cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Social Capital dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dinas dan Desa Pakraman (Studi di Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, Bali) Prasetyowati, Henny
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Social Capital In Government Administration of the Dinas and Pakraman Village (Study at Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, Bali). Bali village administration system that is different from the whole village with the existence of Dinas and Pakraman village. The existence of these two governments is running in tandem with the support of the community. The support of this community is one of the forms of existence of social glue. Social glue that is called with social capital. The existence of social capital, which in turn supports the implementation of the Dinas and Pakraman village. The existence of social capital of the community Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, Bali is viewed from four aspects, namely the trust, norms and values, link or network, or local wisdom and local knowledge. Which is clearly visible in the daily lives of Mengwi village community directly or indirectly support the implementation of the government administration of the Dinas and Pakraman village.   Keywords: Social Capital, The Government Village, Pakraman Abstrak: Social Capital dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dinas dan Desa Pakraman (Studi di Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, Bali). Sistem pemerintahan desa di Bali yang berbeda dengan desa pada umumnya dengan adanya pemerintahan desa dinas dan desa pakraman. Adanya dua pemerintahan ini berjalan secara beriringan dengan dukungan dari masyarakat. Dukungan dari masyarakat ini adalah salah satu bentuk adanya perekat sosial. Perekat sosial yang ada dinamakan dengan social capital. Adanya social capital ini yang pada akhirnya mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa dinas dan desa pakraman tersebut. Keberadaan social capital masyarakat Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung ini dilihat dari empat aspek, yakni trust atau kepercayaan, norma dan nilai, link atau jaringan, dan local wisdom atau kearifan lokal. Yang jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Mengwi secara langsung maupun tidak langsung menunjang terselenggaranya pemerintahan desa dinas dan desa pakraman.   Kata Kunci: Social Capital, Pemerintahan Desa, Pakraman.
Upaya Badan Kepegawaian Daerah dalam Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Kediri) Budiarti, Vorita Erna
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Regional Employment Agency efforts in the implementation of Peraturan Pemerintah Number 53 of 2010 About Civil Servants Discipline (Study on the Regional Employment Agency of Kediri city)This study aims to analyze the efforts of Regional Employment Agency Kediri in the implementation of PP 53/2010 About Discipline Civil Servants, as well as the supporting factors and inhibiting factors that influence the effort. This study used qualitative research with a descriptive approach. The model of  data analysis used is the model Interaktif of Miles and Huberman. The results showed that Regional Employment Agency Kediri efforts in the implementation of PP 53/2010 is preceded by hold the socialization to the entire work unit area of Kediri, improving employee discipline through increased frequency of attendance, improved regulatory compliance, timely completion of tasks, as well as carrying out the process of the imposition of disciplinary sanctions in accordance with the mechanism contained in the regulation. However, there are severalsupporting factors and inhibiting factors that affect these efforts,  the average comes from the entire work unit area of Kediri. Suggestions can be given related of research results such as held socialization regularly, provide training for staff, provide guidance to the leaders in imposing sanctions disciplinary, conducting surveillance on an ongoing basis with how to conduct a surprise inspection. Keywords : The efforts of policy implementation, PP 53/2010 About Discipline Civil Servants, Regional Employment Agency Abstrak: Upaya Badan Kepegawaian Daerah dalam Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Kediri)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya BKD kota Kediri dalam implementasi PP No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS serta faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi upaya tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya BKD kota Kediri dalam implementasi PP No. 53 Tahun 2010 diawali dengan mengadakan sosialisasi kepada seluruh SKPD kota Kediri, meningkatkan disiplin pegawai melalui peningkatan frekuensi kehadiran, peningkatan kepatuhan terhadap peraturan, penyelesaian tugas tepat waktu, serta melaksanakan proses penjatuhan hukuman disiplin sesuai dengan mekanisme dalam peraturan tersebut. Namun, ada beberapa faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi, rata-rata berasal dari SKPD kota Kediri. Saran yang dapat diberikan terkait hasil penelitian adalah mengadakan sosialisasi secara teratur, memberikan pelatihan untuk staf, memberikan bimbingan kepada para pemimpin dalam menjatuhkan sanksi disiplin, melakukan pengawasan secara terus-menerus dengan cara melakukan inspeksi mendadak. Kata Kunci: Upaya implementasi kebijakan, PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS, Badan Kepegawaian Daerah
Penerapan Citizen's Charter dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan (Studi di SMAN 1 Blitar) Komalasari, Anggie
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Application of Citizen’s Charter in Improving Education Service Quality (Study in SMAN 1 Blitar). A new breakthrough to improve education service is considered among schools, including SMAN 1 Blitar. This school has applied citizen’s charter (CC) for education service in period 2010. Result of research indicates that citizen’s charter program applied into SMAN 1 Blitar has been accorded with SOP, Work Order and Decree. However, the fact shows that the application is not yet consistent to SOP, such as less transparency for fund budget for school activity and lack of service from teacher perpetrator to student and community around SMAN 1 Blitar. Therefore, citizen’s charter program is very helpful to improve and to produce equal and just education service. Keywords: The application of citizen’s charter, education service quality Abstrak: Penerapan Citizen’s Charter dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan (Studi di SMAN 1 Blitar). Terobosan baru dalam meningkatkan pelayanan pendidikan  mulai dilakukan, salah satunya di SMAN 1 Blitar. Sekolah ini mulai menerapkan metode citizen’s charter (CC) untuk pelayanan pendidikannya pada tahun 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa program citizen’s charter yang diterapkan di SMAN 1 Blitar telah berjalan sesuai SOP yang didasarkan pada  Surat Perintah Kerja atau Surat Keputusan, namun fakta dilapangan menunjukkan bahwa masih terjadi inkonsisitensi terhadap SOP, seperti masih tertutupnya anggaran dana untuk kegiatan sekolah dan masih kurangnya pelayanan dari oknum guru kepada murid dan masyarakat yang datang ke SMAN 1 Blitar. Program citizen’s charter sangat membantu peningkatan pelayanan di bidang pendidikan secara adil dan merata. Kata kunci : Penerapan Citizen’s Charter, Kualitas Layanan Pendidikan
Upaya Non Governmental Organization dalam Mencegah Kekerasan Seksual pada Remaja (Studi pada Lembaga Perlindungan Anak di Kabupaten Tulungagung) Nurlaily, Fatchya
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Non Governmental Organization Effort in preventing cases sexual violence in adolescent (Study in Child Protection Agency in Tulungagung). Prevent sexual violence, especially in adolescents required active participation from a wide parties, both from the family, the community, governmental and non-governmental organizations. The research to adopt preventive sexual violence in adolescent by LPA at Kabupaten Tulungagung. The research used a qualitative descriptive methods, in-depth interviews with seven of the LPA, UPPA, BP3AKB. The results of the research indicate the prevention of violence prevention experience obstacles and some crucial barriers that are difficult to resolve. There are sexual violence more higher from 39 in the year 2012 be 49 in 2013. Prevention is done, need attention from various parties in conducting a sexual violence prevention, from Government, community, and family. In this case sexual violence can be reduced. So Tulungagung district got the predicate as a Worthy son of Regency (KLA). The recommendation that can be given is increase the socialization of sexual violence, the of implementation monitoring sustainable program. Keywords: Preventif,  Sexual Violence, Child Protective Service Abstrak: Upaya Non Governmental Organization Dalam Mencegah Kasus Kekerasan Seksual Pada Remaja (Studi Pada Lembaga Perlindungan Anak di Kabupaten Tulungagung). Pencegahan kekerasan seksual khususnya pada remaja diperlukan upaya aktif dari berbagai pihak yaitu keluarga, masyarakat, pemerintah dan organisasi non pemerintah. Peneliti mengangkat pencegahan kekerasan seksual di Kabupaten Tulungagung oleh LPA. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan wawancara mendalam 7 orang dari BP3AKB, LPA, UPPA. Hasil dari penelitian menunjukkan pencegahan kekerasan mengalami hambatan dan beberapa kendala krusial yang sulit untuk diselesaikan. Terdapat peningkatan jumlah kekerasan seksual dari 39 pada tahun 2012 menjadi 49 pada tahun 2013. Pencegahan yang dilakukan, membutuhkan perhatian dari berbagai pihak dalam melakukan pencegahan kekerasan seksual, dari pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Agar kekerasan seksual dapat berkurang. Sehingga Kabupaten Tulungagung mendapat predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Rekomendasi yang dapat diberikan adalah perlu adanya peningkatan sosialisasi kekerasan seksual secara terus menerus, dan pemantauan pelaksanaan program secara berkelanjutan. Kata kunci: Pencegahan, Kekerasan seksual, Lembaga Perlindungan Anak
Upaya Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Kediri (Studi pada Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri) Septianingrum, Kiki
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The effort of Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) in Empowering Small and Medium Enterprises (SMEs) of Kabupaten Kediri (Study at Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri). In enhance the local economic development one of way put is empowering SMEs by managing. Kediri has much SMEs therefore needs the efforts from local government to empower it to become strong and independent. SMEs in Kediri having some problems in managing their business, for example the problem of capital, human resources and marketing. Thus the efforts need to acomplished by Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) to faced this problems is SMEs empowerment. SME issues must be addressed for SME business continuity. Which must be corrected in order to run a maximum of empowering SMEs that do employee training, reviewing amount of the budget, facilitate to raise capital by SMEs, put SMEs as good partner of work, and recollect data collection of SMEs in Kabupaten Kediri. Keywords: effort, empowering, SMEs Abstrak: Upaya Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Kediri (Studi Pada Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri). Dalam pembangunan ekonomi di daerah salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengelola UKM. Kabupaten Kediri memiliki UKM yang sangat banyak maka dari itu dibutuhkan upaya dari Pemerintah untuk memberdayakan UKM agar UKM menjadi tangguh dan mandiri. UKM di Kabupaten Kediri mengalami beberapa kendala dalam mengelola usahanya misalnya masalah modal, SDM dan pemasaran. Dengan demikian diperlukan upaya Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri untuk mengatasi masalah yang dihadapi UKM yaitu dengan melakukan pemberdayaan. Masalah UKM harus diatasi untuk kelangsungan usaha UKM. Yang harus diperbaiki dalam pemberdayaan UKM agar berjalan maksimal yaitu melakukan diklat pegawai, melakukan pengkajian ulang terhadap besarnya anggaran, mempermudah dalam memperoleh modal, menjadikan UKM sebagai partner yang baik serta melakukan pendataan ulang terhadap UKM di Kabupaten Kediri. Kata Kunci: upaya, pemberdayaan, UKM
Analisis Diskursus Peran Aktor Dalam Isu Ketahanan Pangan di Jawa Timur (Studi Pada Perum Bulog Jatim, Surabaya) Dewi, Nurfadilah Anita
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Discourse Analysis Actor In Food Security Issues in East Java (Studies in Bulog East Java, Surabaya). This research is motivated by the observation that researchers assess the status change Bulog was considered more flexible in the duties related to national food. This research paper aims to discuss problems that how much community involvement conducted by the East Java Bulog role in running the national food agencies at the provincial level as a process of democratization in the formulation and operationalization of food policy on food security issues, then how realization of two dual role as a Public Corporation in its efforts to give public service, and to pursue profits in a balanced manner. In this study sampled Bulog Divre in East Java. This research using qualitative methods with a descriptive approach. Results from the study indicate that issues related to food security, which acts as Bulog supporting the realization of national food security is still less than optimal. Keywords: food security, democracy, the role of East Java Regional Division Bulog. Abstrak: Analisis Diskursus Peran Aktor Dalam Isu Ketahanan Pangan Di Jawa Timur (Studi pada Perum Bulog Jatim, Surabaya). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan peneliti yang menilai adanya perubahan status Perum Bulog yang fleksibel dalam mengemban tugas terkait dengan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan membahas seberapa besar pelibatan masyarakat yang dilakukan oleh Perum Bulog Jawa Timur dalam menjalankan peran lembaga pangan nasional pada tingkat provinsi sebagai suatu proses demokratisasi dalam merumuskan serta operasionalisasi kebijakan pangan terhadap isu ketahanan pangan, kemudian bagaimana realisasi atas dua peran ganda sebagai Perum dalam usahanya memberikan pelayanan publik, serta mencari laba secara seimbang. Dalam penelitian ini mengambil sampel di Perum Bulog Divre Jatim. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berkaitan dengan isu ketahanan pangan, Perum Bulog yang berperan sebagai penunjang terwujudnya ketahanan pangan nasional masih kurang optimal.   Kata kunci: ketahanan pangan, demokratisasi, peranan Perum Bulog Divre Jawa Timur
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (One Stop Service) Bagi Lanjut Usia (Lansia) (Studi pada UPT Puskesmas Sukomulyo Kabupaten Gresik) Nisya, Khoirun
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: One Stop Service for the Elderly (seniors) (Studies in Gresik, UPT Puskesmas Sukomulyo). The number of complaints elderly (seniors) will encourage the government health care program for implementing One Stop Service for the elderly (seniors). This program is one of the government's efforts in improving the quality of health services. This study aims to determine, analyze, and describe the implementation of One Stop Service for the elderly (seniors). The method used in this study was descriptive using qualitative approaches. The focus of the study (1) The implementation of One Stop Service for the elderly (seniors) (2) Satisfaction of older people (seniors) will service One Stop Service for the elderly (seniors) (3) The factors driving and inhibiting the implementation of integrated One Stop Service for the elderly (seniors). The results showed that the implementation of One Stop Service for the elderly (seniors) runs fine public service appropriate application of standards, implementation practical manual based community participation, community satisfaction survey and application of cultural values ​​work. Keywords : Public administration , One Stop Service , seniors   Abstrak: Pelayanan Terpadu Satu Pintu (One Stop Service) bagi Lanjut Usia (LANSIA). Banyaknya keluhan masyarakat lanjut usia (lansia) akan pelayanan kesehatan mendorong pemerintah untuk menerapkan Program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (One Stop Service) bagi lanjut usia (lansia). Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperbaiki mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (One Stop Service) bagi lanjut usia (lansia). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus Penelitian (1) Pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (One Stop Service) (2) Kepuasan masyarakat lanjut usia (lansia) akan pelayanan pelayanan terpadu satu pintu (One Stop Service) bagi lanjut usia (lansia) (3) faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (One Stop Service) bagi lanjut usia (lansia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (One Stop Service) bagi lanjut usia (lansia) berjalan dengan baik sesuai penerapan standart pelayanan publik, penerapan manual praktis berbasis partisipasi masyarakat, survey kepuasan masyarakat dan penerapan nilai- nilai budaya kerja. Kata Kunci : Administrasi publik, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (One Stop Service), lanjut usia
Reformasi Birokrasi Dalam Pelayanan Publik di Direktorat Jenderal Imigrasi (Studi pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya) Yahya, Harvijan Dwi Ashri
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Bureaucratic Reform of Public Service in the Directorate General of Immigration (Studies in Special Immigration Office Class I Surabaya). In 2010 appeared a concept and a comprehensive policy and Bureaucratic Reform established by Presidential Decree 81 of 2010 on the Grand Design Bureaucratic Reform from 2010 to 2025, and the Regulation of the Minister of Administrative Reform and Bureaucratic Reform No. 20 Year 2010 on Bureaucratic Reform Road Map 2010-2014. Special Immigration Office Class I Surabaya as a Technical Implementation Unit of the Directorate General of Immigration in the field of immigration is expected to perform his duties as a public servant. The results of this study indicate that the acceleration process is to be obtained from the passport service in the Special Immigration Office Class I Surabaya is creating a service to the community as well as possible with the principles of excellent service. From the data obtained the new passport applicants want the speed of time, cost certainty, and ease of the procedure. The community desires can be answered by the Directorate General of immigration and Immigration Office Class I Special Surabaya with the advent of a Flow Service One Stop Service, which is more efficient services to the community in the process of making application for a new passport. Keywords: bureaucratic reform, improvement public services, one stop service, Special Immigration Office Class I Surabaya Abstrak: Reformasi Birokrasi dalam Pelayanan Publik Di Direktorat Jenderal Imigrasi (Studi pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya). Pada tahun 2010 muncul sebuah konsep dan kebijakan Reformasi Birokrasi yang komprehensif dan ditetapkan dengan Peraturan Presiden No.81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, dan Permenpan-rb No. 20 Tahun 2010 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Imigrasi di bidang keimigrasian diharapkan mampu melaksanakan tugas-tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa yang ingin diperoleh dari proses percepatan pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya adalah menciptakan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya dengan prinsip pelayanan prima. Dari data yang diperoleh para pemohon pembuatan paspor baru, menginginkan adanya kecepatan waktu, kepastian biaya, dan kemudahan prosedur. Keinginan masyarakat tersebut mampu dijawab oleh Direktorat Jenderal Imgrasi dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya dengan munculnya sebuah Alur Pelayanan One Stop Service, yaitu pelayanan yang lebih efisien kepada masyarakat dalam proses permohonan pembuatan paspor baru. Kata Kunci : reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik, one stop service, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya 
Manajemen Parkir Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Publik (Studi Pada Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika, Kabupaten Malang) Budiwinanti, Putri Asih
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Parking Management In Efforts To Improve Public Service. (Studies in the Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informaika, Kabupaten Malang). Increase of population demands increasing public facilities. Parking problems are found in large cities, one of which is a Kabupaten Malang .This research is to answer the question (research problem) on the Management of parking management inKabupaten  Malang. For the research methods used in this thesis is a descriptive research method using a qualitative approach , and methods of data collection using interviews , observation and documentation The results showed that in the Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kabupatn Malang, the problem using the parking management in accordance with management functions are expressed GR Terry Planning, Organizing, Actuating, Controling. Parking management in Kabupaten Malang longer required to be more innovative in order to create better public services. Keywords Parking management, public service. Abstrak: Manajemen Parkir dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Publik. (Studi pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Malang). Bertambahnya jumlah penduduk menuntut bertambahnya fasilitas publik. Masalah parkir banyak ditemukan di kota-kota besar, salah satunya adalah Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan (masalah penelitian) tentang Pengelolaan manajemen parkir di Kabupaten Malang. Untuk metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah menggunakan metode penelitian diskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Malang menggunakan manajemen parkir sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen dikemukakan oleh GR Terry yaitu Planning, Organizing, Actuating, Controling. Manajemen parkir di Kabupaten Malang dituntut untuk lebih  inovatif lagi agar tercipta pelayanan publik yang lebih baik.   Kata kunci: Manajemen parkir, pelayanan publik
Strategi Komunikasi Politik Calon Kepala Desa (Studi Komunikasi Politik dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Bendosari Kecamatan Kras Kabupaten Kediri) Nathan, Arik
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: The Political Communication Strategy for the Head Village (A Study of the Political Communication in a Heas Village Election in Desa Bendosari Kecamatan Kras Kabupaten Kediri). The political communication strategy is usually done in any election either in the level of national, province, regency, or village. In the village level, the election is done to select the head of the village. In order to get as many as vote, the candidates have to implement the political communication strategy to the voters or the villagers; it is including the candidates of head of the Bendosari village. In the election. The purpose of the study was describing and analyzing the political communication strategies as well as supporting factors and the obstacles for the candidates in the head village election in Bendosari village, Kras, Kediri. The result of the study showed that the political communication strategy used by the head village candidates were including firstly creating a persuasive message by stating the development, services, and welfare planning for the society. Secondly, the candidates used several media, they are billboards and mouth by mouth information. Thirdly, the candidates were also willing to do home visiting (door to door) and held and open house to welcome the people who come to their house. Regarding the supporting factors and the obstacles, the former was considered as the elements that help them during the political communication strategy, such as money, well-known figures, and a good background. Keywords: head village, political communicationAbstrak: Strategi Komunikasi Politik Calon Kepala Desa (Studi Komunikasi Politik dalam Pemilihan Kepala Desa di Desa Bendosari Kecamatan Kras Kabupaten Kediri). Strategi komunikasi politik umumnya digunakan pada pemilihan umum tingkat negara, provinsi, kota/kabupaten bahkan desa. Dimana dalam tingkat desa diselenggarakan Pemilihan kepala desa, dimana untuk memenangkan sebuah pemilu diperlukan strategi komunikasi politik. Tidak terkecuali pemilihan kepala desa di Desa Bendosari. Sehubungan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi komunikasi politik, dan faktor pendukung dan penghambat calon kepala desa dalam Pilkades di Desa Bendosari Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh calon Kepala Desa Bendosari yaitu pertama menyusun pesan persuasif yaitu dengan menyampaikan pesan pembangunan, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, kedua memilah dan memilih media yaitu dengan menggunakan media baliho dan melalui mulut ke mulut. Ketiga bersedia membuka diri yaitu dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah (door to door) dan menyediakan waktu dan rumahnya untuk menjamu masyarakat yang berkunjung. Tidak terlepas dari adanya faktor pendukung dan penghambat di dalam perjalanannya. Kata kunci: kepala desa, komunikasi politik

Page 42 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue