cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 9 (2023): September" : 8 Documents clear
Keragaman dan Potensi Aksesi Ciplukan (Physalis angulata L.) Sebagai Buah Segar dan Buah Kering Ilham_Prawira_Hasbi; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.03

Abstract

Ciplukan (Physalis angulata L.) merupakan tanaman tropis yang berkembang di Indonesia. Ciplukan dapat dikonsumsi dalam keadaan segar maupun diolah dalam bentuk buah kering. Untuk meningkatkan nilai buah ciplukan segar dan kering dilakukan analisis keragaman karakter buah melalui program pemuliaan tanaman. Keragaman diperlukan karena digunakan sebagai dasar pemilihan aksesi yang berpotensi untuk dikembangkan atau sebagai bahan baku genetik untuk perbaikan karakter buah segar dan buah kering. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman karakter buah segar dan buah yang dikeringkan pada aksesi ciplukan, dan memilih aksesi ciplukan yang potensial dikembangkan sebagai buah segar dan buah kering. Penelitian dilakukan di greenhouse lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dari bulan September 2021 hingga November 2021. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak kelompok terhadap 19 aksesi ciplukan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pada tanaman ciplukan terdapat keragaman rendah, sedang, dan tinggi. Karakter buah ciplukan yang mempunyai keragaman rendah terdapat pada jumlah buah per tanaman dan umur panen. Karakter panjang buah, diameter buah, panjang kelopak, bobot buah tanpa kelopak, dan berat buah kering konstan memiliki keragaman sedang. Karakter bobot buah dengan kelopak dan kadar kemanisan buah mempunyai keragaman tinggi.
Pengaruh Dosis Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Sumemi, Alifiani Indri; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.04

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan tanaman semusim yang dibudidayakan di Indonesia dan tanaman perdu yang tanamannya tumbuh membelit. Jumlah panen kacang panjang dilaporkan mengalami penurunan dari 2014 sampai 2017 sebanyak 69.523 ton/tahun. Kalium membantu dalam proses fotosintesis. Sehingga penambahan kalium adalah salah satu cara untuk meningkatkan hasil panen tanaman kacang panjang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2021 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di desa Jatimulyo, Malang, jawa Timur. Metode penelitian menggunakan rancangan petak terbagi. Terdiri dari petak utama dan anak petak, petak utama terdiri dari 3 taraf (varietas Parade Tavi, KP1000 dan Peleton) dan anak petak terdiri dari 5 taraf (0 kg KCl/ha, 50 kg KCl/ha, 100 kg KCl/ha, 150 kg KCl/ha dan 200 kg KCL/ha). Dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara dosis pupuk kalium dengan varietas tanaman pada hasil tanaman kacang panjang yaitu panjang polong, jumlah biji, dan sangat nyata pada berat 1000 biji. Tidak terjadi interaksi yang nyata pada pertumbuhan tanaman (panjang tanaman dan banyak daun), jumlah polong total pertanaman, dan hasil panen. Perlakuan dosis pupuk kalium berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, dan sangat nyata pada panjang polong, jumlah biji, jumlah polong total pertanaman, berat 1000 biji dan hasil panen. Perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap panjang polong, jumlah biji dan berat 1000 biji.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Tipe Tegak terhadap Dosis Pupuk Kandang dan Konsentrasi PGPR Bukit, Margaretha; Maghfoer, Moch Dawam
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.05

Abstract

Tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura. Penelitian bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh antara pupuk kandang dosis pupuk kandang dan konsentrasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kandang dengan 3 taraf yaitu kontrol atau 0 ton ha-1, 5 ton ha-1 dan 10 ton ha-1.  Faktor kedua konsentrasi PGPR dengan 4 taraf yaitu kontrol atau 0 ml I-1, 5 ml I-1, 10 ml I-1 dan 15 ml I-1. Pada setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan, terdiri dari 80 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kandang 10 ton ha-1 dan konsentrasi PGPR 10 ml I-1 atau 15 ml I-1 mampu menghasilkan bobot polong per hektar yang tinggi sebesar 20,38 ton ha1 atau 20,53 ton ha1
Aplikasi Dosis dan Waktu Pemupukan NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Romadona, Dessi Nurhidayati; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.02

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan komoditas yang banyak diminati karena rasa bijinya manis dan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk olahan pangan. Produktivitas jagung manis di Indonesia masih rendah sehingga perlu ditingkatkan melalui penggunaan pupuk anorganik yang tepat. Pupuk yang banyak digunakan diantaranya adalah pupuk NPK karena mengandung Nitrogen, Fosfor dan Kalium. Faktor yang mempengaruhi penyerapan unsur hara diantaranya dosis dan waktu pemupukan. Maka penelitian dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh dosis dan waktu pemupukan NPK yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Agrotechno Park Jatikerto Universitas Brawijaya, pada Mei hingga Agustus 2022. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk NPK terdiri dari 150, 200, 250, 300 dan 350 kg ha-1. Faktor kedua yaitu waktu pemupukan terdiri dari pemupukan 0 dan 30 HST serta pemupukan 0, 15, dan 30 HST. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara dosis dan waktu pemupukan NPK, dimana pemberian dosis NPK 250 kg ha-1 dengan waktu pemupukan 0, 15, dan 30 HST mampu meningkatkan panjang tanaman, diameter batang, luas daun, bobot segar tongkol, hasil panen, dan kadar gula saat panen jagung manis. Pemberian dosis NPK 250, 300, dan 350 kg ha-1 menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis lebih tinggi dibandingkan dosis NPK 150 dan 200 kg ha-1. Pemupukan pada 0, 15, dan 30 HST menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis lebih tinggi dibandingkan pemupukan 0 dan 30 HST.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Konsentrasi Gandasil B Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) Tipe Tegak Varietas Balitsa 2 Shafa Salsabilaa Zahirah; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buncis merupakan tanaman sayuran berjenis polong polongan yang mayoritas dibudidaya oleh penduduk indonesia dan juga digemari oleh kalangan masyarakat terutama daerah Jawa Timur. Penurunan produksi tanaman buncis disebabkan oleh ketersediaan unsur hara di dalam tanah yang berkurang dan juga menurunnya kesuburan tanah sehingga perlu adanya penggunaan pupuk organik pada tanah dan pupuk daun untuk nutrisi tanaman. Tujuan penelitian adalah mempelajari dan mendapatkan dosis pupuk kandang kambing dan konsentrasi Gandasil B yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak (Phaseolus vulgaris L) varietas Balitsa 2. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Penelitian non faktorial yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri dari 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kandang kambing yang dikombinasikan dengan Gandasil B memberikan pengaruh yang nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah bunga, umur mulai berbunga dan umur mulai terbentuk polong sedangkan pada komponen hasil tanaman buncis memberikan pengaruh yang nyata pada parameter jumlah polong pertanaman, bobot segar polong pertanaman dan bobot segar polong perhektar. Kombinasi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis adalah pemberian pupuk kandang kambing dosis 10 t ha-1 dan Gandasil B 6 g L-1  karena menghasilkan bobot segar polong sebesar 17,29 t ha-1 dengan memiliki persentase 70,34% lebih besar dalam meningkatkan bobot segara polong perhektar pada tanaman buncis.
Identifikasi Jenis Tumbuhan Anggrek di UPTD Taman Anggrek Magelang Eskundari, Ratna Dewi; Cahyanti, Fiky Ariska Cahyanti; Fitriani, Rindi Diah Ayu Fitriani; Oktavianingtyas, Desty Oktavianingtyas; Wahyuni, Tri Wahyuni
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.06

Abstract

Identifikasi jenis tumbuhan Anggrek adalah suatu tahapan untuk mengidentifikasi spesies tumbuhan Anggrek yang ditemukan di lokasi penelitian secara runtut sehingga dapat ditemukan taksonominya. Anggrek yang terdapat di kawasan UPTD Taman Anggrek Magelang sangat beragam, mulai dari yang habitat aslinya tumbuh secara  secara epifit maupun terestrial. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaman jenis  spesies Anggrek di Kawasan UPTD Taman Anggrek Magelang. Metode dalam peneli-tian ini yaitu jelajah (survey eksploratif). Data penelitian ini diambil di wilayah kebun Anggrek UPTD Taman Anggrek Magelang. Instrumen dalam penelitian ini mengguna-kan tabel pengamatan. Berdasar hasil penelitian terdapat 19 spesies  Anggrek yang tergolong ke dalam 10 genus dari 1 famili, yang terdapat di UPTD Taman Ang-grek Magelang, diantaranya  adalah Ang-grek Arachnis flos-aeris, Vanda dou-glas, Vanda (nilareta agrihorti), Vanda (Orange),  Grammatophy-llum  speciosum, Dendrobi-um bigibbum, Bulbophyllum lobbii, Den-drobium bicolor, Dendrobum superbiens, Dendrobium Sp., Oncydium spachelatum, Cymbidium bico-lor, Cymbi-dium golden shower, Cymbidium leucochi-llum, Doritis pullcherima pink, Phalaenopsis amabilis (L.), dan  Doritaenopsis.
Kajian Kualitas Gula Cair Dari Tiga Varietas Singkong (Manihot esculenta Crantz) Dewi, Sukuriyati; Supangkat, Gatot; Ramaduhita , Meilita
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.07

Abstract

Singkong merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas gula cair singkong dari tiga varietas. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pasca Panen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Laboratorium Pratama Chem-Mix Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan mengambil 3 jenis varietas singkong dengan pertimbangan ketiga varietas singkong tersebut mudah dijumpai dan ditanam oleh petani. Variabel yang diamati meliputi rendemen pati (%), kadar pati (%), analisis gula reduksi (%), dan uji organoleptik (warna, rasa, dan aroma). Uji jarak berganda Duncan dan sidik ragam digunakan untuk menganalisis data yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gula cair yang dihasilkan adalah varietas Melati (rendemen pati 22,83%, kadar pati 82,91%, gula reduksi 58,31%) dan varietas Mentega (rendemen pati 19%, kadar pati 85,75%, gula reduksi 59,96%) dengan rasa yang manis.
Efek Pemberian Pelet Pupuk Hayati VP3 dan Trichoderma Viride FRP3 Terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Kandungan Klorofil Tanaman Kedelai (Glycine max. L) Pada Tanah Marginal Berpasir Mas'ut Khakim, Mohammat; Sunawan, Sunawan; Arfarita, Novi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.08

Abstract

Lahan marginal merupakan lahan kering yang memiliki kandungan hara terbatas. Pupuk hayati adalah suatu bahan mikroorganisme yang hidup dan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas produksi suatu tanaman. Pelet pupuk hayati VP3 adalah pupuk dengan bahan pembawa limbah cangkang telur dan agar-agar rumput laut yang kemudian ditambahkan Pupuk Hayati VP3 cair yang mengandung 3 bakteri indigenus. Ketiga isolate bakteri tersebut adalah bakteri pengikat Nitrogen (Bacillus licheniformis), bakteri fosfat (P) terlarut (Pantoea ananatis) dan Exopolysaccharide (EPS) yang memproduksi bakteri (Pseudomonas plecoglossicida), dan bahan pembawa pupuk pelet hayati VP3 adalah ampas tahu, bekatul, dedek, VP3 dan cangkang telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efek Pemberian Pelet Pupuk Hayati Vp3 dan Trichoderma Viride FRP3 Terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Kandungan Klorofil Tanaman Kedelai (Glycine max. L) Pada Tanah Marginal Berpasir. Penelitian ini merupakan percobaan didalam polybag yang dilakukan di Greenhouse dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 polybag. Penelitian dilakukan ulangan sebanyak 4 kali. Setiap perlakuan terdapat 2 sampel tanaman yang diamati. Seluruh perlakuan diacak menggunakan metode angka random. Variabel yang diamati meliputi variabel pertumbuhan yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun serta kandungan klorofil daun. Data hasil pengamatan pada setiap parameter tanaman selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan analisis ragam uji F dengan taraf nyata 5%, apabila terdapat pengaruh nyata diantara perlakuan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menujukkan aplikasi Pelet pupuk Hayati VP3 dengan Trichoderma viride FRP3 di tanah berpasir berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman, karena secara umum perlakuan N (menggunakan pupuk NPK) dan K (kontrol) menunjukkan hasil yang lebih rendah dibanding dengan perlakuan yang lain. Dan Aplikasi pupuk hayati VP3 yang diperkaya dengan Trichoderma viride FRP3 di tanah berpasir berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil daun kedelai umur 14-70 hst yang mampu mengimbangi aplikasi pupuk NPK anorganik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue