cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Strategi Pengembangan Pariwisata Daerah Dan Dampak Sosial Ekonomi Pada Masyarakat (Studi pada Pariwisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo) Elvauza Nazrul Pradibtya
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development Strategy of Regional Tourism And Socio-Economic  Impact on The Community (Studies on Telaga Ngebel  Kabupaten Ponorogo Tourism). Indonesia is a country rich in tribes and customs, butdespite its tourism sector very abundant potential but still a lot of tourism in areas that are still not getting special attention from the Government. This research a descriptive qualitative approach to research by using SWOT analysis. This research was conducted at Telaga Ngebel Ponorogo. The result showed that the tourism development strategy which is done among others to improve tourism facilities and infrastructure, the development of tourism destination and tourist attraction Telaga Ngebel. Development of the tourism give a postive and negative impact on the socio-economic communities. Positive impact on the development of tourism is community get jobs astrade and gain broader insight when interacting with a variety of travelers who bring a variety of habits. Negative effect of tourism development is the tourist area, population density due to the increase of the population annualy because of the Telaga Ngebel is a strategic area and it is not possible in case of conflicts between the settlers and the natives. Keywords: strategy, development tourism, social economy Abstrak: Strategi Pengembangan Pariwisata Daerah dan Dampak Sosial Ekonomi pada Masyarakat (Studi pada Pariwisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo). Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku dan adat, akan tetapi meskipun potensi sektor pariwisatanya sangat berlimpah namun masih banyak pariwisata di daerah yang masih belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini dilakukan di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan pariwisata yang dilakukan Dinas Pariwisata diantaranya meningkatan sarana dan prasarana pariwisata, pengembangan obyek dan daya tarik wisata Telaga Ngebel. Pengembangan pariwista tersebut memberikan dampak positif dan negatifterhadap sosial ekonomi masyarakat. Dampak positif pengembangan pariwisata adalah masayarakat mendapatkan lapangan pekerjaan seperti berdagang dan mendapatkan wawasan yang lebih luas ketika berinteraksi dengan beragam wisatawan yang membawa berbagai kebiasaan . Dampak negatif dari pengembangan pariwisata adalah adanya kepadatan penduduk di kawasan wisata akibat bertambahnya penduduk setiap tahunnya karena kawasan Telaga Ngebel merupakan kawasan yang strategis dan tidak dimungkinkan terjadi konflik antara pendatang dan penduduk asli. Kata Kunci : strategi, pengembangan pariwisata, sosial ekonomi   
Implementasi Program Keluarga Sejahtera Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2010 (Studi pada Unit Pelaksana Teknis Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (UPT BPPKB) Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang) Silvia Nur Fadlilah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Family Welfare Program pursuant to Peraturan Presiden No. 62 Year 2010 (Studies in Unit Pelaksana Teknis Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (UPT BPPKB) Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang). The role of parents is very important for the development of children, especially when the child adolescent because adolescence is a time of self. The role of parents is not only to educate but provides the best example for their children. Good deeds to be done by teenagers usually referred to juvenile delinquency. Juvenile delinquency among drugs and free sex. Free sex cause diseases PMS/IMS even HIV. The development of HIV/AIDS in Jombang continued to increase. In this case the government also intervene in addressing the problems experienced by teenagers, one of whom BKKBN with Program Keluarga Sejahtera. Implementation of Program Keluarga Sejahtera is one done in District Wonosalam Jombang. Implementation of the Program Keluarga Sejahtera has been stipulated in Presidential Decree No. 62 of 2010 on the Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).   Keywords: Program Keluarga Sejahtera, policy implementation Abstrak: Implementasi Program Keluarga Sejahtera Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2010 (Studi pada Unit Pelaksana Teknis Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (UPT BPPKB) Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang). Peran orang tua sangat penting bagi perkembangan anak, terutama ketika anak menginjak masa remaja karena masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Peran orang tua bukan hanya mendidik tapi memberikan contoh yang terbaik untuk anaknya. Perbuatan yang tidak baik untuk dilakukan oleh remaja biasanya disebut dengan kenakalan remaja. Kenakalan remaja diantaranya narkoba dan melakukan seks bebas. Seks bebas menimbulkan penyakit PMS/IMS bahkan sampai HIV. Perkembangan penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Jombang terus menunjukkan peningkatan. Dalam hal ini pemerintah juga ikut turun tangan dalam menangani permasalah yang dialami remaja, salah satunya BKKBN dengan Program Keluarga Sejahtera. Implementasi Program Keluarga Sejahtera salah satunya dilakukan di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Implementasi Program Keluarga Sejahtera telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2010 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).   Kata kunci: Program Keluarga Sejahtera, implementasi kebijakan
Pengembangan Kawasan Agropolitan untuk Pemberdayaan Masyarakat Lokal (Studi pada Kawasan Usaha Kecil dan Menengah Kecamatan Bumiaji Kota Batu) Angga Putra Utama
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Agropolitan Region Development for The Empowerment of Local Community (Study at The Region of Small and Medium Enterprises in Bumiaji Subdistrict, Batu City) Bumiaji Subdistrict of Batu City is a quite possible and strategic to be developed as agropolitan region because this Subdistrict contains various agricultural products, including fruits and vegetables, which mark the distinctive feature of Batu City. Farmland in Bumiaji Subdistrict is still preserved. Community economic is therefore improved by developing small and medium enterprises based on agriculture. This research use descriptive a qualitative approach to collect the data needed from BAPPEDA and DISKOPERINDAG, The community around the area and interviewing as many as 2 agropolitan UKM group representing 32 people and 2 people from the office of its members. This research result indicates Batu City made a group of work agropolitan (POKJA ) through BAPPEDA to do the work plan agropolitan area development. While DISKOPERINDAG Batu City very play an active role in providing training to the farmers in the area of agropolitan to develop agricultural products. Keywords: Empowerment, Region Development, Government Role Abstrak: Pengembangan kawasan Agropolitan untuk Pemberdayaan Masyarakat Lokal (Studi pada Kawasan Usaha Kecil dan Menengah Kecamatan Bumiaji Kota Batu). Kota Batu di Kecamatan Bumiaji merupakan salah satu kawasan strategis yang sangat tepat untuk pengembangan kawasan agropolitan, karena terdapat beberapa hasil pertanian yang menjadi ciri khas dari Kota batu seperti buah dan sayuran. Maka perlu pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah dengan program pengembangan kawasan agropolitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan dari BAPPEDA dan DISKOPERINDAG, serta mewawancarai masyarakat di sekitar kawasan agropolitan sebanyak 2 kelompok UKM yang mewakili 32 orang anggotanya dan dari dinas 2 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan Kota Batu membuat kelompok kerja agropolitan (POKJA) melalui BAPPEDA untuk melakukan rencana kerja pengembangan kawasan agropolitan. sedangkan DISKOPERINDAG Kota Batu sangat berperan aktif dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat petani di kawasan agropolitan untuk mengembangkan produk hasil pertanian. Kata kunci: Pemberdayaan, Pengembangan Kawasan, Peran Pemerintah  
Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Di Kota Probolinggo (Studi pada UPT Rusun Kota Probolinggo) Serly Fitri Putri Nurul Wahyu
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 11 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Management of Rented Simple Public Mansion (Rusunawa) in Kota Probolinggo  (Study at UPT Rusun Kota Probolinggo). The purpose of this writing is to know, describe and analyze Rusunawa management conducted by UPT Rusun Kota Probolinggo, as well as to know, describe and analyze the factors supporting and restricting The Management of Rented Simple Public Mansion conducted by UPT Rusun Kota Probolinggo. This research’s use descriptive qualitative approach. The result of the research shows that The Management of Rented Simple Public Mansion conducted by UPT Rusun Kota Probolinggo is done through the four functions of management: planning, organizing, implementing and monitoring with based of Peraturan Walikota Nomor 13 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Rusunawa di Kota Probolinggo. The suggestion of Management of Rented Simple Public Mansion in Kota Probolinggo is should give sanctions fines to residents who violate the code of conduct, as well as checked periodically by involving the Chairman of RT so that residents can maintain sustainability Rusunawas facilities. In addition the Manager need to reorganize the Division of housing based on age that does not comply with judgments and immediately inaugurated the SOP as standard in monitoring.   Keywords: management, Rusunawas, and the occupancy of Rusunawas Abstrak: Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kota Probolinggo (Studi pada UPT Rusun Kota Probolinggo). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan Rusunawa yang dilakukan oleh UPT Rusun Kota Probolinggo serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan Rusunawa yang dilakukan oleh UPT Rusun Kota Probolinggo.Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Rusunawa yang dilakukan UPT Rusun Kota Probolinggo dilakukan melalui empat fungsi manajemen yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dengan berdasarkan pada Peraturan Walikota Nomor 13 Tahun 2013 tentang pengelolaan Rusunawa Kota Probolinggo.Saran atas pelaksanaan pengelolaan Rusunawa di Kota Probolinggo adalah hendaknya memberikan sanksi berupa denda kepada penghuni yang melanggar tata tertib, serta melakukan pengecekan secara berkala dengan melibatkan Ketua RT agar penghuni dapat menjaga kelestarian fasilitas Rusunawa. Selain itu pihak pengelola perlu mengatur ulang pembagian hunian berdasarkan usia yang tidak sesuai dengan ketentuannya serta segera meresmikan SOP sebagai standar dalam pengawasan.   Kata kunci: manajemen, Rusunawa, dan kepenghunian Rusunawa
Reformasi Pelayanan Publik Dalam Pembelian Tiket Kereta Api: Perspektif Public –Private Partnership (Studi Kasus di Stasiun Kota Baru Malang) Yolanda Elok Samita Sari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Public Service Reform in Purchase Train Tickets: Perspective Public-Private Partnership (Case Study in Malang Kota Baru Station). Reforms are undertaken a thorough change in an organization as the necessity to increase and improve the performances of public service. Reform in PT KAI reflect efforts to move forward into a mode of transportation providers with good image and can compete globally. Service reform train tickets cooperation between PT KAI and Partners, should produce good quality public services. The results showed that the reform of public services in the purchase train tickets still not up so it needs to be developed further to attract passengers. The supporting factors in the purchase train tickets online is some agreement with based on legislation and decision or directors of the company. As for inhibiting factor is the problem of the Internet network, socialize less, and the official agent of PT KAI is still lacking. Keywords: public service reform, partnerships, train ticket Abstrak: Reformasi Pelayanan Publik dalam Pembelian Tiket Kereta Api: Perspektif Public-Private Partnership (Studi Kasus di Stasiun Kota Baru Malang). Reformasi merupakan perubahan yang dilakukan secara meyeluruh dalam suatu organisasi sebagai keharusan untuk meningkatkan serta memperbaiki kinerja pelayanan publik. Reformasi di PT KAI mencerminkan upaya untuk terus maju menjadi penyelenggara moda transportasi dengan citra yang baik dan dapat bersaing secara global. Reformasi pelayanan tiket kereta api hasil kerjasama antara PT KAI dan mitra, seharusnya menghasilkan kualitas pelayanan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi pelayanan publik dalam pembelian tiket kereta api masih belum maksimal sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut untuk menarik minat penumpang. Faktor pendukung dalam pembelian tiket kereta api online ini adalah perjanjian kontrak kerjasama dengan didasari peraturan perundang-undangan serta keputusan direksi perusahaan. Adapun faktor penghambatnya ialah jaringan internet, sosialisasi yang kurang, informasi agen resmi PT KAI yang minim. Kata kunci: reformasi pelayanan publik, kemitraan,  tiket kereta api
Implementasi Rencana Strategis Dinas Pariwisata (Studi tentang Program Pengembangan Pemasaran, Destinasi, dan Kemitraan Pariwisata di Kabupaten Lombok Barat) Ulfatun Hasanah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Strategic Plan of Tourism Department (Study about Tourism Marketing Development Program, Destination, and Cooperation in Kabupaten Lombok Barat). Kabupaten Lombok Barat has a good potency on tourism due to the richness and diversity of tourism and cultural objects as asset. Therefore, the study aims to know, to analyze, and to describe the implementation of Strategic Plan of Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat 2010-2014 and the constraining and supporting factors as well. This study focuses on the implementation of Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat strategic plan and its constraining and supporting factors. This study used qualitative method with descriptive type of research to in the analysis part. This study used model of Miles and Huberman by describing, displaying, elaborating, discussing existing issue and then making conclusion from the discussion. Keywords: implementation, strategic plan, tourism, program, and activity   Abstrak: Implementasi Rencana Strategis Dinas Pariwisata (Studi tentang Program Pengembangan Pemasaran, Destinasi, dan Kemitraan Pariwisata di Kabupaten Lombok Barat). Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat baik, karena memiliki kekayaan dan keanekaragaman objek wisata dan budaya sebagai aset wisata. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan implementasi rencana strategis tahun 2010-2014 yang dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat dan mengetahui, mengenalisis, dan mendeskripsikan faktor-faktor penghambat dan pendukung implementasi. Fokus pada penelitian ini adalah Implementasi rencana strategis Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat beserta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat implementasi rencana strategis pada Dinas Pariwisata di Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan untuk menganalisis implementasi pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman dengan mendeskripsikan, memberikan gambaran, menguraikan, membahas permasalahan yang terjadi kemudian mengambil kesimpulan dari permasalahan.   Kata kunci: implementasi, rencana strategis, pariwisata, program, dan kegiatan
Pengelolaan Air Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Pada Pengelolaan Air Di Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang) Sony Damalan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Water Management In Order To Increase Revenue Village (Studies on Water Management in Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). Water is one resource that has great potential to benefit the village and villagers. Water management can contribute to rural incomes. This research is focused to find and describe how the villages in improving asset management revenue villages and what are the factors that affect water management in order to increase revenue village. Based on the research that has been conducted shows that the management of water in the village Tegalsari been able to meet the needs of rural community water Tegalsari although there are still many factors constraints and deficiencies that should be corrected. The village has been able to meet the water needs of rural communities Tegalsari with tuition costs are much cheaper when compared taps. Water management is supported by various parties. Keywords: public management, asset management, water, PADes Abstrak: Pengelolaan Air Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Pada Pengelolaan Air di Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). Air merupakan salah satu sumber daya yang memiliki potensi besar memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat desa. Pengelolaan air dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan desa. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pengelolaan aset desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa dan faktor apa sajakah yang mempengaruhi pengelolaan air dalam rangka meningkatkan pendapatan asli desa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pengelolaan air di desa Tegalsari telah dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat desa Tegalsari walaupun masih banyak faktor kendala dan kekurangan yang harus diperbaiki. Desa telah dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat desa Tegalsari dengan biaya iuran yang jauh lebih murah jika dibandingkan PDAM. Pengelolaan air didukung oleh berbagai pihak. Kata kunci: manajemen publik, pengelolaan aset, air, PADes
Implementasi Penyediaan Jaringan Listrik Pedesaan Kabupaten Bojonegoro dalam Upaya Mengurangi Masalah Isolasi Daerah Terpencil (Studi pada Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Bojonegoro) Rizka Diana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Rural Electricity Network Supply to Reduce Isolated Remote Area Problem (study on Part of Natural Resources (SDA) Kabupaten Bojonegoro). The provision of rural electricity network supply is an activity that has a role as an energy equalization, lighting, and provide vital infrastructure for the public. There are several factors that influence the development of the electricity networks supply such as lack of budget funds, use permit from the Perhutani areas and the lack of utilization of alternative energy such as PLTS. This research used a descriptive research with a qualitative approach. The result of this research in SDA Kabupaten Bojonegoro show that implementation of rural electricity network supply not maximized.  Concentration of development still be done in the area of ​​urban or rural centers. Furthermore, still large number of villages that are still dark make Bojonegoro electrification ratio has not reached perfect, it caused there are still many obstacles in the process of development of rural electricity supply networks. Keywords: electricity, rural electricity network, remote area isolation   Abstrak: Implementasi Penyediaan Jaringan Listrik Pedesaan Dalam Upaya Mengurangi Masalah Isolasi Daerah Terpencil (Studi Pada Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Bojonegoro). Penyediaan jaringan listrik pedesaan merupakan kegiatan yang memiliki peran sebagai pemerataan energi, penerangan untuk masyarakat dan pemberian infrastruktur secara vital bagi masyarakat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembangunan penyediaan jaringan listrik seperti minimnya anggaran dana, ijin pinjam pakai kawasan dari Perhutani dan kurangnya pemanfaatan energi alternatif seperti PLTS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian pada Bagian SDA Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa implementasi penyediaan jaringan listrik pedesaan belum berjalan maksimal. Konsentrasi pembangunan dilakukan masih pada wilayah perkotaan atau sentra pedesaan. Selain itu, masih banyaknya jumlah dusun yang masih gelap membuat Kabupaten Bojonegoro belum mencapai rasio elektrifikasi sempurna, hal itu terjadi karena masih banyak kendala dalam proses pembangunan penyediaan jaringan listrik pedesaan.   Kata kunci: listrik, jaringan listrik pedesaan, isolasi daerah terpencil
Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dan Pantai (P2MPP) Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi pada Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo) Fariz Afriansyah Agany
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  Coastal Community Empowerment Programme Implementation And Beach (P2MPP) to Improve Welfare Society (Studies in Rural Sub Kilensari Panarukan Situbondo). Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) East Java Province began in 2010 has implemented the Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai (P2MPP) which aims to improve the properous of society. Based on the results of the study showed that the implementation of the program P2MPP in order to improve the properous of the community in the form Desa Kilensari UPKu Bina Insan Bahari implement Unit Simpan Pinjam (USP) to local communities to assist communities in accessing funds provided by the government. USP P2MPP beneficiaries are divided into 3 categories: Poor Households Households almost poor and micro-economic actors. In the implementation of USP are still some obstacles such as bad credit. However, the overall implementation of the Program for Community Empowerment Zone and Coastal went pretty well. It can be seen from the implementation of USP still running until now. The role of stakeholders is crucial to the success of the program P2MPP.   Keywords: policy implementation, community empowerment, Program Pemberdayaan Masyarakat   Pesisir dan Pantai (P2MPP)   Abstrak: Pelaksanaan Program P2MPP Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Pada Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo). Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Provinsi Jawa Timur mulai Tahun 2010 telah melaksanakan Program P2MPP yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dari program P2MPP dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Kilensari berupa adanya UPKu Bina Insan Bahari yang melaksanakan Unit Simpan Pinjam (USP) kepada masyarakat setempat guna membantu masyarakat dalam mengakses dana yang diberikan pemerintah. Penerima manfaat USP P2MPP dibagi menjadi 3 kategori yaitu Rumah Tangga Miskin, Rumah tangga hampir miskin dan pelaku ekonomi mikro. Dalam pelaksanaan USP masih ada beberapa kendala – kendala yang dihadapi seperti kredit macet. Namun, secara keseluruhan Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai berjalan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan kegiatan Unit Simpan Pinjam yang masih berjalan sampai sekarang. Peran antar stakeholder sangat menentukan keberhasilan dari program P2MPP.   Kata kunci: implementasi kebijakan, pemberdayaan masyarakat, Program Pemberdayaan Masyarakat   Pesisir dan Pantai (P2MPP)
Dampak Pembangunan Pariwisata Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Kehidupan Masyarakat (Studi pada Wisata Bahari Lamongan Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan) Angky Ladhipa Efrilingga
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 12 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Impact of Tourism Development on Socio-Economic Conditions of Society (Studies in Wisata Bahari Lamongan). Indonesia is a country with many areas that have the potential of natural resources to be developed within the framework of tourism. One of the areas that have the potential for developing tourism and is Lamongan with Wisata Bahari Lamongan. Will have an impact the environment, as a positive or negative impact. The purpose of this research is to know and to analyze how impacts of development of maritime tourism Lamongan on the community around. The research method uses descriptive qualitative method. The results showed that the impact of tourism development include social impact with the advent of structural transformation and improving the livelihoods of the people skills. While the economic impact includes changes to increase revenues, create jobs, and encourage entrepreneurial activity. Factors supporting the existence of Wisata Bahari Lamongan is tourism attraction, community and close to other attractions. While inhibiting factors include heat and quality of Human Resources. Keywords: tourism, tourism development, socio-economic impacts   Abstrak: Dampak Pembangunan Pariwisata terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Kehidupan Masyarakat (Studi pada Wisata Bahari Lamongan Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan). Indonesia adalah negara dengan banyak daerah yang memiliki kekayaan alam yang potensial untuk dikembangkan dalam kerangka kepariwisataan. Daerah  yang memiliki potensi wisata adalah Kabupaten Lamongan dengan Wisata Bahari Lamongan. Setiap pembangunan akan mempunyai dampak yang ditimbulkan, misalnya dampak positif maupun dampak negatif. Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana dampak dari pembangunan Wisata Bahari Lamongan terhadap masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pembangunan pariwisata meliputi dampak secara sosial dengan munculnya transformasi struktur mata pencaharian dan menigkatkan keterampilan masyarakat. Sedangkan dampak secara ekonomi meliputi perubahan terhadap peningkatan pendapatan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong aktivitas berwirausaha. Faktor pendukung keberadaan Wisata Bahari Lamongan yaitu daya tarik pariwisata, peran masyarakat dan dekat objek wisata lain. Sedangkan faktor penghambat meliputi suhu panas dan Sumber Daya Manusia.   Kata kunci: pariwisata, pembangunan pariwisata, dampak sosial ekonomi

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue