cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PEMANFAATAN MODEL HIDRODINAMIKA NUMERIK BERBASIS REVOLUSI INDUSTR 4.0 SEBAGAI ACUAN DESAIN KONSTRUKSI UNTUK MENGATASI BANJIR ROB Octavius Hans; Christian Gunawan; Surya Hermawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan muka air laut karena pemanasan global yang terus meningkat, telah menyebabkan banjir Rob. Lokasi penelitian ini berlokasi di salah satu dusun di Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasi tersebut merupakan budidaya rumput laut yang telah mengalami kerugian sebesar 5 milyar rupiah karena banjir Rob. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan model hidrodinamika numerik berbasis revolusi industri 4.0 sebagai acuan desain konstruksi untuk mengatasi banjir Rob. Penelitian ini penting karena biaya alat yang ada sekarang untuk mengambil data batimetri secara primer terlalu mahal. Metode penelitian ini diawali dengan pengambilan data batimetri sungai disekitar lokasi dengan menggunakan sonar, batimetri sekunder dari NASA dan GEBCO serta data pendukung model lainnya. Setelah selesai mengumpulkan data, akan dilanjutkan simulasi dengan software Delft 3D open source. Hasil simulasi model hidrodinamika akan di analisa dan verifikasi dengan aplikasi Tides dan data tinggi muka air dari NASA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi berbasis revolusi industri 4.0 yang ada pada sonar dapat digunakan untuk pengambilan data primer yang sahih. Selain itu, model hidrodinamika numerik berbasis revolusi industri 4.0 dapat digunakan sebagai acuan desain konstruksi untuk mengatasi banjir Rob dan mensimulasikan banjir Rob yang terjadi di lokasi penelitian.
PERBANDINGAN KINERJA STRUKTUR BAJA RANGKA TERBREIS KONSENTRIS KHUSUS SISTEM TUNGGAL DAN GANDA TIPE MULTI-STORY X DAN SINGLE DIAGONAL PADA BANGUNAN 12 DAN 18 LANTAI Kevin Sulaiman Thiosalim; Joshua Antonio Adiputro; Effendy - Tanojo; Hasan - Santoso
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang sangat berbahaya yang sering terjadi di Indonesia. Ada banyak dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari gempa yaitu korban jiwa dan kerugian akibat kerusakan bangunan, sehingga bangunan wajib didesain bangunan tahan gempa. Penelitian ini mengevaluasi kinerja struktur baja rangka bangunan RTKK (Rangka Terbreis Konsentris Khusus) dengan 2 sistem yaitu sistem tunggal dan ganda. Pada sistem tunggal menggunakan RTKK sedangkan pada sistem ganda menggunakan RTKK dan Rangka Momen Khusus (RMK). Kedua sistem akan dibandingkan kinerjanya dengan menggunakan Non-linear Time History Analysis. Penelitian ini menggunakan 2 tipe breising, multistory-x dan single diagonal. Bangunan yang ditinjau adalah bangunan 12 lantai (48 meter) dan 18 lantai (72 meter) dengan 5 bentang. Metode yang digunakan adalah Direct Analysis Method (DAM). Pada penelitian ini, performa bangunan ditinjau berdasarkan berat struktur, nilai drift ratio dan displacement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bangunan 12 lantai, berat struktur pada bangunan MX tunggal lebih baik daripada SD tunggal dan SD ganda lebih baik daripada MX ganda dengan nilai drift ratio yang tidak berbeda jauh. Pada bangunan 18 lantai, sistem tunggal MX menunjukan performa yang lebih baik daripada SD. Sedangkan pada sistem ganda, SD menunjukan performa yang lebih baik bila ditinjau berdasarkan berat struktur dengan nilai drift ratio yang tidak jauh berbeda.
EVALUASI KINERJA BANGUNAN MODULAR BERDASARKAN SNI 1726:2012: STUDI KASUS TERHADAP BANGUNAN DI PORT HEDLAND, WESTERN AUSTRALIA Titania - Gunawan; Gabriella - Yuki; Benjamin - Lumantarna; Fransisca - Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bangunan modular untuk bangunan tinggi semakin banyak digunakan karena meminimalkan waktu pengerjaan proyek dan kemudahan dalam perakitan. Namun, selama ini bangunan modular tidak dibangun di daerah rawan gempa, sehingga diperlukan adanya evaluasi terhadap kinerja bangunan apabila ditinjau terhadap beban gempa. Pada penelitian ini, kinerja bangunan eksisting di Port Hedland, Western Australia akan dievaluasi terhadap SNI 1726:2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kinerja bangunan modular dan sambungan struktur terhadap beban gempa di Pangkal Pinang, Indonesia dengan berbagai periode ulang. Kemudian, simpangan lantai, simpangan antar lantai, dan drift ratio akan dibandingkan dengan SNI 1726:2012 dan FEMA 356-2000 Tabel C1-3. Untuk memperoleh kinerja struktur, dilakukan analisis nonlinier riwayat waktu dengan menggunakan program SAP 2000 V.18.2.0 dengan beban gempa El Centro yang telah disesuaikan dengan kondisi tanah di kota Pangkal Pinang dengan berbagai periode ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada arah X, bangunan kolaps ketika dibebani gempa periode ulang 1000 dan 2500 tahun. Pada arah Y, bangunan kolaps ketika dibebani gempa periode ulang 2500 tahun. Pada arah XY, bangunan kolaps ketika dibebani gempa periode ulang 200, 500, 1000, dan 2500 tahun.
ANALISA KOMPENSASI KLAIM, TINGKAT PELAKSANAAN DAN MASALAH PROSEDUR KLAIM KONSTRUKSI Rygo - Byanta; Robby - Adi; Andi - -
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klaim konstruksi merupakan salah satu sumber masalah utama pada proyek konstruksi. Prosedur klaim yang tidak jelas dan terstruktur dapat menyebabkan klaim tidak dipenuhi, sehingga tidak mendapatkan kompensasi dan malah berujung konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tingkat pemenuhan kompensasi klaim, tingkat pelaksanaan dan frekuensi masalah pada prosedur klaim konstruksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisoner kepada staf kontraktor bangunan bertingkat di wilayah Surabaya. Kemudian data akan dianalisa dengan menghitung persentase tingkat pemenuhan kompensasi berdasarkan empat tipe klaim yang ada, sedangkan untuk tingkat pelaksanaan dan masalah dianalisa dengan menghitung rata-rata dari jawaban responden pada enam tahapan prosedur serta masalah-masalah pada setiap tahapan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada empat tipe klaim yang ada mayoritas bentuk kompensasi yang umum dipenuhi adalah penambahan jumlah material, sedangkan untuk kompensasi yang umum tidak dipenuhi adalah penambahan profit. Pada tingkat pelaksanaan, hampir semua tahapan memiliki nilai rata-rata diatas empat, yang menunjukkan pihak kontraktor tergolong sering melaksanakan semua tahapan prosedur klaim di SOP mereka yang ada di proyek. Sedangkan untuk frekuensi masalah, secara keseluruhan semua masalah yang ada pada setiap tahapan prosedur klaim dapat disimpulkan kadang-kadang terjadi dengan nilai rata-rata kurang dari empat.
SURVEI TENTANG JENIS DAN PENYEBAB BENDA JATUH YANG MENYEBABKAN KECELAKAAN PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Felicia - Putri; Giovanni - Putra; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan pada bidang konstruksi memang tidak pernah lepas dari masalah keselamatan kerja. Dari beberapa referensi dari luar negeri, kecelakaan benda jatuh merupakan kecelakaan yang memiliki frekuensi terbesar kedua pada proyek konstruksi setelah kecelakaan manusia jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi dari jenis benda jatuh serta frekuensi dan dampak dari faktor yang dapat menyebabkan benda jatuh di beberapa proyek konstruksi di Surabaya Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang ditujukan kepada para staf, mandor, dan tukang pada beberapa proyek konstruksi yang sedang berjalan di Surabaya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat tiga aspek tertinggi dari frekuensi benda jatuh pada proyek konstruksi, yaitu “Peralatan pertukangan (palu, gergaji, kunci pas, dll)”, “Lain-lain (tangki, daun pintu, potongan kayu, dll)”, dan “Bata (bata beton, batu bata, bata ringan, dll)”. Tiga aspek tertinggi dari frekuensi faktor penyebab benda jatuh, yaitu “Kecerobohan saat bekerja”, “Kondisi cuaca yang buruk”, dan “Membawa alat pertukangan berlebihan ketika bekerja di ketinggian”. Sedangkan tiga aspek tertinggi dari dampak faktor penyebab benda jatuh menurut responden, yaitu “Kecerobohan saat bekerja”, “Kondisi cuaca yang buruk”, dan “Pemeliharaan alat berat yang tidak rutin”.
PENELITIAN AWAL TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN SLUDGE HASIL LIMBAH PEMBUATAN SPUN PILE TERHADAP KESTABILAN TANAH EKSPANSIF Nandito Christian Hackim; Hendy Pratama Sunarno; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dipelajari pengaruh penambahan sludge hasil limbah pembuatan spun pile terhadap kekokohan (CBR) dan heaving tanah ekspansif. Tanah ekspansif dapat menyerap air dalam jumlah banyak yang membuat pengembangan tanah yang besar, tetapi akan menyusut jika kering. Pada penelitan ini variabel yang diteliti adalah penambahan sludge dengan dua kondisi kadar air yang berbeda pada tanah ekspansif. Pertama, sludge yang dijemur selama tiga hari untuk mempresentasikan keadaan lapangan dan yang kedua, sludge yang dipanaskan 100 ± 5ºC selama 24 jam. Persentase penambahan sludge dibedakan menjadi tiga, yaitu 10%, 30%, dan 50% terhadap berat kering tanah ekspansif. Kadar air yang digunakan adalah kadar air optimum sebesar 7% dari berat kering tanah ekspansif . Tes CBR yang dilakukan meliputi CBR unsoaked dan CBR soaked dengan pengukuran heaving. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran sludge yang dijemur dengan persentase campuran 30% memiliki CBR unsoaked sebesar 40%, dan 1.04% dalam keadaan soaked. Namun pencampuran 30% sludge menghasilkan heaving tertinggi yaitu sebesar 28.67%. Untuk sludge yang dipanaskan 100 ± 5ºC dengan persentase sludge 30% memiliki kekuatan CBR unsoaked sebesar 33%, sedangkan persentase sludge 50% mendapatkan kekuatan CBR soaked paling tinggi sebesar 1.5%, dan penambahan ini menghasilkan heaving yang paling kecil yaitu sebesar 21.30%.
PENGARUH PENGGUNAAN POLYPROPYLENE FIBRE TERHADAP KARAKTERISTIK SELF COMPACTING CONCRETE Christie Lioni Lussy; Handoko Sugiarto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemadatan atau vibrasi beton merupakan salah satu pekerjaan paling penting dalam konstruksi karena pemadatan beton yang bertujuan untuk meminimalkan atau mencegah udara terjebak dalam beton. Pemadatan yang dilakukan dengan vibrator sulit menjangkau daerah padat tulangan sehingga metode Self Compacting Concrete dikembangkan. SCC memerlukan fly ash sebagai filler dan admixture berupa superplasticizer agar memenuhi syarat flowability. Kekurangan lainnya dari beton adalah kuat tarik beton yang rendah sehingga dalam penelitian ini digunakan polypropylene fibre untuk meningkatkan kuat tarik beton.Penelitian ini menggunakan polypropylene fibre sebesar 0.06%, 0.08%, 0.10%, 0.16% dan 0.20% terhadap volume beton. Pengujian yang dilakukan berupa filling ability (cone slump test) dan passing ability (L-Shaped Box test) pada beton segar. Pengujian pada beton keras berupa uji kuat tekan dan kuat tarik pada umur 7, 14 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukan bahwa beton dengan fibre tidak meningkatkan kuat tekan beton. Sedangkan kuat tarik beton paling tinggi dihasilkan oleh beton dengan fibre 0.08%.
PENGGUNAAN METODE METAHEURISTIK DALAM OPTIMASI TOPOLOGI, BENTUK, DAN UKURAN PENAMPANG DESAIN STRUKTUR RANGKA BATANG Kelvin Eko Prasetyo; Kenneth - Harsono; Doddy - Prayogo; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur rangka batang merupakan salah satu tipe struktur yang sering kita dijumpai. Diperlukan desain struktur bangunan yang paling efisien untuk meminimalkan cost dari struktur bangunan. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah optimasi struktur. Penelitian sebelumnya banyak meneliti tentang optimasi topologi dan penampang dengan koordinat titik buhul tetap. Sedangkan dengan mengoptimasi topologi, bentuk, dan ukuran penampang secara bersamaan dapat memberikan hasil yang paling efisien. Namun, dengan mengoptimasi ketiga hal tersebut, permasalahan menjadi lebih kompleks dan sukar. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya variabel. Metode metaheuristik dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalanan rangka batang yang kompleks karena metaheuristik yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit dan kompleks secara efektif dan efisien.Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi topologi, bentuk dan ukuran penampang struktur rangka batang dengan tiga algoritma metaheuristik yaitu, particle swarm optimization (PSO), differential evolution (DE) and symbiotic organisms search (SOS). Setiap algoritma digunakan untuk kasus twenty-five-bar three-dimensional truss structure. Kasus dijalankan dengan batasan menggunakan persyaratan bangunan gedung di Indonesia, SNI 1729:2015. Hasil menunjukkan bahwa SOS memiliki performa yang paling optimum dari semua ketegori mengungguli DE dan PSO.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PROYEK KONSTRUKSI Vincentius - Lie; Ronny Gondo Hudaya; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan maraknya pembangunan di bidang konstruksi, perlu diimbangi dengan peningkatan produktivitas yang baik. Dalam pelaksanaan pembangunan, sering kali kontraktor memiliki masalah produktivitas di proyek yang mengakibatkan proyek tidak berjalan sesuai rencana. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek konstruksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek konstruksi. Penelitian dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada staf engineer sebagai responden di proyek konstruksi yang sedang berjalan dan pada kantor pusat kontraktor.Hasil pengolahan data menunjukkan urutan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek konstruksi. Pada faktor eksternal, urutan pertama adalah faktor klien/owner sehingga, diperlukan peranan klien/owner yang baik untuk memastikan agar proyek berjalan dengan baik. Pada faktor internal di kantor pusat, urutan pertama adalah faktor perencanaan sehingga diperlukan perencanaan yang baik untuk menjaga agar proyek dapat berjalan tepat waktu, sesuai dengan desain, kualitas, dan prosedur yang ditentukan. Pada faktor internal di lapangan, urutan pertama adalah faktor pengawasan sehingga diperlukan pengawasan yang rutin untuk menjaga agar proyek dapat berjalan sesuai rencana. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan nilai mean pada tipe proyek perumahan yang disebabkan karena skala proyek yang lebih kecil dan proyek industri yang disebabkan oleh pelaksanaan dan desain bangunan baja yang lebih kompleks.
OPTIMASI DESAIN STRUKTUR PORTAL BAJA MENGGUNAKAN METODE METAHEURISTIK DENGAN MEMPERHITUNGKAN EFEK P-DELTA Sebastian - -; William - Hauwing; Wong Foek Tjong; Doddy - Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya permintaan akan gedung tinggi menuntut para insinyur untuk mendesain gedung stabil yang perhitungannya tergolong rumit. Optimasi dengan metode metaheuristik dapat menjadi solusi untuk mendapatkan desain yang teroptimal. Adanya interaksi antara gaya aksial ke bawah dengan perpindahan horisontal gedung menyebabkan adanya momen tambahan, yang sering disebut sebagai efek P-Δ. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan hasil penggunaan algoritma metaheuristik dalam pengoptimasian berat struktur portal baja dengan mempertimbangkan efek P-Δ. Algoritma metaheuristik yang digunakan dalam penelitian ini adalah particle swarm optimization (PSO) dan symbiotic organisms search (SOS). Terdapat satu struktur yang dianalisa, yaitu struktur Portal 3 Bentang 15 Lantai. Hasil optimasi dari kasus tersebut akan dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya dengan penambahan second order analysis dan perubahan batasan peraturan AISC. Optimasi struktur Portal 3 Bentang 15 Lantai akan diberi batasan sesuai peraturan AISC 360-10. Penelitian ini menunjukan performa algoritma SOS yang lebih superior dibandingkan PSO dan adanya penambahan berat struktur portal baja yang diakibatkan pengikutsertaan analisa P-Δ.