cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015)" : 41 Documents clear
PENGARUH WAKTU PEMBENTUKAN DAN KESTABILAN HIDRINDANTIN SERTA KONSENTRASI NINHIDRIN PADA PEMBUATAN TES KIT SIANIDA Zulfah, Novy Lailatuz; Sulistyarti, Hermin; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.814 KB)

Abstract

Cyanide is a compound which has a potential to harm human health even causes to death. The existing methods for cyanide analysis can’t be done by all societies because they require certain expertise, expensive, and time consuming.  Alternative method in the form of a test kit has been developed for cyanide determination by the formation of a blue hydrindantin in the presence of ninhydrin. The performance of test kit were optimized towards the time of formation and stability hydrindantin as well as the concentration of ninhydrin. Optimization was done by measuring the absorbance using Spectronic-20 at maximum wavelength of 590 nm under alkaline condition (pH 12). The blue hydrindantin was formed spontaneously and stable for 0-30 minutes. After 30 minutes, color of hydrindantin was faded. Thus, 5 minutes was chosen as optimum time suits to measure cyanide using this test kit. Ninhydrin concentration studied was 0.5-3.5 % (w/v), and  performed optimum absorbance of hydrindantin at 1.0 %. Under the optimum time and ninhydrin of concentration, the cyanide test kit standard color can be used to determine cyanide at the concentration range of 0.5-6.0 ppm because the color of hydrindantin at concentration range of cyanide 7.0-10.0 ppm was indistinguishable. Key words: Hydrindantin, ninhydrin, optimization,  cyanide, test kit.
PENENTUAN PANJANG GELOMBANG MAKSIMUM DAN pH OPTIMUM DALAM PEMBUATAN TES KIT SIANIDA BERDASARKAN PEMBENTUKAN HIDRINDANTIN Kusumawardhani, Nury; Sulistyarti, Hermin; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.309 KB)

Abstract

Sianida adalah zat yang mematikan dan menyebabkan banyak kasus keracunan dalam berbagai bahan pangan, sehingga sangat diperlukan ketersediaan tes kit sianida untuk menganalisa sianida secara cepat dan mudah. Tes kit sianida yang dibuat didasarkan pada reaksi sianida dengan ninhidrin membentuk hidrindantin yang berwarna biru pada kondisi basa kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan panjang gelombang (λ) maksimum hidrindantin dan menentukan derajat keasaman (pH) optimum untuk membuat tes kit sianida. Penentuan λ maksimum dilakukan dengan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer sinar tampak pada kisaran λ 560-620 nm. Optimasi pH dilakukan dengan mengkondisikan hidrindantin menggunakan larutan NaOH untuk menghasilkan pH 9-14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa λ maksimum adalah 590 nm dan pH optimum adalah 12. Tes kit yang dibuat dapat digunakan untuk menganalisis kandungan sianida dengan konsentrasi 1-10 ppm menggunakan komparator warna yang telah dibuat berdasarkan hasil optimasi.
MODEL SEL SIMULASI SELF-ASSEMBLED MONOLAYER REVERSIBEL Saputri, Wahyu Dita
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.712 KB)

Abstract

A simple model of simulation cell of self-assembled monolayer (SAM) with atomistic description was constructed for molecular simulation method. The SAM consists of protonated amine-alkanethiol immobiled on copper (Cu) as supporting surface. A molecular dynamics simulation was perfoemed using the constructed cell. The results showed that the simulation was stable and can be used to decribe the reversibility of SAM conformation.
PEMANFAATAN NATA DE COCO TERMODIFIKASI ASAM SITRAT SEBAGAI BAHAN BKU MEMBRAN Syaifudin, Achmad; Kamulyan, Budi; Mardiana, Diah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.052 KB)

Abstract

In order to discover the alternatif of membrane raw material, modification of nata de coco by esterification has been conducted. In this research, it has been done using citric acid and dibutyltin oxide catalyst. This research aims was to determine the effect of esterification on the chemical structure, thermal properties and hydrophilicity of modified cellulose. Reaction of solid state system using closed reactor supporting by mechanical strirer has been done for 3 hours at 155oC. It was used for reacting 5 g of cellulose and 0.3 g of dibutyltin oxide with adding of citric acid were 5, 15, 25, 35 and 45 g. Product characterization were investigated by FTIR spectrophotometry for predicting the chemical structure and thermal properties using DTA. Where as, hydrophilicity was determined by its swelling index of aquades and ethanol up to 6 hours. The result of FTIR spectrum showed that ester cellulose has been produced, indicating by specific peak of carbonyl group at wave number 1733.89 cm-1. DTA thermogram of ester cellulose showed a glass transition at 7.6oC and endothermic peak at 27.6 and 70.5°C, respectively.   In addition, swelling equilibrium of 3 hours has been obtained with swelling index for aquadest and ethanol were 0.209 and 0.361 time, respectively. Key words:citric acid, esterification, nata de coco
PEMBUATAN TES KIT KROMIUM BERDASARKAN PEMBENTUKAN KOMPLEKS Cr(VI)-DIFENILKARBAZIDA Khanifah, Nurul; Sulistyarti, Hermin; Sabarudin, Akhmad
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.065 KB)

Abstract

Kromium heksavalen merupakan salah satu senyawa kimia yang dapat mencemari lingkungan dan merupakan racun yang berbahaya bagi organisme. Penentuan kromium(VI) dapat dilakukan dengan tes kit kromium yang dibuat dengan cara pembentukan kompleks Cr(VI)-difenilkarbazida. Pembentukan kompleks ini dapat dilakukan dalam suasana asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi kromium(VI) yang dapat digunakan pada pembuatan komparator warna larutan dan keakuratan aplikasi tes kit kromium apabila dibandingkan dengan metode standar. Pembuatan tes kit kromium dilakukan dengan menggunakan variasi konsentrasi kromium(VI) yaitu 0-1 ppm dengan interval 0,1 ppm dan 0-10 ppm dengan interval 1 ppm pada kondisi optimum dari penelitian sebelumnya yang meliputi panjang gelombang 542 nm, pH 1, waktu kestabilan kompleks 20 menit, dan konsentrasi difenikarbazida  4x10-4 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cr(VI) 0-1 ppm dengan interval 0,1 ppm dan Cr(VI) 0-5 ppm dengan interval 1 ppm dapat digunakan untuk pembuatan komparator warna larutan. Hasil aplikasi pada air limbah kromium menunjukkan bahwa tes kit kromium yang dibuat memiliki akurasi yang baik karena dari uji validasi memberikan nilai akurasi sebesar 95,83 %.   Kata kunci: difenilkarbazida, kromium(VI), pembuatan, test kit, validasi
PENGARUH pH DAN ION ASING TERHADAP KINERJA ESI TIMAH (II) TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS S-METHYL-N (METHYLCARBAMOYLOXY) THIOACETIMIDATE UNTUK MENENTUKAN KANDUNGAN TIMAH(II) DALAM MAKANAN KALENG Hasanah, Roisatul; Fardiyah, Qonitah; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.391 KB)

Abstract

Elektroda selektif ion (ESI) timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-Methyl-N (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate sebagai ionofor dengan bahan pendukung polivinilkorida (PVC) sebagai matrik polimer dan dioktilftalat (DOP) sebagai zat pemlastis dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) telah dikembangkan. ESI timah(II) ini memiliki Faktor Nernst 29,49 mV/dekade konsentrasi, konsentrasi linier 10-3 – 10-8 M dan limit deteksi sebesar 8,79 x10-9M atau setara dengan 0,002 ppm timah(II). Pengaruh pH terhadap kinerja ESI timah(II) dilakukan melalui pengukuran respon potensial larutan timah(II) menggunakan buffer asetat pada pH 3-8. Koefisien selektivitas (Kij) ditentukan menggunakan metode larutan tercampur dengan ion asing Pb2+, Zn2+ , Fe3+ pada konsentrasi ion asing 10-5 M. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ESI timah(II) berbasis S-Methyl-N -(Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate dapat digunakan secara optimal pada pH 4. ESI timah(II) mempunyai selektivitas yang baik terhadap ion timah(II) dengan nilai Kij < 1. Kinerja ESI timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-Methyl-N (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate tidak diganggu dengan adanya ion asing Pb2+ ,Zn2+ , Fe3+ dengan urutan selektivitas Sn2+ > Pb2+ > Zn2+ > Fe3+. ESI timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-Methyl-N (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate yang telah dibuat dapat digunakan untuk menentukan kandungan timah(II) dalam makanan kaleng dengan presisi 95,52% dan akurasi 93,8%. Dari uji statistik t dengan tingkat kepercayaan 95% menyatakan bahwa untuk metode potensiometri dan metode Spektrofotometri Serapan Atom tidak berbeda secara bermakna. Kata Kunci : Faktor Nernst, Potensiometri, Selektivitas, Spektrofotometri. Elektroda selektif ion (ESI) timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-Methyl-N (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate sebagai ionofor dengan bahan pendukung polivinilkorida (PVC) sebagai matrik polimer dan dioktilftalat (DOP) sebagai zat pemlastis dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) telah dikembangkan. ESI timah(II) ini memiliki Faktor Nernst 29,49 mV/dekade konsentrasi, konsentrasi linier 10-3 – 10-8 M dan limit deteksi sebesar 8,79 x10-9M atau setara dengan 0,002 ppm timah(II). Pengaruh pH terhadap kinerja ESI timah(II) dilakukan melalui pengukuran respon potensial larutan timah(II) menggunakan buffer asetat pada pH 3-8. Koefisien selektivitas (Kij) ditentukan menggunakan metode larutan tercampur dengan ion asing Pb2+, Zn2+ , Fe3+ pada konsentrasi ion asing 10-5 M. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ESI timah(II) berbasis S-Methyl-N -(Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate dapat digunakan secara optimal pada pH 4. ESI timah(II) mempunyai selektivitas yang baik terhadap ion timah(II) dengan nilai Kij < 1. Kinerja ESI timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-Methyl-N (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate tidak diganggu dengan adanya ion asing Pb2+ ,Zn2+ , Fe3+ dengan urutan selektivitas Sn2+ > Pb2+ > Zn2+ > Fe3+. ESI timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-Methyl-N (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate yang telah dibuat dapat digunakan untuk menentukan kandungan timah(II) dalam makanan kaleng dengan presisi 95,52% dan akurasi 93,8%. Dari uji statistik t dengan tingkat kepercayaan 95% menyatakan bahwa untuk metode potensiometri dan metode Spektrofotometri Serapan Atom tidak berbeda secara bermakna. Kata Kunci : Faktor Nernst, Potensiometri, Selektivitas, Spektrofotometri. UnhideWhenUsed=/div
Pengaruh pH dan Waktu Kontak pada Adsorpsi Zn(II) Menggunakan Kitin Terikat Silang Glutaraldehid Pratama, Oky Yoga; Darjito, Darjito; Tjahjanto, Rachmat Triandi
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.355 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pH dan waktu kontak pada adsorpsi Zn(II) menggunakan kitin terikat silang glutaraldehid. Penelitian diawali dengan pembuatan kitin terikat silang glutaraldehid. Kitin yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi menggunakan FT-IR dan SEM-EDX untuk mengetahui gugus-gugus fungsional dan bentuk morfologi pada kitin yang terikat silang glutaraldehid. Penentuan pH optimum dilakukan  pada variasi pH 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Penentuan lama kontak optimum dilakukan dengan variasi lama waktu kontak 20, 40, 60, 80, 100, dan 120 menit. Hasil karakterisasi kitin terikat silang glutaraldehid menunjukkan bentuk morfologi permukaan yang lebih rapat, meningkatnya persentase unsur karbon, munculnya serapan gugus C=N pada bilangan gelombang 1627,81 cm-1 dan menurunnya nilai derajat deasetilasi dari 35,34% menjadi 24,05%. Kondisi optimum adsorpsi Zn(II) terjadi pada pH 6 dengan persen Zn(II) teradsorpsi sebesar 86,61% dan waktu kontak 100 menit dengan persen Zn(II) teradsorpsi sebesar 86,22%.   Kata kunci : kitin terikat silang glutaraldehid, adsorpsi, ion logam Zn(II) ABSTRACT Research about the effect of pH and contact time on the adsorption of Zn(II) using chitin cross-linked glutaraldehyde has done. This research was started by making chitin cross-linked glutaraldehyde. Chitin was characterized using FT-IR and SEM-EDX to determine functional group and morphology of chitin cross-linked glutaraldehyde. Determining pH has done in variation pH 2, 3, 4, 5, 6, and 7. Determining optimum time has done in variation contact time 20, 40, 60, 80, 100, and 120 minute. The results of characterization chitin cross-linked glutaraldehyde showed that the surface morphology more dense, the increased percentage of carbon, appeared absorption of C=N at waves number 1627.81 cm-1 and decreased the value of deacetylation degree from 35.34% to 24.05%. The optimum condition of adsorption Zn(II) happened at pH 6 with percent adsorption 86.61 % and contact time optimum at 100 minute with percent adsorption 86.22 %.   Keywords : chitin cross-linked glutaraldehyde, adsorption, ion Zn(II)
STUDI REAKSI KONDENSASI-HIDROGENASI ANTARA FURFURAL DAN ASETON MENGGUNAKAN KATALIS Ni/MgO Pramesti, Indah Nur; Ulfa, Siti Mariyah; Iftitah, Elvina Dhiaul
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.342 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas katalis Ni/MgO pada reaksi kondensasi-hidrogenasi furfural dengan aseton. Katalis Ni/MgO disiapkan melalui metode impregnasi basah prekursor garam Ni(NO3)2.6H2O ke dalam MgO sebagai pengemban. Karakterisasi katalis dilakukan dengan metode difraksi sinar-X (DSX) dan fluorosensi sinar-X. Uji aktivitas katalis dilakukan pada reaksi kondensasi dan hidrogenasi terhadap furfural dan aseton menggunakan autoclave oil batch reactor. Reaksi kondensasi dilakukan menggunakan pelarut air pada temperatur 100 oC selama 8 jam. Selanjutnya reaksi hidrogenasi dilakukan menggunakan pelarut isopropanol pada temperatur 120 oC selama 7 jam. Hasil karakterisasi produk reaksi menggunakan FT-IR menunjukkan terbentuknya produk kondensasi yaitu monomer 4-furanil-3-butena-2-on (C8) dan  dimer 1,5-difuranil-1,4-pentadiena-3-on (C13), sedangkan produk hidrogenasi tidak terbentuk.
STUDI REAKSI KONDENSASI-HIDROGENASI ANTARA FURFURAL DAN ASETON MENGGUNAKAN KATALIS CAMPURAN MgO DAN Ni/γ-Al2O3 Mustafidah, Hidayatul; Ulfa, Siti Mariyah; Iftitah, Elvina Dhiaul
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.626 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas katalis campuran MgO dan Ni/γ-Al2O3 pada reaksi kondensasi-hidrogenasi antara furfural dan aseton. Katalis Ni/γ-Al2O3dibuat secara impregnasi basah dengan mencampurakan Ni(NO3)2.6H2O dan γ-Al2O3 dalam metanol. Kemudian dikalsinasi dan direduksi pada suhu 500°C. Karakterisasi katalis dilakukan dengan metode difraksi sinar-X dan fluorosensi sinar-X.Reaksi  dilakukan dengan perbandingan mol furfural dan aseton (1:1) menggunakan autoclave oil batch reactor. Reaksi kondensasi menggunakan pelarut air pada suhu 100°C, 6 jam menunjukkan terbentuknya produk kondensasi.Produk kondensasi (4-furanil-3 butena-2-on dan 1,5-difuranil-1,4-pentadiena-3-on), selanjutnya dilakukan reaksi hidrogenasi menggunakan pelarut isopropanol pada suhu 120°C, 7 jampada atmosfer H2. Hasil identifikasi menggunakan FT-IR  tidak menunjukkan terbentuknya produk hidrogenasi. Kata kunci:furfural, hidrogenasi, kondensasi, MgO, Ni/γ-Al2O3.
Pembuatan dan Karakterisasi Elektroda Selektif Ion (ESI) Timah(II) Tipe Kawat Terlapis Berbasis S- Methyl N- (Methylcarbamoyloxy) Thioacetimidate Sugiarti, Arini; Fardiyah, Qonitah; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.78 KB)

Abstract

Telah dibuat dan dikarakterisasi Elektroda Selektif Ion (ESI) timah(II) tipe kawat terlapis berbasis S-methyl N-(methylcarbamoyloxy) thioacetimidate. ESI dibuat dengan menggunakan kawat Pt yang dilapisi  membran dengan perbandingan komposisi S-methyl N-(methylcarbamoyloxy) thioacetimidate sebagai bahan aktif:polivinilklorida(PVC):plastcisizer dioktilftalat(DOP) (b/b) 17:17:66 dalam 1,5 mL pelarut tetrahidrofuran (THF). Variasi waktu perendaman membran yang digunakan yaitu 20,40,60,80, dan 100 menit dalam larutan SnCl2 1 M. ESI timah(II) yang telah dibuat, dikarakterisasi meliputi Faktor Nernst, limit deteksi, rentang konsentrasi linear, waktu respon, dan usia pakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu perendaman membran optimum yaitu pada 60 menit. Hasil karakterisasi didapatkan harga Faktor Nernst sebesar 29,49 mV/dekade konsentrasi, rentang konsentrasi linear 10-8-10-3 M dan limit deteksi sebesar 8.79 x 10-9 M atau setara dengan 0,002 ppm timah(II). Waktu respon yang dihasilkan 10 detik dengan usia pakai selama 70 hari.   Kata kunci : Faktor Nernst, limit deteksi, usia pakai, waktu respon