cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Pengaruh Analisis Jabatan Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Malang) Shinta Tanumihardjo
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Influence analysis of the position of the Employee Performance: an analysis of the Office has a very important role as well as being the primary focus of managed human resources that improve the performance of organizations both in terms of productivity, quality and service to achieve the main goals of the organization. From the Office of analysis results so your organization will be able to determine characteristics such as what is a must-have inaugurated before occupying a position, which is the output of the specification title and job description. The purpose of this research is to know and explain the magnitude of the impact analysis on performance Clerk Office, partially and simultaneous. This research is explanatory research using the method of research with quantitative approach. The measurement scale used is the likert scale with a sampling of 71 employees of the Secretariat of The Malang with a proportional stratified sampling random sampling. The hypothesis in this study are: the first variable position description and specification of the position effect simultaneously on the performance of employees. The second hypothesis variable significantly influential position descriptions against the performance of employees. The third hypothesis variable specifications significantly influential term of performance of employees. Results of the study showed that all of the proposed hypothesis is accepted. Keywords: job analysis, regresi Linier Berganda, the performance of employee Abstrak: Pengaruh Analisis Jabatan terhadap Kinerja Pegawai: Analisis jabatan memiliki peranan yang sangat penting serta menjadi fokus utama dalam menejemen sumber daya manusia yaitu meningkatkan kinerja organisasi baik dari segi produktivitas, pelayanan maupun kualitas untuk mencapai tujuan utama organisasi. Dari hasil analisis jabatan tersebut  maka organisasi akan mampu menentukan karateristik seperti apa yang harus dimiliki calon pegawai sebelum menduduki sebuah jabatan, yang outputnya berupa spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan besarnya pengaruh analisis jabatan, terhadap kinerja pegawai secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert dengan pengambilan sampel berjumlah 71 pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Malang dengan pengambilan sampel secara proportional stratified random sampling. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu: yang pertama variabel uraian jabatan dan spesifikasi jabatan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja pegawai. Hipotesis kedua variabel uraian jabatan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Hipotesis yang ketiga variabel spesifikasi jabatan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh hipotesis yang diusulkan diterima.   Kata kunci: analisis jabatan, regresi liner berganda, kinerja pegawai.
Otonomi Desa dalam Pengelolaan Asset Desa (Studi Kasus pada Desa Sitirejo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang) Kartika Permatasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Village Autonomy in Management Village Asset. Village asset management is a one of village autonomy. This paper is the result of research that aims to determine the asset management of villages in Desa Sitirejo, anything autonomy seen in the village, as well as the factors that inhibit and encourage village asset management. The results of this study are 1) asset management planning is done by the village planning the village assets that will be used and perform a variety of asset investarisasi villages and organize any parties involved in asset management. 2) Implementation of asset management is to manage the village to determine the usefulness of these assets. Assets are then used to meet the needs of the village in the village shopping purposes. 3) Monitoring the management is done by involving the village chief in the village of asset management and oversight activities involving BPD. While the factors that hinder the management of village assets are assets most is used for pay the officials so it is difficult to developed, and asset utilization is not to maximum. While the factors that drive is the amount of cash extensive village land to be developed, and the nature of potential possessed by the Village Sitirejo. Keyword: Village Autonomy, Village Assets, Village Assets Management   ABSTRAK: Otonomi Desa dalam Pengelolaan Asset Desa. Pengelolaan asset desa merupakan salah satu bentuk dari adanya otonomi desa. Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengelolaan asset desa yang ada di Desa Sitirejo, otonomi apa saja yang terlihat pada Desa, serta faktor yang menghambat dan mendorong adanya pengelolaan asset desa. Hasil penelitian ini adalah 1) Perencanaan pengelolaan asset desa dilakukan dengan melakukan perencanaan mengenai asset desa yang akan dimanfaatkan dan melakukan investarisasi macam-macam asset desa serta mengatur pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam pengelolaan asset. 2) Pelaksanaan pengelolaan dilakukan dengan mengelola asset desa dengan mengetahui kegunaan dari asset tersebut. Asset yang ada kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan desa dalam keperluan belanja desa. 3) Pengawasan dalam pengelolaan dilakukan dengan melibatkan Kepala Desa dalam pengelolaan asset desa dan melibatkan BPD dalam pengawasan kegiatan. Sedangkan faktor yang menghambat pengelolaan asset desa ini adalah asset desa yang ada sebagian besar digunakan untuk membiayai perangkat desa sehingga sulit untuk dikembangkan, dan pemanfaatan asset desa yang kurang maksimal. Sedangkan faktor yang mendorong adalah jumlah tanah kas desa yang luas untuk dikembangkan, dan potensi alam yang dimiliki oleh Desa Sitirejo. Kata Kunci: Otonomi Desa, Asset Desa, Pengelolaan Asset Desa
Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa (Studi pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang)) Chandra Kusuma Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Village Fund Allocation Management in Village Community Empowerment (A Study in Wonorejo Village Singosari Subdistrict Malang District). One of the government's strategies to help the village become independent and autonomous by giving the allocation of village funds (ADD). Use of ADD fund is 30% for the Village Government and Village Consultative (BPD ) operating costs; 70% for community empowerment and capacity building of village government. This research destination are to describe the management of ADD in the empowerment of village communities and the supporting and inhibiting factors. The research method used was descriptive method with the qualitative approach which used Milles Huberman analytical method. The results showed that the majority of the ADD fund for community empowerment were used for village governments operating expenses and BPD thus the use of ADD was not as intended. The supporting factors in the management of ADD was the community participation. Inhibiting factor, the quality of human resources and lack of direct supervision by the public. Key Words: village allocation fund management, community empowerment   Abstrak: Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa (Studi pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Salah satu strategi pemerintah untuk membantu agar desa menjadi mandiri dan otonom dengan memberikan Alokasi Dana Desa (ADD). Penggunaan dana ADD adalah 30% untuk biaya operasional Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD); 70% untuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas Pemerintahan Desa. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan pengelolaan ADD dalam pemberdayaan masyarakat desa serta faktor-faktor pendorong dan penghambat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode analisis Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian dari dana ADD untuk pemberdayaan masyarakat digunakan untuk biaya operasional pemerintah desa dan BPD sehingga penggunaan ADD tidak sesuai dengan peruntukannya. Faktor pendukung dalam pengelolaan ADD adalah partisipasi masyarakat. Faktor penghambat, kualitas sumber daya manusia dan kurangnya pengawasan langsung oleh masyarakat.   Kata Kunci: pengelolaan alokasi dana desa, pemberdayaan masyarakat
Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan ( Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo) Faiza Nurmasitha
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Effect of Employee Competence and Work Environment on Service Quality.The background of research is the importance of employee competence and work environment on service quality. If the implementing public actors can work in effective and efficient manners and successfully in achieving the predetermined goal. The objective of research is to understand the effect of employee competence and work environment on service quality. The effect of employee competence and work environment on service quality is acknowledged. Research also attempts to figure out the partial effect of employee competence and work environment on service quality. Research type is quantitative with explanatory method.. Based on the result of research,competence of the employee and work environment have a positive impact on the quality of service. So the competence of the employee and the work environment has a positive impact together on the implementation of quality of service in the department of opulation and civil registration sidoarjo district. However, the competence of employee who have a dominant influence on service quality. Keywords: Employee Competence, Work Environment, Service Quality Abstrak: Pengaruh Kompetensi Pegawai dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kompetensi pegawai dan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan. Apabila aktor publik melaksanakan pekerjaan dengan efektif, efisien dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi pegawai dan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan, yang terdiri dari variabel kompetensi pegawai dan lingkungan kerja secara terhadap kualitas pelayanan dan untuk mengetahui kompetensi pegawai dan lingkungan kerja secara parsial terhadap kualitas pelayanan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penjelasan (explanatory). Berdasarkan hasil yang di dapat dalam penelitian ini yaitu kompetensi pegawai dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh positif terhadap kualitas pelayanan. Sehingga antara kompetensi pegawai dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh positif secara bersama-sama terhadap implementasi kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Namun kompetensi pegawai mempunyai pengaruh lebih dominan terhadap kualiatas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Kata Kunci: Kompetensi Pegawai, Lingkungan Kerja, Kualitas Pelayanan  
Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Fasilitasi Pihak Eksternal dan Potensi Internal (Studi Kasus Pada Kelompok Usaha "Emping Jagung" di Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang) Feni Dwi Anggraeni
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Development of Micro, Small and Medium Enterprises through the Facility of External and Potential Internal . Internal development of the business group "Emping Jagung" in increasing the potential and progress in improving its business with an initial capital by using their own savings, to innovate their products, expanding the marketing network, and complement its infrastructure. In addition, the facility from external Cooperatives and SMEs in Malang have assisted in the development of SMEs for Emping Jagung such as by giving SMEs access to capital resources, conduct coaching and training, product promotion activities, expand product marketing, as well as providing facilities and infrastructure. But the results have not been uniformly known and some employers are constrained by rising raw material prices, the limited ability of human resources, has a problem in the capital, lack of infrastructure and lack of access to product marketing. Suggestions in this study include: (a) employers of Corn Chip in Pandanwangi Village need to hone their potential by utilizing the facilities provided by the government, (b) the need for equitable and open dissemination of information as possible for Emping Jagung employers toward the program run by the Department of Cooperatives and SMEs Malang, (c) the need to improve coaching and training as well as providing marketing network for SMEs entrepreneurs, (d) the government needs to facilitate access to capital as well as the need to improve infrastructure and facilities such as the use of clinic facilities for SMEs, and (e ) need to update the number of SMEs that exist in the entire city of Malang to facilitate the training. Keywords: UMKM, Potential Internal Abstrak: Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Fasilitasi Pihak Eksternal dan Potensi Internal. Pengembangan secara internal dari kelompok usaha “Emping Jagung” dalam meningkatkan potensi serta kemajuan usahanya dengan cara menggunakan modal awal dengan tabungan sendiri, melakukan inovasi untuk hasil produksinya, memperluas jaringan pemasaran, dan melengkapi sarana dan prasarana usahanya. Selain itu, fasilitasi dari pihak eksternal yaitu Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang telah membantu dalam pengembangan UMKM emping jagung seperti memberikan akses UMKM terhadap sumber-sumber permodalan, mengadakan pembinaan dan pelatihan, kegiatan promosi produk, memperluas pemasaran produk, serta menyediakan sarana dan prasarana. Namun diketahui hasilnya belum merata dan beberapa pengusaha terkendala dengan meningkatnya harga bahan baku, keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, memiliki permasalahan dalam permodalan, kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya akses pemasaran produk. Saran dalam penelitian ini antara lain: (a) pengusaha emping jagung di Kelurahan Pandanwangi perlu mengasah potensi yang dimiliki dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, (b) perlu adanya sosialisasi yang merata serta membuka informasi seluas-luasnya bagi pengusaha emping jagung terhadap program-program yang dijalankan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang, (c) perlu meningkatkan pembinaan dan pelatihan serta menyediakan jaringan pemasaran bagi pengusaha UMKM, (d) pemerintah perlu mempermudah akses permodalan serta perlu meningkatkan sarana dan prasarana seperti difungsikannya kembali sarana Klinik UMKM, (e) perlu meng-update jumlah UMKM yang ada di seluruh kota Malang untuk mempermudah dalam memberikan pelatihan. Kata kunci : UMKM, potensi internal
Efektivitas Program Asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Sebagai Upaya Pemenuhan Hak-hak TKI (Studi pada Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Surabaya) Citra Berlian Butsi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 7 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effectiveness of the Indonesian Labor Insurance Programme (TKI) as the fulfillment of the TKI Rights Efforts (Study On Services Technical Unit Placement and Protection of Indonesian Workers Surabaya): Permenakertrans No. 07 of 2010 on insurance workers are government regulations in providing protection for Indonesian Workers (TKI) abroad. UPTP3TKI Surabaya is the government agency in charge of providing services, placement and protection of migrant workers working abroad. focus of research (1) Implementation of the program conducted by the TKI Insurance Insurance Consortium workers under the supervision of UPT P3TKI Surabaya, (2) effectiveness of the program as a form of protection insurance workers P3TKI Surabaya Unit in fulfilling the rights of workers, and (3) factors that influence the effectiveness of insurance program workers in Surabaya P3TKI UPT. By using qualitative research with a descriptive approach, this study aims to determine, describe and analyze the effectiveness of the protection program of Indonesian Workers (TKI) which is issued in the form of Permenakertrans Number 07 Year 2010 regarding insurance workers.   Keywords: TKI insurance, Implementation, Effectiveness Abstrak: Efektivitas Program Asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai Upaya Pemenuhan Hak-hak TKI (Studi Pada Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Surabaya): Permenakertrans Nomor 07 Tahun 2010 tentang asuransi TKI merupakan peraturan pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. UPTP3TKI Surabaya merupakan instansi pemerintah yang bertugas memberikan pelayanan, penempatan dan perlindungan bagi TKI yang bekerja di luar negeri. fokus penelitian (1) Pelaksanaan program Asuransi TKI yang dilakukan oleh Konsorsium Asuransi TKI dibawah pengawasan UPT P3TKI Surabaya, (2) Efektivitas program asuransi TKI sebagai bentuk perlindungan UPT P3TKI Surabaya dalam upaya pemenuhan hak-hak TKI, dan (3) Faktor yang mempengaruhi efektivitas program asuransi TKI di UPT P3TKI Surabaya. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas program perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dikeluarkan dalam bentuk Permenakertrans Nomor 07 Tahun 2010 tentang asuransi TKI.     Kata Kunci: Asuransi TKI, Pelaksanaan, Efektivitas
Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM MP ) ( Studi pada Desa Bendungan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung ) Siaga Basu Murbeng
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The Implementation of Rural Community Empowerment National Program (PNPM MP). Rural development plays important role because its synergy is inseparable from the local and national developments. Many development programs have been planned by the government for the rural. Almost all offices in the local government accommodate rural development into the work program. Therefore, the objective of the research is to discuss “The Implementation of PNPM MP”. The type of research is descriptive with qualitative approach. Second is implementation stage involving fund delivery path for PNPM Mandiri Perdesaan. Based on result of data analysis, it is concluded that Bendungan Village is relatively good for the implementation of PNPM MP. Bendungan Village has implemented PNPM MP based on the steps and empowerment method in the general guide of PNPM. This guide explains about planning, implementation and preservation stages. However, some barriers impede the implementation of  PNPM MP at Bendungan Village such as lack of understanding of PNPM MP and the quality of management, less communication with the implementing organization, and limited time for accomplishing the activity. Other less prominent barriers are less participation of citizen in the PNPM MP program and the overdue of the supply of construction material. Keywords : PNPM MP, Rural Community Empowerment, Nation building Asbtrak : Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan ( PNPM MP ) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri Perdesaan atau PNPM-Perdesaan atau Rural PNPM) merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat  yang mendukung PNPM Mandiri yang wilayah kerja dan target sasarannya adalah masyarakat perdesaan. PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sebelumnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mnadiri Perdesaan ( PNPM MP ) di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif dengan pendekatan metode kualitatif;Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan PNPM MP Didesa Bendungan Kecamatan Gondang. secara sistematis dibagi kedalam beberapa tahap diantaranya tahap Perencanaan kemudian Tahap Pelaksanaan dan kemudian yang terakhir ialah Tahap/proses pelestarian. Dalam pelaksanaannya PNPM MP di Desa Bendungan terdapat hambatan-hambatan diantaranya Hambatan pada pemahaman terhadap PNPM MP dan kualitas pengelola, Hambatan pada komunikasi organisasi pelaksana, Waktu pengerjaan yang dibatasi untuk setiap kegiatan   Kata kunci : PNPM – MP, pemberdayaan masyarakat, pembangunan nasional.
Pelaksanaan Program Pembinaan Narapidana Pada Lembaga Pemasyarakatan Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia (Studi Pada Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Lowokwaru Malang) Erina Suhestia Ningtyas
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Program Character Building’s Implementation of Prisoner at Prison in order to Improve Human Resource. The character building is not optimally given because of inhibiting factors and minimal involving of anothers. This is important to be consideration because purpose of this character building is to restore the prisoner onto healthy society. The author giving advise such as develop the number of building to handle overload number of prisoners, inovate the method of character building educatively, improve cooperate with instance, and also give understanding to society that prisoner is not a waste but they are need to be supported to going out from criminality. Keywords: founding, Human Resources development Abstrak: Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Pada Lembaga Pemasyarakatan dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Pembinaan narapidana dalam rangka pengembangan sumberdaya manusia yang diberikan belum maksimal karena masih terdapat banyak kendala dan peran serta instansi lain juga masyarakat sangat kurang. Hal ini penting diperhatikan karena akhir dari pembinaan ini adalah kembalinya narapidana di tengah masyarakat dengan sehat. Sehingga penulis memberikan saran seperti menambah bangunan terkait dengan jumlah narapidana yang overload, inovasi bentuk pembinaan yang edukatif, memperbanyak kerjasama dengan instansi, serta pemberian pemahaman kepada masyarakat bahwa narapidana bukanlah sampah namun mereka harus dibantu untuk lepas dari jeratan tindak kejahatan. Kata kunci : pembinaan, pengembangan sumber daya manusia
Implementasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Dalam Mewujudkan Mahasiswa Enterpreneur ( Studi Pada Universitas Brawijaya Malang) Evi Ratnasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 6 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Enterpreneurial Program (SEP) in Creating Student Enterpreneur. Based on the result findings of the study, it can be concluded that the implementation of Student Entrepreneurship Program (SEP) at UB in realizing Students Entrepreneur has been done pretty well. During the implementation process, the factors that support and hinder SEP are: (1) the implementation procedures run easily and smoothly, (2) there are 98 student out of 227 applicants are funded, (3) there are32 students out of 98 qualified students are funded by state funds and 66 students by BOPTN,(4) the elected students will get entrepreneurial training, (5) the supporting factor aregood funding, support from UB leaders, as well as the spirit of the students. (6) Factors that become the  barrier is lack of monitoring and evaluation from the committee as well as the commitment of the students and sometimes slow funding, (7) SEP impact can reduce unemployment, students are more confident, willing to take risks, have the student leadership and more creative. Last but not least, the Student Entrepreneurial Program (SEP) at UB should give strict penalty for students who brake the rules, conducting regular entrepreneurial activity in every 3 years instead of once a year, establishingfinancial team to monitor the students and the further establishment of cooperation withsuccessful entrepreneurs beyond the campus for sharing, mainlyfor those who join the Student Entrepreneurial Program (SEP). Keywords: enterpreneur   Abstrak Abstrak: Implementasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dalam Mewujudkan Mahasiswa Enterpreneur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di Universitas Brawijaya dalam mewujudkan mahasiswa Enterpreneur telah terlaksana dengan cukup baik. Dalam proses implementasinya, faktor yang mendukung dan menghambat serta dampak PMW tersebut, antara lain: (1) Prosedur pelaksanaannya berjalan dengan mudah dan lancar, (2) Dari 227 pendaftar ada 98 mahasiswa yang dibiayai, (3) Dari 98 mahasiswa ada 32 mahasiswa lolos didanai dana APBN dan 66 mahasiswa didanai dana BOPTN, (4) Mahasiswa yang terpilih mendapatkan pembekalan jiwa kewirausahaan, (5) Faktor yang menjadi pendukung adalah dana yang lancar, dukungan dari pimpinan-pimpinan UB, serta semangat mahasiswa. (6) Faktor yang menjadi penghambat adalah kurangnya tenaga monev dari panitia, lemahnya komitmen mahasiswa, dan dana yang kadang terlambat, (7) Dampak PMW bisa mengurangi pengangguran bagi yang sudah lulus, mahasiswa lebih percaya diri, berani mengambil resiko, memiliki jiwa kepemimpinan dan mahasiswa lebih kreatif.Saran untuk Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di Universitas Brawijaya Malang yaitu diberikannya sanksi yang tegas bagi mahasiswa yang melanggar, perlu diadakan kegiatan pembekalan kewirausahaan 3 tahun sekali bukan setahun sekali, tim monev lebih disempurnakan untuk memantau mahasiswa, dan perlu kerja sama para usahawan dari luar kampus yang sukses untukmenjadi tempat Sharing bagi mahasiswa yang mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Kata kunci : enterpreneur
Penerapan Good Governance Melalui Electronic Government (Studi Pada Media Center Pemerinah Kota Surabaya) Dwi Ardian Heryudho
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 7 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  The Implementation of Good Governance through Electronic Government. The globalization era which is coming fast and the information technology that is develop rapidly, demanding the government to do bureaucracy reformation by turning into E-government paradigm, for the sake of forming the Good Governance. The purpose of this study is to know and to analyze the implementation of Good Governance principle through the implementation of media center and also the other factors which are affecting the implementation of Good Governance principle through media center. This study is a descriptive study by using qualitative approach.The result of this study showed that the implementation of media center can form the Good Governance principle such as effectiveness and efficiency, transparency, responsiveness also participation. Keywords: Good Governance, Electronic Government, Media Center Abstrak: Penerapan Good Governance Melalui Electronic Government. Era globalisasi yang datang begitu cepat, serta kemajuan teknologi informasi yang pesat menuntut pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi dengan beralih pada paradigma E-government, demi mewujudkan pemerintahan yang baik (Good governance).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan prinsip-prinsip Good governance melalui pelaksanaan media center, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip-prinsip good governance melalui media center. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan media center dapat mewujudkan prinsip-prinsip good governance seperti prinsip efektifitas dan efisiensi, transparansi, responsif serta partisipasi. Kata Kunci: Good Governance, Electronic Government, Media Center

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue