cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI Dennis - Christian; Steven Matthew Santoso; Andi - -
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek konstruksi terdapat banyak sekali risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi pada tiap tahapan pembangunan sehingga sebaiknya kita harus melakukan metode pengendalian agar risiko tersebut dapat dihindari. Masing-masing metode pengendalian untuk masing-masing risiko mempunyai frekuensi penerapan dan kecocokannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan metode pengendalian yang kecocokannya signifikan terhadap risiko kecelakaan kerja pada masing-masing risiko pada tiap tahapan pekerjaan yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisoner kepada staff kontraktor yang terlibat langsung di lapangan di wilayah Surabaya. Data hasil kuisioner akan dianalisa dengan menghitung rata-rata jawaban responden untuk setiap frekuensi penerapan dan kecocokan metode pengendalian yang ada. Selanjutnya khusus untuk kecocokan dilanjutkan dengan melakukan uji statistik one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penerapan metode pengendalian yang memiliki mean tertinggi atau paling sering dilakukan untuk risiko rangguan pernapasan akibat kekurangan oksigen pada tahapan pekerjaan pekerjaan pada ruangan yang terbatas (sempit) adalah Adanya instruksi dan pelatihan khusus dan untuk risiko lainnya yang mendapatkan mean tertinggi adalah penggunaan Alat pelinduung diri (APD) seperti helm rompi dan sepatu. Untuk kecocokan metode pengendalian untuk semua risiko dengan mean terbesar adalah penggunaan Alat pelindung diri (APD) seperti helm,rompi, dan sepatu. Tidak hanya mengambil salah satu metode pengendalian yang mean-nya tertinggi pada masing-masing risikonya tetapi yang mean nya lebih besar atau sama dengan 3.5. Selanjutnya dilakukan uji statistik one sample t-test dari hasil mean kecocokan metode pengendalian pada masing-masing risikonya dan didapat bahwa total keseuluruhan dari 64 variabel metode pengendalian pada masing-masing risiko hanya 45 variabel metode pengendalian yang kecocokannya signifikan terhadap risikonya.
PERFORMA DAN EFISIENSI BEBERAPA METODE PENEMPATAN VSL GENSUI DAMPER DALAM MENGURANGI INTERSTORY DRIFT DAN MEMPERBAIKI KERUSAKAN SENDI PLASTIS Jessica Chandra Sutanto; Natasha Angelia -; Pamuda - Pudjisuryadi; Benjamin - Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkuatan struktur perlu dilakukan pada bangunan yang masih defisien desainnya. Salah satu jenis perkuatan yang dapat diberikan adalah dengan menggunakan damper. Penempatan damper secara seragam tidak selalu optimal. Oleh karena itu, diperlukan metode penempatan untuk efisiensi pengurangan interstory drift dan jumlah damper. Pada penelitian ini, dibandingkan performa dan efisiensi beberapa metode penempatan damper antara lain: Uniform, Simplified Sequential Search Algorithm-Modified (SSSAmod), Optimum Damper Allocation Method (ODAM), Fully Stressed Analysis/Redesign Procedure (Lavan A/R), dan Proposed Method (PM) pada bangunan uji. Dalam penelitian ini, digunakan salah satu wall-type damper, yaitu VSL Gensui Damper. Perbandingan akan dilihat dari dua indikator penelitian, yaitu interstory drift dan kerusakan sendi plastis. Selain itu, indikator penempatan damper menggunakan interstory drift maupun normalized interstory drift, tergantung pada metode yang digunakan. Dalam menganalisis bangunan uji, digunakan analisis riwayat waktu integrasi langsung nonlinear dengan beban gempa periode ulang 2500 tahun yang disesuaikan dengan respons sprektrum Kota Surabaya. Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa metode yang menggunakan indikator penempatan interstory drift mayoritas memperbaiki simpangan pada lantai dengan tingkat lunak, sedangkan metode dengan indikator penempatan yang ternormalisasi lebih dapat memperbaiki interstory drift secara menyeluruh. Dari kelima metode penempatan damper, tidak ada satupun yang unggul dalam memperbaiki kerusakan sendi plastis.
OPTIMASI STRUKTUR RANGKA BATANG 3 DIMENSI BERBASIS RELIABILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE METAHEURISTIK DAN LATIN HYPERCUBE SAMPLING Dion Nathanael Widjajanto; Rivaldi - Giantara; Doddy - Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kinerja struktur bangunan adalah tujuan utamanya sehingga dibutuhkan perbaikan dengan mempertimbangkan biaya yang murah dan aman. Perbaikan ini dapat dioptimalkan dengan metode optimasi. Metode ini sangat berguna untuk mendapatkan struktur dengan hasil yang lebih efisien. Untuk mencari solusi yang optimal, permodelan struktur dapat disimulasikan secara sempurna. Tetapi pada kenyataannya, struktur selalu memiliki penyimpangan karena adanya ketidakpastian dan kecakan yang terjadi di lapangan. Faktor keacakan ini diperhitungkan dengan menggunakan metode Reliabilty-Based Design Optimization (RBDO) sehingga faktor reliabilitas suatu struktur diperhitungkan. Metode ini juga mensimulasikan sejumlah sampel acak dengan mempeherhitungkan ‘Safety Factor’. Simulasi sampel acak ini menggunakan metode Latin Hypercube Sampling (LHS). Fungsi objektif dari algoritma metaheuristik adalah untuk meminimalkan massa total struktur rangka batang baja terhadap constraints statis dan dinamis serta random variables yang dipakai seperti load (P), tegangan leleh material (σy) dari penampang rangka batang dengan memperhitungkan Probability of Success 99.8653%. Diuji berdasarkan studi kasus 25-bar-truss dan spesifikasi bangunan baja struktural Indonesia, SNI 1729:2015.Algoritma yang digunakan pada studi ini adalah: Particle Swarm Optimization dan Symbiotic Organisms Search. Algoritma-algoritma tersebut diuji pada studi kasus 25-bar truss serta pada batasan sesuai SNI 1729:2015. Performa dari algoritma tersebut diukur dari lima kriteria massa dan satu kriteria run time. Lima kriteria massa yang digunakan adalah massa terbaik, terburuk, rata-rata, standar deviasi, dan median dari struktur rangka batang baja. Hasil penelitian menunjukkan SOS memiliki performa lebih baik pada studi kasus 25-bar truss dan pada batasan sesuai SNI.
SURVEI JENIS PEKERJAAN, KELEBIHAN DAN PENGHAMBAT DALAM PENERAPAN OFFSITE MANUFACTURING PADA BEBERAPA KONTRAKTOR DI SURABAYA Eka Bagus Tantra; Anthony Hansel; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OSM adalah sebuah teknik pelaksanaan konstruksi yang komponen-komponen bangunan dibuat di pabrik / luar proyek, ditransportasikan, diposisikan dan dirakit menjadi suatu bangunan. Jenis pekerjaan OSM dikategorikan menjadi Precast Concrete, Steel Frame System, Prefabricated Timber Framing System, Block Work System, Modular System. Metode OSM memiliki banyak kelebihan. Namun, dalam memanfaatkan metode OSM terdapat penghambat-penghambat juga. Tujuan utama penelitian membahas mengenai apa saja jenis pekerjaan OSM yang paling sering diterapkan oleh beberapa kontraktor di Surabaya dan apa saja yang menjadi kelebihan serta hambatan dari penerapan OSM pada masing-masing pekerjaan. Dalam pengolahan data digunakan teknik analisis mean. Data kuesioner yang dikumpulkan diolah dan kemudian diurutkan dari yang mean tertinggi ke terendah. Hasil penelitian menghasilkan jenis pekerjaan baja dan beton ringan paling sering dimanfaatkan. Kelebihan precast: manpower, efisiensi, keamanan, menghilangkan gangguan, kualitas, sedangkan hambatannya: pengiriman, alat berat, pengalaman industri, standar, proyek kecil. Kelebihan steel: manpower, meghilangkan gangguan, biaya, kualitas, pelatihan, sedangkan hambatannya: fleksibilitas, pengiriman, alat berat, desain arsitektur, pengalaman industri. Kelebihan timber: menghilangkan gangguan, pelatihan, keamanan, efisien, manpower, sedangkan hambatannya: perbedaan gambar, desain arsitektur, akses proyek, industri jauh, lahan proyek. Kelebihan blockwork dan modular: efisien, keamanan, manpower, gangguan, biaya. Hambatan blockwork: owner, akses proyek, pengalaman industri, alat berat, desain arsitektur. Hambatan modular: alat berat, proyek kecil, akses proyek, industri jauh, desain arsitektur.
KARAKTERISTIK TRIP CHAINS PENGGUNA SUROBOYO BUS Lukas Chaves Shan Ellron Fernandez; Rudy - Setiawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah transportasi pada kota-kota besar sering dikaitkan dengan kemacetan. Pelaksanaan transportasi tanpa didukung adanya suatu sistem yang baik dalam perancangannya tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Pemerintah Kota Surabaya memberikan solusi untuk mengurai kemacetan sekaligus mengurangi sampah plastik. Dengan menghadirkan Suroboyo Bus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik trip chains pengguna Suroboyo Bus, yang berguna dalam pengambilan kebijakan perencanaan transportasi di Surabaya.Data diperoleh melalui pengisian kuisioner oleh 198 orang pengguna Suroboyo Bus (pelajar, mahasiswa, PNS, TNI/Polri, pegawai swasta, dan lain-lain). Dari hasil analisis ini didapat dua jenis trip chains, yakni untuk perjalanan berangkat dan pulang simple trip chains (32%) dan complex trip chains (68%). Karakteristik trip chains dari pengguna Suroboyo Bus adalah biaya perjalanan, lama transit, dan moda transportasi. Trip chains untuk perjalanan berangkat berbeda hasilnya dengan perjalanan pulang.
STUDI SIMULASI NUMERIK WAKTU TEMPUH TSUNAMI PANTAI SELATAN JAWA TIMUR Alvin Alexander Kurniawan; Jason Iskandar; Gunawan Budi Wijaya; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang rawan dengan aktivitas seismik karena dilewati oleh sirkum cincin api pasifik. Gempa yang terjadi pada dasar laut dapat mengakibatkan tsunami. Oleh sebab itu, banyak peneliti berusaha melakukan simulasi tsunami dengan berbagai macam potensi gempa. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa potensi tsunami di wilayah pantai selatan Jawa Timur, dengan potensi gempa berkekuatan 8.8 skala Richter yang dikatakan oleh Dr. Widjo Kongko. Metode numerik yang digunakan pada penelitian ini adalah characteristic-based split method dengan menggunakan persamaan shallow water equation. Berdasarkan simulasi yang dilakukan pada sebagian besar pantai selatan Jawa Timur yang terdiri dari 6 kabupaten, yaitu; Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi menghasilkan estimasi waktu sampai gelombang tsunami berkisar 16-28 menit (dengan catatan permukaan dasar laut dianggap tanpa friksi). Banyuwangi merupakan wilayah pertama yang terkena gelombang tsunami dengan estimasi waktu sampai sebesar 16 menit, sedangkan Lumajang menjadi wilayah terakhir dengan estimasi waktu sampai 28 menit.
STUDI TENTANG PEDOMAN ANALISA HARGA SATUAN PEKERJA TAHUN 2013 DAN 2016 SERTA PENERAPANNYA DALAM DUNIA KONSTRUKSI Jimmy - Pranata; William Andrew Widiyanto; Budiman - Proboyo; Indriani - -
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi biaya digunakan untuk mengetahui anggaran biaya dalam pembangunan suatu proyek. Dalam menyusun anggaran biaya diperlukan pedoman untuk menentukan Harga Satuan Bahan dan Harga Satuan Upah, berupa Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Penelitian ini dibagi menjadi 2, yaitu penelitian Studi Literatur dan Studi Kasus, dimana dalam Studi Literatur membandingkan dua pedoman, yaitu Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2013 (AHSP 2013) dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2016 (AHSP 2016). Dari kedua pedoman diambil 6 kelompok pekerjaan, meliputi kelompok pekerjaan persiapan, tanah, pondasi, beton, pasangan dinding, dan plesteran. Kedua pedoman dikaji terhadap perubahan dan perkembangan jenis-jenis pekerjaan, jenis-jenis bahan dan koefisiennya, serta jenis-jenis tenaga kerja dan koefisiennya. Penelitian studi kasus membandingkan hasil kajian studi literatur dengan AHSP beberapa kontraktor, untuk coba mengetahui bagaimana penerapan AHSP 2016 pada pelaksanaan proyek konstruksi. Hasil penelitian Studi Literatur terhadap 130 jenis pekerjaan ada 34 perbedaan jenis pekerjaan antara AHSP 2013 dan AHSP 2016 yang telah diperbaiki/dilengkapi agar dapat dipergunakan dengan lebih baik. Untuk Studi Kasus, terhadap AHSP 2016 terdapat 26 perbedaan jenis bahan, 50 perbedaan koefisien bahan pada sejumlah 28 jenis pekerjaan, dan dari 28 Harga Satuan Upah ada 24 lebih rendah dari AHSP 2016 (14,5%-95,475%) dan 4 lebih tinggi dari AHSP 2016 (100,1%-164,7%).
ANALISA BIAYA PADA PROYEK RUMAH TINGGAL DUA LANTAI DI SURABAYA BARAT Suandy - Tanrifaisal; Matasik, Y.D.S. - -; Sentosa - Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah atau tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Biaya menjadi faktor utama berlangsungnya kegiatan proyek, dimana kontraktor menghitung biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek. Dalam perencanaan biaya suatu proyek dibutuhkan analisa yang cermat dan teliti. Hal ini didasarkan karena biaya merupakan faktor utama berlangsungnya sebuah proyek.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa biaya pada proyek rumah tinggal dua lantai yang berpedoman dari AHSP 2013. Analisa biaya yang telah dihitung dibandingkan dengan analisa perhitungan dari kontraktor. Hal pertama yang dilakukan adalah menganalisa harga satuan pekerjaan berdasarkan AHSP 2013, selanjutnya menganalisa harga satuan pekerjaan pada kontraktor untuk proyek A dan proyek B. Setelah mendapatkan harga satuan pekerjaan, harga dimasukkan kedalam bill of quantity untuk mendapatkan biaya total dari masing-masing pekerjaan. Kemudian biaya perhitungan AHSP 2013 dibandingkan dengan biaya dari kontraktor pada proyek A, dan perhitungan AHSP 2013 dibandingkan dengan biaya dari kontraktor pada proyek B, hasil dari masing-masing perbandingan tersebut dibandingkan untuk mendapatkan persentase perbedaan biaya tiap pekerjaan. Terakhir yaitu persentase yang didapatkan dari proyek A dan proyek B di rata-ratakan untuk mendapatkan persentase hasil akhir pada tiap pekerjaan sehingga mendapatkan hasil biaya perhitungan kontraktor lebih murah dibandingkan biaya yang dihitung dengan AHSP 2013.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PROYEK KONSTRUKSI Vincentius - Lie; Ronny Gondo Hudaya; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern saat ini, negara berkembang seperti Indonesia tidak dapat menghindari pembangunan yang sangat marak dilakukan. Dengan maraknya pembangunan, maka perlu diimbangi dengan peningkatan produktivitas yang baik. Dalam pelaksanaan pembangunan, sering kali kontraktor memiliki masalah produktivitas di proyek yang mengakibatkan proyek tidak berjalan sesuai rencana. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek konstruksi agar kontraktor dapat mengoptimalkan kinerja proyek.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek konstruksi. Penelitian dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada staf engineer sebagai responden di proyek konstruksi yang sedang berjalan dan pada kantor pusat kontraktor.Hasil pengolahan data menunjukkan urutan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek konstruksi. Pada faktor eksternal, urutan pertama adalah klien/owner. Pada faktor internal di kantor pusat, urutan pertama adalah perencanaan. Pada faktor internal di lapangan, urutan pertama adalah pengawasan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas proyek terhadap jenis-jenis proyek tertentu. Karena itu, diperlukan peranan klien/owner yang baik, perencanaan yang baik, dan pengawasan berkala untuk menjaga agar produktivitas proyek tetap baik.
SURVEY TERHADAP KEPUTUSAN KONTRAKTOR DI SURABAYA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PROYEK Lukman Dharma Holis; Yonathan - Wijaya; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan siklus hidup suatu proyek yang dimulai dengan proses inisiasi, studi kelayakan, perencanaan desain engineering, pengadaan dan implementasinya tidak akan sukses jika faktor produktivitas sumber daya yang digunakan tidak optimal dengan baik. Dalam siklus hidup suatu proyek kinerja produktivitas sangat ditentukan pada tahap pelaksanaannya (Konstruksi). Hal yang menjadi suatu permasalahan yang umumnya timbul dalam suatu pelaksanaan konstruksi yaitu minimnya kinerja produktivitas yang dihasilkan dari sumber daya yang digunakan.. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keputusan yang berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas proyek konstruksi serta mengetahui perbedaan pengambilan keputusan di tiap jenis kontraktor. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan survey, dengan membagikan kuesioner kepada beberapa kontraktor di Surabaya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisa rata-rata, dan Kruskal Wallis. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor-faktor komunikasi antar pihak, melakukan pengawasan lapangan, penjadwalan proyek, keterlambatan pengiriman material dari supplier, melakukan pengendalian biaya merupakan faktor-faktor yang paling berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas. Dalam penelitian ini tidak terdapat perbedaan pendapat keputusan tiap jenis kontraktor.