cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Bidang Perijinan (Studi tentang Ijin HO, IMB dan SIUP di Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Bangkalan) Wulandari, Dinda Artha
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The implementation of the Public Service in the Field of Licensing (Study of Permit HO, IMB and SIUP Integrated Licensing Service Office Bangkalan). Government bureaucracy has a goal whose primary task to provide services to the community. One of the government bureaucracy in question is located in Bangkalan the Integrated Licensing Service Office (KPPT) Bangkalan. At KPPT Bangkalan there is a problem in the field of licensing that includes licensing HO, IMB and SIUP. This study aims to identify and describe about licensing services HO, IMB and SIUP and enabling and inhibiting factors in the public service in KPPT Bangkalan. This study used media interviews with the services of the applicant as well and use the SOP as a benchmark for analyzing the performance of KPPT Bangkalan with the principles of public service and the principles of public service. The result is that KPPT Bangkalan only meets some of the principles and the principles of public service delivery. Therefore, it is expected it should be noted for the sake of the progress of implementation of public service in KPPT Bangkalan.. Keywords: Public Services, Licensing Services HO, IMB and SIUP   Abstrak: Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Bidang Perijinan (Studi tentang Ijin HO, IMB dan SIUP di Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Bangkalan). Lembaga pemerintah bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Contohnya adalah yang berada di Kabupaten Bangkalan yakni Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Bangkalan. Pada KPPT Kabupaten Bangkalan telah terjadi masalah dalam bidang perijinan yang meliputi perijinan HO, IMB dan SIUP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan tentang pelayanan perijinan HO, IMB dan SIUP serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan publik di KPPT Kabupaten Bangkalan. Dalam penelitian ini digunakan media wawancara dengan para pelaksana pelayanan dan para pemohon serta menggunkan SOP sebagai acuan untuk menganalisa kinerja dari KPPT Kabupaten Bangkalan dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pelayanan publik dan asas-asas penyelenggaraan pelayanan publik. Dari hasil penelitian didapat bahwa KPPT Kabupaten Bangkalan hanya memenuhi beberapa prinsip maupun asas dalam menyelenggarakan pelayanan publik. Oleh sebab itu, diharapkan hal ini perlu diperhatikan demi kemajuan penyelenggaraan pelayanan publik di KPPT Kabupaten Bangkalan.   Kata kunci: Pelayanan Publik, Pelayanan Perijinan HO, IMB dan SIUP
Evaluasi Program Pelatihan Kewirausahaan Untuk Menciptakan Lapangan Kerja Safitri, Arin Nela
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Evaluation Of A Training Program In Entrepreneurship To Create Jobs. Businesses that the Government reduce the number of people who have not worked in the city of Surabaya is to do entrepreneurial training to people so that they can get the job done. If it does not do business that the number of unemployed will increase. With the program of this Government could be expected to open up the opportunity to work for the community. The target of this community's entrepreneurial training program. This program assisted trusted institutions in order to achieve success. With it we will know the Government programs ranging from the evaluation of the inputs, processes, outputs, outcomes. Based on the regulation of Surabaya Mayor's Number 42 in 2011 about the details of basic tasks and functions of the Labour Department city of Surabaya is a labor environment in the area of Government of the city of Surabaya. Training program requiring the Community enacted every year. But the programs that performed the Labor Department city of Surabaya is still not able to maximum and there are still some obstacles in this program. Starting from it before this training was held and when this training program was completed, need a good cooperation between the citizens of the city of Surabaya Work with the Department of force in order to Achieve the maximum. Start of program additions, improvements, and the results of the program. To Consider the citizens of Surabaya is critical in the passage of the entrepreneurial training program in order to Achieve maximum success and in accordance with the expectations of the Government of the city of Surabaya. Keywords: Program, training, entrepreneurship. Abstrak Evaluasi Program Pelatihan Kewirausahaan Untuk Menciptakan Lapangan Kerja. Usaha yang dilakukan pemerintah mengurangi jumlah orang yang belum bekerja di kota Surabaya adalah dengan melakukan pelatihan kewirausahaan kepada orang-orang agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan. apabila tidak dilakukan usaha itu jumlah pengangguran banyak sekali. Sebuah program ini yang diaktifkan oleh  pemerintah agar bisa diharapkan membuka kesempatan bekerja bagi masyarakat. Sasaran dari program pelatihan kewirausahaan ini masyarakat surabaya. Program ini dibantu lembaga terpercaya agar bisa mencapai keberhasilan. Dengan itu kita akan mengetahui program dari pemerintah mulai dari evaluasi input, proses, output, outcome. Berdasarkan peraturan walikota Surabaya Nomor 42 Tahun 2011 tentang rincian tugas pokok dan fungsi Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya adalah pembantuan di bidang tenaga kerja di wilayah lingkungan pemerintah Kota Surabaya. Program pelatihan yang mengikut sertakan masyarakat diberlakukan setiap tahun. Namun program yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya masih belum bisa maksimal dan masih terdapat beberapa kendala dalam program ini. Mulai dari hal sebelum pelatihan ini berlangsung dan saat program pelatihan ini selesai dilakukan, perlu kerja sama yang baik antara warga kota Surabaya dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya agar bisa mencapai hal yang maksimal. Mulai dari penambahan program, perbaikan, dan hasil dari program. Perlu dipertimbangkan warga Surabaya sangat penting dalam berjalannya program pelatihan kewirausahaan agar bisa mencapai keberhasilan yang maksimal dan sesuai dengan harapan pemerintah kota Surabaya. Kata kunci: Program, pelatihan, kewirausahaan
Pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Papuma Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pesisir (Studi pada Kantor Pariwisata Kabupaten Jember dan Perum Perhutani Unit II Jawa Timur) Yuana, Wella Oky Candra
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Development of Tanjung Papuma Beach Tourism Object to Improve The Income of Coastal Community (Study at Tourism Office of Jember Regency and Perum Perhutani Unit II of East Java). Tourism is a strategic sector which is designated as the leading sector to support national development. Recalling the importance of tourism, therefore, tourism must be planned and developed properly to optimize its utilization to the community. Being as a marine country with sea-based natural resources, Indonesia is enriched with marine potentials but without eliminating its land potentials. One tourism object is Tanjung Papuma Beach Tourism Object. The result of this study can be concluded the potentials owned by Tanjung Papuma Beach Tourism Object are concerned with its geographical site, tourism object attraction, and number of tourist visit that always increases every year. The development of Papuma Tanjung Beach Tourism Object has been attempted by related parties including Tourism Office of Jember Regency and Perum Perhutani Unit II of East Java, and immediate community by providing the necessary structures and infrastructures of Tanjung Papuma Beach Tourism Object, developing tourism object attraction, improving tourism activity and promotion, and increasing community participation. The development of tourism object will give big impact on immediate community because the community always has opportunity to exploit tourism potentials in order to create new employment which then influences the improvement of the income of coastal commuity. There are factors supporting and constraining Tanjung Papuma Beach Tourism Object. The supporting factors are the potentials of Tanjung Papuma Beach Tourism Object, for the same purpose, and the rule between the management of tourism object and community. The constraining factors include less responsive leaders in Perum Perhutani, quite stronger economic principle, and lower human resource in the management of tourism object or in the immediate community. It is suggested that both intervention and support of all managerial elements in tourism object are needed to develop good cooperation.   Keywords: tourism development, income of coastal community Abstrak: Pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Papuma Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pesisir (Studi pada Kantor Pariwisata Kabupaten Jember dan Perum Perhutani Unit II Jawa Timur). Pariwisata merupakan sektor strategis pada suatu negara dalam hal untuk menunjang dan memajukan pembangunan. Mengingat begitu pentingnya peran pariwisata maka dibutuhkan upaya pengembangan pariwisata yang terencana agar bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai negara maritim kekayaan alam berbasis bahari berpotensi tinggi untuk dikembangkan tanpa menghilangkan potensi yang ada di daratan. Salah satu objek wisata yang perlu dikembangkan adalah objek wisata Pantai Tanjung Papuma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa potensi yang dimiliki objek wisata Pantai Tanjung Papuma dapat dilihat dari letak geografis, daya tarik objek wisata, dan kunjungan wisatawan. Pengembangan objek wisata Pantai Tanjung Papuma dilakukan oleh Kantor Pariwisata Kabupaten Jember, Perum Perhutani Unit II Jawa Timur serta masyarakat setempat dengan cara penyediaan sarana dan prasarana objek wisata Pantai Tanjung Papuma, pengembangan objek dan daya tarik wisata, promosi wisata, dan peningkatan peran masyarakat. Adanya pengembangan objek wisata tersebut, dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat setempat yaitu tercipta lapangan kerja baru yang berpengaruh pada peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Dalam pengembangan objek wisata Pantai Tanjung Papuma terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung diantaranya potensi yang dimiliki objek wisata Pantai Tanjung Papuma, adanya tujuan yang sama, serta peran antara pengelola objek wisata dan masyarakat sekitar. Faktor penghambat pengembangan objek wisata yaitu pimpinan dari Perum Perhutani yang kurang tanggap, adanya prinsip ekonomi yang kuat dan kualitas sumber daya manusia yang masih rendah. Hal ini perlunya campur tangan dan dukungan dari semua pihak pengelola objek wisata agar tercipta kerjasama yang baik.   Kata kunci: pengembangan wisata, pendapatan masyarakat pesisir
Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dalam Perencanaan Pembangunan (Studi di Bappeda Kabupaten Sidoarjo) Krisdayanti, Amelia
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Bappeda Performance in Development Planning (a study on the Bappeda Kabupaten Sidoarjo). Bappeda in Kabupaten Sidoarjo was very instrumental and determining in determining development of local or non local government in the fields of development planning in Kabupaten Sidoarjo itself. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) must have a very quality performance when run the task, run the vision and mission, as well as highly dedicated to the welfare of society. The existence of this performance measurement position becomes very important in organizing government because as well as being the cornerstone of accountability that can be accountable to the people as a target service. This research aims to describe and analyze the performance of the apparaturs Planner in Bappeda Kabupaten Sidoarjo, a development planning process was undertaken by Bappeda Kabupaten Sidoarjo and results performance development planning undertaken by Bappeda Kabupaten Sidoarjo. And based on the results of the study it can be concluded that the performance of  the  Bappeda  Kabupaten  Sidoarjo in carrying out tasks generally runs well andfit on the regulations itself. Keywords: Performance, Bappeda, Development Planning   Abstrak: Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dalam Perencanaan Pembangunan (Studi di Bappeda Kabupaten Sidoarjo). Bappeda Kabupaten Sidoarjo memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan dan menentukan arah kebijaksanaan dalam bidang perencanaan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo sendiri. Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerahnya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diharapkan dapat mempunyai kinerja yang berkualitas, menjalankan visi dan misi, serta berdedikasi tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya pengukuran kinerja ini kedudukannya menjadi amat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena sekaligus menjadi landasan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat sebagai sasaran pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis mengenai kinerja aparatur perencana di Bappeda Kabupaten Sidoarjo, proses perencanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Sidoarjo serta hasil kinerja perencanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Sidoarjo. Dan berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja Bappeda Kabupaten Sidoarjo dalam menjalankan tugas umumnya berjalan dengan baik serta sesuai pada peraturan yang berlaku.   Kata kunci: Kinerja, Bappeda, Perencanaan Pembangunan
Efektivitas Penerapan Mobile Meter Reading (MMR) pada PDAM dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi pada PDAM Kabupaten Malang) Putri, Amanda Hellena
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Effectiveness of Mobile Meter Reading Implementation in Increasing the Public Service Quality in PDAM (Study at PDAM Malang Regency). In order to achieve the organization’s goal, the effectiveness of public quality service, which is the criteria of success of an organization, should be evaluated. Then, if we relate the effectiveness of public quality service and the MMR implementation, the organization’s goal can be achieved. The result of this research shows that the effectiveness of MMR implementation has not been being worked optimally. It can be recognized by the exact time of completion aspect, and the equipment accessibility/the equipment applicability, and the inhibiting factors affecting the implementation of MMR such as the technical factors and geographical factors causing the MMR implementation runs slowly due to the slow internet connection. However, if the water-metering cost offered by PT. Kopesera Engineering is compared with the water-metering cost done by PDAM Malang Regency is lower and the number of the note-takers doing the house water-metering reading is more efficient. Keywords: effectiveness, Mobile Meter Reading, public service quality Abstrak: Efektivitas Penerapan Mobile Meter Reading (MMR) pada PDAM dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi pada PDAM Kabupaten Malang). Pencapaian tujuan dari suatu kegiatan organisasi yang dilaksanakan perlu adanya efektivitas pelayanan, dimana efektivitas merupakan alat ukur tingkat keberhasilan suatu organisasi dalam pencapaian hasil. Sehingga bila dikaitkan dengan MMR maka keberhasilan dapat diukur sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai atau ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan MMR belum dapat digunakan secara optimal. Hal ini dapat diketahui dari aspek kepastian waktu penyelesaian dan kemudahan akses/kemudahan dalam penggunaan, serta faktor penghambat yang mempengaruhi penerapan MMR yaitu faktor teknis dan faktor geografis yang mengakibatkan pelaksanaan MMR sering berjalan lambat karena mengandalkan koneksi internet yang sangat rentan. Akan tetapi bila melihat perbandingan biaya pembacaan meter yang ditawarkan oleh pihak PT. Kopesera Engineering, maka biaya yang dikeluarkan oleh PDAM akan lebih kecil dan petugas baca meter yang dibutuhkan juga lebih efisen.   Kata kunci: efektivitas, Mobile Meter Reading, kualitas pelayanan publik
Efektivitas Penerapan Sanksi Denda Keterlambatan Pengembalian Bahan Pustaka (Studi Pada Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya) Astutik, Emi Dwi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Effectiveness of Fine Penalty Application to The Returning Lateness of Documentary Materials (Study of Central Library at University of Brawijaya). The library college is an integral part of that cannot be separated from college. Optimize its role as an agent for information and library college divide type of service, one of them is service circulation serving lending, including the payment and return the fine material delays in the library. One of the library the college that used to implement sanction a fine in the form of a payment of money by borrowers to the library is a library brawijaya university. The sanctions imposed the fine have been running since the library stand up and had a change of nominal amount on  February 17 2014 to the decision of the Rector of the underlying. The application of the fine material delays in the central library brawijaya university is still less effective, because the lack of awareness borrowers. It is also influenced by socio-economic background borrowers who looked at the amount of nominal sanctions Rp.1000 and Rp. 2500   Keywords: effectiveness, Fine Penalty, Lateness, Documentary Materials   Abstrak: Efektivitas Penerapan sanksi Denda Keterlambatan Pengembalian Bahan Pustaka (Studi Pada Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya). Perpustakaan perguruan Tinggi adalah bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari Perguruan Tinggi. Demi mengoptimalkan peranannya sebagai agen informasi maka Perpustakaan Perguruan Tinggi membagi jenis layanannya, salah satunya adalah layanan sirkulasi yang melayani peminjaman, pengembalian dan termasuk pembayaran sanksi denda keterlambatan pengembalian bahan pustaka. Salah satu Perpustakaan Perguruan Tinggi yang memberikan sanksi denda berupa pembayaran sejumlah uang oleh pemustaka kepada perpustakaan adalah Perpustakaan Universitas Brawijaya. Penerapan sanksi denda tersebut telah dilaksanakan sejak perpustakaan berdiri dan mengalami perubahan jumlah nominal pada 17 Februari 2014 dengan keputusan Rektor yang mendasarinya. Penerapan sanksi denda keterlambatan pengembalian bahan pustaka di Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya masih kurang efektif, karena lemahnya kesadaran pemustaka. Hal ini juga dipengaruhi oleh latar belakang sosial-ekonomi pemustaka yang memandang jumlah nominal sanksi Rp.1000 dan Rp. 2500.   Kata kunci: efektivitas, sanksi denda, keterlambatan, bahan pustaka
Penerapan Good Corporate Governance oleh PLN dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan (Studi Pada PT. PLN (Persero) Area Malang) Setyawan, Ignatius Bayu
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 9 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Abstract: The application of Good Corporate Governance by PLN in improving the quality of service (Study In PT. PLN (Persero) Area Malang). Characteristic BUMN is creating social responsibility for society in giving the quality of service. Good Corporate Governace can be accomplished, if the companyto apply Good Corporate Governance (GCG) as the basis. PLN one of the many people require a public need apply Good Corporate Governance for to improve the quality of service. Program PLN Bersih as aresult of GCG in quality of service. Except program PLN Bersih need strengthening basic priciples GCG includes: Transparency, Accountability, Responsibility, Independency and Faiernes. The application of GCG seen the result include: the services was transparency and not taking a long time, until demand new online repairs and smart electric. In embodied improvement quality service found obstacle, less understanding deep every employees in PT. PLN Area Malang. Implementation GCG in PT. PLN (Persero) Area Malang, be said walk proper care, but need to be material ettention where iproving performance as optimal as possible to realization a good quality service as well as deep understanding about GCG. Keywords: GCG, quality of service (Abstrak: Penerapan Good Corporate Governance Oleh PLN dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan (Studi Pada PT. PLN (Persero) Area Malang). Karakteristik BUMN ialah menciptakan pertanggungjawab sosial pada masyarakat dalam memberikan kualitas pelayanan. Tata kelola perusahaan yang baik dapat terlaksana, jika perusahaan mampu menerapkan Good Corporate Governance (GCG) sebagai landasan. PLN salah satu  penyedia kebutuhan hajat orang banyak mengharuskan menerapkan bentuk tata kelola perusahaan baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Program PLN Bersih sebagai wujud penerapan GCG, dalam peningkatan kualitas pelayanan. Selain program PLN Bersih, perlu adanya penguatan prinsip dasar GCG meliputi: Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Kemandirian dan Kesetaraan. Penerapan GCG terlihat hasilnya meliputi: pelayanan menjadi transparansi dan tidak membutuhkan waktu lama, hingga permintaan pasang baru online dan listrik pintar, Dalam mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan terdapat kendala, seperti halnya pemahaman yang kurang mendalam disetiap pegawai PT. PLN Area Malang. Pelaksanaan GCG pada PT. PLN (Persero) Area Malang, dapat dikatakan berjalan dengan semestinya, namun perlu menjadi bahan perhatian dimana meningkatan kinerja seoptimal mungkin agar  terwujudnya kualitas pelayanan baik serta pemahaman yang mendalam tentang GCG.   Kata kunci : GCG, Peningkatan Kualitas
Strategi Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis Potensi Lokal (Studi Terhadap Pemberdayaan UMKM Batik di Kabupaten Banyuwangi) Antini, Tri
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Strategy of Local Governmentto Empower Micro Small Medium Enterprise (SMEs) Based on Local Potential  (Study on Batik Empowerment in Banyuwangi Regency). Small, Micro and Medium Enterprises (SMEs) have a vital role in national and local development. However, the potential of Small, Micro and Medium Enterprises have not yet maximised by many local governments. The results show that Banyuwangi district have implemented various strategies to empower their Small, Micro and Medium Enterprises such as: enlarging access to credit, providing facilities, providing training, support on marketing and developing partnership with related sectors. Supporting factors include ability of batik Small, Micro and Medium Enterprises to produce various unique products, marketing and training. Meanwhile, challenges factors include lack of entrepreneurship spirit within community, lack of raw materials and less opportunity for wider promotion. Keywords: Strategy, SMEs, Batik   Abstrak: Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis Potensi Lokal (Studi Terhadap Pemberdayaan UMKM Batik di Kabupaten Banyuwangi) Peran Usaha Mikro Kecil Menengah dalam perekonomian nasional dan daerah sangat penting. Oleh karena itu Usaha Mikro Kecil Menengah sering dikatakan sebagai sokoguru perekonomian nasional. Namun demikian, berbagai potensi Usaha Mikro Kecil Menengah seringkali masih belum dapat diberdayakan secara optimal oleh banyak pemerintah daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Banyuwangi telah melaksanakan berbagai strategi pembedayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Batik berbasis potensi lokal dengan melalui berbagai strategi: perluasan akses modal, dukungan fasilitas, pemberian pelatihan, bantuan pemasaran, dan membangun kemitraan dengan serktor terkait. Beberapa faktor pendorong pelaksanaan strategi tersebut adalah kemampuan Usaha Mikro Kecil Menengah batik itu sendiri dalam membuat aneka ragam produk yang bersifat unik, pemasaran yang relatif sudah memadai dan sarana pelatihan yang cukup baik. Sedangkan faktor penghambat antara lain masih rendahnya kemauan masyarakat untuk berwirausaha, keterbatasan bahan baku, dan kesempatan promosi yang terbatas.   Kata kunci: strategi, UMKM, batik 
Implementasi Program Blockgrant Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Terhadap Peningkatan Mutu Guru (Studi di Sekolah Dasar Gugus 02 Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan) Ilma, Vita Uzlifatul
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The Implementation of Empowerment Blockgrant Program through Teacher Work Group (TWG) for Improvement of Teacher’s Quality (Study at Elementary School Cluster 02 in Tikung Subdistrict, Lamongan Regency). Education is the main factor in the development process. This is because education is the way to measure the quality of human resource in a country. However, the level of education in Indonesia is still low when compared to other countries in Southeast Asia. One of factor that influence education is the quality of teacher. Teacher has a role in creating qualified young generation. The research was a qualitative descriptive study using the technique of domain analysis by James Spradley. This method is to find the detail about the implementation of blockgrant’s program in Teacher Working Group (TWG) to improve the quality of teacher. Furthermore, obtained a general overview of the issues is the problem of program implementation and the factors that influence it. It can be concluded that the implementation of blockgrant’s program through Teacher Working Group (TWG) at the Elementary School Cluster 02 Tikung Subdistrict force has a good effect in improving the quality and significant improvements and can improve the quality of teachers in the region Tikung Subdistrict, Lamongan Regency with a percentage.   Keywords: Implementation of Program, Blockgrant’s, Quality of Teacher   Abstrak: Implementasi Program Blockgrant Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam Rangka Meningkatkan Mutu Guru (Studi di Sekolah Dasar Gugus 02 Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan). Pendidikan merupakan faktor utama dalam proses pembangunan. Hal ini dikarenakan pendidikan merupakan tolak ukur dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh suatu negara. Namun, dalam kenyataannya tingkat pendidikan di Indonesia masih tertinggal apabila dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara. Salah satu hal yang mempengaruhi kualitas pendidikan adalah mutu dari tenaga pendidik itu sendiri. Guru sebagai faktor utama dalam bidang pendidikan mempunyai peran yang sangat besar dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis domain menurut James Spradley. Metode ini berguna untuk menemukan dan menerapkan implementasi dari program blockgrant secara detail pada program kerja guru untuk meningkatkan kualitas guru. Lebih lanjut lagi isu umum yang berkembang dan menjadi permasalahan implementasi dan faktor yang mempengaruhi. Ini dapat disimpulkan bahwa implementasi dari blockgrant untuk kelompok kerja guru di sekolah dasar gugus 02 Kecamatan tikung menunjukkan pengaruh yang baik dan peningkatan yang siknifikan serta dapat meningkatkan kualitas guru di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan dengan persentase.   Kata kunci: Implementasi Program, Blockgrant, Mutu Guru
Strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Internasional (Studi Kasus Program Kerjasama Sister Province antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Prefecture Osaka) Safitri, Ferina
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 10 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: East Java Provincial Government Strategy for Developing of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) by International Cooperation (Case Study: Sister Province Program between East Java Provincial Government and Osaka. This research is describe about East Java Provincial Government strategy to developing of UMKMs region. The strategy of East Java Provincial Government to face globalization is doing some cooperation with another countries. One such of cooperation is Sister Province between East Java Provincial Government and Prefecture Osaka. The objective of this research is to perceive, explain, and analyze about East Java Provincial Government strategy to developing UMKM, and the supporting factors and constraining factors of  Sister Province cooperation. This research is using descriptive methode with qualitative approach. The data analysis technique is interactive model by Miles, Huberman and Saldana which consists of data collecting, data reduction, data display, and conclution. Keywords: cooperation, sister province, strategy Abstrak: Strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Melalui Kerjasama Internasional (Studi Kasus Program Kerjasama Sister Province antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Prefecture Osaka). Penelitian ini memaparkan tentang langkah dari Pemerintah Jawa Timur guna mengembangkan dari UMKM daerahnya. Semakin menyebarnya isu globalisasi saat ini, langah yang dijalani adalah dengan menjalani kerjasama untuk mengembangkan dari UMKM dengan pihak luar negeri. Bentuk kerjasama yang dijalani adalah Sister Province dengan Prefecture Osaka. Tujuan dari melakukan penelitian ini adalah untuk menjabarkan strategi yang dijalani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timr untuk mengembangkan UMKM melalui kerjasama Sister Province dengan Prefecture Osaka, serta faktor pendukung dan penghambat dalam kerjasama tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualtitatif. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa model interaktif Miles, Huberman dan Saldana, yang terdiri dari pegumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.   Kata kunci : kerjasama, sister province, strategi

Page 90 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue