cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
Kajian Iklim Mikro Pada Sistem Tanam Intercropping Jagung (Zea mays L.) dan Tanaman Sela Kedelai (Glycine max L.) dengan Jarak Tanam yang Berbeda. Aryapaksi, Firhan Aryapaksi; Fajriani, Sisca
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.02

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kebutuhan jagung sebagai konsumsi sebesar 1.500 kg/kapita pada tahun 2017 dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 sebesar 9,33%. Peningkatan produktivitas lahan pada jagung bisa di maksimalkan dengan memanfaatkan tanaman sela. Iklim mikro merupakan kondisi iklim setempat yang memberikan pengaruh langsung terhadap fisik pada suatu lingkungan. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mempelajari unsur iklim mikro yang berkorelasi pada jarak tanam dan sistem tanam yang berbeda. Hipotesis dari penelitian adalah terdapat perbedaan unsur iklim mikro tanaman yang berkorelasi pada sistem tanam jagung dengan jarak tanam yang berbeda. Kegiatan penelitian berlangsung dilahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dari bulan April 2021 hingga Juli 2021. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak kelompok terhadap 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Analisis data menggunakan annova dan korelasi. Hasil penelitian menunjukan penggunaan sistem tanam dan jarak tanam yang berbeda pad tanaman jagung dan tanaman kedelai dapat mempengaruhi perubahan iklim mikro tanaman yaitu suhu udara, suhu tanah, kelembaban udara dan intensitas radiasi matahari.
Keragaan Dari Beberapa Galur Jagung Pakan (Zea mays L.) Generasi S2 Putra, Gaka Yoga; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.03

Abstract

Penggunaan varietas hibrida merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan produksi jagung. Proses mendapatkan hibrida berkaitan dengan keragaan. Pengamatan keragaan akan mempermudah dalam proses seleksi atau pemilihan karakter yang diinginkan oleh pemulia. Keragaan pada jagung pakan menjadi pertimbangan untuk menentukan galur yang berpotensi menjadi tetua hibrida. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaan tanaman jagung yang meliputi karakter kuantitatif, karakter kualitatif, nilai duga heritabilitas, koefisien keragaman, dan galur yang berpotensi sebagai calon tetua hibrida. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2021 di Desa Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 ulangan. Perlakuan adalah 18 galur jagung pakan generasi S2 dan 2 varietas pembanding masing-masing 40 tanaman. Analisis ragam menunjukkan perlakuan berbeda nyata pada semua karakter yang diamati. Empat dari delapan belas galur memiliki potensi sebagai tetua hibrida yaitu UB10, UB14, UB15, dan UB18. Semua galur yang diuji memiliki koefisien keragaman yang tergolong rendah pada semua karakter kecuali bobot tongkol. Nilai duga heritabilitas memiliki kategori tinggi. Galur yang berpotensi sebagai calon tetua hibrida perlu dilakukan evaluasi pada keturunannya (progeny) untuk mengetahui performa dari keturunannya.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Akibat Dosis dan Waktu Aplikasi Pupuk KCl Sebastian, Hadi; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.04

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu komoditas pangan yang digemari banyak masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang berperan sebagai sumber pangan, bahan baku industri dan pakan serta memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Produksi jagung manis yang mengalami fluktuatif menjadi hal yang perlu diperhatikan khususnya dalam kuantitas dan kualitas jagung manis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman jagung dengan mengoptimalkan pemupukan. Salah satu unsur hara yang dapat meningkatkan kualitas dan hasil tanaman jagung manis adalah kalium. Kalium memiliki peranan dalam pembentukan protein dan kandungan gula dalam tanaman. Sehingga penting dilakukan penelitian dosis dan waktu pemberian pupuk KCl yang diberikan pada fase pertumbuhan tanaman jagung manis. Penelitian dilakukan di Jalan Dusun Cinyosog, Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2021. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dan disusun dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) yang terdiri dari dua faktor yaitu dosis pupuk sebagai petak utama dan waktu aplikasi pupuk sebagai anak petak. Penelitian ini terdiri dari 12 perlakuan dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali ulangan. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, bobot segar tanaman, dan kadar kemanisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara dosis dan waktu aplikasi pupuk KCl pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis terhadap parameter tinggi tanaman; diameter batang; luas daun; bobot segar tanaman, dan kadar kemanisan dengan perlakuan terbaik yaitu dosis pupuk 150 kg ha-1 dengan waktu aplikasi 14; 35; dan 49 HST.
Pengaruh Dosis Pupuk KCl dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Strawberry (Fragaria ananassa L.) Varietas Sweet Charlie Riadi, Ketrin Gracia Dyah; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.05

Abstract

Strawberry merupakan tanaman subtropis yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan saat ini sudah banyak dikembangkan di Indonesia, salah satunya di Pulau Lombok. Desa Senaru, Lombok Utara yang berada pada dataran medium di ketinggian 750 mdpl memiliki potensi ekologi untuk budidaya strawberry. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara dosis pupuk KCl dan komposisi media tanam tanah dan kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman strawberry varietas Sweet Charlie, untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman strawberry varietas Sweet Charlie, dan untuk mengetahuii pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman strawberry varietas Sweet Charlie. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Juli 2021 di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Penelitian merupakan percobaan faktorial yang dirancangkan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah dosis pupuk kalium yang terdiri dari 3 level yaitu pupuk kalium 120 kg/ha (K1), pupuk kalium 240 kg/ha (K2) dan pupuk kalium 360 kg/ha (K3), dan faktor kedua yaitu media tanam yang terdiri dari 3 level yaitu tanah : kompos (1 : 1) (M1), tanah : kompos (1 : 2) (M2), tanah : kompos (2 : 1) (M3). Setiap kombinasi diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan dosis pupuk KCl dan komposisi media tanam terhadap variabel total jumlah buah dan total bobot buah. Dosis pupuk KCl 120 kg ha-1 dan komposisi media tanam tanah : kompos (1 : 2) (K1M2) memberikan hasil terbaik pada total jumlah buah dan total bobot buah.
Kajian Media Tanam dan Konsentrasi Larutan Nutrisi Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) Pada Tanaman Kailan (Brassica oleracea sp.) Darmawan, Krisna Reza; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.06

Abstract

Kailan (Brassica oleraceae sp.) merupakan sayuran yang berasal dari Negara Cina yang mirip dengan tanaman sawi dan kembang kol. Kailan mempunyai gizi yang tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Kebutuhan kailan bagi masyarakat semakin meningkat seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kepadatan penduduk khususnya di daerah perkotaan. Sedangkan luas lahan di perkotaan semakin sedikit untuk dilakukannya kegiatan budidaya kailan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah melakukan teknik budidaya hidroponik. Selain larutan nutrisi, faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman yaitu media tanam. Kekurangan rockwool adalah harganya yang masih terbilang mahal karena masih impor. Penggunaan media tanam dari limbah rumah tangga seperti spons dapat menjadi alternatif dalam mengganti rockwool yang memiliki harga relatif mahal. Selain spons, pecahan batu bata dapat digunakan sebagai media tanam. Penelitian dilaksanakan di Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2021. Perlakuan pemberian konsentrasi nutrisi 6 ml.l-1 dengan media tanam rockwool memberikan hasil tertinggi pada pengamatan parameter pertumbuhan. Perlakuan pemberian konsentrasi nutrisi memiliki hasil yang berbeda nyata pada parameter hasil. Sedangkan perlakuan penggunaan jenis media tanam memiliki hasil yang tidak berbeda nyata pada parameter hasil.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Nutrisi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.H. Bailey) pada Hidroponik Substrat Khumairo’, Kukuh; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.07

Abstract

Sawi pagoda dikonsumsi karena kandungan gizinya yang baik. Ketersediaan produksi sawi pagoda dapat ditingkatkan dengan memperhatikan penggunaan media tanam dan pemberian konsentrasi nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi, pengaruh komposisi media tanam, dan pengaruh konsentrasi nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda pada hidroponik substrat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2021 di greenhouse Jatimulyo Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah komposisi media tanam dengan 2 taraf yaitu M1 (pasir dan arang sekam 1:1) dan M2 (cocopeat dan arang sekam 1:1). Faktor kedua adalah konsentrasi nutrisi dengan 5 taraf yakni N1 (800 ppm), N2 (950 ppm), N3 (1100 ppm), N4 (1250 ppm), dan N5 (1400 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara komposisi media tanam dan konsentrasi nutrisi terhadap bobot segar total dan panjang akar sawi pagoda. Perlakuan cocopeat dan arang sekam 1:1 + konsentrasi nutrisi 1250 ppm dan 950 ppm memberikan pengaruh yang sama terhadap bobot segar total dan panjang akar sawi pagoda. Komposisi media tanam cocopeat dan arang sekam 1:1 menunjukkan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar tajuk, bobot segar konsumsi, dan luas daun per tanaman sawi pagoda yang lebih tinggi daripada pasir dan arang sekam 1:1. Konsentrasi nutrisi 1250 ppm memberikan jumlah daun yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi nutrisi 1100 ppm dan 1400 ppm.
Pengaruh Interval Pengendalian Gulma Pada Pertumbuhan Dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.) Ayudita, Meli Amelia; Moenandir, Jody
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.08

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) termasuk tanaman Leguminosa yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi sehingga menjadi satu dari sumber pendapatan petani. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kacang hijau dapat dilakukan dengan pengendalian gulma serta peggunaan varietas yang tepat pada tanaman kacang hijau. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAKF) yang terdiri dari 8 kombinasi perlakuan dan diulang 4 kali. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F). Perlakuan yang nyata terhadap pertumbuhan hasil tanaman kacang hijau dilakukan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan P3V1 (penyiangan 14 hst, 28 hst dan 42 hst) + varietas vima 1 mampu memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Pada perlakuan P3 (penyiangan 14, 28 dan 42 HST), pertumbuhan gulma dapat ditekan secara efektif serta tanaman kacang hijau tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Pada setiap parameter pengamatan pertumbuhan, perlakuan P3V1 (penyiangan 14, 28 dan 42 HST + varietas vima 1) sering kali memberikan hasil yang terbaik. Pada parameter bobot kering gulma, perlakuan P0 (kontrol) memberikan data koleksi gulma paling banyak dibandingkan perlakuan lainnya. Hal tersebut dikarenakan pada perlakuan P0 tidak ada penyiangan gulma sama sekali, sehingga gulma tumbuh terus menerus. Pada pengamatan hasil panen, perlakuan P3 (penyiangan 14 hst, 28 hst dan 42 hst ) memberikan hasil kacang hijau yang paling baik pada setiap parameter pengamatan.
Pengaruh Pemberian Asam Humat dan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Putera, Dwiki Hernawan; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 12 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang memiliki banyak manfaat baik dari segi ekonomis maupun kandungan gizinya. Kentang merupakan tanaman yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia karena dapat digunakan sebagai bahan dasar makanan, camilan, serta makanan pengganti padi. Namun, jumlah total produksi kentang di Indonesia masih belum memenuhi total kebutuhan masyarakat. Hal ini disebabkan karena budidaya yang kurang maksimal dan penggunaan pupuk yang tidak sesuai rekomendasi karena kurangnya kebutuhan unsur hara membuat penurunan kualitas dari kentang tersebut yang juga dapat menyebabkan penurunan produksi.  Pemberian pupuk anorganik terus menerus dapat menyebabkan kerusakan ekosistem tanah dan pencemaran lingkungan yang berpengaruh terhadap hasil panen kentang. Pupuk organik sangat baik untuk digunakan karena dapat memperbaiki sifat kimia, biologi, dan fisik tanah serta meningkatkan mikroorganisme tanah, sehingga akan lebih baik jika pemberian pupuk anorganik diimbangi dengan pemberian pupuk organik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 dosis perlakuan dan 3 kali ulangan. Pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah batang, diameter batang, jumlah umbi, bobot per umbi, bobot umbi per tanaman, dan bobot umbi per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam humat dan pupuk anorganik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.). Kombinasi perlakuan pupuk P3 (300 kg/ha Urea + 200 kg/ha SP36 + 150 kg/ha KCl + 15 L/ha asam humat) secara nyata mampu meningkatkan nilai pertumbuhan dan hasil panen kentang per hektar.
Keberhasilan Persilangan Pada Beberapa Galur Kacang Bogor (Vigna subterranean (L.) Verdc.) Gumilang, Gusti Angger; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 12 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang bogor merupakan salah satu tanaman yang Toleran terhadap kekeringan. Tanaman Kacang bogor berpotensi mengalami penurunan hasil karena terjadinya penurunan keragaman genetik yang disebabkan oleh morfologi dari bunga tanaman kacang bogor yang termasuk dalam jenis hermaphrodite. Keberhasilan persilangan kacang bogor dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal berorientasi pada tanaman itu sendiri, sedangkan faktor eksternal berorientasi pada pengaruh lingkungan. Penentuan waktu persilangan berkaitan erat terhadap perubahan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase keberhasilan persilangan antar galur kacang bogor.Penelitian dilaksanakan di green house Lahan Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timu. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2021 hingga Juli 2021. Jumlah galur yang digunakan pada penelitian ini terdapat lima galur. Galur TVSU 8.6 digunakan sebagai jantan sedangkan galur BBL 1.1, SS 3.4.2, JLB dan TKB digunakan sebagai betina. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode single cross melalui persilangan buatan. Hasil pada penlitian didapatkan bahwa persentase keberhasilan tertinggi terdapat pada kombinasi TKB x TVSU (W3) dengan persentase sebesar 52,38%, sedangkan persentase keberhasilan persilangan terkecil terdapat pada kombinasi BBL 1.1 x TVSU (W2) dengan persentase sebesar 14,81%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat persentase keberhasilan persilangan pada penelitian yang telah dilakukan. Adanya penggunaan empat taraf waktu berorientasi pada adanya perubahan kondisi lingkungan di dalam green house. Perubahan kondisi lingkungan berorientasi pada fluktuasinya suhu dan kelembapan didalam green house. Adanya fluktuasi suhu dan kelembapan didalam green house mempengaruhi receptivity stigma dan variabilitas polen.
Korelasi Antara Komponen Hasil dan Hasil Pada Genotipe Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Tahan Penyakit Fusarium Bamratama, Muhammad Rafi; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 11 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar (Ricinus communis L.) merupakan salah satu tanaman yang menghasilkan minyak nabati. Produksi jarak kepyar di Indonesia cenderung menurun. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya hasil tanaman jarak kepyar adalah dengan melakukan seleksi genotipe yang memiliki sifat tahan terhadap penyakit fusarium. Dalam menentukan seleksi yang baik diperlukan informasi keeratan hubungan masing-masing karakter. Keeratan hubungan antar komponen hasil dengan hasil yang akan dicapai dan kriteria seleksi pada tanaman dapat diketahui melalui analisis korelasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keeratan hubungan antara karakter komponen hasil dan hasil pada genotipe jarak kepyar. Penelitian dilakukan di green house lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dari bulan Januari 2021 hingga Juli 2021. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak kelompok terhadap 22 genotipe jarak kepyar tahan penyakit fusarium dengan 2 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan karakter jumlah buah per tanaman, berat tandan per tanaman, jumlah tandan per tanaman, jumlah biji per tanaman, tebal biji, diameter kapsul, dan panjang kapsul berkorelasi positif terhadap karakter berat biji per tanaman. Selain itu jumlah buah per tanaman merupakan karakter dengan keeratan positif paling besar terhadap tanaman jarak kepyar tahan penyakit fusarium.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue