cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Implementasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Minapolitan (Studi di Muara Angke Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara) Agus Indra Irawan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 8 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Regulation of the Minister of Marine and Fisheries Number 12 Year 2010 about Minapolitan (Studies in Muara Angke Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara). Results from this study is a model of policy implementation Minapolitan at the Fishery Port Muara Angke use implementation model George C. Edward III in which includes variable communication, resources, disposition, and a bureaucratic structure. Internal communication in implementing policies Minapolitan been running well, but communication to the public is not going well because there is a failure in the transmission/distribution of communication. Resources used overall is good enough only to staff shortages and a number of human resources for the facilities are still inadequate and many quality is degraded. Disposition in the appointment of bureaucrats in UPT Muara Angke go well because the selection of bureaucrats are in accordance with the skills and have high dedication to policies Minapolitan. Bureaucratic structures in UPT is good enough in coordinating the bureaucracy so that policies can be implemented Minapolitan. There are supporting factors and obstacles in implementing policies Minapolitan in Muara Angke, North Jakarta. Keywords: implementation, model implementation George C. Edward III, minapolitan   Abstrak: Implementasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Minapolitan (Studi di Muara Angke Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara). Hasil dari penelitian ini mengacu pada model implementasi George C. Edward III yang di dalamnya memuat variabel komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Komunikasi internal dalam mengimplementasikan kebijakan Minapolitan sudah berjalan cukup baik, namun komunikasi ke masyarakat tidak berjalan dengan baik dikarenakan terjadi kegagalan dalam transmisi/penyaluran komunikasi. Sumberdaya yang digunakan secara keseluruhan sudah cukup baik hanya saja pada staf terjadi kekurangan jumlah sumberdaya manusia dan untuk fasilitas masih kurang memadai dan banyak kualitasnya yang mengalami kerusakan. Disposisi dalam pengangkatan birokrat di UPT Muara Angke berjalan dengan baik karena pemilihan birokrat sudah sesuai dengan keterampilan dan memiliki dedikasi yang tinggi terhadap kebijakan Minapolitan. Struktur birokrasi di UPT sudah cukup baik dalam mengkoordinasikan birokrasi sehingga kebijakan Minapolitan dapat terlaksana. Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan kebijakan Minapolitan di Muara Angke Jakarta Utara.   Kata kunci: implementasi, model implementasi George C. Edward III,minapolitan
Analisis Sektor Unggulan Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Probolinggo Ika Putri Ramadini
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 8 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Analysis of Leading Sector for Arrange Local Middle-Term Development Plan in Probolinggo City. The leading sektor will be important point as the basic of regional delelopment planning in region otonom. The objective of research is to analyze the leading sector in Probolinggo City to improve the development of Probolinggo City. Base (leading) and non-base sectors are identified to help the local government to focus on the development of potential sectors as the consequence of limited resources. The identified leading sectors will be great opportunity to optimize the development at Probolinggo City. Development Program is reflected into the programs which are also the manifestation and realization of vision and mission of Local Leader stated in Local Middle-Term Development Plan (LMTDP) of Probolinggo City. In such, to achieve the goal of development, programs in LMTDP of Probolinggo City must be adapted toward the leading sectors in Probolinggo City to avoid from the waste of program funding.   Keyword : Leading Sector, Local Middle-Term Development Plan Abstrak: Analisis Sektor Unggulan dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Probolinggo. Sektor unggulan merupakan poin penting untuk dijadikan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah di era otonomi daerah . Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis sektor unggulan Kota Probolinggo dalam rangka meningkatkan perekonomian Kota Probolinggo. Identifikasi sektor basis (unggulan) maupun non basis akan membantu pemerintah daerah dalam memfokuskan pembangunan kepada sektor-sektor yang berpotensi sebagai konsekuensi dari adanya sumber daya yang terbatas. Sektor unggulan yang telah diindentifikasi akan menjadi peluang besar untuk mengoptimalkan pembangunan dan memiliki daya saing dengan daerah lain. Rencana Pembangunan tersebut tercermin pada program-program RPJMD Kota Probolinggo sebagai wujud realisasi visi dan misi kepala daerah. Dengan demikian agar pembangunan lebih terarah dan tepat sasaran maka perlu adanya penyesuaian program-program yang dibuat dalam RPJMD Kota Probolinggo terhadap sektor-sektor unggulan yang dimiliki Kota Probolinggo terutama untuk menghindari pemborosan pendanaan program.   Kata Kunci : Sektor Unggulan, RPJMD
Implementasi Kebijakan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri (Studi Pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) dan PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk, Sumatera Selatan) Hartika Hartika
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 8 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The Implementation of Life Environment Protection and Management Policy in Dealing With Industrial Waste Pollution (Study of Life Environment Agency in Ogan Komering Ulu Regency and PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk). This research uses descriptive research with a qualitative approach. The results showed that the Life Environment Protection and Management Policy has been implemented. But in the process there are still deficient; namely: a) Socialization the policy that hasn’t been effective; b) Dukungan anggaran dan fasilitas yang belum mencukupi; and c) The issuing of sanctions that is less firm. But related commitment, the actors involved has run and has the responsibility for each as well as its role so that this policy could be implemented well. Advocates factors related to the implementation of this policy is: a) sophisticated equipment; b) People who care of the environment; and c) Ease in complaints. While factor inhibitors is, Things that could inhibiting the course impelementasi the policy, the inhibitors are as follows: a) budget; b) difficulty to find out damaged of dustbox; c) A lack of facilities in terms of public health . Keywords: Policy Implementation, Life Environment, Industrial Waste Pollution   Abstrak: Implementasi Kebijakan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dalam Mengatasi Dampak Pencemaran Limbah Industri (Studi Pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Dan Pt. Semen Baturaja (Persero) Tbk, Sumatera Selatan). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah diimplementasikan. Namun, dalam prosesnya masih terdapat kekurangan, yaitu: a). Sosialisasi kebijakan yang belum efektif; b). Dukungan anggaran dan fasilitas yang belum mencukupi; dan c). Pemberian sanksi yang kurang tegas.Akan tetapi terkait komitmen, pihak-pihak terkait telah menjalankan dan memiliki tanggungjawab serta perannya masing-masing agar kebijakan ini dapat diimplementasikan dengan baik.  Faktor pendukung terkait implementasi kebijakan ini adalah: a). Peralatan yang canggih; b). Masyarakat yang perduli lingkungan; dan c). Kemudahan dalam penyampaian keluhan. Sedangkan faktor penghambat ialah hal-hal yang dapat menghambat jalannya impelementasi kebijakan tersebut, adapun faktor-faktor penghambatnya adalah sebagai berikut: a).  Anggaran; b). Kesulitan untuk mengetahui kantong penampung debu yang bocor; serta c). Kurangnya fasilitas dalam hal kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Lingkungan Hidup, Pencemaran Limbah Industri
Implementasi Program Layanan Sertifikasi Tanah Massal pada Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) (Studi di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo) Siti Uswatul Khasanah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 8 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Mass Land Certification Service Program trough Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) (Study at Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo). Based on Law No. 5 of 1960 on the Undang-Undang Pokok Agraria contained legal guarantee rights to land. So that on August 15, 1981 launching a program of the Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) to provide legal certainty to the holders of land rights. Kecamatan Jabon have implemented the PRONA in Year 2013 by the Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo. The implementation of mass land certification service program through PRONA at Kecamatan Jabon has been consistent based aspect of the success of an implementation program seen from implementers, target groups, costs, process activities, output. Recommendations from this research, especially for Kantor Pertanahan that should do to increase the intensity of socialization, additional quota of participants, additional cost other than subsidy cost must be controlled, whereas for the community are expected to further increase its participation to obtain better understanding of PRONA.   Keywords: program implementation, mass land certification, PRONA   Abstrak: Implementasi Program Layanan Sertifikasi Tanah Massal pada Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) Studi di Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 yaitu Undang-Undang Pokok Agraria terdapat jaminan kepastian hukum hak atas tanah. Oleh sebab itu pada tanggal 15 Agustus 1981 disusun suatu program yaitu Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) untuk memberikan kepastian hukum kepada pemegang hak atas tanah. Kecamatan Jabon telah melaksanakan PRONA pada Tahun 2013 oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo. Dalam pelaksanaan program layanan sertifikasi tanah massal pada PRONA di Kecamatan Jabon telah sesuai berdasarkan aspek keberhasilan suatu implementasi program dilihat dari pelaksana, kelompok sasaran, biaya, proses kegiatan, serta output. Rekomendasi dari penelitian ini khususnya bagi Kantor Pertanahan yaitu hendaknya melakukan penambahan intensitas sosialisasi, penambahan kuota peserta, perlu ada pengawasan terkait biaya tambahan terlepas dari biaya subsidi, sedangkan bagi masyarakat diharapkan lebih meningkatkan partisipasinya agar pemahaman mengenai PRONA akan semakin baik.   Kata kunci: implementasi program, sertifikasi tanah massal, PRONA
Implementasi Kebijakan Peningkatan Pelayanan Kesehatan Melalui Posyandu Lanjut Usia Dalam Aspek Sumber Daya (Studi Tentang Program Posyandu Lansia Di Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang) Nabila Sasa Erdika
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 8 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Of Increasing Health Policy Through Posyandu Lanjut Usia In Resource Aspect. The study was based government efforts in order to achieve welfare for the elderly who started from “Program Puskesmas Santun Lansia” which is a program of the Department of Health which developed into the improvement of health services at the community level in order to achieve the welfare of the elderly in the health sector . On Kelurahan Sawojajar , the local governance pushing community to have Posyandu each Rukun Warga. With Posyandu Lansia, community of elderly. Through the Posyandu for eldery, the community of their age group get the service in the health sector.The Research intended to analyzing and identification how the implementation Posyandu Lansia in Kelurahan Sawojajar in resouce aspect. On the implementation has been running systematically initiated of the planning, implementation and evaluation although not maximized.related in human, information, authority , facilities and financial resource has running maximum even need many improvement. Keyword : Implementation, Policy, Posyandu Elderly, Health Service Abstrak : Implementasi Kebijakan Peningkatan Pelayanan Kesehatan Melalui Posyandu Lanjut Usia Dalam Aspek Sumber Daya (Studi tentang Program Posyandu Lansia Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandaang Kota Malang) Penelitian ini didasarkan upaya pemerintah dalam mencapai kesejahteraan bagi kelompok lanjut usia yang berawal dari Program Puskesmas Santun Lansia yang merupakan program dari Dinas Kesehatan yang berkembang menjadi peningkatan pelayanan kesehatan pada tingkat masyarakat dalam upaya mencapai kesejahteraan kelompok lanjut usia pada bidang kesehatan. Pada Kelurahan Sawojajar, pihak kelurahan mendorong untuk tiap RW memiliki posyandu. Melalui posyandu lansia ini, masyarakat kelompok lansia mendapatkan pelayanan sederhana dalam bidang kesehatan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa dan mengidentifikasikan bagaimana implementasi posyandu lansia di Kelurahan Sawojajar pada aspek sumber daya. Pada pelaksanaan telah berjalan secara sistematis dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi meskipun belum maksimal. Untuk sumber daya manusia, informasi, wewenang, fasilitas dan finansial telah berjalan maksimal meski perlu perbaikan. Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Posyandu Lansia, Pelayanan Kesehatan
Strategi Pengembangan Pertanian Padi Berbasis Local Economic Resources Development (LERD) (Studi pada Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah) Muchammad Abu Ilham
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy of Rice Agriculture Development Based On Local Economic Resources Development (LERD) (Studies in Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Central Java). Blora has the good potential in agriculture rice. The development of rice farming in Blora investigated by adopting the concept of Local Economic Development Resources (LERD). LERD concept is supported by Scaling calculations to determine the location of research and SWOT analysis to provide an overview of alternative strategies in agriculture development in Blora. This study was conducted using a descriptive study with qualitative approach. This study focuses on the potential of rice farming seen from several categories of ratios, namely Potential Production Land (PLhP), Rice Intensity (ITP), Wetland irrigation (KLS), and Land Productivity. Fourth ratio is calculated by the Scaling method. Government Strategic Plan of Blora seen from Scaling and LERD concept. Then factors - factors supporting and inhibiting the development of the agricultural sector is seen from the Scaling and SWOT analysis. The development of rice farming in Blora can be supported by the optimization of the agricultural budget in both the district and village levels, cooperative with academia for research as a reference for policy makers, as well as the further development can be done by seeking agribusiness which made of rice, thus increasing the chances of local economic development in Blora. Keywords: strategy, LERD, Scalling, Rice Farming. Abstrak: Strategi Pengembangan Pertanian Padi Berbasis Local Economic Resources Development (Studi pada Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah). Kabupaten Blora memiliki potensi unggulan pertanian padi. Pengembangan pertanian padi di Kabupaten Blora diteliti dengan mengadopsi konsep Local Economic Resources Development (LERD). Konsep LERD didukung dengan perhitungan Scaling untuk menentukan lokasi penelitian dan analisis SWOT untuk memberikan gambaran strategi alternatif dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Blora. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada Potensi pertanian padi dilihat dari beberapa kategori rasio, yakni Potensi Lahan Produksi (PLhP), Intensitas Tanaman Padi (ITP), Keteririgasian Lahan Sawah (KLS), dan Produktivitas Lahan. Keempat rasio tersebut dihitung dengan metode Scaling. Rencana Strategi Pemerintah Kabupaten Blora dilihat dari Scaling dan Konsep LERD. Kemudian faktor – faktor pendukung dan penghambat pengembangan pertanian dilihat dari hasil Scaling dan analisis SWOT. Pengembangan pertanian padi di Kabupaten Blora dapat ditunjang dengan optimalisasi anggaran pertanian baik ditingkat Kabupaten maupun Desa, kerja sama dengan akademisi dalam riset sebagai referensi pengambil kebijakan, serta mengupayakan agribisnis yang berbahan padi sehingga memperbesar peluang pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Blora.   Kata kunci: strategi, LERD, Scalling, Pertanian Padi. 
Kinerja Bagian Hubungan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Yang Berkualitas (Studi Pada Pdam Kota Malang) Mahesa Yudistiranti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Performance Part of The Customer Relationship Area Drinking Water Company (PDAM) in Implementing a Quality Service (A Study on PDAM Malang City). As is well known that the need for clean water is increasing. That impact also on the growing number of customers each year. So in this case the need for good quality performance, especially on Section Customer Relation. Because the part is the part that interact directly with customers. The location research on PDAM office Malang City. The research objective is to analyze the overall performance along with inhibiting factors and supporters. The research method is descriptive qualitative approach. The result is a performance that is in part still not running optimally. This is because there is a lack in terms of indicators and infrastructure and their human resource. Advice can be given is it needs to be an increase in employees in terms of quantity and complete supporting facilities for customers.   Keywords: performance, PDAM (Area Drinking Water Company) Abstrak: Kinerja Bagian Hubungan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam Penyelenggaraan Pelayanan yang Berkualitas (Studi pada PDAM Kota Malang). Seperti yang telah diketahui bahwa kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut berdampak juga pada jumlah pelanggan yang menjadi bertambah setiap tahunnya. Sehingga dalam hal ini perlu adanya kualitas kinerja yang baik, utamanya pada Bagian Hubungan Pelanggan. Karena bagian tersebut merupakan bagian yang bersinggungan langsung dengan pelanggan. Lokasi penelitian pada kantor PDAM Kota Malang. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis kinerja secara keseluruhan beserta faktor penghambat dan pendukung. Metode penelitiannya yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah kinerja yang ada di bagian tersebut masih belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan terdapat kekurangan dari segi indikator sarana dan prasarana beserta sumber daya manusianya. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya peningkatan pegawai dari segi kuantitas dan melengkapi fasilitas pendukung bagi pelanggan.   Kata Kunci: kinerja, PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum)
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah (Studi Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Malang Dan Kim Tlogomas Kota Malang) Ria Nur Ambarwati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrac: Community Empowerment Through Regional Potential Based Community Information Group (KIM) (Study at Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang dan KIM Tlogomas Kota Malang). Community Information Group (KIM) is by community, of community, and for community to be self-supported and creative in organization the activities of information management and community empowerment. The concept of Regional Potential Based Community Information Group (KIM) has been applied by ‘KIM Tlogomas’ to execute the functions of information management and community empowerment. Result of research indicates that community empowerment through Community Information Group (KIM) has been already implemented favorably by good work program delivered by ‘KIM Tlogomas’. Barriers are still compromising such as less commitment from group members, less utilization by the community for the output of science and technology advance, and socio-cultural background. It can be suggested that commitment shall be improved, cooperation must be developed, and breakthrough may be tried for work program of ‘KIM Tlogomas’ to empower the community such that Tlogomas community can take real benefit of ‘KIM Tlogomas’.   Keyword: Community Empowerment, Community Information Group (KIM), Regional Potential Based Community Information Group (KIM)   Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah (Studi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang dan KIM Tlogomas Kota Malang). Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat. Konsep KIM Berbasis Potensi Wilayah yang diterapkan pada KIM Tlogomas dimana KIM menjalankan fungsinya dalam hal pengelolaan informasi sekaligus melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dari hasil penelitian pemberdayaan masyarakat melalui KIM, KIM Tlogomas sudah dilakukan dengan melaksanakan program kerja dengan baik oleh KIM Tlogomas. Namun, masih terdapat beberapa hambatan seperti komitmen dari anggota, masyarakat yang belum bisa memanfaatkan perkembangan IPTEK, serta latar belakang soasial-budaya. Saran yang dapat dilaksanakan yaitu meningkatkan komitmen, meningkatkan kerjasama, dan melakukan terobosan pada program kerja KIM Tlogomas dalam memberdayakan masyarakat sehingga masyarakat Tlogomas benar-benar dapat merasakan secara nyata manfaat adanya KIM Tlogomas.   Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kelompok Informasi  Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah
Implementasi Kebijakan Peningkatan Partisipasi Pemilih Pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 (Studi Di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang) Isna Humaidah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Policy Implementation Increased voter participation in legislative elections in 2014 (Studies in the General Election Commission Malang). Implementation of the policy of increasing voter participation in legislative elections in 2014 in the General Election Commission (KPU) Malang can be said to be effective. Based on these policies, the Commission is assisted by volunteers Malang Democracy has implemented programs to increase voter participation that democracy volunteer program, socialization into five strategic segments, implement Carnival Democracy and Election Declaration of Peace, set up a booth socialization, socialization election through healthy hike , interactive dialogue on the radio, and service relocate vote. Achievement of voter participation is increased to 68% when compared to the previous period legislative elections, voter participation reached 71% of women, and voters who have the right to vote but are not registered reached 2.4%. There are contributing factors include human resources to implement the policy, while the inhibiting factor is derived from the perceived limited budget so it can’t reach out to all of voter. Keywords: election commission, voter participation, legislative elections in 2014   Abstrak: Implementasi Kebijakan Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 (Studi di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang). Implementasi kebijakan peningkatan partisipasi pemilih pada pemilu legislatif tahun 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dapat dikatakan efektif. Berdasarkan kebijakan tersebut, KPU Kota Malang dibantu oleh Relawan Demokrasi telah melaksanakan program-program untuk peningkatan partisipasi pemilih yaitu program relawan demokrasi, sosialisasi ke lima segmen strategis, melaksanakan Karnaval Demokrasi dan  Deklarasi Pemilu Damai, mendirikan stan sosialisasi, sosialisasi pemilu melalui kegiatan gerak jalan sehat, dialog interaktif di radio, dan melakukan pelayanan pindah pilih. Capaian partisipasi pemilih yaitu meningkat menjadi sebesar 68% jika dibandingkan pada pemilu legislatif periode sebelumnya, partisipasi pemilih perempuan mencapai 71%, dan pemilih yang memiliki hak pilih namun tidak terdaftar ke dalam Daftar Pemilih Tetap mencapai 2,4%. Dalam implementasi tentunya ada faktor pendukung diantaranya sumber daya manusia yang melaksanakan kebijakan, sedangkan faktor penghambatnya yaitu berasal dari anggaran yang dirasa terbatas sehingga tidak bisa menjangkau ke seluruh lapisan pemilih.   Kata kunci: KPU, partisipasi pemilih, pemilu legislatif 2014
Strategi Dinas Koperasi dan Ukm dalam Pengembangan Sentra Keripik Tempe Sanan Malang Triana Astuti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy Dinas Koperasi dan UKM in the Development Centers Tempeh Chips Poor Sanan Malang. This research is conducted based on the inclusion of the era of free trade at the present time where many foreign products are free entry into the Indonesian market. The economic sector in Indonesia is very influential in the development of Indonesia’s economy is Small and Medium Enterprises or SMEs. One is the SME Malang, which centers Sanan Malang tempe chips. Malang City Government throught the Departement of Cooperatives and SMEs Malang need to havea strategy in development centers tempeh chips Sanan Malang. By using SWOT analysis is expected to find a suitable strategy for Cooperatives and SMEs Malang in development centers tempeh chips Sanan. Results from the study is the strategy undertaken by the Department of Coperatives and SMEs in the development centers tempeh chips Sanan include managerial training, access to marketing, and partnerships. Based on the SWOT analysis, suitable strategy for Cooperatives and SMEs Malang is SO strategy (Strength Opportunity). Keywords: strategy of development, Small and Medium Enterprises   Abstrak: Strategi Dinas Koperasi dan UKM dalam Pengembangan Sentra Keripik Tempe Sanan Malang. Penelitian ini dilakukan atas dasar masuknya era perdagangan bebas pada masa sekarang dimana banyak produk luar negeri yang bebas masuk ke pasar Indonesia. Sektor ekonomi di Indonesia yang sangat berpengaruh dalam perkembangan perekonomian di Indonesia adalah Usaha Kecil Menengah atau UKM. Salah satunya adalah UKM di Kota Malang, yaitu sentra keripik tempe Sanan Malang. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang perlu memiliki strategi dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan Malang. Dengan menggunakan analisis SWOT diharapkan dapat menemukan strategi yang cocok untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan Dinas Koperasi dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan meliputi pelatihan manajerial, akses pemasaran, dan kemitraan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang cocok untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang adalah strategi SO (Strength Opportunity).   Kata Kunci: strategi pengembangan, Usaha Kecil dan Menengah 

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue