Articles
88 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 2 (2022)"
:
88 Documents
clear
PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENATAAN DAN KENYAMANAN ELEMEN FISIK KORIDOR JALAN MALIOBORO POST COVID-19
Kholisha Athalla Kusuma;
Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setelah adanya Covid-19 ini menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat. Penyebaran penyakit ini sangat cepat terutama pada ruang terbuka publik di kota, dimana area publik menjadi salah satu tempat paling penting dalam membangun sebuah kehidupan di area kota. Salah satu ruang terbuka publik yang mengalami dampak dari Covid-19 tersebut adalah koridor Jalan Malioboro. Sejak terjadinya pandemi Covid-19 ini menyebabkan adanya penyesuaian terhadap penataan pada koridor Jalan Malioboro akan standar protokol kesehatan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengevaluasi persepsi dan preferensi masyarakat terhadap penataan dan kenyamanan elemen fisik pada koridor Jalan Malioboro pada era setelah terjadinya pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk melihat pengaruh penataan elemen fisik terhadap kenyamanan pengguna jalan dilakukan analisis regresi berganda. Dilakukan dua tahap penelitian dengan hasil pertama (119 Responden) yaitu berupa penilaian persepsi pengguna jalan terhadap penataan elemen fisik saat ini, dan hasil yang kedua (114 Responden) adalah preferensi pengguna jalan terhadap evaluasi gubahan alternatif penataan elemen fisik yang dianggap kurang nyaman digunakan di saat pandemi Covid-19 mengacu pada hasil penelitian pertama.
KUALITAS AKUSTIK RUANG SHALAT MASJID JAMI AL-AZHAR JAKAPERMAI KOTA BEKASI
Hasnaa Adiba Rifat;
Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberadaan masjid sangatlah penting sebagai tempat yang mewadahi masyarakat umat islam melakukan kegiatan keagamaan serta menuntut ilmu agama dan syiar islam yang menjadikan kenyamanan masjid menjadi salah satu hal utama dalam aspek bangunannya. Dari berbagai aspek kenyamanan masjid, kualitas akustik adalah hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan ruang untuk mencapai kenyamanan yang diperlukan manusia dalam membentuk kekhusyukan dalam beribadah. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi kenyamanan akustik di dalam ruang diantaranya adalah bentuk geometri ruang, penyetelan ruang dalam, dan penggunaan material selubung ruang. Masjid Jami Al-Azhar Jakapermai merupakan salah satu masjid terbesar di Kota Bekasi yang sering mengadakan acara keagamaan dalam tiap minggunya diluar shalat wajib dan shalat jumat. Akan tetapi kondisi akustik di ruang dalamnya masih belum optimal yang menyebabkan penyebaran suara tidak merata dan timbul cacat akustik didalamnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Studi dilakukan dengan menganalisis data kuantitatif untuk mengetahui penyebaran suara serta waktu dengung di dalam ruangan sehingga dapat memunculkan rekomendasi desain yang sesuai sebagai upaya mengoptimalisasikan kualitas akustik ruang Masjid Jami Al-Azhar Jakapermai. Hasil penelitian menunjukkan penyebaran suara yang tidak merata serta beberapa fenomena akustik yang terjadi di dalam ruang shalat masjid diakibatkan bentuk geometri ruang dan material penyelubung ruangnya.
EVALUASI INTERIOR POS PAUD PADA BANGUNAN BALAI RW DI KOTA MALANG
Ririh Dyah Prabandiani;
Rinawati Puji Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Balai RW merupakan bangunan fasilitas umum yang berfungsi untuk menampung berbagai kegiatan warga dalam satu RW. Berbagai kegiatan yang ditampung dalam satu tempat ini menyebabkan adanya fasilitas yang digunakan bersama seperti kamar mandi, gudang, dan berbagai macam perabot. Bangunan fasilitas umum seperti Balai RW tidak secara khusus dirancang untuk fungsi PAUD. Pada pelaksanaannya, 104 dari 157 Pos PAUD yang ada di Kota Malang menempati Balai RW. Alih fungsi bangunan dari Balai RW ke Pos PAUD ini perlu ditinjau, apakah bangunan fasilitas umum merupakan bangunan yang memenuhi standar yang telah ada khususnya pada aspek interior yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar untuk anak. Pada penelitian ini peneliti mengkaji apakah interior Pos PAUD yang menggunakan Balai RW sebagai tempat penyelenggaraannya telah sesuai untuk anak usia dini. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian observasi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa unit amatan yang kurang memenuhi standar seperti layout ruang, toilet, pencahayaan dan penghawaan, serta perabot. Penggunaan Balai RW untuk penyelenggaraan Pos PAUD di Kota Malang masih memiliki beberapa kekurangan dikarenakan bangunan tersebut merupakan bangunan multifungsi yang bukan dikhususkan untuk anak.
Persepsi Msyarakat Terhadap Keamanan Aloon-Aloon Kota Madiun
Salma Yusra Nandia;
Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Taman selain menjadi wadah bagi aktivitas rekreasi dan relaksasi masyarakat, juga berperan untuk memastikan keamanan dan keselamatan publik (Frey, 1999). Keterlibatan masyarakat dengan memberikan umpan balik mengenai aloon-aloon Kota Madiun digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna, khususnya persepsi terhadap keamanan taman. Kejahatan pada taman publik sesungguhnya dapat diantisipasi melalui desain lingkungan dengan pendekatan Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keamanan aloon-aloon Kota Madiun. Penelitian dilakukan menggunakan metode campuran kualitatif-kuantitatif. Kuesioner berisi pertanyaan multiple rating scale digunakan untuk mengukur persepsi pengunjung terhadap implementasi komponen CPTED. Wawancara tak terstruktur digunakan untuk mendalami persepsi pengunjung. Komponen yang dinilai meliputi: pencahayaan, garis pandang, kontrol akses, rambu dan informasi, dan pemeliharaan dan pengelolaan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan mean score. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Kriteria responden yaitu minimal berusia 17 tahun. Berdasarkan hasil analisis, implementasi komponen CPTED telah diupayakan terlibat dalam pengembangan taman aloon-aloon. Namun pelaksanaannya belum sepenuhnya berhasil. Perlu adanya penyesuaian pada komponen-komponen CPTED di aloon-aloon.
Planning and Development Strategy of Pancer Door Beach Tourism Area in Pacitan City
Irfan Maulana Ashgaf;
Lisa Dwi Wulandari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pacitan is a city nicknamed as "Paradise of Java" which has natural and abundant cultural wealth. Tourism is the mainstay of regional income. One of the beaches close to the city as the main destination is Pancer Door Beach. This area stretches wide but the condition of it doesn’t attract tourists because the diversity of potential both naturals, artificial and cultural are not optimal. This is a reference for researchers in knowing what are the potential of the Pancer Door Beach Tourism Area is that can be used as an important point in developing the area. This study uses qualitative research methods with SWOT analysis. The SWOT contains of the research identification which are then analysed in terms of strengths, opportunities, weaknesses and threats. From the SWOT analysis, a SWOT matrix appears. The SWOT matrix becomes the basis for finding a grand strategy. The grand strategy in this study is a combination between strong and weak potentials of the area for rapid and to overcome the slowdown in planning and development of Pancer Door Beach Tourism Area. Phenomena, interviews, research objects, and regulations as well as theoretical studies are the basis of developing the area on a micro-architectural scale. Keywords: 4A Tourism, Development, Planning, Potential
Kualitas Akustik Ruang pada Masjid dengan Dinding Roster (Studi Kasus: Masjid Al-Ikhlas)
Intan Yuntia Ismah Zain;
Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masjid merupakan tempat beribadah bagi umat Islam yang membutuhkan kualitas akustik yang nyaman. Masjid Al-Ikhlas, Sidoarjo, merupakan masjid berdinding roster. Lubang-lubang pada roster menyebabkan kebisingan dari luar ruangan masuk ke dalam ruang sholat. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu deskriptif, kuantitatif dengan menghitung waktu dengung menggunakan rumus Sabine, dan eksperimental dengan simulasi digital menggunakan software EASE 4.4. Variabel bebasnya adalah material pelingkup interior dan presentase jumlah lubang roster. Variabel terikatnya adalah tingkat kebisingan latar belakang, tingkat tekanan bunyi, dan waktu dengung. Hasil pengukuran menunjukkan nilai kebisingan latar belakang di dalam dan luar ruangan yang masih melebihi standar. Tingkat tekanan bunyi sudah meratan, tapi cacat akustik masih terjadi di beberapa tempat. Waktu dengung masih jauh di bawah standar, baik dengan perhitungan manual maupun simulasi. Oleh karena itu diperlukan modifikasi untuk menangani permasalahan tersebut dengan menambahkan noise barrier pada lubang roster, menambah dan merubah posisi speaker, mengganti material pelingkup interior, dan menutup 50% lubang roster.
Penilaian Daya Tarik Visual Elemen Arsitektur Ruang Publik Komersial berdasarkan Persepsi Masyarakat. Studi Kasus : Kumulo Creative Compound, BSD City
Annisa Putri Fudali;
Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bumi Serpong Damai (BSD City) Tangerang Selatan merupakan salah satu kota mandiri di wilayah Jabodetabek yang memiliki daya tarik citra kota. Pengembang BSD City menyediakan Ruang publik komersial yang turut bertanggungjawab terhadap citra kota. Salah satu produknya adalah The Breeze BSD City lifestyle center yang merupakan pusat perbelanjaan dengan konsep semi terbuka dan memiliki sub fasilitas pendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupa creative compound. Kumulo creative compound hadir sebagai ruang publik komersial dengan konsep prefabrikasi toko-toko kecil (micro-shop) yang dikhususkan untuk tenant UMKM . Daya tarik visual Kumulo didukung adanya fenomena swafoto oleh pengunjung yang menandakan masyarakat semakin sadar akan estetika visual yang ada di lingkungan sekitarnya. Penelitian ini merupakan penilaian daya tarik visual pada elemen arsitektur ruang publik komersial berdasarkan persepsi masyarakat pada Kumulo creative compound yang dilakukan dengan metode kuantitatif. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan menilai daya tarik visual elemen arsitektur pada kawasan luar dan eksterior beberapa sampel micro-shop. Data di analisis menggunakan SPSS untuk dicari mean-scorenya. Variabel Bentuk Bangunan mendapatkan mean-score tertinggi secara keseluruhan sedangkan Variabel Pintu Masuk mendapatkan meanscore terendah secara keseluruhan. Hasil dari penelitian dapat dipertimbangkan untuk perancangan ruang publik komersial selanjutnya.
Pengaruh Elemen Pembentuk Koridor Pedestrian terhadap Peningkatan Kenyamanan Termal (Studi Kasus : Jalan Tunjungan Surabaya)
Adi Unggul Wicaksono;
Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ruang luar, yang merupakan tempat bagi sebagian aktivitas manusia, harus memiliki kinerja optimal dalam mewadahi fungsi serta memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Salah satu aspek dalam hal kenyamanan adalah kenyamanan termal. Jalan Tunjungan Surabaya merupakan kawasan “artefak urban” yang berada di Kota Surabaya dan sangat ramai dikunjungi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi dan mengetahui tingkat ketidaknyamanan termal dan solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif evaluatif menggunakan Discomfort Index dengan hasil akhir berupa rekomendasi desain. Hasil dari pengukuran didapatkan bahwa Jalan Tunjungan Surabaya masuk dalam kategori “ketidaknyamanan dirasakan oleh mayoritas populasi” dengan nilai 27-30. Rekomendasi desain diberikan dengan kriteria yang telah ditentukan agar tingkat ketidaknyamanan termal ruang luar bisa turun.
Pengaruh Elemen General Interior Terhadap Kenyamanan Pengunjung Pada Klinik Kecantikan Di Kota Malang
Aula Sekar Arum Pertiwi;
Rinawati Pudji Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fenomena pertumbuhan pasar industri kosmetik di Indoensia juga berdampak pada perkembangan pasar pada bidang skin care. Perkembangan ini juga terlihat di Kota Malang, ditandai dengan menjamurnya klinik kecantikan. Persaingan pada klinik kecantikan bukan hanya mengenai fasilitas dan pelayanan, namun juga kenyamanan klinik. Ditemukan terdapat 3 klinik kecantikan unggulan di Kota Malang yaitu ZAP Clinic, Natasha Skin Care, dan HAYYU Syar’I Skin Clinic. Klinik kecantikan yang mampu bersaing akan mendapatkan loyalitas pelanggan dengan memperhatikan faktor-faktor tertentu. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah store atmosphere klinik. Pada penelitian terdahulu ditemukan elemen store atmosphere yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan adalah elemen general interior. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh elemen general interior terhadap kenyamanan pengunjung pada klinik kecantikan di Kota Malang. Dalam pelakasanannya menggunakan metode deskriptif-kunatitatif untuk mendapatkan hasil yang tepat dan akurat sesuai dengan keadaan sebenarnya. Hasil penelitian ditemukan pengaruh elemen general interior terhadap kenyamanan pengunjung pada klinik kecantikan di Kota Malang sebersar 35,5%. Kemudian ditemukan aspek yang paling signifikan berpengaruh adalah kebersihan dan perabot. Kata kunci: elemen general interior, klinik kecantikan, kenyamanan pengunjung
Aksebilitas Penghuni Bangunan dari Kepungan Asap Kebakaran (Studi Kasus: Hotel Alana Malang)
Eka Putri Ajeng Maulida;
Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembangunan gedung di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Setiap pembangunan gedung memperhatikan aspek keselamatan terhadap bangunan gedung dan lingkungannya. Salah satu aspek keselamatan yang perlu diperhatikan adalah sistem evakuasi kebakaran dengan beberapa kebutuhan sarana seperti sistem sirkulasi, jalur evakuasi, jumlah penghuni, tata letak, lebar koridor serta jumlah pintu keluar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aksebilitas penghuni Hotel Alana Malang dari kepungan asap kebakaran dan memberikan solusi desain arsitektural yang dapat meningkatkan keselamatan penghuni Hotel Alana Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menganalisis sistem sarana penyelamatan dan sistem proteksi kebakaran pada Hotel Alana Malang. Selain itu untuk menganalisis waktu persebaran asap dan evakuasi berdasarkan metode ASET (Available Safe Egress Time) dan RSET (Required Safe Egress Time) dengan simulasi software pyrosim dan pathfinder. Hasil yang didapatkan yaitu persebaran asap di lantai 1 mengepung penghuni saat evakuasi sehingga dibutuhkan pendalian asap untuk mengubah perilaku asap. Penghuni terjebak pada tangga darurat karena ruangan sempit sehingga dibuat redesain tangga darurat untuk mengatasi situasi tersebut. Kata kunci: aksebilitas, evakuasi, simulasi, hotel