Articles
1,542 Documents
Sekolah Musik Kristen di Malang
Amadeus Arden Limanta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sekolah Musik Kristen di Malang merupakan fasilitas yang menitik beratkan untuk permainan musik konser, beserta dengan teorinya, dan didukung dengan fasilitas asrama. Latar belakang utama dari perancangan bangunan ini adalah merosotnya peminat musik konser klasik di kalangan muda pada jaman sekarang, disebabkan tidak ada fasilitas yang dapat memberikan anak muda pengalaman tentang musik konser klasik, terutama di daerah Malang. Tujuan dari proyek ini yang pertama untuk memberikan pengalaman Musik Konser Klasik di kalangan anak muda, yang kedua adalah mengembangkan kualitas pelayanan dan pujian-pujian dari Gereja Kalam Kudus Malang. Masalah utama yang ada pada proyek ini adalah menyediakan fasilitas sekolah yang dapat membuat mahasiswa belajar dengan fokus dan baik, karena yang dipelajari sering menggunakan media berupa suara. Maka dari itu, Pendekatan dan Pendalaman desain yang digunakan untuk menanggapi masalah tersebut adalah akustika. Konsep proyek ini adalah frozen music, yaitu menata elemen-elemen arsitektur dengan konsep dalam menata musik.
Fasilitas Terapi Untuk Anak Autis Di Surabaya
Sharon Untono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas terapi untuk anak autis di Surabayamenyediakan fasilitas utama yang bukan hanya menjadiwadah terapi namun juga sebagai area untukmengembangkan bakat serta minat dari anak. Hal inidiperlukan agar anak yang di rawat dapat lebih berkembangdan aktif dalam sosialisasi serta mengembangkan keahlianyang dipunya. Selain itu juga tempat terapi ini menyediakanfasilitas untuk mengadakan berbagai seminar sertapenyuluhan menyenai anak berkebutuhan khusus sepertiautis bagi para orang tua yang ada, dengan tujuan agar paraorang tua lebih dapat mengenal sang anak dan carapenanggulangannya. Pemilihan fungsi Fasilitas terapi untukanak autis di Surabaya ini dikarenakan kurangnya fasilitas,tempat terapi, edukasi, serta sarana pembekalan di kotaSurabaya. Disamping itu dengan adanya Fasilitas terapiuntuk anak autis di Surabaya diharapkan dapat membantumengurangi jumlah penyandang autis itu sendiri dan jugadapat membekali para orang tua agar lebih mengerti danmemahami buah hati mereka.
Fasilitas Wisata Edukasi Flora Endemik Kalimantan di Kabupaten Semarang
Titania Dea
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fasilitas Wisata Edukasi Flora EndemikKalimantan di Kabupaten Semarang merupakansebuah fasilitas pembudidayaan, penelitian,pembibitan, serta penjualan bibit spesies floraendemik Kalimantan. Desain fasilitas inidilatarbelakangi oleh penurunan tingkatkeanekaragaman hayati Indonesia terkhususnya diKalimantan akibat kerusakan habitat. Permasalahandesain dalam perancangan fasilitas ini adalahbagaimana desain bangunan dapat memenuhikebutuhan penyinaran, temperatur, serta kelembabanudara yang diperlukan untuk pertumbuhan floraendemik, serta bagaimana desain struktur bangunandapat memenuhi kebutuhan ruang tanaman. Makadari itu, dipilih pendekatan sains dan struktur untukmengatasi hal tersebut. Pendekatan tersebut akandigunakan untuk menentukan tatanan massa sertabentuk awal dari bangunan. Keunikan proyek initerletak pada desain bangunan yangmengimplementasikan prinsip arsitektur hijau untukmembantu mengatasi masalah desain. Hal inimembuat kondisi iklim tapak menjadi elemenpenting dalam desain bangunan. Aspek iklim yangdidalami pada desain ini adalah pencahayaan alami,yang digunakan untuk menyelesaikan kebutuhanintensitas cahaya matahari untuk manusia dantanaman.
Fasilitas Pagelaran dan Pelatihan Seni Budaya di Surakarta
Angellica Almafsectio Difitrio
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesenian dan kebudayaan merupakan bagian darikehidupan masyarakat sebagai pembentuk karakter,moral dan nilai-nilai yang berkembang. Kebudayaansebagai identitas lokal suatu wilayah semakinmemudar dikarenakan maraknya modernisasi danlemahnya nilai apresiasi masyarakat terhadapkebudayaannya. Dengan memberi fasilitas yangdapat dijadikan wadah baik bagi pelaku maupunpenikmat kesenian dan kebudayaan, aktivitas yangberhubungan dengan kebudayaan akan terus terjalin,dan masyarakat dapat dengan mudah merangkulkembali kebudayaan daerah setempat. FasilitasPagelaran dan Pelatihan Seni Budaya di Surakartahadir sebagai wadah yang mampu menampungkegiatan kesenian sekaligus sebagai bangunan simbolpenanda kota (landmark). Fasilitas perancanganberupa area pertunjukan teater yang dapatmenampilkan berbagai kesenian daerah Surakartaseperti; pewayangan, ketoprak, dan tari tradisonalyang menekankan pada kemampuan akustik ruang.Selain itu fasilitas ini juga menyediakan areapelatihan kebudayaan yang serupa dengan kesenianpertunjukan. Perancangan pelatihan kesenian yangsekaligus mendukung jenis pagelaran kesenian, yaitu:karawitan, pewayangan, tari tradisional, danketoprak, dilakukan dengan memperhatikan kaidahkaidahtradisional, yang kemudian ditransformasikandalam bentuk. Perancangan fasilitas ini sebagai upayauntuk membangun kembali rasa cinta masyarakatterhadap kebudayaan setempat sekaligus sebagaiajang perkenalan kebudayaan pada masyarakat luas.
Sekolah Tinggi Perfilman di Surabaya
Kenneth Nathaniel
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sekolah Tinggi Perfilman Surabaya iniperancangannya didasari oleh pemikiran untukmenyediakan wadah yang layak bagi para mahasiswaatau orang-orang yang tertarik dengan perfilman diSurabaya. Mengikuti arus pertumbuhan dalam halpeminat dan juga produksi film yang semakin naik,tetapi tidak sebanding dengan pendidikan film yangmasih belum merata, bahkan tidak tersedianya di kotabesar seperti Surabaya ini. Terletak di antara JalanDr. Ir. Soekarno(MERR) dan Jalan Arief RahmanHakim/Keputih, Sekolah Tinggi ini berdiri dengankonsep untuk menyediakan space/ruang dimanamahasiswa dapat membuat properti dan membuatsettingan/latar untuk tema syuting mereka, sehinggakekreatifan mereka dapat tersalurkan di dalamsekolah ini tanpa perlu mencari keluar. Pendekatandesain yang diambil adalah pendekatan simbolikdimana digambarkan sebagai sebuah panggungpertunjukan yang berisikan semua kegiatan produksiperfilman dan dikelilingi oleh bangunan yangdiibaratkan penonton sehingga kegiatanpembelajaran tidak hanya terjadi secara lisan tetapijuga melalui view dari sirkulasi secara tidak langsunguntuk para pelajar dan pengunjung. Keunikandesainnya adalah secara sirkulasi dimana melaluipendalaman struktur, tercipta jembatan dan sirkulasimelingkar sebagai platform dan atapan besar untukarea produksi juga menghubungkan bangunan yangada. Melewatinya para mahasiswa atau pengunjungdapat melihat ke area tengah (multi fungsi) atau openspace di sekitarnya dimana pembuatanproperti/setting dilakukan.
Fasilitas Terapi Seni untuk Anak Tunagrahita di Surabaya
Maggie Gondo Wardoyo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tunagrahita merupakan sebutan untuk orang dengankemampuan kognitif dan intelektual berada dibawah rata-rata, sehingga anak-anak tunagrahitamengalami kesulitan dalam menghadapi masalahkehidupan sehari-harinya, terutama dalamberkomunikasi. Hal ini menunjukkan bahwa anaktunagrahita membutuhkan terapi. Salah satu jenisterapi, yaitu terapi seni berfungsi untuk membantuanak untuk mengungkapkan emosinya dan sebagaimedia untuk berkomunikasi. Fasilitas Terapi Seniuntuk Anak Tunagrahita di Surabaya yang dirancangdengan pendekatan studi perilaku anak tunagrahitaini merupakan sebuah fasilitas umum yang bertujuanuntuk memfasilitasi terapi seni untuk anak-anaktunagrahita di Surabaya. Desain fasilitas iniditujukan untuk memberikan nilai terapis dalam senipada anak-anak tunagrahita di Surabaya. Fasilitas inimemiliki fungsi utama sebagai tempat terapi dalambidang seni pada anak tunagrahita, dilengkapidengan galeri karya anak, area interaktif maupuntempat bermain untuk memicu sensorik anaktunagrahita dan sebagainya. Konsep dasar dariperancangan ini adalah space for healing, dengankata lain desain dan tata ruang dalam fasilitasdisesuaikan dengan kebutuhan stimulasi anaktunagrahita. Adapun pendalaman yang digunakanadalah karakter ruang untuk menghasilkankebutuhan stimulasi untuk setiap kategori anaktunagrahita berdasarkan DSM-5.
Fasilitas Urban Hortikultura dan Wisata Edukasi di Surabaya
Theresia Livia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perancangan Fasilitas Urban Horikutlura dan WisataEdukasi di Surabaya ini dilatar belakangi olehsemakin menurunnya lahan pertanian akibatpeningkatan penduduk yang tingal di kota sehinggafasilitas ini dirancang untuk memfasilitasi kegiatanpertanian dan pembelajaran bagi masyarakat di kotakhususnya Surabaya. Permasalahan inti dari desainini adalah bagaimana memenuhi kebutuhan bagikelangsungan hidup tumbuhan yaitu matahari, air dannutrisi . Sistem pertanian yang diterapkan dalamperancangan yaitu akuaponik dan pertaniankonvensional. Sistem utilitas menjadi aspek pentingdari desain agar kegiatan penanaman dalamperancangan dapat berjalan dengan efektif dan tidakmengganggu aktivitas pengunjung. Peletakan ruangruangservis yang dibutuhkan oleh kegiatanpenanaman didesain agar kegiatan penanaman lebihefektif. Elemen-elemen arsitektural dalamperancangan didesain berdasarkan kebutuhan kegitanpenanaman.
Sekolah Tinggi Musik di Surabaya
Andreas Kurniawan Winata
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desain Sekolah Tinggi Musik di Surabayaini didasari oleh adanya keinginan untuk mengatasiketiadaan dari sekolah tinggi yang memberikangelar dalam pendidikan seni musik di Surabaya yangdapat diakui oleh kalangan meluas. Adapun masalahyang dihadapi dalam merancang desain sekolahtinggi musik adalah untuk mengoptimalkan waktureverberasi dalam pemilihan material untuk difusiakustika yang optimal, juga pengendapan suarayang baik demi performa pengajaran yangmaksimal, selain itu diperlukan juga program ruangyang tidak mengintervensi dari area publik yangmencakup kantin dan ruang concert. Dengan ini,diperlukan pendekatan sains akustika untukmenemukan bentuk pemantulan suara yang baikjuga dengan pendalaman sains akustika untuk ruangdalam yang digunakan dalam menghitung kekuatanabsorbsi dan waktu reverberasi yang ditimbulkanoleh studio musik untuk memberikan performa yangbaik secara akustika dalam studio.
FASILITAS REHABILITASI UNTUK PENYANDANG HIV DI BADUNG, BALI
Jonathan Prastya Adhi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurangnya edukasi kepada masyarakatIndonesia menciptakan stigma terhadap orangdengan pengidap HIV, khususnya di Bali. Keluargayang tidak mengerti akan penyakit ini akanmenganggap bahwa penyakit ini merupakankutukan dan akan mengusir anggota keluarga yangterkena HIV, sehingga orang tersebut tidakmemiliki tempat untuk hidup. Oleh karena itudibutuhkan satu fasilitas untuk menanganipermasalahan dari orang dengan HIV tersebut, baikdari kesehatan fisik, mental dan juga keterampilan.Dengan melihat pola perilaku dari pengidap HIVyang datang dari berbagai latar belakang, sepertipenyalahgunaan narkoba dan seks bebas, fasilitasini di desain untuk dapat menaungi, merehabilitasidan melatih mereka agar dapat kembali menjadisehat baik secara fisik, secara mental atau pola pikirdan juga lebih terampil untuk dapat menghadapidunia secara mandiri.
Museum Batik Pekalongan di Kota Pekalongan
Sherina Samantha Untoro
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Museum Batik Pekalongan di Kota Pekalonganmerupakan sebuah fasilitas untuk mengenalkan KotaPekalongan sebagai Kota Batik. Serta bergunasebagai sarana pengenalan Budaya Batik kepadaWisatawan. Dengan adanya fasilitas Museum BatikPekalongan ini bisa mengenalkan sejarah budayaBatik Pekalongan serta fasilitas Gallery yangmemamerkan kain batik khas Pekalongan. sertaadanya Fasilitas Workshop membatik dimanapengunjung bisa melihat dan mencoba langsungbagaimana proses pembuatan kain batik dari awalhingga akhir. Museum Batik Pekalongan inimenggunakan pendekatan Simbolik sehinggabangunan bisa menjadi bangunan iconic yangmencerminkan karakter Kota Pekalongan sebagaiKota Batik. Dengan menggunakan pendalamanSequences agar para pengunjung bisa mengikuti alurdari mulai sejarah Batik Pekalongan, prosespembuatan Kain Batik, hingga pengenalan batik –batik khas Pekalongan dengan pengalaman yangberbeda di setiap area yang ada.