cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
ANALISIS OPERASIONAL PEMANCANGAN JACK-IN PILE DENGAN MODEL SIMULASI CYCLONE Yosua - -; Julian - -; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proyek konstruksi terdapat banyak kegiatan repetitif dimana semua kegiatan akan berhubungan satu sama lain. Seiring dengan berkembangnya teknologi, konsep CYCLONE (CYCLic Operation NEtwork) merupakan teknologi yang digunakan untuk membantu efisiensi kegiatan yang repetitif, dengan mengetahui produktivitas operasional dan idle time sumber daya proyek.Penelitian ini bertujuan untuk membuat model operasional pemancangan jack-in pile agar kontraktor pancang dapat mengetahui kegiatan yang dapat diefisiensikan untuk mendapatkan efisiensi yang lebih baik dalam operasional pemancangan jack-in pile. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi lapangan pada proyek pemancangan pondasi bangunan industri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek pemancangan pondasi pabrik yang ditinjau akan memerlukan waktu setidaknya 18 hari yang telah di teliti dengan menggunakan CYCLONE, yang memiliki produktivitas untuk satu section 0,829 m/menit dan dua section rata-rata 0,746 m/menit. Pemancangan satu section memiliki idle time pada operator jack-in 20,50%, operator crane 26,77% dan worker 85,76%, sedangkan pemancangan dua section memiliki idle time rata-rata pada operator jack-in 11,90%, operator crane 29,02% dan worker 83,21%. Hasil dari penelitian dibuat model yang mengurangi satu worker agar dapat mengurangi idle time pada worker.
SAFETY CLIMATE DAN SAFETY BEHAVIOR PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Artono Tanjung; Christopher Reinhar Lorens; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam menjalankan proyek konstruksi. Perushaan konstruksi pada umumnya membuat prosedur dan aturan keselamatan kerja sebelum proyek konstruksi tersebut dimulai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana safety climate dan safety behavior yang diciptakan oleh perusahaan konstruksi pada proyek konstruksi yang ada di Surabaya. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah safety climate dan safety behavior memiliki hubungan atau tidak. Penelitian ini dilakukan pada 4 proyek konstruksi yang ada di Surabaya dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada 100 pekerja yang bekerja pada beberapa proyek konstruksi di Surabaya. Skala pengukuran yang digunakan pada kuesioner menggunakan skala 1 sampai 6. Skala 6 menunjukkan bahwa pekerja sangat setuju dengan kuesioner yang diberikan dan skala 1 menunjukkan bahwa pekerja sangat tidak setuju dengan kuesioner yang diberikan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa keempat proyek yang ditinjau sudah mampu menciptakan safety climate yang baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata menunjukkan angka lebih dari 5. Sedangkan safety behavior pada keempat proyek tersebut cukup baik dibuktikan dari tingkat pelanggaran pekerja dibawah 40 %. Dari hasil analisa safety climate dan safety behavior menunjukkan bahwa keduanya memiliki hubungan.
PENGARUH KEAPADATAN TIMBUNAN TANAH EKSPANSIF TERHADAP FRIKSI TIANG PONDASI Stefanus Brian Juan Nday; Kevin Hartanto Wijaya; Gogot Setyo Budi; Daniel - Tjandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapasitas friksi pada tiang pondasi merupakan salah satu elemen penting dalam penentuan daya dukung pondasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh kepadatan tanah ekspansif terhadap friksi tiang pondasi. Dua jenis tiang pondasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah driven pile dan drilled shaft. Tiga variasi kepadatan tanah yang digunakan dengan kepadatan maksimum sama dengan kepadatan maksimum yang diperoleh dari Standard Proctor. Friksi tiang diperoleh dari gaya maksimum yang dapat diterima. Kemudian sampel direndam selama 2 jam untuk mengetahui heaving tanah dam gaya uplift tiang. Pengaruh perendaman terhadap friksi tiang dilakukan dengan penekanan tiang sampel setelah perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pada kondisi unsoaked maupun soaked, friksi drilled shaft lebih besar dari driven pile. Pada drilled shaft friksi tiang meningkat seiring dengan bertambahnya kepadatan tanah. Sedangkan pada driven pile, kepadatan mempengaruhi kenaikan friksi tiang hanya pada kondisi unsoaked. Gaya uplift drilled shaft meningkat seiring dengan kepadatan tanah, sedangkan peningkatan kepadatan tanah tidak berpengaruh pada gaya uplift driven pile
OPTIMASI UKURAN PENAMPANG DAN BENTUK STRUKTUR RANGKA BATANG BERBASIS RELIABILITAS DENGAN METODE METAHEURISTIK DAN LATIN HYPERCUBE SAMPLING Gretel - Gaby; Bobby Hartanto Wijaya; Wong Foek Tjong; Doddy - Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi mengenai optimasi rangka batang telah banyak dilakukan sebelumnya karena dapat meningkatkan efisiensi dari struktur dan memberikan keuntung maksimum. Salah satu topik yang didiskusikan belakangan ini adalah aspek reliabilitas pada struktur rangka batang dalam optimasi desain. Topik ini menjadi sangat penting terutama dalam optimasi ukuran penampang dan bentuk struktur rangka batang karena dapat meningkatkan angka keamanan dari struktur. Optimasi berbasis reliabilitas ini didefinisikan sebagai pencarian struktur yang optimal dan reliabel. Studi ini bertujuan untuk membandingkan performa dari dua algoritma metaheuristik yaitu particle swarm optimization (PSO) dan symbiotic organisms search (SOS) dalam melakukan optimasi struktur rangka batang dengan mengacu pada peraturan SNI 1729:2015. Penelitian ini akan menggabungkan metode latin hypercube sampling (LHS) dan algoritma metaheuristik. Metode LHS digunakan untuk memodelkan adanya ketidakpastian sedangkan kedua algoritma metaheuristik digunakan untuk menyelesaikan studi kasus 15-bar planar truss dengan menggunakan profil struktur berongga (PSB) bulat. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa performa algoritma SOS lebih baik jika dibandingkan dengan performa algoritma PSO.
PENGARUH VARIASI GRADASI AGREGAT DARI BATAS BAWAH HINGGA BATAS TENGAH PADA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN Nico - Prayogo; Jeffrey Christian Natakusuma; Paravita Sri Wulandari; Harry - Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) merupakan campuran aspal yang memiliki banyak keuntungan dibandingan dengan campuran aspal panas. Penggunaan CAED diharapkan dapat menggantikan campuran aspal panas sebagai lapisan permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) dari gradasi agregat batas tengah hingga batas bawah dengan menggunakan agregat lokal yang berasal dari kota Jember. Benda uji yang digunakan dalam penelitiaan ini merupakan Campuran Aspal Bergradasi Rapat (CEBR) Tipe IV. Aspal yang digunakan adalah Aspal CSS-1h (Cationic Slow Setting – 1 hard) yang diproduksi oleh PT. Bangun Olah Bitumen (BOB) Mojokerto. Benda uji setiap batas gradasi dibuat dengan spesifikasi dan jumlah pemadatan yang identik. Nilai Kadar Aspal Residu Optimum (KARO) pada setiap batas gradasi agegat sebesar 10.1% untuk batas tengah, 10.4% untuk batas rata bawah, dan 9.1% untuk batas bawah. Karakteristik pada setiap batas gradasi agregat dari CEBR Tipe IV memenuhi semua spesifikasi yang telah ditentukan. Nilai stabilitas dan porositas yang digunakan sebagai parameter utama CAED didapatkan nilai secara berturut-turut untuk batas tengah sebesar 422.95 kg, 7.61%; batas rata bawah sebesar 324.03 kg, 8.93%; batas bawah sebesar 423.05 kg, 9.83%.
PERBANDINGAN NILAI EVAPOTRANSPIRASI MENGGUNAKAN METODE THORNTHWAITE DAN BLANEY-CRIDLE DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT, KABUPATEN SIKKA, DAN KABUPATEN FLORES TIMUR Dicky Gode; Yobella Febe Kurnianto; Cilcia Kusumastuti; federick Jones Syaranamual
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi mengenai besarnya evapotranspirasi Pulau Flores menjadi penting karena pulau tersebut merupakan daerah semi-arid di Indonesia yang kemungkinan memiliki evapotranspirasi tinggi. Di sisi lain, tidak ada data aktual yang memberikan informasi mengenai besarnya nilai evapotranspirasi di daerah tersebut. Besarnya evapotranspirasi perlu diketahui dalam proses perhitungan kebutuhan air tanaman. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu penggunaan air di Pulau tersebut menjadi lebih efisien. Dalam penelitian ini nilai evapotranspirasi diperkirakan dengan menggunakan data temperatur yang diambil dari stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang ada di Kabupaten Manggarai Barat (1998-2016), Sikka (1977-2018), dan Flores Timur (1985-2016). Berdasarkan data meteorologi yang tersedia di daerah tersebut, maka metode Thornwaite dan Blaney-Criddle dipilih dalam penelitian ini. Nilai evapotranspirasi dari ketiga kabupaten tersebut akan dicari menggunakan kedua metode tersebut dan dibandingkan. Hasil penelitian ini menunjukan metode Thornthwaite (maks 165,816 mm/hari) memberikan hasil nilai evapotranspirasi yang lebih besar dibandingkan dengan metode Blaney-Criddle (maks 260,532mm/hari).
SURVEY MENGENAI FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI Kristian - Oktavio; Randy Karuna Dharmawan; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dalam industri konstruksi berbanding lurus dengan hasil pekerjaan pekerja yang intensif. Produktivitas pekerja menjadi salah satu sumber utama dari risiko proses konstruksi. Perlu upaya dalam mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pekerja di Surabaya. Metode penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan literatur yang membahas faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pekerja dan melihat kemungkinan faktor mana yang memungkinkan ditinjau pengaruhnya di Surabaya dan membandingkan hasilnya berdasarkan skala proyek konstruksi kemudian dilakukan pembuatan kuisioner. Analisa yang dilakukan adalah analisa validitas, reliabilitas, dan Relative Importance Index (RII). Hasil dari 84 kuisioner yang terkumpul menyatakan bahwa semua variabel valid dan reliable, kemudian faktor-faktor penting yang memengaruhi produktivitas pekerja pada beberapa proyek konstruksi di Surabaya adalah masalah teknis (gambar, metode konstruksi, material, alat) di eksternal pekerja sedangkan di internal adalah komunikasi, kesalahan pekerja, dan jumlah pekerja. Perbedaan faktor yang memengaruhi proyek konstruksi berdasarkan skalanya adalah faktor internal pekerja pada proyek kecil sampai sedang memerhatikan tindakan kontraktor, dan kerja sama tim, sedangkan pada proyek besar memerhatikan pula tindakan pekerja secara individu.
PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME DAN POLYPROPYLENE FIBER TERHADAP PERMEABILITAS DAN KUAT TEKAN BETON Alexander Hermawan Sutanto; Benedictus Wishnu Wintang Kencana; Handoko Sugiharto; Jonathan Hendra Kusuma
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi masa layan dan durabilitas beton adalah faktor permeabilitas. Beberapa solusi yang ditawarkan agar beton menjadi kedap air adalah dengan cara menambahkan material yang sangat halus maupun memiliki sifat pozzolan serta penambahan chemical admixtures pada mix design. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan beton agar memiliki nilai permeabilitas serta nilai kuat tekan yang baik secara bersamaan, sehingga beton diharapkan mempunyai sifat kedap air yang sesuai tanpa mengurangi nilai kuat tekannya. Dalam penelitian ini akan menambahkan bahan superplasticizer, silica fume, dan polypropylene fiber untuk melihat pengaruhnya terhadap permeabilitas dan kuat tekan beton.Hasil dari penelitian ini menunjukkan penambahan silica fume mengalami penurunan kuat tekan sebesar 5.5% pada 7 hari dan 7.5% pada 28 hari. Hal ini diperkirakan reaksi pozzolan antara semen dan silica fume berjalan lambat. Pengaruh penambahan polypropylene fiber menunjukkan penurunan permeabilitas hingga 44.5%.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI PERUMAHAN DI SURABAYA DAN DI MADURA Ancilla Maisie; Patrik Yohanes; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja waktu dapat menjadi tolak ukur kesuksesan sebuah proyek. Pada saat pelaksanaan, proyek akan dikerjakan sesuai dengan estimasi dan penjadwalan yang telah dibuat, sehingga proyek bisa mendapatkan hasil kinerja waktu yang baik dan selesai dalam waktu yang telah ditentukan. Kinerja waktu proyek dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor penting, sehingga proyek tersebut dapat berjalan baik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja waktu proyek konstruksi perumahan di Surabaya dan di Madura. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja waktu kontraktor proyek konstruksi perumahan di Surabaya dan Madura yaitu faktor pekerja, faktor lapangan, faktor manajerial, faktor finansial, faktor alat kerja, faktor klien, dan faktor lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pembagian kuisioner kepada responden di Surabaya dan di Madura yang kemudian dianalisis menggunakan Analisa Deskriptif Mean dan Analisa Independen T-Test. Hasil penelitian mendapatkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi kinerja waktu di Surabaya adalah produktivitas alat kerja, sedangkan di Madura, faktor utama yang mempengaruhi kinerja waktu pembangunan proyek perumahan adalah gudang material. Setiap proyek memiliki karakterisik yang berbeda maka dari hasil T-test menyebutkan bahwa dari 7 faktor yang ada 2 faktor yang membedakan Surabaya dan Madura , yaitu faktor lapangan dan faktor manajerial.
SURVEY STATUS RISIKO PADA TAHAP PRA KONTRUKSI DAN KONSTRUKSI DI PROYEK PERUMAHAN Aldo Fernaldy Gozali; Jonathan Setiawan; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang properti khususnya sektor perumahan cenderung menunjukkan perkembangan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya karena permintaan masyarakat akan rumah tinggal meningkat cukup pesat. Untuk mengelola risiko secara efektif maka perlu melakukan identifikasi risiko yang terdapat pada berbagai sumber literatur yang ada, kemudian risiko yang ada akan dianalisis status risikonya sehingga dapat dikelola dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status risiko mana yang paling tinggi terhadap dampak waktu, dampak biaya, dan dampak kualitas pada tahap pra konstruksi dan konstruksi di proyek perumahan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 60 responden di Surabaya dan Sidoarjo, dimana masing-masing 30 responden terdiri dari kelompok 1 (owner dan konsultan perencana) dan kelompok 2 (konsultan pengawas dan kontraktor) . Kemudian data akan dianalisa dengan uji mean untuk frekuensi kejadian dan dampak risiko serta uji validitas dan realibilitas untuk menguji kelayakan item pertanyaan. Hasil penelitian didapatkan status risiko tertinggi adalah high. Dari ketiga dampak risiko yang tergolong high seperti yang dijelaskan sebelumnya, item risiko “Pembebasan lahan” merupakan yang tertinggi pada tahap pra konstruksi sedangkan pada tahap konstruksi item risiko “Rotasi pekerja yang tinggi”, “Kurangnya jumlah pekerja dilapangan” , dan “Kerusakan material dilapangan” merupakan item risiko yang tertinggi.