cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PENYEBARAN KARAKTERISTIK TANAH EKSPANSIF DI SURABAYA BERDASARKAN TINGKAT KEMBANG SUSUTNYA Agnes - Elena; Joshua - Alexander; Gogot Setyo Budi; Daniel - Tjandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah ekspansif merupakan tanah yang memiliki tingkat kembang susut akibat perubahan kadar air. Dampak dari sifat kembang susut yang tinggi pada tanah ekspansif dapat menimbulkan kerusakan pada bangunan diatasnya. Untuk itu dalam suatu perencanaan konstruksi perlu dilakukan pengujian terhadap tingkat kembang susut tanah ekspansif. Tanah dibeberapa lokasi Surabaya memiliki sifat ekspansif, terutama di daerah Surabaya barat. Tanah ekspansif di Surabaya Barat tersebut memiliki tingkat ekspansif yang berbeda-beda pada setiap lokasinya. Pada penelitian ini akan dipetakan karakteristik dari kembang susut tanah ekspansif di Surabaya.Pada penelitian ini yang pertama mengumpulkan data tanah ekspansif berupa data karakteristik tanah asli (PI, SI, PI, SI, N-SPT, % lolos ayakan no.200, LL dan potensi pengembangan) lalu dibandingkan dengan klasifikasi tanah yang sudah dilakukan oleh para ahli. Data dianalisis dan dikelompokan dengan memberi tingkat nilai kembang susut tanah (rendah, sedang, tinggi, sangat tinggi). Setelah mengetahui tingkat ekspansifnya kemudian data dipetakan, lalu dikelompokan menjadi suatu daerah dan dianalisis terhadap lapisan geologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah di Surabaya Barat menurut PI, LL, % butiran lolos ayakan no.200 dan potensi pengembangannya menghasilkan rata – rata tinggi dan sangat tinggi, untuk N-SPT dan SI tingkat kembang susutnya sedang dan rendah
PENGARUH VARIASI MASA CURING PADA KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN DENGAN PENAMBAHAN SEMEN Martien Stivanus Purnomo; Eric - Chandra; Paravita Sri Wulandari; Harry - Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) memiliki banyak keuntungan tetapi masih jarang dijumpai di Indonesia. Hal ini mengakibatkan sedikitnya penelitian mengenai aspal emulsi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik CAED dengan variasi masa curing. Pengujian awal dilakukan dengan pemeriksaan terhadap material yang akan digunakan sebagai benda uji. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah material tersebut telah memenuhi spesifikasi Campuran Aspal Bergradasi Rapat (CEBR) Tipe IV sebagai bahan campuran dalam pembuatan benda uji. Pengujian Marshall dilakukan pada benda uji Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) dengan bahan aditif semen pada umur 1, 3 dan 7 hari. Pada penelitian ini benda uji terlihat mengalami penambahan stabilitas yang signifikan pada umur 1 ke 3 hari.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP K3 DI MASA PANDEMI COVID-19 Jeremy - Hayono; Adriel Setiawan Sutanto; Herry Pintardi Chandra; Soehendro - Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan dalam proyek konstruksi dapat berpengaruh sangat penting terhadap penerapan K3. Kepemimpinan juga dapat menjadi tolak ukur sejauh mana penerapan K3 dalam suatu proyek konstruksi, khususnya di masa pandemi COVID-19 saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh kepemimpinan terhadap K3 di masa pandemi COVID-19 dan mencari tahu sejauh mana penerapan K3 dalam proyek konstruksi di masa pandemi COVID-19. Data penelitian dari penyebaran kuesioner sebanyak 100 responden kepada pihak kontraktor antara lain supervisor, surveyor, mandor dan lain-lain. Data dianalisis menggunakan metode PLS dengan bantuan program Smart PLS. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan terbesar antara variabel kepemimpinan dan variabel komitmen top management dengan t-statistic 6.537. Indikator K3 dengan nilai mean terbesar adalah di proyek ini ada sosialisasi atau pelatihan tentang pencegahan COVID-19 setiap hari seperti saling jaga jarak, menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan serta menerapkan protokol yang ada dengan nilai mean sebesar 4.450.
STUDI TENTANG ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN TAHUN 2016 DAN HARGA SATUAN POKOK KEGIATAN KOTA SURABAYA TAHUN 2018 Hanesha - Muliauwan; Gladys Theis - Theis; Budiman - Proboyo; Indriani - -
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proyek konstruksi estimasi biaya memiliki peranan yang sangat penting karena estimasi biaya digunakan untuk mengetahui rencana anggaran biaya dalam pembangunan suatu proyek. Dalam menyusun rencana anggaran biaya diperlukan pedoman untuk menentukan Harga Satuan Bahan maupun Harga Satuan Upah (Tenaga Kerja), berupa Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Jenis penelitian ini adalah penelitian Studi Literatur, dimana dalam Studi Literatur membandingkan dua pedoman, yaitu Analisa Harga Satuan Pekerjaan tahun 2016 yang telah diperbaiki di penelitian sebelumnya (Selanjutnya akan disebut AHSP 2016 Revisi) dan Harga Satuan Pokok Kegiatan Kota Surabaya tahun 2018 (HSPK 2018 Surabaya). Dari kedua pedoman akan diambil 6 kelompok pekerjaan, meliputi kelompok pekerjaan persiapan, tanah, pondasi, beton, pasangan dinding, dan plesteran. Kedua pedoman dikaji terhadap perubahan dan perkembangan jenis-jenis pekerjaan, jenis-jenis bahan dan koefisiennya, serta jenis-jenis tenaga kerja dan koefisiennya. Hasil penelitian Studi Literatur dilakukan terhadap 130 jenis pekerjaan AHSP 2016 Revisi dan 113 jenis pekerjaan HSPK 2018 Surabaya dari kedua pedoman tersebut akan ada 68 jenis pekerjaan yang dibahas yang selanjutnya telah diperbaiki/dilengkapi agar dapat dipergunakan dengan lebih baik.
STUDI LITERATUR DAN SURVEY PROYEK DENGAN MEMBANDINGKAN ANGKA PRODUKTIVITAS PEMASANGAN DINDING PARTISI DAN PENGECATAN Alvin - Indrajaya; Intan - Maharani; Paulus - Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam masa perkembangan zaman, semakin banyak saingan dalam berbagai hal seperti teknologi, dunia bisnis, dan bidang konstruksi. Dalam bidang konstruksi sendiri, para kontraktor berlomba untuk menyediakan layanan yang berlandaskan prinsip efektif dan efisien. Produktivitas merupakan hal yang sangat penting dalam suatu proyek konstruksi karena berperan sebagai tolak ukur dalam menentukan tingkat efisiensi dan keefektifan dari suatu proyek. Sehingga kita perlu membandingkan produktivitas Indonesia dengan negara maju lainya, kita mengambil negara Singapura yang memiliki BCA 2014, dan kita membandingkan dengan negara berkembang lainya yaitu Filipina. Metode penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan studi literatur dan survey data proyek mengenai pemasangan dinding partisi dan pengecatan dinding dengan standar BCA 2014. Rata- rata angka produktivitas pemasangan dinding partisi di Indonesia adalah 1.60 m2/manhour sedangkan Singapura memiliki angka produktivitas sebesar 2.25 m2/manhour dan Filipina memiliki angka produktivitas sebesar 2.48 m2/manhour.Rata- rata angka produktivitas pengecatan di Indonesia adalah 2.61 m2/manhour sedangkan Singapura memiliki angka produktivitas sebesar 5.5 m2/manhour dan Filipina memiliki angka produktivitas sebesar 2.59 m2/manhour.Dan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pemasangan dinding partisi dan pengecatan tersebut ada 3 faktor Moral dan tingkah laku, Pengalaman kerja, dan Material.
ANALISIS OPERASIONAL PENGECORAN PLAT LANTAI DENGAN METODE CYCLONE Victor Surya Halim; Elkana - Retika; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek konstruksi diperlukan pengaplikasian berbagai jenis sumber daya untuk merealisasikan suatu bangunan. Dalam pekerjaan struktural ada berbagai macam operation, salah satunya adalah pekerjaan pengecoran. Dalam operation pengecoran banyak sumber daya yang terlibat, karena kinerja antara sumber daya dan faktor ketidak-pastian di lapangan, akan sering terjadi idle time pada proses masing-masing sumber daya tersebut. Di dalam operation berbagai proses sumber daya yang terus berulang, maka dapat dilakukan pengamatan dan riset dengan pemodelannya agar dapat dianalisis, dan dioptimasi untuk mendapatkan kinerja sumber daya yang efisien. Dalam penelitian ini konsep pemodelan yang digunakan adalah CYCLONE yang memiliki kegunaan untuk mengetahui produktivitas operation dan idle time setiap proses sumber daya dalam operation pengecoran. Software yang digunakan dalam konsep pemodelan CYCLONE adalah Simphony.NET. Operation untuk simulasi model pengecoran plat lantai yang akan ditinjau adalah Proyek Apartemen Jagir, Surabaya. Dari hasil observasi lapangan akan didapatkan kinerja sumber daya dan urutan proses pekerjaan yang terdapat dalam operation pengecoran plat lantai tersebut. Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui sumber daya yang sensitif terhadap produktivitas dan idle time dari operation pengecoran plat lantai. Dari hasil simulasi operasi pengecoran plat lantai, hasil produktivitas kondisi existing untuk zona 1, zona 3 dan zona 4 adalah 24,57 m3/jam, 18,9 m3/jam dan 18,9 m3/jam. Berdasarkan analisa sensitivitas sumber daya yang sensitif dan masih dapat diubah jumlahnya adalah truck mixer, trailer pump, dan placing boom. Dari hasil optimasi didapatkan hasil kombinasi yang paling optimal dengan kombinasi 3 truck mixer 2 trailer pump dan 2 placing boom. Dengan kombinasi tersebut Idle time dari proses pekerjaan truck mixer dan worker berkurang dibandingkan dengan kondisi existing, produktivitas untuk zona 1, zona 3 dan zona 4 sebesar 58,59 m3/jam, 49,14 m3/jam, dan 51,03 m3/jam.
INDIKATOR DALAM UPAYA MEMPERBAIKI PRODUKTIVITAS PEKERJA KONSTRUKSI Christopher - Kurniawan; Olivia Reynalda Tandean; Herry Pintardi Chandra; Soehendro - Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas pekerja merupakan salah satu faktor kunci untuk mendukung kesuksesan suatu proyek konstruksi. Produktivitas pekerja yang buruk dapat memberikan dampak negatif, terutama dari sisi biaya dan waktu. Produktivitas pekerja dipengaruhi oleh berbagai macam indikator, baik yang berhubungan langsung dengan aktivitas pekerja maupun tidak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa indikator-indikator yang memengaruhi produktivitas pekerja untuk meningkatkan produktivitas pekerja. Data dalam penelitian didapatkan dengan membagikan kuesioner kepada responden yang bekerja di bidang konstruksi pada proyek high-rise building dan low-rise building di Surabaya dan sekitarnya. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Analisa Deskriptif Mean dan Analisa Independent T-Test. Hasil analisa data menunjukan bahwa pengarahan sebelum melakukan pekerjaan adalah indikator utama yang memengaruhi peningkatan produktivitas pekerja pada proyek high-rise building. Pengarahan kepada pekerja sebelum melakukan pekerjaan dapat memengaruhi pekerjaannya menjadi lebih efektif, efisien, dan meningkatkan keamanan kerja. Sementara, indikator utama pada proyek low-rise building adalah komunikasi agar tugas dan wewenang jelas. Komunikasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kesuksesan suatu proyek konstruksi. Hasil analisa juga menunjukan adanya perbedaan indikator-indikator yang memengaruhi produktivitas pekerja dalam proyek high-rise building dan low-rise building. Perbedaan ini disebabkan oleh skala dari proyek high-rise building lebih komplek dibangdingkan dengan proyek low-rise building.
KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN DENGAN VARIASI GRADASI AGREGAT BATAS ATAS HINGGA BATAS TENGAH Garry Geraldo Santoso; Raynaldo - Arfandy; Paravita Sri Wulandari; Harry - Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan aspal panas yang saat ini banyak digunakan dapat menimbulkan berbagai masalah polusi, sehingga perlunya pengganti aspal yang lebih ramah lingkungan seperti aspal emulsi. Tujuan penelitian adalah untuk menguji karakteristik Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) dengan variasi gradasi agregat dari batas atas hingga batas tengah. Agregat yang digunakan berasal dari kota Jember. Benda uji pada penelitian ini merupakan Campuran Emulsi Bergradasi Rapat (CEBR) Tipe IV. Aspal yang digunakan adalah CSS-1h (Cationic Slow Setting – 1 hard). Pembuatan campuran aspal emulsi dingin dibuat sesuai Job Mix Formula untuk masing-masing batas dengan penggunaan aspal sebesar (KAE-1%, KAE-0.5%, KAE±0%, KAE+0.5%, KAE+1%) untuk mendapatkan KARO pada masing-masing batas. Kemudian, dibuat sampel masing-masing batas atas hingga batas tengah, lalu dilakukan uji Marshall untuk mengetahui karakteristik pada gradasi batas atas hingga batas tengah. KARO (Kadar Aspal Residual Optimum) untuk masing-masing gradasi agregat dari batas atas hingga batas tengah berturut-turut adalah 12.6%, 11.3%, 10.1%. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa gradasi agregat batas atas dan batas rata atas tidak memenuhi spesifikasi porositas (VIM), dengan nilai dari batas atas hingga batas tengah berturut-turut 2.7%, 4.61%, 8.75% dan nilai stabilitas berturut-turut 490.14 kg, 380. 64 kg, 436.03 kg, sehingga gradasi batas tengah lebih baik daripada gradasi batas atas dan batas rata atas karena memenuhi semua spesifikasi yang ada.
STABILISASI TANAH PASIR KELANAUAN DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN DAN SLUDGE HASIL PRODUKSI SPUN PILE Aldi Ade Budiman; Ngurah Joshua Pramana; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan sludge dan semen terhadap kuat kokoh tanah pasir kelanauan. Material sludge dipersiapkan dengan cara dijemur selama empat hari untuk mempresentasikan keadaan lapangan. Sampel penelitian menggunakan campuran semen sebanyak 7% dari berat kering tanah, dan sludge sebanyak 0%, 10%, dan 30% menggantikan berat semen. Sampel tanah dipadatkan dengan tambahan semen dan sludge sesuai dengan optimum water content sampel tersebut. Penelitian ini mengukur CBR dan UCS sampel dalam kondisi soaked dan unsoaked. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan hasil CBR seiring bertambahnya kadar sludge dalam kondisi soaked dan unsoaked. Selain itu, hasil uji mencatat peningkatanUCS sampel dengan hasil tertinggi pada sampel dengan 10% sludge dalam kondisi soaked dan unsoaked. Penelitian ini menunjukan sludge memiliki dampak peningkatan kekokohan tanah yang lebih baik ketika sampel direndam yang menghasilkan CBR dan UCS yang lebih stabil.
ANALISA EVALUASI DAN KEBIJAKAN PT.X DENGAN KONSEP NILAI HASIL Martin Andreas Suyani; Carlos - Suryadharma; Herry Pintardi Chandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi sangat berperan penting pada suatu proyek konstruksi karena dengan adanya evaluasi, kontraktor dapat menemukan faktor yang memperburuk kinerja proyek. Oleh karena itu, evaluasi dari proyek-proyek yang telah selesai dikerjakan bermanfaat dalam memperbaiki kinerja proyek, pada proyek yang sedang berjalan atau yang akan dikerjakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja proyek-proyek PT.X yang sudah selesai dalam kurun waktu 3 tahun terakhir yaitu 2017-2019 dan proyek yang sedang berjalan. Kemudian dari hasil analisa tersebut dicari penyebab keterlambatan dan pembengkakan biaya proyek PT.X yang sedang berjalan dan menentukan kebijakan yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut. Teknik analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Konsep Nilai Hasil, dimana mengunakan ACWP, BCWP dan BCWS sebagai indikator analisa, untuk mendapatkan CPI dan SPI sebagai tolak ukur performa biaya dan waktu dalam suatu proyek. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua proyek PT.X yang sedang berjalan memiliki nilai sebesar CPI 1,005 dan 1,021 serta nilai SPI 0,854 dan 0,514; ini menujukan bawah mengalami keterlambatan namun tidak mengalami pembengakan biaya, oleh karena itu perlu diambil kebijakan dalam project mangement pratice seperti penambahan tenaga kerja, penambahan waktu bekerja, dan pengecekan pekerjaan.