cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
OPTIMASI PENCAHAYAAN ALAMI UNTUK PENGHEMATAN ENERGI DI RUANG PRAKTEK ELEKTRONIKA SMK PETRA SURABAYA Wibowo, Daniel Santoso
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi, isumengenai penghematan energi sedangmarak dibicarakan. Dalam kegiatan belajarmengajar, ruangan membutuhkanpenerangan yang cukup agar proses belajarmengajar tidak terganggu. Penggunaanpencahayaan alami dalam kegiatan belajarmengajar dapat mengurangi beban energilistrik. Hal ini membuat tujuan daripenelitian ini adalah untuk memanfaatkanpencahayaan alami yang ada di ruanganagar mengurangi penggunaan pencahayaanbuatan untuk penghematan energy listrik.
Rumah Sakit Anak di Surabaya Carissa Evanti
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun isu kesehatan anak saat ini menjadi fokus utama pemerintah, tetapi hingga saat ini belum ada fasilitas kesehatan yang mumpuni, lengkap dan spesifik diperuntukkan untuk anak. Padahal fasilitas kesehatan yang baik dan spesifik sangat diperlukan untuk menunjang penyelesaian permasalahan kesehatan anak saat ini, karena anak bukanlah orang dewasa versi kecil. Anak yang memiliki masalah dengan kesehatannya memerlukan lingkungan yang mendukung proses penyembuhannya. Selain itu, diperlukan juga desain berorientasi pada anak sebagai obyek perancangan. Sehingga dilakukan pendekatan perilaku untuk mengetahui respon dan persepsi anak terhadap lingkungan hospitalisasi. Kemudian dilakukan pendalaman ruang untuk mendapatkan karakter ruang yang sesuai dengan preferensi anak. Melalui pendekatan dan pendalaman tersebut diharapkan dapat menghasilkan suatu objek perancangan yang menerapkan konsep healing environment dengan desain yang ramah bagi anak. Konsep healing environment akan diaplikasikan dengan memperhatikan penerapan aspek-aspek healing environment, yaitu aspek alam, indra dan psikologi. Sedangkan penerapan konsep ramah anak dengan mengaplikasikan elemen warna sebagai wayfinding dan menerapkan elemen distraksi positif bagi anak.
Fasilitas Terapi Lansia Penderita Demensia di Malang Felycia Salaka
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Fasilitas Terapi LansiaPenderita Demensia di Malang ini adalahpeningkatan jumlah lansia yang pesat dankurangnya fasilitas pelayanan kesehatan geriatridi Indonesia. Fasilitas ini di desain dengankonsep “connect with nature” dengan penataanmassa, alur jalan yang disesuaikan dengankebutuhan penghuni sehingga dapat membantupenghuni untuk meringankan penyakit demensiadan mencegahnya menjadi lebih parah. Detailruangan yang memiliki karakter masing-masingdan sistem sirkulasi yang efektif bagi penghunimelalui teori wayfinding menjadi bagian yangpenting dalam perancangan fasilitas terapi ini.
Panti Wredha di Surabaya Maria Dewi Rosary
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah populasi lansia secaranasional dan regional memberikan dampak dimanaperlu adanya respon dalam menangani penuaanpenduduk. Sehingga perlu adanya fasilitas dimanakualitas kesehatan lansia dapat terjaga dan adanyapenyediaan lingkungan yang baik secarafisik,psikologi dan sosial denganmempertimbangkan keterbatasan lansa dalammelakukan aktivitas. Surabaya merupakan salah satukota di Indonesia yang memiliki angka populasilansia yang cukup tinggi dan memiliki peluang yangcukup besar dalam menyandang predikat kota ramahlansia. Namun kurangnya fasilitas yang memadaibagi lansia menjadi tantangan bagi kota Surabaya.Oleh karena itu, perancangan arsitektur PantiWredha di Surabaya ini didasarkan pada perilakulansia dimana ketenangan dalam beraktivitas,beristirahat, bersirkulasi dan berinteraksi menjadikonsep utama desain. Sehingga bangunan menjadiwadah yang dapat mengatasi keterbatasan padalansia dan memberikan lingkungan yang tenang bagifisik, psikologi dan sosial lansia.
Fasilitas Persewaan Kantor dan Area Komersial di Malang Jesica Claudia Irino
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas persewaan kantor dan area komersial di kota Malang adalah sebuah fasilitas yang dapat mewadahi para pengusaha start-up (baru memulai usaha) di area kota Malang dan sekitarnya. Bangunan persewaan kantor dan area komersial ini di desain dengan latar belakang banyaknya jumlah perusahaan start-up di kota Malang yang belum memiliki wadah usaha yang layak. Tidak hanya ruang kerja dan kebutuhan kantor, namun, bangunan ini juga memiliki fasilitas untuk transaksi penjual dan pembeli sebagai pengusaha dan retail.Fasilitas pelengkap yang tersedia diantaranya: ruang kerja digital, ruang meeting, area gym, ruang penitipan anak, hall serbaguna, dan sebagainya. Fasilitas yang tersedia tidak hanya dapat dinikmati oleh pengguna kantor saja, namun juga menguntungkan bagi masyarakat sekitar. Untuk meningkatkan produktivitas secara optimal, jam operasional bangunan ini adalah 07:00-22:00.
Fasilitas Wisata Budaya Pendalungan di Jember Grace Felicia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Fasilitas Wisata Budaya Pendalungan di Jember merupakan fasilitas pameran serta wadah untuk menampung budaya Pendalungan yang ada di Jember. Fasilitas wisata budaya ini memiliki fasilitas berupa galeri, area untuk memamerkan budaya Pendalungan, area makanan khas Pendalungan, toko oleh-oleh, area bazaar untuk para UMKM sebagainya. Konsep desain fasilitas ini adalah arsitektur simbolik yang mampu menggambarkan kebudayan Pendalungan tetapi mengikuti perkembangan jaman. Hal ini dilakukan agar masyarakat Jember lebih tertarik untuk lebih mengenal kebudayan yang ada sehingga dapat dikenal hingga ke sektor internasional dan dapat meningkatkan perekonomian serta turut melestarikan kebudayaan Pendalungan di Jember. Masalah utama dalam desain ini adalah agar fasilitas ini dapat memberikan informasi dan edukasi yang mampu mengekspresikan budaya Pendalungan dengan menarik sehingga budaya Pendalungan dapat lebih dikenal masyarakat. Untuk menyelesaikan kebutuhan desain tersebut maka perancangan ini menggunakan pendekatan simbolik sebagai metode desain serta pendalaman karakter ruang galeri dengan pengaplikasian second skin. Sehingga panas matahari lebih tersaring namun cahaya tetap dapat masuk ke dalam ruangan, adanya pola repetitif memberikan kesan yang tidak menonjol sehingga pengunjung dapat fokus melihat yang ada di dalam ruang galeri.
PANTI WREDA KATOLIK DI SURABAYA Darren Adrian Tjiptadi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panti Wreda Katolik di Surabaya ini dirancangberdasarkan data pertumbuhan jumlah penduduklansia di Indonesia yang semakin meningkat tiaptahunnya. Proyek ini diharapkan dapat menjawabkebutuhan yang diperlukan masyarakat perkotaanberusia produktif yang sibuk dan tidak mempunyaiwaktu untuk menjaga orang tua mereka.Adanya unsur Katolik di Panti Wreda inimerupakan kelebihan tersendiri untuk menjagakesehatan Lansia secara fisik maupun secararohani. Pendekatan perilaku dan pendalamankarakter ruang digunakan untuk merancangfasilitas ini. Fasilitas utama bangunan ini adalahfasilitas hunian tempat tinggal, dilengkapi denganfaslitas pendukung yaitu fasilitas ruang serbagunadan fasilitas ruang ibadah.
Galeri Perencanaan Kota Berbasis Hiper-Realitas di Kota Surabaya Reynaldi Kurniawan Daud
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri perencanaan Kota Berbasis Hiper-Realitas di Kota Surabaya merupakan fasilitasinformasi yang menjadi wadah informasi,edukasi dan aspirasi masyarakat kota Surabayamengenai sejarah dan perkembangan kotaSurabaya. Kota Surabaya memiliki perjalanansejarah yang bagus, namun tidak semuamasyarakat dapat mengetahui hal tersebut,karena di kota Surabaya belum ada fasilitasyang dapat mewadahi dan mempelajariinformasi tentang sejarah dan perkembangankota Surabaya. Hiper-realitas adalah sebuahkonsep semiotik dari Jean Baudrillard yangberarti lebih dari nyata, memperkenalkankonsep bahwa sesuatu yang tidak nyata akanterasa nyata. Dengan menggunakan pendekatansimbolik merepresentasikan informasi melaluisistem teknologi, manusia tidak lagi melihatsesuatu yang nyata dengan apa yang benarbenartampak, tetapi dengan persepsi manusiayang ditimbulkan menggunakan stimulus yaitusistem teknologi, manusia akan menimbulkansuatu anggapan yang terkesan nyata (Suharman,2005). Fasilitas ini diharapkan menjadi lebihmenarik untuk dikunjungi dan juga menjadilebih interaktif dalam menyajikan konten.
Fasilitas Wisata Edukasi Hortikultura di Batu Livia Livia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Wisata Edukasi Hortikultura di Batumerupakan fasilitas yang memperkenalkan tanamanhortikultura mulai dari jenis-jenis, proses perawatan,sistem pertumbuhan, hingga produksi pengolahanhasil pertaniannya kepada wisatawan Kota Batudengan konsep Educreation, yaitu kolaborasi antaraedukasi dengan rekreasi. Kota Batu sangat terkenalakan destinasi wisatanya dan potensi sectorpertaniannya yang menjadi salah satu daya tarik bagiwisatawan untuk berkunjung ke Kota Batu untukberekreasi. Fasilitas Wisata Edukasi Hortikultura diBatu akan menjadi salah satu destinasi wisata yangrekreatif dan edukatif. Fasilitas ini akan dilengkapidengan fasilitas edukasi seperti greenhouse, kelasworkshop, laboratorium, galeri, dan ruang produksi,serta fasilitas rekreasi seperti toko souvenir, pasarkecil, dan restaurant. Pendekatan lingkungandigunakan agar desain dapat menyesuaikan dengankondisi geografis tapak dan sekitarnya, khususnyaaspek pergerakan matahari, pergerakan angin, tingkatkebisingan, view, dan kondisi tapak yang berkontur.Pendalaman daylighting diperlukan agar greenhousesebagai tempat pertumbuhan tanaman hortikulturamendapatkan sinar matahari yang cukup untukmendukung pertumbuhan tanaman.
Kondominium di Makassar Sergio Sielvano
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondominium di Makassar merupakan sebuahkondominium yang didesain untuk menjawabpermasalahan kebutuhan rumah tinggal di Makassaryang semakin tinggi dibandingkan dengan jumlahrumah yang tersedia. Sehingga dibutuhkannya hunianvertikal untuk menjawab permasalahan ini. Namunmasyarakat Makassar masih belum terbiasa denganhunian vertikal, sehingga muncullah masalah desainutama yaitu, bagaimana cara membuat masyarakatMakassar ini terbiasa dengan yang namanya hunianvertikal? Dari sinilah diambilnya sasaran penggunayang merupakan generasi Z. Hal ini disebabkankarena generasi Z merupakan generasi terbesar didunia, dan tidak terkecuali juga di Makassar. Danumur generasi Z saat ini merupakan umur yang sudahmemasuki umur yang cukup dewasa yangmembutuhkan sebuah hunian. Dengan sasaranpengguna yang merupakan generasi Z, sehinggapendekatan yang dipilih adalah pendekatan perilaku,khususnya perilaku generasi Z di Makassar. Dan jugadipilihnya pendalaman karakter ruang untuk bisamenghasilkan karakter-karakter ruang yang akanmembuat para generasi Z Makassar yang berada dikondominium ini bisa merasa nyaman dan sukaberada di dalam daerah kondominium ini. Hasil dariperancangan ini nantinya berupa sebuahkondominium yang dilengkapi oleh tentunyafasilitas-fasilitas unit hunian, fasilitas-fasilitas umumyang akan menunjang fungsi utama kondominiumini, seperti kolam renang, pusat perbelanjaan, lobby,parkiran dsb. Dan tentunya terdapat juga daerahpengelola.