cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Penerapan Konsep Triple Bottom Line Dalam Program Kemitraan Dan Bina Lingkungan Sebagai Bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) (Studi pada PT. Petrokimia Gresik) Alan Amara
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Triple Bottom Line Concept on Partnerships and Community Development Program as a Form of Corporate Social Responbility (Study on Partnerships andCommunity DevelopmentProgram of PT. Petrokimia Gresik).PT Petrokimia Gresik is one of the state-owned enterprises in activities must implement good corporate governance (GCG). The author examines the implementation of the Partnership and Community Development Program at PT Petrokimia Gresik CSR Program which is has an obligation to implement Corporate Social Responsibility (CSR) based on the concept of the triple bottom line. Result in this research is implementation of the Partnership and Community Development Program provides a positive contribution to the community, especially around the area of the company's business in the form of loans partnerships, training and coaching aid for environmental development. Development of the partners carried out to equip the ability of the business so that the business can be expected to develop well and able to repay the borrowed funds partnerships. For PT Petrokimia Gresik  through the Partnership and Community Development Program, can enhance the positive image of PT Petrokimia Gresik  in the eyes of the community, thereby strengthening the company  as well as the community to know and understand the various products and services of PT Petrokimia Gresik. Keywords: governance, triple bottom line, corporate social responbility Abstrak: Penerapan Konsep Triple Bottom Line dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Sebagai Bentuk Corporate Social Responbility (Studi pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT. Petrokimia Gresik).PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan negara atau BUMN yang dalam aktivitasnya harus melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).Penulis meneliti mengenai pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan pada CSR PT Petrokimia Gresik yang memiliki kewajiban untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR) yang benar-benar berpijak pada konsep triple bottom line.Hasilpenelitian ini yaitu pelaksanaan Program  Kemitraan dan Bina Lingkungan memberi kontribusi positif kepada masyarakat terutama disekitar wilayah usaha perusahaan baik berupa pinjaman kemitraan, pembinaan pelatihan dan bantuan bina lingkungan. Pembinaan mitra binaan dilakukan untuk membekali kemampuan usaha sehingga diharapkan usaha dapat berkembang dengan baik dan mampu mengembalikan dana pinjaman kemitraan. Bagi PT Petrokimia Gresik melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, dapat meningkatkan citra positif PT Petrokimia Gresik di mata masyarakat, sehingga memperkuat perusahaan serta masyarakat semakin mengenal dan memahami berbagai produk dan jasa dari PT Petrokimia Gresik. Kata kunci: governance, triple bottom line, corporate social responbility
Strategi Pemerintah Dalam Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Kluster Di Kabupaten Madiun Siska Ayu Fitria
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Government Srategy In The Developmnent Of Cluster Based Agropolitan In Kabupaten Madiun. In an effort to strengthen the economic structure of agro-based Madison County, it is necessary to the development of an integrated development system, synergistic and sustainable. Development of agribusiness systems in Madison County is planned through the process of community empowerment, empowerment of government institutions and increased investment. Diversifikas diversity of commodities can provide added value to commodities, thus leading commodity in Madison County can result in secondary and tertiary products are also potentially be a superior product. With the internal strength Gedangsari Agropolitan Area region, it is expected to be the attraction of investors to develop agro-industry activities on a larger scale again.   Keywords: government strategy, agropolitan, cluster, empowerment Abstrak: Strategi Pemerintah Dalam Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Kluster Di Kabupaten Madiun. Sebagai upaya penguatan struktur ekonomi di Kabupaten Madiun yang berbasis agro, maka perlu pengembangan sistem pembangunan yang terpadu, sinergis dan berkelanjutan. Pengembangan sistem agribisnis di Kabupaten Madiun direncanakan melalui proses pemberdayaan masyarakat, permberdayaan institusi Pemerintah dan peningkatan investasi. Keragaman diversifikas komoditas dapat memberikan nilai tambah tersendiri pada komoditas, sehingga komoditas unggulan di Kabupaten Madiun dapat mengahasilkan produk sekunder dan tersier yang juga berpotensi menjadi produk unggulan. Dengan adanya kekuatan internal wilayah Kawasan Agropolitan GEDANGSARI, maka diharapkan dapat menjadi daya tarik para investor untuk mengembangkan kegiatan agroindustri dalam skala yang lebih besar lagi. Kata kunci: strategi pemerintah, agropolitan, kluster, pemberdayaan
Potensi Budaya Sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Desa Berkelanjutan (Studi pada Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang) Hardik Rizqi Fuad
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Cultural Potential as An Effort to Realize Sustainable Rural Development (Studies in Wonosari Village, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang). Wonosari is one of the villages in Kabupaten Malang that have the potential to be developed culture. That potential is the greatest potential and dominant that can be used as an effort in realizing sustainable rural development. The potential Wonosari Village culture make this village as "Desa Wisata Ritual" which launched in 2002 on the policy of the Government of Kabupaten Malang. However, the development potential is not going well because the existence of such a separate management between the foundation Ngesti Gondho, village government and related agencies. Thus, the focus of the government in the development of Cultural potential in Wonosari Village so far limited to rural development, rural infrastructure improvements, infrastructure, and promotion of village government and the Government of Kabupaten Malang.   Keywords : cultural potential, rural development   Abstrak: Potensi Budaya Sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Desa Berkelanjutan (Studi pada Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang). Desa Wonosari adalah salah satu desa di Kabupaten Malang yang mempunyai potensi budaya yang dapat dikembangkan. Potensi tersebut merupakan potensi yang paling besar dan dominan sehingga dapat dijadikan sebagai suatu upaya dalam mewujudkan pembangunan desa berkelanjutan. Terdapatnya potensi budaya Desa Wonosari menjadikan desa ini sebagai “Desa Wisata Ritual” yang dicanangkan pada tahun 2002 atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang. Namun, dalam pengembangan potensi tersebut tidak berjalan dengan baik karena adanya semacam pengelolaan terpisah antara pihak yayasan Ngesti Gondho, pemerintah desa maupun dinas terkait. Dengan demikian, fokus pemerintah dalam pengembangan potensi budaya Desa Wonosari sejauh ini sebatas pembangunan desa, perbaikan infrastruktur desa, sarana prasarana, dan promosi yang dilakukan pemerintah desa serta Pemerintah Kabupaten Malang.   Kata kunci : potensi budaya, pembangunan desa
Pengaruh Sosialisasi Pajak Bumi Dan Bangunan Terhadap Kesadaran Dan Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Mojokerto) Mochammad Gufron
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effect of Tax on Land and Building Socialization Of Consciousness And Taxpayer Compliance (Studies in the Department of Revenue, Finance and Asset Management Mojokerto). Socialization tax a major effect on the level of consciousness of the public taxpayer itself, socialization taxes have a significant effect on the level of their compliance and ultimately tax socialization also has an effect on the level of compliance of the mandatory self taxpayer itself through the element of self-awareness. Path analysis used in this study. The results of the analysis suggests that socialization property tax to the taxpayer in the Department of Revenue, Finance and Asset Management Mojokerto is good enough. Socialization that have been implemented so great influence on the level of compliance. Self-awareness of the taxpayers also have affected the magnitude of compliance. Self-awareness of the community has been able to influence the level of socialization untukmemediasi Property Tax to compliance themselves. Keywords: socialization, property tax, tax payer society   Abstrak: Pengaruh Sosialisasi Pajak Bumi Dan Bangunan Terhadap Kesadaran Dan Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Mojokerto). Sosialisasi pajak berpengaruh besar terhadap besarnya tingkat kesadaran diri dari masyarakat Wajib Pajak itu sendiri, sosialisasi pajak telah berpengaruh signifikan terhadap besarnya tingkat kepatuhan mereka dan akhirnya sosialisasi pajak juga telah berpengaruh terhadap besarnya tingkat kepatuhan diri dari para wajib Wajib Pajak itu sendiri melalui elemen kesadaran diri. Analisa jalur digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisa mengemukakan bahwa sosialisasi pajak bumi dan bangunan terhadap para wajib pajak pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Mojokerto sudah cukup baik. Sosialisasi yang telah dilaksanakan berpengaruh begitu besar terhadap besarnya tingkat kepatuhan. Kesadaran diri dari para wajib pajak juga telah mempengaruhi besarnya kepatuhan. Kesadaran diri dari masyarakat tersebut juga telah mampu untukmemediasi besarnya tingkat pengaruh sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan terhadap kepatuhan diri mereka. Kata kunci: sosialisasi, Pajak Bumi dan Bangunan,  masyarakat wajib pajak
Pengaruh Keefektifan Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) Terhadap Manajemen Aset Barang Milik Negara (Studi pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kota Malang) Roby Firmansyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effectiveness Influence of Accounting Management Information System of Stated-Owned Goods (SIMAK-BMN) to The Management Asset Of Stated-Owned Goods. Information is valuable resource for an organization, because activity process that conducted by an organization will not run perfectly, effective, and efficient without good information support. This research uses quantitative approach with collection procedure of survey data. Research location conducted in 85 institutions of working unit area of KPKNL Malang. Measurement scale that used in this research is likert scale. Method to determine sample size in this research is using slovin formulation with tolerance value 10%, thus it is obtained 85 sample from 463 population of SIMAK-BMN operator in the working unit area of KPKNL Malang. Based on the research result and discussion to the available data, simultaneous test gives conclusion that from five variables that consist of system quality (X1), information quality (X2), system utilization (X3), user satisfaction (X4), and organization impact (X5) influenced significantly to the management asset of stated-owned goods (BMN). From determination test (R2), it is obtained the result for 0.899 that means 89.9% SIMAK-BMN effectiveness influenced by the studied independent variable, which is system quality (X1), information quality (X2), system utilization (X3), user satisfaction (X4), and organization impact (X5), whereas the remaining 11.1% influenced by other variable that not studied in this research. Keywords: SIMAK-BMN Effectiveness [system quality (X1), information quality (X2), system utilization (X3), user satisfaction (X4), and organization impact (X5)], management asset of stated-owned goods (BMN).   Abstrak: Pengaruh Keefektifan Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) terhadap Manajemen Aset Barang Milik Negara. Informasi merupakan sumber daya yang sangat bernilai bagi suatu organisasi karena proses kegiatan yang dilakukan oleh suatu organisasi tidak akan berjalan sempurna, efektif dan efisien tanpa dukungan informasi yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan prosedur pengumpulan data survei. Lokasi penelitian dilakukan di 85 instansi satuan kerja wilayah KPKNL Malang. Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Metode penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan nilai tolenrasi 10%, sehingga didapatkan 85 sampel dari 463 populasi operator SIMAK-BMN di wilayah satuan kerja KPKNL Malang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap data yang ada, pengujian secara simultan memberikan kesimpulan bahwa dari kelima variabel yang terdiri kualitas sistem (X1), kualitas informasi (X2), kegunaan sistem (X3), kepuasan pengguna (X4), dan dampak organisasi (X5) berpengaruh secara signifikan manajemen aset BMN. Dari uji Determinasi (R2) diperoleh hasil sebesar 0,899 yang artinya 89,9% keefektifan SIMAK-BMN dipengaruhi oleh variabel bebas yang diteliti, yaitu kualitas sistem (X1), kualitas informasi (X2), kegunaan sistem (X3), kepuasan pengguna (X4), dan dampak organisasi (X5) sedangkan sisanya sebesar 11,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.   Kata Kunci: Keefektifan SIMAK-BMN [kualitas sistem (X1), kualitas informasi (X2), kegunaan sistem (X3), kepuasan pengguna (X4), dan dampak organisasi (X5)], manajemen aset BMN.
Pengelolaan Alokasi Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Desa Godean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk) Dinar Ardy Yudhana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Managed Alokasi Dana Desa for Rural Community Empowerment ( Studies in Desa Godean , Kecamatan Loceret , Kabupaten Nganjuk ). Demands for the success of rural development is something that is not inevitable along with the times, it is influenced by people’s lifestyle are increasingly critical in assessing something as well relating to the implementation of rural development organized by the government. So with the policy of the Alokasi Dana Desa (ADD) to include rural communities in development. The role of rural communities is necessary to foster and support the social nature of the course of develpment. Based on the above background disclosed in this study describe the management of the (ADD) in the Desa Godean was renewed in the responsibility of making the nreport (ADD) in the Desa Godean in 2013 by making administrative processing, which in previous years was not made known to the village head accountability, and in the year 2012 there is no accountability report, also there is no clarity in the use of funds held village chief. To overcome this obstacle in improving the performance of the village chief and his staff and increase the community’s role in managaing the (ADD),   Keywords: Policy Alokasi Dana Desa (ADD), public participation. Abstrak: Pengelolaan Alokasi Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Desa Godean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk). Tuntutan akan keberhasillan pembangunan desa merupakan sesuatu yang tidak terelakkan seiring dengan perkembangan zaman, hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup masyarrakat yang semakin kritis dalam menilai sesuatu termasuk juga yang berhubungan dengan pelaksanaan pembangunan desa yang diselenggarakan oleh pemerintah. Maka dengan adanya kebijakan Alokasii Dana Desa (ADD) mengikutkan masyarakat desa dalam pembangunan. Peran masyarakat desa diperlukan untuk menumbuhkan sifat sosial dan mendukung jalannya pembangunan. Berdasar latar belakang di atas diungkapkan dalam penelitian ini menjelaskan pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Godean mengalami pembaharuan dalam tanggung jawab membuat laporan Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Godean pada Tahun 2013 dengan membuat pengolahan adminiistrasi, dimana pada tahun sebelumnya diketahui Kepala Desa tidak membuat pertanggung jawaban, dan pada Tahun 2012 tidak ada laporan pertanggungjawaban, juga tidak ada kejelasan dalam pemakaian dana yang dilaksanakan Kepala Desa. Untuk mengatasi kendala dalam hal ini meningkattkan kinerja dari Kepala Desa beserta stafnya dan meningkattkan peran masyarakat dalam dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD),   Kata kunci : Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD), partisipasi masyarakat
Analisis Kepuasan Masyarakat Pengguna Jasa Kereta Api Terhadap Pelayanan Berbasis Electronic Government (Studi pada Masyarakat Pengguna Jasa Tiket Online Stasiun Malang Kota) Rina Resti Puji
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis Public Satisfaction Train Users Against Based Service Electronic Government (A Study of Users Online Ticket Malang Kota Trainstation). This research was conducted in order to determine, describe and analyze the online ticket service in Malang Kota Trainstation; customer satisfaction and service quality of online tickets in satisfying consumers. In this research method used was a qualitative approach. Research results have shown that the online ticket service in the Malang Kota Trainstation using applications Rail Ticketing System was conducted in partnership with the agency. Community satisfaction explained by the absence of gap on the Delivery Gap, but still there is a gap in the Communication Gap and Gap Delivery. In giving satisfaction to the public, online ticket service quality based on the dimensions of responsiveness, assurance dimension, as well as the dimensions of empathy has satisfied the public, but the dimensions of the physical evidence and the dimensions of reliability is still not in accordance with the perception of consumers. Keywords: public service, service quality, customer satisfaction, electronic government.   Abstrak: Analisis Kepuasan Masyarakat Pengguna Jasa Kereta Api Terhadap Pelayanan Berbasis Electronic Government (Studi pada Masyarakat Pengguna Jasa Tiket Online Stasiun Malang Kota). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis proses pelayanan tiket online di Stasiun Malang Kota; kepuasan konsumen dan kualitas pelayanan tiket online dalam memuaskan konsumen. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah  metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa proses pelayanan tiket online di Stasiun Malang Kota menggunakan aplikasi Rail Ticketing System yang dilakukan melalui kerjasama dengan agen. Kepuasan masyarakat dijelaskan dengan tidak terjadinya gap pada Delivery Gap, namun masih terjadi gap pada Communication Gap dan Delivery Gap. Dalam memberikan kepuasan kepada masyarakat, kualitas pelayanan tiket online berdasarkan dimensi daya tanggap, dimensi jaminan, serta dimensi empati sudah memuaskan masyarakat, namun pada dimensi bukti fisik dan dimensi reliabilitas masih belum sesuai dengan persepsi konsumen.   Kata kunci: pelayanan publik, kualitas pelayanan,  kepuasan konsumen, electronic government.  
Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Perempuan Dalam Menciptakan Ketertiban Masyarakat (Studi pada Kantor Satpol PP Kota Surabaya) Sonnya Aprilianti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Performance Satpol PP In Creating Public Order (the study of the Satpol PP Surabaya City ), A picture of a figure skewed towards the Civil Service Police Unit (Satpol PP) who seem arrogant when carrying out its role motivate the government of Surabaya establish Satpol PP Woman. This research is descriptive study with a qualitative approach. The results of this research despite includes performance indicators, there are Responsiveness, Quality of service, Responsibility, Accountability, and Productivity. There are several enabling and inhibiting factors that affect the performance of Satpol PP women. Supporting factors include, the cooperation and coordination with the line side, the absence of provisions Surabaya local regulations, their loyalty, dedication and high kesamaptaan by Satpol pp, Facilities and infrastructure, their good communication skills and their approach to society psychology. Meanwhile there are also things that hinder, such as the public mindset who can not go forward, the lack of understanding of the community in particular violators of local laws that apply, the nature of women who tend to follow his feelings, gender issues and the lack of Satpol PP women in Surabaya city. Keywords: Performance, Satpol PP in Surabaya City   Abstrak: Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Perempuan dalam Menciptakan Ketertiban Masyarakat (Studi pada Kantor Satpol PP Kota Surabaya ). Adanya gambaran miring terhadap sosok Satpol PP yang terkesan arogan saat menjalankan perannya mendorong pemerintah Kota Surabaya membentuk Satpol PP Perempuan. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Indikator Satpol PP perempuan dalam menciptakan ketertiban masyarakat belum maksimal, walaupun telah mencakup indikator kinerja yaitu, Responsivitas, Kualitas layanan, Responsibilitas, dan Produktivitas. Ada beberapa faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi kinerja satpol PP perempuan. Faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan koordinasi yang baik dengan pihak jajaran samping, adanya ketetapan peraturan daerah kota Surabaya, adanya loyalitas, dedikasi serta kesamaptaan satpol pp yang tinggi, sarana dan prasarana, adanya kemampuan komunikasi yang baik dan pendekatan psikologi dengan masyarakat. Sedangkan yang menghambat adalah pola pikir masyarakat yang belum bisa maju, kurangnya pemahaman masyarakat khususnya pelanggar ketertiban mengenai peraturan daerah yang berlaku, sifat perempuan yang cenderung mengikuti perasaannya, permasalahan gender dan kurangnya aparat satpol PP perempuan di Kota Surabaya.   Kata kunci: Kinerja, Satpol PP Perempuan di Kota Surabaya
Upaya Pengembangan Sumberdaya Perikanan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Guna Meningkatkan Perekonomian Lokal (Studi pada Kelurahan Kalianyar Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan) Mirah Ajmala
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Effort of Fisheries Resources Development Through Community Empowering to Improve Local Economy (Studies In Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan). Fisheries is one of the big resources in Indonesia. With the amount of these resources, should be able to improve the well-being of coastal communities and even the whole society of Indonesia. One of the areas with the potential for a large fishery resources exist on Kabupaten Pasuruan precisely in Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil. Resources in fisheries sector in Kelurahan Kalianyar is shape cultivation brackishwater and processed fish business that needs to developed.Research use type of descriptive study with a qualitative approach. The results of study indicate that in the development of this fishery resources, Kelurahan Kalianyar working with several government agencies using a strategy of community empowerment. Strategy consists of human resource development, capital development, infrastructure development and marketing patterns. In this development, there are factors that influence, between (1) the supporting factors: Kelurahan Kalianyar is a strategic place in the conduct brackishwater.(2) inhibiting factors:access to capital is hard to come by, marketing is less extensive,  than frequent floods which strongly inhibits the production of brackishwater and fish processing. Keyword: fisheries resource development, community empowerment Abstrak: Upaya Pengembangan Sumberdaya Perikanan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Guna Meningkatkan Perekonomian Lokal (Studi Pada Kelurahan Kalianyar Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan). Perikanan merupakan salah satu sumberdaya yang besar di Indonesia. Dengan besarnya sumberdaya tersebut, seharusnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar pesisir seluruh Indonesia. Salah satu daerah dengan potensi sumberdaya perikanan yang besar ada di Kabupaten Pasuruan tepatnya di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil. Sumberdaya perikanan di sini, berbentuk usaha budidaya tambak dan usaha pengolahan ikan yang perlu dikembangkan. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian dalam upaya pengembangan sumberdaya perikanan ini, Kelurahan Kalianyar bekerja sama dengan beberapa Instansi Pemerintahan menggunakan strategi pemberdayaan masyarakat. Strategi terdiri dari pengembangan sumberdaya manusia, permodalan, sarana dan prasarana serta pola pemasaran.Dalam pengembangan ini, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, diantaranya (1) faktor pendukung: Kelurahan Kalianyar ialah tempat strategis dalam melakukan budidaya tambak.(2) faktor penghambat:akses permodalan susah didapatkan, pemasarankurang luas, kemudian seringnya terjadi bencana banjir yang sangat menghambat produksi budidaya tambak dan pengolahan ikan.   Kata kunci: pengembangan sumberdaya perikanan, pemberdayaan masyarakat 
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Melalui Klinik IPTEK Mina Bisnis (Studi di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lamongan dan di Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan) Robert Durianto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Fishermen Community Empowerment Through Klinik IPTEK Mina Bisnis (Study at Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lamongan and Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan). Fishermen community group in Kabupaten Lamongan is not separated from technology and innovation aspect in conduct their business. To be accepted and able to be better utilized, most governmental programme should be followed with direct approach in the form of advocate activities toward business player in sites. Kabupaten Lamongan based on its Cooperative Agreement with Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Nomor 24.1/BBPSEKP/ TU.330/2012 would held Klinik IPTEK Mina Bisnis (KIMBis) as an attempt to empower fishermen community group. KIMBis would encourage productive entrepreneurship in fishermen community group through training and advocate activities by stakeholders. This study is a qualitative descriptive study, with the objectives to describe KIMBis institution, as the place for fishermen community empowerment through communication, advocate and consultation. Result of this study showed that KIMBis activities, in so far, is yet maximally operated and still dominated by training for community and stakeholder involvement was still suboptimal. Several achievement from this activity were (a) Increasing entrepreneurship orientation and (b) Better development of its human resources.   Keywords: fishermen, entrepreneurship, Klinik IPTEK Mina Bisnis   Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Melalui Klinik IPTEK Mina Bisnis (Studi di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lamongan dan di Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan). Kelompok masyarakat nelayan di Kabupaten Lamongan tidak lepas dari aspek teknologi dan inovasi untuk menjalankan usahanya. Agar dapat diterima dan mampu dimanfaatkan lebih baik semestinya berbagai program kegiatan dari pemerintah juga diikuti dengan pendekatan langsung berupa pendampingan kepada pelaku usaha di lokasi. Kabupaten Lamongan berdasarkan Perjanjian Kerjasama dengan Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Nomor 24.1/BBPSEKP/TU.330/2012 dilaksanakan kelembagaan Klinik IPTEK Mina Bisnis (KIMBis) dalam rangka pemberdayaan masyarakat nelayan. KIMBis mendorong entrepreneurship yang produktif dalam kelompok masyarakat nelayan melalui pelatihan dan pendampingan oleh stakeholders terkait. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan kelembagaan KIMBis sebagai wadah pemberdayaan masyarakat nelayan melalui komunikasi, advokasi/pendampingan, dan konsultasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, kegiatan KIMBis sejauh ini belum maksimal masih terdominasi pelatihan untuk masyarakat dan keterlibatan stakeholders dipahami tidak terjadi secara optimal. Beberapa capaian dari kegiatan ini, yaitu (a) Meningkatnya orientasi kewirausahaan dan (b) Kualitas sumberdaya manusia berkembang cukup baik. Kata kunci: nelayan, entrepreneurship, Klinik IPTEK Mina Bisnis 

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue