cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2020)" : 11 Documents clear
Pengaruh Taraf Naungan dan Pemangkasan Terhadap Produksi Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di UB Forest Malang Sinaga, Andrey Pradana; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi arabika adalah kopi yang paling banyak dikembangkan di Indonesia karena memiliki aroma dan cita rasa yang unik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kopi adalah dengan mengetahui taraf naungan yang baik dan juga dilakukan pemangkasan pada tanaman kopi. Penelitian ini dilaksanakan di UB Forest Dusun Sumbersari, Karangploso, Kabupaten Malang pada Mei hingga Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Tersarang dengan 2 faktor dan diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama yaitu taraf naungan yaitu: naungan rendah(N1); naungan sedang(N2); naungan tinggi(N3). Faktor kedua yaitu pemangkasan yaitu: dipangkas (P1); tanpa dipangkas (P2), juga menggunakan Pengelolaan Kopi Baik sebagai kontrol. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F (analisis ragam) pada taraf 5%. Apabila terjadi pengaruh yang nyata diantara perlakuan maka dilakukan uji lanjut BNT (Benar Nyata Terkecil) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter pertumbuhan dan produksi yang meliputi jumlah dompolan per cabang, jumlah cabang berbuah, luas daun per tanaman, indeks luas daun, jumlah cabang primer+sekunder+tersier, panjang cabang primer+sekunder+teriser dan produksi per tanaman, hasil yang tertinggi rata-rata diperoleh pada naungan Pengelolaan Kopi Baik dengan perlakuan dipangkas dengan memperoleh hasil produksi per tanaman sebesar 1,75 kg. Intensitas cahaya dan cahaya yang diterima (Intersepsi) mempengaruhi hasil produksi tanaman, hasil tertinggi diperoleh naungan Pengelolaan Kopi Baik yaitu 1,75 kg produksi per tanaman. Perlakuan pada naungan Pengelolaan Kopi Baik merupakan yang terbaik, sehingga dapat dijadikan rekomendasi untuk budidaya tanaman kopi khususnya pada lahan UB Forest.
Aplikasi Pupuk Urea dan Pupuk Kandang Ayam pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.) Suryaatmaja, Bagas Heri; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.L) merupakan komoditas sayuran yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Produktivitas jagung manis di Indonesia sebesar 8,31 ton/ha dengan potensi mencapai 14-18 ton/ha. Pupuk urea merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan produksi jagung manis. Untuk menghindari dampak negatif digunakan pupuk kandang ayam. Selain produktivitas, perlu untuk meningkatkan kualitas jagung manis yaitu mencari umur panen yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk urea dan kandang ayam pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, terdapat  12 perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan tersebut terdiri dari Faktor I yaitu pupuk kandang ayam (P), Faktor II yaitu pupuk urea (N). Penelitian dilakukan di lahan sawah pada bulan April-Juli 2019. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pupuk kandang ayam dan pupuk urea tidak terjadi interaksi pada pertumbuhan tanaman, namun pada hasil panen terjadi interaksi. Pada perlakuan pupuk kandang ayam 10 ton/ha dan pupuk urea 250 kg/ha memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan tanaman. Perlakuan pupuk kandang ayam 15 ton/ha dan pupuk urea 375 kg/ha meningkatkan diameter tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, bobot segar tongkol tanpa kelobot, bobot segar tongkol berkelobot. Pada kadar gula jagung manis umur 75 hst perlakuan pupuk kandang ayam 15 ton/ha memberikan hasil terbaik, namun pada umur 85 hst tidak berpengaruh nyata.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. var. saccharata) Wirayuda, Bahtiar; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi jagung manis di Indonesia masih tergolong rendah serta belum bisa mencukupi kebutuhan pasar. Sehingga dapat dilakukan dengan upaya pemupukan. Dewasa ini penggunaan pupuk anorganik berlebihan dapat mengakibatkan produktivitas lahan menurun. Salah satu usaha memperbaiki kesuburan tanah adalah dengan pemberian bahan organik. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil serta untuk memperoleh dosis yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Torongrejo, Junrejo, Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama, pupuk organik yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Tanpa pupuk organik (O1), Pupuk kandang ayam 10 ton ha-1 (O2), pupuk kandang ayam 10 ton ha-1+pupuk organik cair 40 ml/20 L/100 m2 (O3). Faktor kedua, dosis pupuk NPK (16-16-16) dengan 4 taraf yaitu: 100 kg ha-1 (A1), 150 kg ha-1 (A2), 200 kg ha-1 (A3), 250 kg ha-1 (A4). Diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pemberian pupuk kandang ayam 10 ton ha-1 dan dosis pupuk NPK 250 kg ha-1 (O2A4), pupuk kandang ayam 10 ton ha-1+pupuk organik cair 40 ml/20 L/100 m2 dan dosis pupuk NPK 200 kg ha-1 (O3A3) dan pupuk kandang ayam 10 ton ha-1+pupuk organik cair 40 ml/20 L/100 m2 dan dosis pupuk NPK 250 kg ha-1 (O3A4) memberikan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol per hektar dan kadar gula lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
Penampilan Empat Genotip Tanaman Wortel (Daucus carota L.) pada Tiga Lokasi Fajaryanto, Budisatria; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) merupakan jenis tanaman sayuran semusim yang tumbuh tegak dengan ketinggian antara 30 cm - 100 cm dan berumur pendek antara 70-120 hari tergantung pada varietasnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui penampilan pada empat genotip tanaman wortel yang ditanam pada tiga lokasi berbeda dan mengetahui interaksi genotip dengan lingkungan.  Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan empat genotip diulang sebanyak empat kali pada tiga lokasi. Ketiga lokasi penelitian antara lain di UB Forest Kabupaten Malang, Dusun Junggo Kota Batu, dan Nongkojajar Kabupaten Pasuruan. Penelitian dilaksanakan pada 11 April 2019 sampai 6 Agustus 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penampilan berbeda pada lokasi Junggo dan Nongkojajar, sedangkan pada lokasi UB Forest penampilan yang ditunjukkan sama. Terjadi interaksi genotip dengan lingkungan pada karakter tinggi tanaman, panjang daun, panjang umbi, dan diameter umbi.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Terung Gelatik (Solanum melongena L.) Purboningtyas, Ditasari; Yurlisa, Kartika; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terung gelatik merupakan komoditas hortikultura yang banyak diminati masyarakat karena harga yang terjangkau serta dapat dimanfaatkan sebagai obat pencernaan dan kesehatan kulit. Namun penelitian mengenai terung gelatik dan produksinya masih jarang dilakukan. Salah satu permasalahan dalam budidaya terung gelatik di Indonesia ialah masih banyaknya petani yang menggunakan pupuk anorganik berlebihan. Maka untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman ini perlu dilakukan aplikasi pupuk kandang ayam dan penggunaan varietas unggul. Selain menambah unsur hara tanah, pupuk kandang ayam mampu meningkatkan kemampuan tanah menahan air. Varietas unggul yang dapat digunakan yaitu varietas Jeno F1 dan Kenari karena keduanya mampu beradaptasi dengan baik di dataran rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil terung gelatik varietas Jeno F1 dan Kenari. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2019 di Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan pemberian pupuk kandang ayam dosis 40 ton ha-1 pada varietas Jeno F1 memberi pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (54,54 cm), jumlah daun (19,95 helai), luas daun( 1249,74 cm2), diameter batang (8,27 mm), berat buah (42,91 gram), jumlah buah (25 buah), diameter buah (45,40 mm), indeks panen (0,88%), dan berat buah per hektar (52,94 ton ha-1). Pada varietas Kenari penambahan dosis pupuk kandang ayam 50 ton ha-1 mampu memberi pengaruh nyata terhadap jumlah daun (19,50 helai), diameter batang (8,19 mm), jumlah buah (17,8 buah), diameter buah (4,19 cm), indeks panen (0,73%), dan berat buah per hektar (22,57 ton ha-1).
Interaksi Genotip x Lingkungan pada Tiga Genotip Lobak (Raphanus sativus L.) di Tiga Lokasi Dzikrulloh, Fariz Al; Purnamaningsih, Sri Lestari
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lobak (Raphanus sativus L.) termasuk dalam famili Brassicaceae dan merupakan tanaman sayuran ber umbi yang belum banyak dikenal oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya interaksi genotip dan lingkungan pada beberapa karakter ke tiga genotip lobak, mengetahui genotip lobak yang memiliki potensi hasil tinggi disemua lokasi serta mengetahui lokasi yang sesuai untuk tanaman lobak. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga lokasi yang berbeda yaitu, Junggo Kota Batu, UB Forest Karangploso Kabupaten Malang dan Tutur Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan Genotip, diulang sebanyak 4 kali pada 3 lokasi yang berbeda Dari hasil penelitian yang dilakukan. Karakter tinggi tanaman, panjang daun dan panjang umbi di permukaan dipengaruhi oleh genotip dan lokasi. Genotip yang memiliki potensi hasil tinggi di semua lokasi adalah GL2 dan GL3. Lokasi Malang dan Pasuruan memiliki potensi hasil tinggi dan memiliki kondisi lingkungan yang sesuai untuk budidaya tanaman lobak.
Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Dosis Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays L. var. Saccharata) Krisnadhi, Janitra Dwicky; Yurlisa, Kartika; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan jagung manis (Zea Mays L. var. Saccharata) yang tinggi harus diimbangi dengan peningkatan produksi. Metode tepat untuk meningkatkan produksi jagung manis ialah dengan kombinasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan pupuk organik. PGPR yang diaplikasikan pada tanaman dapat berperan sebagai biofertilizer, biostimulan dan bioprotektan. Peran PGPR dapat dioptimalkan dengan penambahan pupuk organik. Bahan organik merupakan nutrisi yang dapat meningkatkan aktivitas PGPR. Sebaliknya, PGPR dapat mempercepat dekomposisi bahan organik, sehingga unsur hara tersedia untuk tanaman. Bahan organik yang digunakan dalam penelitian ini ialah pupuk kandang kambing. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian PGPR dan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - September 2019 di kebun percobaan Agro Techno Park Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor pertama ialah pemberian PGPR (tanpa PGPR dan PGPR 10 ml l-1) dan faktor kedua ialah dosis pupuk kandang kambing (tanpa pupuk kandang kambing, pupuk kandang kambing 5 t ha-1, pupuk kandang kambing 10 t ha-1, pupuk kandang kambing 15 t ha-1 dan pupuk kandang kambing 20 t ha-1). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara perlakuan aplikasi PGPR dengan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Aplikasi PGPR 10 ml l-1 memberikan hasil panen optimal dengan peningkatan mencapai 7,56% dibandingkan dengan perlakuan tanpa PGPR. Dosis pupuk kandang kambing 20 t ha-1 memberikan hasil panen optimal dengan peningkatan mencapai 52,6% dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk kandang kambing.
Pengaruh Konsentrasi Nitrogen pada Pertumbuhan dan Hasil Dua Kultivar Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) dengan Sistem Hidroponik Palupi, Hananin Dyah; Maghfoer, Mochammad Dawam
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek penting yang perlu diperhatikan untuk keberhasilan budidaya hidroponik ialah nutrisi. Defisiensi unsur hara nitrogen dapat menghambat pertumbuhan tanaman selada dan kelebihan unsur hara nitrogen dapat menjadi toksik bagi tanaman. Tujuan dari penelitian ialah untuk mendapatkan konsentrasi nitrogen yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil selada kultivar Lollo Rossa dan kultivar Romaine secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2019 di Green House (Batu Hidroponik) desa Pesanggrahan, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama kultivar selada terdiri dari kultivar Lollo Rossa dan kultivar Romaine dan faktor kedua adalah konsentrasi nitrogen 180, 210, 240, 270, 300 ppm. Hasil percobaan menunjukkan perlakuan kultivar dan konsentrasi nitrogen memperlihatkan interaksi pada parameter panjang akar. Perlakuan kultivar menunjukkan respon pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar dan bobot kering sedangkan perlakuan nitrogen tidak menunjukkan respon pada tanaman. Dengan demikian pemberian konsentrasi nitrogen 180 ppm sudah cukup untuk pertumbuhan dan hasil tanaman selada kultivar Lollo Rossa maupun kultivar Romaine
Perbedaan Komposisi Sumber Nutrisi pada Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Putri, Mentari Ghatika; Maghfoer, Mochammad Dawam; Murdiono, Wisnu Eko
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung jagung mengandung protein, karbohidrat dan lemak yang dibutuhkan jamur untuk menunjang pertumbuhannya, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi jamur tiram putih. Penelitian bertujuan untuk mempelajari dan mendapatkan jenis dan komposisi tepung jagung terbaik sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian ini dilaksanakan di CV Damarayu Organic Farm dan Griya Jamur Universitas Brawijaya, Malang pada bulan Januari hingga Mei 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang terdiri atas 2 faktor. Faktor I: Penambahan tepung jagung (BISI-2, Manis dan Srikandi Kuning-1) dan faktor II: (0, 50, 100 dan 150 gram) dengan jumlah perlakuan sebanyak 12 dan 4 kali ulangan. Variabel pengamatan meliputi lama miselium memenuhi baglog, saat muncul badan buah pertama, saat panen pertama, saat panen terakhir, diameter tudung buah jamur, Jumlah badan buah jamur per baglog, bobot segar badan buah jamur per baglog dan frekuensi panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jagung Srikandi Kuning-1 15% menghasilkan bobot segar dan frekuensi panen jamur tiram putih lebih tinggi, namun tidak berbeda nyata dengan penambahan tepung jagung manis 15%. Tepung jagung manis 15% menghasilkan diameter tudung lebih lebar (8,07 cm) tidak berbeda nyata dengan pemberian tepung jagung Srikandi Kuning-1 15% (7,44 cm). Penambahan tepung jagung Srikandi Kuning-1 menghasilkan jumlah badan buah lebih tinggi (16,49 buah) dan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dengan penambahan tepung jagung manis (16,33 buah). Komposisi media dalam berbagai taraf tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah badan buah jamur tiram putih
Kajian Hubungan Curah Hujan Dengan Produktivitas Tanaman Pisang Mas Kirana (Musa Acumunata) di Kabupaten Lumajang Junior, David Christian; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang di Indonesia memiliki hasil produksi tertinggi dengan produksi sebesar 6.862.558 ton atau sekitar 34,65 persen dari total produksi buah di Indonesia, memberikan kontribusi terbesar terhadap produksi buah nasional. Meningkatnya suhu permukaan bumi yang disebabkan oleh meningkatnya gas emisi rumah kaca merupakan salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim. Dampak yang disebabkan oleh perubahan ikilm dapat mengubah segala aspek dari kebutuhan manusia terutama pangan atau dalam bidang pertanian, salah satu dampak negatif adalah dapat menurunan produksi tanaman khususnya tanaman pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara curah hujan dengan produktivitas tanaman pisang Mas Kirana di beberapa sentra produksi di Kabupaten Lumajang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2019 di sentra produksi pisang di Kecamatan Senduro, Kecamatan Pasrujambe dan Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menerapkan metode observasi dan survei. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan petani. Data sekunder yang dibutuhkan adalah produktivitas Pisang Mas Kirana di Kabupaten Lumajang dari Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang dan data iklim diperoleh dari BMKG Karangploso. Data primer digunakan untuk mendeskripsikan keadaan umum daerah penelitian. Analisis korelasi digunakan dalam pengolahan data sekunder untuk mengetahui hubungan antara iklim (curah hujan, bulan basah, bulan kering dan har hujan) dengan produktivitas Pisang Mas Kirana. Berdasarkan hasil analisa menjelaskan bahwa produktivitas Pisang Mas Kirana di Kabupaten Lumajang tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan unsur iklim curah hujan, hari hujan, bulan basah dan bulan kering

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue