cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022): September 2022" : 30 Documents clear
PERBANDINGAN KINERJA SISTEM RANGKA TERBREIS EKSENTRIS DENGAN SHORT LINK PADA KONFIGURASI V DAN MULTI-STORY X MENGGUNAKAN 3 BENTANG BREISING PADA BANGUNAN 12 DAN 18 LANTAI Michael Susanto; Rivaldo Rivaldo; Effendy Tanojo; Hasan Santoso
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sering mengalami gempa bumi karena terletak pada kawasan ring of fire. Gempa bumi dapat menimbulkan kerusakan struktur yang dapat memakan korban jiwa. Oleh karena itu, dalam mendesain bangunan perlu memperhatikan gempa yang dapat terjadi, khususnya pada bangunan tinggi. Pada bangunan terdapat berbagai macam penahan lateral untuk menahan gaya lateral dari gempa bumi, salah satunya adalah breising. Pada penelitian ini akan ditinjau pengaruh breising pada bangunan 12 (48 meter) lantai dan 18 (72 meter) lantai menggunakan sistem tunggal. Sistem breising yang diteliti adalah Sistem Rangka Terbreis Eksentris (SRTE) menggunakan breising hollow. Bentuk breising yang akan diteliti adalah bentuk V dan multi-story X dengan 3 bentang. Performa dari setiap bangunan akan ditinjau menggunakan analisis nonlinear time history. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa SRTE dengan breising bentuk multi-story X lebih unggul dari SRTE dengan breising bentuk V dalam aspek berat struktur, tingkat kerusakan bangunan, displacement dan drift ratio yang terjadi.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI DENGAN METODE CONE PENETROMETER TEST (CPT) PADA KONSTRUKSI PABRIK DAN GUDANG AURATARO MANDIANGIN Antonius Hartono; Bryan Kristanto; Johanes Indrojono Suwono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahapan dalam proses pembangunan suatu konstruksi dimulai dari perencanaan yang mendetail, yang dikerjakan sebaik mungkin sejak awal pembentukan pondasi bangunan. Oleh karena itu, diperlukan untuk melakukan analisis daya dukung tanah yang matang. Analisa daya dukung pondasi pada konstruksi pabrik dan gudang AuraTaro merupakan analisa perhitungan daya dukung pondasi memanfaatkan data dari Cone Penetration Test (CPT). Analisa daya dukung dari pondasi berguna untuk mengevaluasi hasil uji laboratorium pada proyek konstruksi pembangunan pabrik AuraTaro serta menarik kesimpulan perbandingan antara hasil perhitungan dan hasil laboratorium. Pekerjaan penyelidikan mencakup 2 titik pengetesan, yaitu titik S1 (titik uji pertama) dan S2 (titik uji kedua). Data dari tes sondir (CPT) diolah dengan menggunakan rumus umum yang diturunkan dari rumus Meyerhof (1956). Dari hasil pengamatan didapatkan daya dukung pondasi pada titik S2 memiliki perbandingan yang tidak terlalu signifikan antara perhitungan dengan hasil laboratorium, namun daya dukung pondasi yang bernilai kritis untuk dijadikan dasar desain pondasi adalah daya dukung berdasarkan bahan.
ANALISA DURASI WAKTU PELAKSANAAN PROYEK DI RUMAH SAKIT ROYAL DAN PROYEK X DENGAN METODE EARNED SHCEDULE Kenneth Eugene Chung; Kenny Estevan Prayogo; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam setiap proyek konstruksi tentu memiliki waktu pelaksanaan dari awal hingga akhir, yang dimana proyek diharapkan agar tepat waktu dan sesuai dengan rencana. Tetapi faktanya masih banyak terjadi keterlambatan waktu atau tidak sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah dibuat. Oleh sebab itu diperlukan Metode Earned Schedule untuk dapat menganalisa keterlambatan proyek konstruksi, dengan adanya Metode Earned Schedule yang dapat memprediksi suatu proyek agar dapat mengatasi keterlambatan. Metode earned schedule dapat menunjukan early warning sehingga bisa langsung dilakukannya recovery pada proyek yang mengalami keterlambatan. Jika keterlambatan terus berlanjut dapat dilakukan reschedule agar dapat mengatasi keterlambatan sebuah proyek.
PANDANGAN HARAPAN DAN REALITA KONTRAKTOR TERHADAP PERANAN OWNER DALAM KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT DI SURABAYA Yusuf Brotorahardjo; Yongki Chandra; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seringkali keberhasilan suatu proyek dikaitkan dengan faktor biaya, mutu/kualitas, dan waktu. Namun disamping itu, faktor keselamatan kerja merupakan hal yang tidak dapat dilupakan begitu saja. Selain kontraktor, owner juga turut berpartisipasi dalam manajemen keselamatan kerja. Owner dapat berperan aktif dalam keselamatan kerja pada tahap pemilihan kontraktor, kontrak, prakonstruksi, dan konstruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui harapan, realita serta perbandingan harapan dengan realita daripada peranan owner dalam keselamatan kerja menurut pandangan kontraktor. Digunakan metode penyebaran kuesioner dengan target 100 responden dari 15 proyek yang diberikan ke kontraktor pada proyek gedung bertingkat di Surabaya. Hasil analisa menunjukkan bahwa nilai harapan pada keseluruhan tahap sudah tinggi, sehingga kontraktor menganggap bahwa peranan owner dalam keselamatan kerja penting. Sedangkan pada analisa terhadap penilaian realita juga memperoleh nilai rata-rata yang tinggi dimana menunjukkan bahwa kontraktor sudah puas terhadap peranan owner dalam keselamatan kerja. Analisa perbandingan dilakukan untuk mengetahui apakah peranan owner dalam item tersebut diperlukan suatu perbaikan atau tidak dengan melihat pada hasil selisih antara nilai harapan dengan realita serta dengan menggunakan kuadran perbandingan. Hasil rata-rata harapan maupun realita sudah tinggi. Nilai realita pada sebagian besar item keselamatan kerja lebih rendah daripada nilai harapan sehingga diperlukan peningkatan
PENGARUH PERLAKUAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK DAN KEKUATAN COCONUT FIBER REINFORCED SELFCOMPACTING CONCRETE Tomy Andrea Gunawan; Michael Moreno; Handoko Sugiharto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Self-Compacting Concrete (SCC) mulai meningkat karena hanyamemerlukan jumlah pekerja yang sedikit dibanding dengan beton biasa dalam pengecoran. Melihattingginya angka limbah sabut kelapa Indonesia yang mencapai 2.811.954 ton dalam tahun 2020, ditelitipengaruh serat sabut kelapa dan perlakuannya terhadap setiap sampel SCC dalam fraksi volume 0%,0,5%, dan 1% terhadap volume semen. Serat sabut kelapa diberi 2 jenis perlakuan, yaitu perebusan danpencampuran dengan silica fume. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari kesesuaian karakteristikCoconut Fiber Reinforced Self Compacting Concrete (CFRSCC) sebagai SCC. Kuat tekan dan tarikbelah CFRSCC diiuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa filling ability,flowability, dan passing ability CFRSCC akan memburuk, namun beberapa masih memilikikarakteristik SCC yang baik. Kuat tekan dan tarik belah beberapa CFRSCC akan meningkat, dan SCCdengan 0,5% fraksi volume serat sabut kelapa yang dicampur silica fume memberi peningkatankekuatan yang optimal
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIME OVERRUN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PROJECT DELIVERY PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Gabriella Purwanto Puteri; Verrensia Lovenza; Suhendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Time overrun adalah persoalan umum yang terjadi pada tahap pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Adanya time overrun pada suatu proyek konstruksi akan memperpanjang durasi proyek. Ada 3 faktor yang mempengaruhi time overrun yaitu faktor stakeholder, faktor material, dan faktor eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor stakeholder, faktor material, dan faktor eksternal terhadap project delivery melalui time overrun pada proyek konstruksi di Surabaya. Data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang disebarkan pada sejumlah staf perusahaan konstruksi di Surabaya yang menempati posisi middle level management. Data diperoleh melalui hasil pengisian kuesioner yang disebarkan ke 17 perusahaan konstruksi di Surabaya. Pengolahan data untuk penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS. Metode analisis data yang digunakan pada program SPSS adalah analisis jalur dengan tingkat signifikan sebesar 5%. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa faktor stakeholder, faktor material, dan faktor eksternal memiliki pengaruh terhadap project delivery melalui time overrun.
HUBUNGAN RESPON PILE INTEGRITY TEST DENGAN BESARNYA RETAK PONDASI TIANG Nicolas Santoso; Andre Leonardo; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu solusi keterbatasan lahan adalah bangunan tinggi. Pondasi dalam pada umumnya digunakan untuk mendukung bangunan tinggi sehingga integritas/keutuhannya perlu diuji (Quality Assurance). Pile Integrity Test (PIT) adalah salah satu metode yang mampu memprediksi lokasi dan potensi kecacatan pondasi tiang. Pada penelitian ini dibuat reduksi penampang buatan pada tiang beton kemudian dilakukan pengujian PIT dengan tujuan memperoleh interpretasi respon hasil gelombang PIT. Reduksi buatan bervariasi dari 5 cm, 10 cm, dan 13 cm dengan jarak dari sensor 0.75 m, 1.5 m, 1.8 m, 2.8 m, 4.62 m, 6.12 m, dan 6.87 m. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, besarnya pantulan (respon) pada reduksi buatan dan pantulan awal hasil pembacaan tidak sama persis dengan rasio reduksi penampang terhadap penampang total. Lokasi reduksi penampang dengan sensor PIT pada jarak 75 cm memberikan hasil pembacaan yang menyimpang dari jarak aktual, hal ini mungkin disebabkan akibat jarak reduksi yang terlalu dekat dengan sensor PIT. Penempatan sensor PIT yang sebidang dengan reduksi penampang memberikan hasil pembacaan yang lebih akurat dibandingkan dengan penempatan sensor di bidang yang berseberangan.
ANALISA SEMEN CAMPURAN ABU DAUN BAMBU DAN KALSIUM HIDROKSIDA Benny Kurniawan; Jimmy Sugiarto; Handoko Sugiharto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi semen memberikan dampak yang buruk pada lingkungan, yaitu pemanasan global dari karbon dioksida yang terbentuk selama proses produksi. Penggunaan bahan aditif untuk menggantikan semen sangat berpengaruh. Abu daun bambu adalah salah satu bahan aditif yang dapat menggantikan penggunaan semen. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti karakteristik dari abu daun bambu. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa abu daun bambu adalah pozzolan kelas N, dengan konsentrasi silika oksida yang tinggi. Namun silika dalam abu daun bambu tidak sepenuhnya amorf, penggunaan kalsium hidroksida dibutuhkan untuk membantu proses hidrasi. Kalsium hidroksida akan bereaksi dengan silika oksida untuk membentuk silika hidrat yang berujung pada percepatan proses hidrasi. Penggunaan 90% abu daun bambu + 10% kalsium hidroksida digunakan pada penelitian ini. Penggunaan aditif sebanyak 8% sangat optimal untuk hasil kuat tekan. Penelitian ini juga menyimpulkan semakin tinggi persentase abu daun bambu akan menghasilkan massa mortar yang lebih ringan dan memiliki porositas dan daya serap yang semakin kecil
PERBANDINGAN KOMPONEN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG ANTARA HASIL STATIC LOAD TEST (SLT) DAN PILE DRIVING ANALYZER (PDA) Kenny Indrajaya Kusuma; Vincentius Ricky Kurniawan; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan desain pondasi perlu diverifikasi dengan kondisi sesungguhnya di lapangan. Dua metode uji tiang pancang yang populer yaitu Static Load Test (SLT) dan Pile Driving Analyzer (PDA). Tujuan penelitian ini untuk membandingkan perbedaan kedua uji tersebut dengan perhitungan desain melalui beberapa parameter, yaitu penurunan, tahanan ujung, tahanan friksi, dan daya dukung ultimate tiang pancang. Beberapa analisis dilakukan terhadap hasil SLT dan PDA, yaitu analisis dengan metode van Weele, M-K, Chin, dan analisis desain dengan metode Decourt. Penelitian ini menggunakan 21 tiang pancang yang ditanam dengan cara ditekan yang berasal dari 11 proyek berbeda di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tiang pada beban yang sama dari hasil uji PDA dan SLT memiliki hasil yang cukup bervariasi (koefisien = 0.8835, R2 = 0.3756). Tidak ditemukan korelasi yang kuat antara nilai tahanan ujung dan tahanan friksi dari metode van Weele, M-K, PDA, dan Decourt. Beban ultimit berdasarkan metode Chin dan hasil uji PDA dinilai lebih mendekati dengan perkiraan desain metode Decourt.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGERJAAN DINDING BATA RINGAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT ROYAL SURABAYA Vincent Heraldi Purnama; Masagus Masagus; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi yang saat ini sedang diperhatikan adalah sektor konstruksi yang bergerak dibidang penyediaan layanan kesehatan. Dalam penelitian ini sektor konstruksi yang dimaksud adalah proyek pembangunan rumah sakit Royal Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada lantai 3 dan lantai 4 proyek pembangunan Rumah Sakit Royal Surabaya, dan berfokus pada konstruksi pengerjaan dinding bata ringan. Penelitian ini bertujuan menghitung nilai produktivitas dan jumlah efektif pekerja pada masing- masing pekerjaan pemasangan dinding di lantai 3 dan 4. Metode yang digunakan yaitu mengamati setiap pekerjaan selama 2 minggu kemudian mengelola data dengan rumus produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas pekerja yang efektif yaitu di atas 4,59 m2/jam, dengan jumlah pekerja 9 orang dan upah pekerja per hari sebesar Rp 970.000,00. Nilai tolak ukur tersebut bisa digunakan kontraktor untuk mendapatkan hasil pengerjaan dinding bata ringan yang efektif dan jika nilainya di bawah itu, pekerja dianggap kurang efektif.

Page 1 of 3 | Total Record : 30