cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
EVALUASI KINERJA DIRECT-DISPLACEMENT BASED DESIGN PADA PERENCANAAN BANGUNAN DENGAN KETIDAKBERATURAN TINGKAT LUNAK Adrian Hartanto Luih; Kevin Agusta; Ima Muljati; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.296 KB)

Abstract

Saat ini banyak ditemui bangunan yang memiliki satu atau dua lantai yang tingginya lebihbesar dari lantai-lantai yang lainnya. Pada perencanaan ketahanan gempa, kondisi ini dapatmenghasilkan lantai yang lunak yang mengarah pada keruntuhan soft storey. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui apakah adanya lantai lunak dapat mempengaruhi rumusan distribusi vertikal gayapada setiap lantai yang digunakan untuk bangunan beraturan, jika didesain dengan metode DirectDiscplacementBasedDesign(DDBD).Selanjutnya,penelitianinijugamengevaluasikinerjabangunanuntukmengetahui responnya terhadap gaya gempa. Sebagai studi kasus, dipilihlah bangunanperkantoran 8 lantai dengan denah tipikal di Surabaya dan Jayapura. Bangunan berupa sistem rangkabeton bertulang dengan lantai lunak di lantai dasar dan lantai 5. Struktur direncanakan menggunakanmetode DDBD pada target kinerja level-1 – no damage, level-2 – repairable damage dan level-3 – nocollapse, dan dianalisis kinerjanya menggunakan analisis non-linier dinamis riwayat waktu pada gempakecil, sedang dan besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan DDBD paling aman adalahdesain dengan level-1 karena meskipun bangunan dengan sengaja didesain memiliki tingkat lunak,bangunan masih memiliki kinerja yang baik di semua level gempa, baik diukur dalam parameter driftratio, damage index, maupun mekanisme keruntuhannya. Untuk penelitian lebih lanjut dengan tinggilantai yang besar disarankan membuat kolom dengan kekakuan lateral diatas kriteria tingkat lunak(kolom yang lebih kaku), supaya tidak memiliki tingkat lunak.
PERHITUNGAN PERCENT PLAN COMPLETED DAN IDENTIFIKASI FAKTOR TIDAK TERCAPAINYA RENCANA PEKERJAAN PADA SUATU PROYEK KONSTRUKSI Steven .; Robby .; Andi .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.853 KB)

Abstract

Dalam perkembangan dunia konstruksi yang semakin komplek, sering terjadi pekerjaan yang tidak dapat selesai sesuai dengan jadwal perencanaan. Dimana keterlambatan pada proyek di Indonesia sudah menjadi hal yang umum. Penelitian ini bertujuan untuk menilai suatu perencanaan proyek dengan menghitung Percent Plan Completed dan juga mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tidak tercapainya rencana pekerjaan (Reason Not Complete). Hal ini dilakukan dengan menerapkan kontrol aliran kerja yang berkesinambungan agar perencanaan menjadi lebih handal. Selain itu juga akan diteliti mengenai penggunaan kontrol aliran kerja sistem last planner pada suatu proyek konstruksi. Penelitian ini telah dilakukan selama 9 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata PPC (Percent Plan Completed) sebesar 83.1%, kemudian faktor penyebab dominan tidak terselesaikannya pekerjaan dalam proyek ini adalah faktor labor. Selain itu proyek yang diamati ini sedikit melakukan kontrol aliran kerja sistem last planner. Dimana aliran kerja yang dilakukan yaitu lookahead 2 mingguan dan daily meeting yang dilakukan seminggu sekali.
OPTIMASI DESAIN STRUKTUR PORTAL BAJA DENGAN METODE METAHEURISTIK Giannina Allan Tjiptarahardja; Wong Foek Tjong; Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.532 KB)

Abstract

Studi ini menelusuri performa algoritma metaheuristik dalam mengoptimasi struktur portal baja. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini termasuk particle swarm optimization (PSO), differential evolution (DE), teaching–learning-based optimization (TLBO) dan symbiotic organisms search (SOS). Struktur yang akan dianalisa berupa portal 1 bentang 8 lantai, 2 bentang 3 lantai dan 3 bentang 15 lantai. Struktur tersebut diberi pembebanan dan batasan-batasan yang sesuai dengan yang diinginkan. Hasil optimasi dibandingkan dengan studi yang telah dilakukan sebelumnya untuk memastikan validitas program yang telah dibuat. Lalu struktur tersebut diberi batasan sesuai dengan peraturan Indonesia, AISC 2001 (LRFD Specification for Structural Steel Buildings). Hasil eksperimen yang didapat menunjukan bahwa SOS adalah algoritma yang paling bisa diandalkan dalam mengoptimasi struktur berskala besar. SOS meraih standard deviasi terendah dan konvergensi tercepat untuk semua struktur yang ditinjau. Namun DE adalah algoritma yang paling efisien dalam meraih berat struktur minimum.
PENGEMBANGAN PROGRAM ANALISIS STRUKTUR BERBASIS INTERNET UNTUK PEMBELAJARAN DAN PENELITIAN METODE ELEMEN HINGGA Welly Pontjoharyo; Danny Wijaya; Wong Foek Tjong; Liliana ,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.186 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, internet telah menjadi sarana yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bidang edukasi. Dewasa ini, telah terdapat beberapa website perhitungan analisis struktur yang tersedia. Termasuk Universitas Krist en Petra yang sedang mengembangkan website serupa dalam rangka mempermudah pemahaman metode elemen hingga. Pemilihan analisis bidang dilakukan karena metode ini telah banyak diterapkan untuk mendesain bangunan, mesin, dan sebagainya serta menjadi bahan pengajaran dalam metode elemen hingga. Elemen yang digunakan adalah elemen CST dan Q4 karena dianggap paling sederhana dan mudah dipahami. Algoritma perhitungan akan diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman HTML, PHP, JavaScript, dan jQuery. Dari hasil program, diketahui bahwa secara umum program sudah dapat membantu perhitungan analisis bidang, termasuk pada material isotropik maupun orthotropik. Selain itu, telah dilakukan verifikasi dengan memperhitungkan pegas dan tumpuan miring.
KETAHANAN DI LINGKUNGAN ASAM, KUAT TEKAN DAN PENYUSUTAN BETON DENGAN 100% FLY ASH PADA JANGKA PANJANG Ryan Renaldo Wijaya; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.566 KB)

Abstract

Penggunaan bahan sisa pada beton sebagai pengganti semen semakin meningkat karena bahan sisa ini dapat menyebabkan lebih murahnya biaya konstruksi dan meningkatkan beberapa sifat fisik, mekanik, dan ketahanan pada mortar atau beton di lingkungan yang ekstrim. Perhatian utama pada lingkungan ini adalah evaluasi daya tahan mortar 100% fly ash pada jangka panjang. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap ketahanan di lingkungan asam, kuat tekan dan penyusutan mortar 100% fly ash dengan penambahan boraks dan kalsium hidroksida. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil-hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan boraks dan kalsium hidroksida berperan positif baik terhadap ketahanan di lingkungan asam maupun terhadap kekuatan tekan mortar 100% fly ash hingga umur 90 hari. Akan tetapi penambahan boraks hanya dapat meningkatkan kekuatan tekan mortar sampai suatu titik tertentu. Penambahan boraks juga dapat meminimalkan penyusutan pada mortar. Lebih dari itu, ketahanan mortar 100% fly ash di lingkungan asam lebih baik dari mortar dengan semen
PENGARUH KONSISTENSI FLY ASH TERHADAP SIFAT - SIFAT MORTAR HVFA Alvin Krisnanta Widianto; Jerry Laksmana Wiranegara; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.503 KB)

Abstract

Fly ash merupakan hasil dari pembakaran batubara banyak digunakan sebagai bahan pengganti semen. Keuntungan penggunaan fly ash pada beton segar ialah kehalusan dan bentuk partikel fly ash yang bulat dapat meningkatkan workability, serta mengurangi terjadinya bleeding dan segregasi. Permasalahan yang sering dihadapi dalam penggunaan fly ash ini adalah kemampuan untuk mengontrol mutu fly ash yang dihasilkan.Fly ash berwarna abu-abu hingga kehitaman warna kehitaman karena adanya karbon, hal ini disebabkan pembakaran yang tidak sempurna. Juga dari penelitian lain disebutkan bahwa kandungan dari fly ash dipengaruhi dari asal batu bara, teknik pembakaran batu bara, kandungan mineral, metode pengumpulan, lama waktu penyimpanan, dan periode pengambilan sampel.Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa, perbedaan waktu pengambilan fly ash memungkinkan terjadinya perbedaan antara masing-masing fly ash. Dalam penelitian ini kami ingin melihat konsistensi dari setiap fly ash yang kami ambil dengan waktu yang berbeda-beda. Kandungan mineral yang terdapat dalam fly ash bervariasi, dan variasi ini tentu bisa menyebabkan perbedaan pada kualitas dan mutu beton yang dihasilkan. Variasi fly ash yang ada dapat dilihat dari kandungan kimia yang ada, kehalusan, dan loss on ignition (LOI). Kualitas dari fly ash dapat dengan mudah ditentukan melalui pengukuran nilai pH fly ash.Dalam penelitian ini menggunakan campuran mortar high volume fly ash (HVFA) dimana menggunakan penggantian semen hingga 50%.
STUDI KASUS PENERAPAN 5 METODE ANALISA KETERLAMBATAN PADA SEBUAH PROYEK BANGUNAN BERTINGKAT DI SURABAYA Joanto Layady; Meriem Elisabeth Polar; Paulus Nugraha; Tirsa Endeli Tumbelaka
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.39 KB)

Abstract

Keterlambatan pada proyek adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi karena kelalaian dari satu pihak maupun beberapa pihak dalam pelaksanaan proyek. Keterlambatan ini dapat merugikan salah satu pihak atau keduanya, maka perlu dianalisa berapa besar tanggungjawab suatu pihak terhadap keterlambatan yang terjadi. Analisa dilakukan dengan metode analisa keterlambatan. Namun, terdapat beberapa metode keterlambatan yang mempunyai cara penggunaan yang berbeda, cara kerja dan hal-hal yang berpotensi dapat mempengaruhi hasil dari metode-metode analisa keterlambatan tersebut namun tidak diperhatikan dalam penerapan masing-masing metode seperti yang ditemukan oleh penelitian sebelumnya yang diterapkan pada suatu proyek fiktif sederhana(Braimah, 2013). Maka pada penelitian kali ini, 5 metode yang sama akan diterapkan pada sebuah proyek real berupa sebuah proyek bangunan bertingkat di Surabaya. Ditemukan banyak hambatan dalam proses pengumpulan data dan pengolahan data oleh karena itu digunakan beberapa asumsi untuk menentukan kapan dan siapa yang bertanggungjawab terhadap suatu keterlambatan. Hasil penerapan dari 5 metode analisa keterlambatan berbeda-beda, namun dipilih metode mana yang memiliki hasil paling mendekati oleh kenyataan pada proyek yang diketahui lewat wawancara yaitu metode As-planned But For.
EVALUASI METODE FBD DAN DDBD PADA SRPM DI WILAYAH 2 DAN 6 PETA GEMPA INDONESIA Ivan William Susanto; Patrik Rantetana; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.859 KB)

Abstract

Direct Displacement Based Design (DDBD) merupakan sebuah metode yang dikembangkan sebagai prosedur baru dalam merencanakan bangunan terhadap gempa, dengan prosedur perencanaan yang lebih singkat dibanding metode perencanaan yang sudah sering digunakan saat ini, yaitu metode Force Based Design (FBD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja bangunan hasil desain secara DDBD dan kemudian dibandingkan dengan kinerja bangunan FBD, sehingga dapat diverifikasi keandalan dari metode DDBD. Bangunan yang diteliti adalah bangunan 6 lantai di wilayah 2 dan 6 Peta Gempa Indonesia. Kinerja bangunan diuji dengan analisis dynamic nonlinear time history. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan yang direncanakan secara DDBD menghasilkan kinerja yang tidak jauh berbeda dengan bangunan yang didesain secara FBD. Kebutuhan bahan dari kedua metode juga tidak jauh berbeda. Kedua metode memiliki performa yang baik, akan tetapi hasil DDBD memberikan hasil yang lebih mendekati target.
OPTIMASI MULTI-OBJECTIVE DESAIN STUKTUR RANGKA BATANG DENGAN METODE METAHEURISTIK Kurniawan Susanto; Seli Noviodore Ballo; Wong Foek Tjong; Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.91 KB)

Abstract

Studi ini dilakukan untuk membandingkan kemampuan optimasi dari empat algoritma metaheuristik yaitu Particle Swarm Optimization (PSO), Differential Evolution (DE), Teaching Learning Based Optimization (TLBO) dan Symbiotic Organisms Search (SOS) dalam optimasi multi-objective terhadap berat dan perpindahan maksimum setiap batang. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi algoritma metaheuristik yang memiliki performa paling baik dalam mendesain struktur rangka batang yang optimum dalam ranah multi-objective. Karena algoritma metaheuristik selalu memilih profil secara acak, maka pengujian untuk setiap algoritma dilakukan sebanyak tiga puluh kali untuk mendapatkan data sampel yang kemudian akan diolah menggunakan analisa statistik berupa rata-rata dan standar deviasi. Data yang telah diolah akan dibandingkan untuk melihat performa dari masing-masing metode yang digunakan. Performa algoritma terbaik akan dilihat dari analisa hypervolume. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SOS memiliki performa terbaik pada ketiga struktur dengan profil yang didapat dari penelitian sebelumnya.
PEMILIHAN LEVEL KINERJA STRUKTUR PADA BANGUNAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN YANG DIRENCANAKAN SECARA DIRECT DISPLACEMENT-BASED DESIGN STUDI KASUS : BANGUNAN BERATURAN DENGAN BENTANG TIDAK SERAGAM Larissa Stefanie Paramosa; Evelin Larisa Sandy; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.858 KB)

Abstract

Sesuai dengan konsep Performance Based Design, Direct Displacement-Based Design (DDBD) memberikan opsi bagi perencana untuk memilih level kinerja struktur yang dikehendaki. Penelitian ini mengeksplorasi ketiga opsi desain yang dapat dipilih dalam DDBD, yaitu Level 1-No Damage, Level 2-Repairable Damage, dan Level 3-No Collapse pada tiga level gempa yang berbeda sesuai DDBD Model Code. Bangunan perkantoran dari struktur beton bertulang dengan bentang tidak seragam diambil sebagai studi kasus. Struktur direncanakan sebagai sistem rangka pemikul momen pada daerah beresiko gempa rendah dan tinggi di Indonesia. Dari ketiga level desain yang dilakukan, ternyata desain Level 2 dipandang sebagai opsi terbaik ditinjau dari kriteria efisiensi dan level kerusakan yang masih dapat ditoleransi. Hasil desain tersebut diuji kinerjanya menggunakan analisis dinamis riwayat waktu nonlinier. Untuk parameter drift, bangunan menunjukkan kinerja yang memuaskan untuk semua level gempa. Namun pada level gempa kecil dan sedang, terjadi pelelehan kolom pada lokasi yang tidak semestinya sehingga beam side sway mechanism tidak terjadi dengan sempurna. Meskipun demikian, upaya capacity design mampu menjamin terjadinya kondisi strong column weak beam.