cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Strategi Pengembangan Pertanian Padi Berbasis Local Economic Resources Development (LERD) (Studi pada Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah) Ilham, Muchammad Abu
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy of Rice Agriculture Development Based On Local Economic Resources Development (LERD) (Studies in Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Central Java). Blora has the good potential in agriculture rice. The development of rice farming in Blora investigated by adopting the concept of Local Economic Development Resources (LERD). LERD concept is supported by Scaling calculations to determine the location of research and SWOT analysis to provide an overview of alternative strategies in agriculture development in Blora. This study was conducted using a descriptive study with qualitative approach. This study focuses on the potential of rice farming seen from several categories of ratios, namely Potential Production Land (PLhP), Rice Intensity (ITP), Wetland irrigation (KLS), and Land Productivity. Fourth ratio is calculated by the Scaling method. Government Strategic Plan of Blora seen from Scaling and LERD concept. Then factors - factors supporting and inhibiting the development of the agricultural sector is seen from the Scaling and SWOT analysis. The development of rice farming in Blora can be supported by the optimization of the agricultural budget in both the district and village levels, cooperative with academia for research as a reference for policy makers, as well as the further development can be done by seeking agribusiness which made of rice, thus increasing the chances of local economic development in Blora. Keywords: strategy, LERD, Scalling, Rice Farming. Abstrak: Strategi Pengembangan Pertanian Padi Berbasis Local Economic Resources Development (Studi pada Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah). Kabupaten Blora memiliki potensi unggulan pertanian padi. Pengembangan pertanian padi di Kabupaten Blora diteliti dengan mengadopsi konsep Local Economic Resources Development (LERD). Konsep LERD didukung dengan perhitungan Scaling untuk menentukan lokasi penelitian dan analisis SWOT untuk memberikan gambaran strategi alternatif dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Blora. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada Potensi pertanian padi dilihat dari beberapa kategori rasio, yakni Potensi Lahan Produksi (PLhP), Intensitas Tanaman Padi (ITP), Keteririgasian Lahan Sawah (KLS), dan Produktivitas Lahan. Keempat rasio tersebut dihitung dengan metode Scaling. Rencana Strategi Pemerintah Kabupaten Blora dilihat dari Scaling dan Konsep LERD. Kemudian faktor – faktor pendukung dan penghambat pengembangan pertanian dilihat dari hasil Scaling dan analisis SWOT. Pengembangan pertanian padi di Kabupaten Blora dapat ditunjang dengan optimalisasi anggaran pertanian baik ditingkat Kabupaten maupun Desa, kerja sama dengan akademisi dalam riset sebagai referensi pengambil kebijakan, serta mengupayakan agribisnis yang berbahan padi sehingga memperbesar peluang pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Blora.   Kata kunci: strategi, LERD, Scalling, Pertanian Padi. 
Kinerja Bagian Hubungan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Yang Berkualitas (Studi Pada Pdam Kota Malang) Yudistiranti, Mahesa
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Performance Part of The Customer Relationship Area Drinking Water Company (PDAM) in Implementing a Quality Service (A Study on PDAM Malang City). As is well known that the need for clean water is increasing. That impact also on the growing number of customers each year. So in this case the need for good quality performance, especially on Section Customer Relation. Because the part is the part that interact directly with customers. The location research on PDAM office Malang City. The research objective is to analyze the overall performance along with inhibiting factors and supporters. The research method is descriptive qualitative approach. The result is a performance that is in part still not running optimally. This is because there is a lack in terms of indicators and infrastructure and their human resource. Advice can be given is it needs to be an increase in employees in terms of quantity and complete supporting facilities for customers.   Keywords: performance, PDAM (Area Drinking Water Company) Abstrak: Kinerja Bagian Hubungan Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam Penyelenggaraan Pelayanan yang Berkualitas (Studi pada PDAM Kota Malang). Seperti yang telah diketahui bahwa kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut berdampak juga pada jumlah pelanggan yang menjadi bertambah setiap tahunnya. Sehingga dalam hal ini perlu adanya kualitas kinerja yang baik, utamanya pada Bagian Hubungan Pelanggan. Karena bagian tersebut merupakan bagian yang bersinggungan langsung dengan pelanggan. Lokasi penelitian pada kantor PDAM Kota Malang. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis kinerja secara keseluruhan beserta faktor penghambat dan pendukung. Metode penelitiannya yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasilnya adalah kinerja yang ada di bagian tersebut masih belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan terdapat kekurangan dari segi indikator sarana dan prasarana beserta sumber daya manusianya. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya peningkatan pegawai dari segi kuantitas dan melengkapi fasilitas pendukung bagi pelanggan.   Kata Kunci: kinerja, PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum)
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah (Studi Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Malang Dan Kim Tlogomas Kota Malang) Ambarwati, Ria Nur
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrac: Community Empowerment Through Regional Potential Based Community Information Group (KIM) (Study at Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang dan KIM Tlogomas Kota Malang). Community Information Group (KIM) is by community, of community, and for community to be self-supported and creative in organization the activities of information management and community empowerment. The concept of Regional Potential Based Community Information Group (KIM) has been applied by ‘KIM Tlogomas’ to execute the functions of information management and community empowerment. Result of research indicates that community empowerment through Community Information Group (KIM) has been already implemented favorably by good work program delivered by ‘KIM Tlogomas’. Barriers are still compromising such as less commitment from group members, less utilization by the community for the output of science and technology advance, and socio-cultural background. It can be suggested that commitment shall be improved, cooperation must be developed, and breakthrough may be tried for work program of ‘KIM Tlogomas’ to empower the community such that Tlogomas community can take real benefit of ‘KIM Tlogomas’.   Keyword: Community Empowerment, Community Information Group (KIM), Regional Potential Based Community Information Group (KIM)   Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah (Studi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang dan KIM Tlogomas Kota Malang). Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat. Konsep KIM Berbasis Potensi Wilayah yang diterapkan pada KIM Tlogomas dimana KIM menjalankan fungsinya dalam hal pengelolaan informasi sekaligus melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dari hasil penelitian pemberdayaan masyarakat melalui KIM, KIM Tlogomas sudah dilakukan dengan melaksanakan program kerja dengan baik oleh KIM Tlogomas. Namun, masih terdapat beberapa hambatan seperti komitmen dari anggota, masyarakat yang belum bisa memanfaatkan perkembangan IPTEK, serta latar belakang soasial-budaya. Saran yang dapat dilaksanakan yaitu meningkatkan komitmen, meningkatkan kerjasama, dan melakukan terobosan pada program kerja KIM Tlogomas dalam memberdayakan masyarakat sehingga masyarakat Tlogomas benar-benar dapat merasakan secara nyata manfaat adanya KIM Tlogomas.   Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kelompok Informasi  Masyarakat (KIM) Berbasis Potensi Wilayah
Implementasi Kebijakan Peningkatan Partisipasi Pemilih Pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 (Studi Di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang) Humaidah, Isna
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Policy Implementation Increased voter participation in legislative elections in 2014 (Studies in the General Election Commission Malang). Implementation of the policy of increasing voter participation in legislative elections in 2014 in the General Election Commission (KPU) Malang can be said to be effective. Based on these policies, the Commission is assisted by volunteers Malang Democracy has implemented programs to increase voter participation that democracy volunteer program, socialization into five strategic segments, implement Carnival Democracy and Election Declaration of Peace, set up a booth socialization, socialization election through healthy hike , interactive dialogue on the radio, and service relocate vote. Achievement of voter participation is increased to 68% when compared to the previous period legislative elections, voter participation reached 71% of women, and voters who have the right to vote but are not registered reached 2.4%. There are contributing factors include human resources to implement the policy, while the inhibiting factor is derived from the perceived limited budget so it can’t reach out to all of voter. Keywords: election commission, voter participation, legislative elections in 2014   Abstrak: Implementasi Kebijakan Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 (Studi di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang). Implementasi kebijakan peningkatan partisipasi pemilih pada pemilu legislatif tahun 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang dapat dikatakan efektif. Berdasarkan kebijakan tersebut, KPU Kota Malang dibantu oleh Relawan Demokrasi telah melaksanakan program-program untuk peningkatan partisipasi pemilih yaitu program relawan demokrasi, sosialisasi ke lima segmen strategis, melaksanakan Karnaval Demokrasi dan  Deklarasi Pemilu Damai, mendirikan stan sosialisasi, sosialisasi pemilu melalui kegiatan gerak jalan sehat, dialog interaktif di radio, dan melakukan pelayanan pindah pilih. Capaian partisipasi pemilih yaitu meningkat menjadi sebesar 68% jika dibandingkan pada pemilu legislatif periode sebelumnya, partisipasi pemilih perempuan mencapai 71%, dan pemilih yang memiliki hak pilih namun tidak terdaftar ke dalam Daftar Pemilih Tetap mencapai 2,4%. Dalam implementasi tentunya ada faktor pendukung diantaranya sumber daya manusia yang melaksanakan kebijakan, sedangkan faktor penghambatnya yaitu berasal dari anggaran yang dirasa terbatas sehingga tidak bisa menjangkau ke seluruh lapisan pemilih.   Kata kunci: KPU, partisipasi pemilih, pemilu legislatif 2014
Strategi Dinas Koperasi dan Ukm dalam Pengembangan Sentra Keripik Tempe Sanan Malang Astuti, Triana
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy Dinas Koperasi dan UKM in the Development Centers Tempeh Chips Poor Sanan Malang. This research is conducted based on the inclusion of the era of free trade at the present time where many foreign products are free entry into the Indonesian market. The economic sector in Indonesia is very influential in the development of Indonesia’s economy is Small and Medium Enterprises or SMEs. One is the SME Malang, which centers Sanan Malang tempe chips. Malang City Government throught the Departement of Cooperatives and SMEs Malang need to havea strategy in development centers tempeh chips Sanan Malang. By using SWOT analysis is expected to find a suitable strategy for Cooperatives and SMEs Malang in development centers tempeh chips Sanan. Results from the study is the strategy undertaken by the Department of Coperatives and SMEs in the development centers tempeh chips Sanan include managerial training, access to marketing, and partnerships. Based on the SWOT analysis, suitable strategy for Cooperatives and SMEs Malang is SO strategy (Strength Opportunity). Keywords: strategy of development, Small and Medium Enterprises   Abstrak: Strategi Dinas Koperasi dan UKM dalam Pengembangan Sentra Keripik Tempe Sanan Malang. Penelitian ini dilakukan atas dasar masuknya era perdagangan bebas pada masa sekarang dimana banyak produk luar negeri yang bebas masuk ke pasar Indonesia. Sektor ekonomi di Indonesia yang sangat berpengaruh dalam perkembangan perekonomian di Indonesia adalah Usaha Kecil Menengah atau UKM. Salah satunya adalah UKM di Kota Malang, yaitu sentra keripik tempe Sanan Malang. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang perlu memiliki strategi dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan Malang. Dengan menggunakan analisis SWOT diharapkan dapat menemukan strategi yang cocok untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan Dinas Koperasi dalam pengembangan sentra keripik tempe Sanan meliputi pelatihan manajerial, akses pemasaran, dan kemitraan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang cocok untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang adalah strategi SO (Strength Opportunity).   Kata Kunci: strategi pengembangan, Usaha Kecil dan Menengah 
Reformasi Pelayanan Publik Melalui Government Mobile (Studi di Kabupaten Gorontalo) Tongkonoo, Muhammad Nasir
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Government Mobile Program as A Form of Bureaucratic Reformation in Public Service Field (Study at Gorontalo Regency). A bureaucratic reformation in public service field called Government Mobile is a popular program at Gorontalo Regency. Government Mobile Program is a kind of direct service to the community, or in other words, it is a ball-pickup service. The origin of this program derives from the intention to change the old view or paradigm which still considers the government as the servant behind the desk. The government is expected to change into giving more emphasizes to provide direct service to the communities and to meet their demand in quick and precise ways. Implementation process was comprised of three processes, mainly planning, implementation and evaluation. The actor behind implementation includes government as service provider and communities as service receiver. Main goal and target is providing direct service to the communities. The supporting factors to this program involves leadership commitment, SKPD commitment, clear regulation to this program and community participation. Constraining factors also is limited timing, lacking of information and less reliable structures and infrastructures. Keywords: government mobile, bureaucratic reformation, public service Abstrak: Program Government Mobile Sebagai Bentuk Reformasi Birokrasi Di Bidang Pelayanan Publik (Studi di Kabupaten Gorontalo). Reformasi birokrasi di bidang pelayanan publik yang disebut Government Mobile menjadi program primadona di Kabupaten Gorontalo. Program Government Mobile berbentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, dengan kata lain pelayanan jemput bola. Asal mula program ini yaitu ingin merubah pandangan atau paradigma lama yang menganggap pemerintah hanya melayani di belakang meja menjadi pemerintah yang mengutamakan pelayanan secara langsung kepada masyarakat dengan cepat dan tepat dan memenuhi kebutuhan mereka. Dalam aspek proses pelaksanaan program Government Mobile terdiri dari tiga proses yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Aktor yang terlibat dalam pelaksanaan yaitu pemerintah sebagai pemberi pelayanan dan masyarakat yang menerima pelayanan. Sasaran dan tujuan utama program ini adalah pelayanan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Faktor pendukung dari program ini yaitu untuk adalah komitmen pemimpin, komitmen dari SKPD dan peraturan yang jelas dan partisipasi masyarakat. Faktor penghambat yaitu rentan waktu yang terbatas, anggaran, informasi yang kurang dan fasilitas, sarana dan prasarana yang kurang memadai. Kata Kunci: Government Mobile, Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik 
Implementasi Kebijakan Penambangan Batu Gamping Pada Kawasan Bentang Alam Karst (Studi di Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban) Thoriqurrosyad, Afi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Policy Implementation of Limestone Mining in Karst Area (Case Study in Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban). The increasing demand of natural resources forced some parties to exploit without considering about environmental impacts. Karst mining in Kecamatan Grabagan, for example, influenced not only physical changing but also social economic of society around mining areas. Problems were interested to be analyzed in policy implementation’s view. Policy implementation of limestone mining in Karst Area of Kecamatan Grabagan failed to reach its objectives. Supporting factors of policy implementation were (a) the certainty of existing mining policy, (b) available sources of human and budgeting, (c) good coordination in SKPD. In contrast, the barrier factors were (a) social economic of society, (b) less consideration from society, (c) less socialization, and (d) land status which did not included as capable mining area.   Keywords: policy implementation, mining, karst, Tuban Abstrak: Implementasi Kebijakan Penambangan Batu Gamping Pada Kawasan Bentang Alam Karst (Studi di Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban). Meningkatnya eksploitasi sumber daya alam yang cenderung mengabaikan aspek-aspek lingkungan hidup, seperti kegiatan tambang batu gamping dapat memberikan pengaruh terhadap perubahan fisik alam maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Permasalahan yang terjadi di Kecamatan Grabagan sangat menarik untuk dikaji melalui sudut pandang implementasi kebijakan. Implementasi Kebijakan Penambangan Batu Gamping Di Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban pada dasarnya belum mampu mencapai tujuan yang diharapkan. Faktor pendukung implementasi kebijakan ini (a) kejelasan dari kebijakan tentang penambangan yang sudah ada, (b) tersedianya sumber daya manusia dan anggaran, (c) koordinasi yang baik antar SKPD. Sedangkan, faktor penghambat dari implementasi kebijakan ini (a) faktor sosial ekonomi masyarakat, (b) kurangnya kesadaran masyarakat, (c) kurang baik dan lancarnya sosialisasi, (d) status lahan milik pribadi yang masuk dalam kawasan tidak layak tambang.   Kata kunci: implementasi kebijakan, tambang, karst, Tuban 
Hubungan Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pustakawan (Studi Pada Pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang dan Perpustakaan Universitas Brawijaya) Azizah, Laila Rifa'atul
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Relations of Education and Training Toward Performance of Librarians (Study of Librarians at Library of Malang State University and Library of Brawijaya University). One way that can be done by the management of libraries in improving the quality and performance of librarians is to provide education and training to the librarians. The aim of this research is to explain the partial and the simultaneous correlation between the factors of education and training methods; the type of education and training; as well as educational and training materials on the performance of the librarian of the librarians at Library of Malang State University and Library of Brawijaya University. The data were obtain from questionnaire the population is the whole librarians at the Library of Malang State University and Library of Brawijaya University totaling 37 respondents and all of them are taken as sample. From the results of research, it is known that method, types, and materials of education and training have significant relationships simultaneously on the performance of the librarian. Partially, educational and training methods doesn’t have significant relationship to the performance of the librarian. The types of education and training doesn’t have partial relationship on the performance of the librarian. While educational and training materials doesn’t have partial significant relationship to the performance of the librarian. Keywords: education and training, performance of the librarian   Abstrak: Hubungan Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pustakawan (Studi pada pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang dan Perpustakaan Universitas Brawijaya). Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh manajemen perpustakaan dalam rangka meningkatkan kualitas serta kinerja dari pustakawan adalah dengan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi para pustakawannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan korelasi secara parsial dan simultan antara faktor-faktor metode pendidikan dan pelatihan; jenis pendidikan dan pelatihan; serta materi pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pustakawan pada pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang dan Perpustakaan Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan datanya dengan populasi seluruh pustakawan pada Perpustakaan Universitas Negeri Malang dan Perpustakaan Universitas Brawijaya yang berjumlah 37 responden dan diambil semua sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa metode, jenis, serta materi pendidikan dan pelatihan memiliki hubungan yang signifikan secara simultan terhadap kinerja pustakawan. Secara parsial metode pendidikan dan pelatihan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kinerja pustakawan. Jenis pendidikan dan pelatihan tidak memiliki hubungan secara parsial terhadap kinerja pustakawan. Sedangkan materi pendidikan dan pelatihan tidak memiliki hubungan yang signifikan secara parsial terhadap kinerja pustakawan.   Kata Kunci: pendidikan dan pelatihan, kinerja pustakawan
Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Melalui Optimalisasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) (Studi Kasus pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulungagung) Vidiawati, Desi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Strategy of Local Government To Improve The Welfare of Coastal Community Through The Optimization of Fish Landing Anchorage (Study at Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulungagung). Coastal and marine regions are locations which have a great impact to the development because it have Fish Resource potential, so it will increase the welfare of coastal society especially the fishermen. But in fact, the Fish Resource isn’t used maximally, because mostly, it still exploited by small fishery entrepreneurs that only use ship size <30 GT. The low quality of fishermen is one of the challenges to increase the societal welfare. The purpose of this research is to describe and to analyze Local Government’s strategy to develop Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) in order to increase the coastal society’s welfare, and also to analyze the supporting and constraining factors of Local Government’s strategy execution to develop the welfare of coastal society through the usage of Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI). The result of this research found that Local Government’s strategy, which wishing to increase the welfare of coastal society, is worked and succeed.   Keywords: strategy, welfare, coastal community, fish landing anchorage   Abstrak: Strategi Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Melalui Optimalisasi PPI (Studi Kasus pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulungagung). Wilayah pesisir dan lautan merupakan daerah yang memiliki dampak begitu besar terhadap pembangunan karena  mempunyai potensi Sumber Daya Ikan (SDI) yang besar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir khususnya nelayan. Pada fakta yang ada SDI tersebut belum termanfaatkan secara maksimal karena sebagian besar masih dikuasai oleh pengusahaan perikanan dengan skala kecil yaitu dengan ukuran kapal <30 GT. Rendahnya kualitas nelayan juga merupakan salah satu tantangan  dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi Pemerintah dalam mengembangkan PPI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Serta untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi Pemerintah dalam meningkatkaan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui optimalisasi PPI. Hasil penelitian lapangan ditemukan bahwa strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui dapat dikatakan berhasil. Kata kunci: strategi, kesejahteraan, masyarakat pesisir
Implementasi Program Pupuk Organik Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Masyarakat Petani Sayur - di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang) Lestari, Ika Wahyuning
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Empowerment-Based Organic Fertilizer Program (Study of Vegetable Farmer Community at Sumbersekar Village, Dau District, Malang Regency). The agriculture sector is a sector that has a strategic role in the structure of nasional economic development. Fertilizers has an important role as one of factors to increase production of agriculture commodities. The government’s concers towards the develpoment of environmentally friendly farming in Indonesia has shown throught the program named “Go Organic 2010” in early 2000, with a vision to make Indonesia as the largest organic food producers in the world (Ministry of Agriculture, 2007). Organic fertilizer is selected because it is an alternative solution to the scarcity problem of chemical fertilizer and also it can be useful for long-term environmental sustainability. Through organic fertilizer has noted an important aspect that supporting the successful implementation of policies. Important recommendation that can be given of the results of this research are the local authorities should be more active in monitiring and controling the organic fertilizer program. The cooperation between the program managers also needed, so that be program can success. Keywords: Organic Fertilizer, Empowerment   Abstrak: Implementasi Program Pupuk Organik Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Masyarakat Petani Sayur - di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang). Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Pupuk memiliki peranan penting sebagai salah satu faktor dalam peningkatan produksi komoditas pertanian. Keseriusan pemerintah terhadap perkembangan pertanian ramah lingkungan di Indonesia telah ditunjukkan melalui pencanangan program “Go Organic 2010”  pada awal tahun 2000, dengan visi menjadikan Indonesia sebagai produsen pangan organik terbesar di dunia (Departemen Pertanian RI, 2007). Pupuk organik dipilih karena merupakan solusi alternatif terhadap masalah kelangkaan pupuk kimia dan kelestarian lingkungan dalam jangka panjang. Melalui program pupuk organik masyarakat dapat memberdayakan diri untuk mencapai kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pupuk orgnaik telah memperhatikan aspek penting yang mendukung keberhasilan implementasi kebijakan. Rekomendasi penting yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah pihak pemerintah daerah lebih berperan aktif dalam pengawasan dan pengendalian program pupuk organik. Perlu adanya kerjasama yang terjalin antar pelaksana program agar program dapat mencapai sebuah keberhasilan.   Kata kunci: pupuk organik, pemberdayaan masyarakat

Page 88 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue