cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Edukasi Bursa Efek dan Perkantoran di Surabaya Timothy Asher Soekardi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Edukasi Bursa Efek danPerkantoran di Surabaya ini tecipta karenakurangnya edukasi masyarakat akan pentingnyabursa efek. Padahal pemerintah mendukungadanya bursa efek di Indonesia yang dimuat dalamUU Nomor 8 Tahun 1995. Hanya sebesar 0.2%dari masyarakat Indonesia yang mengenal bursaefek. Proyek ini berlokasi di Jalan Niaga Gapura,Surabaya, Jawa Timur. Memiliki potensi site yangberada di salah satu kota besar di Indonesia,sehingga membuat masyarakat Surabaya danmasyarakat di sekitarnya bisa mengunjungibangunan ini dengan akses yang mudah dicapai.Bangunan juga memiliki beberapa retail yangbertujuan mengundang masyarakat berkunjung kebangunan karena letak site yang berada dekatdengan area G – Walk Citraland. Berdasarkan hasilsurvey pada beberapa tempat sekuritas diSurabaya, masalah desain yang ditemukan adalahsuara. Suara seorang pialang saham yang sedangmenelpon klien mengganggu pialang yang lain,sehingga bangunan ini didesain agar para pialangdapat bekerja dengan lebih maksimal serta bisamenjadi sebuah wadah yang mengundangmasyarakat akan edukasi bursa efek. Untukmemecahkan masalah tersebut maka pendekatanyang digunakan adalah pendekatan perilaku. Dariperilaku para pialang tersebut bisa membentuksebuah space yang menjadi sebuah form danmenjadi desain bangunan. Pendekatan iniberdasarkan pada teori Edward Hall 1963, yangmengatakan bahwa jarak antar penggunamemengaruhi pengguna lain. Berdasarkan teoritersebut, hasil survey, dan pendekatan yangdipakai, maka konsep bangunan yang dipakaiadalah “Distancing”, yaitu suara yang ditimbulkandari jarak tiap pengguna memengaruhi kinerjapengguna lain. Pendalaman karakter ruang dipakaiuntuk mendukung konsep ini. Pendalaman inidipakai sesuai dengan karakteristik pengguna padatiap ruangan didalamnya.
Fasilitas Wisata Kuliner di Kota Semarang Tristan Jason Christian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian proyek Tugas Akhir Karya Desain di Jurusan Arsitektur Universitas Kristen Petra. Dalam proyek perancangan saya akan membuat sebuah fasilitas wisata kuliner, yang dimana fasilitas ini berbeda dengan fasilitas wisata kuliner tradisional lain, tentunya perbedaan dalam segi desain dan penataan tiap ruangnya. Fasilitas wisata kuliner ini akan didesain dengan aman dan tentunya akan membuat kegiatan yang berlangsung dalam fasilitas wisata kuliner ini lebih aman dan leluasa. Di dalam fasilitas wisata kuliner ini terdapat museum yang berisi sejarah tentang budaya kuliner, café book, pertokoan, ruang serba guna, kantor pengelola, meeting room, area bermain, dan tentunya area makan yang dibagi menjadi area makan indoor dan juga area makan outdoor.
Fasilitas Perbelanjaan di Sanur, Bali Billy Pranoto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas perbelanjaan di Sanur, Bali merupakanfasilitas yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhanmasyarakat lokal dan wisatawan akan tempatberbelanja dan berekreasi dalam satu tempat yang adadi Sanur. Dalam mendesain fasilitas ini, digunakanpendekatan arsitektur vernakular denganmenggunakan filosofi arsitektur Bali yangdimodernkan namun tetap mengutamakan unsur –unsur alam yang berupa bambu, kayu, dan batu. Halini bertujuan agar menghasilkan desain yang selarasdengan keadaan yang ada di sekitarnya. Untukmencapai bentuk-bentuk tersebut, dipilih pendalamanstruktur sehingga menghasilkan bentuk bangunankhas Bali yang unik dan beragam denganmenggunakan bambu sebagai material utama. Dalamfasilitas ini juga diberi banyak ruang terbukasehingga pengunjung dapat menikmati suasana alamyang menjadi ciri khas dari arsitektur Bali.
Pasar Kota Baru Driyorejo di Gresik William Wirahadi Halim
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan fasilitas Pasar Kota BaruDriyorejo ini didasari dengan kondisi daerahsetempat yang masih belum memiliki fasilitaspasar. Hal ini mengakibatkan kegiatan jual belibahan pokok masyarakat dilakukan di tepi jalanyang ada di Kota Baru Driyorejo ini yang tentunyamendatangkan ketidaknyamanan bagi parapengguna jalan. Fasilitas pasar ini direncanakansebagai pasar yang modern dan mandiri dalammengolah limbah yang dihasilkan. Pendekatanyang digunakan adalah pendekatan sistem,terutama sistem sirkulasi untuk menciptakansirkulasi pengguna yang efektif. Kemudian sistem– sistem lainnya yang mendukung prosesperancangan yaitu sistem spasial, struktur, fasad,pencahayaan, penghawaan, utilitas, dan mekanikalelektrikal. Pendalaman desain yang dipilih adalahpendalaman karakter ruang untuk menciptakanpasar yang tidak hanya sebagai sarana jual belinamun juga sebagai tempat terjadinya interaksisosial masyarakat.
Fasilitas Pelatihan Industri Kreatif Kerajinan Kayu di Surabaya Jonathan Richard
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Pelatihan Industri Kreatif Kerajinan Kayudi Surabaya merupakan fasilitas pelatihan terpaduyang dikelola sebagai wadah inkubator ide kreatif danpeningkatan keterampilan pengolahan kerajinan kayuserta sebagai tempat berkumpulnya para pengrajindan jejaring bisnis industri kreatif kayu. Latarbelakang dari fasilitas ini adalah tingginya potensipengrajin dan bisnis industri kreatif kerajinan kayu diIndonesia untuk memanfaatkan material kayu, baikmentah maupun daur ulang yang terus meningkatsehingga diharapkan adanya upaya percepatan yangterstruktur dengan lebih baik.Fasilitas ini terbagi menjadi 3 zona utama yaituzona edukasi zona pelatihan dan retail. Zona edukasidifasilitasi dengan wood gallery, reference area danballroom; zona pelatihan difasilitasi denganworkshop area, rent office dan open working space,dan Zona retail sebagai area fleksibel yangmendukung kegiatan pelatihan. Pendekatan desainyang dipilih adalah pendekatan perilaku. Pendekatantersebut dipilih berdasarkan kesadaran akanperbedaan perilaku generasi millenial dalammendalami dan mempelajari suatu hal baru. Secaraumum cara pembelajaran generasi milenial terbagiatas dua, yaitu pembelajaran dengan mencoba danpembelajaran dengan mencontoh. Dari semuapendasaran desain didapati perlunyamempertimbangkan kenyamanan pengguna didalamruang pada aspek pencahayaan, alur dan panas padabangunan. Fasilitas juga perlu menggunakanpenghawaan alami dalam mengatur kenyamananarea. Konsep dari desain adalah “Generator inovasi”,yang mendasari pembentukan bentuk dan ruang sertaruang luar dan ruang dalam, untuk mendukungmillenial dalam mencari ide dan mempelajariketerampilan kerajinan kayu yang berdasarkan padatingkah laku dan metode belajar.
RESOR PULAU KEPA Gregorius Kelvin Fulbertus
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain dari Resor pulau kepa, merupakan fasilitaspenginapan bagi wisatawan lokal dan mancanegarayang ingin berlibur di pulau kepa, kabupaten alor,nusa tenggara timur. Pulau kepa memiliki potensiwisata air yaitu aktifitas penyelaman, serta dapatmenikmati keindahan bawah laut yang masih alami.Resor ini didesain dipinggir pantai sehinggapengunjung dapat menikmati fasilitas pantai, dandapat melihat pemandangan pantai dari dalampenginapan, maupun dari fasilitas resor. Fasilitasresor yang di tawarkan yaitu restoran, bar, tempatfitness, kolam ombak, tempat bermain, tempatbersantai, spa, senam yoga, dan retail. Daya tarik daridesain resor ini yaitu dengan mempertahankankebudayaan lokal dan indentitas bangunan adat yangterdapat di pulau kepa. Kebudayaan yang terdapatdipulau kepa yaitu tarian lego-lego. Lalu untukidentitas bangunan adat yaitu Rumah Adat Takpala.Maka konsep desain yang di ambil yaitu denganmempertahankan lokalitas dari rumah adat tersebutdan di padukan dengan desain minimalis, agar lebihterlihat modern
Sekolah Dasar Inklusi di Surabaya Irene Kristy
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas pendidikan yang ramah disabilitasdi Indonesia masih sangat minimal dan kurangdiperhatikan, sedangkan jumlah persentase anakberkebutuhan khusus di Indonesia yang belummendapatkan pendidikan yang layak semakinmeningkat. Dengan adanya sekolah inklusi, yaitusekolah yang menerima dan menggabungkan siswareguler dengan siswa berkebutuhan khusus dalamlingkup pembelajaran yang sama, akan membantumeningkatkan kesadaran dan interaksi antara kaumdisabilitas dengan masyarakat umum.Aksesibilitas menjadi poin penting dalamperancangan bangunan ini, dimana semua orang(baik dengan disabilitas maupun tidak) dapatmengakses bangunan secara mandiri, nyaman, danaman. Untuk mencermati dan memenuhi kebutuhandesain bangunan, maka digunakan pendekatanperilaku dengan prinsip Desain Universal danpendalaman karakter ruang. Sehingga konsepArsitektur Inklusif dapat diaplikasikan padakeseluruhan proses perancangan.
PENDEKATAN DESAIN UNTUK FASILITAS PENDIDIKAN BAGI ANAK PENYANDANG AUTISME STUDI KASUS AGCA CENTER KEDIRI Nathania Nurjadin
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya peningkatan jumlah penyandangautisme di Indonesia maka diperlukan pula fasilitaspendidikan yang dapat menunjang kegiatanpembelajaran bagi penyandang autisme. Fasilitaspenyandang autisme memerlukan pendekatan desainagar dapat menunjang kegiatan menjadi lebih baik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihatapakah fasilitas yang diteliti sudah menerapkan salahsatu pendekatan desain dan juga fasilitas yang ditelitidapat dijadikan acuan lebih memperhatikanpendekatan desain dan pengaruhnya dalammendesain fasilitas pendidikan bagi anak autisme.Metode yang digunakan adalah kualitatif secaradeskriptif dengan cara observasi dan wawancaraterhadap pihak yang terlibat dalam fasilitas yang akandikaji. Hasil yang didapatkan dari penelitian iniadalah bahwa pendekatan ASPECTSS oleh MagdaMostafa meupakan pendekatan desain yang lebihdominan digunakan di AGCA Center, dengan adanyatemuan bahwa AGCA Center dominan menggunakanpendekatan desain ASPECTSS maka pendekatan inijuga sesuai diterapkan di fasilitas bangunan 1 massayang serupa di Indonesia dengan lingkup penggunaanak usia sekolah.
Fasilitas Edukasi dan Kebugaran Ibu Hamil di Surabaya Belinda Belinda
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan ibu hamil sangat beragamsehingga dihadirkan Fasilitas Edukasi danKebugaran Ibu Hamil di Surabaya. Fasilitas inibertujuan untuk mewadahi kebutuhan ibu hamil baikdari segi fisik maupun psikis sesuai dengan umurkandungannya. Fasilitas ini memiliki berbagaiaktivitas fisik yang dapat meningkatkan kebugaranibu hamil. Selain itu juga tersedia kelas-kelas untukmemberi edukasi pada ibu hamil seputarkandungannya. Ibu hamil sendiri memiliki karakteryang mudah berubah perasaannya, sehingga padafasilitas ini diberi tempat-tempat terbuka dan areahijau. Fasilitas ini didesain berdasarkan perilaku dankarakter ibu hamil. Lingkungan yang positif tentudapat membentuk perilaku ibu hamil yang lebih baikdan dilengkapi dengan aktivitas yang mendukung.Bentuk dari fasilitas menyesuaikan fungsi dan ruangyang disediakan. Oleh karena itu, diharapkanfasilitas ini dapat menjadi wadah untuk memenuhikebutuhan ibu hamil.
Terminal Penumpang Kapal Pesiar Pelabuhan Probolinggo Dian Naftali
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Penumpang Kapal PesiarPelabuhan Probolinggo merupakan terminalkedatangan, keberangkatan dan transit bagipenumpang kapal pesiar. Didalamnya terdapatunsur rekreasi agar penumpang dapat menikmatikegiatan menunggu dengan fasilitas yang ada.Penumpang yang datang selain akan melakukanprosedur pemeriksaan, akan disambut denganatraksi dan dapat menikmati fasilitas rekreasidengan melihat view laut.Masalah utama pada desain bangunanterminal adalah bagaimana mendapatkan efisiensidan kontrol keamanan dalam prosedur pemeriksaanyang akan dilalui penumpang. Kontrol keamananterkadang kurang sehingga pengantar atau orangyang tidak berkepentingan dapat masuk kedalam.Selain itu, masalah lainnya adalah saat menunggu,bagaimana penumpang tidak bosan dan bisamenikmati alur atau prosedur yang ada.