cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
SIMULASI OPERASI PEMINDAHAN TANAH MEKANIS PADA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN CYCLONE Andy Setiawan; Kenny Alder
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.501 KB)

Abstract

Permasalahan yang sering ditemukan dalam proyek konstruksi adalah kurangnya tingkat efisiensi alat berat yang menyebabkan idle time. Idle time pada siklus alat berat terjadi karena kurangnya pengetahuan dalam perencanaan alat berat yang menyebabkan keterlambatan dalam operasi konstruksi dan menimbulkan biaya alat yang berlebih. Salah satu cara untuk mengantisipasi tidak efisiennya operasi alat berat adalah dengan simulasi. Simulasi yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode simulasi Cyclone (Cyclic Operation Network).Dari hasil output WebCyclone didapatkan nilai produktivitas dan idle time dari tiap sumber daya. Hasil yang diharapkan dari simulasi ini adalah menghasilkan produktivitas yang optimal dan meminimalisir idle time pada sumberdaya. Dari simulasi Webcyclone dengan menggunakan sumberdaya 2 unit backhoe dan 2 unit dumptruck didapatkan hasil produktivitas pada model operasi pemindahan tanah mekanis adalah sebesar 32.34 M3/Jam. Namun pada model operasi ini masih terdapat idle time yang besar pada sumberdaya ‘backhoe 1’ sehingga dilakukan optimasi. Dari optimasi yang dilakukan, didapatkan hasil kombinasi sumberdaya yang paling optimal adalah dengan menggunakan 4 truck dan 2 backhoe dimana didapatkan produktivitas sebesar 54.6 M3/jam dan dengan idle time sumberdaya backhoe 1 adalah 17,64%.
STUDI KASUS PERBANDINGAN BERBAGAI BATA RINGAN DARI SEGI MATERIAL, BIAYA, DAN PRODUKTIVITAS Birdyant Goritman; Robby Irwangsa; Jonathan Hendra Kusuma
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.331 KB)

Abstract

Dua jenis bata ringan yang sering digunakan pada dinding bangunan adalah Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC). Kedua jenis bata ringan ini terbuat dari bahan dasar seme dan pasir, yang berbeda adalah cara komposisi nya. Seringkali konsumen mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan untuk memilih bata ringan mana yang lebih baik dalam kegunaannya.Studi kasus yang kami teliti merupakan bagian dalam membatu konsumen dalam memilih bata ringan, sehingga konsumen dapat mengetahui bata ringan mana yang sesuai dengan biaya yang ingin di keluarkan, serta produktivitas yang terjadi di lapangan.Dari penelitian didapatkan bahwa bata ringan yang memiliki dimensi ukuran yang hampir serupa namun pada  bata ringan tipe AAC memiliki dimensi yang lebih presisi dari pada bata ringan tipe CLC, karena pemotongan yang dilakukan menggunakan mesin. Walau dimensi ukuran bata ringan yang digunakan sama, tapi hasil produktivitas dari kedua jenis bata ringan ini tetap berbeda, dimana jenis bata ringan AAC menghasilkan total pemasangan rata-rata harian 43,62 m2 sedangkan bata ringan CLC menghasilkan 37,75 m2 . Sedangkan pada sisi biaya, dimana bata ringan jenis AAC memerlukan Rp. 77.850,- unuk menghasilkan 1 m2 dan Rp.57.704,-  unutk bata ringan jenis CLC.Kata Kunci :
STUDI TENTANG HARGA SATUAN UPAH PADA PROYEK KONSTRUKSI Daniel Kusnanto; Aditya Ronald Dohar; Indriani Santoso; Budiman Proboyo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640 KB)

Abstract

Upah merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan proyek konstruksi. Di Indonesia, dikenal dua cara untuk melakukan perhitungan biaya konstruksi yaitu perhitungan sesuai dasar SNI Analisis Biaya Konstruksidan perhitungan secara borong kerja. Untuk melakukan estimasi terhadap upah tenaga kerja, diperlukan data historis berupa kuantitas pekerjaan, upah harian dan indekstenaga kerja. Data tersebut diolah hingga didapatkan harga satuan upah untuk masing-masing pekerjaan. Fokus penelitian ini adalah pekerjaan struktur atas beton bertulang dan arsitektur. Pekerjaan struktur meliputi pekerjaan pengecoran, pemasangan bekisting, dan pembesian pada struktur kolom, balok, plat, dan tangga. Sedangkan pekerjaanarsitekturmeliputi pekerjaan pemasangan dinding bata ringan, plesteran, dan acian. Berdasarkan hasil penelitianterhadap proyek Hotel 9 lantai di Surabaya Selatan dan proyek gedung perkantoran 16 lantai di Surabaya Barat, diperoleh hasil mengenai persentase upah borongan terhadap SNI. Juga diperoleh indeks tenaga kerja untuk upah borongan.
IMPLEMENTASI ELEMEN TETRAHEDRON LINEAR DAN KUADRATIK UNTUK ANALISIS TEGANGAN TIGA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MATLAB DAN GiD Bryan Linggo Satria; Levin Sergio Tanaya; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.527 KB)

Abstract

Metode elemen hingga (MEH) saat ini telah populer digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang sulit diselesaikan dengan metode analitik. Salah satu permasalahan yang sulit adalah objek tiga dimensi yang dapat ataupun tidak dapat dimodelkan dalam satu ataupun dua dimensi dimana permodelan tiga dimensi yang paling representatif. Dengan demikian dalam studi ini dibuat program untuk menyelesaikan permasalahan permodelan tiga dimensi dengan mengunakan elemen tetrahedron linier dan kuadratik. Analisis statik linier 3D solid diimplementasikan dalam program MATLAB, sedangkan pre-process dan post-process dengan program GiD. Keakuratan dan konvergensi MEH 3D solids ini diuji dengan menyelesaikan berbagai benchmark problems. Hasil-hasil pengujian menunjukkan bahwa MEH 3D solids mampu untuk mencapai hasil diharapkan dengan material isotropik maupun orthotropik. Penggunaan elemen kuadratik mampu mencapai hasil yang diharapkan lebih cepat dari elemen linier, sehingga penggunaan elemen kuadratik lebih efisien. Hasil yang didapat dengan elemen kuadratik cenderung konvergen di atas hasil referensi. Program yang dibuat diharapkan menjadi alternatif dalam analsis permodelan tiga dimensi.
KARAKTERISTIK PENGGUNA SUROBOYO BUS Frans Cristofer Sunirno; Kevin Christopher Halim; Rudy Setiawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.153 KB)

Abstract

Kemacetan di Kota Surabaya kemungkinan disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Maka dari itu, pengoperasian Suroboyo Bus merupakan salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna Suroboyo Bus, dan penilaian masyarakat tentang pelayanan Suroboyo Bus, serta faktor – faktor yang mempengaruhinya. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 247 orang responden hari kerja dan pada jam sibuk (jam 11.00 – 13.00 dan 16.00 – 18.00). Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa beberapa faktor yang perlu ditingkatkan yaitu: Kesesuaian jadwal, jarak antar kursi, sosialisasi aplikasi GOBIS, kebersihan dan keamanan halte, dan pemberitahuan pemberhentian selanjutnya.
TINGKAT KEPENTINGAN FAKTOR–FAKTOR PRODUKTIVITAS PEKERJA BERDASARKAN TINGKAT PENGARUH DAN TINGKAT FREKUENSI Albertus Andhika; Alfonso Wijanalto; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.687 KB)

Abstract

Produktivitas pekerja konsruksi telah menjadi salah satu kata kunci atau topik yang paling sering dicari. Di berbagai negara, biaya pekerja konstruksi mencapai 30-60% dari biaya total proyek dan merupakan faktor yang sangat menentukan profitabilitas suatu proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepentingan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja berdasarkan tingkat pengaruh dan tingkat frekuensinya menurut staf kontraktor dan pekerja. Untuk mencapai tujuan ini, maka diambil representatif dari 3 proyek di Surabaya yang terdiri dari 30 staf kontraktor dan 65 pekerja untuk mengisi kuesioner yang ada. kuesioner terdiri dari 36 faktor produktivitas, yang terbentuk dari 4 kelompok utama yaitu: (1) manajemen; (2) teknologi desain; (3) pekerja; dan (4) eksternal. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya faktor-faktor dengan tingkat kepentingan tertinggi menurut staf adalah: (1) change order; (2) gangguan kerja akibat kontraktor lain; (3) hujan; (4) pekerjaan lembur, (5) respon yang lambat terhadap permintaan informasi mengenai desain dan faktor-faktor dengan tingkat kepentingan tertinggi menurut pekerja adalah: (1) hujan; (2) angin kencang; (3) kekurangan material atau bahan; (4) cuaca panas, dan (5) program keselamatan kerja yang buruk.
MODEL PENGUKURAN TINGKAT MOTIVASI DAN DEMOTIVASI PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA William Denyro Kohar; Sylvie Amelina; Andi .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.841 KB)

Abstract

Hal yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya performa seorang pekerja proyek konstruksi adalah faktor motivasi dan demotivasi kerja. Dengan motivasi yang tinggi dapat memaksimalkan performa usaha kerja, sedangkan dengan demotivasi yang tinggi dapat menurunkan performa usaha kerja. Motivasi dan demotivasi dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga menyebabkan tidak adanya suatu standar yang dapat digunakan untuk mengukur dan membandingkan tingkat motivasi antara proyek konstruksi yang satu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model pengukuran tingkat motivasi dan demotivasi pekerja proyek kontruksi di Surabaya dengan menentukan nilai bobot untuk untuk masing-masing faktor dan sub faktornya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 120 pekerja dari tiga proyek konstruksi di Surabaya. Faktor motivasi yang memiliki bobot tertinggi adalah faktor pendapatan kerja yang memadai, sedangkan faktor demotivasi yang memiliki bobot tertinggi adalah faktor pendapatan kerja yang kurang memadai. Berdasarkan bobot masing-masing faktor dan sub faktor, dibentuk sebuah model pengukuran tingkat motivasi dan demotivasi pekerja proyek konstruksi di Surabaya. Pemodelan tersebut dapat digunakan untuk mengukur performa dari pekerja proyek konstruksi di Surabaya.
PENERAPAN NILAI ALPHA (α) CARA PENDEKATAN PERHITUNGAN KUANTITAS BESI BETON PADA STRUKTUR BETON BERTULANG (STUDI KASUS PROYEK RUKO X) Hansen Muliauwan; Indriani Santoso; Budiman Proboyo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.765 KB)

Abstract

Dalam dunia konstruksi jika melihat berbagai komponen dalam sebuah pekerjaan konstruksi pasti akan didapati bahwa kuantitas dari besi tulangan merupakan yang paling mahal di antara komponen pekerjaan konstruksi lainnya. Mengingat bahwa harga besi tulangan merupakan komponen pekerjaan konstruksi yang paling mahal dan paling sering dipakai tidak hanya di kolom tetapi juga balok, maka peneliti memutuskan untuk melanjutkan penelitian yang telah dibuat sebelumnya oleh David Christiando, Daniel Erwin, Sugiarto Chandra, dan Michael Danielle. Untuk menggambarkan hasil dari penelitian ini maka hasil tersebut dirubah ke dalam bentuk faktor – faktor yang dimana faktor tersebut melambangkan perbandingan antara W pendekatan dengan W rab proyek. Faktor tersebut dibagi menjadi dua bentuk yaitu : ftu untuk tulangan utama, dan fts untuk tulangan sengkang. ftu untuk kolom didapati sebesar 1.014, fts untuk kolom sebesar 1.04, ftu untuk balok sebesar 1.05, dan fts untuk balok sebesar 1.08. Nilai dari faktor ini merupakan rata – rata dari faktor yang ada dalm dua proyek
KEPENTINGAN DAN IMPLEMENTASI GREEN CONSTRUCTION DARI SISI PANDANG KONTRAKTOR Wiliem Koe; Regina Cynthia Rose; Ratna S. Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.761 KB)

Abstract

Kegiatan konstruksi berdampak negatif terhadap lingkungan dengan adanya pengurangan lahan bebas/hijau, penggunaan material yang sebagian besar diperoleh dari sumber daya alam, penggunaan alat berat dan transportasi selama proses konstruksi yang menyebabkan polusi. Dampakdampak negatif ini menjadi perhatian masyarakat sehingga perencana dan ahli konstruksi mengembangkan konsep sustainable construction yang salah satunya dikenal dengan konsep green construction. Dalam konsep ini, kontraktor tidak hanya bertanggung jawab untuk mendirikan bangunan yang kuat dan efisien saja, tetapi juga perlu memperhatikan lingkungan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa kepentingan dan implementasi green construction oleh kontraktor mulai dari pekerjaan persiapan hingga finishing. Metode pengolahan data menggunakan statistik untuk mengetahui nilai ratarata dan varians dari setiap poin-poin green construction untuk setiap tahap pekerjaan, yang kemudian dibuat ranking untuk setiap poin tersebut. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa secara keseluruhan kontraktor di Surabaya sudah memperhatikan dan mengimplementasikan green construction dengan baik.
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA BERDASARKAN KEKAKUAN DAN KEKUATAN SISTEM GANDA SRPMK DAN SRBKK BERBENTUK MULTISTORY X MENURUT SNI 1726:2012 PASAL 7.2.5.1 Satyakalam Arif Wicaksana; Yohanes Victor Hongkiriwang; Hasan Santoso; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.379 KB)

Abstract

Untuk sistem ganda, SNI 1726.2012 pasal 7.2.5.1 mengatakan bahwa sistem rangka pemikul momen harus mampu menahan 25 % dari gaya lateral terhadap proporsi kekakuannya. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau performa bangunan dengan sistem ganda manakah yang lebih baik dari bangunan yang didesain dengan SRPMK menerima gaya lateral 25 % yang dilihat dari base shear yang terjadi (skenario 1) dan bangunan yang didesain dengan SRPMK menerima gaya lateral kurang dari 25 % (skenario 2). Sistem ganda yang digunakan adalah sistem SRPMK dan SRBKK berbentuk multistory X yang direncanakan dengan respon spektrum Jayapura dan berdasarkan SNI 1726:2012. Pada penelitian kali ini, peneliti mendesain setiap bangunan memiliki kekakuan yang sama antar bangunan lainnya. Beberapa jenis bangunan yang didesain dengan skenario 2 belum pada tahap yang paling efisien, sehingga performa bangunan skenario 1 dan skenario 2 tidak jauh berbeda. Dimana bangunan skenario 2 memiliki performa yang sedikit lebih baik dari bangunan skenario 1.