cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Persemayaman dan Kolumbarium di Surabaya Alvin Venantius Kartono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Fasilitas Persemayaman di Surabaya" ialah fasilitas umum yang berfungsi sebagai tempat untuk menyemayamkan jenazah orang yang sudah meninggal sebelum menuju tempat peristirahatan mereka yang terakhir, baik di makamkan ataupun dibakar. Fasilitas yang disediakan ialah ruang persemayaman yang disewakan, ruang memorial di kolombarium, ruang ritel untuk yang menjual alat-alat untuk upacara persemayaman termasuk bunga segar dan bunga kering, serta kantin. Pendekatan perancangan yang dipilih adalah pendekatan filosofis dari makna kematian seseroang yang tetap diingat. Seperti yang dikatakan Dr. Sam Vaknin yang membahas bagaimana eksistensi orang yang meninggal masih ada selama mereka diingat oleh orang lain. Mengenang mereka yang meninggal yang kita kasihi merupakan sebuah memori yang dapat selalu dikekang. Oleh sebab itu konsep perancangan yang dpakai adalah "memory". Aplikasi Konsep memori yang dipilih mempengaruhi proses penataan massa, zoning dan bentuk yang didesain. Memori diwujudkan dalam bentuk sebuah perjalanan yang merupakan axis dari tapak, yang dimulai dari pintu masuk sampai ke temapt memory yang abadi yaitu kolombarium. Axis ini merupakan tanggapan desain tapak terhadap potensi tapak yang berada di ujung perempatan jalan. Untuk memberikan penekanan pada alur perjalanan memori, maka pendalaman perancangan yang dipilih adalah "sequence", di mana karakter setiap titik mulai dari pintu masuk menuju ke tempat persemayaman, dan ke kolombarium merupakan sebuah ruang yang mampu memberikan kesempatan pengguna untuk mengenang sebuah "memory
Grha Busana Pengantin di Surabaya Aymee Sidarta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grha Busana Pengantin di Surabaya merupakan fasilitas untuk mewadahi kebutuhan acara pernikahan masyarakat modern gaya barat yang semakin lama pelaksanaan acaranya semakin heboh. Grha ini terdiri dari beberapa fasilitas, yaitu fasilitas retail (butik), pameran (galeri), pertunjukan fesyen busana pengantin, serta edukasi. Fasilitas ini dirancang juga untuk mengembangkan kreativitas perancang busana pengantin di Surabaya, serta menciptakan komunitas dan meningkatkan kualitas perancang busana pengantin di Surabaya melalui tempat berkumpul dan fasilitas pendidikan fesyen (perancangan busana pengantin) sebagai fasilitas pendukung. Fasilitas grha ini dirancang dengan pendekatan simbolik agar bentuk arsitektur dapat menjadi simbolisasi dari pernikahan sebagai peristiwa istimewa para calon pengantin. Sedangkan pendalaman desain yang dipilih adalah pendalaman karakter ruang, sehingga dapat memberi perasaan yang berbeda di setiap bagian dari desain ruang kepada pengunjung.
ARENA BOLA BASKET UNTUK FIBA 2023 DI SURABYA Willyandrow Utama Utama
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arena Bola Basket Untuk FIBA 2023 diSurabaya merupakan sebuah fasilitaspertunjukan bola basket untuk vanue FIBAWorld Cup yang akan diselenggarakan padatahun 2023 yang bersamaaan dengan ituIndonesia menjadi salah satu dari tiga tuanrumah yang terpilih oleh FIBA. Arena BolaBasket Untuk FIBA 2023 di Surabayamerupakan proyek pemerintah yangdibangun atas kebutuhan kapasitas sertasistem bangunan yang harus sesuai denganstandarisasi yang telah di tetapkan olehFIBA. Fasilitas- fasilitas yang ada dalambangunan ini antara lain arena bola basket,area komersil, kantor persewaan, kantorkepengurusan PERBASI, dan fasilitaspublik seperti toilet, tangga darurat, areafanbase, dan area komunal. Perancanganmasa bangunan juga dirancang agarbangunan memiliki bentuk yang futuristik,karna bangunan sendiri merupakan vanueyang digunakan untuk event internasional
FASILITAS SENI GERAK DI SURABAYA Stefany Olivia Samantha
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Fasilitas Seni Gerak diSurabaya merupakan proyek yangmemfasilitasi seni Gerak Jawa Timur.Metode pendekatan yang dipakai adalahpendekatan simbolik untukmengungkapkan budaya Jawa Timurkedalam rancangan atau desain bangunan.Di dalam fasilitas Seni Gerak si Surabayaini ada beberaoa hal yang menjadi fasilitaspenting yaitu Auditorium dan fasilitaslatihan seni gerak. Untuk menunjukkankarakter reog yang ingin ditampilkanmaka pendalaman yang dipakai adalahkarakter ruang yang akan memberi kesanpada pengunjung.
FASILITAS EKOWISATA ORANG UTAN DI SAMBOJA, KALTIM Hermawan Santoso
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas ekowisata orang utan disamboja, kalimantan timur “ ialah fasilitas perjalanan wisata yang mengedepankan sisi edukasi dan konservasi untuk melestarikan hewan orang utan dikalimantan timur. Faktor – faktor yang mempengaruhi dibuatnya proyek ini adalah menurunya populasi orang utan dikalimantan dan maraknya pembantaian orang utan. Maraknya pembantaian orang utan dipicu adanya ketidaktahuan masyarakat akan betapa pentingnya hewan orang utan. masyarakat mempunyai salah presepsi terhadap hewan orang utan. Karena selama ini hewan orang utan di anggap sebagai hama bagi masyarakat disamboja. Pemilihan site kenapa harus berada disamboja adalah karena lokasi site berada dekat dengan tempat konservasi orangutan dikalimantan timur. Site berada didekat tempat konservasi orangutan karena dalam perancangan ingin mengkampanyekan pelestarian hewan orang utan agar kedepannya hewan orang utan dapat dilestarikan sebagai hewan asli kalimantan. Desain bangunan memakai pendekatan Ekologi arsitektur karena dalam perancangaan adanya unsur pelestarian alam.
Fasilitas Pendidikan tata Busana di Surabaya Agatha Vania
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Perkembangan fashion di Indonesia belakangan ini mulai merambah ke kota Surabaya. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya kegiatan-kegiatan fashion di Surabaya. Hal ini menyebabkan semakin banyak masyarakat Surabaya yang tertarik untuk belaar lebih lanjut mengenai fashion, khususnya di bidang tata busana. Saat ini, fasilitas pendidikan tata busana di Surabaya belum memenuhi kebutuhan warga Surabaya, terutama dari segi pemenuhan kebutuhan ruang dan fasilitas penunjang. Oleh karena itu, muncullah ide proyek untuk mendesain sebuah fasilitas pendidikan tata busana di Surabaya. Proyek ini hadir untuk mewadahi aktivitas belajar mengajar di bidang tata busana di Surabaya, serta bidang lain sebagai penunjang yaitu tata rias wajah, rambut, dan fotografi. Proyek ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti perpustakaan, gallery karya busana dan area pameran busana sebagai tempat kegiatan-kegiatan fashion di Surabaya. Masalah desain pada proyek ini adalah pemisahan antara kelas teori dan praktek, di mana pembelajaran teori memerlukan ketenangan, sedangkan praktek cenderung menimbulkan kebisingan. Konsep desain pada proyek ini adalah fasilitas pendidikan tata busana dengan penataan massa yang sesuai kebutuhan pengguna serta penataan desain bangunan di mana sirkulasi dapat digunakan sebagai runway catwalk dan desain dapat memberikan inspirasi bagi siswa untuk berkarya. Proyek ini menggunakan pendekatan perilaku, di mana tidak hanya aktivitas dari siswa desainer saja, tetapi juga memperhatikan sisi eksentrik dari desainer itu sendiri. Penataan massa dibuat sesuai dengan analisa tapak dan zoning kebutuhan ruang, dengan memberikan spot – spot ruang terbuka untuk berpikir. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk menjawab masalah desain, di mana desain ruang yang ada disesuaikan dengan fungsi masing-masing, sehingga dapat menunjang pembelajaran dalam fasilitas pendidikan tata busana ini.Kata kunci :Fasilitas, pendidikan, tata busana, pendalaman perilaku, karakter ruang
MUSEUM TRANSPORTASI DARAT DI BATU Danny Tedja Sukmana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum Transportasi Darat di Batu ini merupakan fasilitas edukasi, wisata yang berada di jalan Abdul Gani, Batu. Proyek ini merupakan perkembangan dari Jawa Timur Park Grup yang telah mendirikan banyak tempat wisata di Jawa Timur. Museum Transportasi ini didesain menggunakan pendekatan sirkulasi. Dimana sirkulasi pada museum ini didesain secara terekspose menyerupai jalan raya. Sirkulasi tidak berakhir hanya sebagai sistem tetapi juga muncul sebagai pendukung konsep sehingga bentukan terbentuk dengan konsep yang lahir dari sirkulasi
FASILITAS EDUKASI ANTI-NARKOBA DAN REHABILITASI PENYALAHGUNA NARKOBA Jessica Kurniawati Sugianto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah wadah edukasi dan rehabilitasi yang diharapkan dapat menjadi alat bagi Badan Narkotika Nasional Kabupaten Malang, Kota Surabaya dan sekitarnya untuk membantu mengurangi jumlah penyalahguna narkoba dengan cara preventif dan represif. Upaya preventif yaitu dengan program pembimbingan remaja secara moral menggunakan metode DEFY camp (US) serta galeri sesuai QCDA guidance (UK) dan upaya represif yaitu dengan merehabilitasi penyalahguna narkoba secara medis dan psikologis. Penyalahguna narkoba atau yang berprospek menyalahgunakan narkoba di masa depan, memiliki kondisi kesehatan mental yang lebih rendah daripada masyarakat pada umumnya, sehingga untuk menanggapi kondisi mental yang demikian, bangunan ini didesain dengan pendekatan perilaku dengan konsep natural healing environments dengan pendalaman karakter ruang. Berdasarkan jenis pengguna dan lingkungan penyembuhan yang dibutuhkan, pembagian zoning dilakukan secara horizontal dengan pemisahan antara area edukasi dan rehabilitasi, dimana pada area rehabilitasi terdapat zona tersendiri bagi residen dengan kondisi psikologis ekstrim dan non ekstrim. Selanjutnya juga terdapat pemisahan zona pada area outdoor dengan pengolahan landscape yang beragam untuk menunjang penyembuhan mental dengan beragam stimulasi yang ditimbulkan dalam setiap zona. Tiap-tiap ruangan yang didesain untuk memanfaatkan alam secara maksimal dalam hal visual, penghawaan dan pencahayaan sesuai dengan konsep yang mengedepankan alam natural dalam membantu penyembuhan. Oleh karena itu, Fasilitas Edukasi Anti-Narkoba dan Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba ini adalah bangunan yang aman dan menyenangkan sekaligus menenangkan bagi remaja untuk meluangkan waktu sejenak dari kehidupan sehari-hari dan memulihkan kondisi moral yang menurun.
Fasilitas Pemuda Surabaya Albert Hariwibowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Fasilitas Pemuda Surabaya" ini merupakan fasilitas yang mewadahi berbagai macam kegiatan anak muda, yang juga dapat membantu anak muda untuk bisa menemukan jati dirinya. Baik dalam hobi dan bakat juga sosialisasi, tentunya dalam hal yang positif. Fasilitas Pemuda yang terletak di Surabaya ini merupakan sebuah "Home" bagi seluruh anak muda yang haus untuk menciptakan maupun mempamerkan berbagai macam hasil kreativitas maupun kemampuan mereka. Oleh karena itu, Fasilitas Pemuda ini menggunakan pendekatan system yang memperhatikan dari segi symbol yang membuat bentukan dari bangunan dan system spasial juga sirkulasi untuk mengataur pola ruangan dan jalur sirkulasi dalam bangunan dan semuanya yang dikaitkan dengan konsep yaitu "Pencarian Jati Diri". Pendalaman karakter ruang pun dipilih agar dapat menjelaskan suasana yang ada di dalam ruangan Fasilitas Pemuda ini.Kata Kunci : Pencarian jati diri, Bakat, Fasilitas, Surabaya
Pusat Informasi Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan Timur di Samarinda Agus Sanjaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Samarinda sekarang merupakan ibukota dari Kalimantan Timur yang didalamnya memiliki potensi pariwisata dan kebudayaan. Hadirnya fasilitas pusat informasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kota atas potensi dan penjawaban salah satu permasalahan kota yang ada. Pusat Informasi ini di desain untuk memberikan informasi serta pemasaran tentang pariwisata dan kebudayaan yang ada di wilayah Kalimantan Timur. tidak hanya berupa data saja tetapi dari fasilitas gallery, workshop, ampitheatre, perpustakaan sampai informasi yang berupa kuliner dari resotran yang di desain.informasi juga dipaparkan lewat puisi semiotika yaitu pada ekspresi bangunan yang menggunakan pendekatan simbolik dengan tema “Genesis of East Borneo Culture”. Tidak semata-mata mentah mengambil bentuk dari arsitektur kalimantan timur tetapi dimodernisasikan mengikuti perkembangan dunia arsitektur disertai dengan kubahan bentuk melalui proses simbolik.