cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2020)" : 40 Documents clear
Optimasi Redesain Selubung Bangunan pada Bangunan Perkantoran Berlantai Banyak di Jakarta Selatan dengan Perhitungan OTTV Ghefira Rahma Tsurayya; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BTPN Office Tower merupakan bangunan perkantoran bertingkat tinggi di Jakarta Selatan yang telah menerapkan prinsip green building. Meskipun memiliki peringkat gold pada sertifikasi Greenship, namun usaha penghematan energi pada bangunan ini belum maksimal karena nilai OTTV bangunan eksisting belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh SNI yaitu 39,30 W/m2. Jika ditinjau dari kondisi eksisting, bangunan masih dapat dioptimalkan terutama pada desain selubung. Dengan mengoptimalkan desain selubung bangunan tentunya akan berpengaruh terhadap penerimaan radiasi matahari dan penurunan nilai OTTV pada bangunan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, komparatif, dan evaluatif yang didukung dengan simulasi software ecotect analysis 2011 dan sketchup 2018. Simulasi pada objek penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan terhadap desain selubung, kemudian pengaruh yang muncul dari hasil simulasi akan diamati dan dianalisis. Analisis dilakukan untuk mengetahui rekomendasi desain yang paling tepat untuk selubung bangunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan secondary skin yang dikombinasikan dengan pemilihan material kaca dengan nilai SCk yang lebih rendah dapat menekan penerimaan radiasi matahari harian pada bangunan hingga 36.3% dan nilai OTTV total berhasil diturunkan menjadi 26.99 W/m2.
Pengaruh Desain Interior terhadap Minat Berfoto Pengunjung Museum MACAN Jakarta Almira Samantha Husna; Rinawati P. Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui elemen-elemen desain interior yang mempengaruhi preferensi berfoto pengunjung museum MACAN. Dalam penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah variabel Pencahayaan (X1), Warna (X2), Tekstur (X3), Proporsi (X4), Point of Interest (X5), Geometri Arsitektur (X6),) sedangkan variabel terikat yang digunakan adalah Minat Berfoto (Y). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung museum MACAN Jakarta dan jumlah pengunjung yang dijadikan sampel diperoleh berdasarkan jumlah rata-rata pengunjung setiap bulannya. Hasil dari penelitian ini adalah hipotesis yang menyatakan bahwa adanya pengaruh secara bersama-sama (simultan) variabel bebas terhadap variabel Minat Berfoto dapat diterima, terdapat enam variabel yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap Minat Berfoto yaitu faktor 1 dan Faktor 2, dan variabel Warna mempunyai pengaruh yang dominan terhadap Minat Berfoto.  
Analisis Persepsi Pengaruh VGS (Vertical Greenery System) Terhadap Kenyamanan Termal di Permukiman Warga (Studi Kasus: Kampung Glintung, Malang) Ariz Adhani Satria Budianto; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak merugikan dari pertumbuhan populasi di area perkotaan perlu diantisipasi dengan dilakukannya penghijauan, namun semakin terbatasnya lahan membuat sulitnya melakukan penghijauan di area perkotaan. Vertical Greenery System (VGS) yang merupakan sistem menanam tanaman secara vertikal dinilai efektif diterapkan di area perkotaan, karena melainkan ditanam secara horizontal, tanaman dengan sistem VGS ditanam vertikal. Dengan VGS, dapat dilakukan penghijauan tanpa harus mengurangi banyak lahan di area perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran VGS pada lingkungan termal pada permukiman warga di area perkotaan. Dilakukan perbandingan rata-rata suhu dan kelembapan pada area dengan VGS dan tanpa VGS di kampung Glintung; serta penyebaran kuesioner persepsi dan preferensi lingkungan termal warga kampung Glintung. Hasilnya, area dengan VGS dapat menurunkan suhu lebih baik dari area yang dinaungi atap metal dan area terbuka minim vegetasi, tetapi area dengan VGS dinilai kurang baik dalam fluktuasi udara dibandingkan dengan area yang dinaungi (kanopi tumbuhan dan atap metal). Sedangkan hasil analisis kuesioner didapat bahwa rumah-rumah warga pada RT yang merawat VGS dan tanaman konvensional paling baik adalah yang mempunyai hasil persepsi lingkungan termal yang paling baik. Dari hasil wawancara dengan beberapa tokoh warga didapat pula prioritas pemilihan tanaman warga kampung Glintung adalah dengan fungsi: keindahan, kesehatan, dan ekonomis.
Pola Pemanfaatan Ruang Pesisir Sungai Kawasan Timbau Kabupaten Kutai Kartanegara Ema Dwi Arsita; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Timbau merupakan kawasan yang berada di pesisir sungai Mahakam tepatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kawasan Timbau menjadi pusat kegiatan dan pariwisata yang memanfaatkan pesisir sungai Mahakam. Pemanfaatan ruang yang tidak merata pada Kawasan Timbau di sebabkan kurangnya fasilitas untuk mewadahi aktivitas seperti tidak ditemukan adanya teduhan sehingga memanfaatakan vegetasi pohon, selain itu area parkir yang kurang optimal karena dimanfaatkan PKL untuk berdagang. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan Pola Pemanfaatan Ruang Pesisir Sungai Kawasan Timbau Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan behavioral mapping yang digambarkan dalam sketsa atau pemetaan semua aktivitas sehingga dapat terlihat pola yang dihasilkan. Hasil penelitian yang ditemukan adalah segmen 1 memiliki intensitas tinggi dengan aktivitas membentuk pola linier dan aktivitas makan membentuk pola cluster mengikuti titik parkir adanya pedagang, segmen 1 lebih ramai karena memanfaatkan teduhan vegetasi dengan tajuk pohon yang rindang. Sedangkan segmen 2 memiliki intensitas sedang dengan aktivitas secara keseluruhan membentuk pola linier dan aktivitas makan yang ditemukan membentuk pola cluster mengikuti titik area parkir, dan aktivitas bersantai mengikuti area vegetasi.
Komposisi Elemen Fasade Bangunan Sekolah Frateran Celaket 21 dan komplek Sekolah Cor Jesu Kota Malang Fadlina Rachmatillah; Antariksa Sudikno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMPK Frateran Celaket 21 dan komplek Sekolah Cor Jesu yang berada di Kota Malang merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda. Lokasi kedua bangunan tersebut berada di koridor Jalan Jaksa Agung Suprapto yang merupakan kawasan bersejarah di Kota Malang. Pada koridor jalan ini terdapat banyak bangunan dengan langgam arsitektur masa Hindia Belanda. Beberapa di antara bangunan tersebut masuk dalam daftar bangunan cagar budaya. Dengan berjalannya waktu, dan berkembangnya kebutuhan pengelolaan fungsi bangunan, maka dampaknya adalah perubahan bangunan, terutama pada bagian fasade. Fasade merupakan bagian dari suatu hasil desain arsitektur yang pertama kali dilihat oleh pengamat. Studi ini bertujuan untuk melihat komposisi fasade bangunan sekolah yang usia bangunannya lebih dari 50 tahun, dengan kondisi fasade masih dalam keadaan baik.  Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan variabel penelitian beberapa prinsip desain pada fasade bangunan yang ditemukan pada keseluruhan fasade pada kedua bangunan tersebut. Hasil studi menunjukkan bahwa fasade bangunan SMPK Celaket 21 dengan komplek Sekolah Cor Jesu memiliki banyak kesamaan pada susunan komposisi fasadenya dengan karakter masing-masing bangunan yang berbeda.
Penerapan Prinsip Tanggap Iklim Tropis Pegunungan pada Arsitektur Vernakular Rumah Tinggal (Studi Kasus di Dusun Sumbersari, Kec. Karangploso, Kab. Malang) Faizzah Karimah; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Indonesia memiliki berbagai kondisi alam karena keberadaannya di daerah beriklim tropis. Oleh karena itu, banyak strategi dalam mendesain rumah tinggal yang disesuaikan dengan kondisi alam setiap daerah, termasuk di kawasan pegunungan yang memiliki suhu dingin. Studi kasus yang diangkat adalah pada rumah tinggal vernakular di Dusun Sumbersari, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana prinsip tanggap iklim tropis pegunungan yang diterapkan serta bagaimana pengaruhnya terhadap kenyamanan termal pada bangunan. Penelitian menggunakan metode rasionalis kualitatif dan didukung dengan data yang bersifat kuantitatif berdasarkan pada indikator dan tolak ukur yang digunakan untuk meneliti kenyamanan termal dari kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan kecepatan angin sebagai akibat dari penerapan prinsip arsitektur tanggap iklim tropis di pegunungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan saat mendesain rumah tinggal di daerah pegunungan melalui penerapan prinsip tanggap iklim tropis.   Kata kunci: Arsitektur Tanggap Iklim, Iklim Tropis, Pegunungan, Rumah Tinggal Vernakular.   ABSTRACT   Indonesia has various natural conditions due to its existence in tropical climates. Therefore, there are many strategies in designing houses that are adapted to the natural conditions of each area, including mountainous areas that have cold temperatures. The case of study is in a vernacular house in Sumbersari Hamlet, Tawangargo Village, Karangploso District, Malang Regency. This research was conducted to determine how the principles of response to the tropical mountain climate are applied and how it affects thermal comfort in buildings. This research uses qualitative rationalist methods and is supported by quantitative data based on indicators and benchmarks used to examine thermal comfort from environmental conditions such as temperature, humidity, and wind speed as a result of applying the principles of responsive tropical climate responsiveness in mountains. This research is expected to be an idea when designing houses in mountainous areas through the application of tropical climate responsiveness principles.   Keywords: Climate Response Architecture, Tropical Mountain Climate, Vernacular Residence.
Kajian Pendinginan Alami Pada Rumah Adat Nias Jeslyn Johanna Dawolo; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem perancangan arsitektur vernakular pada ragam tipe bentuk rumah adat Nias sebagai jawaban atas permasalahan krisis energi terutama pemakaian energi penghawaan buatan pada hunian tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elemen pendinginan alami yang utama berdasarkan strategi tanggap iklim dan kinerja lingkungan termal yang terbaik berdasarkan penurunan suhu dalam ruang dari ketiga tipe rumah adat Nias. Metode penelitian dilakukan dengan cara pendekatan studi Investigation of Housing Climate Responsive Design Strategies dan pengukuran suhu dan kelembapan pada kondisi rumah adat Nias saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah adat Nias di bagian selatan memperoleh bobot penilaian tertinggi dari kriteria elemen pendinginan alami dan kinerja lingkungan termal dibandingkan rumah adat Nias di bagian utara dan tengah. Hal ini ditunjukkan dari perolehan 13 poin kriteria visualisasi pendinginan alami, suhu dan kelembapan ruang dalam sebesar 28.46°C dan 85.76% dan penurunan suhu pada siang hari sebesar 1.74°C.
Enclosure Quality of Public Open Space in Sukarno Hatta Street Corridor, Malang City I Kadek Rama Saputera; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public open space is a vital city element, especially street corridors. The main streetcorridors in Malang City are generally located in commercial areas, especially on theSukarno Hatta Street Corridor. This corridor has various potentials, but the accelerationof development has an impact on the physical aspects of the varying heights and setbacksof buildings so that it cannot accommodate the enclosure quality well. The research wasconducted by measuring the physical aspects of the enclosure in the study area, namelythe height and setback of street walls and the width of the floor. Calculation ofthe enclosure degree used the d / h ratio (the distance to the height of the street wallsfacing each other). The analysis stage consists of the data classification stage, overlaydata, street cluster determination, enclosure degree determination, and enclosure qualityanalysis. The data synthesis was done by compiling the analysis' results. The resultsshowed in this corridor was dominated by the "weak" enclosure quality category (2 m <d/ h≤4 m). Adjusting the characteristics of the zone and function of the building, theheight, and the setback of vegetation, fences, and buildings can improve the enclosure quality.
FURNITUR PINTAR UNTUK KENYAMANAN, KEMUDAHAN, DAN KEAMANAAN BERAKTIVITAS LANSIA PONDOK LANSIA AL – ISHLAH MALANG Mahda Noviantika Zulmi Mentaya Putri; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPanti werdha merupakan tempat tinggal khusus lansia yang tidak lagi didampingi oleh anak atau keluarganya. Saat seseorang berada di usia senja, kemampuan fisiknya semakin menurun sehingga furnitur di suatu ruangan menjadi tinjauan yang sangat penting agar lansia dapat beraktivitas sehari – hari dengan nyaman, mudah, dan aman.Suasana ruangan yang menyenangkan akan membuat lansia menjadi lebih produktif, sedangkan jika suasananya sudah terkesan tidak nyaman dan membosankan, maka dapat memicu lansia menjadi lebih depresi. Oleh karena itu, perlu adanya fasilitas khusus lansia untuk menunjang aktivitas sehari - hari berdasarkan keadaan kesehatan masing – masing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif – evaluatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi furnitur yang sudah ada dan memberikan model furnitur pintar sebagai solusi masalah khususnya di ruang tidur Pondok Lansia Al – Ishlah Malang. Jenis furnitur yang direkomendasikan diantaranya tempat tidur, lemari, meja TV, dan rak serbaguna. Adapun kriteria furnitur pintar yaitu ergonomis, material tidak mudah rusak atau berbau, material yang awet atau tahan lama, multifungsi, ramah difabel, mudah dicapai diakses, dan tidak mudah melukai.ABSTRACT Nursing home is a special residence for the elderly who are no longer accompanied by their children or family. When a person is in the twilight age, his physical ability is decreasing so that the furniture in a room becomes a very important review so that the elderly can do daily activities comfortably, easily, and safely. The pleasant atmosphere of the room will make the elderly become more productive, while if the atmosphere already seems uncomfortable and boring, it can trigger the elderly to become more depressed. Therefore, it is necessary to have special facilities for the elderly to support daily activities based on the state of health of each. The research method used in this research is descriptive – evaluative. This study aims to evaluate existing furniture and provide smart furniture models as a solution to problems, especially in the bedroom of Pondok Lansia Al - Ishlah Malang. Recommended types of furniture include beds, cabinets, TV desks and multipurpose shelves. The criteria of smart furniture is ergonomic, material is not easily damaged or smelly, durable or durable materials, multifunctional, disability friendly, easily achieved or accessible, and not easily injured.
Strategi Mitigasi Jalur Evakuasi Kebakaran Permukiman Padat pada Kampung Warna-Warni Jodipan Kota Malang Shofa Dhia Fadhilah; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Warna-Warni Jodipan merupakan sederetan bangunan rumah warga yang merupakan permukiman kumuh padat penduduk yang dikembangkan menjadi Kampung Wisata. Intensitas bangunan yang padat dengan akses koridor yang sempit mampu menghambat pengguna kawasan untuk keluar dari lingkungan permukiman dengan cepat. Keselamatan pengguna kawasan dari bahaya kebakaran menjadi poin penting terhadap lokasi kawasan yang merupakan permukiman padat penduduk. Dalam proses evakuasi, aktivitas dan kecepatan evakuasi pengguna kawasan mampu menjadi tolak ukur strategi mitigasi bahaya kebakaran pada lokasi studi. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan untuk menganalisa data yang terkumpul pada lokasi kawasan, yang kemudian diinput dan diolah melalui program simulasi pathfinder. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah keseluruhan pengguna kawasan mampu menuju ke area aman bencana dan melakukan evakuasi dengan selamat saat terjadi kebakaran.

Page 1 of 4 | Total Record : 40