cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Pelaksanaan Budaya Organisasi Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Perkeretaapian (Studi pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya) Ningrum, Nurliana Ayu Setiya
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Organizational Culture Towards Improving railway Service Quality (A Study at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya). Organizational culture is a pattern of beliefs, values, attitudes, expectations, and actions are believed the truth and implemented by all members of the organization in order to create an identity and characteristic that differentiate between the other organizations. Cultural organization are executed well in an organization, especially in service organizations such as PT KAI (Persero), it will realiza the best quality of services, especially the railway services. The results showed that the implementation of organizational culture at PT KAI (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, run well and it have impacts to the quality of railway services with respect to some attributes of quality service. But it still needs more attention in punctuality, accuracy, and also humble & care personal aspects. Key Words: implementation, organizational culture, railway service quality, public service, railway Abstrak: Pelaksanaan Budaya Organisasi dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Perkeretaapian (Studi pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya). Budaya organisasi adalah suatu pola sikap, tindakan, keyakinan, yang berisikan nilai dan harapan organisasi, yang diyakini kebenarannya dan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh anggota organisasi agar tercipta suatu ciri khas dan karakter yang membedakan organisasi tersebut dengan organisasi lain. Budaya organisasi  yang dilaksanakan dengan baik pada suatu organisasi, terutama organisasi pelayanan seperti PT KAI (Persero), maka akan terwujud suatu pelayanan yang berkualitas, utamanya pelayanan perkeretaapian. Berdasarkan pada tujuan penelitian yang telah ditetapkan, maka jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya organisasi pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya sudah baik dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan perkeretaapian, dengan memperhatikan beberapa atribut dari kualitas pelayanan. Namun, masih diperlukan perhatian lebih pada aspek ketepatan waktu, akurasi, dan pegawai yang sopan dan ramah. Kata Kunci: pelaksanaan, budaya organisasi, kualitas pelayanan perkeretaapian, pelayanan publik, perkeretaapian
Implementasi Program Pemasaran Pariwisata Dalam Upaya Peningkatan Kunjungan Wisatawan Pada Objek Pantai Pulau Merah (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi) Setiyawan, Danang Agung
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Tourism Marketing Program to Increase Tourist Arrivals On Objects Red Island Beach (Study in Culture and Tourism Department of Banyuwangi Regency). Tourism is a sector that featured in Banyuwangi. One of the programs is the development of tourism in Banyuwangi is with their marketing program in Red Island Beach. The program aims to promote the Red Island Beach to increase tourist visits. In accordace with the purpose of the research that has been set, the type of research that researcher used is descriptive research with qualitative approach. Data collection in this research using observation, interviews and documentation. And for data analysis method used was Miles and Huberman. Based on the resultd of research, implementation of tourism marketing program which is conducted by Culture and Tourism Services have done well but not maximized. Moreover as for supporting factors is the coordination between SKPD in Banyuwangi, cooperation with mass media and sufficient budgetary resources. While inhibiting factors including Red Island Beach are in authority Ministry of Forestry and the other inhibiting factors is local communities awareness of tourism is still lacking. Keywords: implementation, tourism marketing, tourist Abstrak: Implementasi Program Pemasaran Pariwisata dalam Upaya Peningkatan Kunjungan Wisatawan Pada Objek Pantai Pulau Merah (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Pariwisata adalah sektor yang diunggulan di Kabupaten Banyuwangi. Salah satu program dalam pengembangan pariwisata di Banyuwangi adalah dengan adanya program pemasaran pantai pulau merah. Program ini memiliki tujuan utama yaitu melakukan pemasaran atau mempromosikan pantai pulau merah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan, metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah  Observasi, wawancara dan dokumentasi serta triangulasi data. Dan untuk metode analisis data menggunakan teori yang dijelaskan oleh Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa implementasi program pemasaran oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah terimplementasi dengan baik namun masih belum optimal dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan asing. Adapun faktor pendukung implementasi program pemasaran pariwisata pulau merah yaitu adanya koordinasi antar SKPD yang ada di Banyuwangi, Kerjasama dengan media massa dan Sumber daya anggaran. Sedangkan faktor penghambatnya diantaranya Objek wisata pantai pulau merah berada pada wilayah Kementrian Kehutanan dan Kesadaran masyarakat sekitar yang masih kurang. Kata Kunci: implementasi, pemasaran pariwisata, wisatawan
Perwujudan Pelayanan Prima Kependudukan Melalui Penyelenggaraan Pelayanan Admindukcapil Keliling (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tuban) Analista, Frety Septia
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Embodiment Excellect Service of Demography through Admindukcapil by mobileservices (Studies in the Department of Population and Civil Registration Tuban Regency). The Department of Population and Civil Registration Tuban Regency create an innovation, that is admindukcapil by mobile services, it is used as a solution of low public awareness. This sevices like pick up the ball, the goal is being closer to the community, especially for rural communities that located far from the city. The research results showed good attitude, attention and action in providing excellent service of officer to the community, however there are limited human resources, there is no standard time of service and limited network. This service also cannot be said to be qualified because there are obstacles on the delivery of information to the public. However, there is an increased community participation shown in the number of birth certificates are 58% from 2012 to 2014.   Keywords: public service, excellent service, Admindukcapil by mobile service Abstrak: Perwujudan Pelayanan Prima Kependudukan melalui Penyelenggaraan Pelayanan Admindukcapil Keliling (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tuban). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tuban menciptakan suatu terobosan berupa pelayanan admindukcapil keliling yang digunakan sebagai solusi atas rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukannya. Pelayanan ini bersifat jemput bola dengan tujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama untuk masyarakat desa yang lokasinya jauh dari pusat kota. Hasil penelitian menunjukkan sikap, perhatian dan tindakan telah diberikan dengan baik oleh petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, namun terdapat keterbatasan SDM, tidak ada standar waktu pelayanan dan keterbatasan jaringan. Pelayanan ini juga belum dapat dikatakan berkualitas karena penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat memiliki hambatan. Namun, dibalik itu terdapat peningkatan partisipasi masyarakat yang ditunjukkan pada jumlah kepemilikan Akta kelahiran sebesar 58% dari tahun 2012 ke 2014.   Kata kunci: pelayanan publik, pelayanan prima, pelayanan admindukcapil keliling
Pengembangan Dana Bergulir Untuk Menumbuhkan Umkm Produk Olahan (Studi Pada UPTD Pengelola Dana Bergulir Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang) Rahmawati, Yunita
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development Revolving Funds for Growing Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Processed Products (Study in Departement Technical Implementation Unit of Revolving Funds on Departement of Cooperative and MSMEs Malang Regecy). Technical Departement Implementation Unit of Revolfing Fund at the Departement of Cooperative and MSMEs provide a revolfing fund loan to overcome the capital problems of MSMEs in Malang Regecy. The purpose of this study are to determine, identify, and analyze the development of revolving funds conducted by the Departement of Cooperative and MSMEs. What is the enabling and inhibiting factors and to knowing and identifying the development of MSMEs after obtaining the revolving funds. This research uses descriptive research with qualitative approach. Data were comprised of primary and secondary data, collected by interview, observation and documentation. The data were analyzed using an interactive model of Miles, Hubberman, and Saldana (2014), which consists of four stages: data collection, data condensation, data display, and conclution drawing. The result show that total of MSMEs not accordance with targets. Surveillance activities to MSMEs recipients of refined products revolving funds has not done continue. The revolfing funds has not been able to increase market share, product development, and manpower efforts. Keywords: Development Revolving Funds, Technical Departement Implementation Unit of Revolving   Fund Management, MSMEs Processed Products Abstrak: Pengembangan Dana Bergulir untuk Menumbuhkan UMKM Produk Olahan (Studi pada UPTD Pengelola Dana Bergulir Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang). Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang melalui UPTD Pengelola Dana Bergulir telah menyediakan pinjaman modal berupa dana bergulir untuk mengatasi masalah permodalan UMKM di Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengidentifikasi dan menganalisis pengembangan dana bergulir yang dilakukan oleh UPTD Pengelola Dana Bergulir. Untuk mengetahui apa sajakah faktor pendukung dan penghambat pengembangan dana bergulir. Untuk mengetahui dan mengidentifikasi perkembangan UMKM produk olahan di Kabupaten Malang setelah meminjam dana bergulir. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sekunder dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles Hubberman dan Saldana (2014) yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengembangan dana bergulir pada UPTD Pengelola dana bergulir belum sesuai dengan target yang ditetapkan. Kegiatan pengawasan hanya terbatas pada kegiatan pengembalian kredit. Dana bergulir juga belum mampu meningkatkan pangsa pasar, perkembangan produk dan tenaga kerja.   Kata kunci: Pengembangan Dana Bergulir, UPTD Pengelola Dana Bergulir, UMKM Produk olahan
Penyelenggaraan Pelayanan KTP Elektronik Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Kabupaten Kediri Puspitasari, Dinda
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Electronic Identity Services at The Department of Population and Civil Registration in Kediri. The research method that is suitable for this paper is research with quantitative approach . This study focused on the implementation of the service itself and the obstacles in providing services. The results show that the service of several the study , there are still parts should be improved , which is the service resolution speed schedule services inconsistent ,and  about the  facilities  , the.Other indicators such as the service which are good enought , the ability to provide officer in give information that the people need are good clearly , courtesy and friendliness servant to provide services can also be classified as well .While the barrier factor in the this include of the internal factor is to limited human resources ser ,while external factors on a technical problem in this technical services and lack of awareness about electronic id cards itselfvice   Keyword: public service , electronic id cards Abstrak: Penyelenggraan Pelayanan KTP Elektronik padaDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang sesuai dlm  penulisan penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuatitatif. Penelitian akan befokus pada penyelenggaraan pemberian pelayanan itu sendiri dan hambatan atau halangan dalam memberi layanan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis yaitu  dari beberapa indikator pelayanan yang diteliti, masih ada bagian-bagian yang harus diperbaiki, yaitu mengenai kecepatan pelayanan jadwal penyelesaian pelayanan yang tidak konsisten serta sarana dan prasarana yang tersedia. Indikator lain seperti mekanisme pelayanan yg tidak berbelit-belit, kemampuan petugas dalam memberikan petugas dalam memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat sudah baik secara jelas, kesopanan dan keramahan petugas dalam memberikan layanan juga dapat dikatakan sangat baik. Sedangkan untuk faktor penghambat dalam penyelenggaraan tersebut antara lain dari faktor internal yaitu keterbatasan sumber daya manusia yang melakukan pelayanan, sedangkan faktor eksternal mengenai gangguan teknis dalam hal ini teknis pelayanan dan kurangnya optimalnya sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas, sehingga menyebabkan kesadaran masyarakat masih rendah. Kata kunci : Pelayan Publik, KTP Elektronik
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang) Malinda, Citra Cici
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Government Regulation Number 46 of 2011 about Work Performance Appraisal of Civil Servants (Study at Civil Service Agency of District Malang). The Government Regulation Number 46 of 2011 about Work Performance Appraisal of Civil Servants is a new system appraisal for civil servants which applied since January of 2014. This regulation replaces the old regulation that better known as DP3 (List of Rating Execution Work) system. DP3 system is not considered to be able measure the work performance appropriately. The purpose of this study is: To analize the implementation and the succesfull implementation of work performance appraisal policy of civil servants. Type of this research is a descriptive qualitative approach. The result showed that communications, resources, dispotition, and bureaucratic structure from policy implementation has been sufficient. But the clarity of communications still not optimal. The success of this implementation generally have been successful. But, still there are some policy implementation that not according to the policy design.   Keywords: policy implementation, appraisal, work performance, civil servants   Abstrak: Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang). Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS merupakan sistem penilaian baru bagi PNS yang mulai berlaku pada Januari 2014. Peraturan ini menggantikan peraturan lama yang lebih dikenal dengan sistem DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan), sistem DP3 dianggap belum mampu mengukur secara tepat tentang penilaian prestasi kerja pegawai. Tujuan penelitian ini adalah: Menganalisis implementasi dan keberhasilan implementasi kebijakan penilaian prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi sudah memadai. Tetapi kejelasan komunikasi masih belum optimal. Keberhasilan implementasi secara umum sudah berhasil. Namun, masih terdapat beberapa pelaksanaan kebijakan yang belum sesuai dengan desain kebijkan.   Kata Kunci: implementasi kebijakan, penilaian, prestasi kerja, PNS
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) (Studi pada Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto) Putri, Dhiani Eka
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Community Empowerment Through Community Based Drinking Water Supply and Sanitation Program (PAMSIMAS) (Study on Ketapanrame village Trawas Subdistrict Mojokerto Regency. Drinking water and sanitation is an important need for community. However, the community still empowerless to manage the water resources, so that water resources there are not properly used by the community. The support of the PAMSIMAS program become the major of the development of drinking water and improved sanitation. The results of this study indicate community partisipation of Ketapanrame village in training of the community level is still lacking, the construction of drinking water facilities in the community and sanitation in schools have the full contribution of the society, and the promotion of clean and healthy living behaviors able to change people's behavior to embed a clean and healthy lifestyle. Encouragement, motivation, and community’s awareness to participate in the PAMSIMAS program are enormous. Community empowerment actors have full responsibility and professionally. The development of Science and Technology gives a positive effect on the implementation of community empowerment through the PAMSIMAS program. Social and cultural conditions, fund receiving from the government and the natural conditions become the inhibiting factors to the empowerment communities from PAMSIMAS program. Keywords: community empowerment, PAMSIMAS program on Ketapanrame village Trawas Subdistrict Mojokerto regency Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) (Studi pada Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto). Air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan penting bagi 'masyarakat. Namun, masyarakat masih kurang diberdayakan untuk dapat mengelola sumber daya air tersebut, sehingga sumber daya air yang ada tidak dapat dinikmati oleh masyarakat dengan baik. Adanya bantuan dari program PAMSIMAS menjadi ujung tombak pengembangan sarana air minum dan sanitasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat desa Ketapanrame dalam pelatihan tingkat masyarakat masih kurang, pembangunan sarana air minum di masyarakat dan sanitasi di sekolah mendapat kontribusi penuh dari masyarakat, dan promosi perilaku hidup bersih dan sehat mampu mengubah perilaku masyarakat untuk menanamkan pola hidup bersih dan sehat. Dorongan, motivasi, dan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam program PAMSIMAS sangat besar. Aktor-aktor pemberdayaan masyarakat yang bertanggungjawab dan profesional. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memberikan efek positif bagi pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui program PAMSIMAS. Kondisi sosial budaya masyarakat, keterlambatan penerimaan dana dari pemerintah, dan kondisi alam menjadi faktor penghambat pemberdayaan masyarakat melalui program PAMSIMAS.   Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, program PAMSIMAS di Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto
Pengembangan Kapasitas Sumberdaya Manusia Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung) Priatna, Ryan Adicita
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Capacity Building of Human Resources to Increase Work Productivity Employees ( A Study of Local Drinking Water Company Tirta Cahya Agung The District Tulungagung ). Competence and capacity human resources adequate the employee performance was driving on its organization. A good performance is certainly marked with the productivity work high that would increase the quality of employees. Local drinking water company ( PDAM ) tirta cahya agung in district tulungagung is one of the companies who apply capacity development program to his employees as an effort to increase productivity of work .The result showed that capacity development human resources done by pdam be conducted based on the needs of companies . Capacity development human resources will be done through education and training held by the pdam and working with third party. Are 2 ( two ) the method of education and training used pdam that is on the job training and off the job training. Stage capacity development human resources will begin with the determination of needs that ( as a basis for making a program, next the implementation of the program, and evaluation to know the level of success of the program that have been undertaken. Keywords: employees, capacity building, human resources, productivity, PDAM, Tulungagung Abstrak: Pengembangan Kapasitas Sumberdaya Manusia Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung). Kompetensi dan kapasitas sumberdaya manusia yang memadai merupakan pendorong kinerja pegawai dalam mencapai tujuan organisasi. Kinerja yang baik tersebut tentunya ditandai dengan produktivitas kerja yang tinggi sehingga akan meningkatkan kualitas pegawai. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) “Tirta Cahya Agung” di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan program pengembangan kapasitas kepada para pegawainya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas sumberdaya manusia yang dilakukan oleh PDAM dilakukan berdasarkan kebutuhan perusahaan. Pengembangan kapasitas sumberdaya manusia tersebut dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh pihak PDAM sendiri maupun bekerjasama dengan pihak ketiga. Terdapat 2 (dua) metode pendidikan dan pelatihan yang digunakan PDAM yaitu on the job training dan off the job training. Tahapan pengembangan kapasitas SDM ini dimulai dari penentuan kebutuhan yang kemudian dijadikan dasar untuk membuat suatu program, selanjutnya pelaksanaan program, dan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan.   Kata kunci: pegawai, pembangunan kapasitas, sumberdaya manusia, kinerja, PDAM, Tulungagung
Manajemen Bank Sampah Dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Pada Bank Sampah Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang dan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang) Meiliya, Riska
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Waste Bank Management for Community Economic Empowerment (Study of Waste Bank of Mojosari Village, Kepanjen District, Malang Regency and Badan Lingkungan Hidup Malang Regency). Mojosari Village was a backward village with very low degree of cleanliness. However, the presence of Waste Bank had facilitated Mojosari Village to achieve its progression and acknowledgment at Malang Regency. The purpose of this study is to look at Waste Bank Management for Community Economic Empowerment at Mojosari Village, Kepanjen District, Malang Regency. Based on the results of research, the Waste Bank Management at Mojosari Village is quite favorable starting from Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting, dan Budgeting. The Mojoasri Waste Bank is able to improve the community economic income through creative and innovative activities as shown in Waste recycle. Its success is supported by the community participation, related public services, and the cooperation with SPEKTRA and PT. Unilever. However, there are obstruction factors, included: place, sorting site, price fluctuation, Waste condition, lacking of community awareness, and Waste-based handicraft distribution. Keywords: Management, Community Economic Empowerment Abstrak: Manajemen Bank Sampah dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Pada Bank Sampah Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang dan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang). Desa Mojosari awalnya merupakan desa tertinggal dengan tingkat kebersihan yang sangat rendah, namun dengan adanya manajemen Bank Sampah yang baik Desa Mojosari mampu memajukan desanya hingga diakui di Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat manajemen Bank Sampah dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka manajemen Bank Sampah di Desa Mojosari cukup baik, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengadaan pegawai, pemberian bimbingan atau arahan, pengkoordinasian, pelaporan, dan penganggaran. Bank Sampah Mojoasri juga mampu meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan kreaktif dan inovatif yang dituangkan dalam daur ulang sampah. keberhasilan tersebut didukung oleh adanya partisipasi masyarakat, dukungan dinas-dinas terkait, dan kerjasama dengan SPEKTRA PT. Unilever. Namun dalam pelaksanaanya juga terdapat faktor penghambat, antara lain: tempat, tenaga pemilah, fluktuasi harga, kondisi sampah, kurangnya kesadaran masyarakat,dan distribusi kerajinan sampah   Kata Kunci: Manajemen, pemberdayaan ekonomi masyarakat
Evaluasi Program Pengelolaan Dan Peningkatan Kawasan Konservasi Mangrove (Studi pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan) Nisa', Anifah Khoirun
Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 12 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Program Evaluation of Management and Improvement of Mangrove Conservation Area (Study at the Department of Fisheries and Marine Lamongan). Lamongan district has Patterns Space Plan for Coastal Conservation Zone and concreted by Management and Improvement of Mangrove Conservation Area. The background in this research is a change function of mangrove area as industry or embankment area, overlapping of authority and obscurity of law to managing and improving mangrove in Lamongan District. This research is descriptive research with qualitative approach and use Spiral data analysis of Cresswell. Results this research is, the Management and Improvemenet Program of Mangrove Conservation Area is a program created by the existence of mangrove plants which have been planted by the public before.The Program has done quite well in 2012 and 2013 on the strategy used. Plan and realization of the program has also been quite relevant to the involvement of government organizations, the private sector and the community in the implementation of the program as well as the benefits and positive feedback to the actors involved. Based on the analysis of the authority of local institutions, Lamongan District Fisheries and Marineas program implementers and facilitators have the authority in delegated in managing coastal areas. However, the authority is now limited because there are Constitution Number 23 Year 2014 about Local Government. Keywords: Program Evaluation, Authority Analysis, Mangrove Conservation   Abstrak: Evaluasi Program Peningkatan dan Pengelolaan Kawasan Konservasi Mangrove (Studi Pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan). Kabupaten Lamongan memiliki Rencana Pola Ruang untuk Zona Konservasi Pesisir dan diwujudkan melalui Program Pengelolaan dan Peningkatan Kawasan Konservasi Mangrove. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pengalihfungsian lahan mangrove menjadi industri atau tambak, tumpang tindih kewenangan dan hukum yang tidak tegas dalam mengelola dan meningkatkan mangrove di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data Spiral dari Cresswell. Hasil dari penelitian ini adalah Program Pengelolaan dan Peningkatan Kawasan Konservasi Mangrove merupakan program yang dibuat berdasarkan keberadaan mangrove yang sudah ditanami oleh masyarakat sebelumnya. Program tersebut telah terlaksana dengan cukup baik di tahun 2012 dan 2013 dengan strategi yang digunakan. Rencana dan realisasi program juga sudah cukup relevan dengan adanya keterlibatan pihak organisasi pemerintah, pihak swasta dan masyarakat dalam pelaksanaan program serta memberikan manfaat dan feedback yang posisit terhadap aktor yang terlibat. Berdasarkan analisis kewenangan lembaga daerah, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan sebagai pelaksana program dan fasilitator memiliki kewenangan secara delegasi dalam mengelola wilayah pesisir. Namun kewenangan tersebut saat ini dibatasi karena terdapat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.   Kata kunci: Evaluasi Program, Analisis Kewenangan, Konservasi Mangrove

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue