   Kata kunci: Pelayanan Kesehatan, Kualitas Pelayanan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)
Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Potensi Daerah Pujon Berbasis Agribisnis Pertanian (Studi Pada Dinas Pertanian Kabupaten Malang) Panjarwanto, Eka Novalia
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 11 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Local Government Strategy in the Development of Regional Potential Based Pujon Farms Agribusiness (Study in Malang District Agriculture Office). The focus of this research is the strategy pursued Malang District Agriculture Office in achieving the goal of developing the potential of agri-based Pujon area of ​​agriculture. The exploration method used is descriptive research with qualitative research. The results of this study indicate that the District Agriculture Office Malang developing seedling/breeding, increased production, productivity and product quality, agriculture, and development of the area of ​​agribusiness, strengthening the venture capital group, facilitating the development of horticulture organic, counseling and advisory services to farmers and agribusiness, increase system incentives and disincentives for farmers/ farmer groups, internships, and field school training, education, agriculture and entrepreneurship agribusiness, construction and agribusiness facilities and infrastructure development, promotion of the production of agricultural/plantation in the regions, procurement of appropriate technology in the production process of agribusiness. Keywords: agriculture, local economies, agribusiness   Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Potensi Daerah Pujon Berbasis Agribisnis Pertanian (Studi Pada Dinas Pertanian Kabupaten Malang). Fokus didalam penelitian yang dilakukan ini adalah strategi yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Malang dalam hal pencapaian tujuan mengembangkan potensi daerah pujon berbasis agribisnis pertanian. Metode yang dipakai didalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, lokasi pada penelitian ini dilakukan di kantor Dinas Pertanian yang berada di Kabupaten Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Malang melakukan pengembangan perbenihan, peningkatan produksi, dan mutu produk, serta pengembangan kawasan agribisnis, penguatan modal usaha kelompok, fasilitasi pengembangan hortikultura organik, pendampingan dan penyuluhan petani dan orang yang menekuni agribisnis, pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana agribisnis, pemasaran mengenai hasil produksi pertanian/perkebunan yang menjadi unggulan di daerah, pengadaan teknologi tepat guna dalam proses produksi agribisnis.   Kata kunci: sektor pertanian, perekonomian lokal, agribisnis
Strategi Pemerintah Daerah Dalam Membangun Citra Positif Melalui Media Online (Studi pada Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Malang) Afdhal, Rezy
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Local Government Strategy in Building a Positive Image through Online Media (Studies in Public Relations Section of Malang). Currently there is an increasing tendency that people no longer trust the government agencies, public trust in the government intansi decreases. To increase public confidence in the government, the need for a positive image. Government imaging is done through the media, many media that can be used, one of which is the online media. Government Public Relations Malang city chose an online media website to represent the government. The use of online media greatly facilitate the performance of Public Relations. In addition to the convenience offered by online media, there are many obstacles and challenges faced by the Govenmrnt Public Relations of Malang city. Ease and this challenge comes from internal and external Public Relations. If seen by the theory of three (3) dimensional strategy by Bob De Wit and Ron Meyer, Public Relations of Malang still not up to running a content strategy and strategic context. There are still encountered some content that is not working and has not been updated, there are still many people who do not know about the existence of onlinne medias Public Relations. It can be concluded that the Public Rrlations has not been successful in the use of online media. This needs to be addressed in order to maxim the use of online media so that the sighting of a positive image of the governmnt Keywords: positive image , government , public relations, Malang   Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah dalam Membangun Citra Positif melalui Media Online (Studi pada Bagian Hubungan Masyarakat pemerintah Kota Malang). Saat ini terdapat kecenderungan yang meningkat bahwa masyarakat tidak lagi mempercayai instansi pemerintahan, kepercayaan publik terhadap intansi pemerintahan semakin menurun. Untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, perlu adanya citra positif dimata masyarakat. Mencitrakan pemerintah dilakukan melalui media, banyak media yang bias dimanfaatkan, salah satunya adalah media online. Bagian Hubungan Masyarakat pemerintah kota Malang memilih media online website untuk mencitrakan pemerintah. Penggunaan media online sangat memudahkan kinerja Humas. Selain kemudahan yang ditawarkan oleh media online, banyak juga kendala dan tantantangan yang dihadapi oleh Humas pemerintah kota Malang. Kemudahan dan tantangan ini bersumber dari internal dan eksternal Humas. Jika dilihat berdasarkan teori 3 (tiga) dimensi strategi oleh Bob De Wit dan Ron Meyer, Humas Kota Malang masih belum maksimal dalam menjalankan strategi konten dan strategi konteks. Masih ada dijumpai beberapa konten yang ditak berfungsi dan belum di-update, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan media online Humas. Bisa disimpulkan bahwa Humas masih belum berhasil dalam penggunaan media online. Hal ini perlu mendapatkan perhatian guna memaksimalkan penggunaan media online agar terlihatnya citra positif pemerintah.   Kata kunci: citra positif, pemerintah, humas, Malang
Implementasi Program Gemerlap Dalam Pengembangan Industri Konveksi (Studi pada Desa Tritunggal Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan) Zulfiah, Isnaini
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation Of GEMERLAP Programs In Development Of Industry Convection (Study in Tritunggal Village, Sub-district Babat, District Lamongan). This research background by Tritunggal village have potential industry convection and set as Center Industry Convection and Tourism Village of Shopping Convection. On that ground government determine Tritunggal village as one village get assistance GEMERLAP Programs. This research is descriptive research with qualitative approach and use data analysis interactive model by Miles, Hubberman and Saldana. Results this research is, grounded on standard and objective programs Tritunggal village into location criteria and program’s criteria, the process implementation programs Diskoperindag as thechnical implementers isn’t perform his function as supervisor in management assistance of showroom building, actors involved is Government (Bappeda and Diskoperindag), and The community craftsmen convection. Inhibiting factors implementation is still the standard product quality, lack participation community craftsmen convection, and management vagueness showroom. Keywords: implementation GEMERLAP Programs, development of industry convection   Abstrak: Implementasi Program GEMERLAP dalam Pengembangan Industri Konveksi (Studi Pada Desa Tritunggal, Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Desa Tritunggal yang mempunyai potensi dibidang industri konveksi dan ditetapkannya Desa Tritunggal sebagai Sentra Industri Konveksi dan Desa Wisata Belanja Konveksi. Oleh karenanya pemerintah menetapkan Desa Tritunggal sebagai salah satu desa yang mendapatkan bantuan Program GEMERLAP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis data model interaktif yang diajukan oleh Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini yaitu, berdasarkan standar dan tujuan program Desa Tritunggal masuk dalam kriteria lokasi dan kriteria penerima bantuan, dalam proses implementasi Diskoperindag tidak menjalankan fungsinya sebagai pembina dan pendamping dalam pengelolaan showroom, aktor yang terlibat adalah pemerintah (Bappeda dan Diskoperindag) dan masyarakat pengrajin konveksi. Faktor yang menghambat implementasi ini adalah kualitas produk masih standar, kurangnya partisipasi masyarakat pengrajin konveksi, serta ketidakjelasan pengelolaan showroom.   Kata kunci: implementasi Program GEMERLAP, pengembangan industri konveksi
Pelaksanaan Pengembangan Unit Pengelola Keuangan Dan Usaha Di Kelurahan Wates, Kota Mojokerto Ramadhiyani, Ainul
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The Implementation of Unit Financisl Managers and Business Development in WatesVillage, Mojokerto City.Grantingauthority by the East Java Province Government to Wates Village, Mojokertocity in 2009 to run the program Gerdu Taksin which realized through Unit Financial Managers and Business (UPKu). UPKu development implementation in Wates village, Mojokerto city, had already run in accordance with the provisions of the Standard Operating Procedure (SOP) and Public Service Standard (SPP) UPKu book. Implementation of UPKu development in Wates village gets support from governments and communities directly or indirectly. Moreover, SOP and SPP guidance are also supporting factors for helping the board in developing UPKu “Wahana Sejahtera”. Besides the obstacle in the implementation of UPKu, “Wahana Sejahtera” development comes from their bad loans caused by a lack of understanding of the purpose, function, and aim of holding Gerdu Taskin program. The lack of capital and lack of coordination among the boards can also be obstacles to the implementation of this institutional UPKu development. Keywords: Implementation, Unit Financial Managers and Business   Abstrak:Pelaksanaan Pengembangan Unit Pengelola Keuangan dan Usaha di Kelurahan Wates, Kota Mojokerto. Pemberian kewenangan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada kelurahan Wates, Kota mojokerto pada tahun 2009 untuk menjalankan program Gerdu taskin yang diwujudkan dalam bentuk Lembaga Unit Pengelola Keuangan dan Usaha (UPKu). Pelaksanaan pengembangan UPKu di Kelurahan Wates, Kota Mojokerto sudah berjalan sesuai dengan ketentuan  yang dituliskan di dalam buku SOP dan SPP UPKu. Pelaksanaan pengembangan UPKu di kelurahan Wates ini memperoleh dukungan dari pemerintah dan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu pedoman SOP dan SPP juga menjadi faktor pendukung karena membantu para pengurus dalam mengembangkan UPKu “Wahana Sejahtera”. Hambatan dalam pelaksanaan pengembangan UPKu “Wahana Sejahtera” berasal dari adanya kredit macet yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat akan maksud, fungsi dan tujuan dari diadakannya program Gerdu Taskin. Selain itu kurangnya modal dan kurangnya koordinasi antar pengurus juga menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan pengembangan lembaga UPKu Wahana Sejahtera” ini.   Kata kunci: Pelaksanaan, Unit Pengelola Keuangan dan Usaha
Pemberdayaan Anak Jalanan Melalui Program Pendidikan Kerohanian (Studi Pada Rumah Singgah Matahari Kota Surabaya) Maria, Vinda Eka
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Empowerment Street Children Through Education Programs Spirituality (study at transit home “Matahari” Surabaya City ). Research is done dates from increase in the streets for the money keep shows increasing. If it continues to be left held , and indonesia especially in surabaya will not beget human resources dependable especially when must compete in the global. The government yet also makes problems street children as the matter it should be noted. Empowerment is way of improving to better where give or make an improvement society that weak become more powerless. This study adopted qualitative approaches. Advice of researchers is the need for a better understanding of education programs deeply religious efforts in the transit home Matahari. Very advised for social workers put forward teaching ala home schooling technique, because technique teaching was more precisely on practical landscape and easier understood to street children. Social service can always be the main support by taking into account and give aspiration overall material and non material on shelter house the sun in district krembangan city surabaya   Keywords: empowerment , program , transit home   Abstrak. Pemberdayaan Anak Jalanan dengan Program Pendidikan Kerohanian (Studi Pada Rumah Singgah Matahari. Penelitian dilakukan bermula dari peningkatan anak jalanan untuk mencari uang terus menunjukkan kenaikan. Jika hal itu terus dibiarkan berlangsung, maka Indonesia khususnya di Surabaya tidak akan melahirkan sumber daya manusia yang bisa diandalkan terlebih jika harus bersaing di era global. Pemerintah belum juga menjadikan permasalahan anak jalanan sebagai masalah yang diperioritaskan. Pemberdayaan merupakan cara memperbaiki agar lebih baik dimana memberikan atau membuat suatu perbaikan masyarakat yang lemah menjadi lebih berdaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Saran dari peneliti adalah perlunya pemahaman lebih mendalam mengenai program pendidikan kerohanian di Rumah Singgah Matahari. Sangat disarankan bagi para pekerja sosial untuk lebih mengedepankan pengajaran ala teknik home schooling, karena teknik pengajaran tersebut lebih tepat pada tataran praktis dan lebih mudah dimengerti untuk anak jalanan. Dinas Sosial dapat senantiasa menjadi pendukung utama dengan memperhatikan dan memberikan sumbangsih secara material dan non material pada Rumah Singgah Matahari di Kecamatan Krembangan Kota Surabaya.   Kata kunci: Pemberdayaan, Program, Rumah Singgah

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue