cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 280 Documents
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH DAN JUMLAH PENGUSAHA KENA PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (Studi pada Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I) Renata, Almira Herna; Hidayat, Kadarisman; Kaniskha, Bayu
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.98 KB)

Abstract

Value Added Tax (VAT)based on consumption goods, services in the customs area. VAT contribution  substantial considered for  country revenue because it is type of the tax that has second biggest contribution. VAT directly related people behavior to consume goods and services has connectivity to the macro-economic condition, therefore in this research is using macro-economic variable consist of inflation and exchange rate. Moreover, internal role aim to maximize VAT income is need to be considered such as amount of taxable entrepreneurs that have several duties to collect, submit and report the VAT payable. Data type used consist of inflation, exchange rate and amount of taxable entrepreneurs are secondary data began the period 2010-2014. Type of research used in this research is explanatory research in quantitative approach. Based on independent variable consist of inflation, exchange rate and amount of taxable entrepreneurs whereas the dependent variable VAT revenue, therefore data analysis technique used is multiple linear regression analysis. Based on hypotesis t and F test, independent variable have partial and simultaneous effect towards dependent variable. Based on Adjusted R Square value shown that dependent variable is explained by the independent variable 51,3%. Keywords : Inflation, Exchange Rate, Amount Of Taxable Entrepreneurs, VAT Abstrak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi barang dan jasa di dalam daerah pabean. Kontribusi PPN dianggap penting bagi pemasukan negara karena merupakan penyumbang jenis pajak terbesar kedua. PPN bersinggungan langsung dengan perilaku masyarakat dalam melakukan konsumsi atas barang dan jasa yang mempunyai keterkaitan erat dengan kondisi ekonomi makro suatu negara, maka dari itu dalam penelitian ini menggunakan variabel makro-ekonomi berupa inflasi dan nilai tukar rupiah. Selain itu, pran internal guna pemaksimalan penerimaan PPN juga perlu diperhatikan seperti jumlah Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang mempunyai kewajiban untuk memungut, menyetor dan melaporkan PPN terutang. Data inflasi, nilai tukar rupiah dan jumlah PKP yang dignakan merupakan jenis data sekunder dari tahun 2010-2014. Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian explanatory research dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Bedasarkan variabel independen berupa data inflasi, nilai tukar rupiah dan jumlah PKP sedangkan untuk variabel dependen menggunakan penerimaan PPN, maka teknik analisis yang digunakan merupakan analisis regresi linear berganda. Bedasarkan uji hipotesis t dan F, variabel independen mempunyai pengaruh parsial dan simultan terhadap variabel dependennya. Bedasarkan nilai Adjusted R Square menunjukkan bahwa variabel dependen dapat dijelaskan sebesar 51,3% oleh variabel independennya. Kata Kunci: Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Jumlah Pengusaha Kena Pajak, PPN
ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN BAGI HASIL PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN UNTUK DANA PEMBANGUNAN DAERAH KOTA MALANG PERIODE 2010-2014. Pradana, Fiqih; Al Musadieq, Mochammad; Zahroh ZA, .
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.621 KB)

Abstract

This study is motivated by the revenue receipt of (Motor Vehicle Tax) and (Customs of Motor Vehicle) Profit Sharing of Malang City that is increased and decreased over the period 2010-2014 by seeing its contribution to regional development fund. The method used is qualitative method descriptive research,using observation and documentation as the tools of data collection. The conclusion obtained from this study is that the realization of revenue of the Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicle Profit Sharing has reached the defined target despite there is unreachable target in certain year. The growth rate of revenue of Motor Vehicle Tax Profit Sharing has increased and decreased, but revenue growth of Customs of Motor Vehicle Profit Sharing experiences a steady increase, the level of local financial dependence of Malang City is rated so hight on revenue of Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicel) Profit Sharing. Contribution of revenue of Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicle Profit Sharing is so hight for regional development fund of Malang City. Keyword : the revenue of Motor Vehicle Tax and Customs of Motor Vehicle, regional development fund, Contribution   ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerimaan Bagi Hasil sektor Pajak Kendaraan Bermotor serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kota Malang yang mengalami peningkatan dan penurunan selama periode 2010-2014 dengan melihat kontribusinya untuk dana Pembangunan Daerah. Metode penelitian yang dipilih yaitu metode kualitatif deskriptif, sebagai alat pengumpulan datanya menggunakan observasi serta dokumentasi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini bahwa realisasi pendapatan Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor telah mencapai target meskipun ada ketidaktercapaian di tahun tertentu. Pertumbuhannya mengalami peningkatan dan penurunan, akan tetapi pendapatannya mengalami peningkatan yang stabil, tingkat ketergantungan keuangan daerah Kota Malang dinilai sangat tinggi. Kontribusi pendapatan Bagi Hasil PKB dan BBNKB dinilai sangat tinggi untuk dana pembangunan daerah Kota Malang. Kata Kunci : Bagi Hasil Pajak, Pembangunan Daerah, Kontribusi
ANALISIS PELIMPAHAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) KEPADA PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) (STUDI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BANGKALAN) Witri, .; Mukzam, Mochammad Djudi; Sulasmiyati, Sri
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.105 KB)

Abstract

Local income consist of three sources, there are Local Genuine Income (PAD), Proportion Fund and Other Local Income that according to the laws. PAD comprise with Local Tax, Local Retribution, Local Properties Management Product which separated and Other Legal PAD (Sumarsono, 2010:118). The purpose of this research is to know: (1) Local Government of Bangkalan Regency’s effort in face of a flood of BPHTB became local tax. (2) implementation of collection BPHTB by Official Local Income of Bangkalan Regency. (3) Locall revenue realitation sector BPHTB in PAD after shift to Local Government of Bangkalan Regency (year of 2011 until 2014). The kind of this research is descriptive research with qualitative approach.The result of this research is Local Government of Bangkalan Regency had  not been ready to receive BPHTB as local tax. Preparation efforts that be done is establish local regulation and regency regulation, adjusment the organitation structure and training for employee. Collection BPHTB implemented by local regulation and regency regulation is influence by endorser factors and inhibitor factors. The precentage of BPHTB revenue in PAD at year of 2011 until 2014, there are 2,150%, 2,048%, 0,855% dan 1,886%. Keywords: BPHTB, PAD, Local Government, Official Local Income and Bangkalan Regency. ABSTRAK Penerimaan daerah terdiri dari tiga sumber penerimaan yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Penerimaaan Daerah Lainnya yang Sah berdasarkan Undang-Undang. PAD terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain PAD yang Sah (Sumarsono, 2010:118). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan dalam menghadapi pelimpahan BPHTB menjadi pajak daerah. (2) Pelaksanaan pemungutan BPHTB yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bangkalan. (3) Realisasi penerimaan daerah sektor BPHTB dalam PAD setelah dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan (Tahun 2011 hingga 2014). Jenis penelitian pada penelitian ini  adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan belum sepenuhnya siap menerima BPHTB sebagai pajak daerah. Upaya persiapannya yang dilakukan adalah membuat Perda dan Perbup, penyesuaian struktur organisasi dan  pelatihan bagi pegawai. Pemungutan BPHTB dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati dengan dipengaruhi beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Presentase penerimaan BPHTB dalam PAD tahun 2011 hingga 2014 yaitu 2,150 %, 2,048 %, 0,855 % dan 1,886%. Kata Kunci: BPHTB, PAD, Pemda, Dispenda dan Kabupaten Bangkalan.
PENGARUH TINGKAT INFLASI, ECONOMIC GROWTH, DAN TARIF PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DI NEGARA-NEGARA ASIA (Studi pada World Bank Periode 2005-2014) Damayanti, Oktiya; Suhadak, .; Wi Endang NP, Maria Goretti
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.541 KB)

Abstract

This study is to show the influence of inflation rate, economic growth, and tax rate to the tax revenue of Asian countries. This research is quantitative study with secondary data of inflation rate, economic growth, tax rate, and tax revenue that sourced from World Bank website. This study uses five countries which include of the biggest fifth according of GDP in Asian countries from the time period 2005 to 2014 is about 50 samples with saturated sampling method. This study uses linier regression analysis by helping SPSS tools.The final result shows that inflation, economic growth, and tax rate have significant effect on the tax revenue in Asian countries. The amount of determination coefficient in this research is 0,361. The meaning of the result, 36,1% the tax revenue of Asian countries is influenced by three independent variables that is mentioned in this study and the other sides are influenced by other variables. So, we can concluded if there are many other variables that can influences the tax revenue in asian countries beside of independent variables in this study. Keywords : Inflation Rate, Economic Growth, Tax Rate, Tax Revenue   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan pengaruh dari tingkat inflasi, economic growth, dan tarif pajak terhadap penerimaan pajak dari negara-negara Asia. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari tingkat inflasi, economic growth, tarif pajak dan penerimaan pajak dari website resmi World Bank. Penelitian ini menggunakan negara-negara yang masuk 5 negara terbesar menurut GDP negara di Asia periode 2005-2014 dengan jumlah 50 sampel dengan memilih teknik sampel jenuh. Analisis regresi linier sebagai teknik analisis pada penelitian ini dibantu dengan SPSS. Hasil akhir menunjukan jika tingkat inflasi, economic growth, dan tarif pajak secara signifikan berpengaruh terhadap penerimaan pajak di negara-negara Asia. Koefiien determinasi pada penelitian ini sebesar 0,361 yang berarti 36,1% penerimaan pajak negara-negara Asia dipengaruhi oleh variabel bebas tersebut, dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat banyak variabel lain diluar variabel pada penelitian ini yang dapat menjelaskan penerimaan pajak di negara-negara Asia.   Kata Kunci : Tingkat Inflasi, Economic Growth, Tarif Pajak, Penerimaan Pajak
PENGARUH SOSIALISASI, PEMAHAMAN, DAN KESADARAN PROSEDUR PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Orang Pribadi Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Desa Mojoranu Kabupaten Bojonegoro) Faizin, Mochammad Rizza; Kertahadi, .; Ruhana, Ika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.888 KB)

Abstract

Di Indonesia, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan kebanyakan oleh masyarakat dibayarkan melalui perangkat desa setempat. Hal ini menyebabkan PBB-P2 rawan diselewengkan oleh perangkat desa dikarenakan setoran pembayaran pajak sering tidak disetorkan tepat waktu kepada Dispenda setempat. Hal tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pembayaran PBB-P2 yang seharusnya bisa dibayarkan sendiri oleh wajib pajak ke kantor Dispenda atau Bank Jatim. Jika hal ini tidak menjadi perhatian penuh oleh pemerintah, maka akan berdampak pada menurunnya Pendapatan Asli Daerah / penerimaan PBB-P2. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh variabel Sosialisasi, Pemahaman, dan Kesadaran Wajib Pajak, secara  parsial dan simultan terhadap variabel Kepatuhan Wajib Pajak dalam membayar PBB-P2. Penelitian ini berlokasi pada Desa Mojoranu Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research, dengan kuesioner yang disebarkan kepada 102 Wajib Pajak PBB-P2 di Desa Mojoranu. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sosialisasi, Pemahaman, dan Kesadaran Wajib Pajak, berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak secara simultan. Namun, secara parsial variabel sosialisasi dan kesadaran berpengaruh signifikan, sedangkan variabel pemahaman berpengaruh tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.   Kata kunci: Sosialisasi, Pemahaman,  Kesadaran Wajib Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, PBB-P2 ABSTRACT In Indonesia, the Land and Building Tax Rural Urban mostly have been paid through the local village. This led to tax prone distorted by the village due to deposit tax payments are often not paid on time to the local revenue. This can be affected by the lack of knowledge and awareness about tax payments that should be paid solely by the taxpayer to the Revenue office or Bank Jatim. If this doesn’t attention by the government, it will decrease local revenue. This study aimed to describe influence of socialization variables, understanding, and awareness of the Taxpayer, partially and simultaneously to variable Taxpayer Compliance in paying Land Tax Building Rural and Urban. This research located in the village Mojoranu of Bojonegoro. The method used is explanatory research, using a questionnaire that is distributed to 102 Taxpayers. Analysis of the data are using descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results indicated that socialization, understanding, and awareness of the Taxpayer, have significant effect on tax compliance simultaneously. However, in partial socialization and awareness have significant effect, while understanding variables isn’t significant effect on tax compliance. Keywords: Socialization, Understanding, Awareness taxpayer, Taxpayer Compliance, Tax on Land and Building Rural and Urban.
GAP ANALYSIS (TAX GAP) OF LAND AND BUILDING TAX OF URBAN AND RURAL SECTOR (PBB P2) REVENUES IN KEDIRI CITY Yuniawati, Veny; Husaini, Achmad; Dewantara, Rizki Yudhi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.717 KB)

Abstract

This study will reveal what makes the gap on the Land and Building Tax of Urban and Rural Sector (PBB P2) revenues in Kediri. PBB P2 is one kind of local taxes which was regulated in Law No. 28 of 2009 on Regional Taxes and Retribution. Kediri is one of cities that had been collecting PBB P2 through Regional Financial Management Body of Kediri (Dispenda Kediri) since the beginning of 2013. This research used descriptive research with qualitative approach. Study’s result shows that tax gap phenomenon is happening in PBB P2 revenues at Kediri. Tax gap itself consists of three variables, they are non-filling gap, underreporting gap, and underpayment gap. All these variables are detected in the PBB P2 revenues in Kediri with different percentage of its variables. Research’s result also shows how Dispenda Kediri didn’t use the tax gap theory to analyze the element of PBB P2 revenues. By knowing the variables contained in tax gap, Dispenda Kediri will be easier to set proper strategies to reduce the amount of tax gap in  PBB P2 revenues. Keywords: Tax Gap, PBB P2, Non-filling Gap, Underreporting Gap, Underpayment Gap
PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM ELEKTRONIK BAGI WAJIB PAJAK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PERPAJAKAN (Studi pada Wajib Pajak terdaftar di KPP Pratama Malang Utara) Nurbaiti, Ellyn; Susilo, Heru; Agusti, Rosalita Rachma
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.431 KB)

Abstract

This research aimed is to describe the impact of the implementation of an electronic system for taxpayers towards service quality of tax administration on KPP Pratama Malang Utara. This research is a quantitative type of explanatory research. Sources of data are primary data and secondary data obtained from the method of distributing questionnaires and documentation record. Sampling method used on this research is accidental sampling. Analysis method used on this research are descriptive analysis and inferential analysis. Results of this research showes that the variable of e-SPT electronic system implementation, variable of e-Registration electronic system implementation, and variable of e-Filing electronic system implementation has significant impact on the variable of tax administration services quality. Suggestions for DJP are to improve the socialization of the electronic system for taxpayers, and simplify the electronic systems so it can be received by the taxpayer and the DJP is also expected to improve the visual appearance of the electronic system to make it more attractive. Keywords: Implementation of e-SPT electronic system , implementation of electronic e-Registration system, the implementation of electronic systems e-Filing, Tax Administration Service Quality ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh implementasi sistem elektronik bagi Wajib Pajak terhadap kualitas pelayanan administrasi perpajakan pada KPP Pratama Malang Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan metode menyebarkan kuesioner serta mencatat dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel implementasi sistem elektronik e-SPT, variabel implementasi sistem elektronik              e-Registration, dan variabel implementasi sistem elektronik e-Filing berpengaruh signifikan terhadap variabel kualitas pelayanan administrasi perpajakan. Saran bagi DJP agar lebih meningkatkan penyuluhan mengenai sistem elektronik bagi Wajib Pajak, serta  menyederhanakan agar sistem elektronik dapat lebih di terima oleh Wajib Pajak dan pihak DJP juga diharapkan meningkatkan tampilan fitur secara visual pada sistem elektronik agar lebih menarik   Kata Kunci : Implementasi sistem elektronik e-SPT, Implementasi sistem elektronik  e-Registration, Implementasi sistem elektronik e-Filing, Kualitas Pelayanan Administrasi Perpajakan.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PAJAK PENGHASILAN BADAN (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA FEK INDONESIA PERIODE 2012-2014) Salamah, Asri Anggun; Wi Endang NP, Maria Goretti; Yogi, Kumara
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.924 KB)

Abstract

This research aiming is to identified the affect given by gross profit ratio, operating profit ratio, and operational cost to corporate income tax partially and simultaneously, also to describe the variable affect dominantly on corporate income tax. Population using 130 manufacturing companies listed on period 2012-2014 in Indonesia’s Stock Exchange, and 19 companies  taken as samples by purposive sampling technique. The selected data was analized by multiple linier regression including t test and F test. This result of this research are; 1) gross profit ratio, operating profit ratio, and operational cost are simultaneously and significantly affect corporate income tax, 2) gross profit ratio, operating profit ratio, and operating cost are partially and significantly affect corporate income tax, and 3) Operational cost have a dominant influence on corporate income tax with the highest beta’s value 0,806. A high gross profit ratio of manufacturing company if followed by operational cost efficiencies can improve their operating profit. Operating profit is one objects of income tax, so the size of operating profit will determined the corporate income tax payable.Keywords: gross profit ratio, operating profit ratio, operational cost, corporate income tax ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentisikasi pengaruh dari rasio gross profit, rasio operating profit, dan biaya operasional terhadap pajak penghasilan badan secara parsial dan simultan, serta untuk menjelaskan variabel yang berpengaruh dominan terhadap pajak penghasilan badan. Populasi yang digunakan adalah 130 perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 201202014, dan 19 perusahaan terpilih sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, termasuk uji t dan uji F. Hasil dari penelitian ini menunjukkan; 1) rasio gross profit, rasio operating profit dan biaya operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan badan, 2) ) rasio gross profit, rasio operating profit dan biaya operasional secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan badan, dan 3) Biaya operasional berpengaruh dominan terhadap pajak penghasilan badan dengan nilai beta tertinggi 0,806.  Besarnya rasio gross profit dari perusahaan manufaktur apabila diikuti dengan efisiensi pada biaya operasional dapat meningkatkan laba usaha perusahaan. Laba usaha merupakan salah satu objek pajak, sehingga besarnya laba usaha akan mempengaruhi pajak penghasilan badan yang terutang.Kata kunci : rasio gross profit, rasio operating profit, biaya operasional, pajak penghasilan badan
PENGARUH PERSEPSI PERAN ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL, SIFAT MACHIAVELLIAN, DAN PREFERENSI RISIKO TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS (STUDI PADA KONSULTAN PAJAK DI KOTA MALANG) Kusuma, Tirta Hadi; Utami, Hamidah Nayati; Ruhana, Ika
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.595 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find the effect of Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously and partially on Ethical Decision Making. The type of research is explanatory with the quantitative approach. The data collection method uses form of questionnaire. Samples are 34 respondents of Tax Practitioners joined in IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia) in Malang, Indonesia. The data analysis is descriptive and multiple linear regression. The result of research showes Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously effect significantly on Ethical Decision Making. Perceived Role of Ethics and Social Responsibility partially effect significantly on Ethical Decision Making. Machiavellian Behaviour and Risk Preference partially effect not significantly on Ethical Decision Making. The results test of determination coefficient showes that Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, and Risk Preference simultaneously give effect of 56,5% on Tax Practitioners’ Ethical Decision Making. Keywords : Perceived Role of Ethics and Social Responsibility, Machiavellian Behaviour, Risk Preference, Ethical Decision Making ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama maupun parsial terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Jenis penelitian adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sampel sebanyak 34 Konsultan Pajak yang terdaftar di IKPI cabang Malang. Analisis data secara deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Sifat Machiavellian secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Preferensi Risiko secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Hasil Pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, dan Preferensi Risiko secara bersama-sama memberikan pengaruh sebanyak 56,5% terhadap Pengambilan Keputusan Etis. Kata kunci : Persepsi Peran Etika dan Tanggung Jawab Sosial, Sifat Machiavellian, Preferensi Risiko, Pengambilan Keputusan Etis
ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS KARYAWAN TETAP PT. PETROKIMIA GRESIK (Studi Kasus Pada PT. Petrokimia Gresik) Permatasari, Anastasia Intan Sri; Kumadji, Srikandi; Effendi, Idris
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.292 KB)

Abstract

PT. Petrokimia Gresik is a company engaged in the production of fertilizer. The company is located in the town of gresik, east java. In terms of tax, these companies have carried out in accordance with the regulations of tax laws in Indonesia. the company also has financial system which in combination with the law. But with a less well paid in this company, it is not bad for the country. Character still in their default state, and they can be overcome. Keyword: Income Tax, The Regulations of Tax, and Financial System. ABSTRAK PT. Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk. Perusahaan ini terletak di kota Gresik, Jawa Timur. Dalam hal perpajakannya, perusahaan ini sudah melaksanakannya sesuai dengan peraturan Undang-Undang perpajakan di Indonesia. Perusahaan ini juga mempunyai sistem keuangan perusahaan yang di gabungkan dengan Undang-Undang. Tetapi dengan halnya kurang bayar pada perusahaan ini, tidaklah berakibat buruk bagi negara. Sifatnya masih dalam keadaan standar, dan masih bisa diatasai. Kata Kunci: PPh 21, Undang-Undang Perpajakan, dan Sistem Keuangan.