cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 84 Documents clear
Pengaruh Penambahan Fly Ash terhadap Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Beton dengan Campuran Semen Slag Anggara, Rizal Tri; Dewi, Sri Murni; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastuktur merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan suatu negara. Dunia konstruksi bangunan di Indonesia modern ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Hal tersebut dibuktikan dengan bertambah banyaknya bangunan yang didirikan, berbagai bentuk dan jenis bangunan dan berbagai teknologi baru yang telah ditemukan. Pada penelitian ini akan dianalisis pengaruh penambahan fly ash terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton yang telah menggunakan campuran semen slag dan semen portland. Komposisi semen slag yang akan digunakanan adalah 40% dan semen portland 60%, sedangkan komposisi penambahan fly ash yang akan digunakan adalah 10% dan 20% dari berat jumlah semen portland dan semen slag. Serta memvariasikan umur beton yaitu 7 hari, 28 hari, dan 56 hari, dengan perlakuan curing yang sama. Dalam penelitian ini dibuat satu jenis benda uji yaitu benda uji silinder untuk diuji modulus elastisitas dan kuat tekan. Benda uji silinder memiliki ukuran diameter 15 cm tinggi 30 cm. Masing-masing benda uji diberikan variasi komposisi semen portland, semen slag, fly ash, dan agregat. Jumlah benda uji kubus adalah 60 buah dengan jumlah tiap variasi adalah 5 buah Pengaruh Fly Ash terhadap kuat tekan beton dengan campuran semen portlan 60% dan semen slag 40%, penambahan Fly Ash 20% lebih tinggi kuat tekanya daripada penambahan Fly Ash 10%. Pada pengujian kuat tekan  dihasilkan kuat tekan yang paling besar terdapat pada mutu benton K-350 dengan penambahan Fly Ash 20% pada umur 56 hari dengan nilai 42,14 Mpa. Sedangkan pengaruh penambahan Fly Ash terhadap modulus elastisitas beton dengan campuran semen portland 60% dan semen slag 40% adalah penambahan Fly Ash memberikan pengarh yang berbeda-beda pada setiap umur yang di rencanakan terhadap nilai modulus elastisitas beton. Kata Kunci : modulus elastisitas, kuat tekan, semen slag.
PENGARUH PEMASANGAN KERAMIK DUA SISI PADA BATA RINGAN TERHADAP PERILAKU HASIL UJI TEKAN O.K.A.N., Paradita Bagus; Zacoeb, Achfas; N., Christin Remayanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman modern ini, banyak infrastruktur yang baru dibangun seperti apartemen, hotel, mall, gedung perusahaan dan gedung bertingkat lainnya. Sehingga, dalam pembangunannya infrastruktur perlu perhitungan dan perencanaan yang tepat. Selain merencanakan perhitungan struktur dari gedung tersebut, pemilihan alternatif bahan material juga sangat berpengaruh dalam pembangunan infrastruktur ini. Oleh karena itu, seorang perencanaharus pandai dalam melaksanakan perhitungan struktur maupun pemilihan material sesuai dalam peraturan perencanaan dan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Penelitian dengan judul “Pengaruh Pemasangan Keramik Dua Sisi Pada Bata Ringan Terhadap Perilaku Uji Tekan”, memiliki rumusan apa penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dinding pasangan bata ringan, bagaimana hasil uji tekan terhadap bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi dan bagaimana perbedaan hasil uji tekan pada bata ringan dan bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi. Tujuan penelitian ini ada mengidentiifikasi penyebab dari lepasnya keramik dua sisi pada dinding pasangan bata ringan, mengevaluasi hasil uji tekan bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi dan mengevaluasi perilaku uji tekan pada bata ringan dengan bata ringan yang dipasang keramik pada dua sisi.. Penelitian ini menggunakan metode uji tekan pada bata ringan yang kemudian dilakukan pengumpulan dan pengolahan data. Adapun sumber data data primer dan sekunder dari hasil uji lab. Data akan diolah dengan metode analisis. Landasan teori yang digunakan adalah teori tentang bata ringan, mortar, dan keramik. Berdasarkan analisa yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kuat tekan bata ringan yang dipasang keramik dengan ketebalan 1,5mm, 3mm, dan 6mm sebesar 1.9035 MPa, 1.9065 MPa, dan 1.778 MPa, sedangkankuat tekan bata ringan sebesar 1.5075 MPa. Kata Kunci : Bata ringan, mortar, keramik, dan Hasil uji tekan.
PENGARUH EKSENTRISITAS PADA STRUKTUR PORTAL DENGAN BRACING TIPE V AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP TEGANGAN DAN REGANGAN STRUKTUR Dinatra, Iqbal Rizky; Susanti, Lilya; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan akan terjadinya gempa bumi. Hal ini disebabkan karena Indonesia dilewati oleh cincin api pasifik. Gempa bumi tentu dapat merusak struktur bangunan mulai dari retaknya struktur hingga kegagalan struktur yang mengakibatkan bangunan roboh. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk memenuhi kebutuhan berupa bangunan bertingkat tinggi yang tahan terhadap gempa. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan pengaku (bracing) pada struktur bangunan. Pada umumnya, bracing  ditempatkan menyilang dengan konfigurasi bervariatif pada bagian dalam portal struktur tersebut. Pada penilitian ini dibuat tiga buah benda uji portal. Benda uji portal tersebut dibuat menggunakan beton bertulang yang terdiri dari balok dengan panjang 100 cm, kolom dengan tinggi 70 cm serta bracing yang membentuk huruf V. Portal F tanpa jarak eksentristias, portal G memiliki eksentrisitas 15 cm dan portal H memiliki eksentrisitas 25 cm. Mutu beton yang digunakan adalah K-175. Tulangan utama yang digunakan adalah 4-Ø6 mm dan tulangan geser Ø4-150 mm. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat load cell untuk memberikan beban lateral, LVDT untuk memperoleh nilai defleksi, dan strain gauge untuk memperoleh nilai regangan.Benda uji portal G menghasilkan tegangan maksimum 82,54% dari benda uji F untuk baja dan 74,29% dari benda uji F untuk beton. Sedangkan untuk benda uji H menghasilkan tegangan maksimum 69,84% dari benda uji F untuk baja dan 62,86% dari benda uji F untuk beton. Sedangkan untuk nilai regangan, Benda uji portal G memiliki regangan maksimum 212,29% dari benda uji F untuk baja dan 177,39% dari benda uji F untuk beton. Sedangkan untuk benda uji H memiliki regangan maksimum 133,45% dari benda uji F untuk baja dan 617,68% dari benda uji F untuk beton. Kata Kunci : Portal, Bracing, Tegangan-Regangan, Beban Lateral
PENGARUH KOMPOSISI SEMEN SLAG DAN RASIO SEMEN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR Taffareld, Muhammad Firhand; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur merupkan salah satu aspek penting dalam perkembangan suatu negara. Dunia konstruksi bangunan di Indonesia modern ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun dalam aspek teknologi, software dan bahan material. Dalam pembuatan beton dan mortar kita memperlukan beberapa bahan seperti agregat, semen portland dan air. Namun dalam produksi pasti ada dampak buruk terhadap lingkungan. Pada penelitian ini yang akan dibahas adalah semen portland. Bahan baku utama semen portland adalah kapur dan tanah liat yang merupakan bahan alam yang tidak dapat diperbaharui, Maka dari itu perlu penelitian lebih lanjut terhadap semen limbah ramah lingkungan yang disebut dengan semen slag. Semen slag adalah limbah yang dihasilkan dari hasil samping proses peleburan bijih logam. Kandungan komposisi kimia dominan dalam slag mengandung oksida besi dan kalsium silikat (CSH). Secara fisik dan komposisi kimia slag mirip dengan terak/clinker, sehingga slag dapat ditambahkan dalam penggilingan akhir semen di finish mill sebagai bahan subtitusi tambahan. Penambahan Blast Furnace Slag (BFS) memiliki sifat seperti terak yang mengandung oksida besi dan kalsium silikat (CSH) maka akan memberikan pengaruh terhadap kuat tekan suatu campuran dari semen portland dan bahan pembentuk mortar.Pada penelitian ini akan dianalisis pengaruh kombinasi komposisi  semen slag dan semen portland terhadap kuat tekan mortar. Tidak menutup kemungkinan nantinya semen slag dapat dijadikan alternatif subsitusi terhadap semen portland. Komposisi semen slag yang akan digunakanan adalah 0%, 10%, 40%, dan 70%. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa komposisi semen slag dan rasio agregat yang baik dalam menahan kuat tekan adalah benda uji dengan komposisi semen slag 40% dengan rata-rata kenaikan 74,81% (umur 28 hari) dan 30,62% (umur 56hari) yang dapat menahan kuat tekan compression test paling tinggi sebesar 39,94 Mpa menggunakan rasio semen agregat 1:3. Kata kunci: Semen Slag, Rasio Agregat, Beban, Kuat Tekan.
PENGARUH EKSENTRISITAS PADA STRUKTUR PORTAL DENGAN BRACING TIPE INVERTED V AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP TEGANGAN DAN REGANGAN STRUKTUR Putra, Yogatama Sujatmiko; Susanti, Lilya; F, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sering terjadi gempa, sepanjang tahun 2018 sedikitnya terjadi 3 gempa yang cukup besar yaitu di Lombok, Jawa Timur dan Palu. Akibat dari gempa adalah rusaknya struktur bangunan gedung. Salah satu cara untuk mengurangi dampak yang terjadiadalah dengan menambahkan bracing pada struktur portalnya. PDalam penelitian ini dibuat tiga benda uji portal tipe inverted V yang dibagi menjadi dua jenis yaitu satu portal konsentris (CBF) dan dua portal eksentris (EBF) dengan jarak eksentrisitas 15 cm dan 25 cm.Portal yang memiliki eksentrisitas 15 cm diberi kode “I”, eksentrisitas 25 cm diberi kode “J”, dan tanpa eksentrisitas diberi kode “K”. Benda uji portal memiliki dimensi 110 x 10 x 80 cm. Benda uji terbuat dari beton bertulang dengan mutu rencana K-175 (14,5 Mpa), tulangan utama menggunakan baja polos berukuran Ø6 mm dan tulangan sengkang menggunakan baja polos berukuran Ø4 mm. Pengujian menggunakan alat load cell untuk memberikan beban lateral, LVDT untuk memperoleh nilai defleksi, dan strain gauge untuk memperoleh nilai regangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa benda uji K (tanpa eksentrisitas) memiliki nilai tegangan pada kolom tarik sebesar 280,14 N/mm2, nilai tersebut lebih besar 38,24% dari benda uji I dan 60,28% dari benda uji J, pada kolom tekan benda uji K memiliki nilai tegangan sebesar 280,2 N/mm2, nilai tersebutlebih besar 38,23% dari benda uji I dan 60,31% dari benda uji J. Hasil penelitian regangan pada kolom tarik menunjukan benda uji J (eksentrisitas 25 cm) memiliki nilai regangan 9,1x10-4, nilai tersebut lebih besar 44,39% dari benda uji I dan 86,70% dari benda uji K, untuk regangan pada kolom tekan menunjukan benda uji I (eksentrisitas 15 cm) memiliki nilai regangan 3,62x10-4, nilai tersebut lebih besar 2,49% dari benda uji K dan 12,43% dari benda uji J. Kata Kunci : Portal, Bracing, Tegangan-Regangan, Beban Lateral
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASEDDESIGN GEDUNG PENDIDIKAN BERSAMA FKUB DENGAN PERKUATAN DINDING GESER Novtrian, Fauzi; ., Wisnumurti; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dindinggesermerupakankomponenelemenstruktural yang berfungsiuntukmenahangaya lateral. Dalamkajianberikutiniobjekgedung yang digunakansebagaipenelitianadalah Gedung Pendidikan Bersama FakultasKedokteranUniversitasBrawijaya (GPB FKUB) yang dimodelkandalam program ETABS dan dianalisismenggunakanmetodeDirect Displacement Based Designdenganmetodenon-linear pushoversebagaibebandorong, kemudiandidapatkannilaisimpangan lateral, dan tingkatkinerjastrukturbangunan. Berdasarkanhasilanalisisnon-linear pushover pada GPB FKUB terdapatduaarahyaituarah X dan Y, dimanaarah X sebagaiarah horizontal dan Y sebagaiarahvertikalgedungtampakatas. Pada gedungeksistingdidapatkannilaisimpangan lateral arah X sebesar 0,01135 dan Y sebesar 0,00916, sedangkangedung yang diberiperkuatandindinggeserdidapatkannilaisimpanganarah X sebesar 0,01024 dan Y sebesar 0,00099. Untuktingkatkinerjastruktur pada bangunaneksistingberada pada kategoriDamaged Control (DO), sedangkanbangunandenganperkuatandindinggeserberada pada kategoriImmediete Occupancy (IO). Sehinggadapatdisimpulkanbahwabangunan yang diberiperkuatandindinggeserdenganlokasi yang telahditentukansebelumnyadapatmengurangigaya lateral dan meningkatkantingkatkinerjastrukturbangunan. Kata Kunci: dindinggeser, direct displacement based design, non-linear pushover
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGNPADA GEDUNG PENDIDIKAN BERSAMA FKUB DENGAN PERKUATAN BRESING BAJA Bashawri, Atta; Wibowo, Ari; W., Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bresingbajamerupakankomponenstrukturpenahangayagempa yang umumdigunakan pada bangunantinggi yang berfungsisebagaipeningkatkekuatan dan kekakuanstruktur. Dalampenelitianinidigunakan Gedung Pendidikan Bersama FakultasKedokteranUniversitasBrawijaya (GPB-FKUB) sebagaiobjekkajianyang.dimodelkandengan program ETABS yang kemudiandianalisismenggunakanmetodeDirect Displacement Based Design (DDBD) dimanametodenon-linear pushoversebagaimetodebebandorongnyayang kemudiandigunakanuntukmembandingkanperformabangunansertamekanismekeruntuhanantarabangunaneksisting dan bangunandenganperkuatanbresingbaja yang diletakkan pada lokasi yang telahditentukan. Berdasarkanhasilanalisistersebutdapatdiketahuiapakahpemasanganbresingbaja pada lokasi yang telahditentukantersebutmemberipeningkatan yang signifikanterhadapperformabangunan. Didapatkanhasilanalisisnon-linear pushover GPB-FKUB yang didesainmenggunakanmetodeDDBDuntukbangunanaslitanpaperkuatandidapatkannilaisimpangan lateral sebesar 0,0113 untukarah X dan 0,0092 untukarah Y. Sedangkanuntukbangunandenganperkuatanbresingmenghasilkansimpangan lateral sebesar 0,0085 untukarah X dan 0,0036 untukarah Y. Tingkat kinerjastruktur pada bangunaneksistingberada pada level kinerjaDamage Control (DO). Sedangkanjikasetelahdiberiperkuatanbresingberada pada level Immediate Occupancy (IO). Sehinggadapatdisimpulkanbahwabangunansetelahdipasangperkuatanbresingbajadenganlokasi yang telahditentukan, akanmemberikanperbaikantingkatkinerjastruktur dan mengurangisimpangan pada saatterjadinyagempa. Kata Kunci: bresingbaja, direct displacement based design, non-linear pushover, simpangan lateral, tingkatkinerja
ANALISIS DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN TEKNIK SIPIL UB DENGAN PERKUATAN BRESING BAJA Fawait, Ilfan; Wijaya, Ming Narto; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa sangat erat kaitannya dengan keruntuhan struktur bangunan karena keruntuhan tersebut menyebabkan banyak korban jiwa. Maka dari itu bangunan tingkat tinggi direncanakan tahan terhadap gempa untuk mengantisipasi dan meminimalisasi keruntuhan. Konsep perencanaan tahan gempa yang terbaru saat ini Direct Displacement Based Designdimana nilai perpindahan lebih diutamakan sebagai acuan menentukan kekuatan bangunan. Pada analisis ini menggunakan gedung Laboratorium Kebencanaan Teknik Sipil UB yang diberikan perkuatan bresing baja dengan bantuan software program untuk mengetahui perilaku struktur dengan hasil non-linier pushover. Hasil analisis bangunan setelah terjadi gempa memiliki performa Immediate Occupancy (IO) SP-1. Kemudian untuk simpangan dan perpindahannya pada lantai teratas bangunan Original Design arah y-y nilai drift 0,00215 m dan nilai displacement 0,10535 m. Sedangkan bangunan perkuatan bresing arah y-y nilai drift 0,001868 m dan nilai displacement 0,036963 m. Hal ini menunjukkan bahwa struktur mengalami perilaku sesuai dengan life safety. Kata kunci : Direct Displacement Based Design, Performance Based Seismic Design, life safety, DDBD
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGNGEDUNG F FILKOM UB DENGAN KONFIGURASI DINDING GESER MAULANA, ARDIAN SUBHAN; ., Wisnumurti; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletakdiantaracincinapipasifik. Hal inimenyebabkan negara Indonesia seringdilandagempabumi. Cincinapipasifiksendirimerupakanpertemuanantara 3 lempengbenuayaituEuroasiadariutara, Indo-Australia dariselatan dan Pasifikdaritimur. Sehinggabangunankhususnyabangunantinggiharusdidesaintahangempa. Semuainidilakukanuntukmeminimalisirdampakkerusakanstrukturbangunan, diperlukanperkuatanbangunansepertidindinggesersebagaisistempenahangaya lateral untukdapatmengurangiperpindahanakibatgayagempa. Dindinggeserdapatmenahangaya lateral akibatgempadenganprinsipkerjamenyalurkangempasehinggamengurangiterjadinyasendiplastis pada balok dan kolom. Dalamkaijanini, objek yang digunakanadalah Gedung F FakultasIlmuKomputerUniversitasBrawijayadimanagedungakandidesainmenggunakanmetodeDirect Displacement Based Design (DDBD)untukgedungeksistingmaupungedung yang akan di berikanperkuatandindinggeser. MetodeDirect Displacement Based Design (DDBD)merupakanmetodeuntukmenekankannilaiperpindahangunamenentukankekuatan yang dibutuhkanbangunanterhadapgempadesain. Pada kajianinimetode DDBD digunakanuntukmembandingkanperforma dan mekanismekeruntuhandaribangunan yang sudahada (eksisting) denganbangunan yang akandiberikanperkuatan, dimanakajianinidibantudengan program ETABS dalammelakukananalisisnon-linear pushover. Berdasarkanhasilanalisisnon-linear pushover Gedung FFakultasIlmuKomputerUniversitasBrawijaya yang didesainmenggunakanmetodeDDBD, bahwauntukbangunanaslitanpaperkuatanmenghasilkannilaiperpindahanatapuntukarah X yaitusebesar 0,689 m dan untukarah Y sebesar 0,747 m sedangkanbangunan yang menggunakanperkuatandindinggeserTipe B (kajian) menghasilkanperpindahanatapuntukarah X sebesar 0,207 m dan untukarah Y sebesar 0,095 m. Untuktingkatkinerja yang diperoleh OD berada pada kondisiDamage Control (DO) dan untuk yang diberikandindinggeserTipe B berada pada kondisiImmediete Occupancy (IO). Makadapatdisimpulkanbahwapenggunaanperkuatandindinggeserdapatmengurangisimpangan lateral dan penggunaandindinggesertersebutberpengaruhterhadapperubahantingkatkinerja Kata kunci: direct displacement based design, DDBD, non-linear pushover, perpindahanatap, dindinggeser
ANALISIS DIRECT DISPLACEMENT BASEDDESIGN GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN TEKNIK UB DENGAN KONFIGURASI DINDING GESER Ferdiansyah, Hafidh; Wijaya, Ming Narto; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desainbangunantahangempa di Indonesia sendiri pada umumnyamemakaidesainberbasisgaya (force based design) yang berbasis pada SNI 1726:2012. Dalampengembangannya, mulaidikembangkanmetodedesainberbasiskinerja (Performance based design) yang meninjaukepadatingkatperformabangunan.Salah satuperencanaanberbasiskinerjaadalahmetodeDirect Displacement Based Design (DDBD), yaitudenganmenekankan pada nilaidisplacementsebagaiacuanuntukmenentukantingkatkekuatan yang dibutuhkanketikastrukturterkenabebangempa. MetodeDirect Displacement Based Design (DDBD) munculuntukmengatasikelemahan-kelemahan yang ada pada MetodeForce Based Design. PerbedaannyaadalahMetodeDirect Displacement Based Design (DDBD) diasumsikansebagai model strukturSingle Degree of Freedom (SDOF) yang memilikiresponperpindahanpuncak pada tingkat paling ataskemudiandigunakansebagaiacuankinerjadaripadastrukturtersebut.Hasil analisispushover Gedung LaboratoriumKebencanaan Teknik SipilUniversitasBrawijayadidapatkanhasil target perpindahansebesar 0.367491 m dan drift actual sebesar 0.014134 untukarah X dan target perpindahansebesar 0.10535 m dan drift actual sebesar 0.00405 untukarah YdengantingkatkinerjaDamage Control. Sedangkanhasilanalisispushover Gedung LaboratoriumKebencanaan Teknik SipilUniversitasBrawijayadenganperkuatandindinggeserberadadibawahnilaidrift dan perpindahangedungeksistindengannilai target perpindahansebesar 0.234494 m dan drift actual sebesar 0.009019 untukarah X dan target perpindahansebesar 0.03628 m dan drift actual sebesar 0.001416 dengantingkatkinerjaImmediate Occupancy. Kata kunci: direct displacement based design, pushover, tingkatkinerja, perpindahan, drift